Dosen Pertanian Unitri Malang Sulap Limbah Sayur Jadi Pakan Ayam

Proses pengolahan pakan ayam. (istimewa)

MALANGVOICE – Dosen Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang berhasil menyulap limbah sayur yang tidak dapat konsumsi manusia untuk diolah menjadi pakan ternak ayam dengan harga terjangkau.

Diawali dari permasalahan pakan yang dihadapi oleh peternak ayam Sumber Rejeki, di daerah Singosari dan Landungsari Kabupaten Malang. Tiga dosen Unitri yakni Wahyu Mushollaeni, Eka Fitasari, dan Atina Rahmawati yang melakukan pengadian kepada masyarakat melakukan terobosan dengan mengubah limbah sayur menjadi pakan ternak ayam.

“Permasalahan utama yang dihadapi peternak ayam Sumber Rejeki adalah belum tercukupinya dan tersedianya pakan ayam yang memenuhi kebutuhan nutrisi, namun dapat diperoleh dengan harga yang terjangkau,” ungkap Wahyu.

Namun, kata Wahyu, pada sisi yang lain, kelompok petani sayur Siswandi dihadapkan pada permasalahan cukup banyaknya yakni limbah sayur dari golongan low grade dan bagian sayur yang tidak dapat dikonsumsi manusia.

“Apabila limbah sayur tersebut menumpuk dan busuk, dapat menjadi penyebab pencemaran lingkungan dan bau yang menyengat di tempat pembuangan sampah. Oleh karena itu, sebagai alternatif untuk mengurangi potensi pencemaran tersebut adalah dengan memanfaatkan limbah sayur menjadi bahan baku pelet pakan ayam broiler,” terang Wahyu.

Selain untuk meningkatkan nilai guna limbah sayur yang masih mengandung komponen nutrisi, juga untuk meningkatkan nilai ekonomisnya yaitu penjualan pelet pakan kering. Kegiatan pengabdian masyarakat tidak lain bertujuan untuk menghasilkan pakan yang murah dari limbah sayur petani dan meningkatkan produksi ternak dengan parameter tingkat efisiensi pakan Feed Convertion Ratio (FCR), mortalitas, dan peningkatan bobot badan.

Sementara metode pelaksanaan dalam program ini adalah penyuluhan dan praktek langsung pembuatan pelet, pendampingan selama pemeliharaan, dan mengamati hasil terhadap produksi broiler. Tiga jenis limbah sayur dengan jumlah terbanyak yaitu dari kubis, daun kol putih, dan sawi digunakan sebagai bahan baku pelet.

Diperkuat dengan keterangan dari Eka Fitasari, hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan pelet limbah sayur memberikan FCR 2,12; mortalitas 0%; serta peningkatan bobot badan sebesar 1265,583 g.

“Formulasi yang digunakan dalam pembuatan pelet pakan ayam adalah 15% limbah sayur; jagung 56,5%; tetes tebu 1%; tepung kanji 4,5%; tepung daging 20,3%; limbah sayur 15%; premix broiler 2%; yang dan minyak 0,7%. Nutrisi yang dihasilkan dari komposisi pakan tersebut yaitu energi 2936 kkal/kg dan protein 19%,” beber Eka.(der)

MPM Honda Jatim Berikan Diskon hingga Jutaan Rupiah di Honda Virtual Expo Special Limited Offer

Honda expo. (Istimewa)

MALANGVOICE – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT menyelenggarakan Honda Virtual Expo Special Limited Offer, Live Instagram @mpmhondajatim mulai tanggal 9 – 15 September 2020 pada pukul 16.00.

Honda Virtual Expo Special Limited Offer, setiap harinya menawarkan beragam discount pembelian hingga jutaan rupiah. Untuk motor type sport Honda CBR150R ditawarkan menjadi harga 33 jutaan.

Dan untuk type skutik Honda ADV150 ditawarkan dengan harga 33 jutaan dan Honda Genio ditawarkan menjadi harga Rp17 jutaan.

Untuk mengikuti program ini ada syarat dan ketentuannya, dengan mengisi form pendaftaran dan memilih type yang akan dibeli melalui form online bit.ly/hondavirtualexpo9. Peserta wajib follow akun sosmed MPM Honda Jatim dan mengikuti live Honda Honda Virtual Expo Special Limited Offer.

“Program ini cocok bagi konsumen yang saat ini ingin memiliki motor Honda. Ada penawaran.menarik selama program dan diskon hingga jutaan rupiah,” kata Suhari selaku Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.(der)

Sektor Transportasi Sumbang Deflasi Kota Malang 0,06 Persen

ilustrasi. (Lifehack)

MALANGVOICE – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang melaporkan Kota Malang alami deflasi sebesar 0,06 persen, pada Agustus 2020. Hal itu didorong akibat turunnya harga pada kelompok pengeluaran transportasi.

Kepala BPS Kota Malang Sunaryo menjelaskan, penurunan pada kelompok pengeluaran transportasi tersebut, sebesar 1,46 persen. Penurunan itu merupakan catatan tertinggi dibandingkan kelompok pengeluaran lainnya.

“Penurunan tertinggi terjadi pada kelompok pengeluaran transportasi. Deflasi pada Agustus 2020, berbeda dengan bulan yang sama pada dua tahun sebelumnya, yang biasanya mengalami inflasi,” ujar Sunaryo.

Ia melanjutkan, Kota Malang mengalami inflasi sebesar 0,19 persen pada 2019 dan sebesar 0,05 persen pada 2018. Selain transportasi, kelompok lain yang mengalami penurunan diantaranya perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,27 persen.

Sedangkan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga tercatat alami penurunan sebesar 0,19 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga turun sebesar 0,04 persen. Kemudian kelompok pengeluaran rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,02 persen.

Sementara itu, dari kelompok komoditas, tercatat harga tiket angkutan udara mengalami penurunan sebesar 13,68 persen, daging ayam ras 2,79 persen, bawang merah 12,70 persen, serta beberapa komoditas buah-buahan.

“Namun, ada juga kelompok pengeluaran yang menunjukkan inflasi,” sambung dia.

Sunaryo menambahkan, kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi, antara lain adalah kelompok perawatan probadi dan jasa lainnya sebesar 1,65 persen, kelompok pendidikan 1,15 persen, kelompok kesehatan 0,40 persen, dan pakaian serta alas kaki naik sebesar 0,04 persen.

Sedangkan untuk komoditas yang mengalami kenaikan diantaranya, emas perhiasan sebesar 10,79 persen, biaya sekolah dasar 7,90 persen, minyak goreng 2,09 persen, biaya sekolah menengah atas 1,24 persen, tarif dokter spesialis 2,83 persen, dan gula pasir sebesar 1,96 persen.

Berdasarkan catatan tersebut, masih kata dia, sektor yang mendorong inflasi masih didominasi kelompok bahan makanan.

“Sinyal dari keadaan perekonomian, bahwa yang menggerakkan inflasi itu masih kelompok bahan makanan. Artinya, pada kelompok itu ada pergerakan dinamika perekonomian positif,” ujarnya.

Perlu diketahui, inflasi tahun kalender Kota Malang pada periode Januari hingga Agustus 2020 sebesar 0,88 persen, sementara untuk inflasi Years on Years (YoY) sebesar 1,12 persen. Angka tersebut di bawah Provinsi Jawa Timur yang masing-masing tercatat sebesar 0,89 persen, dan 1,39 persen.(der)

Heboh Video Anji dan Hadi Pranoto, Mafindo: Ini Bisa Membahayakan Publik

Ilustrasi hoax. (Istimewa)

MALANGVOICE – Salah satu yang menghambat upaya pemutusan penyebaran virus Covid-19 beredar infodemik mengenai virus tersebut. Seperti diketahui, infodemik merupakan suatu informasi berlebihan, sehingga sulit untuk membedakan mana fakta maupun yang hoaks.

Ketua Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), Septiaji Eko Nugroho mengatakan, infodemik sudah berpengaruh buruk bagi masyarakat dalam penanganan Covid-19.

“Infodemi berdampak buruk bagi masyarakat, mengganggu upaya penanganan pandemi. Butuh keseriusan bersama untuk menangkalnya,” kata Eko.

Sejak akhir Januari hingga awal Agustus 2020 ini Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) mencatat 544 hoaks terkait virus Covid-19.

Apalagi dengan muncul video viral dari kanal YouTube musisi Anji berisi klaim seorang profesor menemukan obat penyembuh Covid-19 yang kemudian menimbulkan kegaduhan publik. Video tersebut, dinilai mengandung informasi sesat oleh Kemenkes dan IDI.

Namun, video itu sudah ditonton oleh ratusan ribu orang dalam waktu singkat. Peristiwa ini menambah deretan informasi bohong, yang oleh WHO disebut sebagai infodemik. Infodemik mewarnai publik Indonesia selama pandemi.

Berbagai hoaks dan teori konspirasi, menurut Septiaji, sangat merugikan banyak pihak. Seperti teori konspirasi rumah sakit dan dokter meng-covid-kan pasien sebagai lahan bisnis. Sehingga, terjadi beberapa insiden penarikan jenazah paksa, hingga intimidasi tenaga medis di beberapa daerah.

“Bahkan hingga teori konspirasi terkait agama. Seperti bahwa Covid-19 adalah sebuah cara untuk menghancurkan umat agama tertentu dengan membuat umatnya tidak kembali ke sekolah dan mendapatkan pendidikan agama,” beber Septiaji.

Lebih lanjut, kata Eko, isu hoaks dan teori konspirasi di seputar vaksin juga berpotensi membuat masyarakat menolak program vaksinasi jika nanti vaksin sudah tersedia. Ia mengkhawatirkan hoaks juga berperan menurunkan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Video Anji bersama Hadi Pranoto misalnya, yang disebut sebagai profesor pencipta obat Covid-19 adalah salah satu konten berisi klaim meragukan bahkan sesat.

“Ini bisa membahayakan publik dan memberi rasa aman yang palsu, dan dapat berbalik menjadi kelengahan masyarakat akan bahaya penyebarannya,” ujar Septiaji.

“Masyarakat yang termakan informasi tersebut bisa kemudian menolak protokol pencegahan dan pengobatan yang dibuat oleh pemerintah. Mereka memilih obat alternatif yang ditawarkan dalam video itu,” Septiaji menambahkan.

Mafindo mencatat ada 12 klaim sesat dan membahayakan publik dalam video wawancara Anji dengan Hadi Pranoto. Di antaranya terkait klaim obat buatannya sudah menyembuhkan ribuan orang dengan dua atau tiga hari pemakaian. Ada juga klaim bahwa vaksin justru merusak organ tubuh.

“Klaim lainnya masker tidak bisa mencegah penularan Covid-19. Berbagai klaim tersebut sangat berbahaya bagi publik, sehingga kami mendukung PB IDI yang meminta kepolisian turun tangan,” tandas Septiaji.

Baik Kemendikbud maupun IDI, kata Septiaji, menyatakan keraguan atas titel profesor bagi Hadi Pranoto. Namun berbagai klaimnya telanjur viral karena dimuat di kanal Youtube Anji dengan subscriber 3.6 juta orang.

“Sangat disayangkan sebuah kanal digital dengan jangkauan yang besar namun ikut menyebarkan informasi yang berpotensi membahayakan masyarakat. Di tengah keprihatinan karena kasus positif Covid-19 yang terus naik di Indonesia, seharusnya seorang figur publik memberikan teladan dengan berbagi informasi benar. Mengajak masyarakat mengikuti protokol kesehatan, bukan malah ikut menyebarkan informasi yang menyesatkan,” sambung Septiaji.

Sementara itu, Presidium Mafindo, Anita Wahid menambahkan dengan dampak kerusakan yang ditimbulkan dari maraknya infodemik, dibutuhkan keseriusan bersama untuk mengatasinya.

“Pemerintah perlu lebih banyak mendengar opini masyarakat yang banyak muncul di media sosial, dan meresponsnya secara proaktif dengan cepat dan akurat. Publik juga membutuhkan kepastian informasi terkait kebijakan yang dikomunikasikan dengan konsisten. Kesimpangsiuran informasi akan membuat tingkat kepercayaan publik kepada pemerintah menurun. Bisa juga menjadi pintu masuk kabar bohong,” ujar Anita.

Publik, lanjut Anita, juga perlu berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang terkait dengan berbagai tuduhan konspirasi di balik pandemi Covid-19.

“Teori-teori ini memanfaatkan keresahan masyarakat akan kondisi yang serba tidak pasti untuk keuntungan pribadi. Baik keuntungan finansial, ketenaran, ideologi, ataupun keuntungan lain. Teori seperti ini biasanya menggunakan komponen-komponen informasi yang sulit diverifikasi kebenarannya oleh masyarakat umum. Sehingga mudah memperdaya masyarakat,” tambah Anita.

Oleh karenanya, kata Anita, masyarakat perlu bersikap kritis terhadap informasi. Perlu juga mengeceknya melalui kanal-kanal dan sumber berita yang terpercaya.

Sebagai negara dengan masyarakat hierarkis, lanjut Anita, tokoh masyarakat dan tokoh agama harus dirangkul untuk memberikan keteladanan bagaimana seharusnya masyarakat memilah informasi.

Publik juga bisa berpartisipasi untuk ikut mengawasi informasi di sekitar lingkungannya dalam bentuk siskamling digital. Caranya ikut melaporkan konten yang dinilai meresahkan kepada pengelola platform maupun aparatur negara.

“Keseriusan dan gotong royong antara pemerintah, elemen masyarakat dan media massa adalah hal yang sangat penting untuk meredam infodemik. Dengan demikian, upaya penanganan pandemi Covid-19 bisa menjadi lebih baik,” tutup Anita.(der)

Grave Digger Malang Seleksi 30 Motor untuk Dikustom Ala Pimp My Ride

Motor hasil kustom Grave Digger Malang yang tergabung dalam Bold Riders Malang saat mengikuti sejumlah kontes. (Istimewa)

MALANGVOICE – Komunitas Bold Riders Malang, Grave Digger merestorasi total kendaraan tak layak pakai menjadi kendaraan yang sangat keren. Motor ini milik para siswa berprestasi di Malang Raya.

Ketua Grave Digger Malang Dimas Zakaria mengatakan, kegiatan ini sudah jauh hari merancang konsep oleh kumpulan para builder top milik Bold Riders di Malang.

“Kami mengadopsi program televisi MTV. Kami akan modifikasi kendaraan roda dua milik siswa berprestasi yang kurang mampu dan motornya tidak layak pakai untuk kemudian dibikin kustom,” ungkapnya, Sabtu (27/6).

Pria yang merupakan builder sekaligus pemilik DJ AS Garage ini mengaku sudah melakukan seleksi terhadap siswa SMK di Malang Raya, yang menghasilkan sekitar 30 siswa yang motornya untuk diikutkan dalam program tersebut.

“Jadi kalau ada program Pim My Ride maka kami punya konsep Pim My Chooper, yakni siswa SMK yang kurang mampu dan berprestasi mengajukan motornya, dan akan kami kustom menjadi motor yang keren, bisa jadi ikon dan bahkan suatu saat bisa dipakai kontes,” jelas pria pemilik bengkel modifikasi yang berada di Desa Mulyoagung, Dau.

Menurut Dimas, saat ini dirinya sedang melakukan penyeleksian kendaraan-kendaraan tersebut, dan ditargetkan di pertengahan bulan Juli nanti sudah terpilih motor yang akan dikustom di bengkel DJ AS Garage.

“Kami masih data dulu motornya mengingat COVID-19 masih ramai di Malang, sehingga belum bisa bertemu pemilik motor. Yang terpenting motor itu punya siswa kurang mampu dan berprestasi,” ulasannya.

Dengan begitu, lanjut Dimas, diharapkan para siswa dapat langsung belajar dan syukur-syukur bisa menjadi builder andal di masa depan.

“Para siswa pemilik motor bisa melihat langsung dan terlibat dalam pembuatan motor kustom itu. Karena anak-anak SMK ini punya kreatifitas dan potensi untuk bisa menjadi builder motor. Yang penting mereka mau belajar dan bekerja keras,” tegasnya.

Sementara itu, Pembina Bold Riders Malang, Wilson Sanada sangat mengapresiasi konsep milik Grave Digger yang dianggapnya sangat keren ini.

“Dengan adanya Pimp My Chooper ini bisa meningkatkan dan menjadi trigger komunitas lain untuk semakin maju bersama Bold Riders Malang,” katanya.

Apa yang dilakukan komunitas Bold Riders Malang ini juga bisa memicu siswa SMK agar lebih semangat dalam menempuh pendidikannya.

“Jadi kami sangat mendukung ini. Ini juga termasuk tanggung jawab sosial dari teman-teman Grave Digger yang sangat concern di sekolah SMK,” pungkasnya.(der)

Tak Pengaruh Pandemi Covid-19, Industri Kreatif Motor Custom Tetap Diminati

Dimas Zakaria Builder dari Bold Riders Malang sekaligus pemilik bengkel kustom DJ AS Garage di Malang, saat berada di bengkelnya awal pekan lalu. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pandemi Covid-19 yang semakin masif di Malang Raya, tidak menyurutkan semangat para penggila motor custom untuk membangun motor idamannya. Peluang inilah yang dimanfaatkan sejumlah bengkel motor custom di Malang untuk tetap produktif.

“Alhamdulillah pesanan tetap datang meski lagi ada virus corona, yang pesan banyak dari luar Malang bahkan luar Jawa,” ucap Dimas Zakaria Builder dari Bold Riders Malang sekaligus pemilik bengkel kustom DJ AS Garage di Malang, belum lama ini.

Menurut Dimas, industri kreatif seperti motor custom memiliki pasar tersendiri. Selain berbasis komunitas, biasanya pemesan motor custom adalah orang-orang yang suka berpetualang. Karena itu dampak pandemi Covid-19 tidak terlalu berpengaruh.

“Jika sebelum pandemi ini kami bisa menerima dan menggarap tiga sampai empat pesanan per bulan, saat ini jumlah pesanan juga tak jauh berbeda. Yang membedakan, sekarang ini dalam bekerja lebih memperhatikan aspek kesehatan dan protokol pencegahan Covid-19,” jelasnya.

Bahkan, lanjut Dimas, menjelang lebaran kemarin, banyak pemesan yang datang dan meminta motornya sudah siap saat lebaran tiba, ini merupakan fenomena unik.

“Mungkin buat silaturahmi, buat tongkrongan, jadi cari tunggangan yang baru. Bisa tampil beda di hari raya tentu bikin tambah pede. Untuk motor kustom kebanyakan saya memakai mesin merek Scorpio (Yamaha) dan Binter Mercy,” bebernya.

Hal serupa juga dialami Yanto, yang merupakan pemilik bengkel kustom K09. Dia juga mendapat pesanan motor custom dari berbagai daerah seperti Bali dan tentu saja Malang.

“Dalam sebulan ada dua yang masuk” tukasnya.

Sebagai informasi, di bengkel kustom DJ AS Garage ini kebanyakan motor custom jenis chopper, scrambler yang sering dipesan. Untuk membuat satu motor ini akan merogoh kocek mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 60 juta.(der)

MPM Honda Jatim Berikan Ketupat Lebaran Hingga Jutaan Rupiah

Pelayanan konsumen Honda. (Istimewa)

PelaMALANGVOICE – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT memberikan program Ketupat Lebaran (Kejutan Untung Berlipat). Program ketupat lebaran ini diberikan kepada konsumen Honda yang ingin membeli Honda PCX pada periode 11 – 31 Mei 2020.

Pada program Ketupat Lebaran ini konsumen yang membeli Honda PCX akan mendapatkan potongan angsuran dan uang muka hingga jutaan rupiah. Program ini berlaku bagi konsumen repeat order dan trade in Honda PCX. Selain itu ada tambahan hadiah berupa disc lock kunci cakram.

“Pada bulan ini kami memberikan potongan angsuran dan uang muka hingga jutaan rupiah bagi konsumen setia Honda. Silakan hubungi dealer terdekat untuk mendapatan ketupat lebaran,” kata Abdy Ronotana selaku Marketing & Sales Division Head MPM Honda Jatim

Untuk mempermudah konsumen yang akan membeli motor, MPM Honda Jatim memberikan program Beli Motor Honda #DariRumahAja. Konsumen cukup menghubungi Sales People melalui WhatsApp chat atau telepon langsung.

MPM Honda Jatim beserta jaringan menerapkan standard operasional (SOP) bagaimana berinteraksi dalam memberikan layanan yang mengutamakan pencegahan penyebaran penyakit serta himbauan agar menjaga jarak, selalu menjaga kebersihan dan menerapkan hidup sehat kepada jaringan dealer seperti memakai sarung tangan dan masker bagi petugas deliveryman.

Honda PCX 150 menjadi motor skutik premium yang terus diminati masyarakat. Model ini dibekali dengan mesin canggih 150cc eSP (Enhance Smart Power). Honda PCX dilengkapai fitur ESS atau Emergency Stop Signal. ESS akan menyalakan sinyal darurat dengan mengedipkan semua lampu sein secara cepat ketika sedang melakukan panic brake atau pengereman mendadak.

Skuter Matik (Skutik) ini mendapatkan dua penghargaan yaitu sebagai Bike Of The Year Otomotif Award 2019 dan Best of Best Skubek Motorplus Award 2019.

MPM Honda dan Komunitas Honda Jatim Salurkan Donasi ke 12 Kota

MPM Honda dan Komunitas Honda Jatim Salurkan Donasi Ke 12 Kota.
MPM Honda dan Komunitas Honda Jatim Salurkan Donasi Ke 12 Kota.

MALANGVOICE – PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT beserta komunitas Honda di Jawa Timur menyalurkan donasi dalam program HCSR (Honda Community Social Responsibility) yang bertajuk Satu Hati Bersama Indonesia Sehat.

Donasi ini untuk tenaga medis yang dilakukan serentak di 12 Kota di Jawa Timur, Minggu (17/05).

Sebanyak 5736 anggota dari 189 komunitas yang tergabung dalam 12 Paguyuban Honda, yakni PHDS (Paguyuban Honda Delta Sidoarjo), PHN (Paguyuban Honda Nganjuk). Rehap (Riders Honda Ponorogo), PHBN (Paguyuban Bikers Honda Ngawi), KOMBHAT (Komunitas Bikers Honda Trenggalek), HMC (Honda Madiun Community), BOHAY (Bojonegoro Honda Community, PMHP (Paguyuban Motor Honda Pacitan), SHC (Surabaya Honda Community), PAHAM (Paguyuban Honda Malang), PHP (Paguyuban Honda Probolinggo), PHOBI (Paguyuban Honda Blitar) ikut berpastisipasi dalam program ini.

Penyaluran donasi yang berupa 2.000 Disposbale Mask, 2.000 Glove, 1.000 Faceshield, 8.000 Tablet Mutivitamin dan 1.500 Full Cream UHT Milk ini diserahkan oleh perwakilan masing- masing paguyuban Honda ke 12 Puskesmas, Rumah Sakit atau Satgas Covid -19 antara lain Puskesmas Taman Sidoarjo, Gugus Tugas COVID-19 Kab Nganjuk, RSUD Pacitan, RSU Aisyiah Ponorogo, Puskesmas Walikukun Ngawi, RSUD Tongas Kab. Probolinggo, Puskesmas Sanan Kulon Blitar, RSUD dr Soedomo, Trenggalek, Puskesmas Bululawang Kab Malang, Puskesmas Wagir Kab Malang, Puskesmas Dander Bojonegoro, Gugus Tugas Convid 19 Madiun, dan Puskesmas Morokrembangan Surabaya.

Donasi yang terkumpul ini merupakan hasil kerjasama PT. AHM, MPM Honda Jatim dan komunitas Honda Jatim melalui penjualan t-shirt #MboisituDiRumahAja dan Fight Back Covid-19 yang hasil penjualan 100 persen didonasikan.

Pengumpulan donasi ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan komunitas Honda dalam membantu masyarakat dan tenaga medis akan situasi pendemi Covid-19. Serta merupakan rangkaian MPM Berbagi.

Selain itu program Satu Hati Bersama Indonesia Sehat juga dikampanyekan melalui digital di media sosial @mpmhondajatim serta di sosial media paguyuban dan komunitas Honda Jatim.

“Dengan semangat Satu Hati, MPM bersama Komunitas Honda Jatim bersama sama ikut berkontribusi membantu masyarakat dan tenaga medis di tengah pandemi Covid-19, Semoga kegiatan ini membantu para tenaga medis untuk tetep semangat dan kuat menjaga masyarakat dalam situasi pandemi ini serta berkontribusi juga untuk mewujudkan Indonesia Sehat,” kata Suhari selaku Marketing Communication & Development Division Head MPM.(Der/Aka)

Hadapi PSBB, UMKM Andalkan Penjualan Online

Ilustrasi UMKM

MALANGVOICE – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Malang, bakal mengandalkan penjualan secara online dalam menghadapi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya yang akan dimulai pada Minggu (17/5) mendatang.

Ketua Asosiasi UMKM Kota Malang, Sri Rahayu mengatakan, untuk menghabiskan omzet yang masih tersisa, dirinya bakal mengandalkan penjualan secara online. Di tengah pandemi Covid-19 ini penjualan mengalami penurunan hingga 59 persen dari hari biasanya.

“Dengan diberlakukan PSBB, kami khawatir omzet yang masih tersisa itu akan semakin tergerus. Apalagi ada pembatasan jam operasional. Puasa begini kami boleh buka pukul.15.00 dan tutup lebih awal. Hanya bisa bersabar, dan mengandalkan penjualan melalui Ojol,” ucapnya, Kamis (14/5).

Menurut Rahayu, saat ini semua pelaku usaha kecil di Kota Malang mulai banting setir. Para anggota asosiasi yang kebanyakan sebagai pemilik pusat oleh-oleh dan souvenir tersebut mengeluh karena ada pembeli, lantaran tidak ada orang dari daerah lain yang datang ke Malang untuk berlibur.

“Kota Malang ini sebenarnya salah satu kota wisata di Jawa Timur, tapi karena Corona menjadi sepi. Untung ada momen puasa dan lebaran, para pelaku UMKM banting setir jadi penjual kue kering dan kebutuhan lebaran lainnya. Kami hanya bisa pasrah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika menyampaikan, dalam perumusan PSBB di Malang Raya, dirinya mempunyai beberapa catatan yang harus diperhatikan pemerintah Kota Malang. Antara lain, sosialisasi yang maksimal di masyarakat agar penerapan PSBB ini diketahui semuanya.

“Dalam rapat di Bakorwil Malang untuk merumuskan PSBB Malang Raya, sebenarnya banyak yang ingin kami sampaikan, tapi kami tidak diundang,” ujarnya.

Sebab, lanjut Made, saat ini untuk masalah sosial ekonomi masih belum terselesaikan, semua bentuk bantuan untuk masyarakat harus didistribusikan, jangan sampai ada gesekan atau masalah sosial di kalangan masyarakat.

“Agar PSBB bisa berjalan efektif dan tidak merugikan masyarakat, bantuan untuk masyarakat selesaikan dulu, jangan sampai penerapan PSBB ini akan menambah beban masyarakat yang saat ini sudah repot,” tukasnya.(Der/Aka)

Mbois Squad PUBG Team Jatim Sabet Juara National E-sports PUBG Competition

Sertifikat juara e-sport PUBG Competition. (Istimewa)
Sertifikat juara e-sport PUBG Competition. (Istimewa)

MALANGVOICE – Dalam situasi Nasional saat ini yang mengharuskan masyarakat untuk #DiRumahAja, PT AHM dan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT mengadakan kompetisi games online yang bertajuk National E-Sport PUBG Competition For Community, Minggu (10/5).

PUBG dan Mobile Legend menjadi games online popular di kalangan Honda Community dan masuk ke dalam 3 besar game online terpopular di Indonesia

Kompetisi e-sport ini diperuntukkan bagi komunitas Honda yang bernaung di paguyuban MPM Honda Jatim. Masing-masing tim beranggotakan 4 orang termasuk 1 orang kapten. Kompetisi ini untuk memperebutkan juara nasional e-sports.

Beberapa seleksi dilakukan pada perwakilan tiap klub anggota Honda Community Jatim. Penyaringan yang ketat dari tanggal 26 April untuk mendapat perwakilan yang kompeten.

Dari seleksi yang telah dilakukan terpilih 8 orang sebagai wakil dari MPM Honda Jatim di Honda Community E-sports National PUBG Competition. Rinciannya 4 orang yang mewakili MPM Surabaya dengan nama timnya Mbois Squad PUBG Team Jatim MPM Surabaya dan 4 orang mewakili MPM Malang dengan nama timnya Mbois Squad PUBG Team Jatim MPM Malang

“National E-sports PUBG Competition ini tidak hanya kompetisi game online tetapi sambil berdonasi. Dari 50% hadiah digunakan untuk donasi tenaga kesehatan dalam program “Satu Hati Bersama Indonesia Sehat,” kata Mizidianto selaku Community Development MPM Honda Jatim.

Pada kompetisi ini Mbois Squad PUBG Jatim MPM Surabaya dan Mbois Squad PUBG Jatim MPM Malang berada di urutan 4 dengan 56 pts.

Mbois Squad PUBG Team Jatim MPM Malang :
-Ranu Ajib Saputro (PHT) Tulung Agung
-Dzulhifar Azhar F. (PAHAM) Malang
-Zimi Asriono (PHSJT) CB150R
-Echa Arnenda Arif N (BOHAY) Bojonegoro.(Der/Aka)