Gagal Beri Kemenangan, Gomez Minta Maaf dan Evaluasi Tim

Arema FC vs Persib Bandung. (Dok Liga 1 2020)
Arema FC vs Persib Bandung. (Dok Liga 1 2020)

MALANGVOICE – Arema FC gagal memberi kemenangan di laga home perdana lawan Persib Bandung, Minggu (8/3). Singo Edan kalah tipis 1-2 dari tim Maung Bandung.

Kekalahan ini membuat pasukan Mario Gomez terlempar dari papan atas klasemen dan menempati posisi tujuh.

“Kami meminta maaf ke fans karena sudah memenuhi stadion tapi kami tidak bisa menang. Sebab pemain sudah berusaha menang,” katanya.

Meski begitu, Gomez tak ingin kecil hati dari kekalahan ini. Ia mengaku bakal segera menggelar evaluasi agar bisa lebih baik di laga selanjutnya.

Dikatakannya, ada beberapa kesalahan sehingga Persib mendapat penalti kedua. “Namun karena ada kesalahan sehingga penalti tadi itu yang harus kita evaluasi. Tapi pemain sudah bermain bagus,” kata pelatih asal Argentina.

“Pertandingan selanjutnya harus mencari poin, dan semua pemain hari ini sudah berusaha menekan dan memberikan kemenengan,” tandasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Jamu Persib, Arema FC Tumbang di Kanjuruhan

Arema FC vs Persib Bandung. (MVoice)
Arema FC vs Persib Bandung. (MVoice)

MALANGVOICE – Arema FC mengalami kekalahan perdana musim Liga 1 2020. Kekalahan ini justru dialami di kandang sendiri saat menjamu Persib Bandung, Minggu (8/3).

Laga lanjutan pekan ke dua Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan ini berakhir dengan kemenangan Persib Bandung. Skor akhir 1-2.

Gol Arema FC dicetak Elias Alderete di menit 45, sedangkan Persib mencetak gol dari kaki Wander Luiz di menit 77 dan satu gol lagi merupakan gol bunuh diri dari Syaiful Indra Cahya di menit 41.

Dalam pertandingan big match ini, kedua tim tampil dengan formasi terbaik. Arema dan Persib sama-sama berambisi meraih poin penuh.

Bertindak sebagai tuan rumah, tim Singo Edan melakukan banyak sekali serangan cepat dari KH Yudo dan Elias Alderete di lini depan. Beberapa kali upaya keduanya sering merepotkan pertahanan lawan.

Pertandingan tersebut berjalan dengan tempo cepat dan panas sejak menit awal. Namun, di menit 41 petaka menghampiri tuan rumah. Syaiful Indra Cahya yang berusaha membuang bola menjauh dari gawang justru membuat si kulit bundar bersarang ke gawang yang Teguh Amiruddin. Skor 0-1 bagi Persib.

Kebobolan lebih dulu tak lantas membuat Arema mengendorkan serangan. Di menit 45 ada upaya dari KH Yudo di dalam kotak penalti, namun pemain pirang itu dilanggar dan wasit menunjuk titik putih.

Elias Alderete yang menjadi eksekutor tak menyiakan kesempatan. Ia mengelabuhi kiper Teja Paku Alam dan menyamakan skor menjadi 1-1. Hasil ini bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Arema FC dan Persib Bandung terus bermain dengan tempo cepat dan keras. Beberapa upaya dari Persib pun sering membuat Arema FC keteteran, begitu juga sebaliknya.

Di menit 77, Persib mendapat hadiah penalti usai Syaiful Indra melanggar pemain di dalam kotak penalti. Wander Luiz menjadi eksekutor sukses menyarangkan bola meski sempat ditepis Teguh. Skor berubah 1-2 bagi tim tamu.

Di sisa laga, pelatih Arema FC, Mario Gomez memainkan Jonathan Bauman untuk menambah daya gedor di lini depan. Namun, pemain asal Argentina ini belum bisa berbuat banyak.

Hingga lima menit perpanjangan waktu, skor 1-2 tak berubah. Arema FC harus puas menerima kekalahan perdananya ini.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Persib Janji Mainkan Sepak Bola Positif, Kim Jeffrey Tak Sabar Hadapi Singo Edan

Robert Rene Alberts dan Kim Jeffrey Kurniawan. (deny rahmawan)
Robert Rene Alberts dan Kim Jeffrey Kurniawan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, berjanji akan memainkan sepak bola positif saat melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (8/3).

“Saya selalu punya memori indah di sini. Nanti pasti akan jadi laga menarik, kami ingin minimal raih poin agar tetap di papan atas,” katanya.

Pelatih yang pernah menukangi Arema ini menganggap laga di Stadion Kanjuruhan pasti sangat menarik. Apalagi dukungan Aremania yang memenuhi stadion.

Meski begitu, Robert tetap akan professional dan berupaya bisa menang di laga tandang perdana ini.

“Mental kami sedang bagus (top class). Nanti akan jadi pertandingan bagus karena Aremania pasti beri dukungan positif. Pertandingan semoga berjalan fair play,” tandasnya.

Sementara itu, Kim Jeffrey Kurniawan, mengungkapkan hal yang sama. Ia mengaku tak sabar berhadapan dengan Arema FC yang dianggapnya memiliki pelatih dan pemain berkualitas.

“Kami sudah tidak sabar menantikan laga besok, tentunya dalam atmosfer bagus karena stadion penuh suporter banyak. Kita persiapan maksimal dengan hasil baik di laga kemarin. Kami optimistis dapat hasil baik,” tandasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Arema FC Bertekad Amankan Tiga Poin di Kandang Perdana Lawan Persib Bandung

Pelatih Arema FC, Mario Gomez. (deny rahmawan)
Pelatih Arema FC, Mario Gomez. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC bertekad mengamankan tiga poin di kandang saat menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (8/3).

“Besok pertandingan penting bagi kami dan Persib. Semua ingin menjaga posisi di papan atas, tapi tentu saja kami ingin menang di laha home perdana,” kata pelatih Arema FC, Mario Gomez, Sabtu (7/3).

“Apabila menang pasti dipersembahkan untuk fans,” ia melanjutkan.

Ebes Gomez, sapaan akrabnya, mengaku lawannya besok sangat tangguh. Apalagi ada pemain asing berkualitas yang sangat berbahaya di bawah arahan Robert Rene Alberts.

“Tapi tak masalah, saya tetap fokus pada pemain saya sendiri. Meski begitu ini bukan laga final, tapi tiga poin sangat penting karena kompetisi masih panjang,” ujar pelatih asal Argentina.

Lawan Persib Bandung, Arema FC dipastikan diperkuat empat pemain asing. Mereka akan menjalani debutnya di Liga 1 2020.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Panpel Arema FC Siapkan Deklarasi Cegah Coronavirus di Laga Lawan Persib Bandung

Aremania di Stadion Kanjuruhan. (deny rahmawan)
Aremania di Stadion Kanjuruhan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Laga Arema FC menjamu Persib Bandung dipastikan tetap bergulir meski dibayangi isu penyebaran Coronavirus atau Covid-19.

Super big match pekan ke dua Liga 1 2020 ini akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (8/3).

Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, menyatakan, sebelum kick off akan ada deklarasi untuk memerangi dan mencegah virus Corona di Stadion Kanjuruhan antara Forkopimda Malang Raya dan manajemen Singo Edan.

“Deklarasi itu digelar untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat akan wabah virus Corona. Selengkapnya masih menunggu perkembangan,” ujarnya.

Terkait isu wabah Corona di Indonesia, Haris mengaku akan mengikuti arahan dari PT LIB selaku penyelenggara dan operator Liga 1 2020.

“Untuk masalah Corona ini kami tetap waspada dan kami menunggu arahan dari pengambil kebijakan,” katanya.

Selain deklarasi, Haris mengaku persiapan menjelang pertandingan terus dilakukan. Termasuk menyiapkan kuota lima persen bagi suporter tim tamu, yakni Bobotoh.

“Sesuai regulasi memang ada, tapi kami menyesuaiakan dari pihak keamanan,” tandasnya.

Sementara itu Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, menyatakan siap memberi keamanan untuk suporter Persib Bandung apabila datang menyaksikan pertandingan di Malang.

“Keputusan hadir tidaknya tentu ada di tangan mereka. Namun yang jelas kami mempersiapkan jika mereka hadir di Kanjuruhan. Nanti akan kami tempatkan di satu tribun khusus dengan segenap unsur keamanan,” tegasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Antisipasi Corona, Arema FC Siap Ikuti Keputusan Penyelenggara Liga 1

Pelatih Arema FC, Mario Gomez. (deny rahmawan)
Pelatih Arema FC, Mario Gomez. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC siap menerima keputusan apapun dari penyelenggara Liga 1 terkait antisipasi penyebaran virus Corona di Indonesia.

Indonesia melalui Presiden Joko Widodo mengumumkan dua kasus identifikasi virus Corona di Depok, Senin (2/3).

Adanya penyebaran virus yang memakan ribuan korban jiwa di seluruh dunia ini bisa memaksa Indonesia meningkatkan kewaspadaan. Dalam hal ini juga termasuk penyelenggaraan sepak bola yang melibatkan banyak kerumunan massa di suatu tempat.

Meski begitu, PSSI belum menentukan sikap terkait adanya virus itu di Indonesia.

“Terkait Corona, itu bukan keputusan kami. Kami akan tetap kerja keras dan terus latihan,” katanya.

Gomez menyatakan bakal mengikuti apapun yang menjadi peraturan dalam kompetisi. Entah kemungkinan laga tanpa penonton atau liga ditunda seperti sebagian pertandingan di Liga Italia.

“Kalau liga stop kami ikut, kalau lanjut kami lanjut. Yang penting adalah jaga kesehatan,” tambah pria asal Argentina.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Gomez Ungkap Penyebab Arema FC Tak Diperkuat Tiga Pemain Asing Lawan Tira Persikabo

Trio asing Arema FC. (deny rahmawan)
Trio asing Arema FC. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Hilangnya tiga pemain asing Arema FC di laga melawan Tira Persikabo, Senin (2/3) terjawab. Pelatih Arema FC, Mario Gomez memberikan penjelasan usai pertandingan.

Dikatakan Gomez, ada beberapa masalah pada tiga pemain asingnya tersebut. Jonathan Bauman masih proses pemulihan cedera usai melawan Barito Putera. Sedangkan dua pemain lain, Matias Malvino dan Elias Alderate sedang proses pengurusan dokumen.

“Elias dan Matias perlu dokumen dari Argentina AFA ada AUF dari Uruguay. Mungkin pekan ini paling cepat besok bisa selesai, itu alasan mereka tak bisa main,” katanya.

Meski tanpa tiga pemain asing, pada laga yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, ini berakhir dengan skor 0-2 bagi tim tamu. Singo Edan sukses mencetak gol dari aksi Kushedya Hari Yudo di menit 5 dan 48.

Menurut Gomez, kemenangan ini sangat penting bagi timnya sebagai awal memulai kompetisi.

“Menang di sini sangat penting. Ini langkah bagus memulai musim,” tandasnya.

Di pertandingan selanjutnya, Arema FC akan menjamu Persib Bandung, Minggu (8/3) di Stadion Kanjuruhan.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Tanpa Tiga Pemain Asing, KH Yudo Antar Singo Edan Curi Poin Penuh Lawan Tira Persikabo

Tira Persikabo vs Arema FC. (Dok Liga 1 2020).
Tira Persikabo vs Arema FC. (Dok Liga 1 2020).

MALANGVOICE – Arema FC sukses meraih tiga poin di lawatannya ke markas Tira Kabo di laga perdana Liga 1 2020, Senin (2/3). Skuat Singo Edan menang 0-2 atas tuan rumah.

Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, tim tamu yang tak diperkuat tiga pemain asing, Jonathan Bauman, Elias Alderete, dan Matias Malvino mampu mencetak gol lebih dulu.

Gol Arema FC diciptakan striker Kushedya Hari Yudo di menit 5. Ia memanfaatkan umpan silang dari M Rafli hasil serangan cepat di sisi sayap. Tandukannya tak mampu dibendung kiper Dwi Kuswanto dan mengubah papan skor menjadi 0-1.

Unggul gol lebih dulu membuat tim tuan rumah tersentak. Skuat arahan Ihar Kryusenko langsung menginisiasi serangan. Namun, beberapa kali upaya Ciro Alves belum mampu menembus pertahanan Arema FC.

Di babak kedua, Yudo tampaknya sedang on fire. Lagi-lagi ia menciptakan gol dari serangan balik cepat. Bola diumpan dari kaki Dendi Santoso langsung diteruskan dengan tendangan kaki kiri ke gawang Persikabo. Skor 0-2.

Di sisa menit babak kedua, Persikabo belum bisa mendapat peluang berarti. Jalannya pertandingan pun semakin keras karena tim tuan rumah ngotot untuk mencetak gol.

Hingga akhirnya skor 0-2 menutup jalannya pertandingan. Arema FC berhak membawa pulang tiga poin di laga tandang pertama ini. Selanjutnya tim arahan Mario Gomez akan menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Anggota DPR RI Sebut Olahraga Skateborad Minim Perhatian

Atlet Skateboard Kota Malang (Istimewa)
Atlet Skateboard Kota Malang (Istimewa)

MALANGVOICE – Anggota DPR RI, Kresna Dewanata Phrosakh menyatakan prihatin karena olahraga skateboarding yang sudah mendunia justru kurang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Olahraga ini masih dipandang sebelah mata kendati sudah banyak melahirkan atlet potensial yang mampu berprestasi di kancah internasional.

Olahraga skateboard di tanah air belum begitu dikenal publik secara luas karena tidak sepopuler sepakbola yang banyak penggemar dan pendukungnya.

Namun, kini animo para pecinta skate kian bergairah. Anak-anak muda berbakat bermunculan termasuk melahirkan komunitas-komunitas olahraga ekstrem dan menantang adrenalin ini tumbuh di daerah.

Bahkan, cabang olahraga skateboard sudah dipertandingkan pertama kali di event internasional dalam Asian Games 2018 di Indonesia. Sejak saat itu, kian banyak anak muda berbakat dan komunitas skateboard bermunculan. Gaung dari skateboard makin meluas, kejuaraan internasional dan kompetisi nasional pun rutin digelar.

“Akan tetapi kurang perhatian dari pemerintah baik kepada atletnya maupun pengembangan olahraga skateboard ini secara nasional,” tegas Kresna Dewanata Phrosakh yang akrab disapa Dewa saat menghadiri Kejuaran Tingkat Provinsi Skateboard Jatim 2020.

Kejuaraan yang merupakan agenda cabang olahraga Perserosi Jatim itu digelar di Loop Arena Merjosari, Kota Malang, Minggu (1/3).

Dewa mendorong pemda agar lebih serius memperhatian semua cabang olahraga di daerah termasuk skateboard. Dengan pembinaan yang kontinu dan dukungan sarana prasarana yang memadai akan lebih memajukan olahraga nasional. Terpenting adalah pembinaan atlet sejak usia dini dengan dukungan anggaran yang cukup dari APBD. Keserius pemda sangat dibutuhkan mengingat banyak atlet berbakat dan berprestasi lahir dari desa, bahkan mereka dari pelosok dusun.

Dewa menyatakan prihatin setelah menerima informasi langsung dari panitia bahwa kejuaran Skateboard Jatim 2020 tanpa dukungan anggaran dari KONI maupun dispora, melainkan murni dari sponsor dan donasi beberapa pihak, termasuk anggaran penyelenggaraan maupun hadiah buat peserta di luar medali dan piagam.

Kedepannya, Dewa berjanji dan berkomitmen tetap memperhatikan perkembangan skateboard di Malang Raya. “Saya akan bantu informasikan ke kawan-kawan di Jakarta nanti tentang kondisi skateboard di daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Dewa memberikan dukungan sekaligus menyumbang dana yang diberikan langsung kepada Ketua Panitia Akbar Dani “Bolang” dihadapan atlet dan panitia. Dukungan serupa berupa donasi juga diberikan oleh Wakil walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko dan Ketua DPRD Kota malang I Made Rian Diana Kartika. Sumbangan atau donasi itu bersifat pribadi, bukannya dana bersumber dari APBD.

”Wah, semestinya ada anggaran (dari pemerintah) ini, apalagi cabor ini sudah membanggakan bangsa, mengibarkan bendera merah putih di tinggkat Asia. Tapi dengan digelarnya kejuaran Skateboard Jatim 2020 ini bagus pembibitan atletnya, salut saya,” katanya sembari menyebutkan contoh atlet Nasional skateboard berprestasi yang mengantongi medali salah satunya Sanggu Darma Tanjung.

Meskipun perhelatan kejuaran Skateboard Jatim 2020 digelar dengan keterbatasan dan minimnya anggaran, namun tak menyurutkan semangat para atlet yang sedang berlaga. Para atlet muda dan berbakat berkompetisi secara sportif di arena skatepark yang dibangun kala Walikota Malang Mohammad Anton atau Abah Anton hasil CSR dari Telkomsel.

Para atlet yang berlaga di kelas SD putra dan kelas putri terlihat bersemangat. Mereka perwakilan dari Jember, Probolinggo, Blitar, Madiun, Pasuruan, Malang raya dan kota-kota lainnya.

“Saya optimistis olahraga skateboard akan maju dan berkembang pesat secara nasional, khususnya di Malang Raya. Saya berharap semua atlet harus tetap semangat dan harus terus berjalan, jangan berhenti, ini sudah bagus, saya akan tetap bantu semampu saya,” pungkasnya.(Hmz/Aka)

BNN Kota Malang

Minim Anggaran, Balapan dengan Hujan Lahirkan Atlit Jatim

MALANGVOICE – Perhelatan Kejurprov Skateboard JATIM 2020 yang merupakan agenda cabor Perserosi Jatim digelar di Loop Arena Merjosari – Kota Malang pada hari Minggu (1/3) dibawah cuaca mendung, puluhan atlit Jawa Timur tumplek blek di skatepark yang dibangun era walikota Abah Anton hasil CSR dari Telkomsel.

Atlit-atlit tersebut mulai dari Jember, Probolinggo, Blitar, Madiun, Pasuruan, Malang raya dan kota-kota lainnya.

Meskipun terkesan mendadak event kejuaraan tingkat propinsi Jawa timur inipun sukses digelar dan memunculkan atlit-atlit muda berbakat, meskipun harus ada penyesuaian waktu penampilan karena takut kehujanan.”Dengan jumlah peserta yang cukup banyak dan didominasi atlit-atlit muda dengan kondisi cuaca seperti sekarang terpaksa setiap peserta kami berikan waktu hanya 1 menitan,”Jelas Akbar Dani alias Bolang, yang juga owner Bolang Skate School sebagai ketua panitia.

Pada kejuaraan kali ini mempertandingkan kelas SD putra-Putri, kelas SMP, kelas SMA serta kelas Best Trick.”Tidak masalah yang penting kami bisa bermain dan bertemu teman-teman,”jelas arifin (17) atlit kota Malang yang mengaku senang dengan adanya event yang bisa dijadikan tolak ukur perkembangan kemampuannya selama berlatih.

Arifin sendiri selama ini kerap berkatih di taman skate alun-alun yang kondisinya sangat memprihatinkan minim perawatan.

Kejutan terjadi di kelas SMP, atlet asal kota surabaya yang cukup diunggulkan, Adam yang sempat meraih juara di PORNAS harus mengakui atlet dari Kediri, Probolinggo dan Kab. Malang .

Pada kelas BEST TRICK atlet asal kota Surabaya, Adam akhirnya mampu menunjukan kelasnya sebagai salah satu atlet andalan Jawa Timur, sekitar 5 kali percobaan yang dilakukan akhirnya Adam mampu menaklukan trik kick flip over piramyd.

Selain berpacu dengan waktu agar tidak keduluan hujan, event kali ini juga nyaris tak ada anggaran dari pemerintah baik propinsi maupun daerah alias mandiri. Beruntung panitia bisa mendapatkan sponsor dan beberapa donatur .”alhamdulillah semua akhirnya tercover, berkat adanya donasi beberapa pihak” tambah Akbar Dani seraya menerima donasi langsung dari anggta DPR RI asal Nasdem, Kresna dewa Phrosakh yang hadir langsung di Loop Arena.(Hmz/Aka)

Juara 1 SD Putri
1.ZEE (kota Malang)
2.Pelangi (kota Malang)
3.Carissa (kota Malang)

Juara 1 SD Putra
1. BRAHMA (kota Malang)
2. Nino (kota Malang)
3. JOKO (kota Malang)

Kelas SMP Putra
1. DEKA ( kab.kediri)
2. DANNY (kab.probolinggo)
3. AKMAL (kab. malang)

Kelas SMA Putra
1. Agung (kota malang)
2. Niko (kota blitar
3. YUDA (kota surabaya)

BNN Kota Malang

Komunitas