Komunitas Honda Malang Kupas Tuntas Teknologi All New Vario 160

Komunitas Honda kupas teknologi All New Vario 160. (Istimewa)

MALANGVOICE – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) menggelar kegiatan gathering komunitas Honda bertajuk Proud to Ride Vario 160 bersama dengan 23 anggota komunitas yang berasal dari komunitas Vario Owner Club Malang, Vario Owner Club Blitar dan Next Vario Malang di MPM Riders Café – Malang pada Ahad (13/03).

Dalam kegiatan gathering All New Varia 160 ini, para anggota komunitas dapat melihat secara lansung tampilan dari motor skutik premium terbaru Honda. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, ini dimulai dengan sosialisasi dan edukasi terkait keselamatan berkendara juga sosialisasi Malang Anti Knalpot Brong oleh Satlantas Polresta Malang Kota.

Selain itu juga ada bedah teknologi All New Honda Vario 160 yang disampaikan oleh Teguh Hariyanto, Technical Service Division MPM Honda Jatim. All New Honda Vario 160 merupakan motor skutik premium sporty terbaik di kelasnya karena motor ini sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan dan keamanan yang canggih. Honda Smart Key System yang dilengkapi alarm dan answer back system yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara.

Komunitas Honda riding bareng pada Ahad (13/3). (Istimewa)

Kegiatan dilanjutkan dengan Ngobrol Online Seputar Komunitas (Ngoprek) yang disiarkan secara langsung melalui media sosial Instagram @mpmhondajatim.

Acara itu menghadirkan narasumber dari Technical Service Division dan juga perwakilan komunitas Honda Vario, Bro Revo dari komunitas Honda Vario Owner Club Blitar berbagi informasi mengenai aktivitas mereka di masa pandemi, dimana aktivitas positif tidak berhenti mereka lakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kegiatan Ngoprek semakin seru dengan banyaknya pertanyaan yang juga diajukan oleh viewers yang penasaran akan teknologi All New Honda vario 160.

“Melalui aktivitas ini, para pecinta skutik maupun komunitas Honda yang tidak bisa mengikuti kegiatan Proud to Ride Vario 160 tetap dapat mengenal lebih dekat dengan All New Honda Vario 160 dengan mengetahui teknologi unggulan. Selain itu juga bisa menjadi ajang silaturahmi dan kopdar anggota komunitas,” kata Mizidianto, Community Development MPM Honda Jatim.

Pengalaman menyenangkan berkendara bersama All New Honda Vario 160 dilanjutkan dengan Rolling City bersama skutik kebanggaan All New Honda Vario 160. Dengan start dari dealer MPM Basuki Rahmat berkeliling Kota Malang dengan melintasi berbagai kontur jalanan seperti jalanan perkotaan , bergelombang dan jalanan lurus, para bikers Honda ini tetap #Cari_Aman dijalan dan tertib berlalu lintas, dan etika berkendara. Bikers Honda ini merasakan secara langsung sensasi berkendara bersama matik yang berperforma tinggi dengan desain yang lebih besar dan semakin canggih.

All New Honda Vario 160 dengan menggunakan rangka eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) membuat skutik premium sporti ini semakin lincah dan mudah dikendarai. Motor ini juga dilengkapi dengan USB charger type A, dimana sudah tersedia socket untuk melakukan pengisian daya tanpa perlu menggunakan tambahan adapter serta didukung dengan All LED Lighting System.(der)

Sunmori Komunitas Honda PCX Indonesia, Tetap Seru dengan Protokol Kesehatan

Sunmori komunitas PCX Malang. (istimewa)

MALANGVOICE – Sunday Morning Ride (Sunmori) menjadi aktivitas rutin para bikers. Riding santai pendek sambil kongkow-kongkow sarapan atau hanya sekadar kopi santai dengan teman sesama satu komunitas maupun non-komunitas.

Seperti yang dilakukan komunitas Honda PCX Indonesia (HPCI) chapter Malang di MPM Riders Café Malang pekan lalu.

Komunitas Honda PCX Indonesia (HPCI) Chapter Malang bersama dengan konsumen Honda PCX menggelar Sunmori dengan tetep menerapkan protokol kesehatan yang berlaku dan ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Komunitas PCX Malang. (istimewa)

Walau dengan keterbatasan protokol kesehatan riding kali ini seru dan enjoy silaturahmi sebagai pelepas lelah dari masing–masing rutinitas regular para anggota komunitas dan juga konsumen Honda PCX.

Diawali dengan city riding kota Malang dengan mengutamakan #Cari_Aman saat di jalan, rute dimulai MPM Basuki Rahmat mengelilingi Kota Malang dan finish kembali di lokasi yang sama.

Selain acara Sunmori, juga ada sosialisasi penertiban gamas (gangguan masyarakat) 2022 dari Satlantas Polresta Malang, Aiptu Moch Shochib Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota hadir. Program penertiban gamas 2022 diantaranya pemakaian knalpot brong yang dapat menggangu masyarakat dan balapan liar.

Dalam Sunmori HPCI Malang dan konsumen PCX160 ini juga disampaikan aplikasi Brompit. Benefit atau manfaat dengan memiliki dan menggunakan Brompit dijelaskan dengan detail.

“Sunmori ini kami gelar sebagai ajang silaturahmi antar anggota komunitas Honda PCX , HPCI juga mengenalkan agenda komunitas HPCI kepada konsumen Honda PCX,” kata Mizidianto selaku Community Development MPM Honda Jatim.

sSutik premium Honda PCX selalu ingin memberikan kenyamanan dan ekspresi elegan bagi pengendaranya. Dengan berbekal mesin, desain, dan fitur terbaru, All New Honda PCX series diharapkan dapat semakin melengkapi kesenangan berkendara bagi pecinta skutik premium yang juga mendambakan teknologi tinggi.

Dilengkapi mesin terbaru 160cc dengan 4 katup eSP+, menjadikan All New Honda PCX series semakin nyaman dikendarai dalam berbagai situasi, baik di perkotaan maupun jarak jauh. Perubahan pada ukuran ban yang semakin besar juga mendukung skutik premium ini semakin nyaman dan tampil berkesan.(der)

Produk Fashion Berbahan Kulit Buatan Warga Ngaglik Tembus Pasar Mancanegara

Ruangan mungil di lantai atas rumahnya, Endri Sulaksono berkreasi menghasilkan produk fashion berbahan kulit. Meski dikerjakan secara manual, hasil kreasi warga Kelurahan Ngaglik itu bisa menembus pasar mancanegara (MG1/Malanagvoice)

MALANGVOICE – Ketidakteraturan pola potongan dan bagian cacat pada kulit menjadi daya pikat bagi Endri Sulaksono Radin, untuk diekspose sebagai karya produk fashion berbahan baku kulit sapi maupun domba.

Lantai atas bagian rumahnya yang berada di Gang Lesti, Ngaglik, Kota Batu dijadikan ruang untuk berkarya sekaligus mendisplay berbagai produk yang telah ia buat.

Produk berbahan kulit yang ia garap sengaja dibuat tak presisi dan asimetris. Hal itu yang membuat produknya tampil orisinil dan menarik perhatian dua desainer fashion ternama, Ai Syarief dan Ichwan Thoha.

Di ruangan berukuran mungil berjuluk Radin’s Art House, Endri Sulaksono Radin memproduksi produk fashion berbahan baku kulit. Mulai dari gelang, wadah ponsel, sabuk hingga tas. Setiap produk yang dihasilkan diberi label merk E. Sulaksono.

Bagi Sulaksono, studionya tak hanya sebagai ruang berkreasi dan mendisplay karya. Lebih dari itu, tempat tersebut sebagai medium membangun interaksi dengan konsumen. Ia terinspirasi dari pengalamannya selama berkelana di Benua Biru.

“Ketika saya di Eropa, seniman-seniman yang saya kenal selalu membuka studionya sebagai tempat berinteraksi. Interaksi akan memunculkan inspirasi,” kata Sulaksono.

Seluruh produk fashion dikerjakan tanpa bantuan mesin. Murni buatan tangan dengan peralatan-peralatan yang digunakan serba manual. Pria yang lama malang melintang berpetualang di berbagai negara di tiga benua ini, memanfaaatkan akun instagram miliknya, untuk mempromosikan produk-produknya.

Titik awal menggeluti kreasi berbahan kulit dimulai sejak tahun 2016 silam. Eksplorasi berbahan kulit ia pilih karena sejak kecil memiliki kecintaan terhadap produk fashion berbahan kulit. Hingga suatu ketika, saat dirinya menetap di Ukraina muncul keinginan untuk membikin sendiri produk tas berbahan kulit.

Di awal merintis usahanya ia memanfaatkan limbah kulit sepatu untuk dijadikan produk kulit berukuran kecil seperti gelang, dompet, tempat kartu nama dan ponsel. “Dari kecil saya pengemar produk kulit, mulai sepatu, tali jam, tas. Pernah suat ketika berpikiran ingin membuat sendiri produk tas karena tak mampu beli,” kenang Sulaksono.

Setelah sekian lama menekuni kerajinan berbahan baku kulit, akhirnya Sulaksono menemukan satu pola raw rustic yang kini menjadi karakter di setiap produknya. Hingga kesan yang dimuculkan tampil edgy dan natural pada setiap produknya.

Setiap hasil karyanya dirancang secara spontanitas mengikuti intuisinya. Justru dengan cara seperti itulah karya-karyanya menarik perhatian dua desainer fashion ternama tanah air yakni Ai Syarief dan Ichwan Thoha.

“Saya buat limited produk, tidak akan merepro bentuk sama. Cutting asli kulit yang saya tonjolkan untuk menampilkan kesan raw rustic, jadi seperti produk unfinish. Pernah juga mengekspose cacat pada permukaan kulit, seperti bekas stempel nomor pada bagian kulit,” papar dia.

Hasil karya tas diproduksinya sudah ditampilkan dalam peragaan busana di beberapa ajang fashion seperti Surabaya Fashion Week 2019, Jogja Fashion Week 2019 dan Jakarta Fashion Trend 2020.

Harga yang dibanderol pun beragam tergantung dari setiap produk yang dihasilkan. Untuk gelang dibanderol mulai seharga Rp 250 ribu, dompet dibanderol mulai seharga Rp 750 ribu. Dan tas dibanderol mulai harga Rp 1,250 juta hingga 5 juta disesuaikan dengan ukurannya. Hasil produknya pun tak hanya laku di dalam negeri, namun juga telah menembus hingga mancanegara seperti Belanda, Amerika Serikat, Australia, Inggris, Malaysia, Kanada dan Rusia.(der)

Perkuat Silaturahmi lewat Kopdar Seru Komunitas District Blitar Streetfire di Riders Cafe MPM Malang

Kopdar komunitas Honda, (Ist).

MALANGVOICE – Dalam rangka silaturahmi PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) menggelar kopdar bersama komunitas Honda District Blitar Streetfire pada Ahad (13/2).

Kegiatan dimulai dengan touring dari daerah asal peserta menuju Safety Riding Lab Astra Honda yang ada di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Peserta yang merupakan perwakilan dari komunitas mengikuti edukasi safety riding dan juga riding test motor terbaru Honda CB150X.

Kemudian dilanjutkan dengan riding menuju Riders Café MPM Malang untuk mengikuti rangkaian acara kopdar pengenalan produk Honda CB150X yang disampaikan Teguh Hariyanto Technical Service Division MPM Honda Jatim secara online.

Selain safety riding dan bedah teknologi produk terbaru Honda, pada kesempatan kali ini juga membahas mengenai agenda tahunan komunitas District Blitar Streetfire.

“Kopdar bersama komunitas kali ini kami laksanakan secara hybrid, sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah untuk membatasi jumlah peserta kegiatan,” ujar Mizidianto selaku Community Development MPM Honda Jatim.

“Meskipun di laksanakan secara hybrid tidak mengurangi keseruan kopdar kali ini karena anggota komunitas yang lain masih bisa mengikuti kegiatan secara online,” sambungnya.

Kopdar rutin di MPM Riders Café diadakan dua kali dalam satu bulan dengan mengundang komunitas Honda yang tergabung dalam Honda Community Jawa Timur yang di lakukan secara bergiliran setiap jumat malam.

Harapannya selain meningkatkan hubungan antara klub dengan main dealerr, kopdar gabungan ini juga dapat semakin meningkatkan image sepeda motor Honda sebagai brand nomor satu yang terus berkomunikasi dengan seluruh anggota komunitasnya.

Pada agenda kopdar juga di sampaikan mengenai teknologi terbaru dari Honda yang disampaikan oleh Technical Service Divisi MPM Honda Jatim dan edukasi safety riding yang disampaikan oleh Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim.

Sebagai informasi, karena berada di situasi pandemi Covid-19, seluruh peserta kopdar telah dipastikan mendapat vaksin dosis 2.(der)

Komunitas Honda Malang Rasakan Ketangguhan Riding Honda New CB150X

Komunitas merasakan riding Honda New CB150X. (Istimewa)

MALANGVOICE – Membuktikan ketangguhan dan performa Honda New CB150X, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda menggelar Riding Experience CB150X dan Ngoprek bersama komunitas Honda di Malang, Sabtu (22/01).

Kegiatan ini diikuti 10 peserta yang merupakan perwakilan dari komunitas pecinta motor sport yang berasal dari komunitas MSFC (Malang StreetFire Club)

Diawali dengan pemaparan safety riding berkendara dengan New Honda CB150X dan riding test New CB150X di Safety Riding Lab Astra Honda di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Riding Honda New CB150X. (Istimewa)

Peserta juga diajak untuk mengikuti sesi Ngoprek (Ngobrol Online Seputar Komunitas) yang menghadirkan Sedha Denaldy @motorcycle anthusiast sebagai narasumber dan juga pemaparan mengenai teknologi Honda CB150X yang disampaikan oleh Teguh Hariyanto Technical Service Division MPM Honda Jatim. Pada sesi Ngoprek ini juga disiarkan secara langsung di Instagram @mpmhondajatim.

Kegiatan dilanjut dengan rolling city menuju lokasi diadakannya riding experience New CB150X di Lapangan Kanjuruhan.

Kehadiran mesin 150cc DOHC berpendingin cairan dengan transmisi 6-percepatan mampu menghadirkan performa berkendara yang powerfull dan responsif terutama pada putaran tengah pada kontur jalan berbatu dan tetap nyaman berkendara sambil menikmati dan mengeksplorasi pemandangan alam yang indah dengan menyenangkan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami kenalkan lebih dekat produk teebaru dari Honda New CB150X kepada komunitas dan langsung membuktikan ketangguhan pada sesi testbride. Kami juga membahas teknologi New CB150X bersama dengan Technical Service Division dalam acara Ngoprek,” kata Mizodianto selaku Community Development MPM Honda Jatim.

New CB150X hadir dengan tiga pilihan warna yaitu Mandala Red, dan Amazon Matte Green. Untuk varian Special Edition (SE) terdapat warna Volcano Matte Black melengkapi pilihan berkendara penggunanya.

New CB150X merupakan jawaban bagi masyarakat yang menyukai tantangan dan membutuhkan partner berkendara yang tepat ketika berpetualang untuk menjelajahi keindahan alam Indonesia. Motor sport terbaru Honda ini menyuguhkan performa responsif dan sensasi ketangguhan berpetualang ketika berkendara sehari-hari ataupun turing jarak jauh.

Roadshow Riding Experience New CB150X di 5 Kota yakni Pasuruan, Sidoarjo, Malang, Surabaya dan Kediri pada periode bulan Januari 2022, dimeriahkan oleh komunitas Honda di masing – masing kota tempat pelaksanaan.(der)

SCCI Nusantara Salurkan Material bagi Korban APG Gunung Semeru

MALANGVOICE – Organisasi penghobby kendaraan roda empat yang tergabung dalam Suzuki Carry Club Indonesia (SCCI) tak mau ketinggalan ikut membantu meringankan beban korban guguran awan panas guguran (APG) Gunung Semeru.

Koordinator SCCI Chapter Malang yang ditunjuk sebagai koordinator SCCI Nusantara Peduli Semeru, M. Suraji mengatakan, bantuan yang terkumpul dari keluarga Besar SCCI Nusantara dibelanjakan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini.

“Kami ikut prihatin dan ingin meringankan beban warga yang terdampak bencana Semeru,” kata pria yang akrab sapa Aji Lampor, kepada Mvoice, Kamis (20/1).

Tampak Kondisi rumah warga yang terdampak APG Gunung Semeru. (Humas SCCI/Mvoice).

Aji Lampor yang juga sebagai koordinator SCCI Chapter Malang ini menjelaskan, sebenarnya sejak akhir Desember 2021 lalu ingin menyalurkan donasi yang terkumpul dari anggota SCCI se Indonesia

“Karena kondisi dan cuaca yang tidak mendukung kami baru dapat menyalurkan pada Minggu (16/1) kemarin hingga hari ini. Donasi itu kami rupakan berupa bahan material,” terangnya.

Bahan-bahan material itu, lanjut Aji, berupa berupa bata ringan lima truk atau sekitar 12 kubik, semen perekat, kanal C, baut drilling, dan paku.

“Kami berharap, meski bantuan ini tidak seberapa, dapat membantu warga terdampak APG Semeru,” ujarnya seraya mengucap terima kasih atas partisipasi seluruh anggota SCCI di seluruh Nusantara.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemerintahan (Kasi Pem) Kecamatan Pronojiwo, Rudy Purwo W saat menerima bantuan tersebut, berterima kasih atas bantuan berupa bahan material ini.

“Berdasarkan data rumah di Pronojiwo yang akan direlokasi itu ada 487 rumah yang tersebar di di wilayah Dusun sumbesari Desa Supit urang kec Pronojiwo, tapi untuk fasum (Fasilitas Umum) masih belum terdata berapa jumlahnya,” pungkasnya.(end)

Kopdargab Komunitas di MPM Riders Café Malang, Bahas Agenda Anniversary hingga Bakti Sosial

Kopdargab Komunitas Honda. (Istimewa)

MALANGVOICE – Komunitas Honda Malang berkumpul pada kegiatan Kopdargab yang diadakan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda bersama komunitas HAI Malang, HPCI Malang, SCOM, CCM.

Bertempat di MPM Riders Café Malang yang ada di MPM Malang Jl. Basuki Rahmat malang diikuti oleh 15 perwakilan anggota komunitas. Pada kegiatan kopdargab ini membahas mengenai agenda tahunan dan juga rencana anniversary komunitas juga kegiatan bakti sosial penyaluran bencana erupsi Gunung Semeru.

Selain itu, pada kesempatan kali ini disampaikan dan diperkenalkan sirkuit safety riding yang lkasinya ada di Kepanjen dan dapat digunakan untuk komunitas Honda serta masyarakat sekiltar Malang Raya untuk berlatih mengenai keselamatan berkendara.

Kopdargab Komunitas Honda. (Istimewa)

“Kami dukung dan fasilitasi kegiatan komunitas Honda yang ada di Malang menggunakan fasilitas MPM Riders café untuk kegiatan bersama seperti gathering atau kopdar,” kata Mizidianto selaku Community development MPM Honda Jatim.

MPM Riders Café merupakan fasilitas dari MPM Honda Jatim yang bisa dimanfaatkan oleh konsumen atau komunitas untuk nongkrong bareng atau pada waktu melakukan service motor. MPM Riders Café menyediakan fasilitas seperti free Wifii dan juga tempatnya nyaman. MPM Riders Café ada di lokasi MPM Surabaya, MPM Sedati dan MPM Malang.(der)

Unik, Petani Kota Batu Hadirkan Citarasa Kopi Beraroma Apel

MALANGVOICE – Puluhan tanaman kopi berderet tumbuh berdampingan dengan tanaman kopi di kebun milik Oktavian Dwi Suhermanto, warga Kota Batu. Aroma dan rasa kopi yang disajikan begitu subtil layaknya mencicipi buah apel. Karakter rasa itu dihasilkan karena kopi mampu menyerap berbagai unsur yang ada di sekitarnya.

Biji kopi beraroma apel itu dipetik dari kebun yang berada di Dusun Buludendeng, Desa Bulukerto, Bumiaji, Kota Batu. Letaknya tak jauh, berada di belakang rumah pemuda berusia 25 tahun itu. Apel dan kopi tumbuh berdampingan di hamparan lahan seluas 800 meter persegi. Pola polikultur itu berawal dari sebuah eksprimen.

Pria yang akrab disapa Herman itu mengatakan, semula kebun itu hanya ditanami apel saja. Kemudian keluarganya mulai menanam tanaman-tanaman lainnya. Salah satunya kopi yang hingga kini dipertahankan.

“Dulu sempat punya niat tanaman kopi mau dibabat habis. Tapi sama ayah saya nggak boleh,” tutur mahasiswa Jurusan Kehutanan UMM ini.

Anjuran yang diberikan ayahnya ternyata menjadi sumber rezeki tatkala panen apel tak lagi menjanjikan. Biji kopi yang dihasilkan diolah menjadi bubuk dan dipasarkan dengan brand Kopi Siman. Logo yang ditampilkannya pun berbentuk buah apel dikombinasikan dengan biji kopi. “Siman itu kepanjangan dari siji dieman-eman (satu disayang-sayang),” kata Herman.

Herman mengatakan, diambilnya nama Siman ini berkaitan dengan tanaman kopi yang tetap dipertahankannya kini. Meski awalnya sempat memiliki niatan untuk dibabat habis. Maka jadilah nama kopinya Siman. Namun sebelumnya Herman sudah memiliki ketertarikan dengan kopi sejak masih kuliah. Mahasiswa Jurusan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini sempat praktik kerja lapang (PKL) di kebun kopi di Kabupaten Bondowoso. Di sana, ia mengetahui adanya kopi yang berharga mahal.

Ia pun berpikir hal tersebut bisa diterapkan di Kota Batu. Apalagi, Herman mengetahui sendiri kalau di Kota Batu juga memiliki banyak tanaman kopi. Terinspirasi dari pengalamannya PKL itulah, Herman mulai menggeluti dunia kopi. Bahkan dirinya sempat bekerja pada beberapa tempat sekadar untuk bisa membuat kopi dengan seduhan yang tepat.

Kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarga, Herman mengembangkan potensi yang ada. Keluarganya kerja bersama mengelola kopi yang kini semakin banyak tumbuh di lahannya. Dikatakan Herman, ayahnya bertanggungjawab terhadap kondisi hingga jadwal panen kopi di lahan. Pasca panen, menjadi tanggung jawab ibunya.

Kemudian, Herman sendiri bertugas untuk memasarkan produk kopi yang sudah diolah. Sebuah mesin penggiling kopi bantuan dari Dinas Pertanian Kota Batu diakui Herman banyak membantu pekerjaannya. Dalam sehari, bisa menghasilkan puluhan kilogram kopi kemudian dikemas dengan menarik dan dipasarkan.

Pemasarannya saat ini masih berputar di kawasan Kota Batu. Omset yang didapat sebulan mencapai Rp 4 juta. Pendapatan itu dinilai masih masih cukup ideal. Meski begitu, ia tetap bekerja keras agar pemasarannya bisa tembus luar kota.

Produknya berupa bubuk maupun biji-bijian atau istilahnya dalam green bean. Untuk harga produk kopi bubuknya ada 2 yaitu 100 Gram harganya Rp 20 ribuan, 200 Gram harganya Rp 40 ribu. Sedangkan untuk produk olahan green bean, harganya mencapai Rp 350 ribu per 5 kilogram.

“Biasanya kami memanen kopi ini selama satu tahun menghasilkan sekitar 600 kilogram lebih dengan luas lahan 10 hektar milik petani yang tergabung dari Kelompok Tani Sri Makmur. Dari hasil panen tersebut kita olah dan kemas menjadi produk olahan yang kami beri nama Kopi Siman,” jelasnya.

Herman menjelaskan penanaman kopi yang ia lakukan terbagi menjadi 2 tahap yakni tahap hulu dan hilir. Pada tahap hulu meliputi penanaman, perawatan, pengendalian hama, pemanenan, hingga proses pasca panen. Sedangkan untuk tahap hilir meliputi roasting atau penggorengan kopi, penumbukan, hingga pengemasan produk.

Lebih jelasnya dalam tahap penanaman, biasanya dilakukan saat bulan basah atau lebih tepatnya saat musim hujan. Setelah melakukan penanaman, kemudian dilakukan perawatan dengan cara pruning/ wiwil istilah yang digunakan untuk memperbaiki dan mengatur arah cabang kopi.

Selain itu juga ada pengendalian hama tanaman. Biasanya tanaman kopi mengalami penyakit hama trips hitam dan Hemilia Vastratrix (Karat daun). Untuk mencegah hama tersebut, dilakukan dengan cara pemberian pupuk kandang, baik itu pupuk kandang cair maupun padat.

“Pemberian pupuk tidak boleh telat. Dalam setahun hanya sekali saja diberi pupuk, yakni ketika musim kemarau,” terangnya.(der)

Komunitas CRF Pacu Adrenalin Di CRF150 Jelajah Alam dan Donasi ke Korban Erupsi Semeru

Jelajah alam Honda CRF. (Istimewa)

MALANGVOICE – Petualangan 9 bikers yang berasal dari KCM (Komunitas CRF Malang), SATM (Squad Adventure Trail Malang), APBT (Asosiasi PengeTrail Blitar Timur) memacu adrenalin dengan mengikuti kegiatan trabasan yang diadakan PT Mitra Pinasthika Mulia ( MPM Honda Jatim), Ahad (12/12)

Vertajuk CRF150L Jelajah Alam, kegiatan trabasan merupakan kegiatan untuk memacu adrenalin dengan menjelajah alam penuh tantangan menyenangkan berperforma tangguh bagi pecinta motor on-off sport bersama Honda CRF150L.

Perjalanan Trabasan dimulai dari MPM Malang menuju Kampung 12, Wajak, Wiken Wisata Kampung Enem, Bambang, Garotan, Sumberputih dan finish Hutan Pinus Semeru.

Jelajah alam Honda CRF. (Istimewa)

Ketangguhan dan performa tinggi Honda CRF150L di buktikan oleh bikers yang merupakan anggota dari komunitas dari CRF Semongko Sidoarjo dan CRF150L Surabaya.

Selama perjalanan para bikers Honda disuguhkan dengan kondisi lintasan yang bervariasi, mulai dari menyusuri jalanan berbatuan, penuh kerikil, tanah, lumpur, maupun aspal jalan raya. Variasi lintasan ini menantang para petualang Honda dalam membuktikan ketangguhan Honda CRF150L.

Tidah hanya trabasan saja, bikers juga melakukan kegiatan HCSR (Honda Community Social responsibility) dengan memberikan donasi ke korban erupsi Gunung Semeru yang diserahkan ke BPBD kota Malang.

Donasi untuk korban Erupsi Semeru. (Istimewa)

Pada kesempatan kali ini juga diperkenalkan dan memberikan kesempatan bagi para bikers Honda khususnya pengguna Honda CRF150L untuk mencoba langsung ketangguhan dan menikmati fitur unggulan yang dapat memberikan kenyamanan saat digunakan di jalan raya, maupun untuk menaklukan tantangan.

Kegiatan trabasan yang diadakan sehari penuh dijalankan sesuai protokol kesehatan yang ketat dan anjuran pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Kami ingin memperkenalkan varian terbaru dari penyegaran produk Honda CRF150L ini kepada komunitas Honda dengan konsep fun trabasan sekaligus kegiatan sosial untuk korban erupsi gunung semeru,” Kata Mizidianto selaku Community Development MPM Honda Jatim.

Tampilan baru New CRF150L dengan pilihan warna sekaligus striping baru membuatnya tampil semakin sporty dan tangguh. Sepeda motor on-off sport yang tangguh untuk segala medan tersebut kini punya dua kelir anyar, yakni disebut Extreme Green dan Extreme White, menemani Extreme Red dan Extreme Black yang sudah menjadi pilihan sebelumnya.

Penampilan baru New CRF150L ini diperkuat dengan kesan yang lebih tangguh untuk menemani kenyamanan berkendara sesuai harapan pecinta sepeda motor on-off sport masa kini. New CRF150L cocok sebagai teman bertualang menaklukkan medan off-road, tetapi juga sekaligus akan mencuri perhatian saat melaju di jalan perkotaan.(der)

Gara-gara Pemotretan KAI dan IU Netizen Berdebat Seru

IU dan Kai EXO, (Allkpop).

MALANGVOICE – Kai EXO dan IU mengikuti pemotretan bersama untuk salah satu brand pakaian. Namun, hasil pemotretan menjadi perdebatan netizen, karena dinilai tidak memiliki chemistry antara satu sama lain.

Dilansir dari allkpop, hal itu bermula pada Rabu (27/10), seorang netizen membuat postingan di forum komunitas online berjudul, Kai, IU. Ini mungkin bukan hasil editan photoshop kan? Netizen itu terus menulis, Tentu saja tidak, tapi aku tidak percaya keduanya bersebelahan.

Kemudian, netizen juga mengunggah beberapa foto pemotretan terbaru Kai dan IU untuk booster Puffer Down Series. Sejumlah orang juga melontarkan komentar jika sebenarnya hasil pemotretan itu sebenarnya terbilang masih memunculkan chemistry.

“Tapi bukankah kombinasi Kai dan IU agak fresh? Kalian akan mengira bahwa mereka tidak akan berpapasan satu sama lain, tapi sangat keren melihat mereka dalam dua pemotretan,” kata netizen.

IU dan Kai EXO, (Allkpop)

“Saya pikir chemistry mereka bagus. Awalnya pictorial mereka hanya diketahui terlihat seperti akan muncul dalam iklan [bir], tetapi jika Anda melihatnya tanpa banyak berpikir, mereka tidak benar-benar tidak cocok satu sama lain,” ucap netizen.

“Kupikir mereka entah bagaimana tidak akan terlihat serasi, tapi sebenarnya mereka terlihat sangat serasi,” ujar netizen.

Sedangkan sebagian netizen, menilai foto tersebut tidak memiliki chemistry.

“Apa kombinasi ini Lollll Wajah mereka benar-benar tidak cocok satu sama lain Loll Gaya mereka sangat bertolak belakang Loll Tapi mereka berdua keren secara individual,” kata netizen.

“Sungguh, mereka seperti karakter favorit saya Nick dan Judy Loll. Bagi yang belum menonton ‘Zootopia’, harus menontonnya,” ucap netizen.(end)