KONI Kota Malang Miliki Ruang Fisioterapi Khusus Atlet

Atlet mendapat perawatan di ruang fisioterapi KONI Kota Malang. (istimewa)

MALANGVOICE – KONI Kota Malang kini mempunyai fasilitas baru untuk membantu menjaga kebugaran para atlet. Fasilitas tersebut adalah ruang fisioterapi.

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono, mengatakan, ruang fisioterapi ini baru digunakan dua pekan lalu. Di dalamnya berisi fasilitas seperti pengecekan gizi, ruang kesehatan, psikologi atlet, dan fisioterapi.

“Kami ingin menunjang kebugaran atlet. Jadi bisa digunakan atlet yang memang membutuhkan layanan tersebut,” kata Eddy.

Ruang fisioterapi ini terletak di atas kantor KONI Kota Malang, atau tepatnya di bagian luar lantai dua Stadion Gajayana. Eddy mengatakan, proses pengerjaan ruang fisioterapi ini sudah dilakukan sejak awal tahun lalu.

Atlet mendapat perawatan fisioterapi. (Istimewa)

“Kini sudah bisa digunakan dua kali dalam seminggu, yakni Selasa dan Kamis saja,” ujarnya.

Pria penghobi motor Harley Davidson ini mengatakan, fasilitas ruang fisioterapi ini menggandeng tenaga ahli dari Universitas Negeri Malang (UM). Ia berharap adanya ruang fisioterapi ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk para atlet.

“Jadi kalau ada atlet cedera atau butuh bantuan tenaga ahli, bisa langsung ke sini. Ya Alhamdulillah sudah mulai terasa manfaatnya,” harap Eddy.(der)

KONI Kota Malang Kirim 23 Atlet Wakili Jatim di PON Papua

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono. (Istimewa)

MALANGVOICE – KONI Kota Malang mempersiapkan 23 atlet untuk mengikuti ajang PON XX Papua yang dijadwalkan pada 2-15 Oktober 2021.

Seluruh atlet yang disiapkan sudah melalui tahapan penjaringan dan akan diberangkatkan melalui Provinsi Jatim pada 23 September ini.

“Tentunya kami sudah mempersiapkan dan akan mengirimkan 23 atlet dari Kota Malang menuju PON Papua,” kata Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono, Jumat (3/9).

Dari seluruh atlet yang diberangkatkan, Eddy sangat berharap bisa memberikan yang terbaik seperti PON Jabar 2016 dengan meraih banyak medali.

Eddy mengatakan, cabang olahraga unggulan ada di angkat besi, atletik, gulat, dan sepatu roda. Sayangnya, ia mengatakan tidak ada cabor sepeda dan dansa di PON Papua yang juga memiliki kans besar meraih medali.

“Di atletik ada Atjong Tio Purwanto yang jadi langganan SEA Games. Tapi di cabor lain juga ada harapan yang sama,” jelasnya.

Eddy menambahkan, KONI Kota Malang menyiapkan bonus kepada atlet yang berprestasi.

“Tentu kami ada sedikit apresiasi untuk atlet. Meski mereka atas nama Jatim, tapi atlet dari Kota Malang akan ada apresiasi sendiri,” tutupnya.(der)

Pembalap Astra Honda Racing Team Siap Bersaing di CEV MotorLand Aragon

Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Mario Suryo Aji. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Mario Suryo Aji akan kembali bersaing dengan pembalap manca negara di seri kelima kejuaraan FIM CEV Moto3 Junior World Championship yang berlangsung pada hari Ahad (25/7).

Seri kali ini akan dilaksanakan di MotorLand Aragon, Spanyol yang merupakan seri paruh musim kedua tahun ini.

Mario mencatatkan kemajuan positif pada setiap putaran di paruh musim awal, baik dari performa di trek sirkut, set-up motor balapnya, maupun kesiapkan dari sisi fisik dan mental yang terus dijaga melalui latihan intensif.

Pembalap Indonesia asal Magetan, Jawa Timur ini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan mengantongi 42 poin dari 6 race di 4 putaran yang telah dijalankan tahun ini.

Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) beraksi melintasi track. (Istimewa)

Mario mengungkapkan sirkuit MotorLand Aragon merupakan salah satu sirkuit yang disukainya. Karakteristik sikuit yang cepat, menjadi tantangan tersendiri baginya dan tim dalam mendapatkan set-up motor yang bagus.

“Musim lalu, saya belum bisa tampil maksimal, tetapi tahun ini saya optimis akan berbeda. Kami mencatat kemajuan positif di setiap sirkuit dan memiliki set-up yang bagus dengan motor Honda. Saya akan berusaha untuk dapat memberikan hasil terbaik pada putaran kali ini dengan persiapan terus dilakukan,” ujar Mario.

Pada gelaran sebelumnya yakni di Barcelona maupun Algrave, Mario ini mengalami insiden dengan pembalap lain dan membuatnya gagal finis ketika bersaing memperebutkan posisi depan.

Berbekal pengalaman balapan di MotorLand Aragon pada debutnya di CEV 2019 yang membuat Mario langsung berhasil finis di posisi ke-10, satu-satunya pebalap Indonesia di ajang balap ini bertekad memberikan hasil balap yang lebih membanggakan bagi negerinya.

“Kami mendukung prestasi anak muda berbakat asal Magetan Jawa Timur .Semoga mendapakan hasil yang lebih baik pada seri kali ini,” kata Suhari selaku Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda

FIM CEV Moto3 Junior World Championship seri Motorland Aragon akan digelar satu balapan pada Minggu (25/7/2021) pukul 18.00 WIB.(der)

Tingkatkan Prestasi Atlet, KONI Kabupaten Malang Gelar Raker Puslatkab Jatim ke VII

Suasana Raker KONI Kabupaten Malang, yang digelar di Kantor KONI Kabupaten Malang. (Toski D).

MALANGVOICE – Memenuhi target tiga besar dalam pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) ke VII tahun 2022.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang menggelar Rapat Kerja (RAKER) untuk menyiapkan rencana program dan prestasi dalam kegiatan pemusatan latihan Kabupaten (puslatkab) Porprov Jatim Ke VII tahun 2022.

Kegiatan yang berlangsung dua tersebut dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat, dengan dibagi dengan dua tahap, untuk tahap pertama digelar pada Jumat (30/4), dan untuk tahap dua di gelar pada Senin (3/5).

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Malang, Hartono mengatakan, kegiatan raker ini dilakukan untuk meningkatkan prestasi olahraga di setiap Cabang Olahraga (Cabor), Karena keberhasilan pembinaan cabang-cabang olahraga itu di ukur dari prestasi yang dicapai.

“Total ada 54 Cabor, diharapkan masing masing cabor dapat melakukan pembinaan kepada para atletnya yang ada di Kabupaten Malang. Karena, keberhasilan pembinaan itu di ukur dari prestasi yang dicapai,” ucapnya, Senin (3/5).

Menurut Hartono, dengan adanya pencapaian prestasi di masing masing cabang olahraga yang maksimal, diharapkan dapat membawa Kabupaten Malang menjadi tuan rumah dalam kejuaraan Porprov Jatim Ke VIII di tahun 2024 mendatang.

“Jika prestasi banyak jelas dapat menimbulkan kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Malang,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Hartono, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, agar dapat menyukseskan prestasi olahraga tersebut, dalam melakukan Pembinaan Prestasi (Binpres) pada para atlet agar dapat selalu berprestasi yang bisa menimbulkan kebanggaan bagi Kabupaten Malang.

“Semua perlu adanya dukungan, terutama dukungan anggaran, agar dapat menyiapkan atlet untuk meraih medali yang prestisius,” tegasnya.(der)

Bahas Anggaran, Pemkot Inginkan KONI Kota Malang Fokus Porprov 2022

Wali Kota Malang, Sutiaji, saat diwawancarai awak media sambil bergegas menuju kendaraan dinas, (MG2).

MALANGVOICE – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar audiensi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Terkait anggaran tahun 2020, program tahun 2021, dan rencana program tahun 2022.

Dalam pembahasan yang dilakukan, salah satu hal yang menjadi fokus utama mengenai persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang bakal dilaksanakan pada 2022.

Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan untuk persiapan Porprov mendatang, mulai tahun ini harus memiliki maping terkait Cabang Olahraga (Cabor) Apa saja yang menjadi unggulan dan prioritas untuk dikuatkan.

“Jadi saya basicnya ingin di 2021 ini harus sudah disiapkan. Harus punya maping, cabor apa saja yang menjadi pundi-pundi medali itu dikuatkan,” ujarnya saat diwawancarai MalangVoice.com, Jumat (16/4).

Selain itu, Sutiaji menambahkan, KONI Kota Malang sempat mengajukan anggaran dan hibah sekitar Rp 48 Juta untuk Porprov. “Namun saya minta untuk dilakukan revisi sebab jumlah tersebut dirasa terlalu tinggi,” tuturnya.

Pria nomor satu di Kota Malang itu mengatakan, dana hibah tidak bisa dimasukkan kedalam APBD perubahan. Karena dana hibah itu hanya ada di APBD Induk.

“Nggak mungkin minta hibah, karena yang namanya hibah itu tidak bisa di masukkan kedalam perubahan. Hibah itu adanya di APBD induk,” imbuhnya.

Lalu, Sutiaji memiliki saran untuk bisa mendapatkan dana hibah sendiri dalam kegiatan itu bisa dilakukan kolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk membantu.

“Tusinya (tugas dan fungsi) pora (Disporapar) kan sesungguhnya hanya membantu. Sehingga nanti bisa di sharingkan juga dengan dinas pendidikan dan kebudayaan, ketika dilakukan pesertanya atau Cabor yang akan diikutkan itu anak sekolah bisa diikutkan,” terangnya.

Terpisah, Ketua KONI Kota Malang, Edy Wahyono, menegaskan, pelaksanaan Porprov nantinya tidak didukung dengan anggaran yang memadai akan kerepotan.

Meski begitu, Edy menyadari jika situasi pandemi covid-19 saat ini membuat keuangan pemerintah daerah mengalami penurunan.

“Jujur aja jika tidak didukung dengan anggaran yang memadai agak repot juga. Tapi memang kami menyadari jika kondisi saat ini seperti ini. Karena keuangan daerah turun semua,” kata dia.

Namun karena anggaran yang dibutuhkan cukup besar, perlu adanya bantuan dari Pemkot Malang guna pelaksanaan Porprov Tahun 2022 nanti.

“Tadi Pak Wali menyampaikan ada sedikit solusi, seperti CSR. Harapannya Pak Wali seperti itu. Kita melihat CSR sendiri saat ini juga nggak mudah di dalam situasi yang seperti ini,” tandasnya.(der)

Porserosi Kabupaten Malang Juara Umum III di Event Uji Tanding Kejurprov V Sepatu Roda Jatim

Para atlet Porserosi Kabupaten Malang ketika berfoto bersama. (Istimewa).

MALANGVOICE – Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Malang meraih Juara Umum III Uji Tanding Kejurprov V Sepatu Roda Jatim, Ahad (4/4).

Prestasi Perserosi Kabupaten Malang terbilang membanggakan, meski di hari sebelumnya (Sabtu 3/4 kemarin) menduduki peringkat 2, di bawah Sidoarjo.

Pasalnya, Perserosi Kabupaten Malang sebelumnya hanya menduduki peringkat ke lima dan sekarang menjadi peringkat ke tiga.

“Posisi kita naik dari posisi ke lima di edisi sebelumnya menjadi Juara Umum III pada tahun ini,” ucap Ketua Porserosi Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo, Ahad (4/4).

Tim Porserosi Kabupaten Malang berhasil mengumpulkan 16 medali, dengan rincian empat medali emas, delapan medali perak dan empat medali perunggu.

“Raihan prestasi ini berkat usaha keras para atlet Kabupaten Malang. Apalagi, di event itu persaingannya luar biasa ketat yang ditunjukkan oleh para atlet dari berbagai daerah,” jelas Bogank, sapaan akrabnya.

Dikatakannya, para atlet sepatu roda di Kabupaten Malang telah menujukan perjuangan luar biasa dalam ajang bergengsi tersebut. Terlebih prestasi yang diraih tidak mengubah target Porserosi Kabupaten Malang untuk bisa menjadi tuan rumah Piala Ibu Negara.

“Patut disyukuri, atlet kita bisa bersaing dengan daerah yang memang langganan juara seperti Sidoarjo dan Kota Malang,” tukasnya.(der)

Puslatcab Molor, KONI Kota Malang Pantau Kondisi Atlet Lewat Rapor

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono. (Istimewa)

MALANGVOICE – Masa pandemi Covid-19 membuat aktivitas latihan atlet KONI Kota Malang terhenti. Hal itu juga berdampak pada agenda Puslatcab persiapan Porprov 2022 mendatang.

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono, mengatakan, agenda Puslatcab tahun ini dipastikan molor. Meski demikian, ia tetap mengawasi para atlet sehingga tidak ada penurunan kualitas atau kondisi fisik.

“Memang persiapan atlet sangat kurang karena latihan terbatas. Apalagi sekarang ada PPKM, ya kami ikuti arahan pusat. Tapi kami masih terus pantau kondisi atlet,” ujar Eddy.

Pemantauan kondisi atlet dilakukan menggandeng Universitas Negeri Malang (UM) dengan membuat rapor para atlet. Rapor itu dibuat per semester, Eddy mengatakan, rapor ini sangat penting untuk pelatih bongkar pasang atlet.

“Terakhir Desember kemarin rapor keluar, nanti kemungkinan antara Mei-Juni ada tes rapor lanjutan. Dari sana bisa dilihat apa yang perlu digembleng lagi, minimal standar dipenuhi,” ujar pria penghobi moge ini.

Meski demikian, rapor itu bukan jadi acuan utama pelatih menentukan atlet yang siap atau tidak. Menurur Eddy, rapor ini sebagai bantuan melihat existing para atlet sehingga memudahkan pelatih melihat kekurangan dan memberikan porsi latihan bagi atletnya.

“Setelah itu kami harapkan bisa segera gelar Puslatcab,” tandasnya.(der)

Sinergi KONI Kota Batu dan KONI Badung, Tingkatkan Optimisme Hadapi Porprov Jatim

Kepala KONI Kota Batu, Mahfud (Achmad Sulchan An Nauri)

MALANGVOICE – Persiapan hadapi Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur, KONI Kota Batu jalin Kerja sama dengan KONI Badung, Provinsi Bali. Jalinan kerja sama ini membuat Koni Kota Batu optimis raih banyak medali di Porprov Jatim 2021.

Kepala Kota Batu, Mahfud, mengatakan, kerja sama itu telah dilakukan pada 21 Desember dan dituangkan dalam nota kesepakatan. Ia mengemukakan pihaknya sengaja memilih pengurus KONI yang tidak berasal dari Provinsi Jawa Timur.

Hal itu dilakukan karena jika kerjasama dengan kota atau kabupaten di Jatim, kekuatan dan kelemahan altet Kota Batu akan diketahui. “Atas rekomendasi KONI Provinsi Bali, kami kerjasama dengan Kabupaten Badung,” tambah Mahfud.

KONI Batu telah menyiapkan pihak-pihak yang diajak kerjasama untuk bisa pembinaan atlet secara bersama. Mahfud menyebut, KONI Badung memiliki catatan bagus membina atlet.

“Lebih dari 60 persen atlet PON Bali berasal dari Badung. Mereka juga telah 8 kali juara umum Porporv Bali. Dasar pemilihan kami adalah itu,” tegas Mahfud.

Kerja sama tersebut juga diharapkan bisa memberikan dampak mutualisme kepada Kota Batu. KONI Batu akan mempromosikan fasilitas olahraga yang ada di Kota Batu.

Beberapa fasilitas olahraga di Kota Batu terbilang bagus untuk dijadikan tempat latihan. Mahfud mencontohkan seperti tempat latihan paralayang dan sepeda gunung.

“Kami tawarkan Paralayang, sepeda down hill, GOR Gajah Mada, di kantor KONI Batu juga bisa olahraga bela diri dan fitnes. Semoga 2021 bisa kami realisasikan dalam bentuk mereka TC ke sini, dan kami kirim atlet ke sana,” harap Mahfud.

Selama pandemi covid-19 KONI Batu sudah mengaktifkan kegialatan olahraga di Kota Batu. Kurang lebih ada 100 atlet dari 19 cabang olahraga yang kembali berlatih langsung tidak di rumahnya.(der)

Lama Vakum, Balap Kuda di Kota Batu Digelar Patuhi Prokes

Latber Pacuan Kuda yang digelar oleh Pordasi Kota Batu (Achmad Sulchan An Nauri)

MALANGVOICE – Pecinta Balap Kuda Malang Raya gelar latihan bersama di Lapangan Paramon sirkuit Cross Kota Batu, Rabu (30/12). Setelah vakum tak memacu kudanya akibat pandemi akhirnya latihan bersama dapat digelar kembali.

Latihan bersama ini siiukuti 80 joki kuda se Malang Raya. Latihan diprakarsai oleh Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesi (Pordasi) Kota Batu. Dilakukan dengan joki kufa yang menggunakan masker sebagai pematuhan protokol kesehatan covid-19.

Ketua Pelaksana Latber, Samsul Junaidi menjelaskan, dengan diselenggarakannya event ini memiliki tujuan untuk mencari bibit joki muda. Tak hanya itu event ini juga berguna untuk menggali dan membina atlet berkuda. Terutama atlet muda Kota Batu.

Yang jelas, kata dia, pada event yang berjalan pada masa pandemi ini memiliki sejumlah perbedaan dengan event-event lain yang berjalan pada kondisi normal.

Salah satunya tak diperbolehkan untuk mengundang terlalu banyak masa. “Serta saat sedang berkuda para joki juga diwajibkan untuk menggunakan masker. Bukan kudanya lho yang bermasker. Tapi jokinya,” ujarnya.

Dalam event berkuda ini dibagi menjadi beberapa kelas. Dibagi kelas A hingga kelas F. “Mini A, B, hingga kelas F. Kategori Mini A adalah kategori dengan ukuran kuda 110 cm. Sedangkan kategori tertinggi yakni kelas F. Yang ukuran kudanya sudah 140-142 cm,” beber Samsul.

Selain kategori itu, pada event berkuda ini. Juga menggunakan pengkatagorian pada jenis kudanya. Yakni dengan menggunakan kuda berjenis kuda sandel dan kuda pony. Sementara itu, untuk kategori jokinya dimulai pada kategori usia 7 tahun keatas.

“Namun, ketika mereka semua sudah dewasa. Ada kategori tersendiri pada setiap usianya. Yang jelas masih dalam pembinaan Pordasi dan KONI setempat,” katanya.

Sedangan untuk perawatan kuda pacu selama pandemi, kata Samsul, dilakukan secara ekstra luar biasa. Dengan cara selalu diberi makan yang memiliki gizi tinggi. Selain itu, kuda-kuda itu juga sering dilatih dan diajak untuk berjalan-jalan, stap tunggang ke gunung ataupun ke jalan.

Dirinya berharap, kedepannya olahraga berkuda ini bisa diperhatikan dengan lebih baik lagi oleh Pemkot Batu. Salah satunya dengan diberikan fasilitas lapangan berkuda. Karena di Kota Batu sendiri hingga saat ini belum ada lapangan berkuda.

“Untuk kedepannya, kami akan melakukan event serupa pada setiap enam bulan sekali. Dengan diselingi satu kali event besar pada setiap tahun,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Pordasi Kota Batu, Suherman berharap dengan adanya event ini. Bisa mengobati rasa rindu para pencinta olahraga kuda di Kota Batu. Karena sudah lama tak menyaksikan event berkuda. Selama ada pandemi Covid-19 ini.

“Selain itu, ia juga berharap, dengan adanya event ini. Para atlet muda bisa lebih banyak lagi mendapatkan jam terbang. Sehingga mental mereka bisa terbentuk sejak sedini mungkin,” katanya.

Kata dia, dengan adanya event ini. Tak hanya untuk membentuk mental atlet saja. Namun juga untuk menggali atau mencari bibit-bibit atlet berkuda. Bukan hanya itu saja, event ini juga dilakukan untuk melatih kuda. Agar selalu dalam kondisi fit. Sehingga, jika turun di event-event besar. Kuda-kuda itu sudah sangat siap.

“Saya mewakili Pordasi Kota Batu, berharap pandemi ini bisa cepat berlalu. Sehingga semua kegiatan bisa kembali berjalan dengan normal. Seperti menjalani latihan dengan baik. Serta event berskala nasional ataupun daerah bisa kembali digulirkan,” tutupnya.(der)

KONI Kota Batu Songsong Prestasi di Tahun 2021

Ketua KONI Kota Batu, Mahfud bersama jajarannya (Achmad Sulchan An Nauri)

MALANGVOICE – Terpaan pandemi Covid-19 tetap Koni (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Batu torehkan prestasi melalui beberapa cabang olahraga (cabor) di tahun 2020. Hal ini menjadi cambukan motivasi bagi Koni Kota Batu untuk terus tingkatkan prestasi di tahun 2021.

Anggaran sebesar Rp 8.8 miliar diajukan untuk menyongsong target itu. Anggaran itu digunakan untuk menggelar Pekan Olah Raga Kota (Porkot) Batu ke-6 dan pengadaan sarana olahraga untuk 32 cabor.

Selama pandemi ini, tidak ada atlet, pelatih serta pengurus cabor di Kota Batu yang terpapar covid-19. Hal ini disyukuri oleh KONI Kota Batu karena membuat persiapan menyambut 2021 semakin ideal.

“Sebanyak 43 atlet dari 8 cabor mendapat prestasi gemilang di tahun 2020 ini,” jelas Ketua KONI Kota Batu, Mahfud. Salah satu cabor yang menuai banyak prestasi ialah Wushu.

Sejumlah lima atlet Wushu asal Kota Batu mengikuti International Virtual Wushu Championship yang diselenggarakan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI). Kelima atlet tersebut semuanya mendapatkan tujuh medali.

Yakni, dua medali emas, satu medali perak dan empat medali perunggu. Prestasi tersebut membuktikan bahwa meskipun dalam situasi pandemi, atlet-atlet olahraga Kota Batu tetap dapat menuai prestasi.

“Kami menyiapkan total Rp 103.500.000 sebagai bonus bagi atlet-atlet yang berprestasi pada tahun ini,” tambahnya. Bonus tersebut dibagikan untuk atlet yang dapat meraih prestasi medali di tahun ini.

Sedangkan untuk tahun 2021, Koni Batu menyiapkan anggaran bonus Rp. 400 juta untuk atlet-atlet yang berprestasi. Tidak hanya itu, bagi cabor yang memiliki banyak atlet berkualitas serta berprestasi berkesempatan mendapat anggaran yang besar.

Untuk cabor range 1 bisa mendapat anggaran sebesar Rp. 70 juta. “Anggaran untuk satu cabor tergantung capaian prestasinya, satu cabor bisa mendapat anggaran dari Rp. 40 juta hingga Rp. 70 juta rupiah,” jelasnya.

Mahfud menambahkan, untuk tahun 2021, anggaran sebesar Rp. 700 juta diajukan untuk membiayai peningkatan kualitas cabor. “Sistemnya mereka mengirimkan proposal anggaran nanti untuk setuju tidaknya menjadi pertimbangan kami,” imbuhnya.

Selain itu, KONI Kota Batu telah menyiapkan atlet-atletnya sejak tahun ini untuk mengikuti porprov tahun 2021. Seperti pengukuran performa atlet melalui pengujian VO2MAX dan uji fisik atlet.

Pengukuran dan pengujian ini dilakukan dengan menggandeng Fakultas Ilmu Keolahragaan Univarsitas Negeri Malang (UM). Sehingga mendapat data yang dapat dievaluasi secara akurat bagi masing-masing cabor.

“Kami juga menyiapkan untuk menyelenggarakan Porkot yang ke-6 di tahun 2021,” jelas Mahfud. Ia mengatakan bahwa porkot jatuh pada bulan September 2021 pada Hari Olah Raga Nasional.

Pada tahun 2021, Mahfud menargetkan seluruh cabor di Kota Batu menjadi Cabor papan atas di Porkot maupun Porprov. “Kami telah menyiapkan atlet-atlet kami dan optimis mendapat hasil yang gemilang,” tandasnya.(der)