Arema FC Sepakat Kompetisi Dilanjutkan dengan Catatan Khusus

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. (deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC sepakat kompetisi dilanjutkan tapi dengan catatan khusus. Ini setelah perwakilan tim Singo Edan usai mengikuti rapat daring bersama 17 klub lainnya bersama PSSI terkait nasib kompetisi.

Catatan khusus Arema FC adalah jika kompetisi dilanjutkan maka perlu ketegasan terkait rasionalisasi subsidi dan renegoisasi kontrak pemain dan pelatih.

“Arema FC setuju dilanjutkan, meskipun semula kita minta dihentikan. Kami setuju karena pemerintah menjamin lewat kebijakan new normal, juga kita untuk melindungi banyak UMKM atau stake holder yang bergantung pada keberlangsungan sepakbola,” ujar manager Arema FC, Ruddy Widodo, Rabu (27/5).

Kendati begitu, lanjut Ruddy, harus ada konskuensi yang juga perlu disampaikan, karena pemasukan klub praktis tidak ada sehingga memohon rasionalisasi subsidi atau hak komersil kepada klub, sebab dalam situasi new normal maka juga ada pembatasan jumlah penonton misalnya, ini berpengaruh pada pemasukan.

Karena itu, maka permohonan rasionalisasi hak komersial atau subsidi menjadi hal yang penting untuk diprioritaskan.

Kedua, karena kompetisi bergulir, maka perlu ada renegoisasi kontrak pelatih dan pemain. Langkah ini menjadi bagian penting terkait keberlanjutan kompetisi, termasuk memproteksi semua pihak, mulai dari klub, pelatih dan pemain.

“Kita mengajak semua pihak untuk rasional dengan kompetisi dilanjutkan, maka kita perlu duduk bersama dan menyesuaikan kondisi baik bagi klub dan stake holder lainnya,” ujar Ruddy.

Ruddy menyampaikan pertemuan hari ini sifatnya menampung masukan dari klub terkait kompetisi, dan nanti akan dioutuskan setelah masa akhir penanganan Covid 19 oleh pemerintah pada 29 Mei mendatang.

Arema FC Gunakan Gaya Malangan Sosialisasikan PSBB

Media Officer Arema FC, Sudarmaji memberikan bantuan bersama Malang Bersatu Lawan Corona. (Istimewa)
Media Officer Arema FC, Sudarmaji memberikan bantuan bersama Malang Bersatu Lawan Corona. (Istimewa)

MALANGVOICE – Malang resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) usai disetujui Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Selama PSBB ini masyarakat lebih diperketat pengawasannya termasuk mobilitas transportasi. Agar PSBB Malang Raya berjalan lancar, tim Arema FC mempunyai cara kreatif untuk sosialisasikan PSBB.

Tim berjuluk Singo Edan ini mengubah kepanjangan PSBB menjadi bahasa walikan khas Malang, yakni ‘Pukul Suriv Biar Berlalu’ Suriv adalah kebalikan dari Virus.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan, tujuan ini tak lain adalah upaya sosialisasi ke masyarakat terutama Aremania tentang apa itu PSBB.

“Arema dengan gaya Malangannya memaknai PSBB sebagai Pukul Suriv Biar Berlalu, harapannya dengan diberlakukan PSBB ini virus Corona akan segera berlalu dan aktivitas kembali normal,” ungkap Sudarmaji.

Sudarmaji berharap, masa pertama PSBB selama 14 ini bisa efektif dan masyarakat Malang Raya ikut membantu kesuksesan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara yang sudah ditentukan.

Tak hanya itu, Sudarmaji berpesan agar Aremania diimbau untuk tetap tenang dalam menyikapi diberlakukannya PSBB.

“Pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang, hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19 agar cepat berlalu,” jelasnya.

Selanjutnya, Sudarmaji mengingatkan bahaya Covid-19 yang menyerang kesehatan tubuh. Karena itu ada baiknya menjaga imun agar tidak drop. Selain itu, masyarakat juga diharap agar beraktivitas di rumah dan menahan diri agar tidak keluar rumah.

“Jangan keluar rumah jika memang tidak penting, semakin banyak berinteraksi dengan orang maka kemungkinan untuk terpapar kian besar,” sambungnya.

Di sisi lain, Sudarmaji menyatakan bahwa PSBB tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat.

“Mari menjaga kampong masing-masing, kalau perlu dengan memakai atribut Arema untuk menunjukkan kesolidan dalam mendukung PSBB dan memutus mata rantai Covid-19,” ungkapnya.

Selama masa tanggap darurat Covid-19 ini, Arema FC memang gencar melakukan aktivitas sosial dengan terjun langsung ke masyarakat yakni dengan terlibat dalam pembagian sembako serta mendukung kelengkapan APD (Alat Pelindung Diri) untuk tenaga medis yang menangani Covid-19.(Der/Aka)

Arema FC Ungkapkan Bela Sungkawa Meninggalnya Didi Kempot

Didi Kempot (Dok. MVoice)
Didi Kempot (Dok. MVoice)

MALANGVOICE – Kabar duka menyelimuti dunia permusikan Tanah Air. Musisi kenamaan, Didi Kempot dikabarkan meninggal dunia, Selasa (5/5).

Meninggalnya Didi Kempot ini tentu banyak menyisakan duka bagi Sobat Ambyar — sebutan bagi fans Didi Kempot — termasuk klub Arema FC. Klub kebanggaan Aremania ini ikut menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian pria pelantun lagu banyu langit tersebut.

“Kami sampaikan duka cita atas meninggalnya musisi Didi Kempot, semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT,” ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji.

Arema FC sendiri dalam beberapa kesempatan sebelum pertandingan kandang di Stadion Kanjuruhan juga sempat memutar lagu-lagu Didi Kempot.

“Musik ini adalah bahasa universal, bisa menyentuh siapa saja, termasuk sepakbola. Apalagi almarhum beberapa kali sempat konser di Malang dan selalu meninggalkan kesan tersendiri,” sambungnya.

Wajar jika Arema FC pun merasa kehilangan, lagu-lagu Didi Kempot selama ini memang membekas dalam benak masyarakat Indonesia. Hampir mayoritas lagu mengambil tema patah hati, hal itu membuat Didi Kempot dijuluki penggemarnya sebagai Godfather of Brokenheart.

Seperti drama sepakbola, sepakbola hadir sejatinya menghibur, tapi didalamnya ada sedih dan gembira. Begitu pula, Didi Kempot, mampu hadirkan suasana itu. Arema FC turut berduka, semoga Didi Kempot tetap menghibur di Surga.

Pelantun lagu Cidero dan Banyu Langit meninggal dunia di RS Kasih Ibu pagi tadi sekitar pukul 07.45 WIB.(Der/Aka)

Tim Pelatih Singo Edan Beri PR Pemain Arema FC Home Workout

Skuat Arema FC. (Arema FC Official)
Skuat Arema FC. (Arema FC Official)

MALANGVOICE – Arema FC menunda sesi latihan di tengah perang melawan penyebaran virus corona. Jadwal baru Singo Edan latihan pada akhir Maret ini.

“Kita terus memantau perkembangan dari situasi ini. Sesi latihan terpaksa kembali dijadwalkan ulang karena banyak fasilitas latihan yang memilih untuk tutup” ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji.

Meski menunda latihan bersama, manajemen dan pelatih sepakat memberikan modul latihan sendiri bagi pemain di rumah.

Modulnya diberi tagline Arema Home Workout. Selama beraktivitas latihan berlangsung di rumah semua pemain wajib melaporkan ke pelatih dalam bentuk video

Arema FC juga menunggu keputusan resmi kompetisi menyusul sikap PSSI yang menunda kompetisi sampai batas waktu belum ditentukan. Termasuk arahan terkait implementasi dampaknya terhadap kontrak pemain dan official

“Kami berharap wabah ini segera berlalu dan kompetisi bakal digelar. Sebaliknya kami optimistis federasi memiliki solusi terbaik bagi semua pihak jika memang ada keputusan menghentikan kompetisi dikarenakan memang kondisi darurat,” imbuhnya.(Der/Aka)

Singo Edan Tunda Latihan, Manajemen Imbau Suporter Tidak Menonton Langsung

Skuat Arema FC. (Arema FC Official)
Skuat Arema FC. (Arema FC Official)

MALANGVOICE – Arema FC batal menggelar latihan usai libur selama lima hari setelah melawan PSIS Semarang. Rencananya, latihan akan digelar pada Jumat (20/3) sore.

Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto, mengatakan, penundaan latihan ini merupakan sikap antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19). Apalagi Kota Malang ditetapkan sebagai zona merah.

“Kami memutuskan latihan pada 23 Maret. Ini menyikapi situasi (virus corona) dan apa yang sudah disampaikan atau dari arahan dokter tim,” katanya saat dihubungi Malangvoice.

Terpisah, Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengimbau Aremania tak melihat langsung tim kesayangannya ini kembali berlatih. Hal ini merupakan langkah antisipasi penyebaran Covid-19, yakni menghindari kerumunan orang.

“Semua pemain dan ofisial dibawah pengawasan tim dokter. Karena itu akan disarankan kepada Aremania melakukan social distancing dengan tidak datang. Akan lebih baik turut serta dalam upaya preventif membantu tim,” kata Sudarmaji.(Der/Aka)

Jeda Kompetisi, Arema FC Minta Pemain Tetap Jaga Kondisi

Skuat Arema FC. (dok. Liga 1 2020)
Skuat Arema FC. (dok. Liga 1 2020)

MALANGVOICE – Jeda kompetisi Liga 1 2020 dimanfaatkan Arema FC untuk meliburkan pemain.

Penghentian kompetisi Liga 1 2020 sementara waktu ini sebagai upaya pemerintah, dalam hal ini PT LIB dan PSSI untuk menghentikan penyebaran virus corona (Covid-19).

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, menyambut baik penundaan kompetisi ini demi kesehatan dan keselamatan banyak orang.

“Kompetisi penting, tapi mengantisipasi dan menjaga agar virus corona tidak menyebar juga penting. Kesehatan dan keselamatan banyak orang sangatlah perlu mendapat perhatian,” jelasnya.

Tim Singo Edan dijadwalkan bertanding pada 3 April melawan Borneo FC di Stadion Kanjuruhan.

Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto, mengatakan, skuat Singo Edan akan kembali berlatih pada 20 Maret mendatang. Artinya, Arema FC memberi kesempatan lima hari bagi pemain untuk recovery setelah pertandingan lawan PSIS Semarang.

“Memang diliburkan sementara sampai 20 Maret sore kami sudah latihan,” kata Charis.

Selama libur ini, pemain tak hanya diberi kelonggaran untuk recovery, namun ada pekerjaan rumah yang tetap harus dilakukan, yakni latihan sendiri di rumah untuk menjaga kondisi fisik.

“Ya tetap pemain harus terus aktif,” singkatnya.

Arema FC sebelumnya takluk dari PSIS Semarang 2-0 di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Skuat arahan Mario Gomez ini sekarang bertengger ke posisi 12 klasemen sementara.

Gomez Inginkan Pemain Arema FC Kompak Bertahan dan Menyerang Lawan PSIS

Arema FC vs Persib Bandung. (Dok. Liga 1 2020)
Arema FC vs Persib Bandung. (Dok. Liga 1 2020)

MALANGVOICE – Arema FC bersiap menghadapi PSIS Semarang di pekan ke-3 Liga 1 2020, Sabtu (14/3). Laga itu akan tersaji di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Pelatih Arema FC, Mario Gomez, mengaku akan mencoba menang di laga itu sebagai balasan dari kekalahan pekan lalu atas Persib Bandung.

“Persiapan sangat bagus, kami pasti mencoba menang karena penting tiga poin bagi kami,” kata Gomez, Jumat (13/3).

Bagi Gomez, mencoba meraih hasil baik di laga tandang ini bukan hal mudah. Pasalnya, PSIS kini dianggap sedang dalam kondisi baik karena pekan sebelumnya juga meraih kemenangan melawan Persela Lamongan.

“Setiap pertandingan pasti berbeda karena lawan juga beda. Kini PSIS punya pemain bagus, terutama striker yang perlu diwaspadai,” ujarnya.

“Kami tak hanya ingin mencoba menang, tapi harus kompak dalam bertahan dan menyerang,” tandas pelatih asal Argentina.(Der/Aka)

Antisipasi Coronavirus, IBL Seri 7 di Malang Batal Digelar

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah terkait penundaan IBL seri ke-7 Malang. (deny rahmawan)
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah terkait penundaan IBL seri ke-7 Malang. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2020 terpaksa ditunda. Hal ini sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

IBL seri ke-7 yang dipindah ke Malang pun tak jadi digelar. Padahal tim yang bertanding antara Pelita Jaya dan Bima Perkasa di GOR Bima Sakti sudah siap. Namun, dua jam sebelum pertandingan federasi membuat keputusan penundaan kompetisi hingga sementara waktu.

“Awalnya direncanakan 13-15 Maret, IBL melanjutkan seri ketujuh di Malang. Tapi kita lihat perkembangan situasi dalam negeri dan luar negeri banyak-banyak hal yang nggak bisa kita kontrol,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, kepada wartawan, Jumat (13/3).

IBL seri ke-7 di Malang awalnya direncanakan mulai pada 13-15 Maret. Junas menjelaskan, penghentian kompetisi sementara merupakan opsi terbaik. Hal ini untuk melindungi para pemain, official, penonton, hingga panitia penyelenggara.

“Alhamdulilah sampai seri ke-6 tidak ada hal yang tidak kita inginkan dan jangan sampai terjadi. Jadi murni ini kita putuskan karena keselamatan seluruh pihak-pihak yang terlibat di liga ini,” jelasnya.

Terkait semua tim yang sudah ada di Malang, Junas menyatakan akan memulangkan semuanya sampai status kompetisi jelas. Artinya bisa diteruskan atau ditunda dalam waktu yang ditentukan.

Junas dalam waktu dekat ini akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait soal kompetisi IBL musim ini.

“Statusnya diberhentikan sementara sampai pemberitahuan lebih lanjut. Pekan depan akan ada pertemuan dengan klub untuk membahas kemungkinan kelanjutan musim 2020 ini,” tandasnya.(Der/Aka)

Gagal Beri Kemenangan, Gomez Minta Maaf dan Evaluasi Tim

Arema FC vs Persib Bandung. (Dok Liga 1 2020)
Arema FC vs Persib Bandung. (Dok Liga 1 2020)

MALANGVOICE – Arema FC gagal memberi kemenangan di laga home perdana lawan Persib Bandung, Minggu (8/3). Singo Edan kalah tipis 1-2 dari tim Maung Bandung.

Kekalahan ini membuat pasukan Mario Gomez terlempar dari papan atas klasemen dan menempati posisi tujuh.

“Kami meminta maaf ke fans karena sudah memenuhi stadion tapi kami tidak bisa menang. Sebab pemain sudah berusaha menang,” katanya.

Meski begitu, Gomez tak ingin kecil hati dari kekalahan ini. Ia mengaku bakal segera menggelar evaluasi agar bisa lebih baik di laga selanjutnya.

Dikatakannya, ada beberapa kesalahan sehingga Persib mendapat penalti kedua. “Namun karena ada kesalahan sehingga penalti tadi itu yang harus kita evaluasi. Tapi pemain sudah bermain bagus,” kata pelatih asal Argentina.

“Pertandingan selanjutnya harus mencari poin, dan semua pemain hari ini sudah berusaha menekan dan memberikan kemenengan,” tandasnya.(Der/Aka)

Jamu Persib, Arema FC Tumbang di Kanjuruhan

Arema FC vs Persib Bandung. (MVoice)
Arema FC vs Persib Bandung. (MVoice)

MALANGVOICE – Arema FC mengalami kekalahan perdana musim Liga 1 2020. Kekalahan ini justru dialami di kandang sendiri saat menjamu Persib Bandung, Minggu (8/3).

Laga lanjutan pekan ke dua Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan ini berakhir dengan kemenangan Persib Bandung. Skor akhir 1-2.

Gol Arema FC dicetak Elias Alderete di menit 45, sedangkan Persib mencetak gol dari kaki Wander Luiz di menit 77 dan satu gol lagi merupakan gol bunuh diri dari Syaiful Indra Cahya di menit 41.

Dalam pertandingan big match ini, kedua tim tampil dengan formasi terbaik. Arema dan Persib sama-sama berambisi meraih poin penuh.

Bertindak sebagai tuan rumah, tim Singo Edan melakukan banyak sekali serangan cepat dari KH Yudo dan Elias Alderete di lini depan. Beberapa kali upaya keduanya sering merepotkan pertahanan lawan.

Pertandingan tersebut berjalan dengan tempo cepat dan panas sejak menit awal. Namun, di menit 41 petaka menghampiri tuan rumah. Syaiful Indra Cahya yang berusaha membuang bola menjauh dari gawang justru membuat si kulit bundar bersarang ke gawang yang Teguh Amiruddin. Skor 0-1 bagi Persib.

Kebobolan lebih dulu tak lantas membuat Arema mengendorkan serangan. Di menit 45 ada upaya dari KH Yudo di dalam kotak penalti, namun pemain pirang itu dilanggar dan wasit menunjuk titik putih.

Elias Alderete yang menjadi eksekutor tak menyiakan kesempatan. Ia mengelabuhi kiper Teja Paku Alam dan menyamakan skor menjadi 1-1. Hasil ini bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Arema FC dan Persib Bandung terus bermain dengan tempo cepat dan keras. Beberapa upaya dari Persib pun sering membuat Arema FC keteteran, begitu juga sebaliknya.

Di menit 77, Persib mendapat hadiah penalti usai Syaiful Indra melanggar pemain di dalam kotak penalti. Wander Luiz menjadi eksekutor sukses menyarangkan bola meski sempat ditepis Teguh. Skor berubah 1-2 bagi tim tamu.

Di sisa laga, pelatih Arema FC, Mario Gomez memainkan Jonathan Bauman untuk menambah daya gedor di lini depan. Namun, pemain asal Argentina ini belum bisa berbuat banyak.

Hingga lima menit perpanjangan waktu, skor 1-2 tak berubah. Arema FC harus puas menerima kekalahan perdananya ini.(Der/Aka)