Honda Virtual Expo Special Limited Offer Hadir Kembali, Hanya 3 Hari!

Honda virtual expo 2020. (Istimewa)

MALANGVOICE – Honda Virtual Expo Special Limited Offer kembali diadakan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT mulai tanggal 30 Oktober – 01 November 2020 disiarkan langsung di Instagram @mpmhondajatim setiap harinya pada pukul 16.00 WIB.

Honda Virtual Expo Special Limited Offer, menawarkan beragam discount pembelian hingga jutaan rupiah. Untuk motor type sport Honda CBR150R ditawarkan menjadi harga 33 jutaan, untuk Honda CB150R Streetfire dengan harga 26 jutaan dan Honda CBR250RR 52 jutaan

Dan untuk type skutik Honda ADV150 ditawarkan dengan harga 31 jutaan dan Honda Genio ditawarkan menjadi harga 16 jutaan. Selain itu bagi konsumen yang suka berpetualang pada Honda Virtual Expo Special Limited Offer ini ditawarkan dengan harga 20 jutaan.

Untuk mengikuti program ini ada syarat dan ketentuannya, dengan mengisi form pendaftaran dan memilih type yang akan dibeli melalui form online bit.ly/hondavirtualexpo10. Peserta wajib follow akun sosmed MPM Honda Jatim dan mengikuti live Honda Honda Virtual Expo Special Limited Offer.

“Beragam type motor Honda yang kami tawarkan pada Honda Virtual Expo Special Limited Offer bulan ini. Konsumen tinggal memilih type motor sesuai kebutuhannya,” kata Suhari selaku Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.(der)

Lomba Video dan Desain Masker Dibanjiri Peserta, Disporapar Optimalkan Sosialisasi Prokes

Award pemenang lomba video dan masker. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Upaya pemerintah mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan Covid-19 terus dilakukan. Salah satunya menggelar lomba video dan desain masker.

Lomba hasil kerja sama antara Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang dengan Kian Mulia Dua Puluh Tujuh (KM 27) ini digelar sejak awal Oktober lalu. Kini, pemenang sudah diumumkan melalui awards, Rabu (28/10) di Hotel Atria.

Total ada 65 peserta lomba video dan 30 peserta lomba desain masker.

Juara pertama lomba desain masker. (deny rahmawan)

Plt Sekretaris Disporapar Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan, antusiasme peserta sangat luar biasa. Panitia sampai harus membatasi jumlah peserta agar tidak membeludak. Tercatat, peserta yang mendaftar ada berasal dari wilayah Jatim hingga Kalimantan.

“Di masa pandemi ini bisa berinovasi sosialiasaikan protokol kesehatan memakai masker. Hal ini memang perlu disosialisasikan ke masyarakat,” katanya.

Menurutnya, penggunaan masker sekarang memang penting menjaga kesehatan, tapi sekarang ini bisa berinovasi menjadi fashion sesuai standar kesehatan.

“Masker ini bisa didesain dengan modis. Sehingga masyarakat tidak perlu risih atau malu memakainya, justru sebagai kebutuhan. Sedangkan video bisa diputar di tempat umum, jadi tahu bagaimana protokol kesehatan yang benar,” ujar Eko.

Sementara itu Direktur PT KM 27, Kiki Indah Permata, tidak menyangka antusias peserta begitu tinggi. Ke depan, Kiki berharap ada dampak positif dari kegiatan tersebut.

“Kami nanti pasti akan bantu peserta yang menang untuk memproduksi masker secara massal sehingga bisa digunakan masyarakat. Yang penting sesuai standar kesehatan,” katanya.(der)

Tips Merawat dan Memilih Ban Motor di Musim Hujan

Bengkel AHASS Honda. (Istimewa)

MALANGVOICE – Memasuki musim hujan saat ini membuat jalanan menjadi licin. Untuk itu perlunya pengecekan kendaraan, salah satunya ban motor.

Pemilihan ban saat musim hujan sangat berpengaruh terhadap keselamatan di jalan. Jangan pilih ban dari modelnya, namun pakailah ban yang cocok untuk kondisi jalan basah atau dapat digunakan untuk berkendara sehari-hari.

Berikut cara sederhana memilih dan merawat ban sesuai kebutuhan:

Tipe Ban Motor
Pilih tipe ban basah.Ban jenis basah memiliki ciri alur yang menjangkau hingga tepi ban. Ban basah memiliki daya cengkeraman cukup kuat ketika melalui jalanan penuh genangan air. Ban tersebut juga memiliki grip yang tinggi pada area kering. tujuan dari alur ini adalah untuk membuang air saat ban melewati jalanan yang basah.

Ukuran Ban Motor
Pemilihan ukuran ban yang sesuai mempengaruhi kenyamanan saat berkendara. Semua ukuran ban disesuaikan untuk kondisi desain dan peruntukan sepeda motor.

Standar ukuran ban motor yaitu type cub seperti Honda Revo dan Honda Supra X 125 ukuran 70/90 ban depan dan 80/90 ban belakang. Untuk type matic seperti Honda BeAT dan Honda Genio ukuran 80/90 ban depan dan 90/90 ban belakang.

Ban untuk type matic big skuter seperti Honda PCX dan Honda ADV ukuran ban depan 100/90 dan ukuran ban belakang 120/70. Ganti ban sesuai dengan ukuran Standart, agar kinerja sepeda motor yang optimal dari segi safety, kenyamanan dan konsumsi bahan bakarnya.

“Segera ganti ban jika sudah botak dan terasa licin itu menjadi pertanda telah melewati batas keausan ban karena sudah tidak bisa mencengkeram jalan dengan baik. Tanda keausan ban dapat di lihat di indikator yg terdapat di dinding ban,” Kata Naim Muhdori selaku Technical Development Area Head MPM Honda Jatim.

Bengkel AHASS memberikan layanan pit express, ganti ban hanya 15 menit. Konsumen tidak perlu menunggu lama untuk mengganti ban motornya. Karena ganti ban di pit express, konsumen mendapatkan no urut tersendiri.

Perawatan Ban
Ban juga perlu dirawat, agar ban tetap dalam kondisi prima saat digunakan dan usia ban tetap awet

Cuci dan bersihkan ban dari kerikil dan pasir yang menepel karena akan mengakibatkan ban gampang bocor dan terkikis.(der)

Perhatikan tekanan angin ban dan sesuai tekanan yang di sarankan. Tidak kurang dan tidak kelebihan karena akan mengakibatkan ban menjadi keras, benjol atau keausan tidak merata dan cepet habis.

Jangan membawa beban melebihi kapasitas motor. Hal tersebut akan mengakibatkan ban cepet aus

Kesempatan Jadi The Next Didi Kempot, dari Ambyar Jadi Bersinar!

The Next Didi Kempot

MALANGVOICE – Musik campur sari tiba-tiba saja menjadi sangat kekinian. Fenomena ini terjadi saat para generasi milenial menggemari jenis musik campur sari. Mungkin karena lirik lagunya yang sangat mewakili suasana hati. Tapi itulah yang terjadi, musik campur sari semakin digemari bahkan sampai ke luar negeri.

“Hilang satu tumbuh seribu…
The Godfther Of The Broken Heart telah tiada, tetapi akan lahir berjuta penerusnya”

Jika anda memiliki talenta bernyanyi campur sari, serta punya semangat untuk meneruskan cita – cita Sang Maestro Didi Kempot, maka inilah saat yang tepat untuk mewujudkannya. GTV menggelar sebuah ajang pencarian talenta bernyanyi campur sari: The Next Didi Kempot.

“GTV memiliki tanggungjawab dan peranan terhadap pelestarian budaya lokal. The Next Didi Kempot akan melahirkan talenta bernyanyi campur sari yang berkualitas yang secara langsung melestarikan jenis musiknya. Melalui GTV kami berharap musik campur sari bisa lebih dikenal luas sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia,” ujar Valencia H. Tanoesoedibjo selaku Managing Director GTV.

Audisi The Next Didi Kempot yang dibuka mulai 13 Oktober hingga 9 November 2020 menyediakan 2 pilihan cara audisi yang sangat mudah. Yang pertama audisi online via aplikasi RCTI+.

Peserta audisi cukup mengunduh aplikasi RCTI+ pada gawainya, kemudian melakukan registrasi aplikasi, login dan mengunggah demo video nyanyi pada pilihan Audisi The Next Didi Kempot dalam menu HOT.

Dan untuk sobat ambyar peserta audisi yang berada di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Dan Jawa Timur pilihan audisi radio bisa menjadi pilihan yang juga mudah untuk dilakukan. Peserta audisi cukup membawa rekaman video bernyanyi dalam bentuk CD ke radio-radio berikut: Radio Mersi Tangerang, Radio Flamboyan Karawang, Radio Elshanda Indramayu, Radio Yes Cilacap, Radio Rasika FM Pekalongan, Radio Elisa Salatiga, Radio Swara Semarang, Radio CJDW Boyolali, Radio Pesona Bara Yogyakarta, Radio Bahana Ngawi, Radio Rasi FM Magetan, Radio Tidar Sakti Malang, Radio R FM Mojokerto, Radio Warna Pasuruan, Radio Prosa Probolinggo, Radio Vis Banyuwangi, RDI Jakarta, Radio Bonansa Kediri, Radio Salma Klaten, Radio Ronggohadi Lamongan, Radio Dahlia Bandung, Radio Kota FM Surabaya.

Saatnya raih kesempatan menjadi bintang campur sari penerus Didi Kempot bersama media partner Malangvoice.com.

Pastikan anda mengikuti Audisi The Next Didi Kempot, mulai 13 Oktober sampai 9 November 2020. Info lengkap kunjungi www.gtv.id/didikempot dan follow instagram/facebook : @officialgtvid. The Next Didi Kempot GTV, Dari Ambyar Jadi Bersinar!

14 Tahun Kiprah d’Kross, Jadikan Refleksi untuk Terus Berprestasi

Frontman d'Kross Ade Herawanto membentangkan syal Arema. (istimewa)

MALANGVOICE – Genap 14 tahun sudah usia d’Kross Community tahun ini. Tak terhitung sudah prestasi yang ditorehkan d’Kross Community sejak kali pertama berkiprah, tepat 17 Oktober 2006 silam.

Namun, hal itu tak membuat komunitas itu mendongak dengan panji kebesaran yang makin berkibar. Sang frontman, Ade Herawanto, berharap pencapaian selama 14 tahun ini bisa menjadi refleksi untuk terus berkontribusi.

“Bukan lantas menjadi tinggi, tapi justru harus menjadi refleksi. 14 tahun yang sudah dilalui, semoga tidak terhenti. Semoga makin berprestasi dan terus bisa bermanfaat,” seru Sam Ade d’Kross, sapaan akrab sang frontman.

Menginjak usia remaja jika diibaratkan seorang insan, komunitas yang berangkat sebagai wadah elemen suporter ini bertekad untuk tetap lantang menyuarakan perdamaian baik antar suporter maupun elemen-elemen lain.

Sam Ade juga bertekad d’Kross bisa konsisten dan menjaga reputasi Aremania yang selama ini identik sebagai suporter teladan yang penuh dengan berbagai kreasi, inovasi dan contoh bagi suporter lain se-Tanah Air.

“Selalu kita gaungkan kabar damai ke seantero negeri bahkan ke seluruh penjuru dunia,” tukas tokoh Aremania yang juga dikenal sebagai musisi dan tokoh olahraga tersebut.

Aremania Dewata. (Istimewa)

Di bidang olahraga, ada d’Kross Boxing Camp yang sukses melahirkan banyak petinju mentereng. Salah satunya adalah Hero Tito, binaan Sasana d’Kross yang berhasil menggapai mimpi jadi juara dunia tinju internasional berbagai kelas. Keseriusan Sam Ade di cabor adu bogem ini juga terlihat dengan mengantongi lisensi promotor nasional dan internasional dari berbagai badan tinju dunia.

Pria yang sehari-hari menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang itu juga dikenal sebagai pembina tinju amatir Jawa Timur, bahkan juga aktif di asosiasi nasional.

Tak cukup di situ, Sam Ade dan komunitas d’Kross juga aktif mengayomi cabor lain, seperti misalnya Perguruan Silat Cimande hingga bergelut di cabang otomotif seperti motocross.

Setali tiga uang, band d’Kross pun terus berkarya dan telah merilis belasan album kontemporer, mulai dari album berisi lagu dan chant suporter, rock, punk-ska hingga campursari. Band d’Kross juga sudah manggung keliling Indonesia, untuk menghibur fans dan tentunya arek-arek Malang Perantauan, seperti di Batam, Kalimantan, Bali serta Lombok.

Tak terbatas di cabang olahraga dan musik, d’Kross Community juga aktif dalam kegiatan seni, budaya, pam swakarsa dan berbagai kegiatan sosial.

Masa pandemi covid-19 tak menghalangi segenap awak d’Kross Community untuk terlibat dalam bermacam kegiatan bakti sosial. Seperti dalam rangkaian HUT ke-33 Arema, bulan Agustus lalu, d’Kross bersama Aremania Medis dan lintas komunitas lain menggelar pemeriksaan dan pengobatan gratis di sejumlah titik Malang Raya.

Untuk menggalang donasi bagi kemanusiaan, Sam Ade dkk juga menggelar konser virtual untuk memeriahkan hari jadi klub kebanggaan arek-arek Malang. Hasil yang terkumpul disalurkan ke panti asuhan, pondok anak yatim piatu, serta para lansia dan kaum dhuafa.

“Dari kegiatan ini, kami berharap bisa menginisiasi dan menginspirasi berbagai komunitas lain di Bhumi Arema maupun suporter-suporter lain se-Indonesia,” ujar Sam Ade yang memang gemar turun langsung ke masyarakat.

Menurut pria yang dalam setiap kesempatan selalu menekankan pentingnya sikap egaliter ini, paling tidak dari kegiatan tersebut bisa mensupport dan mendampingi masyarakat yang sedang kesusahan, apalagi di masa pandemi seperti sekarang.

“Meski hanya sekadarnya, namun sangat besar artinya bagi nilai-nilai gotong royong dan semangat satu jiwa melawan pandemic covid-19 ini. Tentu saja dengan background serta kemampuan dan keahlian masing-masing komunitas serta elemen masyarakat yang terlibat,” tuturnya.

Kebiasaan ini sudah dilakukan Sam Ade bersama para founding father d’Kross, bahkan sejak tahun 2005 silam dan diteruskan sampai sekarang bersama segenap awak komunitas dengan menggandeng berbagai pihak.

Komunitas yang bermarkas di Jalan Sekayan, Bunul ini juga terlibat aktif dalam berbagai upaya konservasi lingkungan hidup di sekitar.

Dalam sebuah kesempatan ke Nusa Tenggara Timur medio 2016, awak d’Kross bersama petinggi marinir TNI Angkatan Laut; Brigjen Siswoyo ikut berperan dalam menamai salah satu pulau terluar NKRI yang berbatasan dengan Australia. Pulai itu dinamai Pulau Singo Edan dan didaftarkan secara resmi di badan dunia.

Dengan refleksi dan apa yang sudah dijalani 14 tahun ini, Sam Ade berharap komunitas ini bisa terus berkontribusi positif dalam dinamika kehidupan bermasyarakat, bersinergi dengan lintas elemen, mulai dari kelompok suporter, seniman, budayawan, insan musik, teknokrat, akademisi, pemuka agama, tokoh publik, buruh, ormas, sipil, birokrat, wakil rakyat, jajaran TNI-Polri dan para penegak hukum, serta seluruh lapisan masyarakat pada umumnya.(der)

Meriahkan HUT Kota Batu, Disparta Gelar Lomba Layang-layang Hias

Lomba Layang-layang Hias Dinas Pariwisata Kota Batu. (Istimewa)

MALANGVOICE – Sekalipun Hari Ulang Tahun (HUT) ke 19 Kota Batu bertepatan dengan kondisi pandemi Covid-19 atau virus corona, Dinas Pariwisata Kota Batu tetap memberikan suguhan menarik untuk memeriahkannya dengan menggelar lomba Layang-Layang Hias pada 25 Oktober 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq, mengatakan lomba Layang-layang Hias ini salah satu cara untuk mengembangkan kreativitas masyarakat Kota Batu. Apalagi, layangan sangat banyak diminati semua kalangan.

”Harapannya, kreativitas masyarakat Kota Batu itu muncul dari adanya lomba layang-layang hias ini. Makanya, sentuhan-sentuhan artistik itu kalau bisa harus ditampilkan,” ungkapnya kepada MalangVoice, Kamis (15/10).

Oleh karena itulah, dia menyebutkan semakin menarik layang-layangnya saat perlombaan menjadi nilai lebih. Dikarenakan, kata Arief, lomba layang-layang hias ini memang mengedepankan kreativitas masyarakat dalam membuat layang-layang.

”Karakter-karakter menarik dan unik itu bisa ditonjolkan. Karena, hal itu bisa menjadi nilai lebih dalam event ini,” ungkapnya.

Dia menyebutkan adanya lomba layang-layang hias ini juga diharapkan menjadi daya tarik masyarakat untuk berwisata ke Kota Batu. Sehingga semakin mengukuhkan Kota Batu sebagai kota dengan beragam wisatanya.

”Konsep lomba layang-layang hias ini disamping bisa menarik wisatawan. Kami berharap juga bisa memviralkan Kota Batu sebagai kota wisata,” ujarnya.

Selain itu, tidak hanya dalam rangka meningkatkan kreativitas dan menarik wisatawan. Arief mengatakan lomba layang-layang ini juga diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

”Selain ada pertunjukan kreativitas. Kita upayakan perekonomian juga tetap jalan. Nantinya, layangan-layangan mereka juga akan kita pasarkan saat event ini berlangsung,” tuturnya.

Terlepas dari itu, dia menyebutkan dipilihnya lomba layang-layang ini juga dalam rangka mematuhi protokol kesehatan pandemi Covid-19. Dia menjelaskan karena penerapan protokol kesehatannya seperti jaga jarak dan memakai masker sangat mudah.

”Sekarang kan masih pandemi. Sehingga, event yang kita gelar. Kita upayakan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti jaga jarak dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, lomba layang-layang ini akan digelar pada 25 Oktober 2020. Sedangkan untuk pendaftarannya dipatok Rp 75.000. Tentunya, untuk kuota peserta sangat terbatas.(der)

Seni Pertunjukan Era New Normal Pemkot Batu Sukses Digelar

Pertunjukan seni Kota Batu. (Istimewa)

MALANGVOICE – Upaya menggenjot sektor pariwisata terus dilakukan Pemkot Batu sebagai faktor pemulihan perekonomian. Banyak cara dilakukan, antara lain membuka desa hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Namun, sosialisasi penyelenggaraan kegiatan hiburan atau pertunjukan seni juga perlu dilakukan. Seperti yang dilakukan Dinas Pariwisata Kota Batu.

Acara tersebut berlangsung selama dua hari sejak Jumat (9/10/2020) hingga Sabtu (10/10/2020) ini mengajari bagaimana pertunjukan digelar di era new normal ini. Acara puncak berlangsung di GOR Gajah Mada pada malam hari dengan menghadirkan bintang tamu Ahmad Abdul.

Ahmad Abdul. (Istimewa)

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menjelaskan, pandemi memberi dampak yang begitu luar biasa kepada sektor pertunjukan seni di Kota Batu. Padahal, Kota Batu memiliki potensi begitu besar dalam pertunjukan seni. Selain sebagai acara kebudayaan, pertunjukan seni juga terkadang dihadirkan saat acara-acara formal pemerintahan.

Maka dari itu, sejak keran kebiasaan baru dibuka, sektor pertunjukan seni didorong bisa aktif kembali. Jauh daripada itu dapat membantu pulihnya sektor perekonomian di Kota Batu.

“Pandemi brdampak pada sektor wisata dan seni pertunjukan yang selama berbulan-bulan tanpa ada event. Melalui simulasi event yang digelar 10 Oktober 2020 di GOR Gajah Mada Kota Batu ini, kami ingin menggerakan kembali pertunjukkan yang sempat terhenti,” ujar Dewanti, Sabtu (10/10/2020).

Dijelaskan Dewanti, protokol kesehatan harus menjadi perhatian utama. Dalam simulasi, diterapkan pembelian tiket yang dipesan secara daring. Hingga peserta datang ke lokasi, ada petugas yang memeriksa kondisi kesehatan.

Peserta acara simulasi terdiri atas seniman tradisi, musisi, youtuber, vloger, delegasi duta wisata kang mas-nimas, videografer dan fotografer serta animator. Para peserta ini nanti akan dibina Disparta Kita Batu dalam bidang ekonomi kreatif di Kota Batu.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Sidiq menerangkan, tujuan utama program tersebut adalah meningkatkan kualitas anak-anak milenial untuk memanfaatkan IT. Terutama dikaitkan dalam rangka mengangkat potensi wisata Kita Batu yang luar biasa.

“Kedua, menghadirkan para narasumber untuk memacu referensi manajemen pertunjukan yang baik. Harapannya Kota Batu memiliki talenta seni pertunjukan. Ini akan kami manfaatkan untuk ke depannya. Harapannya mereka bisa berkontribusi untuk Kota Batu,” ujar Arief.

Arief meyakini, anak-anak muda memiliki potensi memviralkan potensi wisata dan budaya Kota Batu di sosial media. Dengan adanya informasi yang viral, akan menjadi daya tarik wisatawan datang ke Kota Batu.

“Jadi, teman-teman mampu menjadi influencer, memviralkan tujuan wisata khususnya berbasis alam dan desa. Dampak positifnya wisatawan makin tertarik,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan menerapkan porotokol kesehatan yang ketat. Selain cek suhu tubuh, jumlah peserta yang dipersilahkan masuk juga dibatasi agar ada jarak. Abdul membawakan sejumlah lagu hingga acara berakhir sekitar pukul 22.00 wib.(der)

Hutan Hujan Kritisi Perilaku Netizen Lewat Single Pancaroba Peradaban

Hutan Hujan. (Istimewa)

MALANGVOICE – Lewat single terbaru bertajuk “Pancaroba Peradaban”, Hutan Hujan sekilas menyampaikan sebuah amarah. Kuintet asal Malang ini menumpahkan segala keluh kesahnya tentang perilaku manusia media sosial atau disebut warganet (netizen)

Single anyar ini, membuat Hutan Hujan seolah melepas ‘busana’ folk mendayu-dayu yang dipakainya. Coba simak single sebelumnya yang bertajuk “Jatuh Rindu” serta album pertama mereka Hutan Hujan (2018), terasa berbeda, bukan?

Hal itu diakui Penulis Lirik Pancaroba Peradaban, Sigit Prasetyo. Bahwa single itu terinspirasi dari kekacauan hari-hari ini.

“Liriknya adalah keluh kesah perubahan perilaku manusia di era digital sekarang ini. Manusia lebih berani berekspresi dan berucap kata tanpa mempedulikan lawan bicaranya,” tuturnya.

Ia melanjutkan, fenomena tersebut bisa jadi belati bermata dua, di satu sisi mengungkapkan kejujuran. Tapi di lain sisi satu kata dapat membunuh perasaan orang lain dengan atau tanpa disadari.

“Tak heran jika belakangan timeline media sosial kita penuh dengan umpatan dan caci maki dari sesama warganet,” imbuhnya.

Hal itu diamini Gitaris Hutan Hujan, Edy Priono. Bahwa penulisan lirik, melodi, hingga aransemen dari lagu inipun tak memerlukan waktu lama untuk dimanifestasikan menjadi karya utuh.

“Mungkin karena kami juga sudah satu frekuensi,” tutur Edy.

Sedikit lebih dalam tentang sisi aransemen dan musik, “Pancaroba Peradaban” lebih kaya dengan perubahan nada, tempo dan birama. Lompatan-lompatan ketukan dari 6/8 menjadi 4/4 dengan balutan nada-nada timur tengah khas Ottoman membuat progresi dan groove lagu ini berbeda dengan kebanyakan musik yang sedang beredar di pasaran hari ini.

Video musik Pancaroba Peradaban dapat dinikmati di Channel YouTube Hutan Hujan mulai 30 September 2020. Bersamaan dengan itu, akan dirilis secara berurutan di toko digital hingga radio-radio di Indonesia. Sebelum dirilis resmi, Hutan Hujan juga telah mengunggah proses di balik layar dan produksi lagu ini, sehingga para pendengar dapat melihat bagaimana penciptaan karya itu terjadi.(der)

Jamin Keamanan Pelayanan, MS Glow Malang Perketat Protokol Kesehatan Selama Pandemi COVID -19

MS Glow. (Istimewa)

MALANGVOICE – MS Glow Aesthetic Clinic Malang beri pelayanan maksimal selama pandemi COVID-19. Hal itu demi menjaga keamanan dan kenyamanan customer.

Demi mendukung langkah pemerintah untuk menekan penyebaran virus, MS Glow telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. Hal itu juga merujuk pada standar yang direkomendasikan WHO.

SPV MS Glow Aesthetic Clinic Malang Dwi Asri Leolita menjelaskan, pihaknya menyiapkan screening atau penyaringan sejak di pintu masuk klinik. Petugas bakal mengecek suhu tubuh customer atau klien. Kemudian dipastikan pula apakah memakai masker, atau APD (alat pelindung diri).

“Beberapa bulan ini kami semakin memperketat screening. Jika ada customer yang tidak memakai masker misalnya, akan kami tegur,” kata perempuan akrab disapa Lita ini, Sabtu (3/10).

Sesuai aturan yang berlaku, lanjut Lita, pihaknya juga membatasi pelayanan sekitar 50 persen. Jika normalnya bisa melayani customer 70 perhari, selama pandemi ini hanya melayani 30 customer perharinya.

“Ruangan antrean juga didesain menerapkan physical distancing. Front office juga telah dipasang akrilik. Setiap ruangan juga telah terpasang alat khusus, salahsatunya lampu UV. Tentunya kami tidak ingin mengambil risiko terhadap keamanan customer,” urainya.

Ia menambahkan, secara berkala juga melakukan screening internal terhadap pegawainya. Total ada 37 pegawai, termasuk diantaranya ada dokter klinik wajib mengikuti tes tersebut.

“Kami melakukan tes dengan cara serologi, karena itu dianggap lebih akurat daripada rapid test. Intinya kita memastikan keamanan klien atau costumer hingga karyawan secara ketat,” ujarnya.

Tak hanya itu, APD seluruh pegawai yang berkontak langsung dengan customer dikontrol ketat, agar standar medis.

Nah, demi memanjakan pelanggan selama pandemi COVID-19 ini, MS Glow terus menawarkan promo-promo spesial.

“Oktober ini kami masih memberikan potongan harga jauh dari harga normal untuk paket coupel treatment dan combo treatment,” pungkasnya.(der)

Never Give Up, Cara Eternity Dengungkan Semangat Perjuangan di Tengah Pandemi

Eternity. (Istimewa)

MALANGVOICE – Band kolektif alt-rock anyar Kota Malang, Eternity, merilis single debutnya bertajuk Never Give Up, Minggu (27/9). Bimo Donoseputro dan empat rekannya menyerukan pantang menyerah di tengah-tengah pandemi atau wabah COVID-19.

Ya, melalui karya perdana tersebut, menunjukkan keyakinan besar Eternity, bahwa masih ada harapan dibalik pagebluk ini.

“Lewat single ini, kami ingin menyuarakan bahwa harapan itu akan selalu ada. Dan semesta pasti punya caranya sendiri untuk masing-masing kita,” tutur Bimo, vokalis sekaligus frontman Eternity.

Ia melanjutkan, lewat alunan musik yang up-beat ini, ada doa beserta harapan. Bahwa hari esok akan lebih baik nan indah. Eternity mencoba memotivasi diri sendiri dan seluruh pendengarnya agar jangan menyerah dan jangan pernah lelah menghadapi pandemi yang seolah tiada akhirnya ini.

“Harapan dan doa. Dua kata itu yang mungkin bisa mewakili intisari Never Give Up Dorongan pantang menyerah & keyakinan akan hari esok menjadi motivasi terbesar terciptanya karya ini,” pungkasnya.

Lagu ini dikemas dalam format video klip yang digarap oleh Grace Siena Tselci. Diakuinya, penggarapan video klip ini cukup challenging. Sebab, Equipment terbatas dan waktu penggarapan yang cukup singkat menjadi faktornya.

“Komposisi musik Never Give Up kompleks, dan konsep yang diambil full di studio, tentu mengharuskan saya untuk banyak meng-eksplore scene yang ga gitu2 aja,” paparnya.

Selain sebagai sutradara, Grace juga merangkap video editor dan merasa sangat dimudahkan dalam berproses. Ini karena bekerjasama dengan tim yang solid.

“Debuting as a Director, fortunately, saya sangat terbantu dengan tim yang cukup mampu menerjemahkan apa yang tertuang dari isi pikiran saya. Terlebih, MV ini digarap dalam waktu sehari saja,” imbuhnya.

Penggarapan single debut Eternity memakan sekitar tiga bulan. Mereka berkonsentrasi penuh menggarap materi-materi lagu di AA Studio, Malang. Penggarapan materi-materi kompleks mereka mengharuskan kelima orang ini untuk selalu bersama, karena setiap orang memiliki masukkan krusial masing-masing.

“Ya, tiap orang punya input sendiri-sendiri yang menjadi kesatuan unit ini. Aan (drummer) lebih ke arah produser & juga bertugas memberi sentuhan EDM, Adhit mengatur equipment & sound, Sokran menulis lagu, dan Bimo mengeksekusi di departemen vokal,” tutur Latih, bassist sekaligus vocal director.

“Sedangkan aransemen akhirnya digarap bersama-sama,” tambahnya.

Song Writer dan Lead Arranger, Sokran menambahkan, akibat latar belakang personel yang berbeda-beda, tak pelak banyak perdebatan yang terjadi dalam proses kreatif Eternity.

“Tapi di situ serunya. Perdebatan dalam band ini adalah perdebatan yang produktif. Dan hal tersebut benar-benar memotivasi kami untuk terus berkarya,” ujarnya.

Selain bisa disimak MV-nya, single ini juga akan tersedia di berbagai gerai digital. Dirilis terpisah, versi audio single ini akan tersedia mulai tanggal 2 Oktober 2020 di Spotify, iTunes, Deezer dan lain-lain.

Ke depannya, proses rilis single ini sepertinya akan dilakukan Eternity. Setelah itu, mereka akan merangkum karya-karya tersebut dalam sebuah album penuh yang dirilis pada tahun 2021.(der)