Hari Jadi KONI ke-82, Eddy Wahyono Harapkan Prestasi Terbaik dari Kota Malang

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono. (deny rahmawan)
Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Hari jadi ke-82 KONI dirayakan secara sederhana di KONI Kota Malang. Seluruh pengurus menggelar potong tumpeng dan tes PCR/Eclia, Kamis (15/10).

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono, mengatakan, peringatan hari jadi ini tetap dilakukan meski di tengah pandemi Covid-19. Karena itu, momen hari jadi ke-82 ini dimanfaatkan sekaligus menggelar rapid test.

Rapid test pengurus KONI Kota Malang. (istimewa)

“Total ada 35 pengurus yang ikut tes PCR Eclia. Kami menggandeng PMI. Hasilnya diketahui besok, kalau ada yang reaktif langsung kami swab,” kata Eddy Wahyono.

Pada momen itu, Eddy Wahyono berharap kepada seluruh pengurus agar bisa mendorong atlet meraih prestasi.

Dengan prestasi yang didapat, bisa membawa nama baik daerah hingga mewakili ke tingkat nasional.

“Kalau dilihat, KONI Kota Malang harapannya bisa sumbangkan prestasi terbaik untuk tingkatan nasional. Karena KONI daerah yang membina bukan dari pusat,” tandasnya.(der)

Pemain Anyar Arema FC, Bruno Smith Positif Covid-19

Bruno Smith menjalani tes kesehatan. (Dok. Arema FC)

MALANGVOICE – Legiun asing Arema FC, Bruno Smith terkonfirmasi terinfeksi Covid-19. Pemain asal Brasil ini terpaksa berpisah bersama tim karena menjalani perawatan dan karantina.

Pemain 28 tahun yang baru datang awal pekan ini diketahui positif Covid-19 setelah menjalai tes swab pada Selasa (6/10) lalu.

Dokter tim Arema FC, Nanang Tri Wahyudi, membenarkan hal tersebut. Sekarang ini, Bruno Smith menjalani isolasi mandiri di safe house yang disediakan Arema FC.

“Dia tidak ada gejala apa-apa. Hanya preventif saja maka Bruno diisolasi mandiri,” kata Nanang saat dikonfirmasi MVoice, Rabu (7/10).

Isolasi mandiri yang dilakukan Bruno Smith ini membutuhkan waktu kurang lebih 10 hari. Kemudian ia akan menjalani tes swab untuk mengetahui kondisi lebih lanjut.

Pererat Persaudaraan Sekaligus Unjuk Skill, GM FKPPI Kota Malang Gelar Futsal Bareng

Ketua FKPPI Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menghadiri kegiatan Futsal Bersama, Minggu (4/10/2020).

MALANGVOICE – Dalam rangka mempererat tali persaudaraan dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 75 Tentara Republik Indonesia (TNI), GM FKPPI (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri) Kota Malang menggelar olahraga futsal bersama di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu, (4/10).

Ketua GM FKPPI Kota Malang Rudi Nugroho mengatakan, digelarnya kegiatan tersebut diharapkan antara pengurus bisa saling kenal satu sama lain. Karena itulah, dia menyampaikan kegiatannya bertajuk Selamat Datang Sahabat “Futsal Bersama”.

”Biasanya, organisasi itu antar pengurus tidak saling kenal. Karena itu, dengan kegiatan seperti ini, sambil olahraga, bisa saling kenal dan mempererat tali persaudaraan untuk organisasi kedepannya,” terangnya.

Di sisi lain, dia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini juga agar ada kekompakan antar anggota organisasi. Baik saat dalam bekerja maupun berkegiatan di organisasi.

”Kalau bisa kerja bareng dan berkegiatan bareng. Tentunya akan lebih indah. Sehingga nilai persahabatan itu tidak hanya terbatas pada organisasi masing-masing,” tuturnya.

Oleh sebab itulah, Rudi menyampaikan kegiatan tersebut digelar dengan begitu guyubnya. Dia menyampaikan ada tujuh tim futsal dengan total kurang lebih ada 100 orang.

”Ada tujuh tim yang ikut tadi dengan kurang lebih ada 100 orang. Tapi, tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan. Karena saat ini masih dalam kondisi pandemic Covid-19,” ungkapnya.

Sementara, Ketua FKPPI Kota Malang Sofwan Edi Jarwoko mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan daripada GM FKPPI Kota Malang tersebut. Namun demikian, paling utama menurutnya perannya organisasi dalam mewarnai aktivitas Pemerintah Kota Malang.

”Peran pemuda kedepannya bagaimana dalam mewarnai aktivitas Pemerintah Kota Malang. Seperti menjembatani program-program pemerintah yang belum sampai di Masyarakat,” ungkapnya.

Terutama tentang informasi pandemi Covid-19 atau virus corona. Salah satunya ikut berperan dalam mengedukasi masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.

”Tidak terkecuali terkait penghijauan. Sekalipun malang ini daerah pegunungan dan ketinggian. Tapi, menjaga kelestarian tetap harus dilakukan,” terangnya. (Der)

Tertib Administrasi, KONI Kota Malang Ubah Skema Anggaran by Program Tiap Cabor

Ketua KONI Kota Malang Eddy Wahyono. (deny rahmawan)
Ketua KONI Kota Malang Eddy Wahyono. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Memaksimalkan anggaran, KONI Kota Malang mengubah konsep pembinaan cabang olahraga (cabor).

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono, mengatakan, perubahan konsep anggaran ini agar memaksimalkan program dengan waktu yang tersisa tahun ini.

Diketahui dana hibah Pemkot Malang untuk KONI baru turun September ini dan harus dimaksimalkan untuk pembinaan atlet.

“Dulu kan program by anggaran, sekarang anggaran by program. Artinya para cabor harus mempunyai program dulu baru anggaran menyusul,” kata Eddy.

Perubahan penggunaan anggaran ini sudah disosialisasikan kepada seluruh cabor KONI Kota Malang. Mereka pun diminta menjelaskan atau presentasi program yang akan digelar dengan kurun waktu tiga bulan ke depan.

“Sudah 27 cabor yang presentasi program. Nah, nanti kami pilah apakah efektif. Kalau tidak kami coret,” jelasnya.

Langkah ini, menurut Eddy, juga merupakan penertiban administrasi KONI Kota Malang. Ia tak ingin ada masalah saat audit anggaran nantinya.

“Sekarang kami upayakan untuk tertib. Ya mudah-mudahan bisa berjalan lancar ke depannya dan cabor bisa mengembangkan program dengan baik,” tandasnya.

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Atlet, KONI Kabupaten Malang Gandeng IBU

Ketua KONI Kabupaten Malang, H.Rosidyn (kedua dari kanan) saat foto bersama dengan Rektor IBU Nurcholish Sunuyekto (Baju merah). (Toski D).

MALANGVOICE – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang bersama IKIP Budi Utomo (IBU) Malang bekerja sama mendukung peningkatan kualitas pendidikan atlet di Kabupaten Malang.

Ketua KONI Kabupaten Malang, H Rosydin mengatakan, kerja sama ini selain untuk meningkatkan pendidikan atlet di Kabupaten Malang, juga untuk memberikan perhatian kepada para atlet berprestasi.

“Ini bentuk perhatian kami untuk memperhatikan masa depan para atlet Kabupaten Malang,” ungkapnya.

Sebab, lanjut Rosydin, dengan pendidikan tinggi dapat meningkatkan perekonomian para atlet, karena status Sarjana Strata Satu (S-1) para atlet dapat mencari pekerjaan yang layak.

“Tentu ini gayung bersambut, karena kami ingin meningkatkan SDM para atlet, agar nasib para atlet ke depannya bisa terjamin,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Rosydin, pendidikan sangatlah penting lantaran prestasi dalam olahraga memiliki keterbatasan usia. Sehingga kalau atlet tidak dibekali dengan akademik yang cukup, dikhawatirkan ke depan tidak memiliki masa depan yang seperti diidam-idamkan.

“Jika atlet memiliki memiliki prestasi gemilang, juga diperlukan pembekalan pendidikan dan keterampilan yang tinggi,” terangnya

Sementara itu, Rektor IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, Nurcholish Sunuyekto menyampaikan, langkah yang diambil oleh KONI Kabupaten Malang dinilai sangat bagus, dan dirinya berkomitmen akan menampung mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang olahraga.

“Sebagai Kampus yang memiliki kejuruan dalam bidang olahraga, kami siap menampung para atlet Kabupaten Malang,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut Nurcholish, dirinya bakal memberikan beasiswa bagi atlet yang berprestasi, dan akan menggratiskan biaya perkuliahan bagi atlet yang tidak mampu.

“Bagi atlet yang berprestasi akan kami berikan beasiswa. Tapi, untuk atlet yang berasal dari keluarga tidak mampu, kami siap menggratiskan semua biaya perkuliahan mulai dari awal hingga akhir,” tukasnya.(der)

KONI Kota Malang Bahas Rencana Bentuk Cabor Esport

Eddy Wahyono
Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – KONI Kota Malang berencana membentuk cabang olahraga (cabor) baru, esport. Pembentukan ini sedang tahap pembahasan bersama komunitas esport.

Ketua KONI Kota Malang, Ir Eddy Wahyono, mengatakan, sudah ada pembahasan dengan tiga komunitas esport untuk pembuatan cabor baru. Ketiganya berkumpul dan sepakat seriusi cabor tersebut.

“Saya rasa ini baik ya, karena di Kota Malang banyak sekali komunitas sehingga ini sudah ada dasarnya atau sudah mengkristal,” kata Eddy Wahyono belum lama ini.

Eddy percaya cabor esport nantinya mampu membawa hasil baik di kejuaraan atau kompetisi yang digelar. Keoptimisan Eddy itu tak lepas dari banyaknya prestasi komunitas esport yang sudah berjaya di ajang lokal maupun nasional.

“Nanti kalau sudah matang bisa direkomemdasikan ke Pengprov Jatim untuk dibuatkan SK,” ujarnya.(der)

Gol AKBP Hendri Umar Bawa Polres Malang Unggul 2-0 dari Skuat JMR

Sepak bola
Kapolres Malang AKBP Hendri saat menendang finalti. (Istimewa)

MALANGVOICE – Jalin keharmonisan, Polres Malang gelar Laga sepak bola dengan Jurnalis Malang Raya (JMR) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Jumat (25/9).

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar tak ingin ketinggalan beraksi mengolah si kulit bundar. Hasilnya, Polres Malang bobol gawang tim JMR dua gol tanpa balas.

“Tujuan digelarnya laga persahabatan ini untuk mempererat kebersamaan dan simbiosis mutualisme antara jajaran Polres Malang dan Jurnalis,” ungkapnya, saat ditemui usai mengikuti laga tersebut.

Hendri yang gemar berolahraga ini semangat mengadendakan kegiatan serupa sekaligus menjaga tubuh agar tetap fit. Harapannya tentu terhindar dari penyakit terutama virus corona.

“Laga-laga seperti ini akan terus kita gelar. Mungkin nanti Triatlon (Trilomba) atau bersepeda. Yang penting kompak, agar kita tidak stress menjalani pekerjaan di tengah Covid-19,” tegasnya.

Sebagai informasi, dalam pertandingan persahabatan tersebut, JMR FC harus mengakui keunggulan tim jajaran Polres Malang yang telah berhasil menyarangkan bola ke gawang JMR FC 2-0.

Dua gol tim Polres Malang tersebut disumbangkan oleh Wakapolres Malang, Kompol Tony Kasmiri dan Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar melalui tendangan penalti.(der)

Carlos Oliveira Tak Ingin Main-Main di Arema FC

Pelatih Arema FC, Carlos Oliveira. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Carlos Oliveira, mengaku tak akan main-main bersama tim barunya. Meski di kompetisi Liga 1 tahun ini tidak ada degradasi, namun ia siap habis-habisan melakukan yang terbaik.

“Siapa mau berada di papan di bawah, semua pelatih tidak ada yang mau. Saya akan junjung tinggi siapa yang saya bela. Saya datang ke sini untuk menang, saya tidak ingin main-main, saya ingin berprestasi,” ujarnya.

Keoptimisan pelatih asal Brazil ini bukan tanpa sebab, ia ingin petualangannya bersama Singo Edan bisa membawa ke kompetisi yang lebih tinggi lagi, yakni di level Asia.

Carlos sendiri mengaku akan membuat Arema FC bermain agresif. “Saya dulu bermain sebagai penyerang, saya berusaha ajarkan permainan bagus,” lanjutnya.

Semenjak dikenalkan sebagai pelatih kepala, Carlos langsung memantau latihan anak asuhnya di Stadion Kanjuruhan. Rencananya sore ini juga ada game internal. Di sana ia mengaku bakal dijadikan persiapan Liga 1 yang kembali bergulir Oktober ini.

“Persiapan hanya tiga atau dua pekan tidak masalah, yang penting sinergi pemain terbentuk dan ada tekad untuk juara,” tandasnya.(der)

Arema FC Kenalkan Pelatih Anyar Carlos Oliveira

Carlos Oliveira. (istimewa)

MALANGVOICE – Menyambut lanjutan kompetisi Liga 1, Arema FC merekrut pelatih kepala baru, Carlos Oliveira. Pelatih asal Brazil ini diperkenalkan manajemen pada Kamis (17/9).

Carlos Oliveira menggantikan posisi Mario Gomez yang memutuskan hengkang dari Arema FC. Perkenalan pelatih dilakukan secara daring live Zoom karena mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, mengatakan, pergantian pelatih ini adalah hal penting dalam tim. Manajemen melihat ada potensi Carlos yang bisa membuat Singo Edan lebih baik di kompetisi.

“Target kami selalu go Asia, tapi ada misi selundupan bentuk tim untuk musim 2021 karena musim depan sangat berat. Jadi ini bisa jadi batu loncatan persiapan 2021 mumpung musim ini tidak ada degradasi,” kata Ruddy.

Selanjutnya Ruddy mengatakan, tidak ada kendala soal perekrutan mantan pelatih Becamex Binh Duong, klub asal Vietnam ini karena sepakati kerja sama kontrak harga “pandemi”.

“Nanti kalau prestasi bagus otomatis harga mengekor prestasi. Tapi sekarang coach Carlos sepakat harga pandemi,” ujar Ruddy.

Sementara itu Carlos Oliveira, mengaku sangat senang bisa berada di Malang meskipun menempuh perjalanan panjang dari Vietnam ke Indonesia.

“Saya sangat senang sekali bisa kerja sama dengan Arema dan saya ingin membawa Arema lebih bagus lagi dan lebih berprestasi,” katanya.

Hal lain yang membuat Carlos berminat melatih Singo Edan ini adalah faktor suporter. Carlos mengetahui banyak Aremania yang mendukung Arema saat bermain. Carlos juga merasakan langsung euforia suporter di media sosial.

“Saya lebih senang lagi karena suporter luar biasa, banyak antusias bisa memberi motivasi lebih berprestasi. Suporter sangat luar biasa Aremania,” lanjutnya.

Menurut Carlos Oliveira, Malang mempunyai karakteristik yang berbeda dengan kota lain. Ia menyebut warga Malang sangat baik menyambut kedatangannya.

“Saya lihat orang Malang sangat baik, ramah, saya respek sekali buat yang ada di sini, karena baik semua. Saya pasti belajar banyak di sini jadi kalau makan mau coba apapun yang penting jangan pedas,” tandasnya.(der)

125 Atlet dan Pelatih di Kota Batu Dapat Jaminan Asuransi BPJS

Penangangan MoU antara Koni Kota Batu dengan BJPS Ketenagakerjaan (Humas Kota Batu)

MALANGVOICE – Terdapat 36 atlet dan pelatih akan mendapat jaminan asuransi dari BPJS bulan September. Sementara pada Oktober mendatang akan bertambah menjadi 125 atlet.

Hal ini diungkap Ketua KONI Kota Batu, Mahfud. Ia mengatakan jaminan sosial ini diberikan dalam rangka kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan keselamatan atlet yang akan mengikuti Pusat Pelatihan Kota (Puslatkot).

“Yang ikut BPJS bulan ini (September) 36 atlet dan pelatih, bulan Oktober akan bertambah sekitar 125 atlet yang baru mengikuti Puslatkot,” ungkap Mahfud saat dihubungi lewat pesan tertulis, Rabu (9/9).

KONI Kota Batu, lanjut Mahmud, memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh (9/9) dengan melakukan sosialisasi olahraga dengan melakukan jalan sehat dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan bagi-bagi masker. Peserta jalan sehat merupakan pengurus dan atlet di tiap-tiap Cabor.

“Melalui Haornas kami mengajak semua masyarakat untuk rajin berolahraga mengingat melalui olahraga dapat meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh. Dengan tetap menjaga, mengikuti protokol kesehatan,” lanjut Mahfud.

Dalam acara ini, dihadiri Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang, Imam Santoso, sekaligus dilakukan nota kesepahaman antara KONI dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Harapannya agar atlet dan pelatih semakin bersemangat, termotivasi dengan adanya jaminan asuransi ini,” tutur Mahfud.

Sementara, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang, Imam Santoso mengapresiasi KONI Batu yang bersedia memberikan perlindungan bagi atlet dan pelatihnya. Dengan harapan akan merasa terlindungi selama bertanding dan bisa meraih prestasi.

“Kami mewakili negara, hadir memberikan perlindungan kepada seluruh unsur masyarakat. Sehingga bisa diterima seluruh unsur profesi kegiatan lainnya di Kota Batu,” ujar Imam.

Sedangkan, Walikota Batu, Dewanti Rumpoko mengapresiasi KONI yang peduli kepada atlet melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.(der)