Single Baru Benzjawa, ‘Konco Gowes’ Ajak Masyarakat Gemari Olahraga

Benzjawa. (Istimewa)

MALANGVOICE – Band asal Kota Malang, Benzjawa, meluncurkan single baru. Grup beraliran Pop Jawa ini memperkenalkan lagu ‘Konco Gowes’. Tembang ini dirilis lewat Micvi Entertainment, label asal Jakarta.

Benzjawa berkolaborasi dengan youngpreneur Safira Lestari untuk melahirkan lagu ini. Vokalis Benzjawa, Harvi mengatakan inspirasi lagu berasal dari Safira. Dari ide awal ini, Donny, gitaris Benzjawa mengkreasikan melodinya.

“Semua berawal dari pertemuan kami dengan Safira. Kami bertemu di rumah mas Puguh, eksekutif produser Benzjawa. Ide lagu berawal dari obrolan santai di masa pandemi,” ujar Harvi, Rabu (7/10).

Safira mengajak Benzjawa melahirkan lagu bertema ajakan hidup sehat. Ide tersebut dikombinasikan dengan tren gowes saat ini. Sekalian, tema itu digabung dengan eksplorasi wisata Malang Raya. Lirik dan melodi pun tercipta. Draft lagu tersebut difinalisasi dan akhirnya menjadi single Benzjawa.

Untuk menambah spirit lagu Konco Gowes, video klip pun diproduksi. Safira kembali terlibat dalam produksi video klip Konco Gowes. Sutradara video klipnya adalah Eko Polenk, dari Hypnocreative Media. Syuting video klip digelar di beberapa kawasan Malang Raya. Terutama, sejumlah lokasi wisata.

Sebut saja, jalur pemandian air panas Cangar. Lalu, Alun-Alun Tugu dan kawasan Kayoe Tangan. Serta, rute Jalur lintas Selatan (JLS). Video klip menggambarkan semua lokasi itu dari perspektif pesepeda. Harvi merinci, ada pantai yang dijadikan focal point video klip.

“Lokasinya ada di Camping Ground, Pantai Jolangkung,” sambung Harvi.

Di sana, video klip menggambarkan pesepeda beristirahat usai nggowes. Tenda untuk camping pun didirikan di pinggir pantai. Harvi menegaskan, pandemi bukan alasan untuk tidak hidup sehat.

“Kami ingin mengajak masyarakat hidup sehat. Salah satu caranya, adalah berolahraga sepeda,” tutup Harvi.(der)

Pererat Persaudaraan Sekaligus Unjuk Skill, GM FKPPI Kota Malang Gelar Futsal Bareng

Ketua FKPPI Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menghadiri kegiatan Futsal Bersama, Minggu (4/10/2020).

MALANGVOICE – Dalam rangka mempererat tali persaudaraan dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 75 Tentara Republik Indonesia (TNI), GM FKPPI (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri) Kota Malang menggelar olahraga futsal bersama di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu, (4/10).

Ketua GM FKPPI Kota Malang Rudi Nugroho mengatakan, digelarnya kegiatan tersebut diharapkan antara pengurus bisa saling kenal satu sama lain. Karena itulah, dia menyampaikan kegiatannya bertajuk Selamat Datang Sahabat “Futsal Bersama”.

”Biasanya, organisasi itu antar pengurus tidak saling kenal. Karena itu, dengan kegiatan seperti ini, sambil olahraga, bisa saling kenal dan mempererat tali persaudaraan untuk organisasi kedepannya,” terangnya.

Di sisi lain, dia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini juga agar ada kekompakan antar anggota organisasi. Baik saat dalam bekerja maupun berkegiatan di organisasi.

”Kalau bisa kerja bareng dan berkegiatan bareng. Tentunya akan lebih indah. Sehingga nilai persahabatan itu tidak hanya terbatas pada organisasi masing-masing,” tuturnya.

Oleh sebab itulah, Rudi menyampaikan kegiatan tersebut digelar dengan begitu guyubnya. Dia menyampaikan ada tujuh tim futsal dengan total kurang lebih ada 100 orang.

”Ada tujuh tim yang ikut tadi dengan kurang lebih ada 100 orang. Tapi, tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan. Karena saat ini masih dalam kondisi pandemic Covid-19,” ungkapnya.

Sementara, Ketua FKPPI Kota Malang Sofwan Edi Jarwoko mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan daripada GM FKPPI Kota Malang tersebut. Namun demikian, paling utama menurutnya perannya organisasi dalam mewarnai aktivitas Pemerintah Kota Malang.

”Peran pemuda kedepannya bagaimana dalam mewarnai aktivitas Pemerintah Kota Malang. Seperti menjembatani program-program pemerintah yang belum sampai di Masyarakat,” ungkapnya.

Terutama tentang informasi pandemi Covid-19 atau virus corona. Salah satunya ikut berperan dalam mengedukasi masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.

”Tidak terkecuali terkait penghijauan. Sekalipun malang ini daerah pegunungan dan ketinggian. Tapi, menjaga kelestarian tetap harus dilakukan,” terangnya. (Der)

FSI Melebar ke Malang Selatan, Donatur dari Libya

Komunitas FSI. (istimewa)

MALANGVOICE – Gerakan sosial Food Sharing Indonesia (FSI) yang digagas oleh dua perempuan muda, Shella Sabillah Alamri dan Dian Ayu Antika Hapsari semakin melebar.

Sebagai informasi, FSI merupakan gerakan sosial dengan beberapa kegiatan yang bertujuan untuk membantu sesama. Salah satunya adalah berbagi nasi kotak setiap Jumat kepada dhuafa, fakir miskin dan orang membutuhkan lainnya.

FSI yang usianya belum genap satu bulan ini menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Jumat (4/9), lokasi penyebaran nasi kotak tidak hanya di Kota Malang saja. Namun sampai ke Kepanjen dan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Salah satu founder FSI, Dian Ayu Antika Hapsari atau yang akrab disapa Tika menyebutkan, nasi kotak donasi dari para donatur dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan di sekitar Jalan Trunojoyo, Kepanjen hingga ke Pasar Gondanglegi. Kali ini FSI tidak bergerak sendiri. Melainkan dibantu seorang volunteer dari Yayasan Galeri Kreatif, Muzeki.

“Kami menyisir jalan-jalan. Melihat bapak tua tukang becak, pemulung, gelandangan atau orang gila kami beri nasi kotak. Alhamdulillah mereka senang bahkan ada yang langsung dimakan,” kata Tika.

Bahkan, lanjut perempuan yang juga berprofesi sebagai MC ini perkembangan menggembirakan juga bukan hanya dari wilayah jangkauan mereka yang semakin luas. Melainkan donatur yang antusias dengan gerakan sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan primer dan sekunder orang-orang yang membutukan itu.

Bahkan donaturnya ada yang dari Australia dan Libya. Pekan ini, salah seorang teman Tika asal Libya, Ali Matuq berkontribusi dengan memberikan donasi puluhan nasi kotak. Total ada 45 nasi kotak hasil donasi yang sudah didistribusikan hari ini.

“Jadi teman saya ini sudah tinggal di Indonesia sejak 2015. Dia ambil program magister dan doktoral bidang hukum syariah di universitas negeri yang ada di Jawa Timur. Matuq antusias join sejak minggu lalu. Dia masak sendiri masakannya pagi-pagi tadi, dia packing dan kerjakan semua sendiri. Pagi-pagi pukul 06.00 dikirimkan ke tempat saya, masyallah,” beber Tika.

Sementara itu, founder lain, Shella menjelaskan, donatur juga berasal dari Australia. Donatur dari Australia biasanya bukan hanya sedekah untuk berbagi nasi. Namun juga untuk anak yatim. Bahkan yang membuat Shella kaget, haru dan bahagia adalah ada salah satu donatur dari Australia yang mengamanahkan uang sebesar Rp 5 juta kepada FSI.

“Alhamdulillah donasi dari Australia cukup banyak. Baru-baru ini saya kaget setelah Tika menginformasikan ada orang yang donasi Rp 5 juta. Amanahnya, dibagikan kepada anak yatim dan alhamdulillah sudah kami sampaikan,” tegas alumnus Universitas Muhammadiyah Malang ini. (Der)

MPM Honda Jatim Sosialisasikan New AHMBS 2020 Bersama Alumni

MPM Honda Jatim Sosialisasikan New AHMBS 2020 Bersama Alumni. (Istimewa)

MALANGVOICE – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT bersama alumni AHMBS (Astra Honda Best Student) mulai mensosialisasikan AHMBS 2020 dengan konsep baru. Sosialisasi ini dilakukan melalui siaran live Instagram @mpmhondajatim.

Pada kesempatan kali ini sosialisasi dilakukan dengan mengajak Fajar Ananda Saputra alumni AHMBS 2017 yang berhasil menjadi runner up 4 di tingkat nasional (28/8).

Bertempat di Rider Cafe MPM Malang, Fajar membagikan pengalaman selama mengikuti AHMBS dan juga setelahnya.

“Berkat ikut AHMBS, saya jadi bisa masuk ke Universitas Negeri Malang lewat Jalur Mandiri. Dan ilmu yang didapatkan seperti teknik presentasi saya pergunakan sampai sekarang ini di dalam bisnis yang saya jalankan sehingga bisa menyakinkan klien saya,” kata Fajar

Selain Fajar, sebelumnya alumni AHMBS 2018 dan Best of The Best AHMBS 2018 Nasional, Azizatus Sa’diyah juga berbagi pengalaman serta tips lewat siaran Instagram @mpmhonfajatim dan @sahabat1hati pada 13 Agustus 2020.

“Harapannya dengan lewat kompetisi AHMBS 2020, generasi muda di area kami mendapatkan kesempatan besar untuk berprestasi di bidangnya dengan cara yang kreatif, dan diharapkan bisa berkompetisi, berprestasi hingga ke seleksi tingkat Nasional,” kata Vinensia Kenanga selaku Corporate Secretary Head MPM Honda Jatim

Dalam kegiatan berbagi pengalaman dari alumni bisa menjadi insporasi bagi para siswa yang ingin mengikuti AHMBS. Lewat AHMBS Honda mengajak para siswa menggali inspirasi dan motivasi para alumni yang sukses setelah AHM Best Student baik di bidang pendidikan, pekerjaan, maupun wirausaha.

Mereka bisa menyimak pengalaman seru dan tips dari para alumni tersebut dalam siaran Instagram Live @sahabat1hati dan @mpmhondajatim.

PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT. Mitra Pinasthika Mulia (mPM Honda Jatim) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT menggelar kompetisi AHM Best Student 2020 dengan konsep baru yang lebih menantang bagi para pelajar setingkat SLTA (SMA/SMK/MA/MAK) semua jurusan.

Kompetisi yang mengangkat tema Satu Hati Menuju Indonesia Maju ini menjadi bentuk komitmen kuat AHM dan MPM Honda Jatim untuk tetap mendorong lahirnya sumber daya manusia muda yang unggul kendati di masa sulit menghadapi pandemi Covid-19.

Memasuki tahun pelaksanaan ke-18, AHM Best Student terus disempurnakan untuk memberi manfaat lebih bagi peserta maupun penerima manfaat di sekitarnya. Pada tahun ini, AHM Best Student hadir dengan konsep pelaksanaan baru yang menyesuaikan dengan proses pembelajaran jarak jauh yang diterapkan di dunia pendidikan saat ini. Keseluruhan proses kompetisi mulai dari sosialisasi, seleksi, kegiatan pengayaan ilmu, hingga penganugerahan pemenang dilakukan secara daring.

Puncak AHM Best Student akan berlangsung pada bulan November yang akan dikemas dalam acara menarik dan menginspirasi bagi anak muda untuk berpikir kreatif bagi kemajuan bangsa.(der)

Rayakan Kemerdekaan RI, Pemuda Pujon Lor Pilih Berbagi ke Kaum Difabel

Berbagi di Pujon Lor. (Istimewa)

MALANGVOICE – Perayaan peringatan kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia tak harus dirayakan dengan beragam lomba unik, namun juga bsia dilakukan dengan berkegiatan sosial.

Seperti yang dilakukan beragam kelompok karang Taruna di desa Pujon Lor, Kabupaten Malang yang memberi bantuan kepada kaum penyandang disabilitas.

Kegiatan pada Minggu (23/8) lalu, pihak Heppiii Community berkolaborasi dengan 9 Karang Taruna desa Pujon Lor binaan Heppiii Community yang bersinergi dengan Pemerintah Desa membagikan bantuan langsung berupa sembako kepada kaum difabel di sana.

Dalam kesempatan ini, Heppiii Comunity menggandeng beberapa komunitas binaan. Ada 9 komunitas binaan yang membantu kegiatan yang sangat positif itu, diantaranya komunitas Liberty, Barselo, Sekawan, G12, Aertwoll, G11, G24, Kampoeng Sembilan, serta Metamorfosis 23.

Menurut Pembina Heppi Community wilayah Kecamatan Pujon, Indi Sulistio para pemuda di desa ini ingin memberikan warna lain di Hari Ulang Tahun ke-75 Republlik Indonesia dengan memberikan bantuan kepada kaum difabel yang tergabung dalam komunitas DC2 atau Difable Creative Community.

“Kesembilan Karang Taruna Desa Pujon Lor yang berkolaborasi tersebut menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat penyandang disabilitas di Desa Pujon Lor. Selain memberikan baksos, tentunya akan sangat mendongkrak support moriilnya dengan lebih mempedulikan mereka,” kata Indi Sulistio Pembina Heppiii Community.

Lebih lanjut Indi mengatakan total bantuan yang diberikan kepada kaum difabel yang ada di wilayah Pujon Lor ini berjumlah 40 paket.

Indi berharap, bantuan paket sembako tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima dan bisa menginspirasi bagi setiap golongan atau perusahaan lain agar kedepan bisa memberikan bantuan seperti yang dilakukan oleh Heppiii Community serta komunitas sosial binaannya.(der)

Konser Virtual HUT Arema Sukses Trending, Ditonton 74 Ribu dari Berbagai Penjuru Dunia

Konser virtual HUT Arema. (Istimewa)

MALANGVOICE – Gelaran konser virtual d’Kross-Aremania berkolaborasi dengan Swara Narwastu, Senin (10/8) malam, sukses digelar.

Bahkan, acara yang dirayakan untuk memeriahkan HUT ke-33 Arema ini menjadi trending di media sosial, salah satunya YouTube.

Live streaming konser perayaan HUT ke-33 Arema bertajuk “Jangan Kemana-mana, Aremania Ada Dimana-mana” itu disaksikan hampir 74.000 viewers dari seluruh penjuru dunia.

Selain disiarkan live melalui channel Arema FC Official TV, konser yang berlangsung 2,5 jam itu juga dapat disaksikan melalui jaringan Times Indonesia, Surya -Tribun Jatim, ePro dan media partner lainnya.

Ade d’Kross membawakan lagu. (Istimewa)

Dari kolom komentar Youtube, penonton konser berasal dari Sabang sampai Merauke. Ada yang dari Medan, Pekanbaru, Jakarta, Karawang, Pemalang, Pati, Semarang, Madiun, Lumajang, Pasuruan, Wonogiri, Banjar, Mahakam Ulu hingga Makassar.

Aremania-Aremanita serta Arek Malang perantauan di luar negeri juga tak mau ketinggalan. Ada yang menyaksikan dari Malaysia, Hongkong, Korea bahkan hingga Eropa.

Ketua Panitia Kegiatan Baksos & Virtual Concert HUT ke-33 Arema, Rahmat Mashudi Prayoga menyebut, suksesnya acara tak lepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak.

“Terima kasih untuk para pengisi acara, mulai dari nawak-nawak d’Kross dan frontman Sam Ade Herawanto, Swara Narwastu, Kapusdik Brimob Lemdiklat Polri; Kombes Pol AW Kolopaking dan jajarannya, tim ePro, PWI Malang Raya dan rekan-rekan media partner, seluruh sponsor dan panitia yang terlibat dan tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Umak hebak mbois,” ujar Yoga, sapaan akrabnya.(der)

Dihantam Pandemi, Tony Aksa & Yudek Tetap Berkarya Keluarkan Single Baru

Tony Aksa dan Yudek. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kiprah musisi Malang dalam menciptakan musik memang tak bisa dipandang sebelah mata. Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, namun musisi Malang tetap berkarya.

Seperti satu lagi single dari dua musisi asli “arek” Malang yang berisikan gambaran keadaan saat awal pandemi Covid-19 yang dampaknya adalah masyarakat dirundung rasa panik dan ketakutan.

Di kala semua orang merasa takut akan sesuatu, Tony Aksa yang juga merasakan dan mengalami dampaknya mencoba mengungkapkan perasaan terdalamnya lewat sebuah lagu yang berjudul ‘Rindu Sedia Kala’. Dalam lagu ini Tony Aksa berharap agar keadaan lekas pulih membaik seperti sediakala.

Adalah Tony Aksa, gitaris dari Taxi band yang sempat populer dengan single ‘Hujan Kemarin’ yang menjadi figur dalam single ini. Dalam single ini, Tony Aksa menggandeng vokalis bersuara khas yaitu Yudek. Suara serak dari Yudek dan alunan gitar akustik dari Tony Aksa menjadi penyempurna dalam single Rindu Sedia Kala.

Dibawah naungan LR manajemen, Tony Aksa & Yudek yang dimanajeri langsung oleh kepala desa Ngijo Karangploso yang dijuluki LR (Lurah Rocker) oleh warga setempat karena kegemarannya menyanyikan lagu-lagu Rock era 90 an, tengah sibuk melakukan rangkaian promo single Rindu Sedia Kala.

Penggarapan lagu ini juga dibantu beberapa rekan antara lain. Indra yang dulu juga tergabung dalam Band Taxi ikut membantu dalam pengisian keyboard, string, mixing mastering di studio Gio Production. Dan juga penggarapan video dibantu oleh Antonblack, Alim Anima, dan Oche. Video lengkap Rindu Sedia Kala bisa dilihat di youtube channel ‘Tony Aksa’.

“Semoga single ini bisa diterima masyarakat luas dan semoga bisa mewakili doa dan harapan seluruh lapisan masyarakat agar kita semua bisa segera pulih dari keterpurukan selama masa pandemi virus corona,” ujar Tony Aksa.(der)

Sam Ambon: Warga Malang Raya Kurang Tertib Jalankan Protokol Kesehatan

Khoirul Anwar alias Sam Ambon, saat melakukan solo touring. (Istimewa)

MALANGVOICE – Di tengah-tengah Pandemi Covid-19, geliat ekonomi di Malang raya mulai membaik. Namun, kedisiplinan masyarakat untuk menjalankan protokol Kesehatan masih kurang.

Salah satu anggota komunitas motor JBI Kadit Itreng yang tergabung dalam Bold Malang, Khoirul Anwar mengatakan, untuk mengobati rasa kerinduannya, dirinya menyempatkan diri untuk melakukan solo touring berkeliling Malang Raya, dengan menyisir pusat kota, daerah pinggiran Malang dan berakhir di tempat wisata Bedengan.

“Sejak pandemi Covid-19 melanda Malang Raya dan usai diberlakukan PSBB. Untuk mengobati rasa kangen menikmati suasana jalanan, maka saya melakukan solo touring sekaligus juga untuk melihat seperti apa kehidupan di Malang sejak pandemi terjadi,” ungkap pria yang akrab disapa Sam Ambon.

Menurut Sam Ambon, dalam solo touring itu, dirinya mengambil rute mulai dari kawasan Jalan Kertanegara Karangploso, kemudian menyisir sejumlah rute di pusat kota seperti alun-alun, balai kota dan sempat mampir ke Kampung Warna-warni di Malang.

“Saat berkeliling, terlihat aktivitas masyarakat sudah mulai ramai. Geliat ekonomi juga sudah terlihat. Jalan-jalan kembali macet, mulai ramai lagi,” ujarnya.

Akan tetapi, lanjut Sam Ambon, dengan mulai normal kembali aktivitas masyarakat, dirinya merasa nyaman ikut senang, namun juga merasa prihatin lantaran masih adanya warga yang tidak disiplin dan tertib dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19, seperti menggunakan masker, serta menjaga jarak.

“Saya sendiri juga membekali diri dengan masker, handsanitizer, vitamin, dan menjaga fisik sebelum berangkat. Ini adalah bagian dari adaptasi untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari paparan Covid-19,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Bold Riders Malang Wilson Sanada mengapresiasi solo touring bikers dari JBI Kadit Itreng yang sudah lama tidak mengaspal setelah pandemi selama hampir empat bulan terakhir ini.

“Touring adalah salah satu bagian yang tak terpisahkan dari seorang riders, khususnya Bold Riders. Yang terpenting selama berkendara tetap menjalankan protokol kesehatan, menjaga keselamatan dalam berkendara serta saling memberikan support antar teman riders ketika berada di jalan,” pungkasnya.(der)

Kopdar dan Halalbihalal Online Komunitas Honda CBR250RR Malang dan Blitar

Kopdar online komunitas Honda Malang dan Blitar. (Istimewa)

MALANGVOICE – Dalam suasana lebaran 2020, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT memfasilitasi kopdar komunitas Honda melalui live ig @mpmhondajatim (26/06)

Sebanyak 4 perwakilan komunitas Honda CBR 250RR Malang dan Blitar antara lain CSMR (CBR250RR Squad malang Raya), Black Rider Malang, MCO (Malang CBR250RR Owner), BRC (Blitar Rider CBR250RR) menyampaikan kegiatan masing-masing komunitas selama #DiRumahAja dan berbagi pengalaman agar komunitas tetap terjalin.

“Meskipun kegiatan kopdar dibatasi tetapi silaturahmi kepada komunitas Honda tetap terjalin melalui online. Klub Honda di Malang ingin membuktikan bahwa kerukunan antar klub dapat terjaga dengan baik meskipun dipisahkan oleh jarak dan waktu. Kopdar online ini sekaligus untuk memberikan informasi kepada konsumen lain untuk bisa bergabung menjadi anggota komunitas Honda,” kata Mizidianto selaku Community Development MPM Honda.

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh anggota komunitas yakni kegiatan sosial untuk mendukung pemerintah seperti yang dilakukan oleh komunitas CSMR dengan membagikan masker dan hand sanitizer dilingkungan sekitar rumah anggota komunitas. Selain itu silaturahmi tetep terjalin antar anggota komunitas dengan melakukan kopdar online via video.

“Kami berterima kasih kepada MPM atas support yang diberikan kepada komunitas kami. Semoga covid cepet berlalu agar dapat segera bisa touring bareng dan ketemu dengan teman-teman komunitas lain,” kata Agung perwakilan komunitas Black Rider Malang.(der)

ACT Malang Kirimkan 60 Paket Bantuan Pangan ke Pasuruan

Bantuan ACt
ACT memberikan donasi kepada lansia. (Istimewa)

MALANGVOICE – Dampak pandemi terhadap kondisi ekonomi masyarakat di berbagai daerah kian meluas, sejak pandemi menyebar di wilayah Jawa Timur sudah banyak kota dan kabupaten dengan berita dampak kesehatan maupun ekonomi yang ditimbulkan wabah pandemi ini.

Berdasarkan informasi yang diterima ACT Malang dari hasil assessment dan peninjauan relawan MRI Pasuruan Raya, masih banyak warga yang sangat terdampak akibat pandemi.

Melihat situasi yang semakin memprihatinkan, ACT Malang mendistribusikan 60 paket pangan, Kamis (28/05) ke Kota dan Kabupaten Pasuruan antara lain mencakup wilayah Purworejo, Panggung. Sedangkan di Kabupaten Pasuruan mencakup Paserpan, Gondang Wetan, Kejayan dan Pohjentrek.

Paket pangan yang didistribusikan berisikan kebutuhan pokok seperti beras 5 Kg, gula, telur, tepung terigu dan kebutuhan harian lainnya. Para Penerima manfaat yang di prioritaskan adalah tua jompo yang hidup seorang diri, keluarga prasejahtera, para pekerja serabutan yang pemasukannya terhenti akibat wabah corona.

Para penerima manfaat yang mendapatkan paket pangan merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan dari ACT Malang. “ini sangat membantu kami yang sekarang susah bekerja karena pandemic corona ini,” kata Mukhammad Khayi salah seorang penerima manfaat yang bekerja sebagai tukang becak.

Diki Taufik Sidik selaku Branch Manager ACT Malang mengatakan bahwa bantuan distribusi paket pangan ke Pasuruan adalah iktiar bersama untuk meluaskan manfaat kepada saudara sebangsa yang terdampak.

“ini adalah ikhtiar bersama dari orang – orang dermawan yang menitipkan sebagian hartanya untuk disampaikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ucap Diki.

Selain operasi pangan gratis, ACT Malang juga akan meluncurkan program Sahabat UMI (Usaha Mikro Indoensia) yang menyasar para wanita yang berjuang menjadi kepala keluarga memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.(der)