Dusun Brau Suplai Lima Ribu Ton Susu Segar ke Bali

Patung sapi yang diletakkan di sepanjang jalan di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu (Foto: Ayun/MVoice).
Patung sapi yang diletakkan di sepanjang jalan di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu (Foto: Ayun/MVoice).

MALANGVOICE – Potensi susu segar memang menjadi penghasilan terbesar warga Dusun Brau, Kota Batu. Tingginya permintaan susu dari luar daerah membuat desa wisata sapi perah ini terus mengembangkan ternak yang berada di sana.

Selain menyuplai kebutuhan susu di Kota Batu, Desa tersebut ternyata telah mengekspor susu yang dihasilkan dari sapi yang tergabung di koperasi desa setempat.

Hal mengejutkan dari desa yang letaknya terpencil tersebut rupanya masih langgeng menjadi penyuplai susu segar untuk pabrik Keju di Bali.

Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri Brau Muhammad Munir mengatakan, sejak dibangunnya Koperasi tersebut, produksi sapi di Dusun Brau terus meningkat. Dari data diketahui jumlah total warga yang tinggal di sana sebanyak 450 jiwa. Sedangkan untuk jumlah sapi perah yang dipelihara warga sebanyak 900 ekor.

“Ya, yang produktif untuk penghasil susu hanya 600 ekor saja.

“Dan, kami bisa mengirim sekitar lima ton perminggu ke Bali untuk diolah menjadi keju,” sambungnya.

Dari 600 ekor susu tersebut ia memastikan perhari mampu memproduksi tiga ribu liter perhari. Itu hanya untuk stok di kemitraan yang berada di Kota Batu saja.

Lebih lanjut Munir mengatakan, ketelatenan dalam merawat sapi tidak mudah. Selain menjaga sapi agar tidak stress, asupan gizi untuk makanan sapi juga diperhatikan betul olehnya.

Oleh sebab itu, tak heran jika banyak para pelajar hingga mahasiswa datang ke peternakannya hanya untuk melakukan penelitian dan edukasi.

“Harus berhati-hati, karena jika sapi tersebut sudah stress maka sedikit produksi air susunya. Selain itu makanan yang pas juga diperlukan, kami bikin sendiri untuk pakannya,” tandasnya.(Hmz/Aka)

Kilang Minyak Tuban Ditarget Beroperasi Tahun 2025

MALANGVOICE – Kilang minyak Pertamina di Tuban, Jawa Timur, ditarget beroperasi pada tahun 2025 mendatang. Kilang minyak “new gras root refinery” itu diprediksi mampu memproduksi sekitar 400 ribu barel tiap hari.

Manager Operation dan CSR Marketing Operation Manager (MOR) V Jatim – Balinus, Rustam Aji, mengatakan, kebutuhan lahan untuk pembangunan kilang tersebut mencapai 800 hektare. Saat ini, tanah yang sudah tersedia dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Perhutani sekitar 400 hektare.

“Sedangkan sisanya nanti pakai lahan masyarakat. Saat ini kita sedang sosialisasi kepada warga terkait dengan pembebasan lahan,” ujar Rustam Aji, pada Senin (15/7).

Dijelaskan, produksi minyak sebesar 400 ribu barel yang diprediksi di Kilang Minyak Tuban itu, jumlahnya lebih besar dari yang ada di Refinering Unit IV Cilacap yang saat ini mampu memproduksi sekitar 350 ribu barel.

“Meski di RU Cilacap nanti akan ditingkatkan kapasitas produksinya, tapi yang jelas, dengan adanya Kilang Minyak Tuban itu akan menambah jumlah produksi secara nasional,” tandasnya.

Saat ini, jumlah produksi dari kilang minyak yang ada di seluruh Indonesia mencapai 1 juta barel tiap hari. Namun, yang menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM), hanya sekitar 700 ribu hingga 800 ribu barel tiap harinya. Sedangkan, kebutuhan BBM masyarakat Indonesia, mencapai 1,5 juta barel perhari.

Kilang minyak di Tuban, diharapkan mampu mengurangi pasokan impor BBM, sehingga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Indonesia serta mendukung program nasional.

Terpisah, Manajer Communication, Relation dan CSR RU Cilacap IV, Laode Syarifudin, menambahkan, Kilang Minyak di Tuban nantinya juga diharapkan mampu menambah daya ekspor avtur dari Indonesia ke negara tetangga.

“Pada Juli bulan ke tiga, kita sudah akan ekspor avtur, dan saat ini sedang masa tender,” kata Laode.

Ekspor avtur, lanjut Laode, tidak akan mengganggu produksi dan stok avtur dalam negeri, dan justru malah akan menambah jumlah produksi makin meningkat.(Hmz/Aka)

Mahasiswa ABM, Sulap Daun Bidara jadi Skincare

Produk Sekawan Ndoro.
Produk Sekawan Ndoro. (Lisdya)

MALANGVOICE – Pada zaman dahulu, masyarakat mempercayai daun Bidara sebagai pengobatan seseorang yang kerasukan jin atau terkena sihir tertentu.

Namun, dengan kecanggihan teknologi dan informasi, di tangan mahasiswa-mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malangkucecwara (STIE ABM), daun Bidara bisa dijadikan skincare. Dengan dilabeli nama Sekawan Ndoro, daun bidara mereka jadikan produk masker, toner, lip scrub, dan lip balm.

“Produk skincare ini bisa untuk detoksifikasi dan eksfoliasi,” ujar ketua tim Sekawan Ndoro, Reva belum lama ini.

Bahkan, masker Sekawan Ndoro ini juga berkhasiat untuk mengencangkan kulit. Sementara untuk tonernya, bisa sebagai make up remover yang menghilangkan sisa kotoran yang menempel di wajah.

Perlu diketahui, inovasi ini mendapat apresiasi dari Kemenristekdikti. Bahkan, Sekawan Ndoro lolos seleksi dan berhak maju dalam Persiapan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan pada 16 Juli 2019 mendatang.

Produk Sekawan Ndoro sendiri made by order. Bisa dipesan melalui Instagram, Shopee, Facebook, dan Website Sekawan Ndoro. “Untuk harga kami memang sangat terjangkau. Organic Face Mask dibanderol dengan harga Rp 17 ribu, Toner Rp 17.500, Lip Balm Rp 23 ribu, dan Scrub Bibir Rp 17 ribu. Sedangkan satu paketnya Rp 73.500,” tandasnya.

Mahasiswa tersebut di antaranya yakni Reva Rizki Zuraida (Akuntansi 2014), Lidia Yunianti (Akuntansi 2015), Maria Winda Lestari (Manajemen 2016), Chaterina Sherly M (Akuntansi 2018), dan Afnenda Elfreda Frederica S. (Akuntansi 2018).(Hmz/Aka)

Lewat Program Khusus, Siswa SD di Bululawang Dilatih PHBS

Penyuluhan kepada siswa di sekolah. (istimewa)

MALANGVOICE – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bekerjasama dengan PT Ciomas Adisatwa (CIOMAS) unit Malang, menyelenggarakan Pelatihan JAPFA for Kids.

Hal itu bertujuan Mewujudkan terciptanya sekolah-sekolah bersih dan sehat agar menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berprestasi.

Program ini difokuskan sejak Kamis (27/6) di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang dengan menggandeng Dinas Pendidikan setempat serta sekolah peserta.

“Ini merupakan langkah awal menuju perubahan yang berkelanjutan. Dengan hadirnya JAPFA for Kids di Bululawang, anak-anak akan dibiasakan untuk mempraktikkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di mana pun mereka berada,” ujar Budi Fatoni, Head of Region Jawa Timur 1.

Dalam prgram ini siswa yang terpilih untuk mewakili sekolahnya dalam pelatihan ini memiliki misi untuk mengajak teman sebayanya disekolah masing-masing untuk menerapkan PHBS.

“Kami membentuk seorang agen perubahan yang bersama dengan komite guru dan JAPFA, akan membawa perubahan kearah sekolah yang bersih dan sehat,” lanjut Budi.

JAPFA for Kids Bululawang merangkul 1350 siswa dan 111 guru dari 10 Sekolah, serta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Bululawang dan Puskesmas. Setiap sekolah akan mengirimkan 15 orang perwakilannya untuk mengikuti pelatihan Duta Anak Sehat, Duta Lingkungan Sehat dan Duta Makanan Sehat dan memberikan pemahaman mengenai gizi, kebersihan lingkungan, dan PHBS sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Sesi pelatihan disesuaikan dengan bidang masing-masing seperti contoh Duta Anak Sehat yang dibimbing oleh Puskesmas Bululawang untuk mempraktekkan bagaimana cara mencuci tangan, menggunting kuku, dan sikat gigi yang baik dan benar disertai dengan alat peraga.

Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman mengenai Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) sehingga kedepannya apabila terjadi keadaan darurat seperti patah tulang atau pingsan, para Duta Sehat dan pembina bisa terlebih dahulu melakukan pertolongan pertama di sekolah sebelum ke rumah sakit.

“Tidak berhenti pada pelatihan, duta sehat bersama pembina selanjutnya akan membuat program berbasis lingkungan dan PHBS menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah,” ujar R. Artsati Alif, Head of Social Investment JAPFA.

Artsanti menjelaskan, banyak program yang bermanfaat untuk diaplikasikan pasca pelatihan, contohnya seperti ‘Jumat Potong Kuku’ dan ‘Jumat Bersih’. “Program JAPFA for Kids di desain untuk mendorong warga sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kualitas belajar mengajar, dimulai dari pola hidup bersih dalam sekolah dan keseimbangan gizi anak,” sambung Artsanti.

Dalam implementasi hasil pelatihan yang didapatkan siswa dan guru, sekolah akan mendapatkan pendampingan selama 9 bulan disertai dengan penempatan fasilitator di lokasi yang terpapar program.

“Selama 9 bulan kedepan, JAPFA akan menjadi bagian dari sistem sosial di Malang terutama di kecamatan Bululawang. Hal ini semata-mata untuk mencapai tujuan mewujudkan lingkungan yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan, terutama di tempat-tempat dimana kami beroperasi,” tutup Artsanti.(Der/Aka)

AHMBS 2019 Segera Digelar, AHM Sasar Pelajar yang Mampu Berwirausaha

AHMBS 2019. (Istimewa)

MALANGVOICE – Ajang apresiasi dan kompetisi ide bisnis kreatif anak muda Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2019 kembali digelar oleh PT Astra Honda Motor pada bulan Juli mendatang.

Diketahui, AHMBS 2019 merupakan upaya AHM dan seluruh jaringannya untuk menghadirkan bibit enterpreneur muda kreatif yang telah merintis dunia usaha di usia sekolah. Ajang ini memasuki tahun yang ke 17, dan pada tahun ini mengusung tema Creativepreneur Gen Milenial.

Sedangkan seleksi akan dilaksanakan oleh PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) pada tanggal 21 Juni 2019 yang bertempat di MPM Learning Centre Sidoarjo.

Sebanyak 20 karya bisnis dari 13 sekolah terpilih dari 90 karya. Dari 20 peserta dipilih, satu peserta terbaik yang akan mengikuti seleksi tingkat nasional di AHM.

Pada kesempatan kali ini, peserta juga diberikan tips mengenai cara mempromosikan produk di media sosial oleh aslisurabaya.

Corporate Secretary Head MPM, Vinensia Kenanga mengatakan, generasi muda saat ini mampu berpikir kritis, memiliki ide-ide yang kreatif, segar dan out of the box serta mampu mengeksplorasi setinggi-tingginya bakat, minat mereka dalam seluruh kegiatan sekolah dan kontribusi terhadap masyarakat melalui trend teknologi.

“AHMBS ini merupakan salah satu ajang bagi anak muda untuk membuktikan bagaimana mereka menggabungkan kreativitas, bakat, minat dengan teknologi online saat ini untuk menghasilkan karya yang bisa memberikan inspirasi untuk para pelaku bisnis usaha saat ini. Kami berharap AHMBS tahun ini dapat menjadi kompetisi yang merangsang generasi muda jawa timur untuk eksplorasi dan berkompetisi untuk menjadi yang terbaik bagi dirinya, keluarga, sekolah dan bahkan masyarakat,” kata Vinensia

Pelajar yang mengikuti kompetisi ini, akan diuji memaparkan ide dan pengalamannya berwirausaha. Kriteria yang akan dijadikan barometer penilaian antara lain meliputi tingkat kebaruan ide dan produk, peningkatan kualitas dan kreativitas produk di pasar, dampak bisnis bagi masyarakat, pencapaian bisnis yang tercermin dari penjualan, biaya, serta keuntungan. Selain itu, dinilai juga kemampuan dalam strategi bisnis, analisis pasar, analisis persaingan, dan pengelolaan hubungan pelanggan.

Nantinya, penilaian dilakukan secara komprehensif terhadap kemampuan generasi muda yang memiliki minat berwirausaha ini dalam mengelola bisnis mulai dari aspek pemasaran, keuangan, operasional, dan SDM. Mereka pun juga harus mampu menyusun sistematika proposal bisnis secara jelas dan terperinci yang menggambarkan model bisnis kepada para calon investor dalam simulasi bisnis.(Hmz/Aka)

Lewat “Paud”, Bank Muamalat Malang Bagi Kebahagiaan untuk Duafa

Pemberian bantuan kepada 100 duafa oleh Bank Muamalat KC Malang. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Bank Muamalat kantor cabang Malang di akhir Ramadan ini memberikan santunan kepada 100 duafa, Rabu (29/5). Santunan ini diberi nama “Paud” atau program pangan untuk duafa.

Branch Manager Bank Muamalat Malang, Danang R Sulendra, mengatakan, Paud ini digelar serentak di setiap cabang Bank Muamalat setiap tahun saat bulan Ramadan.

“Tahun ini tagline-nya Paud. Tapi intinya sama, kami memberikan bantuan kepada duafa yang ada di sekitar,” katanya,

Total ada 100 paket bantuan yang diserahkan kepada duafa yang kali ini kebanyakan berasal dari Jabung, Kabupaten Malang. Sebelum paket diberikan, sebelumnya para duafa ini diajak untuk berbuka bersama di Bank Muamalat kantor cabang Malang, Jalan Kertanegara, Klojen.

Danang R Sulendra berharap, adanya bantuan ini ingin berbagi kebahagiaan terhadap sesama yang kurang mampu.

“Kami sebagai lembaga perbankan juga memiliki tanggung jawan sosial. Harapannya masyarakat kurang mampu merasakan kebahagiaan menjelang lebaran,” jelas kepala cabang Bank Muamalat termuda ini. (Der/Ulm)

Smartfren Pastikan Jaringan Aman Selama Lebaran hingga H+7

Region Head South East Java Smartfren, Muhammad Cahyadi. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – PT Smartfren Telecom Tbk mengantisipasi peningkatan penggunaan jaringan selama lebaran Idul Fitri tahun ini.

Dari data yang dihimpun MVoice dari Smartfren, penggunaan data jaringan meningkat menjelang lebaran H-7 hingga H+7. Penggunaan paling banyak adalah paket data ketimbang voice call. Paket data juga termasuk aplikasi sosial media, streaming video dan gaming.

Region Head East Java Smartfren, Muhammad Cahyadi, menyatakan, beragam langkah diambil Smartfren untuk memastikan kelamcaran komunikasi dan memenuhi kebutuhan terkoneksi jaringan. Salah satu langkahnya adalah optimasi jaringan di daerah yang mengalami peningkatan traffic.

“Secara kapasitas akan menambah lebih dari 30 persen untuk antisipasi traffic di lebaran hingga pasca lebaran,” katanya.

Sementara itu dari uji kesiapan jaringan di Jawa Timur, Smarfren bakal menambah kapasitas jaringan di setidaknya enam titik bad spot. Antara lain Tuban, rest area Madiun, jalur penyeberangan Suramadu, arah tol Pasuruan-Probolinggo, kawasan tol Probolinggo dan kawasan Pantura Paiton.

Selain itu, Smartfren juga akan mempersiapkan task force lapangan dan pemantauan 24 jam x 7 hari dari NOC jalur mudik, lokasi publik dan kota tujuan.

“Kami melakukan monitoring secara menyeluruh dan akan menambah jaringan di titik tersebut. Tim juga akan menjaga network akan berjalan baik,” lanjutnya.(Der/Aka)

Sasar Mahasiswa, DSC|X Berikan Edukasi Kewirausahaan

Roadshow kewirausahaan DSC|X.
Roadshow kewirausahaan DSC|X. (Istimewa)

MALANGVOICE – Program kompetisi kewirausahaan Diplomat Success Challenge (DSC|X) 2019 kembali digelar, kali ini Malang menjadi tuan rumah untuk mengulik bagaimana cara berbisnis tersebut. Roadshow diadakan di Ngalup.co, sebuah Coworking Space pada 23 Mei lalu.

Roadshow yang mengusung kompetisi kewirausahaan ini memang menyasar kepada kalangan mahasiswa, sebab beberapa tahun terakhir, kewirausahaan menjadi salah satu bidang ilmu yang diajarkan di perguruan tinggi, dengan harapan agar ke depannya mahasiswa mampu menciptakan lapangan kerja mereka sendiri.

Perwakilan DSC|X, Edric Chandra mengatakan, jika kolaborasi dengan perguruan tinggi ini memang langkah yang tepat untuk mendorong munculnya antusiasme wirausaha di kalangan generasi milenial.

“Pendidikan dan kewirausahaan adalah satu sinergi yang memberikan manfaat satu sama lain. Pengembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswa dapat meningkatkan kesadaran dan juga menumbuhkan motivasi untuk memulai dan mengelola usaha yang dapat menjadi sumber penghasilan mereka,” ujarnya.

Tak hanya itu, selain memahami cara berwirausaha, mahasiswa juga harus memahami potensi yang ada di diri mereka, terlebih potensi mereka harus terus mendapatkan dorongan.

“Potensi-potensi yang dimiliki anak bangsa beragam, jika mendapatkan wadah yang tepat maka potensi-potensi tersebut dapat menunjang keberhasilan wirausaha di Indonesia. Salah satunya adalah kecakapan berkomunikasi,” papar Mentor Nasional DSC|X, Pangeran Siahaan.

Selain itu, roadshow yang diadakan di Kota Malang ini, DSC|X juga mengunjungi dan berbagi pengetahuan tentang wirausaha dengan para mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi baik swasta maupun negeri.(Hmz/Aka)

PT Madusari Indah Pasang Target Peningkatan Bisnis Ekspor Etanol

Dirut PT Madusari Indah, Adikin Basirun (tengah) didampingi Donny Winarno dan Jose G. Tan. (Istimewa)

MALANGVOICE – PT Madusari Indah punya target baru di awal kepemimpinan Adikin Basirun sebagai direktur utama.

Program kerja itu disampaikan Adikin setelah resmi menggantikan Arief Goenadibrata di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, di Bursa Efek Indonesia Main Hall Lantai 1 Ruang Seminar 2, Selasa (21/5).

“Kedepannya kami menetapkan tiga target kerja yaitu mengembangkan bisnis ekspor etanol secara regional, meningkatkan kapasitas secara bertahap, dan memasang Unit Distilasi 2 di Lawang-Malang untuk memperbaiki kualitas dan meningkatkan kapasitas,” tutup Adikin Basirun, selaku Direktur Utama PT Madusari Murni Indah Tbk yang baru dilantik.

Target itu ia sampaikan karena berdasar laporan keuangan tahun buku 2018, laba sebelum pajak Molindo Group tercatat Rp 129.117.500.

“Atau tumbuh sebesar 11,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” jelasnya.

Kinerja keuangan PT Madusari Murni Indah Tbk. per Desember 2018 lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, antara lain Net Profit after Tax (NPAT) sebesar 7,90% dari sebelumnya 7,74%, Earning Before Income Tax Depreciation and Amortization (EBITDA) 14,70% menjadi 16,31%, Gross Proft Margin naik dari 32,33% menjadi 35,8%, sedangkan Current Ratio menunjukkan peningkatan 2,39% dari sebelumnya 2,14%.

Adikin sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independent Perseroan. Selain Adikin, jajaran direksi juga ikut berubah, yakni Rodolfo C. Balmater selaku Komisaris Independen Perseroan, serta Jose G. Tan sebagai Direktur Perseroan.(Der/Aka)

“Honda Premium Matic Day”, Ajang Penggemar Kenal Lebih Dekat Motor Kesayangan

ilustrasi. (MPM)

MALANGVOICE – Gelaran Honda Premium Matic Day yang ditutup pada 3-4 April lalu, sukses menarik perhatian masyarakat.

Roadshow yang digelar PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) di Parkir Timur GOR Sidoarjo ini, juga memberikan kesempatan kepada konsumen Honda untuk melihat dan menjajal langsung Honda PCX150, Honda Vario150, dan Honda Forza 250.

Sebanyak 3.300 pengunjung yang sudah mencoba kecanggihan motor Honda Matic Premium terbaru yang menggunakan Teknologi Smart Key. Honda Smart Key System yang terintegrasi dengan alarm anti maling dan Answer Back System.

Acara Honda Premium Matic Day ini, bertujuan untuk memperkenalkan teknologi terbaru motor matic premium Honda seperti Honda PCX 150, Honda Vario 150, Honda Vario 125 serta Honda Forza 250 sebagai sepeda motor berdesain mewah yang masuk segmen premium.

Berbagai acara telah disiapkan untuk pengunjung antara lain promo penjualan untuk pengunjung yang ingin membeli motor Honda Vario 150 dan Honda Vario 125. Kemudian, setiap pembelian Honda Vario 150 secara kredit akan mendapatkan voucher belanja serta testride berhadiah.

Pada kegiatan ini juga disediakan beragam kebutuhan sepeda motor Honda yang tersedia pada booth Honda Genuine Parts (HGP), Honda Genuine Accessories (HGA) dan Apparel guna mendukung gaya pengendara.

Marketing Communication & Development Division Head MPM, Suhari mengatakan, Honda Premium Matic Day yakni sebagai ajang konsumen mengenal lebih dekat tentang product matic premium honda, di antaranya Honda PCX Hybrid dan Forza 250. Dengan kelebihan fitur fiturnya yang canggih ternyata mampu memikat minat beli konsumen untuk memiliki produk Honda ini.

“Terima kasih kepada konsumen setia Honda yang telah memilih Honda Matic untuk menemani kegiatan sehari – harinya,” katanya.

Pada Januari hingga April 2019 ini, Honda Premium Matic Day sukses diselenggarakan pada 33 titik di kategori event small dan tiga titik kategori Big di 12 kota di Jawa Timur.

Tercatat sepanjang penyelenggaraan Honda Premium Matic Day 2019, sebanyak 850 Unit Honda Premium matic yang sudah terjual dari target 300 unit. (Hmz/Aka)

Komunitas