Tahan Imbang Arema FC, Pelatih Persija Mengaku Kecewa

Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares dan Tony Sucipto. (deny rahmawan)
Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares dan Tony Sucipto. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan melawan Arema FC. Laga lanjutan putaran kedua Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan berakhir dengan skor 1-1.

Persija sempat unggul lebih dulu lewat tandukan Marko Simic di menit 75. Arema FC baru bisa membalas gol di menit 87 dari sepakan penalti Makan Konate.

Terlepas dari hasil itu, tim Macan Kemayoran sebenarnya bisa unggul gol andai tendangan penalti Marko Simic di babak pertama tak ditepis kiper Arema, Kurniawan Kartika Ajie.

“Hasilnya tak berpihak pada kami. Kami sangat kecewa, padahal hari ini kami bermain bagus,” kata Edson usai pertandingan, Sabtu (23/11).

Selain itu, pelatih asal Brasil ini memprotes kepemimpinan wasit di laga tersebut, Ikhsan Prasetya Jati. Ia menilai ada beberapa keputusan wasit yang merugikan timnya. Salah satu paling krusial adalah pemberian penalti bagi Arema karena pemain Persija dianggap handball di kotak penalti.

“Kami seakan melawan 12 pemain hari ini. Kami seharusnya tidak dapat kartu kuning dan penalti. Kemudian saat kami menyerang di menit akhir, wasit menghentikan pertandingan. Padahal masih ada sisa waktu tambahan,” tandasnya.

Meski begitu, Edson tetap memuji penampilan anak asuhnya yang bermain konsisten di lima pertandingan terakhir tanpa kekalahan. “Selamat ke pemain, meski ada beberapa komposisi berubah tapi mampu mekaksanakan tugas dengan baik,” tandasnya. (Der/Ulm)

Persija Tahan Imbang Arema FC di Kanjuruhan

Arema FC vs Persija Jakarta. (deny rahmawan)
Arema FC vs Persija Jakarta. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Laga big match antara Arema FC menjamu Persija Jakarta berakhir imbang. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan ini ditutup dengan skor 1-1, Sabtu (23/11).

Bertindak sebagai tuan rumah, Arema FC berupaya menekan lebih dulu. Namun, solidnya pertahanan tim tamu belum bisa dibobol Makan Konate dkk.

Persija pun demikian, serangan yang dilancarkan Riko Simanjuntak dari sisi sayap belum bisa dimanfaatkan dengan baik. Bahkan kedua tim terlihat bermain lebih berhati-hati sehingga tampak monoton.

Di menit 43, Persija hampir saja unggul. Tim Macan Kemayoran mendapat peluang lewat titik penalti setelah Riko Simanjuntak dijatuhkan Agil Munawar di kotak terlarang. Sayang, Marko Simic yang menjadi eksekutor gagal mencetak gol karena bola bisa ditepis Kurniawan Kartika Ajie.

Di babak kedua, Arema FC berinisiatif menambah kekuatan dengan memasukkan Riki Kayame menggantikan Sunarto. Masuknya Kayame berdampak dengan masifnya serangan di sisi sayap.

Keasyikan menyerang, Arema FC justru kebobolan lebih dulu di menit 75. Serangan yang dilancarkan Persija dari sisi sayap Novri Setiawan diterima Marko Simic dengan tandukan kepala yang tak mampu ditepis kiper. Skor 0-1.

Tersentak dengan gol tim tamu, Arema FC mencoba mengubah strategi dengan memasukkan Sylvano Comvalius dan Takafumi Akahoshi.

Masuknya kedua pemain itu menambah daya gedor bagi Singo Edan. Hasilnya baru tercipta di menit 87 lewat gol Makan Konate. Pemain asal Mali ini sukses mengeksekusi bola dari titik penalti. Skor berubah 1-1.

Menjelang memasuki menit akhir, tensi pertandingan meningkat. Arema FC tetap ngotot mencetak gol agar bisa meraih tiga poin di kandang sendiri. Namun, usaha anak asuh Milomir Seslija ini belum membuahkan hasil.

Kedua tim akhirnya harus puas berbagi poin di pertandingan lanjutan Liga 1 2019. Hasil ini tetap membuat Arema FC berada di posisi 5 klasemen sementara. Sedangkan Persija Jakarta berada peringkat 12. (Der/Ulm)

Milo Ingin Gabungkan Karakter Arema FC dan Aremania saat Jamu Persija

Milomir Seslija. (deny rahmawan)
Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, berharap ada atmosfer bagus Stadion Kanjuruhan saat timnya menjamu Persija Jakarta, Sabtu (23/11).

Atmosfer itu, dikatakan pelatih asal Bosnia, bisa muncul dari karakter skuat Singo Edan dan Aremania. Diketahui saat laga home di Kanjuruhan, Arema selalu mendapat dukungan penuh suporternya, apalagi saat menjamu tim besar seperti Persija.

“Besok sangat krusial. Besok karakter Arema dan Aremania bisa jadi satu atmosfer bagus, dan berbuah hasil positif bagi kami,” katanya.

Milo menyatakan, karakter saat ini lebih penting daripada kualitas. Ia tak memungkiri setiap tim di Liga 1 pasti punya kualitas, namun beda dengan karakter. Hal itu yang harus ditunjukkan selama 90 menit pertandingan.

“Arema itu sangat spesial. Ada karakter khusus dari setiap komponen tim. Kadang orang hanya lihat kualitas, tapi karakter sangat penting,” ujarnya.

Tiga poin sangat diharapkan di laga besok untuk menjaga posisi atas klasemen sementara. Di pertandingan putaran pertama, Arema FC mampu menahan Persija Jakarta dengan skor 2-2. (Der/Ulm)

Lawan Persija, Arema FC Tidak ‘Pedulikan’ Marko Simic

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengaku tak akan menaruh perhatian khusus bagi striker Persija Jakarta, Marko Simic.

Diketahui Arema FC akan menjamu Persija Jakarta di lanjutan putaran kedua Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (23/11). Dalam laga itu tuan rumah sangat berhasrat mengamankan tiga poin.

Simic menjadi kekuatan andalan bagi tim Macan Kemayoran. Di pertandingan terakhir Persija, Simic mencetak dua gol dan mengantar timnya menang melawan Persela Lamongan dengan skor 4-3.

“Simic adalah pemain bagus, dia tahu timing dan arah bola,” kata Milo, sapaan akrab Milomir Seslija.

Menurut pelatih asal Bosnia, Simic bisa bermain bagus dikarenakan support dan suply bola yang bagus dari rekan setimnya. Jika difokuskan menjaga Simic, serangan lawan masih bisa dilancarkan. Karena itu ia punya strategi berbeda.

“Tak ada atensi khusus bagi Simic. Jangan salah, Simic dapat bola supli dari banyak pemain. Kalau kita jaga pemain lain, Simic tentu tak akan dapat bola dan tak cetak gol,” ujarnya.

Selain itu, Milo mengatakan bakal mencegah Persija menciptakan peluang. Hal itu berarti lini tengah Arema FC harus berjuang lebih agar tidak kehilangan bola dan terus mengkreasi serangan.

“Semua tergantung pemain tengah, ada Konate, Hanif dan lainnya yang bisa menjaga bola,” tandasnya.(Der/Aka)

Jamu Persija, Panpel Arema FC Siapkan Tiket Khusus bagi The Jakmania di Kanjuruhan

Aremania di Stadion Kanjuruhan. (deny rahmawan)
Aremania di Stadion Kanjuruhan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Panpel Arema FC menerapkan tiket khusus bagi suporter Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan. Diketahui kedua tim itu akan bertemu pada pekan 28 Liga 1 2019, Sabtu (23/11).

“Khusus The Jakmania (sebutan suporter Persija) harganya Rp100 ribu,” kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Kuota yang diberikan pun meningkat, kali ini The Jakmania akan disiapkan 7 ribu tiket. Para suporter itu nantinya akan diberi tempat di tribun pintu 13-14.

“Prosedur pembelian tiket The Jakmania secara kolektif dan tiketnya beda. Tapi untuk Aremania tetap tiketnya Rp40 ribu ekonomi,” lanjutnya. Sedangkan untuk kelas VIP dipatok harga Rp100 ribu dan VVIP Rp150 ribu.

Meski banyak perdebatan di media sosial terkait penetapan harga tiket itu, Sudarmaji menyatakan bahwa harga itu sesuai kesepatakan dengan Aremania.

Seperti diketahui, laga Arema FC melawan Persija Jakarta selalu ditunggu kedua suporter. Itu dikarenakan kedua basis suporter memiliki hubungan baik selama ini.(Der/Aka)

Arema FC Ditaklukkan Persib Bandung 3-0

Persib Bandung Vs Arema FC. (Mvoice)
Persib Bandung Vs Arema FC. (Mvoice)

MALANGVOICE – Persib Bandung menaklukkan Arema FC di lanjutan putaran kedua Liga 1 2019, Selasa (12/11). Laga yang dihelat di Stadion Si Jalak Harupat ini berakhir dengan skor 3-0.

Kemenangan ini sekaligus membalas pertemuan pertama kedua tim di Stadion Kanjuruhan. Di sana Arema menang telak 5-1.

Gol pembuka bagi Persib Bandung dicetak Kim Kurniawan saat pertandingan baru berjalan 6 menit. Gol tercipta lewat kerja sama apik di depan kotak penalti, Kim yang berdiri tanpa pengawalan berhasil memperdaya kiper Kartika Ajie lewat tendangan mendatar terarah.

Belum selesai babak pertama, tepatnya di menit 36, Omid Nazari mampu menggandakan keunggulan tuan rumah. Sepakan kerasnya tak bisa dibendung kiper, bola menatap mistar gawang sebelum masuk menjadi gol. Skor 2-0.

Pertandingan berlanjut, tim tamu berusaha melakukan serangan. Namun, usaha Makan Konate dkk. blm bisa membuahkan hasil.

Justru sebelum babak pertama usai, Frets Butuan mencatatkan namanya di papan skor. Ia lolos jebakan offside dari serangan balik. Sepakan keras kaki kirinya tak bisa dihalau Kartika Ajie. Skor 3-0 di paruh pertama.

Memasuki babak kedua, Persib Bandung terus menekan. Begitu pula tim Singo Edan yang berupaya memperkecil defisit gol. Tercatat ada beberapa peluang bagi Arema FC, mulai dari sepakan Jayus Hariono yang hanya menghasilkan tendangan pojok.

Arema FC kembali punya peluang emas di menit 84 lewat tendangan bebas Makan Konate. Sayang, bola hanya bisa membentur mistar gawang Made Wirawan.

Hingga 90 menit pertandingan, Arema FC tak mampu mencetak gol. Hasil tiga poin jadi milik Persib Bandung. Kekalahan ini juga memperpanjang daftar Arema FC tak pernah menang di laga away selama 12 kali.(Der/Aka)

Lawan Arema FC, Pelatih Persib Bandung Paham Betul Spirit Singo Edan

Arema FC vs Persib Bandung. (dok. Liga 1 2019)
Arema FC vs Persib Bandung. (dok. Liga 1 2019)

MALANGVOICE – Persib Bandung akan menjamu Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/11). Dalam laga lanjutan putaran kedua Liga 1 2019, tim tuan rumah bakal menerapkan komposisi berbeda.

Hal itu dilakukan pelatih Robert Rene Alberts dikarenakan banyak pemain absen. Sebut saja Ezechiel N’Douassel, Febri Hariyadi, Esteban Vizcarra, dan Kevin Van Kippersluis. Ditambah lagi Beckham Putra atau Gian Zola yang dipanggil memperkuat Timnas.

“Kami harus bangkit mengatasi krisis penyerang,” katanya.

Ia pun sempat menyindir jadwal yang tidak sesuai. Pelatih asal Belanda ini menyatakan jika pertandingan tak ditunda, suasananya pasti berbeda. “Timing sekarang tidak bagus, kalau kami lawan Arema lebih cepat, kondisi akan berbeda,” singkatnya.

Pelatih yang pernah melatih Arema dan membawa Singo Edan juara ini paham betul karakter mantan timnya tersebut. Baginya, Arema perlu diwaspadai dari segala lini. Di putaran pertama, Persib dikandaskan dengan skor telak 5-1 di Stadion Kanjuruhan.

“Jadi kami akan mainkan komposisi berbeda. Saya tahu Arema sangat mempertahankan agresivitas dan spirit Salam Satu Jiwa,” ujarnya.

Terlebih dari semua itu, Robert juga ingin para pemain tak memberi ruang bagi Makan Konate. Pemain asal Mali ini dianggap sebagai pemain kunci pengatur serangan bagi tim tamu.

“Dia pemain hebat di liga ini. Dia sangat mobile dan membantu timnya, jadi jangan berikan Konate ruang,” tandasnya. (Der/Ulm)

Pemain Pilar Absen, Arema FC Tetap Fokus Curi Poin dari Persib Bandung

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija. (deny rahmawan)
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC tetap optimistis dapat hasil baik saat menghadapi Persib Bandung di lanjutan putaran kedua Liga 1 2019, Selasa (12/11) di Stadion Jalak Harupat.

Pasalnya, sejumlah pilar Singo Edan absen dalam lawatan kali ini karena beberapa alasan. Seperti Hamka Hamzah yang terkena akumulasi kartu, Dedik Setiawan dan Sylvano Comvalius yang cedera.

Selain itu ada empat pemain dipanggil patihan Timnas, yakni M Rafli, Hanif Sjahbandi, Dendi Santoso, dan Hendro Siswanto.

“Semoga besok pertandingan menarik. Memang ada masalah soal pemain, tapi itu harus bisa dipecahkan, beruntung kami punya pemain muda yang menunggu kesempatan main,” kata Milo, sapaan akrabnya, Senin (11/11).

Melawan Persib di kandangnya sendiri, bagi Milo bukan hal mudah. Tekanan pasti akan dirasakan sepanjang 90 menit laga berjalan dari tim maupun suporter tuan rumah. Meski begitu, pelatih asal Bosnia ini berharap pemainnya tak terpengaruh dan memberikan yang terbaik.

“Kami harus fokus, konsentrasi, kalau itu dilakukan, semua tim akan bisa dikalahkan. Itulah Arema sesungguhnya. Kami harus tunjukkan di lapangan pertandingan yang bagus,” ujarnya.(Der/Aka)

Banyak Pemain Absen, Ini Skuat Arema FC ke Kandang Persib Bandung

Skuat Arema FC. (Dok. Liga 1)
Skuat Arema FC. (Dok. Liga 1)

MALANGVOICE – Arema FC memboyong 18 pemain ke markas Persib Bandung. Kedua tim akan bertemu pada putaran kedua Liga 1 2019, Selasa (12/11) di Stadion Jalak Harupat.

Dari 18 pemain itu, Singo Edan minus banyak pemain inti. Terbaru adalah absennya Hendro Siswanto dan Dendi Santoso karena panggilan membela Timnas. Sama dengan M Rafli dan Hanif Sjahbandi yang ikut Timnas U-23.

Sang kapten, Hamka Hamzah pun harus absen di pertandingan besok. Disusul belum pulih cederanya Sylvano Comvalius dan Dedik Setiawan.

Banyaknya pemain absen ini membuat Milomir Seslija harus memutar otak membuat susunan pemain dan menentukan strategi agar bisa berbuat banyak melawan Persib Bandung.

Di lini depan Ahmad Nur Hardianto dipastikan bakal jadi starter. Di sisi sayap ada Ricky Kayame dan Rifaldi Bawuoh yang disiapkan. Di lapangan tengah masih ada sosok Makan Konate serta Takafumi Akahoshi.

Arthur Cunha di lini belakang bisa diduetkan dengan Ikfanul Alam atau Rachmat Latief. Sementara bek sayap mengandalkan Johan Ahmat Farizi serta Alfin Tuasalamony. Kiper ada dua pilihan antara Utam Rusdiana dan Kartika Ajie.

“Ini memberi kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuannya dan layak main di Arema,” singkat Milomir Seslija.

Berikut susunan pemain yang diboyong ke markas Persib Bandung:

1. Kurniawan Kartika Ajie
2. Arthur Cunha
3. Nasir
4. Johan Ahmat Farisi
5. Alfin Tuasalamony
6. Rachmat Latief
7. Ridwan Tawainella
8. Makan Konate
9. Ikhfanul Alam
10. Rivaldi Bawuo
11. Sunarto
12. Utam Rusdiana
13. Ricky Akbar Ohorella
14. Jayus Hariono
15. Takafumi Akahoshi
16. Ricky Kayame
17. Ahmad Nur Hardianto
18. Vikrian
(Der/Ulm)

Arema FC Tuntaskan Perlawanan Madura United dengan Skor 2-0

Madura United vs Arema FC. (Mvoice)
Madura United vs Arema FC. (Mvoice)

MALANGVOICE – Arema FC memenangi duel melawan Madura United di lanjutan putaran kedua Liga 1 2019, Jumat (8/11). Laga di Stadion Kanjuruhan ini berakhir dengan skor 2-0.

Singo Edan menjadi tuan rumah berusaha mengamankan tiga poin sebagai balasan dari kekalahan pekan lalu.

Sejak menit pertama, Makan Konate Cs. sudah menekan melalui beberapa serangan. Hasilnya muncul saat pertandingan memasuki menit keempat. Pemain asal Mali ini melesakkan bola terarah dari luar kotak penalti. Bola meluncur ke gawang M Ridho dan tak bisa ditepis. Skor 1-0.

Beberapa menit setelahnya, Dendi Santoso mengancam gawang Madura United. Namun, bola sepakannya masih bisa ditepis kiper. Tak ada gol tercipta hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Madura United mulai banyak menekan. Namun, upanya tim tamu masih belum bisa menembus pertahanan Arema FC.

Pertandingan pun berjalan dengan sedikit menurunkan tempo. Sering kali kedua tim saling menebar ancaman.

Menjelang bubaran pertandingan, tepatnya di menit 84, Arema FC menggandakan keunggulan. Rifaldi Bawuoh sebagai pencetak gol sukses mengecoh bek lawan sebelum sepakan placing bola mengarah ke pojok kanan gawang.

Skor 2-0 akhirnya bertahan hingga pertandingan usai. Arema FC menuntaskan misi dengan meraih tiga poin. Atas raihan itu, skuat arahan Milomir Seslija ini naik ke peringkat 5 klasemen sementara.(Der/Aka)

Komunitas