Adu Taktik dan Strategi Para Rider Curi Poin di Trial Game Asphalt Seri IV di Malang

Para pembalap tancap gas melewati garis start. (Istimewa)
Para pembalap tancap gas melewati garis start. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pertarungan para rider memperebutkan gelar Juara Umum Trial Game Asphalt 2019 berlanjut di seri ke empat yang akan digelar di Sirkuit Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Jumat (18/10) dan Sabtu (19/10) mendatang. Di kelas utama FFA 250, Doni Tata, Tommy Salim dan Farudilla Adam akan bersaing dan unjuk kemampuan terbaik agar selangkah lebih dekat dengan gelar juara.

Seri ke empat ini bisa jadi balapan krusial dari tiga rider andalan tersebut. Pasalnya poin dari masing-masing rider sangat dekat sehingga melakukan kesalahan bisa berakibat vatal.

Di Malang sendiri bukan hal mudah menaklukkan rintangan sirkuit Kanjuruhan. Perlu taktik dan strategi agar bisa meraih poin maksimal. Selain itu lintasan licin terjadi di dua kali penyelenggaraan Trial Game Asphalt saat turun hujan.

Kondisi ini disadari betul oleh Tommy Salim. Demi meraih poin maksimal di Malang, Tommy mempersiapkan tunggangannya sebaik mungkin. “Rencananya nanti saya akan bawa empat motor dan menyiapkan ban kering maupun basah. Karena Malang memang sering hujan, jadi saya harus antisipasi dari jauh-jauh hari supaya di Malang nanti saya siap tempur,” ujar kakak dari Gerry Salim ini.

Selain urusan ban, Tommy juga berlatih dengan settingan motor yang berbeda-beda, agar dia bisa cepat adaptasi dengan berbagai kondisi saat race di Malang nanti.

“Apalagi banyak tikungan yang harus diwaspadai di Malang, jadi saya harus rajin berlatih dengan berbagai settingan motor,” tutur Tommy.

Ketatnya persaingan juga terasa di kelas utama 175 Non Pro. Di kelas ini, Reyhan Lapendoz berhasil mengumpulkan 150 poin di posisi pertama, disusul rekan setimnya Eric Candra di posisi kedua dengan 124 poin. Kejutan justru muncul di posisi ketiga yang kini dihuni M Nouval Saleh dengan 107 poin, menyalip Devi Tembong (102 poin) dan Yoga Mengantara (99 poin).

Keseruan Trial Game Asphalt di Malang juga bakal terlihat di kelas komunitas. Mario CSP dari 76 Rider selaku penyelenggara Trial Game Asphalt menuturkan, terpilihnya Malang sebagai salah satu kota diselenggarakannya Trial Game Asphalt tak lepas dari banyaknya komunitas moto trail di Kota Apel ini.

“Hal ini bisa dilihat di tahun lalu di Malang tercatat sebagai kota dengan peserta komunitas terbanyak yaitu 57 rider dari kelas Trail 175 Komunitas dan trail 150 Komunitas. Tahun ini kami optimistis peserta di kelas komunitas akan lebih banyak di tahun sebelumnya sehingga balapan semakin kompetitif dan seru. Ini sejalan dengan tujuan 76 Rider yang menjadi wadah bagi pecinta extreme sport untuk mengasah bakat dan kemampuan sehingga bisa berprestasi di kancah nasional mapun dunia,”tutur Mario.

Demi melahirkan nuansa kompetitif tersebut, 76 Rider juga berkomitmen untuk melibatkan rider internasional dalam tiap gelaran Trial Game Asphalt. Tahun ini, rider asal Inggris Lewish Cornish memastikan diri tancap gas di semua seri.“Sejauh ini Lewis cukup tampil impresif di kelas FFA 450. Tentu hal ini dapat memotivasi rider-rider Indonesia untuk dapat meningkatkan kemampuan mereka dan memiliki pengalaman bersaing dengan rider internasional,” imbuh Mario.

Rangkaian Trial Game Asphalt di seri Malang akan dimulai pada Jumat (18/10) di mana setiap rider dari seluruh kelas akan menjalani sesi kualifikasi. Lalu, keesokan harinya yakni Sabtu (19/10) merupakan race day di mana balapan digelar 2 Babak, yakni siang dan malam hari.

Keseruan tidak hanya terjadi di lintasan balap karena serunya pertarungan antar para rider semata. Mengusung konsep sportainment, Trial Game Asphalt juga akan memanjakan para pecinta balap motor dengan berbagai macam hiburan dengan DJ performance hingga dentuman kembang api raksasa.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Demi Yuzu Indonesia Masters 2019, Tampilan GOR Ken Arok Disulap

Ketua Panpel Yuzu Indonesia Masters 2019, Achmad Budiharto. (deny rahmawan)
Ketua Panpel Yuzu Indonesia Masters 2019, Achmad Budiharto. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Kota Malang siap jadi tuan rumah penyelenggaraan event bulu tangkis internasional, Yuzu Indonesia Masters 2019.

Ajang bergengsi yang diikuti 281 pebulu tangkis dari 15 negara ini akan berlangsung di GOR Ken Arok, 1-6 Oktober.

Beberapa persiapan sudah dilakukan panitia penyelenggara. Dikatakan ketua panpel, Achmad Budiharto, persiapan penting adalah merombak venue GOR Ken Arok.

Achmad menjelaskan, GOR Ken Arok sudah sangat cocok untuk jadi tempat pelaksanaan turnamen lanjutan dari BWF World Tour Super 100 ini. Namun, perlu banyak perombakan.

“Seminggu sebelum dipakai kami mengerahkan petugas di sana buat bersih-bersih. Seluruhnya bersih sekarang dan berbeda tampilannya untuk event besok,” katanya, Senin (30/9).

Beberapa yang diubah panitia adalah lantai yang kotor, dan toilet. Achmad mengaku permasalahan toilet membuatnya agak pesimis ketika melakukan survei ke GOR Ken Arok.

“Pertama agak pesimis. Waktu datang dilihat kumuh luar biasa. Lantainya kotor, terutama toiletnya hampir tidak berfungsi. Tapi dari sisi layout bagus banget. Akhirnya kami sulap sekarang,” ujarnya.

Di dalam venue sudah dipasangi lampu berkapasitas 3.000 lux. Di luar venue ada bermacam-macam bazaar yang menyediakan makanan atau hiburan lain bagi penonton.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Tiga Pembalap Astra Honda Siap Hadapi Sirkuit Jerez

ilustrasi MPM
ilustrasi MPM

MALANGVOICE – Tiga pembalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) akan kembali tampil di seri balap CEV International Championship di Jerez de la Frontera, Spanyol, pada Minggu (29/9).

Mario Suryo Aji siap kembali bertarung di kelas CEV Moto3 Junior World Championship. Sementara itu, Gerry Salim yang akan bersaing di kelas CEV Moto2 European Championship akan didampingi oleh Andi Gilang yang mendapatkan wild card untuk kelas yang sama.

Pada seri keenam ajang balap CEV International Championship ini, Mario yakin dirinya mampu mencetak point pada akhir pekan ini. Berbekal posisi top 10 pada putaran terakhir sebelum jeda musim panas di MotorLand Aragon, Mario bertekad mencetak prestasi yang lebih baik di seri kali ini. Dengan tiga putaran tersisa di kelas Moto3 Junior World Championship, pebalap muda Indonesia ini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara, dengan 19 poin.

“Saya siap menghadapi balapan akhir pekan ini. Setelah menjalani balapan pada putaran sebelumnya di Aragon, saya semakin percaya diri, dan yakin mampu bersaing di grup terdepan pada balapan akhir pekan ini. Saya akan berusaha tampil maksimal untuk AHRT dan masyarakat Indonesia,” ujar Mario.

Gerry Salim berangkat ke Spanyol dalam kondisi terbaik setelah akhir pekan kemarin bersaing di Moto2 World Championship. Pelajaran berharga dari pengalaman berada di ajang balap tingkat dunia akan membuat Gerry lebih siap menjalani persaingan berikutnya di CEV, setelah absen pada balapan terakhir karena cedera yang didapat saat kualifikasi di MotorLand Aragon. Pembalap Astra Honda ini sudah pulih sepenuhnya untuk menjalani balapan di Jerez dan kini mengincar hasil bagus lagi di Moto2 European Championship. Gerry saat ini berada di urutan ke-17 klasemen sementara dengan 16 poin.

“Akhir pekan kemarin saya mendapatkan tambahan pengalaman ketika berkesempatan mengikuti balapan Moto2 World Championship di Aragon. Semoga pengalaman tersebut dapat menambah skill balap saya pada akhir pekan ini ketika turun di Sirkuit Jerez. Saya akan berusaha memberikan hasil terbaik untuk Indonesia, mohon doa dan dukungannya,” ujar Gerry.

Selain Gerry Salim, pada putaran keenam ajang balap CEV Moto2 World Championship pebalap binaan AHRT lainnya yaitu Andi Farid Idzihar juga akan turun mendampingi Gerry setelah mendapatkan kesempatan wild card yang kedua kalinya.

“Senang sekali saya bisa kembali mendapat kesempatan balap di CEV. Saya akan manfaatkan kesempatan di Jerez ini sebaik mungkin untuk bisa menunjukkan potensi saya. Semoga saya dapat mencatatkan hasil balap yang positif di akhir pekan ini,” ujar Andi.

CEV Moto3 Junior World Championship akan digelar Minggu (29/9/2019), pukul 16.00 WIB dan 19.00 WIB. Sementara CEV Moto2 European Championship akan berlangsung pada pukul 18.00 WIB. Balapan bisa disaksikan secara langsung lewat channel resmi FIM CEV di YouTube.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Kalahkan Usakti di Final, STIE Tribuana Juarai LIMA Volleyball Nationals Season 7

Tim STIE Tribuana juarai LIMA Volleyball Nationals Season 7 Malang. (deny rahmawan)
Tim STIE Tribuana juarai LIMA Volleyball Nationals Season 7 Malang. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Final LIMA Volleyball Nationals Season 7 mempertemukan dua tim kuat, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana (STIE Tribuana) Bekasi dan Universitas Trisakti (Usakti) di Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Jumat (27/9).

STIE Tribuana akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Usakti dengan skor 3-2 (21-25, 25-13, 25-23, 23-25, 15-9).

Selama lima set ini, STIE Tribuana sudah mengumpulkan 75 poin lewat permainannya dari total 109 poin yang didapatkan. Affin Drinata menjadi penyumbang angka terbanyak di laga ini dengan 18 poin. Pada laga ini, pemain yang melakukan umpan paling banyak adalah Rafly Padila Akbar dengan 40 assist.

Di sisi lain, permainan yang ditampilkan Usakti menciptakan 54 poin dari 95 poin yang dihasilkan selama lima set. Angka terbanyak dicetak I Gede Wira Yudha Putra dengan 21 poin. Usakti melakukan assist sebanyak 37 kali di laga ini, dan Johan Freederick Sanger melakukan 34 assist.

Dengan hasil ini, STIE Tribuana menjadi juara LIMA Volleyball Nationals Season 7. Mereka menjadi tim yang meraih gelar pertama fase Nationals. Musim lalu, tidak ada fase Nationals, tetapi LIMA Volleyball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference and Nusantara Conference Season 6.

Usakti, juara region Jakarta Raya, harus puas berada di posisi runner-up. Meski ada yang menang dan kalah, kedua tim ini sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya di LIMA Volleyball Nationals Season 7 ini.

“Kami senang bisa menjadi juara di Nationals ini. Kemenangan ini merupakan hasil dari jerih payah para pemain. Saya selalu mengatakan bahwa kalau mereka berjuang pasti akan ada hasilnya. Anak-anak bisa membuktikannya. Semoga mereka bisa menjadi mahasiswa yang tangguh dan bisa mengharumkan nama kampus dan bangsa,” kata pelatih STIE Tribuana, Delvi Amri.

Sementara itu, pelatih Usakti, Desi Ramdani, mengapresiasi prestasi yang sudah diraih anak didiknya.

“Kami memang ingin menang. Namun, kami dan STIE Tribuana merupakan senior dan junior. Oleh karena itu, siapa pun yang menang kami pasti akan menerimanya. Saya tetap bangga dengan prestasi yang sudah diraih anak-anak sampai sekarang,” katanya.

Posisi ketiga diduduki Universitas Mitra Karya (Umika). Tim tersebut tanpa otomatis naik ke peringkat tiga karena Unisma 45 Bekasi tak hadir atau WO.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

UIN Maliki Ditaklukkan Tim Voli Unisma 45 Bekasi di Ajang LIMA Season 7

Tim UIN Maliki vs Unisma Bekasi. (istimewa)
Tim UIN Maliki vs Unisma Bekasi. (istimewa)

MALANGVOICE – Tim voli putra UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang dikalahkan tim Unisma 45 Bekasi di ajang LIMA Volleyball Nationals Season 7.

Bertanding di Sport Center UIN Maliki, Rabu (25/9), tuan rumah kalah dengan skor 0-3 (23-25, 11-25, 19-25).

Meski tak meraih hasil baik, UIN Maliki sudah melakukan perlawanan dengan baik. Dalam beberapa kesempatan, mereka juga sempat mengungguli lawan. Selama tiga set, permainan mereka menghasilkan 37 poin dari 53 poin yang didapat. Bagas Ardiansyah Fajriyan menyumbang angka terbanyak dengan 12 poin. Umpan yang dilakukan Bagas dkk. sebanyak 29 kali, dan 26 assist dilakukan oleh salah satu setter mereka, Faiz Daroini.

Di sisi lain, Unisma Bekasi menghasilkan 75 poin di laga ini. Dari total poin tersebut, 55 poin diciptakan berkat permainan mereka. Fery Setyawan TB menyumbang 16 poin lewat spike dan block point. Total spike yang dilakukan para pemain Unisma Bekasi adalah 43 kali spike, dan 44 assist. Tosser mereka, M. Irvan Gunawan melakukan 41 kali assist di laga ini.
UIN Maliki pun masih akan mempersiapkan diri untuk meneruskan perjuangannya di LIMA Volleyball musim depan.

“Para pemain bertanding dengan santai tanpa tekanan. Meskipun kemungkinannya kecil untuk lolos dari fase grup, semangat mereka tetap luar biasa untuk memberikan yang terbaik. Kami akan mencoba memenuhi harapan kampus yang ingin tim UIN Maliki menjadi juara tahun depan. Oleh karena itu, kami akan melakukan evaluasi dan memperbaiki kekurangan teknis dan mental mereka pada musim depan,” kata Ririn Agustina, manajer UIN Maliki Malang.

Di pertandingan lain, tim Universitas Negeri Malang (UM) kalah dari tim Universitas Trisakti (Usakti).

Pada babak penyisihan terakhir Pul Merah yang digelar di Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) tersebut, UM mengalami kekalahan dengan skor 1-3 (17-25, 22-25, 25-23, 17-25).

LIMA Volleyball Nationals Season 7 masih akan berlangsung hingga Jumat (27/9). Pertandingan semifinal akan digelar pada Kamis (26/9).(Der/Aka)

BNN Kota Malang

UM Akhiri Laga Pul Merah LIMA Volleyball Nationals Season 7

Istimewa

MALANGVOICE – Kemenangan Universitas Negeri Malang (UM) akhiri laga Pul Merah di hari kedua LIMA Volleyball Nationals Season 7 saat melawan Universitas Islam Malang (Unisma), Selasa (24/9).

Istimewa

Laga yang berlangsung di Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim ini, UM berhasil raih skor 3-2. Sebelumnya, kedua tim ini pernah bertemu di babak penyisihan LIMA Volleyball: McDonald’s East Java Conference Season 7. Di laga tersebut, UM memenangi pertandingan dengan skor 3-0. Setelah kembali bertemu di LIMA Volleyball Nationals Season 7 ini, kemenangan masih dipegang oleh UM dengan skor yang berbeda.

Meski harus mengalami kekalahan, Unisma telah menunjukkan peningkatannya lewat laga ini. Dari 116 poin yang didapatkan UM, 79 poin berasal dari permainan para student-athletenya.

Seperri Sofio Oulfan yang telah menyumbang poin paling banyak dengan 19 poin. Bahkan UM juga melakukan spike sebanyak 55 kali, fake spike 13 kali, serta 68 kali assist. Setter mereka, Bimantara Kusuma, melakukan 41 kali assist di laga ini. UM juga melakukan tiga kali service ace dan tiga block point.

Kemdati demikian, permainan Unisma juga banyak menghasilkan poin, meski berbeda sembilan angka dari UM. Unisma mengumpulkan 70 poin dari total 85 poin yang dihasilkan. Wahyu Hendri Saputro dan Chandra Kurnia Sandy sama-sama menyumbang 19 poin pada pertandingan ini.

Selain itu, Unisma juga unggul di block point dengan total 18 poin. Spike yang dilakukan Unisma sebanyak 35 kali dan assist 47 kali. 45 assist berasal dari setter andalannya, Asyrur Bobby Adroby.

“Anak-anak memang saya lepas agar bisa bermain dengan tenang dan berkreasi sendiri. Di conference kemarin kami juga sudah bertemu dengan Unisma. Jadi, tahu tentang permainan satu sama lain. Namun, semangat mereka terus menurun hingga kami terus mengingatkan kepada mereka bahwa kompetisi ini sudah Nationals dan tidak mudah untuk mencapai titik ini. Pihak kampus sudah memberikan apresiasi kepada kami di laga conference kemarin. Jadi, kami ingin membuktikan kemampuan kembali di Nationals ini,” ujar Pelatih UM, Stefanus Freedy Dwi.

Sementara itu, Pelatih Unisma, Hafis Syarifudin tak berkecil hati dengan permainan yang ditampilkan anak asuhnya. Ia juga mengakui bahwa mereka mengalami peningkatan dari fase konferensi ke nasional.

“Keberuntungan belum ada di pihak kami hari ini. Akan tetapi, saya senang dan bangga melihat peningkatan mereka di Nationals ini. Kami akan terus berusaha hingga babak penyisihan terakhir nanti. Pihak kami sangat mendukung kompetisi ini sehingga kami juga akan tetap berusaha memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Dengan hasil ini, tak ada perubahan di peringkat klasemen. UM yang masih menempati peringkat ketiga akan bertanding dengan tim Jakarta,yakni Universitas Trisakti. Sedangkan Unisma yang berada di dasar klasemen masih akan berjuang untuk melawan STIE Tribuana Bekasi. Kedua laga tersebut akan berlangsung pada Rabu (25/9) besok. (Der/Ulm)

BNN Kota Malang

Kalahkan JMS di Partai Final, Tim Bintang Juara Kapolres Malang Cup 2019

Tim Futsal JMS dan Bintang saat foto bareng. (Toski D)
Tim Futsal JMS dan Bintang saat foto bareng. (Toski D)

MALANGVOICE – Tim Futsal Jurnalis Malang Selatan (JMS) harus puas keluar sebagai runner up dalam Turnamen Futsal yang bertajuk Kapolres Malang Cup 2019. Tim wartawan itu dikalahkan Tim futsal Bintang dengan skor tipis 5 – 4, Jumat (20/9) malam.

Kompetisi futsal yang digelar untuk memperingati HUT Ke-64 Satuan Lalu-Lintas yang digelar Satlantas Polres Malang ini, diikuti oleh 16 tim yang terdiri dari jajaran Kepolisian, masyarakat umum dan wartawan.

Manager Tim JMS, Ahmad Cahyono mengaku sangat puas dan bangga dengan raihan prestasi tim futsal JMS yang meraih Juara Dua, walau tidak diperkuat tiga pemain inti

“Alhamdulillah kita bisa raih runner up. Ini target yang cukup baik. Meski di babak empat besar dan final kemarin tiga pemain kami absen,” ungkapnya.

Dalam babak pertama dilaga final, tim JMS sempat tertinggal 3-1 dari para pemain Bintang. Permainan cantik tim Bintang ini, membuat tim JMS kesulitan berkembang untuk memainkan skema strategi dari manager. Skor bertahan sampai turun minum.

“Dibabak pertama, kami kesulitan mencari celah untuk menyerang,” jelasnya.

Pemenang dalam turnamen futsal ini akan memperoleh hadiah berupa piala dan uang pembinaan yang akan diserahkan langsung oleh Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung pada puncak HUT ke-64 Satuan Lalu-Lintas di Lapangan Satya Haprabu Polres Malang, Sabtu (21/9). (Der/Ulm)

BNN Kota Malang

Plt Bupati Malang Berangkatkan Porsadin Tingkat Jawa Timur ke-IV Tahun 2019

Plt. Bupati Malang, HM Sanusi saat mengalungkan sorban secara simbolis kepada perwakilan peserta. (Istimewa/Humas)
Plt. Bupati Malang, HM Sanusi saat mengalungkan sorban secara simbolis kepada perwakilan peserta. (Istimewa/Humas)

MALANGVOICE – Sebanyak 24 kontingen Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (Porsadin) Tingkat Jawa Timur ke-IV Tahun 2019 diberangkatkan oleh Plt Bupati Malang HM Sanusi, di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Panji, Kepanjen, Jumat (19/7).

Dalam sambutannya, Plt Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kontingen, baik para pelatih dan juga santri yang akan mengikuti Porsadin.

“Pada para kontingen Porsadin, selamat bertanding, dan semoga seluruh kontingen Kabupaten Malang mendapatkan kemudahan dan kelancaran serta mampu menorehkan prestasi yang membanggakan hingga tingkat Nasional nantinya,” ungkapnya.

Sebab, lanjut Sanusi, Porsadin ini merupakan salah satu ajang bergengsi, khususnya bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah untuk membangun sinergi dan ikatan silaturahmi antar Madrasah Diniyah, serta memperkuat peran, fungsi dan posisi organisasi FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah).

“Porsadin ini selain sebagai wadah strategis dalam membangun sinergi dan ikatan silaturahmi, juga sebagai ajang untuk menampilkan bakat dan kemampuan para santri di level yang lebih tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, DPC FKDT Kabupaten Malang, Qomarudin Sholeh mengantakan, Porsadin yang di gelar rutin dua tahunan ini merupakan yang ke IV Tingkat Jawa Timur, dan bakal diselenggarakan di Trenggalek mulai hari ini hingga hari Minggu (19 Juli s/d 21 Juli).

“Dalam Porsadin di Trenggalek ini kami berharap anak-anak bisa berprestasi secara maksimal. Minimal bisa mempertahankan prestasi yang pernah diraih,” tandasnya.

Untuk diketahui, dalam Porsadin sebelumnya, para santri santriwan dan santriwati Kabupaten Malang mampu menorehkan prestasi yang membanggakan, yaitu di tahun 2015 sila, bisa meraih juara dua untuk jenis seni murrotal, sedangkan Porsadin yang ketiga Tahun 2017 palu dapat meraih juara satu untuk lari split.(Hmz/Aka)

BNN Kota Malang

Atlet Futsal dan Sepak Bola Kota Malang Dikirim ke Tim PON 2020

Ketua PSSI Kota Malang, Haris Thofly. (deny rahmawan)
Ketua PSSI Kota Malang, Haris Thofly. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Empat atlet futsal Kota Malang dikirim untuk persiapan PON 2020 di Papua. Para pemain ini semua tampil di Porprov VI Jatim 2019 kemarin.

Keempatnya adalah Sigit Joko Pamungkas, M Nofal, Fani Rakhasiwi dan Andhika Agraprana.

Ketua PSSI Kota Malang, Haris Thofly, mengatakan, dipanggilnya empat pemain itu merupakan sebuah kebanggaan. Itu menunjukkan kualitas atlet Kota Malang masih bisa bersaing. Meski tim futsal di ajang Porprov VI Jatim kemarin hanya mampu meraih perak.

“Pemain kemarin sudah menunjukkan kerja kerasnya di lapangan saat Porprov 2019. Sekarang buktinya ada yang dipanggil untuk PON 2020,” katanya.

Selain itu, ada satu pemain tim sepak bola asal Kota Malang juga dipanggil tim PON, yakni Dicky Agung alias Bayem. Pemain berposisi striker itu sebelumnya juga dipercaya tampil di Porprov VI Jatim.

Haris mengatakan, PSSI akan terus melakukan pembinaan kepada atlet muda. Hal itu penting dilakukan agar bisa meraih target maksimal di ajang Porprov VII Jatim yang rencananya bakal digelar pada 2021.

“Ajang kemarin diharap bisa jadi awal kebangkitan futsal dan sepak bola di Kota Malang,” tandasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Digerojok Dana 12 Miliar Prestasi Malah Anjlok, Sutiaji: KONI Perlu Dievaluasi

Wali Kota Malang Sutiaji. (Aziz Ramadani MVoice)

MALANGVOICE – Wali Kota Malang angkat suara terkait merosotnya prestasi di ajang Porprov ke-VI Jatim. Orang nomor satu di Pemkot Malang itu minta KONI evaluasi total setiap cabang olahraga (cabor).

“Ya perlu evaluasi, semua itu perlu evaluasi,” kata Sutiaji, belum lama ini.

Apalagi, lanjut dia, Pemkot Malang memberikan dana hibah jumlahnya tak sedikit. Dibandingkan Sidoarjo dan Kediri yang meraih posisi ketiga dan kedua, anggaran untuk KONI Kota Malang lebih besar. Tepatnya Rp 12 miliar.

“Dana hibah untuk KONI, mulai 2015 Porprov di Banyuwangi, 12,5 miliar rupiah, yang 500 (miliar) untuk Pramuka. Artinya kita tidak ada masalah dengan dana. Sidoarjo dan Kediri itu antara 8-9 miliar rupiah,” urai Sutiaji.

Sutiaji menginginkan ada evaluasi dari masing- masing cabor. Pihaknya bakal menanti laporan tersebut dari KONI.

“Menurut saya perlu koreksi masing-masing cabor bagaimana itu, mulai latihannya, sistem kompetisinya bagaimana. Porprov kan empat tahun sekali, pembinaan tiga tahun, kita 12 miliar terus (dana hibah),” pungkasnya.(Hmz/Aka)

BNN Kota Malang

Komunitas