MPM Honda Jatim Ajak Komunitas Napak Tilas Honda Bikers Day

Napak tilas Honda Bikers Day. (Istimewa)

MALANGVOICE – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT mengajak komunitas Honda Jatim napak tilas Honda Bikers Day (HBD) Bromo 2011 dalam rangkaian menuju aktivitas Honda National Bikers Gatering – Virtual Edition Sabtu (21/11).

Bertajuk Honda Bikers Exploride, 20 bikers yang merupakan anggota komunitas Honda ini riding menuju tempat bersejarah di Kota Surabaya sebelum menuju Bromo. Start dari MPM Surabaya melewati Hotel Yamato menuju monumen Tugu Pahlawan dan Museum Tugu Pahlawan untuk mengenang para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. Kemudian napak tilas sejarah jalan Tunjungan, Hotel Tunjungan dan monumen Sura dan Baya serta Monumen Bambu Runcing.

Dengan mengendarai Honda BeAT, Honda Vario, Honda ADV150, Honda PCX150, Honda Scoopy, Honda Genio, Honda CB150R, Honda CBR150R, Honda CBR250RR, Honda CRF150L, dan Honda Supra GTR150. Perjalanan napak tilas Honda Bikers Day dilanjutkan menuju Bromo. Berbagai medan perjalanan yang dilalui menuju Bromo mulai dari jalanan perkotaan, jalanan naik turun pegunungan ditempuh para bikers menuju Bromo.

Disana bikers mengenang perjalanan pada waktu terselenggaranya Honda Bikers Day tahun 2011.

“Honda Bikers Day Bromo sangat fenomenal. Dengan cuaca yang ekstreem dan di hadiri kurang lebih 10.000 bikers yang berasal dari seluruh Indonesia,” kata Nono Samadiman ketua Honda Bikers Day 2011.

Selain napak tilas perjuangan pahlawan, pada kesempatan kali ini para bikers juga melakukan kegiatan Honda Community Social Responsibility ( HCSR ) dengan membagikan masker dan memberikan donasi uang kepada UKM di lingkungan eks lokalisasi Dolly.

“Honda community berkomitmen memberikan nilai manfaat kepada lingkungan sekitar dan bangkit bersama di masa pandemi ini dengan napak tilas perjalanan pahlawan dulu dan sekarang,” kata Ilham Santoso selaku Community Development MPM Honda Jatim.(der)

Gelar Konsolidasi, DPD Hipakad Jatim Minta Pengurus Daerah Solid

Silaturahmi dan Konsolidasi DPD Hipakad Jatim. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – DPD Hipakad Jatim mengumpulkan beberapa anggota tiap DPC untuk menggelar konsolidasi dan silaturahmi di Hotel dan Resto Kampoeng Kita, Probolinggo, Rabu (11/11).

Pada kesempatan itu, Ketua DPD Hipakad Jatim, Priyo Effendy, menegaskan kesolidan setiap organisasi di daerah. Menurutnya, organisasi yang solid bisa saling menguatkan dan menjaga keutuhan organisasi.

“Kami harapkan kebersamaan untuk keutuhan organisasi,” katanya.

Silaturahmi Hipakad. (deny rahmawan)

Dikatakan Effendy, dalam organisasi memang banyak lika-liku yang berkembang, termasuk adanya isu perpecahan. Karena itu, ia meminta seluruh anggota DPC Hipakad di daerah harus mendukung penuh pimpinan atau ketua di daerah masing-masing.

“Dimana pun namanya komandan harus didukung. Kalau gak taat dengan komandannya, itu sudah tidak bagus. Seharusnya demikian. Namanya anak buah harus patuh ke pimpinan,” ucapnya.

Karena itu, Priyo menginginkan ketua DPC tegas dalam menghadapi permasalahan agar isu perpecahan tidak sampai muncul dan merugikan organisasi.

“Memang dibutuhkan ketua yang tegas, kalau perlu mengambil sikap semi militer karena kita semua anak TNI AD. Artinya disiplin dan tegas perlu diterapkan,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Priyo ikut memberikan arahan kepada anak muda anggota Hipakad di Hari Pahlawan. Tujuannya untuk meneruskan perjuangan para pejuang terdahulu.

Priyo mengetahui saat ini banyak anak muda yang terlau sibuk mengurus pekerjaan atau malah hanya bermain-main saja.

“Pemuda harus peka mewarisi perjuangan para pahlawan. Karena di sini anaknya tentara. Saya perlu ingatkan itu karena anak-anak ini seneng mikir kerjaan. Makanya biar gak main aja harus ada bimbingan,” jelasnya.

Menanggapi pesan dari Priyo Effendy, Ketua DPC Hipakad Malang Raya, Afan Ari Kartika, siap melaksanakan pesan yang diberikan. Secepatnya ia akan menggelar konsolidasi internal untuk menambah kesolidan organisasi yang ia pimpin.

“Kami siap menjalankan perintah dari DPD Hipakad Jatim. Intinya kami akan terus membuat DPC Hipakad Malang Raya terus maju dan meningkat serta solid,” katanya.

Turut hadir dalam acara itu Ketua Pembina DPC Hipakad Probolinggo Mayjen TNI (Purn) Sentot Yuswandhono, turut memberikan wawasan kebangsaan dan pengalaman berorganisasi.(der)

Bersama Dinkes Kota Surabaya, MPM Honda Jatim Adakan Webinar untuk 250 Nakes

Webinar Honda bersama nakes. (Istimewa)

MALANGVOICE – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motoe Honda wilayah Jatim dan NTT bersama dengan Dinkes Kota Surabaya mengadakan seminar online bertajuk Vario Satu Hati untuk Jatim Sehat, 24 Oktober.

Sebanyak 250 peserta yang merupakan tenaga medis mengikuti webinar dengan bahasan mengenai Covid-19 dan Trend Peningkatan Penyalahgunaan Napza yang disampaikan oleh Saefuddin Zuhri. S.Kep. M.Kes. dari Dinkes kota Surabaya dan Teori Tracking Covid-19 dengan pemateri Moch. Ashadi. S.Kep. Ns dari Dinkes Kota Surabaya, serta pembahasan Aplikasi Tracking Covid-19 dan problematikanya dengan pemateri H. Cholik Anwar. S.Kep. Ns. dari Puskesmas Sememi.

“Kami ingin mengedukasi para tenaga kesehatan mengenai bahaya dan potensi penularan Covid-19 ini dari kota kota lain, meskipun saat ini surabaya mulai turun,. Untuk itu kewaspadaan dan protokol kesehatan wajib kita lakukan. Disamping itu peningkatan penyalahgunaan Napza juga meningkat jumlahnya, artinya ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan momen pandemi ini untuk menjual narkoba secara ilegal,” kata Saefuddin Zuhri, S. Kep, M. Kes – Dinkes Kota Surabaya

Pada webinar kali ini MPM Honda Jatim memberikan program spesial pembelian Honda Vario khusus bagi tenaga kesehatan potongan hingga 1,2 juta rupiah untuk pembelian secara kredit dan juga layanan AHASS.

Selain progtam khusus, instruktur safety riding MPM Honda Jatim memberikan edukasi berkendara dengan tema pentingnya # CariAmanSaatnaikMotor.

“Tenaga medis sebagai garda depan penanganan Covid-19 perlu mendapatkan perhatian khusus, untuk itu bersam dengan Dinkes Kota Surabaya kami adakan webinar ini. MPM Honda Jatim juga berikan spesial diskon serta edukasi keselamatan berkendara agar selalu # Cari_Aman saat naik motor pada waktu berangkat dan pulang kerja,” kata Suhari selaku Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.(der)

Kopdar Online Komunitas Honda Genio Malang, Bahas Teknologi hingga Trend Modifikasi

Kopdar komunitas Honda Genio. (istimewa)

MALANGVOICE – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT bersama dengan komunitas Honda Genio menggelar talkshow bertajuk Genio Eksis Ride disiarkan langsung di Instagram @mpmhondajatim (25/10).

Bertempat di Riders Cafe MPM Malang, kegiatan ini tetep menerapkan protokol kesehatan seperti wakib memakai masker atau face shield dan menjaga jarak bagi nara sumber yang melakukan talk show.

Kegiatan Genio Eksis Ride ini mengupas tuntas Honda Genio mulai dari spesifikasi teknis, tren, hingga alternatif modifikasi yang bisa dilakukan pada model Honda Genio dengan menghadirkan Dion Fandika merupakan mekanik Asia Talent Cup 2017 dan Malaysian Super Bike 2017 dan juga modifikator.

Selain it juga akan ada pembahasan teknis fitur-fitur terbaru Honda Genio seperti rangka eSAF, mesin 110cc eSP generasi terbaru, hingga power charger yang terdapat di U-Box pada sesi bedah teknologi Honda Genio .

Komunitas Honda Genio yang tergabung dalam Honda Genio Riders Indonesia (HGRI) chapter Malang akan berbagi cerita kegiatan-kegiatan yang dilakukan, dan cara bergabung jika ada pengguna Honda Genio yang ingin masuk sebagai anggota komunitas.

“Melalui kegiatan ini, kami mendukung kegiatan komunitas Honda agar tetap produktif, aktif dan kreatif selama adaptasi baru dengan memberikan wadah beraktualisasi melalui virtual,” kata Fariz Hadi Wibowo selaku Community Development MPM Honda Jatim.

Pada kesempatan kali ini diumumkan pemenang lomba foto dengan motor Honda Genio di Instagram.

Honda Genio dengan tampilan baru yang atraktif melalui penyematan grafis bergaya classy fun sporty dan  café lifestyle serta pilihan warna yang variatif. Pembaruan ini menjadi representasi dari generasi muda Indonesia yang ekspresif, stylish dan enerjik.

Mengusung desain yang semakin atraktif, Honda Genio pada tipe CBS kini hadir dengan tampilan grafis berkelas dengan nuansa garis dan pola yang fun melalui aksen neon.

Pilihan terbaru ini hadir dengan 4 warna, yakni Radiant White Silver, Radiant Red Black, Radiant Silver Black, dan Radiant Brown Black.

Sementara itu, untuk tipe CBS-ISS hadir dengan grafis goresan kapur tulis yang ekspresif. Pada tipe CBS-ISS, skutik berdesain casual dan fashionable ini memiliki 4 pilihan warna yaitu Fabulous Red, Fabulous Matte Brown, Fabulous White, dan Fabulous Matte Black.(der)

14 Tahun Kiprah d’Kross, Jadikan Refleksi untuk Terus Berprestasi

Frontman d'Kross Ade Herawanto membentangkan syal Arema. (istimewa)

MALANGVOICE – Genap 14 tahun sudah usia d’Kross Community tahun ini. Tak terhitung sudah prestasi yang ditorehkan d’Kross Community sejak kali pertama berkiprah, tepat 17 Oktober 2006 silam.

Namun, hal itu tak membuat komunitas itu mendongak dengan panji kebesaran yang makin berkibar. Sang frontman, Ade Herawanto, berharap pencapaian selama 14 tahun ini bisa menjadi refleksi untuk terus berkontribusi.

“Bukan lantas menjadi tinggi, tapi justru harus menjadi refleksi. 14 tahun yang sudah dilalui, semoga tidak terhenti. Semoga makin berprestasi dan terus bisa bermanfaat,” seru Sam Ade d’Kross, sapaan akrab sang frontman.

Menginjak usia remaja jika diibaratkan seorang insan, komunitas yang berangkat sebagai wadah elemen suporter ini bertekad untuk tetap lantang menyuarakan perdamaian baik antar suporter maupun elemen-elemen lain.

Sam Ade juga bertekad d’Kross bisa konsisten dan menjaga reputasi Aremania yang selama ini identik sebagai suporter teladan yang penuh dengan berbagai kreasi, inovasi dan contoh bagi suporter lain se-Tanah Air.

“Selalu kita gaungkan kabar damai ke seantero negeri bahkan ke seluruh penjuru dunia,” tukas tokoh Aremania yang juga dikenal sebagai musisi dan tokoh olahraga tersebut.

Aremania Dewata. (Istimewa)

Di bidang olahraga, ada d’Kross Boxing Camp yang sukses melahirkan banyak petinju mentereng. Salah satunya adalah Hero Tito, binaan Sasana d’Kross yang berhasil menggapai mimpi jadi juara dunia tinju internasional berbagai kelas. Keseriusan Sam Ade di cabor adu bogem ini juga terlihat dengan mengantongi lisensi promotor nasional dan internasional dari berbagai badan tinju dunia.

Pria yang sehari-hari menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang itu juga dikenal sebagai pembina tinju amatir Jawa Timur, bahkan juga aktif di asosiasi nasional.

Tak cukup di situ, Sam Ade dan komunitas d’Kross juga aktif mengayomi cabor lain, seperti misalnya Perguruan Silat Cimande hingga bergelut di cabang otomotif seperti motocross.

Setali tiga uang, band d’Kross pun terus berkarya dan telah merilis belasan album kontemporer, mulai dari album berisi lagu dan chant suporter, rock, punk-ska hingga campursari. Band d’Kross juga sudah manggung keliling Indonesia, untuk menghibur fans dan tentunya arek-arek Malang Perantauan, seperti di Batam, Kalimantan, Bali serta Lombok.

Tak terbatas di cabang olahraga dan musik, d’Kross Community juga aktif dalam kegiatan seni, budaya, pam swakarsa dan berbagai kegiatan sosial.

Masa pandemi covid-19 tak menghalangi segenap awak d’Kross Community untuk terlibat dalam bermacam kegiatan bakti sosial. Seperti dalam rangkaian HUT ke-33 Arema, bulan Agustus lalu, d’Kross bersama Aremania Medis dan lintas komunitas lain menggelar pemeriksaan dan pengobatan gratis di sejumlah titik Malang Raya.

Untuk menggalang donasi bagi kemanusiaan, Sam Ade dkk juga menggelar konser virtual untuk memeriahkan hari jadi klub kebanggaan arek-arek Malang. Hasil yang terkumpul disalurkan ke panti asuhan, pondok anak yatim piatu, serta para lansia dan kaum dhuafa.

“Dari kegiatan ini, kami berharap bisa menginisiasi dan menginspirasi berbagai komunitas lain di Bhumi Arema maupun suporter-suporter lain se-Indonesia,” ujar Sam Ade yang memang gemar turun langsung ke masyarakat.

Menurut pria yang dalam setiap kesempatan selalu menekankan pentingnya sikap egaliter ini, paling tidak dari kegiatan tersebut bisa mensupport dan mendampingi masyarakat yang sedang kesusahan, apalagi di masa pandemi seperti sekarang.

“Meski hanya sekadarnya, namun sangat besar artinya bagi nilai-nilai gotong royong dan semangat satu jiwa melawan pandemic covid-19 ini. Tentu saja dengan background serta kemampuan dan keahlian masing-masing komunitas serta elemen masyarakat yang terlibat,” tuturnya.

Kebiasaan ini sudah dilakukan Sam Ade bersama para founding father d’Kross, bahkan sejak tahun 2005 silam dan diteruskan sampai sekarang bersama segenap awak komunitas dengan menggandeng berbagai pihak.

Komunitas yang bermarkas di Jalan Sekayan, Bunul ini juga terlibat aktif dalam berbagai upaya konservasi lingkungan hidup di sekitar.

Dalam sebuah kesempatan ke Nusa Tenggara Timur medio 2016, awak d’Kross bersama petinggi marinir TNI Angkatan Laut; Brigjen Siswoyo ikut berperan dalam menamai salah satu pulau terluar NKRI yang berbatasan dengan Australia. Pulai itu dinamai Pulau Singo Edan dan didaftarkan secara resmi di badan dunia.

Dengan refleksi dan apa yang sudah dijalani 14 tahun ini, Sam Ade berharap komunitas ini bisa terus berkontribusi positif dalam dinamika kehidupan bermasyarakat, bersinergi dengan lintas elemen, mulai dari kelompok suporter, seniman, budayawan, insan musik, teknokrat, akademisi, pemuka agama, tokoh publik, buruh, ormas, sipil, birokrat, wakil rakyat, jajaran TNI-Polri dan para penegak hukum, serta seluruh lapisan masyarakat pada umumnya.(der)

Astra Honda Best Student 2020, Peserta Jatim Tunjukkan Karya Terbaik

AHM student.(istimewa)

MALANGVOICE – AHM Best Student 2020 memasuki babak seleksi regional Jawa 2 yang diselenggarakan secara virtual mulai tgl 12 – 20 Oktober 2020.

Peserta perwakilan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT yakni Muhammad Rafi Ramdhani – SMKN 1 Singosari dan Elfi Novita Anggraini dari SMK (STM) Turen mempresentasikan karyanya di hadapan juri dari PT Astra Honda Motor (AHM).

“Harapannya karya yang dihasilkan peserta AHM Best Student dapat mengispirasi siswa siswi di Jawa Timur dan perwakilan MPM Honda Jatim bisa lanjut sampai tahap Nasional,” kata Vinensia Kenanga selaku Corporate Secretary Head MPM Honda Jatim.

Sebelum masuk tahap seleksi regional Jawa ke-2, peserta perwakilan MPM Honda Jatim terlbih dahulu mengikuti seleksi di regional Jatim. Mereka bersaing bersaing dengan 20 karya dan ide inovasi dari 19 sekolah terpilih dari 70 karya, mengikuti seleksi regional AHMBS yang diadakan MPM Honda Jatim.

Memasuki tahun pelaksanaan ke-18, AHM Best Student terus disempurnakan untuk memberi manfaat lebih bagi peserta maupun penerima manfaat di sekitarnya. Pada tahun ini, AHM Best Student hadir dengan konsep pelaksanaan baru yang menyesuaikan dengan proses pembelajaran jarak jauh yang diterapkan di dunia pendidikan saat ini. Keseluruhan proses kompetisi mulai dari sosialisasi, seleksi, kegiatan pengayaan ilmu, hingga penganugerahan pemenang dilakukan secara daring.(der)

Ikhtiar Atasi Krisis Ekonomi, ACT Malang Global Wakaf Inisiasi Gerobak Dermawan

Gerobak dermawan ACT Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pandemi corona menjelma menjadi musibah multi dimensi yang berdampak kepada semua lapisan kehidupan, baik kesehatan masyarakat covid maupun sektor ekonomi masyarakat yang mulai hancur akibat resesi.

Hal itu diperparah lagi banyak karyawan yang ter PHK dan dirumahkan sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Bahkan pengangguran meningkat tajam akibat pandemi selama 7 bulan terakhir, di Malang sendiri angka kemiskinan mencapai 35 ribu orang. Melihat latar belakang ekonomi yang makin terpuruk, ACT Malang – Global Wakaf bersama Coach Askan Setiabudi pemiliki kedai motivator menginisasi program untuk memberdayakan ekonomi masyarakat khususnya di Malang Raya.

Program tersebut diberi nama Gerobak Dermawan, yaitu memberikan lapangan kerja kepada para calon penerima manfaat berbentuk sebuah gerobak dan menjual produk olahan cokelat menjadi minuman berbagai rasa dengan nama produk cokelat sokelat.

Gerobak Dermawan disediakan kedai motivator lengkap beserta dengan peralatan dan kebutuhan penjualan, seperti bahan dasar cokelat, belender, cup atau gelas dan tools marketing.

Status dari Gerobak Dermawan sendiri adalah gerobak wakaf yang didanai dari kedermawanan masyarakat Indonesia dengan akad wakaf, sehingga tidak ada kepemilikan atas gerobak dermawan tersebut, akan tetapi calon penerima manfaat bisa mengelola dan menjual semua penjualan produk pada gerobak dermawan yang sudah disediakan.

“Nantinya penerima manfaat mendapatkan hak menggunakan gerobak ini, menjalankan usahanya sehingga memiliki pendapatan dari berjualan,” ucap Askan Setiabudi.

ACT – Global Wakaf menyediakan penerima manfaat yang benar – benar membutuhkan, khususnya kepada masyarakat yang belum memiliki pendapatan untuk pemenuhan kebutuhan dasar mereka. Harapannya penemira manfaat yang mndapatkan amanah untuk mengelola gerobak dermawan dapat mandiri ekonominya.

“ejatinya gerobak dermawan ini memang untuk memberikan pemberdayaan ekonomi kepada para penerima manfaat ” ucap Diki Taufik Sidiq selaku branch manager ACT Malang.

Selain mendapatkan manfaat ekonomi dari gerobak dermawan, calon penerima manfaat mendapatkan pelatihan tekning marketing, pembinaan spiritual dan pengembangan diri sehingga kapasitas dan kemampuannya dapat meningkat.

“Kami tidak hanya fokus pada ekonomi saja, tetapi aspek potensi dan kemampuan diri harus ikut ditingkatkan,” tambah diki.

Peluncuran Gerobak Dermawan sendiri dilakukan secara simbolis dengan penandatanganan MoU Kerjasama ACT – Global Wakaf dengan Coach Askan Setiabudi selaku pemilik Kedai Motivator pada tanggal 25 september 2020 bertempat di Kedai Motivator, Tologomas Kota Malang.

Bagi sahabat dermawan yang ingin berpartisipasi dalam patungan untuk penyediaan gerobak dermawan bisa melalui link berikut: https://malang.indonesiadermawan.id/GerobakDermawan

ACT Malang luncurkan Gerakan Bangkit Bangsaku

Peluncuran gerakan ACT Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kondisi bangsa yang kian terpuruk akibat pandemi berdampak pada semua lapisan kehidupan masyarakat Indonesia pada umumnya dan warga Malang Raya pada khususnya.

Kondisi peningkatan kasus positif corona melahirkan era kenormalan baru yang membuat keseharian masyarakat berubah total. Termasuk dalam sektor ekonomi yang mulai terhambat, banyak karyawan di PHK dan dirumahkan, usaha dan bisnis terpaksa gulung tikar hingga pada berhentinya pemenuhan penghasilan.

Melihat realita yang semakin mengkhawatirkan, ACT Malang melaunching Gerakan Bangkit Bangsaku Rabu (15/10) di Aula Malang Strudel, Jalan Semeru, Klojen.

Spirit dari Gerakan Bangkit Bangsaku adalah upaya bersama penyelamatan sekaligus penyebaran semangat optimis di tengah kondisi ini. Bersama seluruh elemen bangsa, gerakan ini berikhtiar mengatasi ancaman resesi, kelaparan, kemiskinan, sekaligus membangun kemandirian masyarakat.

“Kami ingin mengajak semua lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang berjamaah dan Bersatu untuk membersamai serta mengentaskan permasalahan yang menjerat kondisi bangsa saat ini,” ucap Diki Taufik Sidiq Branch Manager ACT Malang.

“Hanya satu kunci agar kita bisa keluar dari jerat permasalahan ini, yaitu bersatu saling menguatkan dan memberikan solusi dalam bentuk aksi nyata membersamai mereka,” ucap Diki saat mendeklarasikan peluncuran Gerakan Bangkit Bangsaku.

Gerakan Bangkit Bangsaku dalam praktiknya akan fokus terhadap tiga sektor besar vital yang membutuhkan penangan segera yaitu sosial, ekonomi dan kesehatan. Pada sektor sosial ACT akan terus menopang kebutuhan pokok masyarakat, khusunya pemenuhan pangan melalui berbagai program unggulan antara lain Operasi Pangan Gratis, Operasi Makan Gratis, Operasi Warung gratis dan sebagainya.

Pada sektor ekonomi, ACT terus memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha mikro dan ultra mikro agar tetap mampu bertahan ditengan krisis ekonomi yang melanda. Sedangkan disektor kesehatan, ACT malang terus melakukan Langkah preventif guna mencegah penyebaran wabah corona dengan melakukan aksi desinfektan, penyediaan APD bagi tim medis dan dukungan pemenuhan nutrisi bagi tenaga kesehatan.

Peluncuran Gerakan Bangkit Bangsa di Cabang Malang merupakan serangkaian launching yang serentak dilakukan di semua cabang ACT di Indonesia, dengan mengundang berbagai stakeholder antara lain korporasi, komunitas, pelaku usaha, LAZ dan awak media.

Selain itu pada peluncuran ini diisi penyampaian materi dari beberapa Tokoh Publik yaitu Prof. Ir. Dr. Hariyadi, MP sebagai pakar pertanian, Coach Askan Setiabudi sebagai motivator dan mentor UMKM di Malang raya, serta ustaz Hendra Ubay tokoh dai muda Malang Raya.

Harapannya setelah gerakan ini diluncurkan akan semakin banyak partisipasi berbagai pihak yang ikut andil dalam menangani permasalah ini.

“Semoga dengan diluncurkannya gerakan ini di Malang, semoga akan semakin luas dan besar gelombang partisipasi public untuk ikut serta mengentaskan permasalahan bangsa, khususnya saudara kita di Malang Raya,” tutup Diki.(der)

Single Baru Benzjawa, ‘Konco Gowes’ Ajak Masyarakat Gemari Olahraga

Benzjawa. (Istimewa)

MALANGVOICE – Band asal Kota Malang, Benzjawa, meluncurkan single baru. Grup beraliran Pop Jawa ini memperkenalkan lagu ‘Konco Gowes’. Tembang ini dirilis lewat Micvi Entertainment, label asal Jakarta.

Benzjawa berkolaborasi dengan youngpreneur Safira Lestari untuk melahirkan lagu ini. Vokalis Benzjawa, Harvi mengatakan inspirasi lagu berasal dari Safira. Dari ide awal ini, Donny, gitaris Benzjawa mengkreasikan melodinya.

“Semua berawal dari pertemuan kami dengan Safira. Kami bertemu di rumah mas Puguh, eksekutif produser Benzjawa. Ide lagu berawal dari obrolan santai di masa pandemi,” ujar Harvi, Rabu (7/10).

Safira mengajak Benzjawa melahirkan lagu bertema ajakan hidup sehat. Ide tersebut dikombinasikan dengan tren gowes saat ini. Sekalian, tema itu digabung dengan eksplorasi wisata Malang Raya. Lirik dan melodi pun tercipta. Draft lagu tersebut difinalisasi dan akhirnya menjadi single Benzjawa.

Untuk menambah spirit lagu Konco Gowes, video klip pun diproduksi. Safira kembali terlibat dalam produksi video klip Konco Gowes. Sutradara video klipnya adalah Eko Polenk, dari Hypnocreative Media. Syuting video klip digelar di beberapa kawasan Malang Raya. Terutama, sejumlah lokasi wisata.

Sebut saja, jalur pemandian air panas Cangar. Lalu, Alun-Alun Tugu dan kawasan Kayoe Tangan. Serta, rute Jalur lintas Selatan (JLS). Video klip menggambarkan semua lokasi itu dari perspektif pesepeda. Harvi merinci, ada pantai yang dijadikan focal point video klip.

“Lokasinya ada di Camping Ground, Pantai Jolangkung,” sambung Harvi.

Di sana, video klip menggambarkan pesepeda beristirahat usai nggowes. Tenda untuk camping pun didirikan di pinggir pantai. Harvi menegaskan, pandemi bukan alasan untuk tidak hidup sehat.

“Kami ingin mengajak masyarakat hidup sehat. Salah satu caranya, adalah berolahraga sepeda,” tutup Harvi.(der)

Pererat Persaudaraan Sekaligus Unjuk Skill, GM FKPPI Kota Malang Gelar Futsal Bareng

Ketua FKPPI Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menghadiri kegiatan Futsal Bersama, Minggu (4/10/2020).

MALANGVOICE – Dalam rangka mempererat tali persaudaraan dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 75 Tentara Republik Indonesia (TNI), GM FKPPI (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri) Kota Malang menggelar olahraga futsal bersama di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu, (4/10).

Ketua GM FKPPI Kota Malang Rudi Nugroho mengatakan, digelarnya kegiatan tersebut diharapkan antara pengurus bisa saling kenal satu sama lain. Karena itulah, dia menyampaikan kegiatannya bertajuk Selamat Datang Sahabat “Futsal Bersama”.

”Biasanya, organisasi itu antar pengurus tidak saling kenal. Karena itu, dengan kegiatan seperti ini, sambil olahraga, bisa saling kenal dan mempererat tali persaudaraan untuk organisasi kedepannya,” terangnya.

Di sisi lain, dia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini juga agar ada kekompakan antar anggota organisasi. Baik saat dalam bekerja maupun berkegiatan di organisasi.

”Kalau bisa kerja bareng dan berkegiatan bareng. Tentunya akan lebih indah. Sehingga nilai persahabatan itu tidak hanya terbatas pada organisasi masing-masing,” tuturnya.

Oleh sebab itulah, Rudi menyampaikan kegiatan tersebut digelar dengan begitu guyubnya. Dia menyampaikan ada tujuh tim futsal dengan total kurang lebih ada 100 orang.

”Ada tujuh tim yang ikut tadi dengan kurang lebih ada 100 orang. Tapi, tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan. Karena saat ini masih dalam kondisi pandemic Covid-19,” ungkapnya.

Sementara, Ketua FKPPI Kota Malang Sofwan Edi Jarwoko mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan daripada GM FKPPI Kota Malang tersebut. Namun demikian, paling utama menurutnya perannya organisasi dalam mewarnai aktivitas Pemerintah Kota Malang.

”Peran pemuda kedepannya bagaimana dalam mewarnai aktivitas Pemerintah Kota Malang. Seperti menjembatani program-program pemerintah yang belum sampai di Masyarakat,” ungkapnya.

Terutama tentang informasi pandemi Covid-19 atau virus corona. Salah satunya ikut berperan dalam mengedukasi masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.

”Tidak terkecuali terkait penghijauan. Sekalipun malang ini daerah pegunungan dan ketinggian. Tapi, menjaga kelestarian tetap harus dilakukan,” terangnya. (Der)