Touring dan Nonton MotoGP Mandalika Gratis? Ini Caranya

Golden Tiket MotoGP Mandalika. (Istimewa)

MALANGVOICE – Gelaran balap internasional MotoGP 2022 Mandalika akan digelar 14 hari lagi, tepatnya mulai dari 18-20 Maret 2022.

Menjelang balapan MotoGP di Mandalika International Street Circuit, Nusa Tenggara Barat, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda) main dealer sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT mengajak bikers komunitas Honda Jatim untuk nonton langsung MotoGP Mandalika.

Melalui program “Kompetisi Video Review Honda“ MPM Honda Jatim akan memberikan Golden Tiket Touring Eksklusif Mandalika ini selama 7 hari 6 malam dan nonton langsung MotoGP Mandalika dengan tiket Premium Grand Stand.

“Program ini digelar sebagai bentuk apresiasi dari MPM Honda Jatim kepada klub/komunitas Honda yang selalu aktif dan produktif. Untuk itu, MPM Honda Jatim memberikan kesempatan menyaksikan seri MotoGP 2022 secara langsung di Mandalika,” kata Suhari selaku marketing Communication & development Division Head MPM Honda Jatim.

Untuk mendapatkan Golden Tiket, bikers Honda diharuskan membuat video review Honda. Ada dua kategori tema video yang bisa dipilih, yakni Seberapa tahukah kamu tentang MotoGP Honda Riders atau Apakah yang Kamu ketahui tentang Honda CB150X/All New Vario 160.

Cara dapatkan Golden Tiket. (istimewa)

Akan diambil empat pemenang terbaik kompetisi dengan fasilitas :
– Tiket MotoGP Premium Grand Stand
– Unit touring disediakan tipe CB150X & All New Vario 160
– Eksplore destinasi wisata Lombok
– Jaket touring CB150X
– Merchandise #HondaCommunityJatimMbois
– Akomodasi pulang pergi hotel dan konsumsi ditanggung penyelenggara
– Pembekalan Safety Riding & Basic Life Support sebelum pemberangkatan

Syarat untuk ikut kompetisi ini :
1. Peserta adalah Honda Community yang berada di wilayah Jawa Timur
2. Mempunyai registrasi HCID & MPM Honda Riders Apps (silahkan menghubungi Paguyuban/Pengda untuk ID virtual MPM Honda Riders Apps bagi yang belum teregistrasi)
3. Peserta minimal sudah melakukan vaksin 2 kali atau sudah booster, dengan memiliki bukti pada aplikasi Peduli Lindungi
4. Kreteria pemenang kompetisi :
A. Laki-laki Usia 18 – 40 tahun dalam kondisi sehat dengan menunjukkan hasil swab antigen yang terintegrasi dengan Paduli Lindungi
B. Menyiapkan waktu luang 7 hari 6 malam (16-22 Maret 2022)
C. Bersedia melakukan perjalanan touring jauh dengan rombongan
D. Apabila hari H hasil swab antigen reaktif, maka akan digantikan peringkat dibawahnya
5. Sosial media yang digunakan adalah Instagram dengan kategori Nano Influencer (>1.000 followers)
6. Peserta memiliki akun instagram aktif dan bersedia merubah sementara/permanen menjadi akun bisnis
7. Peserta wajib follow akun Instagram @honda.community dan @mpmhondajatim
8. Bersedia melakukan swab antigen selama proses kegiatan
9. Mengikuti ketentuan yang berlaku oleh penyelenggara selama kegiatan berlangsung
10. Penyelenggara berhak memutus sepihak apabila ditengah rangkaian acara peserta melanggar ketentuan yang sudah disepakati sebelumnya dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pembalap Binaan Astra Honda Raih Podium di IATC Qatar

Pembalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Veda Ega Pratama. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pembalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Veda Ega Pratama berhasil mengibarkan bendera Merah Putih melalui raihan podium ketiga di balapan putaran kedua seri perdana ajang balap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) yang dihelat di Lusail International Circuit, Qatar (5-6/3).

Menjadi pembalap termuda pada ajang balap IATC 2022 tidak menyurutkan semangat pebalap berusia 13 tahun tersebut untuk menorehkan hasil terbaik.

Memulai balapan dengan start dari posisi ke 7, Veda berjuang menghadapi persaingan yang sangat kompetitif, bersaing dengan pembalap asal Jepang, Amon Odaki dan Shinya Ezawa. Pembalap asal Wonosari, Gunung Kidul tersebut tetap berusaha tampil fokus dan konsisten dalam merebutkan podium, hingga akhirnya berhasil menyentuh garis finish di posisi ketiga.

Aksi Pembalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Veda Ega Pratama. (Istimewa)

“Sungguh balapan yang luar biasa. Belajar dari race pertama kemarin, saya berusaha tenang agar tetap berada di barisan terdepan. Saya sangat senang berhasil merah podium di race kedua ini. Terima kasih kepada PT Astra Honda Motor, keluarga, serta pecinta balap di Indonesia. Semoga modal podium ini menjadi awal yang baik untuk semakin motivasi saya untuk tampil lebih baik lagi di putaran berikutnya,” ujar Veda.

Senada dengan Veda, rekan satu tim lainnya Reykat Yusuf Fadilah juga menghadapi persaingan yang sengit selama balapan berlangsung.

“Persaingan sangat rapat pada balapan ini. Saya sudah mencoba menekan agar bisa berada dalam posisi yang lebih baik. Tapi usaha maksimal yang saya lakukan memang belum cukup untuk membawa saya meraih podium. Meskipun begitu, saya bisa mendapat pemahaman yang lebih baik dengan NSF250R. Saya akan berusaha lebih baik lagi di race berikutnya,” ujar Reykat.

GM Marketing Planning and Analysis Division AHM Andy Wijaya mengatakan perjuangan Veda Ega Pratama dan para pebalap muda Indonesia untuk memberi kebanggaan bagi bangsa telah menjadi inspirasi bagi banyak pemuda Tanah Air lainnya.

“Raihan positif pada seri perdana ajang balap IATC ini merupakan awal yang baik. Kami harap capaian ini dapat menginspirasi para pebalap muda Indonesia untuk terus optimis dalam upaya mengharumkan nama bangsa pada putaran selanjutnya di ajang IATC 2022, sekaligus memberikan semangat juang dalam mewujudkan mimpi hingga jenjang balap tertinggi MotoGP,” ujar Andy.

Seri pertama ajang balap IATC 2022 dihelat sebanyak dua putaran pada hari Sabtu (05/03) dan putaran kedua di hari Minggu (06/03). Pada putaran pertama Reykat Yusuf Fadilah dan Muhammad Diandra Trihardika berhasil menyelesaikan balapan sebanyak 14 lap dengan masing-masing finis di urutan ke-8 dan ke-10. Sementara Veda Ega Pratama dan Aan Riswanto gagal finish pada putaran pertama karena terjatuh.

Seri kedua IATC 2022 akan diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Street Circuit (Indonesia). Diikuti oleh 20 pebalap muda hasil seleksi ketat dari seluruh negara di Asia. Lulusan ajang ini ditempa untuk mendapat pengalaman berkompetisi lebih kompeherensif dan siap melanjutkan ke jenjang balap yang lebih tinggi.

“Bangga atas prestasi pembalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) dan menjadi kebanggaan bagi bangsa. Semoga prestasi membanggakan menjadi inspirasi bagi banyak pemuda Tanah Air lainnya khususnya Jawa Timur,“ kata Suhari selaku Marketig Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.(der)

Jelang Porprov Jatim 2022, KONI Kota Batu Matangkan Kualitas Atlet

Para atlet mengikuti Tes VO2MAX jelang Porprov Jatim 2022 (KONI Kota Batu/Malangvoice)

MALANGVOICE – KONI Kota Batu terus mematangkan persiapan para atletnya jelang Porprov Jatim yang akan digelar pertengahan 2022.

Persiapan itu salah satunya melalui tes fisik VO2MAX bagi 196 atlet dari 24 cabor. Rinciannya 177 atlet yang mengikuti Puslatkot KONI Kota Batu dan 19 Puslatkot mandiri yang diampu masing-masing cabor. Tes fisik ini untuk mengukur tingkat kebugaran dengan pendekatan sport science.

Ketua Puslatkot Porprov KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi mengatakan, tes itu merupakan agenda rutin yang digelar sejak 2020 lalu. Pada tahun ini, tes fisik ini dalam tahap pertama. Penyelenggaraanya bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM).

“Melalui tes ini, untuk mengukur kemampuan fisik atlet sesuai kapasitas cabor masing-masing. Sehingga bisa jadi pedoman menentukan program latihan. Sekaligus bertujuan untuk menyeleksi kualitas atlet jelang Porprov Jatim 2022,” papar dia.

Pengukuran tes VO2MAX untuk mengukur performance atlet sehingga bisa menyeleksi kualitas performanya. Bisa didegradasi maupun dipromosikan. Degradasi diberikan ketika ada penurunan performa atlet. Sebaliknya, atlet Puslatkot mandiri cabang olahraga juga bisa naik menjadi atlet Puslatkot KONI ketika performannya meningkat.

Ia menuturkan, Mei mendatang akan digelar kembali Tes VO2MAX secara total bekerjasama dengan FIK UM. Berlanjut di bulan Juni untuk mematangkan kesiapan jelang Porprov Jatim.

“Proses seleksi sebelumnya terjaring 102 atlet. Setiap tahun jumlah atlet yang masuk Puslatkot terus bertambah seiring dengan prestasi yang diraih atlet. Dan akhirnya pada tahun 2022 ini tercatat 177 atlet yang masuk Puslatkot KONI Kota Batu,” tandas dia.(der)

Minim Fasilitas Memadai, Atlet Panahan Berkuda Kota Batu Menyabet Perak di Ajang HBA Championship 2022

Atlet panahan berkuda asal Kota Batu, Liling Riahelda (podium kiri) meraih medali perak pada kategori ground archery putri 40 meter. Ia mewakili kontingen Jatim di ajang Horseback Archery (HBA) Championship 2022. (Humas KONI Kota Batu/Malangvoice)

MALANGVOICE – Atlet panahan berkuda asal Kota Batu, Liling Riahelda menduduki peringkat kedua diajang Pordasi Horseback Archery (HBA) Championship 2022. Kompetisi tersebut digelar di Lapangan Tembak Rindam Lawang, Kabupaten Malang.

Liling menyabet medali perak saat bertanding memperkuat kontingen Jatim pada pertandingan berskala nasional. Juara pertama diraih kontingen dari Sulawesi Selatan dan juara ketiga ditempati kontigen Papua.

Atlet yang berdomisili di Kelurahan Sisir ini merupakan besutan Klub Panahan Senengmanah yang diketuai Arif Fatchur. Arif bersyukur dengan raihan medali perak yang ditorehkan Liling. Dari delapan atlet yang mewakili kontingen Jatim, Liling satu-satunya yang melaju di babak final dengan raihan medali perak dalam ground archery putri 40 meter.

“Bersyukur, kami meraih peringkat kedua di kategori horseback archery on ground putri atas nama Liling Riahelda dari Klub Panahan Senengmanah kota Batu. Ini akan menjadi modal bagi para atlet untuk semakin bersemangat latihan memanah yang masuk dalam bagian cabang olahraga berkuda ini,” ucap Arief.

Arief menuturkan, ada enam katergori yang dipertandingkan saat gelaran HBA 2022. Kategori pertama, on horse-serial shoot. Kategori kedua on horse-Indonesian style. Ketiga, ground archery putra 70 meter. Lalu ground archery putri 40 meter. Berikutnya, flight shoot U50 lbs, kemudian kategori flight shoot unlimited.

Ia mengatakan, memang beberapa kali Liling bertemu dengan lawannya yang ikut bertanding dalam kompetisi ini. Namun pertemuan tersebut dalam kejuaraan online dan baru pertama kali bertemu secara offline saat digelar di Lapangan Tembak Rindam Lawang.

“Kami dari Klub Panahan Senengmanah Kota Batu selalu menggelar latihan intensif. Di klub ini memang ada kelas untuk mencetak atlit panahan baik panahan berkuda (HBA) dan Ground (tanpa kuda),” terang dia.

Olahraga panahan berkuda merupakan salah satu nomor yang berada di bawah binaan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi). Nomor itu menjadi pecinta olahraga berkuda di Kota Batu.

“Keinginan nantinya, ada suport penunjang dari pihak terkait kepada atlet, baik segi pembinaan ataupun fasiltas. Semisal lapangan panahan yang memadai, karena di kota Batu belum ada. Sehingga tiap klub mencari tempat secara mandiri sekalipun mungkin kurang representative,” ujarnya.(der)

Pertandingan Terakhir, Hero Tito Sempat Dijanjikan Bonus Tambahan

Promotor tinju, Amir Tan saat diwawancarai awak media, (Bagus/Mvoice).

MALANGVOICE – Petinju asal Malang, Hero Tito (35) meninggal pada Kamis (3/3) kemarin. Hero atau pemilik nama asli Heru Purwanto itu sempat dijanjikan mendapatkan bonus jika berhasil menang dalam ajang tinju Nasional Hollywings Sport Show, Ahad (27/2) lalu.

Promotor Tinju Indonesia, Armin Tan menjelaskan, memang ada salah satu orang yang sempat menjanjikan akan memberikan bonus sebesar Rp25 juta, bila Hero berhasil memenangkan pertandingan tersebut.

“Saya masih ingat di ronde ke-5 melawan James Mokoginta itu, Hero saya kasih aba-aba dari sudut ring, ada bonus Rp 25 juta kalau kamu bisa menang nih,” ujar Armin saat ditemui awak media usai pemakaman Hero, Jumat (4/3).

“Jadi saya sampaikan ke dia, kalau pertandingan itu menang, Hero bisa membawa uang total Rp50 juta. Rp25 juta bayarannya dan Rp25 juta bonus yang didapat,” sambungnya.

Sebelumnya, Ia pun tidak menduga pada saat pertandingan tersebut Hero akan tumbang pada ronde ke-7 setelah menerima uppercut dari James Mokoginta.

“Pertandingan itu ketat dan Hero masih memimpin. Itu menurut saya 4 ronde masih dimenangkan Hero, dan saya masih ingat sekali raut wajah Hero sambil berkata bener ya bang Rp25 juta, ya saya bilang kamu menang bisa bawa Rp50 juta dari sini,” jelas Armin.

Setelah tumbang, Hero mengalami cedera otak dan mendapatkan perawatan selama 5 hari di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta. Namun pada Kamis (3/3) pukul 16.45 sore, Hero dinyatakan meninggal.

Armin menyampaikan, sebenarnya Hero memiliki cita-cita untuk menyelesaikan pembangunan rumah-nya yang berada di dusun Sindurejo, RT 03/RW 03, desa Banjarejo, Pakis, Kabupaten Malang.

“Kalau cita-cita Mas Hero sendiri petinju nasional tidak ada. Tapi yang saya perbincangkan setiap hari sama mas Hero itu, ia hanya ingin rumahnya dibangun, diselesaikan itu aja,” tandasnya.(der)

Kakak Hero Tito Ungkap Pesan Terakhir The Lion Sebelum Meninggal Dunia

Suasana didepan rumah duka. (Mvoice/Toski D).

MALANGVOICE – Puluhan karangan bunga bertuliskan ‘Turut Berduka Cita’ menyambut kedatangan jenazah Heru Purwanto alias Hero Tito, di rumah duka.

Jenazah petinju yang kondang dijuluki The Lion tersebut tiba di rumah duka pada Jumat (4/3) sekitar pukul 06.30 dari RS Mitra Keluarga, Jakarta.

Kedatangan jenazah Hero Tito, langsung disambut oleh ratusan petakziah yang siap mengantar Hero menuju tempat peristirahatan terakhir.

Baca juga: Suasana Haru Menyelimuti Prosesi Pemakaman Hero Tito

Baca Juga: Kisah Perjuangan dan Kerja Keras Hero Tito, Belajar Tinju Pakai Sandal Sebagai Target Pukul

Mendiang Hero dibawa dengan menggunakan keranda dari rumah duka menuju pemakaman yang berjarak 700 meter, dan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Banjarejo dipadati para petakziah untuk berdoa agar Hero Tito sang petinju diterima di sisi-Nya.

“Kami sekeluarga ikhlas menerima kepergian Heru. Semasa hidupnya Heru memiliki hubungan sangat dekat dengan keluarga, dan sangat disipilin, sabar serta baik hati,” ucap kakak pertama Hero Tito, Siswanto, saat ditemui awak media usai pemakaman.

Siswanto yang merupakan sosok berpengaruh dalam hidup Hero dalam karier sebagai petinju, akan mengenang kebersamaan melatih Hero sebagai petinju seumur hidupnya.

“Almarhum belajar tinju sejak kelas 5 SD. Dia ikut saya latihan di sasana Jaguar (tempat latihan). Hero terinspirasi saya untuk ikut tinju, kala itu masih berusia 11 tahu,” jelasnya.

Sebelum meninggal dunia, lanjut Siswanto, almarhum memiliki impian untuk membangun rumah dan melanjutkan kompetisi tinju di Australia.

“Almarhum memiliki pesan terakhir, yakni ingin menyelesaikan rumah dan mengejar target untuk kejuaraan di Australia,” tegasnya.(der)

Prestasi Hero Tito untuk Bumi Arema, Ade Herawanto: Almarhum Meninggal Syahid

Hero Tito bersama Ade Herawanto (tengah) menunjukkan semua sabuk juara tinju di d'Kross Boxing Camp. (Istimewa)

MALANGVOICE – Tak menyangka pertandingan melawan James Mokoginta menjadi laga terakhir bagi petinju asal Malang, Hero Tito.

Pria bernama asli Heru Purwanto (35) dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (3/3).

Selama lima hari, petinju 35 tahun itu terbaring koma lantaran mendapat pukulan telak James Mokoginta pada ronde ketujuh dalam ajang Hollywings Boxing Show di Hollywing Cafe Jakarta, Ahas lalu (27/2).

Hero Tito bersama Ade Herawanto saat berdiskusi bersama mantan Menpora, Imam Nahrawi. (Istimewa)

Kedua petinju unggulan itu bertanding memperebutkan gelar juara nasional kelas ringan 61,235 kilogram Asosiasi Tinju Indonesia (ATI).

Berpulangnya Hero Tito meninggalkan duka mendalam bagi Ade Herawanto. Mantan frontman dan promotor Hero saat mengikuti d’Kross Boxing Camp mengatakan, mendiang Hero Tito memiliki rencana naik ring di Toowoomba, Australia pada 12 Maret nanti.

“Rencananya dilanjutkan mengharumkan nama Indonesia di Australia 2 minggu lagi. Namun semua sudah ditulis Allah Ta’ala dan sudah ditentukan bahwa perjuangannya berhenti di pertandingan Minggu lalu,” ujar Ade yang disampaikan melalui pesan Whatsapp pada Kamis (3/3).

Mendengar kepergian Hero, Ade langsung bergegas membantu memulangkan jenazah ke Malang agar bisa segera dimakamkan. Ia sudah menganggap Hero sebagai anaknya sendiri.

“Namun saya yakin, semangat juangnya tak akan terhenti oleh apapun. Seperti lagu The Spirit Carries On, Dream Theater. Kami berdua pernah menyanyikan lagu yang menginspirasi itu saat Hero Tito belajar menyanyi di studio D’Kross beberapa tahun lalu,” ujar Ade.

Ade berpendapat, Hero Tito meninggal dalam keadaan syahid karena berjuang demi menafkahi keluarga. Serta berjuang mengharumkan Bumi Arema dengan sederet prestasinya di atas ring tinju.

“Prinsipnya dipersembahkan untuk Bhumi Arema. Prestasinya mempertegas bahwa Arema adalah tanah kelahiran para pemberani berprestasi di berbagai bidang seperti tinju, sepak bola hingga musik rock,” ujarnya.

Tak henti-hentinya, Ade meminta kepada seluruh masyarakat terutama di Bumi Arema untuk mendoakan Hero.

“Kami selaku mantan frontman dan dan promotor petinju Hero Tito saat mengikuti d’Kross Boxing Camp dulu, mohon masyarakat Bhumi Arema memberikan doa terbaik doa dan Al Fatihah aja kepada masyarakat Bumi Arema,” tutupnya.(der)

Arema FC Sampaikan Duka Mendalam Meninggalnya Hero “The Lion” Tito

Petinju kebanggaan Malang, Hero Tito. (Instagram Hero Tito)

MALANGVOICE – Petinju asal Malang, Hero Tito meninggal dunia pada Kamis (3/3). Ia sempat bertahan dari koma selama lima hari di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta.

Mendengar kabar itu, manajemen Arema FC menyampaikan duka mendalam atas kepergian petinju 35 tahun tersebut.

“Mewakili keluarga besar Arema FC kami sampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Hero Tito,” ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji.

Nama Hero Tito bukanlah orang baru di dunia tinju. Pemilik panggilan Hero “The Lion” Tito ini pernah meraih juara dunia tinju kelas ringan WBPF dan 11 sabuk juara tinju nasional.

Menurut Sudarmaji, Hero selalu membawa kebanggaan untuk Malang dan mengangkat nama Arema dalam dunia tinju.

“Sebagai insan yang sama-sama berjuang membawa nama Malang, Arema FC sangat respect atas perjuangan Hero Tito. Ini menunjukkan bahwa image Arema ini adalah sebagai sebuah simbol perjuangan. Sekali lagi kami sampaikan duka cita atas berpulangnya Hero Tito,” sambung Sudarmaji.

Diketahui Hero Tito terjatuh saat mengikuti Holywings sports Show di ronde ke-7 melawan James Mokoginta pada Ahad (27/2). Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit dan sempat menjalani operasi karena ada pendarahan di otak.

Setelah operasi itu kondisi Hero Tito masih koma, hingga pada Kamis (3/3) dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.45 WIB. Jenazahnya kini akan dibawa ke kediamannya di Pakis, Kabupaten Malang, dan rencananya akan dimakamkan pada Jumat (4/3).(der)

Polresta Malang Kota Tindaklanjuti Laporan Pengeroyokan Wasit Liga 3 di Stadion Gajayana

Ricuh usai pertandingan Liga 3 Nasional di Stadion Gajayana. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pertandingan Grup O Liga 3 Nasional antara NZR Sumbersari melawan Farmel FC di Stadion Gajayana, Rabu (9/2) sore berlangsung ricuh. Usai pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 ada insiden penyerbuan wasit.

Wasit asal Papua, Kevin Keegan Jarona menjadi sasaran amukan pemain NZR Sumbersari karena dianggap tidak fair di lapangan.

Imbas dari kericuhan tersebut, tim wasit melapor ke polisi atas tindakan pengeroyokan. Laporan diterma Polresta Malang Kota pada Kamis (10/2) kemarin.

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Budi Hermanto, mengatakan, langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

“Tiga orang saksi diperiksa, termasuk pelapor dan visum. Kami juga analisis video yang beredar,” kata Buher, sapaan akrabnya, Kamis (11/3).

Buher sendiri menyayangkan adanya aksi tersebut. Ia mengimbau hal ini menjadi pelajaran agar tidak main hakim sendiri. Seharusnya tim yang dirugikan atas tindakan wasit saat pertandingan bisa mengambil langkah hukum lain.

“Jadi kronologisnya dianggap kecurangan wasit, sehingga salah satu tim merasa tidak adil. Harusnya ada cara yang disampaikan, tidak penyerangan atau main hakim sendiri,” lanjutnya.

Usai kericuhan itu membuat Polresta Malang Kota langsung berkoordinasi dengan Polda Jatim agar menghentikan sementara pertandingan Liga 3 di Malang.

Buher beralasan, selain kericuhan saat pertandingan Liga 3 Nasional, masalah Covid-19 juga menjadi pertimbangan.

“Diketahui ada 19 pemain yang positif Covid-19. Kami tidak ingin ada klaster baru. Kemudian adanya penyerangan wasit, diketahui Kota Malang sangat aman. Kami tak ingin pertandingan Liga 3 ciptakan suasana Kamtibmas tidak baik. Jadi Liga 3 kami hold, tidak dilaksanakan dulu,” tegas Buher.

Terpisah, Owner NZR Sumbersari, Wiebie Dwi Andriyas, mengatakan. aksi tersebut bukan kehendak manajemen maupun ofisial. Para pemainnya disebut reflek karena wasit dinilai merugikan.

“Mungkin emosi jiwa muda anak-anak ini langsung mengejar wasit. Itu juga memancing emosi yang lain. Saya bahkan sudah melerai dan mengamankan wasit, tapi apa daya kondisi sudah seperti itu,” kata Wiebie.

Atas insiden itu, Wiebie juga meminta maaf mewakili tim NZR Sumbersari.

“Kami dari tim NZR Sumbersari memohon maaf atas kejadian yang kemarin di Stadion Gajayana. Kericuhan diluar kendali tim maupun pelatih,” ucapnya.(der)

Terpilih Sebagai Ketua Pertina Kota Malang Secara Aklamasi, Ini Program Utama Yesta

Yesta yang terpilih sebagai Ketua Pertina Kota Malang. (Sapteng MN/Mvoice)

MALANGVOICE – Yiyesta nDaru Abadi SH, MH secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Kota Malang.

Yesta, demikian panggilan akrabnya, terpilih sebagai Ketua Pertina Periode 2022 – 2026 dalam Musyawarah kota (Muskot) Pertina, KONI Kota Malang, Sabtu (5/2).

Manager PP Boxing Camp ini terpilih menjadi Ketua Pertina Kota Malang sesuai regulasi yang tertuang dalam AD/ART Pertina.

“Saya berharap sasana yang sudah ada untuk tetap aktif dan yang baru segera disahkan sehingga proses pembibitan segera dimulai,” ujarnya.

Menurut Yesta, saat ini ada 13 sasana tinju yang bakal bergabung di Pertina Kota Malang. Di antara ketiga belas itu antara lain Jaguar, Abdurahman Saleh, SMKN 1, D’Kross, Manggala (Bek Ang), dan Cakra.

Sedang yang masih proses pengesahan yakni PP Boxing Camp, Otrahum Boxing Camp, API BC, NSO BC, Evolution BC, GAMP BC, dan AREMA BC.

Menurutnya, program terdekat Pertina Kota Malang akan memantapkan persiapan Porprov yang rencananya digelar bulan Juni mendatang.

TC akan digeber dalam waktu dekat, untuk menjaring atlit tinju yang dipersiapkan untuk Porprov.(end)

“Kami akan menggelar TC kemungkinan bulan ini juga, sesuai dengan arahan dari pengurus Pertina Provinsi untuk segera melakukan seleksi,” ungkapnya.

Dikatakan, ada tugas berat ya g harus diprioritaskan misalnya nasib insan tinju Kota Malang, terlebih bagi yang berprestasi.

Untuk itu Yesta akan membuat program -program menyikapi hal tersebut.

“Wajar jika atensi maupun apresiasi seyogyanya diberikan kepada atlit berprestasi, toh mereka punya andil besar membawa harum nama daerahnya,” katanya.

Pemerintah juga punya program yang sama. Seperti yang sudah dilakukan saat membawa PP Boxing Camp berprestasi di Banyuwangi.

“Alhasil lewat jalur prestasi tersebut mereka bisa memilih sekolah tujuannya,” sambungnya.

Untuk menggeliatkan olah raga tinju yang selama ini melekat di Kota Malang, Pertina Kota Malang akan membuat event-event bulanan, triwulan atau catur wulan.

Program tweaebut merupakan hashl diskusikan dengan cabang olah raga sejenis, untuk menggelar event bersama.

“Semua insan tinju yang hadir di Muskot, menambah keyakinan saya akan bangkitnya barometer Tinju Kota Malang. Agar tidak vakum lagi, pentingnya gotong -royong dan bahu-membahu membangun sebuah kepercayaan. Tujuan utama demi kejayaan Tinju di Bhumi Arema,” pungkas Yesta.(end)