Lapis Malang Suguhkan Pesta Rakyat di Singosari

Spot foto cosplay bumblebee. (Lisdya)

MALANGVOICE – Peringati anniversary kedua, Lapis Malang gelar pesta rakyat yang diadakan di Lapangan Tumapel, Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (3/3).

Marketing Online Lapis Malang, Intan Rachmadhani mengatakan, terpilihnya lokasi di kabupaten, dikarenakan Lapis Malang ingin berbagi kebahagiaan kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Singosari.

“Kalau perayaan anniversary yang pertama kan di Lapangan Rampal. Nah, karena kami ingin semua masyarakat Malang Raya merasakan keseruan dari pesta rakyat ini,” katanya.

Untuk kegiatan pesta rakyat, lanjut Intan, dimulai dengan jalan sehat, senam bersama, bazar kuliner, hiburan, lomba mewarnai, patrol bagi warga Kecamatan Singosari dan seluruh Kabupaten Malang, serta cosplay bumblebee.

“Acara mulai pukul 06.00 pagi hingga 22.00. acara terakhir pengumuman lomba patrol,” tambahnya.

Tak hanya kegiatan saja, Lapis Malang pun juga memberikan banyak promo, seperti promo serba Rp 25 ribu khusus untuk hari ini, dan promo beli satu gratis satu, yang diberlakukan pada tanggal 28 Februari hingga 3 Maret.

“Kalau beli satu gratis satu itu pada pukul 08.00-09.00 dan 16.00-17.00,” jelasnya.

Ia pun berharap dengan adanya pesta rakyat ini, pihaknya bisa lebih dekat dengan warga Singosari dan membantu UMKM Singosari.

“Karena dengan kegiatan seperti ini, kami bisa mengajak pelaku UMKM untuk mengenalkan produk mereka,” pungkasnya.(Der/Aka)

Tawaran Transportasi Mudah Berkeliling di Bandung untuk Mahasiswa

Kota Bandung

MALANGVOICE – Sebagai kota yang dikenal dengan kota pendidikan, tentu saja Bandung memiliki banyak perguruan tinggi berkualitas bagus. Hal inilah yang membuat para generasi muda berbondong-bondong ingin melanjutkan kuliah di Bandung. Bagi orang tua yang memiliki anak yang kuliah di sana, tentu saja Anda pasti ingin mengunjungi anak di perantauan.

Jika Anda berasal dari luar kota, kegiatan mengunjungi anak tersebut tentu saja membutuhkan tenaga dan juga waktu yang lebih dari cukup. Dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, moda transportasi yang bisa digunakan untuk menuju ke sini sudah cukup lengkap. Para orangtua pun tak perlu bingung transportasi menuju Bandung.

Anda bisa menggunakan kereta api, bus, travel, atau bahkan pesawat terbang. Sedangkan untuk berkeliling Bandung sendiri Anda bisa menggunakan bus kota, angkutan kota, ojek daring, hingga jasa rental mobil Bandung.

Bertemu dengan anak tersayang terkadang tak cukup jika hanya bertemu saja. Jika sang anak memiliki waktu luang di sela-sela kesibukan kegiatan kuliahnya, akan sangat menyenangkan jika Anda sekalian mengajak anak berkeliling Bandung dan berwisata keluarga. Luas kota Bandung sendiri terbilang cukup besar, apalagi letak tempat wisata yang biasanya berada di ujung-ujung kota.

Termasuk dengan restoran-restoran keluarga yang banyak terdapat di daerah Lembang. Nah, hal tersebut mungkin akan menyulitkan para keluarga dari luar kota untuk berwisata keliling Bandung. Menggunakan jasa ojek daring pun kurang memberikan solusi jika kawasan wisata tersebut terletak di daerah yang cukup jauh dari kota. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Anda bisa menggunakan rental mobil Bandung sebagai solusinya.

Dengan menggunakan rental mobil di Bandung, Anda bisa dengan puas berkeliling Bandung hingga ke ujung kota pun tanpa rasa khawatir. Biasanya jasa rental mobil Bandung ini juga sudah termasuk jasa sopir kok. Jadi Anda tak perlu bingung siapa yang menyetir, atau bahkan takut merasa kelelahan karena harus menyetir seorang diri. Harga rental mobil di Bandung ini juga lumayan terjangkau jika dibandingkan harus berganti-ganti ojek daring untuk berkeliling. Apalagi kenyamanan dan keamanan satu keluarga bisa senantiasa terjaga.

Rental mobil Bandung sendiri ada banyak dan mudah ditemukan di mana saja. Meski Anda berasal dari luar kota dan tidak tahu sedikitpun tentang Bandung, Anda tak perlu merasa khawatir lagi karena aplikasi Traveloka sudah menyediakan jasa rental mobil di Bandung dengan rekanan yang terpercaya.

Tidak ada lagi namanya rental mobil Bandung terlalu mahal atau merasa tidak aman. Jadi jangan ragu lagi untuk mengunjungi sang anak yang saat ini sedang kuliah di Bandung ya!(Der/Aka)

5 Destinasi ‘Tersembunyi’ di Raja Ampat

Pulau Misool. (Rajaampatparadise)

MALANGVOICE – Indonesia memiliki banyak destinasi wisata yang tersebar di seluruh wilayah, terutama bagian timur. Salah satunya Raja Ampat.

Terletak di Papua Barat, Raja Ampat dikenal memiliki keindahan alam luar biasa. Tak ayal, tempat tersebut jadi idaman wisata banyak orang.

MVoice merangkum lokasi yang perlu dikunjungi selama berada di Raja Ampat, apa saja?

Pulau Misool

Pulau Misool tidak sepopuler Pulau Wayag atau Waigeo. Letaknya memang cukup jauh, bahkan paling jauh dari Sorong. Membutuhkan waktu sekitar 5 jam dengan menumpang speedboat untuk menjangkaunya.

Pulau Misool menyimpan sejumlah objek wisata tersembunyi. Di antaranya Yapap dan Love Pool, Danau Lenmakana, dan Harfart Peak. Yapap dan Love Pool adalah sebuah laguna berhiaskan formasi pulau-pulau karst.

Pulau Mansuar

Keindahan Pulau Mansuar sudah terasa sejak dalam perjalanan dari Waisai. Ketika sampai, hamparan pulau perawan dengan pantai-pantai berpasir putih dan air laut yang jernih tersaji di depan mata.
Jika ingin merasakan sensasi tinggal jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Anda tak akan menemukan satupun bangunan modern di sini. Hanya ada dermaga, resort, dan perkampungan penduduk yang pasti akan menyambut dengan hangat.

Hidden Bay

Dalam Bahasa Indonesia, Hidden Bay berarti teluk yang tersembunyi, dan memang begitulah kenyataannya. Jalan masuknya melalui sungai yang diapit hutan mangrove di kedua sisinya. Lokasi ini menjadi spot diving dan snorkeling baru favorit wisatawan, ditumbuhi beragam jenis koral dan vegetasi laut lainnya.

Teluk Hidden Bay terletak di Distrik Waigeo Barat. Pulau-pulau karst bercokol nyaman, tersebar di perairan teluk ini. Anda bisa menikmatinya tanpa perlu turun dari perahu.

Kalibiru

Kalibiru merupakan sebuah sungai di pedalaman hutan dekat Kampung Warsandim, kawasan Teluk Mayalibit. Lokasinya bisa dijangkau dengan 1 jam perjalanan speedboat dari Waisai. Kemudian dilanjutkan berjalan kaki selama 30 menit melewati medan cukup berat.

Nama Kalibiru menggambarkan kejernihan air di sungai, sampai-sampai tampak berwarna kebiruan dari atas. Saking bening dan tenangnya, dasar sungai terlihat jelas dengan mata telanjang.

Laguna Pulau Rufas

Masih di Distrik Waigeo Barat, kali ini menuju Desa Pam untuk mengunjungi Laguna di Pulau Rufas. Laguna Pulau Rufas adalah sebuah taman laut dangkal dikelilingi tebing karst. Perairannya tenang, lengkap dengan spot-spot pantai berpasir putih di beberapa sisinya.
Sampai sekarang belum banyak agen perjalanan yang menyediakan paket wisata ke beberapa destinasi di atas. Tapi Anda bisa merencanakan perjalanan sendiri tanpa bantuan agen travel. Mulailah dengan menyusun itinerary dan menyiapkan anggaran.

Cek harga tiket pesawat dari kota Anda menuju Sorong sebelum mencari tahu tarif menyeberang ke Raja Ampat. Sebagai referensi, harga tiket pesawat Sriwijaya mulai dari Rp 2 juta-an. Jadi, sudah siap jalan-jalan? (Der/Aka)

Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Asia Tenggara, Dua Ada di Indonesia

Pantai Kuta, Lombok. (WisataID)

MALANGVOICE – Di wilayah Asia Tenggara banyak sekali destinasi wisata yang sebenarnya wajib dikunjungi. Pasalnya, kawasan Asia Tenggara mencakup 11 negara, ribuan pulau, dan ratusan budaya tradisional dan keajaiban alam yang unik.

Nah, bagi kalian yang ingin berpetualangan, MVoice sudah merangkum lima lokasi menarik untuk dikunjungi.

Coron, Filipina
Pulau Palawan telah menjadi tujuan wisata teratas selama bertahun-tahun. Banyak turis berbondong-bondong ke El Nido untuk melihat langsung inspirasi di balik Alex Garland’s The Beach, yang terletak beberapa ratus kilometer utara Pulau Coron.

Teluk Thailand
Teluk Thailand termasuk salah satu destinasi yang harus dikunjungi. Di sana banyak pulau kecil dengan beragam aktivitas dan pemandangan alam menakjubkan.

Di seberang Teluk di sebelah timur adalah pulau Phu Quoc Vietnam dan 27 pulau yang hampir tidak berpenghuni yang membentang lebih dari 500 kilometer persegi, termasuk Hon Thom dan Hon Xuong.

Sumatera, Indonesia
Pulau terbesar di Indonesia ini adalah yang terbesar keenam di dunia, terletak tepat di garis khatulistiwa di negara barat yang berbatu. Menjelajahi bagian utara pulau Anda akan menemukan Danau Toba, danau vulkanik terbesar di dunia dengan pulau yang baru lahir, Palau Samosir.

Samosir memiliki sejarah yang kaya dan eksotis yang didominasi oleh masyarakat adatnya, suku Batak, yang saat ini masih mempraktikkan dan mematuhi banyak elemen budaya asli mereka.

Kuta Lombok, Indonesia
Berbeda dengan Bali, di Kuta Lombok ini bisa dibilang masih alami. Di sana banyak pantai pasir putih dan perbukitan yang indah.

Para wisatawan yang datang juga kebanyakan memanfaatkan ombak pantai untuk berselancar. Peselancar dari semua tingkatan akan kesulitan untuk beralih dari tujuan kelas dunia ini, dengan beberapa hotspot menawarkan selancar menuju ke pasir putih yang menakjubkan atau pantai batu vulkanik.

Malaka, Malaysia
Sebagai kota yang berpusat pada makanan, rumah bagi sejumlah budaya ekspresif, Malaka telah menjadi tujuan selama berabad-abad sebagai pelabuhan yang menarik para pedagang dari India, Cina, Timur Tengah, Portugal, Belanda, dan Inggris.

Setiap budaya yang berkunjung meninggalkan jejak pengaruhnya yang terlihat hari ini melalui arsitektur yang beragam, masakan khas Malaka, dan budaya yang mengakar yang mungkin juga merupakan dunia yang jauh dari Kuala Lumpur yang berdekatan. Selain itu jangan lupa untuk sewa pocket wifi Malaysia agar tetap terkoneksi dengan internet.(Der/Aka)

Pule Payung, Objek Wisata Kekinian bagi Para Pehobi Fotografi

Spot foto Pule Payung. (Jogjaonstage)

MALANGVOICE – Jalan-jalan ke Yogyakarta rasanya kurang apabila tidak mengabadikannya di kamera. Pasalnya kota berjuluk kota gudeg ini banyak sekali spot foto yang sayang dilewatkan, salah satunya adalah Pule Payung.

Terletak di Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, kawasan ini terdapat Waduk Sermo yang memesona, alam yang hijau, serta perbukitan Menoreh.

Nah, di sana pastinya banyak lokasi untuk foto bagi fotografer atau wisatawan, apa saja?

Spot Angkasa

Spot Angkasa adalah salah satu area berfoto terluas di Pule Payung. Area yang terletak di ketinggian ini bahkan diperkirakan dapat menampung 100 orang sekaligus. Dari spot Angkasa, para pengunjung bisa melihat wilayah pesisir selatan.

Spot Jembatan Surga

Jembatan bisa menjadi salah satu alternatif lokasi untuk berfoto cantik. Di Pule Payung, ada sebuah spot foto yang berupa jembatan yang cukup panjang. Area yang disebut Jembatan Surga ini dapat menampung hingga 50 orang. Keindahan pemandangannya tak jauh berbeda dengan spot Angkasa.

Spot Wolu

Jika Anda pernah berfoto di spot Bundar, Kalibiru, tempat ini tidak jauh berbeda. Hanya saja, tempat pijakannya terdiri atas papan segi banyak beraturan. Area ini juga cukup tinggi dari tanah sehingga Anda harus menggunakan tangga untuk mencapainya.

Spot Wolu hanya dapat menampung tujuh orang dengan berat badan standar. Selain itu, di sekelilingnya tidak ada pagar pembatas. Jadi pengunjung diharapkan berhati-hati.

Spot Lolipop

Area menarik lain yang terdapat di Pule Payung adalah spot Lolipop. Dengan pijakan yang berwarna seperti lolipop, tempat ini terlihat sangat menarik. Lokasinya pun sejajar dengan tanah sehingga cukup aman bagi anak-anak. Meskipun demikian, pemandangan yang terjadi di depan mata pun tak kalah bagusnya.

Spot Sepeda Langit

Jika ingin memacu adrenalin, cobalah spot sepeda langit atau Sky Bike. Ini merupakan wahana yang sama dengan yang tersedia di The Lodge Maribaya, Bandung. Di sini, Anda bisa berpose di atas sepeda yang digantung di ketinggian. Karena mengenakan alat pengaman, jangan khawatir melepas tangan dari setang sepeda.

Sky Swing

Terlihat seperti berayun di udara, Anda bisa mendapatkan foto di Pule Payung. Wahana yang disebut Sky Swing ini menjadi salah satu spot favorit untuk berfoto. Pasalnya, keindahan pemandangan di belakang Sky Swing ini tak ada duanya.

Nah, untuk menikmati pengalaman seru berpose cantik di ketinggian Pale Payung, segera rencanakan liburan Anda dengan membeli tiket pesawat ke Jogja di Airy. Selamat berlibur!(Der/Aka)

Pasar Andhong, Suguhkan Aneka Jajanan Tempo Dulu

Salah satu penjual cenil di Pasar Andong yang sedang melayani pembelinya (Ayun)

MALANGVOICE – Tak hanya sebagai tempat wisata. Kampung wisata ‘De Berran’, yang berada di Godorejo, Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu juga mengenalkan jajanan tempo dulu. Di sana, warga menjual berbagai makanan dan minuman serta alat-alatnya bernuansa tempo dulu. Seperti cenil, minuman dawet, klanting dan lainnya.

Menariknya, warga yang membeli harus dengan mata uang zaman dahulu yang masih dalam bentuk sen. Meski begitu, warga yang ingin membeli tak perlu khawatir. Begitu sudah masuk, petugas pintu masuk akan memberikan lima lembar uang pecahan 1, 2, 3, 5 dan 10 sen.

Diketahui, harga per item makanan dan minuman yang dijual pun berbeda-beda. Misalnya saja seperti jajan cenil yang dipatok dengan harga 2 sen dan dawet harganya 5 sen.

Adanya pasar Andhong tersebut pun menggugah masyarakat. Baik mereka yang penasaran atau ingin mengenang masa tempo dahulu. Seperti yang dirasakan Aris Badar Risqullah, warga Gondorejo, Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu itu.

“Jadi ikut merasakan kalau mau beli makanan dan minuman itu pakai uang itu. Apalagi, wadahnya juga menggunakan daun. Serasa zaman dulu,” ungkapnya sambil tertawa.

“Terus, ditambah para penjualnya yang rata-rata memakai kebaya. Kesan tempo dulunya jadi sangat kental dan begitu terasa,” imbuhnya.

Adanya pasar ini ditempatkan di tempat wisata selain menarik wisatawan juga memberikan kesan agar tempat wisata itu menarik.

Selain itu, wadah untuk makanan dan minuman rata-rata tidak menggunakan barang pecah belah atau plastik. Melainkan menggunakan bahan seperti dedaunan. Selain ramah lingkungan, juga tidak terlalu banyak sampah yang dibuang.

Selain itu pastinya juga memberikan edukasi ke masyarakat untuk mengurangi sampah plastik.

Sogik Sugiono, pengelola Kampung Wisata De Berran mengatakan bahwa gagasan Pasar Andhong ini memang baru pertama dibuat di tempat wisata ini. Dengan tujuan untuk meramaikan tempat wisata dan mengenalkan berbagai macam kuliner khas daerah.

“Pasar tradisional di sini cuma pas hari Minggu saja. Kalau hari lain mereka biasanya jualan dipasar,” ucapnya.

“Selain itu, kami juga ingin membantu perekonomian masyarakat sekitar yang sekaligus juga mengenalkan kepada generasi muda makanan khas Indonesia tempo dulu ini,” pungkasnya.(Der/Aka)

Predator Fun Park Sediakan Spot Khusus Bernuansa Valentine

Salah satu pengunjung sedang berswafoto di Predator Fun Park (Ayun)

MALANGVOICE – Predator Fun Park menyediakan nuansa bertema Valentine Day. Selain disiapkn spot foto, pengunjung bisa menulis di plat besi love dan menggantungnya.

Marketing Predator Fun Park Muhammad Wafi mengatakan, hal ini disiapkan memang khusus untuk hari Valentine. Rencananya, pemasangan spot itu berlangsung selama 3 hari. Yakni mulai tanggal 14, 16 dan 17 Februari 2019.

Salah satu pengunjung sedang berswafoto di Predator Fun Park (Ayun)

“Kalau pada 16-17 nya kan weekend. Jadi kita juga ngambil moment yang memang banyak pengunjungnya. Terutama kalangan keluarga,” ucapnya.

Hal itu berlangsung sejak pukul 10.00-15.00 WIB. Dan berlangsung di wahana payung. Untuk bunga mawar dan coklat disediakan per hari nya masing-masing 50 biji.

“Nah, kita juga ada marchandise berupa coklat dan kembang untuk pengunjung. Tapi, kita lebih ke couple dan keluarga yang akan mendapatkan marchandise itu,” katanya.

Kurnia Aprilita Isa (37), seorang pengunjung asli Malang mengatakan, merasa senang dengan adanya spot foto itu. Karena dirasa unik dan bisa menjadi kenangan. Tak hanya untuk pasangan muda mudi saja, orang dewasa juga bisa menikmatinya

“Ya tadi datang bersama rombongan. Kesannya senang, unik karena bisa buat kenangan berlibur di sini,” pungkasnya.(Der/Aka)

VIDEO: Inovasi Kreatif Olahan Keripik Pisang, Mulai Rasa Manis hingga Pedas

MALANGVOICE – Berawal dari usaha rumahan, keripik pisang Bianana mulai dikenal masyarakat umum.

Bianana mempunyai 7 varian rasa, seperti coklat, oreo, keju, balado, madu, rumput laut manis, dan uniknya lagi Bianana mengeluarkan varian baru sambal matah yang rasanya sangat pedas.

Di belakang kemasannya juga terdapat kolom kosong untuk mengungkapkan perasaan atau pesan melalui tulisan.(Der/Aka)

VIDEO: Wisata Lembah Tumpang Tercipta dari Jiwa Seni Yogi Sugito

MALANGVOICE – Berawal dari tanah kosong, Yogi Sugito menciptakan wisata Lembah Tumpang yang berkonsep kerajaan Jawa. Tempat wisata milik mantan rektor sebuah universitas di Malang ini banyak ornamen kerajaan dan rerimbunan tanaman hijau menjadi ciri khas.

Tak hanya menyajikan pemandangan dan kolam renang, wisata Lembah Tumpang juga terdapat penginapan dan kafe untuk para pengunjungnya. Di dalam kawasan wisata Lembah Tumpang yang berlokasi di Dusun Nglanggang Desa Slamet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang itu juga ada bangunan candi yang cukup besar dan tinggi.

Di sana juga terdapat banyak spot foto yang terbilang sangat unik, ada beragam patung batu yang sengaja dibuat seperti zaman dahulu yang membuatnya tampak indah.(Der/Aka)

Blumbang Macari Tak Disetujui Jadi Tempat Wisata

Blumbang Macari ramai dikunjungi wisatawan dari kalangan anak-anak (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Blumbang di Dusun Macari, Desa Pesanggarahan, Kecamatan Batu menjadi polemik. MI Darul Ulum tak setuju daerah tersebut jadi tempat wisata.

Ulul Azmi, Kepala MI Darul Ulum beralasan bahwa di sekitaran blumbang terdapat banyak lokasi edukasi dan pondok pesantren.

“Tidak dijadikan tempat wisata saja seperti itu. Kalau sudah berurusan dengan wisatawan itu hal yang berbeda. Apalagi di sekitar situ ada sekolah dan juga pesantren, tidak cocok jika dijadikan tempat wisata,” ujarnya.

Meski begitu, dirinya sangat bersyukur karena ada sumber air untuk masyarakat.

Apalagi, tempat itu hanya merupakan sumber mata air yang kebetulan menjadi tempat bermain anak-anak di sekitar sini. Belum lagi, di sekitar itu juga terdapat 10 sumber air yang masih belum diketahui titiknya di mana saja.

”Nantinya masih akan dikaji oleh tim PDAM Batu sumber airnya. Agar lebih bermanfaat untuk masyarakat. Jadi kurang pas lah kalau dijadikan tempat wisata,” pungkasnya.

Diketahui, Blumbangan Macari merupakan sebutan dari warga untuk lokasi itu. Bentuk dari Blumbangan Macari itu adalah seperti kolam kecil yang berisi air dan ikan. Kedalamannya bisa mencapai setinggi orang dewasa atau sekitar 2 meter. Tak hanya itu, tempat itu juga dijadikan sebagai tempat berenang, bahkan juga dijadikan tempat mandi, dan cuci baju warga sekitar.

Selain itu, di sana dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat bermain air gratis. Ada fasilitas ayunan untuk bermain dan perahu karet. Serta banyak anak kecil dari berbagai daerah di Kota Batu yang menikmati tempat bermain gratis setiap harinya.

Salah satunya Andri Syaifullah (10). Pelajar asal desa Junrejo itu terkadang menghabiskan waktunya sehabis sekolah untuk berenang di kolam yang memiliki ukuran panjang 80 meter dan lebar 20 meter.

“Lumayan. Tiga kali dalam seminggunya,” ucapnya.(Der/Aka)

Komunitas