31 January 2023
31 January 2023
26.6 C
Malang
ad space

Musorkot KONI Kota Malang Ditunda Sebulan

KONI Kota Malang menyerahkan bantuan kepada atlet berprestasi. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Musorkot KONI Kota Malang mengalami penundaan. Acara ini sejatinya digelar di Hotel Savana, Sabtu (17/12) namun terpaksa ditunda.

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono, mengatakan, ada beberapa alasan Musorkot ditunda. Namun terpenting kata dia adalah meluruskan apa yang menjadi perhatian publik di luar terkait AD//ART penyelenggaraan Musorkot.

“Jadi akomodir apa yang menjadi dinamika di luar apa supaya baik semua. Kalah menang tidak ada, saya coba meluruskan semuanya, mulai detik ini membuat pondasi untuk organisasi lebih baik lagi,” kata Eddy.

Selain itu selama masa penundaan ini Eddy akan menyelesaikan masalah LPJ tiap cabor.

“Harus kita selesaikan. Seminggu lalu masih 15 cabor. Mudah-mudahan minggu depan selesai,” harapnya.

Baca Juga: Musorkot KONI Kota Malang Diamankan 70 Personel Gabungan TNI-Polri

Kursus Lisensi Wasit dan Pelatih Jadi Prioritas Pengurus Baru AFK Batu

Pria yang pernah 12 tahun menjadi Ketua PBVSI Kota Malang ini selanjutnya akan menunggu SK perpanjangan dari KONI Provinsi Jatim. Pasalnya, masa jabatan kepengurusannya habis pada Desember 2022 ini.

“Tentunya tunggu SK provinsi perpanjangan masa bakti saya karena Desember ini habis. Kalau sudah itu kita laksanakan Musorkot lagi,” tandas Eddy.

Sementara itu Wakil Ketua Umum 3 KONI Jawa Timur, Deddy Suhajadi, menegaskan pentingnya LPJ dari tiap cabor agar segera dilaporkan.

Pasti ada pengaruh (soal LPJ), itu harus dikejar. Kan itu terkait pertanggungjawaban pendaan yang diberikan oleh Pemerintah,” tuturnya.

“Kalau di KONI Jatim, ada cabor (cabang olahraga) yang gak menyerahkan LPJ, berikutnya gak akan di kasih dana. Jadi harus tertib,” imbuhnya.

Deddy pun menegaskan, untuk perpanjangan masa bakti Eddy yang kini masih menjadi Ketua KONI Kota Malang, maksimal diberikan satu bulan masa perpanjangan.

“Batasannya ya maksimum 1 bulan. Lebih cepat lebih baik. Pertengahan bulan lah maksimum, biar lebih siap lagi (menggelar Musorkot),” ucapnya.

Sebelumnya Musorkot KONI Kota Malang sempat digelar pada Sabtu (17/12). Acara sempat molor dari jadwal dan baru dimulai pukul 11.00.

Pada sesi pembukaan, KONI Kota Malang kembali mengapresiasi para atlet yang Berprestasi di ajang Porprov VII Jatim lalu.

Selain itu, salah satu agenda Musorkot adalah pemilihan Ketua Umum KONI Kota Malang periode 2018-2022. Diketahui ada dua kandidat bakal calon ketua, yakni incumbent Eddy Wahyono dan Djoni Sudjatmiko.(der)

Cabor IODI Harapkan Ketua KONI Kota Malang Punya Pengalaman Bidang Olahraga

Kontingen IODI Kota Malang di Porprov VII Jatim. (istimewa)

MALANGVOICE – Musorkot KONI Kota Malang akan digelar pada Sabtu (17/12). Salah satu agendanya adalah pemilihan Ketua Umum periode 2022-2026.

Banyak informasi beredar selain incumbent Eddy Wahyono, ada pendatang baru pengelola kafe di Kabupaten Malang, Djoni Sudjatmiko.

Ketua Umum Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kota Malang, Inchie Indrawati, banyak berharap yang terpilih nanti mampu mengemban amanah dengan baik.

Baca Juga: Ketua Cabor ESI Beri Saran Jelang Musorkot KONI Kota Malang

Arema Tidak Siapkan Strategi Khusus Lawan Persita

Namun demikian, sosok ketua dikatakan Inchie harus mempunyai pengalaman di bidang olahraga.

“Memahami dan herkecimpung di dunia olah raga dan mempunyai disiplin tinggi serta bersikap tegas.
Bisa mengantar cabornya ke prestasi yang lebih tinggi,” kata Inchie.

Selain itu, sosok ketua diharap Inchie mampu mempunyai jiwa kepemimpinan yang baik sehingga membawa organisasi lebih baik.

“Harus care terhadap seluruh cabor, mungkin seperti itu,” jelasnya.

IODI sendiri merupakan olahraga yang sukses menyumbang paling banyak medali di Porprov VII Jatim lalu. Total ada 15 emas, 8 perak, dan 2 perunggu berhasil disabet atlet Kota Malang.

Sementara itu gelaran Musorkot sendiri akan dilakukan di Hotel Savana pada Sabtu (17/12) besok.

Koordinator SC Musorkot Koni Kota Malang, Mahmud Yunus, mengatakan belum ada bakal calon yang mendaftar hingga saat ini. Hal itu dikarenakan pendaftaran bakal calon dilakukan saat Musorkot.

Ia menjelaskan beberapa syarat mendaftar sebagai bakal calon ketua umum, antara lain komitmen kepada pembinaan olahraga, membangkitkan gairah dan olahraga prestasi.

“Yang paling penting juga yaitu pernah menjadi pengurus KONI atau cabor minimal satu periode. Itu sesuai AD/ART,” jelasnya.(der)

Ketua Cabor ESI Beri Saran Jelang Musorkot KONI Kota Malang

Rektor IKIP Budi Utomo, Dr H Nurcholis Sunuyeko. (Mvoice/Humas IBU).

MALANGVOICE – (Musorkot) KONI Kota Malang akan digelar pada Sabtu (17/12) besok.

Muncul dua nama yang bakal maju menjadi calon Ketua KONI Kota Malang. Pertama adalah Eddy Wahyono dan Djoni Sudjatmiko.

Ketua Cabang Olahraga (Cabor) E-Sports Indonesia (ESI) Kota Malang, Dr Nurcholis Sunuyeko menginginkan dalam Musorkot melahirkan sosok pemimpin yang mempunyai keinginan untuk perubahan.

“Kedua kandidat itu sama-sama mengeklaim memiliki dukungan 50 persen lebih voters, jadi saya kepingin yang jadi itu orang yang bisa mengakomodir dan menajemen banyak kebutuhan orang untuk memajukan prestasi olahraga,” ucap pria yang akrab disapa Sam Rektor ini, saat ditemui awak media, Jumat (16/12).

Baca juga:
Penyandang Disabilitas Diedukasi #Cari_Aman Berkendara Bareng MPM Honda

Kapolresta Malang Kota Jadi Chef Dadakan, Masak Spesial untuk Anggota Purnabakti

Griya Abhipraya Bapas Malang Jadi Proyek Percontohan Nasional

Menurut Sam Rektor, kedua kandidat itu sama-sama memiliki potensi. “Dua sosok itu ada. Pak Eddy ya lumayan bagus. Tapi pak Djoni ini membuktikan bahwa dia adalah pengusaha yang memungkinkan juga bisa membawa KONI melangkah ke depan lebih maju,” jelasnya.

Seperti diketahui Djoni mengajukan diri sebagai calon Ketum KONI Kota Malang karena dukungan sejumlah Cabor.

Djoni memiliki background mengembangkan usahanya sebuah kafe bernama NK Kafe. Dia juga menambahkan sisi olahraga di kafenya yang terletak di Karangploso, Kabupaten Malang.

Sementara Eddy sukses meraih target runner up di Porprov Jatim 2022.

Selain manajemen yang bagus, Sam Rektor juga menilai, Ketum KONI itu harus mandiri secara finansial. Sebab, dia tidak ingin adanya sejumlah kepentingan nantinya saat menjabat.

“Kalau saya menilai sosok itu harus mandiri ya. Jadi tidak ada intervensi darimana-mana,” kata dia.

Kemandirian secara finansial itu penting. Sebab, Sam Rektor melanjutkan, Ketum KONI Kota Malang nantinya harus fokus untuk memajukan prestasi saja.

“Tidak diganggu intervensi siapapun. Semuanya dilakukan untuk kemajuan prestasi,” tuturnya.

Dia mewakili ESI punya usul. Jika memang ada dua calon, dia ingin dua orang itu sama-sama memimpin KONI Kota Malang. Usul ini ia lontarkan karena banyak pembicaraan agar Edi dan Djoni dipilih sama-sama secara musyawarah.

“Biar ada pembaruan. Jajal (mencoba) saja. Dan wakilnya Pak Edi. Kan dia sudah pernah ketua sekarang jajal wakil saja. Bagus itu. Namanya juga jajal (namanya juga coba),” tutupnya.(der)

Pengurus PSSI Kota Malang Dilantik, Segera Tancap Gas Persiapan Porprov Jatim 2023

Pelantikan pengurus PSSI Kota Malang periode 2022-2026. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Pengurus PSSI Kota Malang periode 2022-2026 dilantik di ruang Paripurna DPRD Kota Malang pada Rabu (14/12). Pelantikan dipimpin langsung Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh.

Sejumlah perwakilan PO/PS turut hadir dalam pelantikan itu. Hadir pula Wali Kota Malang, Sutiaji; Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko; dan Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.

Waris Susanto sebagai Ketua Askot PSSI Kota Malang menegaskan, setelah resmi dilantik akan langsung tancap gas mempersiapkan atlet menuju Porprov VIII Jatim 2023 mendatang.

“Ke depan kerja keras seleksi atlet untuk Porprov Jatim. Minggu depan sudah berjalan,” katanya.

Baca Juga: Ganis Rumpoko Jadi Ketua PSSI Kota Batu, Ini Program Unggulannya

Kolaborasi dengan Kampus, BPS Resmikan Pojok Statistik di UMM

Menurutnya, pembinaan dan pembibitan atlet usia muda sangat penting dalam dunia sepak bola. Atlet harus dipersiapkan sejak dini agar bisa matang dan berkarier secara profesional.

Maka dari itu, PSSI Kota Malang segera membuat program untuk kompetisi mulai U-15.

“Ada tahapan juga Soeratin Cup, artinya pembinaan mulai 17 tahun ke bawah harus benar-benar dilakukan,” tegasnya.

Waris juga berkeinginan mengembalikan kejayaan Persema di kompetisi Indonesia. Nantinya, jebolan atlet Porprov Jatim akan diikutkan ke tim Persema hingga masuk ke Liga 3.

Sementara itu Wali Kota Malang, Sutiaji, mengaku senang dengan kepengurusan baru PSSI Kota Malang.

Demi kemajuan atlet, Sutiaji siap memfasilitasi atlet binaan PSSI Kota Malang.

“Pemerintah tentu siapkan prasarana untuk kemajuan atlet kita,” jelasnya.

Ditambahkan Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengaku siap menjadi orang tua asuh bagi PSSI Kota Malang.

Dengan perhatian yang diberikan ini diharap mampu mendongkrak prestasi untuk Kota Malang.

“Saya menjadi orang tua asuh PSSI Kota Malang. Silakan bisa dikomunikasikan apa keperluannya, kalau bisa DPRD ini dibuat rapat anggota PSSI,” tandasnya.(der)

Musorkot KONI Kota Malang Segera Digelar, Simak Persyaratan Jadi Bakal Calon Ketua Umum

KONI Kota Malang. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) akan digelar KONI Kota Malang pada 17 Desember 2022 di Hotel Savana. Salah satu agenda pentingnya adalah pemilihan ketua umum periode 2022-2026.

Koordinator SC Musorkot Koni Kota Malang, Mahmud Yunus, mengatakan, segala persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari agar agenda berjalan lancar.

Pada Musorkot KONI Kota Malang ini akan diambil suara terbanyak dari 53 cabor untuk menentukan ketua terpilih periode 2022-2026.

Baca Juga: Masa Akhir Jabatan, Ini Inovasi Eddy Wahyono Kembalikan Prestasi KONI Kota Malang

Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan, Otsuka Eco Dirikan Bank Sampah

“Formatnya seperti agenda sebelumnya, jadi nanti masing-masing cabor itu yang membawa form dukungan saat Musorkot berlangsung. Untuk pengambilan keputusan, formatnya 50 persen plus 1, itu sudah dinyatakan sah sebagai pemenang,” katanya, Selasa (13/12).

Dengan format itu, Yunus mengaku belum ada pembuatan atau pembagian form pendaftaran bakal calon Ketua KONI Kota Malang periode 2022-2026 karena tidak diatur dalam AD/ART.

Yunus mengatakan, semua orang bisa mencalonkan diri menjadi Ketua KONI Kota Malang periode 2022-2026, namun ada persyaratan yang harus dipenuhi.

Persyaratan itu antara lain komitmen kepada pembinaan olahraga, membangkitkan gairah dan olahraga prestasi.

“Yang paling penting juga yaitu pernah menjadi pengurus KONI atau cabor minimal satu periode. Itu sesuai AD/ART,” jelasnya.(der)

Masa Akhir Jabatan, Ini Inovasi Eddy Wahyono Kembalikan Prestasi KONI Kota Malang

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono memberikan semangat kepada atlet. (Istimewa)

MALANGVOICE – Masa jabatan Eddy Wahyono sebagai Ketua KONI Kota Malang akan berakhir dalam waktu dekat ini. Sejak menjabat pada November 2018 silam Eddy dinilai sukses mengubah sistem di organisasi hingga kembali raih target prestasi.

Terpilih menjadi Ketua KONI Kota Malang pada akhir 2018, tepat delapn bulan menjabat, Eddy langsung dihadapkan dengan gelaran Porprov Jatim pada 2019. Saat itu kontingen Kota Malang berada di peringkat 4 dengan raihan 308 poin.

Karena minim persiapan dan waktu mepet menjabat sebagai ketua, Eddy langsung menggelar evaluasi untuk menaikkan posisi Kota Malang di Porprov Jatim 2022.

Wakil Ketua Bidang Prestasi KONI Kota Malang, Prof Dr Ir Asad Munawir, mengatakan, dari evaluasi ini tercetuslah pembinaan atlet terukur dan berjenjang melalui pendekatan sports science.

Baca Juga: Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan, Otsuka Eco Dirikan Bank Sampah

Tim Investigasi dan Advokasi Tragedi Kanjuruhan Sesalkan Ucapan Polisi Soal Pembongkaran Stadion

Asad menjelaskan, persiapan menuju Porprov Jatim 2022 lalu sungguh dilakukan dengan matang. KONI Kota Malang sepakat mengubah stigma kurang bagus di Porprov Jatim 2018.

“Pak Eddy pakai pendekatan olahraga dengan aspek science. Atlet berjenjang disaring mulai tahap pertama sudah difilter. Untuk elemen pelacakannya banyak. Salah satunya tes di UM melihat track record fisiknya dengan Vo2max sebagai indikator atlet paling utama olahraga, kecuali bridge,” kata dia.

Setelah itu hasilnya dianalisis lebih lanjut dengan banyak indikator dan disampaikan ke masing-masing cabor. Hingga akhirnya ada filter bagi atlet di tahap kedua.

“Ada lagi melalui Puslatkot, itu kami gabungkan sentralisasi dan desentralisasi. Kemudian dari hasil tes UM bisa dilihat bagaimana pelatih menilai fisik, teknik, dan psikologi bagaimana. Nanti digabung sport science kita dan UM baru keluar hasilnya,” imbuh dosen Fakultas Teknik jurusan Sipil UB.

Dari hasil itu, KONI Kota Malang juga mempunyai logbook untuk mengetahui kemampuan atlet dan juga pelacakan para kompetitor yang ada. Semua diklaim by system.

Asad menambahkan, Eddy Wahyono sangat baik melakukan sentuhan dan pendekatan kepada para cabor. Termasuk dari pengelolaan anggaran yang tersistem. Seluruh cabor dibuat MoU agar ada tanggung jawab penggunaan anggaran.

“Pemberian dana untuk cabor sangat terbuka, semua ke rekening. Seluruh cabor dipanggil satu-satu, dicek dengan tim lain untuk mengukur anggaran. Saya lihat sekarang terukur semua,” ujarnya.

Dari metode itu ternyata hasilnya di Porprov Jatim 2022 mengejutkan. Kota Malang mampu mengejar target runner up di bawah Surabaya.

Atlet Kota Malang juga mampu menutup target raihan emas medali sebanyak 70 emas, 67 perak, dan 72 perunggu. Dengan perolehan poin total sebesar 486 poin.

Tak hanya itu, tiga rekor porprov turut dipecahkan para atlet dari Kota Malang, yakni dua rekor pada cabang olahraga (cabor) renang dan satu pada cabor angkat besi.

Rekor baru renang tersebut dicatatkan oleh Makayala Nanjiwa Maulidiva pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri dan Tim Putri dalam nomor 4×400 meter gaya bebas estafet putri. Adapun pada angkat besi rekor baru ditorehkan M Humam Zaky Azis pada kelas 55 kilogram putra dengan total angkatan 101 kilogram.

Atas prestasi itu, Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan apresiasi kepada seluruh atlet. “Nuwus hebak (terima kasih semua), mbois ilakes (keren sekali) untuk semua atlet dan jajaran pelatih, serta para pendukung atlet bumi Arema yang sudah berjuang dan menang untuk nama Kota Malang,” tulis Sutiaji dalam akun Instagram resminya, Senin (4/7/2022).

Apresiasi kepada atlet diberikan dengan pencairan bonus pada September lalu.

Mereka yang meraih medali emas perwakilan atlet dari cabor IODI atas nama Evelyn Alexia mendapat bonus Rp31.500.000,00, medali perak perwakilan atlet dari cabor PRSI atas nama Makayla Najwa Maulidiva mendapat bonus Rp15.000.000,00, medali perunggu perwakilan atlet dari cabor PORSEROSI atas nama Rafli Bagus Setiawan mendapat bonus Rp10.000.000,00.

“Saya ucapkan terima kasih kepada KONI yang membimbing para atlet yang mempunyai cita, asa dan cara bagaimana supaya asa tersebut bisa dilaksanakan dengan baik. Penapakan inventarisasi masalah, lihat prestasi yang ada di samping kanan dan kiri terus kita lakukan. Itu by design dan perencana, maka kami sampaikan terima kasih,” imbuh Sutiaji.

Keseriusan Eddy membina atlet demi prestasi adalah pembangunan ruang ruang konsultasi kesehatan, fisioterapi, dan ruang gizi.

Fasilitas ini berada di lantai dua kantor KONI Kota Malang dan bisa digunakan seluruh atlet tanpa dipungut biaya.

“Jadi anak-anak yang cedera difisioterapi dan bisa memanfaatkan layanan di sana,” jelas Eddy.

Pria yang sudah 12 tahun pernah menjadi Ketua PBVSI Kota Malang ini juga berharap kesuksesan kembali terjadi di Porprov VII Jatim 2023 mendatang.(der)

Upgrade Lisensi Kepelatihan HAPKIDO Indonesia Persiapan PON 2024

HAPKIDO Indonesia. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – HAPKIDO Indonesia menggelar agenda rutin Diklat dan Penyegaran Kepelatihan Tingkat Nasional IX tahun 2022 di Gedung AXA lantai 2 Kota Malang, Jumat (25/11).

Total ada 40 peserta yang mengikuti lisensi kepelatihan dari seluruh Indonesia.

Direktur Teknik PP HAPKIDO Indonesia, Vincentius Yoyok Suryadi, mengatakan, agenda rutin ini digelar untuk mengupgrade lisensi melatih dan harus diperbarui secara berkala.

Sebelum mengikuti diklat ini, para peserta mengikuti ujian pada 24 November 2022. Sedangkan agenda diklat National Instructor ke-9 ini berlangsung mulai 25-27 November 2022.

Baca Juga: Porwanas XIII Tahun 2022 Ditutup, PWI Jabar Juara Umum

Ringankan Beban Korban Gempa Cianjur, Polresta Malang Kota Berangkatkan Bantuan

Pembukaan diklat kepelatihan HAPKIDO Indonesia. (istimewa)

“Yang dipelajari tentu tenang teknikal HAPKIDO sendiri, kedua tentang organisasi, manajemen organisasi, ketiga tentang manahemen marketing. Keempat fisik pemograman, satu lagi tentang mental training dan psikologis,” kata Master Yoyok Suryadi.

Adapun alasan digelarnya diklat kepelatihan di Malang ini, dikatakan Yoyok karena untuk kemudahan jangkauan peserta dari wilayah timur Indonesia, seperti Bali, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Agenda ini juga untuk mempersiapkan Pra PON dan PON yang akan digelar pada 2024 di Aceh.

“Lisensi kepelatihan memang harus diperbarui secara berkala. Nantinya ketika Pra PON maupun PON harus punya lisesnsi yang aktif paling tidak 2-3 tahun diperpanjang,” jelasnya.

“Kalau lulus ini nanti tugas pelatih adalah harus memiliki strategi untuk mencari atlet di PON Aceh 2024,” imbuh Master Yoyok.

Selain itu Master Yoyok berharap suksesnya diklat kepelatihan HAPKIDO Indonesia ini mampu memajukan daerahnya sendiri dengan ilmu yang didapat.

“Saya harap apa yang diberikan di sini bisa ubah cara pandang, cara bekerja, atau berlatih. Kalau pulang dari sini harus mampu menerapkan ilmu di daerahnya sendiri,” harapnya.

Diketahui dalam pembukaan seremoni diklat kepelatihan ini dihadiri Ketua Bidang Prestasi KONI Provinsi Jawa Timur Dudi Harjantoro, perwakilan KONI Kota Malang.

“Kami berharap seluruh pelatih di cabor apapun bisa selalu meningkatkan kompetensi untuk kemajuan olahraga,” kata Dudi.(der)

Renshi Optimistis Jepang Terus Bikin Kejutan di Piala Dunia 2022

Japan team. (FIFA Official)

MALANGVOICE – Kemenangan Jepang atas Jerman di fase grup Piala Dunia 2022 menghebohkan pecinta sepak bola.

Tim berjuluk Samurai Biru ini secara mengejutkan mampu menaklukkan Der Panzer dengan skor 1-2 di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Rabu (23/11).

Renshi mengatakan, kemenangan Jepang menjadi kejutan besar dari perwakilan tim Asia.

“Tentu saja saya gembira dengan kemenangan Jepang atas Jerman. Ini menjadi kejutan,” ungkap pemain yang berposisi sebagai gelandang ini pada Kamis (24/11).

Baca Juga: MPM Honda Jatim Gencarkan Cari_Aman di Jalur Rawan Blackspot

Polresta Malang Kota Musnahkan BB Narkoba Hasil Operasi Mulai Agustus hingga November

Di sisi lain, bisa jadi saat ini kemenangan Jepang atas Jerman tersebut bisa menjadi motivasi tersendiri baginya untuk bangkit usai Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu.

“Sebagai pemain asal Jepang, ini juga sangat memotivasi saya untuk lebih baik,” urainya.

Pemain Arema FC saat ini memang dalam fase pemulihan pasca Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu, pemain membutuhkan motivasi lebih untuk kembali ke lapangan.

Sementara itu melihat kekuatan Jepang di Piala Dunia, Renshi cukup optimis Jepang mampu bicara banyak di laga-laga selanjutnya. “Saya optimistis akan hal itu,” tambahnya.

Setelah menghadapi Jerman, Jepang akan bertemu dengan Kosta Rika pada (27/11/2022) dan menghadapi Spanyol pada (2/12/2022).(der)

Zumba Party and Aerobic Competition Swalayan Enak Eco Bertabur Hadiah Jutaan Rupiah

Zumba Party Swalayan Enak Eco. (istimewa)

MALANGVOICE – Zumba Party dan Aerobic Competition disambut antusias 200 an peserta di Swalayan Enak Eco Karangploso, Sabtu (19/11).

Acara ini merupakan angkaian acara 17th Anniversary Swalayan Enak Eco mulai 25 Oktober sampai 22 November mendatang. Manager Swalayan Enak Eco, Redy, mengatakan, ada banyak kegiatan untuk memeriahkan acara tersebut.

“Kalau sebelumnya kita ada lomba struk terpanjang, lomba belanja Ibu-Ibu dan lomba belanja anak-anak. Rangkaian ultah ini sendiri mulai dari 25 Oktober kemarin sampai 22 November nanti,” jelasnya.

Baca Juga: Batu Art Festival, Lomba Hias Pohon Berhadiah Puluhan Juta

Acara yang berlangsung mulai jam 09.00 sampai jam 11.30 WIB ini memperebutkan juara 1, 2, 3, Harapan 1 dan 2 untuk Zumba Party dan Aerobic kategori 1 (Umum) serta 2 (Member) dengan total hadiah jutaan rupiah.

Salah satu pemenang yaitu Sinyo mengungkapkan antusiasmenya walaupun dalam kondisi kurang fit. Meski demikian, ia tetap semangat dan berhasil menjadi juara.

“Harapan ke depannya untuk acara ini tetap diadakan. Semakin meriah, Enak Eco juga semakin megah,” katanya.

Setelah Zumba Party dan Aerobic Competition, akan ada charity dengan lansia produktif di tanggal 22 November 2022 yang menjadi rangkaian terakhir 17th Anniversary Swalayan Enak Eco.(der)

Gelar KLB, Waris Susanto Jabat Ketua Askot PSSI Kota Malang

Ketua Askot PSSI Kota Malang, Waris Susanto. (istimewa)

MALANGVOICE – Askot PSSI Kota Malang menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Swiss-belinn Malang, Kamis (10/11).

Agenda utama KLB ini adalah pemilihan Ketua Askot PSSI Kota Malang periode 2022-2027. KLB ini digelar karena Ketua PSSI Kota Malang periode 2021-2025, Haris Thofly mengundurkan diri beberapa waktu lalu. Imbasnya ada kekosongan pengurus yang ditinggalkan.

Hasilnya seluruh pemilik suara atau voters memilih Waris Susanto sebagai Ketua Askot PSSI Kota Malang. Waris terpilih secara aklamasi karena mendapat 43 suara dari 46 voters yang hadir.

“Dengan banyaknya dukungan ini otomatis memberi motivasi kerja lebih bagus. PSSI Kota Malang harus benar-benar berprestasi,” kata Waris.

Baca Juga: Hujan Deras Tak Padamkan Semangat Aksi Solidaritas 40 Hari Tragedi Kanjuruhan

Aremania Aksi Turun Jalan Gotong Ratusan Keranda di Momen 40 Hari Tragedi Kanjuruhan

KLB Askot PSSI Kota Malang. (Deny/MVoice)

Selanjutnya, Waris akan membenahi struktur PSSI Kota Malang dan melakukan pembinaan atlet usia dini.

“Terutama pembinaan usia muda, itu yang dipikirkan. Kami juga akan adakan kompetisi. Apalagi tahun depan ada Porprov, jadi semateng mungkin kita lakukan persiapan,” lanjutnya.

“Intinya tetap malaksanakan mandat ini sebaik mungkin, mengubah semuanya supaya lebih baik ke depan,” imbuh Waris.

Selain itu, ia juga akan memperbaiki kualitas wasit yang lebih profesional.

“Semua harus dibrnahi, termasuk wasit dan kompetisi. Saya tekankan wasit gak ada macem-macem, kalau ada kita buang langsung,” tegasnya.

Sementara itu Sekretaris KONI Kota Malang, Anang Fathoni, berharap dengan kepengurusan baru di PSSI Kota Malang ini mampu membawa prestasi di setiap ajang.

“Tentunya KONI inginnya prestasi. PSSI jangan mengulang kesalahan tahun lalu, pemain-pemain banyak dipermasalahkan panitia Porprov. Padahal sudah melalui regulasi, tapi di tengah perjalanan dipermasalahkan. Ke depan PO/PS saya yakin lihat kepengurusan yang baru PSSI bisa lebih baik,” harapnya.

Anang mewakil Ketua KONI Kota Malang, Edy Wahyono, siap memberikan support seluruh cabor agar mampu berprestasi dan membawa nama baik Kota Malang.

“Tentunya KONI sebagai pembina dari olahraga prestasI akan support penuh semua cabor demi prestasi,” tandasnya.(der)