Milo Puji M Rafli Usai Arema FC Kalahkan Persebaya Surabaya

M Rafli. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – M Rafli mendapat pujian dari pelatih Arema FC, Milomir Seslija usai timnya sukses menaklukkan Persebaya Surabaya, Kamis (15/8).

M Rafli sendiri tidak main sebagai starter, ia masuk di menit 30 menggantikan Jayus Hariono yang baru sembuh cedera. Masuknya Rafli membuat serangan Arema berkembang dan berhasil membuat gol yang diciptakan Dendi Santoso.

Meski Rafli tak mencatatkan namanya di papan skor saat pesta kemenangan di Stadion Kanjuruhan, namun, Milo sapaan akrab Milomir Seslija, mengatakan Rafli cocok menjadi man of the match.

“Rafli bergerak di semua lini, dia memiliki passing akurat,” katanya.

“Saya memasukkan Rafli karena ingin agresivitas bertambah. Saya ingin lebih kuat dan kami tahu kelemahan Persebaya, beruntung Rafli bisa menang duel dan menang di lini tengah,” tambahnya.

Kendati demikian, pelatih asal Bosnia ini juga menyanjung semua pemainnya yang sudah berjuang demi meraih hasil terbaik.

“Semua tim juga bermain bagus. Apalagi kami didukung penuh Aremania yang sangat luar biasa,” tandasnya.

Diketahui, pertandingan derby Jatim itu berakhir dengan skor 4-0. Gol Singo Edan dicetak Dendi Santoso (30′), Arthur Cunha (71′), Sylvano Comvalius (86′), dan Makan Konate (90+1). (Der/Ulm)

Pelatih Persebaya Siap Tanggung Jawab dari Kekalahan di Kandang Arema FC

Ruben Sanadi bersama Bejo Sugiantoro. (Deny Rahmawan)
Ruben Sanadi bersama Bejo Sugiantoro. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih caretaker Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, siap bertanggung jawab atas kekalahan telak timnya dari Arema FC di lanjutan Liga 1 2019.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kamis (15/8) ini berakhir dengan skor 4-0 bagi tuan rumah.

“Terima kasih bagi seluruh pemain yang sudah berjuang meski hasil tak sesuai harapan,” katanya usai pertandingan.

Kekalahan ini tentu menyakitkan bagi Persebaya Surabaya. Di saat tim Bajul Ijo membutuhkan hasil positif dari sederet hasil kurang bagus di kompetisi Liga 1, kini malah harus menelan pil pahit pada laga bertajuk Derby Jatim di Malang.

“Saya respek dengan pemain karena mau main situasi apapun. Saya salah strategi mungkkn untuk pergantian pemain. Saya tak ingin salahkan pemain, itu tanggung jawab saya sebagai caretaker,” ia menambahkan.

Meski begitu, Bejo menganggap ada sisi positif yang didapat usai pertandingan tadi. Yakni pola permainan Persebaya Surabaya menunjukkan ciri khasnya.

“Ciri khas terlihat di semua pemain, dalam situasi apapun dan sewaktu ketinggalan, mereka mau berjuang. Itu sisi positif,” ujarnya.

Sementara itu, pemain Persebaya Surabaya, Ruben Sanadi, mengaku akan tetap menerima kekalahan dengan kepala tegak. Ia berharap ada hasil baik di pertandingan selanjutnya.

“Kami tetap bersama-sama dari hasil ini. Kami akan fokus ke pertandingan lain,” tutupnya.(Der/Aka)

Milomir Seslija Sebut Gol Arema FC ke Gawang Persebaya Mirip di Liga Inggris

Milomir Seslija dan M Rafli usai pertandingan melawan Persebaya Surabaya. (deny rahmawan)
Milomir Seslija dan M Rafli usai pertandingan melawan Persebaya Surabaya. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Kemenangan besar Arema FC atas tamunya, Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan di lanjutan Liga 1 2019, Kamis (15/8) disyukuri Milomir Seslija. Ia bahkan menyebut semua gol yang tercipta sangat bagus.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan ini berakhir dengan skor 4-0. Empat gol Arema FC dicetak Dendi Santoso (30′), Arthur Cunha (71′), Sylvano Comvalius (86′), dan terakhir Makan Konate (90+1′).

“Semua gol bagus dan fantastis. Mungkin hanya bisa lihat gol itu saat menonton Liga Inggris, tapi hari ini tersaji di Stadion Kanjuruhan,” kata Milo, sapaan akrabnya.

Dalam pertandingan itu, Milo mengaku tak mudah mengalahkan Persebaya Surabaya.

“Ini pertandingan sulit karena kami butuh menang, tapi pemain saya bermain pintar dengan menutup kesempatan Persebaya melakukan serangan,” katanya usai pertandingan.

“Seperti saya bilang sebelumnya, pertandingan ini kuncinya adalah mental dan kualitas,” ia menandaskan.(Der/Aka)

Arema FC Menangi Derby Jatim Lawan Persebaya Surabaya

Arema FC ve Persebaya Surabaya. (MVoice)
Arema FC ve Persebaya Surabaya. (MVoice)

MALANGVOICE – Kemenangan besar diraih Arema FC saat menjamu Persebaya Surabaya di lanjutan Liga 1 2019, Kamis (15/8). Pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan itu berakhir dengan skor 4-0.

Gol Singo Edan dicetak Dendi Santoso menit 30, Arthur Cunha di menit 71, Sylvano Comvalius menit 86, dan Makan Konate di menit 90+1.

Di babak pertama, Persebaya nyaris mencetak gol lewat Amido Balde, namun gol itu dianulir wasit lantaran sang pemain terjebak offside.

Tim tuan rumah membuka keran gol dari kaki Dendi Santoso dari luar kotak penalti memanfaatkan bola liar di menit 30. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persebaya belum mampu memberi tekanan. Justru tensi permainan semakin tinggi. Beberapa kali wasit terpaksa menghentikan pertandingan karena pelanggaran.

Serangan demi serangan kemudian dilancarkan kubu Singo Edan. Hasilnya, gol kedua tercipta di menit 71. Arthur Cunha beraksi dengan tendangan voli hasil umpan silang Makan Konate yang tak bisa dibendung kiper Miswar Saputra. Skor 2-0.

Tak berselang lama, publik tuan rumah kembali dibuat bersorak karena gol ketiga bagi Arema FC. Kali ini berasal dari serangan balik dan kerja sama apik Makan Konate serta Sylvano Comvalius di menit 86. Konate mengirim bola lambung kepada Comvalius dan diselesaikan dengan tandukan mulus ke gawang Persebaya.

Pesta Arema FC di Stadion Kanjuruhan pun ditutup dengan aksi Makan Konate di menit 90+1. Pemain asal Mali ini dengan tenang menyarangkan bola ke gawang Miswar Saputra setelah mendapat umpan M Rafli. Skor 4-0 sekaligus menutup pertandingan bertajuk Derby Jatim tersebut.

Raihan tiga poin membuat Arema FC kokoh di peringkat 4 klasemen sementara Liga 1. Sementara itu Persebaya Surabaya berada di peringkat 7.(Hmz/Aka)

Lawan Persebaya, Milo: Mental dan Power Jadi Kunci Pertandingan

Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengaku sudah siap menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kamis (15/8).

“Mental dan power jadi kunci pertandingan nanti,” kata Milo, sapaan akrabnya.

Melawan Persebaya Surabaya, tim Singo Edan sedikit diuntungkan karena bermain di kandang. Meski begitu, Milo tak ingin Hendro Siswanto dkk. lengah. Apalagi pertandingan ini bertajuk Derby Jatim.

“Saya sudah sedikit mempelajari bagaimana Persebaya bermain. Mereka punya kualitas dan pemain cepat, mereka juga bisa main bola jauh karena punya striker tinggi,” jelasnya.

Arema FC sendiri bertekad mengembalikan performanya setelah dipermalukan Kalteng Putra di laga sebelumnya. Milo berharap banyaknya dukungan Aremania bisa membantu timnya bermain bagus dan meraih kemenangan.

“Kami hanya tak beruntung kemarin kalah. Sekarang kami beruntung ada Aremania di belakang saya,” harap pelatih asal Bosnia. (Der/Ulm)

Mental Jadi Kunci Persebaya Surabaya Lawan Arema FC di Kanjuruhan

Bejo Sugiantoro (tengah) saat konferensi pers. (Deny rahmawan)

MALANGVOICE – Persebaya Surabaya bakal melawan Arema FC di lanjutan Liga 1 2019, Kamis (15/8) di Stadion Kanjuruhan.

Pelatih caretaker Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, mengatakan, pertandingan ini bakal berlangsung ketat. Pasalnya, laga itu bertajuk Derby Jatim yang penuh dengan rivalitas.

“Rivalitas selalu ada antara Arema FC dan Persebaya. Pertandingan pasti bakal menarik,” katanya.

Untuk meredam kekuatan tuan rumah, Bejo menyatakan butuh satu hal, yakni mental. Mental dirasa penting untuk menjaga permainan tim Bajul Ijo di hadapan suporter Aremania.

“Mental salah satu kunci mengalahkan Arema, itu yang dibutuhkan. Kalau mental sudah siap, segi teknis taktik sudah diaplikasikan sendiri. Tentu pemain sudah ngerti,” jelasnya.

Dalam pertandingan itu, Persebaya tanpa diperkuat Hansamu Yama. Hal itu lantaran Hansamu mendapat larangan bermain dari Komdis PSSI. Atas kondisi tersebut, Bejo mengaku sudah mempersiapkan pengganti.

Ia berharap bisa mencuri poin di kandang Singo Edan.

“Kalau ada kans 100 curi poin, kenapa tidak?” tandasnya. (Der/Ulm)

SEA, Jersey Baru Bikinan Arema FC

Pengenalan jersey baru Arema FC. (Deny rahmawan)
Pengenalan jersey baru Arema FC. (Deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC resmi meluncurkan apparel jersey baru mereka di pertengahan Agustus ini. Ya, apparel itu adalah SEA (Singo Edan Apparel).

Putusnya kontrak dengan apparel lama, Munich X membuat Arema FC jadi salah satu alasan pergantian apparel itu.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan, sesuai namanya, apparel ini adalah buatan Arema sendiri. Proses launching apparel baru ini dilakukan pada Rabu (14/8) dengan dua warna, biru (home) dan putih (away).

“Besok lawan Persebaya Surabaya sudah dipakai jersey ini,” katanya.

Jersey SEA ini diklaim memiliki teknologi khusus yang bakal sulit dijiplak atau ditiru. Untuk filosofinya, Sudarmaji menyebut tidak jauh berbeda dari jersey lama, ada juga motif singa yang menggambarkan logo kebesaran tim Arema FC.

“Ada motif bulu singa dan slogan di dalam jersey. Harapannya jersey ini membawa efek positif dan semangat baru untuk Arema FC,” tambahnya.

Meski sudah diperkenalkan, penjualan jersey ini harus menunggu dalam waktu satu pekan mendatang. Hal itu dikarenakan karena masa produksi.(Der/Aka)

Ketahui Kondisi Fisik, Pemain Akademi Arema FC Bakal Punya Rapor Khusus

Para pemain melakukan tes fisik. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Para pemain Akademi Arema FC bakal mendapat program tes khusus untuk memantau fisik. Program itu bekerja sama dengan Active Movement.

Seluruh pemain akan menjalani tes fisik rutin selama tiga bulan sekali untuk mengukur ketahanan tubuh mereka sebelum bertanding atau mengikuti kompetisi.

Praktisi Physical Conditioning Active Movement, Ardhitya Zulfikar, hasil dari tes fisik itu nanti berupa rapor yang bisa dilihat tim pelatih maupun orangtua sendiri. Tujunannya tentu melihat kekurangan atau kelemahan serta potensi pemain itu sendiri.

Tim pelatih juga biss menggunakan rapor itu untuk gambaran penempatan posisi terbaik sang pemain di lapangan.

“Tes fisik ini untuk mengetahui kondisi fisik setiap pemain berdasar karakterisitik posisi dan menjadi pegangan pelatih untuk menentukan program latihan fisik selanjutnya. Serta bisa digunakan untuk menentukan komposisi pemain ketika pertandingan serta pertanggungjawabkan ke manajemen dan orangtua,” ujar Ardhit.

Beberapa tes yang dilakukan, dijelaskan Ardhit ada beberapa kategori. Mulai dari antropometri (tinggi badan + berat badan) BMI dan body fat, flexibility, power tungkai, otot perut, agility, dynamic balance dan endurance (Vo2max).

“Tahap awal adalah assesment kondisi fisik, karena kondisi fisik menjadi faktor pendukung utama untuk pemain sepakbola. Kami membuat instrumen tes kondisi fisik menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada di sepakbola,” lanjutnya.

Harapannya, dari tes ini para pemain usia dini bisa mengukur ketahanan fisiknya dan pasti bermanfaat apabila serius terjun ke sepakbola profesional. (Der/Ulm)

Arema FC Gunakan ‘Jubah’ Baru Lawan Persebaya Surabaya

Skuat Arema FC. (dok. Liga 1)
Skuat Arema FC. (dok. Liga 1)

MALANGVOICE – Arema FC bakal memperkenalkan jersey baru di akhir putaran pertama Liga 1 2019. Hal itu merupakan dampak putusnya kerja sama dengan apparel Munich X yang bekerja sama sejak awal musim ini.

Manajer Bisnis dan Marketing Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyatakan, jersey baru itu akan dikenalkan ke publik rencananya pada 14 Agustus besok atau sehari sebelum lawan Persebaya Surabaya.

“Akan dikenalkan dalam waktu dekat,” kata Inal, sapaan akrabnya.

Terkait merek jersey yang akan dikenakan penggawa Arema FC ini, Inal enggan membocorkan lebih banyak. Ia hanya memberi clue bahwa merek terbaru adalah produk dari Arema sendiri.

“Lokal saja. Soal nama nanti dikenalkan secara resmi,” jelasnya.

Dengan begitu, saat Arema FC menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kamis (15/8) mendatang, bisa jadi skuat arahan Milomir Seslija ini akan menggunakan jersey anyar tersebut.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan, soal bagaimana bentuk dan merek yang digunakan, publik diharap menunggu sampai perkenalan resmi.

“Kami pasti bikin jersey ada filosofinya. Apalagi rilis ini di bulan sakral bagi Arema dan Aremania,” singkatnya.(Der/Aka)

Milo Beri Kesempatan Nasir Tempati Posisi Baru saat Hadapi Persebaya

Arema FC saat melawan Persib Bandung. (dok. Liga 1)
Arema FC saat melawan Persib Bandung. (dok. Liga 1)

MALANGVOICE – Beberapa persiapan dilakukan Arema FC menjelang derby Jatim melawan Persebaya Surabaya, Kamis (15/8). Selain taktik dan strategi, Singo Edan berencana melakukan rotasi pemain.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengatakan, rotasi itu dilakukan karena beberapa pemain tak bisa diturunkan karena pemulihan cedera serta akumulasi kartu. Seperti Johan Ahmat Farizi dan Alfin Tuassalamony.

Sebagai gantinya, pelatih berkebangsaan Bosnia ini akan mencoba Nasir di fullback kiri menggantikan Farizi.

Ya, Nasir bakal berada di posisi barunya itu. Sebelumnya, pemain muda ini kerap bermain di sisi sayap membantu serangan.

Milo, sapaan Milomir Seslija, beralasan karena Nasir merupakan pemain potensial serba bisa. Posisi itu sebenarnya sudah dicoba saat Arema FC bertandang ke markas Kalteng Putra.

“Hamka dan Comvalius kembali. Tapi Farizi dan Dendi masih fifty: fifty. Tapi kami akan coba mainkan pemain lain,” katanya.

“Nasir bermain baik lawan Kalteng di posisi baru. Apalagi dia pemain kidal, dia seorang pelari pekerja keras dan bisa beri umpan simpel yang memudahkan teman,” lanjut Milo.(Der/Aka)

Komunitas