Kemelut MoU Pemkab-PDAM Kota Malang

Pemkab Siap Ambil Alih Pengelolaan Sumber Wendit

Direktur PDAM Kabupaten Malang, Syamsul Hadi. (Miski)

MALANGVOICE – Upaya Pemkab Malang menerima kontribusi lebih besar dari PDAM Kota Malang, masih tarik ulur.

Pemkab tak menyebut harga pasti yang dinilai layak dan wajar. Namun, gertakan akan mengambil alih pengelolaan Sumber Wendit bukan isapan jempol belaka. Bahkan, Pemkab siap mengganti biaya investasi PDAM Kota Malang dalam mengalirkan air dari Sumber Wendit.

Sedangkan, PDAM Kota Malang mewacanakan penawaran kontribusi Rp 120 per meter kubik dari sebelumnya Rp 80 rupiah.

Pemkab juga mewacanakan nantinya PDAM Kota Malang membeli air ke PDAM Kabupaten Malang. Sistem tersebut tersaja pada pengelolaan Sumber Pitu.

Untuk harga meter kubiknya, PDAM Kota Malang harus membayar Rp 610 ke PDAM Kabupaten Malang. Asalannya, untuk operasional dan penyediaan sarana prasarana sepenuhnya dilakukan PDAM Kabupaten Malang.

“Kami kenakan Rp 610 per meter kubiknya. Pipa dan lahan kami semua yang urus beserta pemeliharaannya. PDAM Kota Malang hanya menerima saja,” kata Direktur PDAM, Syamsul Hadi, saat berbincang dengan MVoice.

Pengelolaan seperti itu baru berjalan pada 2017 dan sudah berlangsung dua bulan, dengan kebutuhan air setiap harinya sekitar 100 meter per kubik per detiknya.

“Masih dalam taraf pembenahan. Acuan meter air dan lainnya. Masih belum maksimal, sambil jalan ada perbaikan,” paparnya.


Reporter: Miski
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti