Ngehits Bareng Komunitas Honda BeAT Malang Sambil Bagi Paket Sembako

HCSR Beat. (istimewa)

MALANGVOICE – Komunitas Honda BeAT bersama PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT melakukan aksi sosial kepada masyarakat sekitar

Bertajuk Honda BeAT Ngehits Peduli Sesama ini diikuti 10 anggota komunitas Honda BeAT yang tergabung dalam Honda BeAT Bumi Bung Karno dan Honda BeAT Malang.

Pada kegiatan ini peserta melakukan riding start dari masing – masing kota menuju Pantai Tamban yang terletak di hilir jalur Pantura

Dengan menempuh perjalanan 180km terasa nyaman dengan ditemani All New Honda BeAT dengan rangka eSAF menjadi lebih lincah dan dapat meningkatkan stabilitas handling sehingga sepeda motor mudah dikendalikan dan nyaman saat dipakai bermanuver.

Dan peserta tidak perlu khawatir melakukan perjalanan jauh karena All New Honda BeAT lebih irit dan juga dilengkapi Power Charger sehingga khawatir kehabisan baterai smartphonenya untuk update lokasi ke sesama peserta.

Sesampainya di lokasi, peserta melakukan Honda Community Social Responsibility (HCSR) dengan membagikan paket sembako dan juga donasi kepada tempat ibadah sekitar Pantai Tamban. Dimana apabila sungai meluap akan mengakibatkan banjir dan warga sekitarnya terkena imbas dari sungai tersebut. Pembagian sembako dengan tetap mematuhi protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Kegiatan HCSR ini merupakan aksi nyata komunitas Honda khususnya komunitas Honda BeAT ikut berkontribusi positif kepada masyarakat,” kata Dionisius Mizidianto selaku Community development MPM Honda jatim.(der)

Badan POM Sebut Efikasi Vaksin Sinovac Sebesar 65,3%

Ilustrasi vaksin. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Penny K. Lukito menyampaikan vaksin Coronavac produksi Sinovac selain aman digunakan juga menunjukkan harapan mampu menurunkan kejadian pandemi COVID-19 hingga 65,3%

Dia menyebutkan vaksin produksi Sinovac Biotech itu telah menunjukkan kemampuan dalam pembentukan antibodi di dalam tubuh dan kemampuan antibodi dalam membunuh atau menetralkan virus (imunogenisitas).

Hal itu diketahui dari uji klinik fase 1 dan 2 di Tiongkok dengan periode pemantauan sampai 6 bulan. Kemudian, pada uji klinik fase 3 di Bandung menyebutkan data imunogenisitas menunjukkan hasil yang baik.

“Sampai 3 bulan, jumlah subjek yang memiliki antibody masih tinggi yaitu sebesar 99,23%,” kata dia dalam keterangannya saat konferensi pers Emergency Use Authorization (EUA) Vaksin COVID-19 secara virtual pada Senin, 11 Januari 2020.

Penny menyampaikan hasil analisis terhadap efikasi atau kemampuan vaksin CoronaVac dari uji klinik di Bandung menunjukkan sebesar 65,3%. Sedangkan efikasi vaksin di Turki sebesar 91,25% dan di Brazil sebesar 78%.

Meskipun efikasi vaksin di Indonesia lebih rendah daripada Turki dan Brazil. Dia mengatakan Hasil tersebut telah memenuhi persyaratan WHO bahwa minimal efikasi vaksin adalah 50%. Sehingga bukan menjadi kendala.

“Hasil itu (efikasi vaksin di Indonesia sebesar 65,3%) sudah memenuhi persyaratan WHO. Artinya, vaksin ini menunjukkan harapan bahwa mampu menurunkan kejadian pandemi COVID-19 hingga 65,3%,” ujarnya.

Namun, untuk tetap menjamin mutu vaksin, Penny mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi yang mencakup pengawasan. Mulai dari bahan baku, proses pembuatan hingga produk jadi vaksin sesuai dengan standar penilaian mutu vaksin yang berlaku secara internasional.

Dia menyebutkan salah satunya upaya yang dilakukan Badam POM yaitu inspeksi langsung ke sarana produksi vaksin CoronaVac yaitu fasilitas Sinovac Life-Science di Beijing pada akhir Oktober 2020.

Selain itu, lanjut Penny, Badan POM melalui Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (P3OMN) juga telah melakukan pemastian mutu setiap bets yang akan digunakan dengan melakukan pengujian dalam rangka pelulusan bets atau Lot Release.

“Tentunya, hal itu untuk memastikan pembuatan vaksin ini memenuhi ketentuan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Sehingga, dapat dipastikan konsistensi mutunya,” kata dia.

“Jadi, ini sudah berdasarkan hasil evaluasi dan diskusi yang komprehensif terhadap data dukung dan bukti ilmiah yang menunjang aspek keamanan, khasiat dan mutu dari vaksin,” imbuhnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Badan POM memutuskan untuk menerapkan kebijakan Emergency Use Authorization (EUA) atau persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat untuk vaksin COVID-19.

Hal itu setelah diketahui hasil uji klinis fase ketiga vaksin Coronavac di Indonesia, Brazil dan Turki dinyatakan aman. Dengan demikian, pemerintah akan segera melakukan vaksinasi gelombang pertama yaitu periode Januari-April 2021.(der)

Bawa Khas Tersendiri, Kenatha Rilis Single Kedua “One Step At a Time”

Personel Kenatha. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Band indie asal Malang, Kenatha merilis single baru berjudul One Step At a Time. Lagu kedua itu dirilis pada Minggu (20/12) di Roewang Tamoe Coffee.

Band yang digawangi personel suami istri, Indra Ferianto (keyboardis) dan Artfani Gemelli (vocalis) ini menciptakan lagu dengan gaya khasnya tersendiri bergenre pop romantic. Lagu ini diciptakan Kenatha bersama dua remaja bernama Diego dan Jesse.

Kenatha

Artfani Gemelli menjelaskan, lagu kedua ini bercerita tentang keyakinan atas sebuah cinta yang positif.

“Memang menceritakan tentang keyakinan cinta, tapi lama-lama kok kisahnya hampir mirip dengan perjalanan cinta kami berdua,” kata Fani, sapaan akrabnya.

Kenatha melengkapi rilis lagunya ini dibarengi dengan pembuatan video klip di akun YouTube Kenatha Official. Fani mengaku pembuatan video klip dan recording sangat singkat. Hal itu dikatakannya tak lepas dari bantuan banyak pihak.

“Mulai proses recording singkat banget dua pekan saja. Kemudian pembuatan video klip juga langsung diselesaikan di Pantai Modangan. Beruntung kami banyak dibantu Anton Jade buat bikin video klip dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Indra berharap lagu keduanya ini bisa diterima baik para penikmat musik, khsusunya di Malang. Mantan personel Taxi Band ini juga berencana roadshow kecil ke beberapa lokasi.

“Insyaallah tahun depan mau roadshow. Sekarang hanya putar lagu serentak di radio karena masih pandemi. Ini lagu baru yang kami coba, semoga bisa diterima baik sampai dengan karya selanjutnya,” harapnya.

Sekadar diketahui, Kenatha Band ini terbentuk pada Mei 2020. Nama Kenatha mengambil dari anak kedua Indra dan Fani. Lagu pertama yang dirilis berjudul Beautiful Moment.(der)

Riding Experience Skutik Berkarakter Unik dan Fashionable Generasi Terbaru, All New Honda Scoopy

All New Scoopy. (Istimewa)

MALANGVOICE PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan NTT mengajak warga Malang dan sekitarnya merasakan sensasi berkendara dengan menggunakan All New Honda Scoopy Exceed Excellence Riding Experience.

Bertempat di Parkir Malang Town Square (Matos) pada Sabtu, 28 November 2020. Sebanyak 100 pengunjung menguji All New Honda Scoopy yang hadir dengan beragam fitur teranyar dan semakin memberikan kenyamanan bagi pengendara.

“Desainnya keren dan fiturnya yang Smart Key sistem dan juga Scoopy ini ada pengisi daya baterai ponsel jenis USB (USB charger),” kata Adel salah satu peserta test ride.

Sejak diluncurkan pada 2010, lebih dari 4,5 juta pengguna sepeda motor selama satu dekade kehadirannya di Tanah Air. Honda Scoopy memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecinta skutik unik dan fashionable Hal ini mengantarkan Honda Scoopy menjadi salah satu model skutik terfavorit di Indonesia.

Dengan mengadopsi perubahan menyeluruh pada desain, mesin, rangka, dan fitur canggihnya. All New Honda Scoopy menjadi trendsetter yang menjawab kebutuhan pecinta skutik di Tanah Air.

All New Honda Scoopy ditawarkan dengan 4 varian dan 8 pilihan warna yang menjadikan model ini semakin atraktif dengan hadirnya desain dan warna terbaru yang telah disesuaikan dengan karakter pengendara yang beragam sekaligus menjadikan model ini trendsetter dikelasnya. Varian Sporty hadir dengan dua pilihan warna yaitu Sporty Red dan Sporty Black. Sedangkan varian Fashion hadir dengan warna Fashion Blue dan Fashion Cream dengan harga On The Road (OTR) Malang Rp20.545.500,-

Sementara itu, model ini juga memiliki varian Stylish dan Prestige, yang merupakan varian teranyar bagi para pengendara yang menyukai kesan unik dan berkelas yang telah dilengkapi Smart Key sistem. Kedua varian tersebut memiliki pilihan warna Stylish Brown dan Stylish Red untuk varian Stylish dan Prestige White dan Prestige Black untuk varian Prestige dengan harga OTR Malang Rp 21.344.500.(der)

Blender atau Food Chopper, Mana Paling Efisien?

Blender. (Istimewa)

MALANGVOICE – Saat ini banyak peralatan elektronik yang bisa digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia, tidak hanya penanak nasi dan microwave saja namun saat ini ada banyak peralatan berinovasi menjadi sebuah produk baru dan mengembangkan fungsi dari peralatan yang telah ada. Sebagai contohnya adalah blender yang banyak digunakan untuk menghaluskan bumbu secara instan.

Blender menghadirkan kepraktisan tinggi dimana Anda yang menggunakan blender ini tidak harus mengulek pakai cobek yang melelahkan. Saat ini juga sudah ada chopper yang mana fungsinya sama dengan blender yaitu untuk menghaluskan bumbu dan juga bahan makanan lainnya.

Lalu lebih efektif mana blender atau food chopper? Sebelum memilih ada baiknya jika Anda mengetahui perbedaannya terlebih dahulu di bawah ini:

Bentuk dan Ukuran
Perbedaan pertama yang harus Anda ketahui adalah bentuk dan ukurannya. Jika dilihat secara fisik keduanya tidak terlalu berbeda, blender dan chopper ini sama-sama memiliki mata pisau. Namun yang harus diketahui di sini adalah ukuran mata pisau dari keduanya ini berbeda. Blender memiliki mata pisau yang kecil sedangkan chopper ini memiliki mata pisau yang jauh lebih besar.

Untuk ukurannya blender ini lebih besar dibandingkan dengan food chopper, wadahnya juga lebih tinggi dibandingkan dengan chopper. Perbedaan ukuran ini juga terlihat dari mesinnya. Chopper ini sekilas sangat mirip dengan food processor. Bentuk dan ukuran chopper yang kecil dan juga sederhana ini jauh lebih mudah dalam disimpan dibandingkan dengan blender sangat cocok untuk Anda yang memiliki dapur minimalis.

Ada yang Membutuhkan Air dan Ada yang Tidak
Cara kerja dan penghalusan dari blender dan chopper ini berbeda. Untuk blender penghalusan membutuhkan air atau cairan agar tidak mengalami kerusakan. Sedangkan chopper ini tidak memerlukan air sehingga lebih praktis. Meski begitu ada pula beberapa tipe chopper yang penggunaannya harus menambahkan sedikit air agar motor pisaunya bisa bergerak lebih cepat. Anda hanya perlu mengatur kecepatan agar motor pisau bisa bergerak sesuai dengan keinginan Anda.

Multifungsi
Blender atau food chopper memang memiliki fungsi yang sama hanya saja ada beberapa fungsi chopper yang mana tidak dimiliki oleh blender. Karena memiliki mata pisau yang besar maka tidak mengherankan jika chopper ini bisa digunakan untuk mencincang atau menghaluskan daging berbeda dengan blender yang mata pisaunya kecil dimana hanya bisa menghaluskan benda atau bahan yang lunak saja. Untuk menghaluskan daging banyak yang menggunakan food processor namun dengan menggunakan chopper ini Anda bisa mendapatkan fungsi food processor dan blender menjadi satu.

Harga
Anda yang bingung untuk memilih blender atau food chopper ada satu hal yang benar-benar penting untuk Anda perhatikan yaitu harganya. Karena chopper ini multifungsi maka tidak mengherankan jika alat satu ini dibanderol dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan blender. Fungsi yang terbatas membuat harga blender ini murah sehingga cocok bagi Anda yang memiliki budget terbatas.

Untuk blender dengan fungsi yang terbatas harganya dibanderol mulai dari puluhan ribu sampai dengan ratusan ribu rupiah. Sedangkan untuk chopper ini harganya mulai dari ratusan ribu rupiah sampai dengan jutaan rupiah. Penting bagi Anda untuk menyesuaikannya dengan budget dan kebutuhan Anda.

Daya
Daya listrik sangat penting untuk Anda perhatikan karena kedua alat ini merupakan perangkat elektronik yang mana untuk operasionalnya membutuhkan daya listrik. Karena multifungsi maka chopper ini memiliki daya yang lebih tinggi dibandingkan dengan blender. Daya dari blender ini mulai dari 100 watt saja sedangkan untuk chopper ini dayanya mulai dari 300 watt.

Kapasitas
Untuk kapasitas blender jauh lebih besar dibandingkan dengan chopper. Chopper kapasitasnya hanya bisa menampung 1 sampai dengan 4 cangkir saja, sedangkan blender ini kapasitas bisa mencapai 2 liter tergantung dengan merek dari blender tersebut. Jika Anda sering memasak dengan jumlah besar maka blender ini bisa Anda jadikan pilihan namun jika sering memasak pribadi dengan porsi kecil dan sedang maka chopper ini pilihan yang tepat.

Setelah mengetahui perbedaan blender dan chopper di atas maka bisa ditarik kesimpulan chopper lebih efisien untuk digunakan namun tidak bisa disamaratakan untuk semua orang. Jika budget terbatas maka Anda bisa membeli blender namun jika Anda membutuhkan alat dengan fungsi lebih maka chopper ini bisa Anda jadikan pilihan.

Bagi Anda yang sedang mencari blender atau mencari food chopper terbaik Anda bisa mengakses Ruparupa. Ruparupa adalah platform e-commerce dan home living terbaik untuk mendapatkan peralatan rumah tangga lengkap dan Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan.(der)

Video Syur Mirip Gisel Anastasia Gemparkan Dunia Maya

Screenshot Video Syur Mirip Gisel (ist)

MALANGVOICE – Media sosial digemparkan oleh video syur yang mirip artis kenamaan nasional, Gisel Anastasia. Entah siapa yang pertama kali mengunggah video tersebut, saat ini warganet banyak yang penasaran dan berburu link video tersebut.

Video tersebut membuat nama Gisel trending nomor satu di twitter pada Jumat (6/11). Bahkan pada hari sabtu (7/11) pun Gisel masih bertengger di trending twitter.

Tidak hanya nama Gisel saja yang trending di twitter. Namun anaknya, Gempi pun menghiasi linimas twitter dengan hastag #kasihangempi.

Video syur tersebut sempat diupload di youtube namun sudah di takedown. Banyak warganet yang mencari di google dengan keyword: link gisel, video gisel, kasihan gempi, gisel ml dan lain-lain.

Di twitter banyak yang mencari link video Gisel dengan hastag #kasihangempi #linkvideogisel. Namun tidak ada yang mau berbagi video asli Gisel, hanya memberi link bodong.

Dalam situs-situs dewasa pun sudah beredar video dengan judul “Video Bokep Viral Gisel Indonesia”. Namun video yang ada di sana bukan video yang dimaksud, melainkan video syur orang cina yang memang mirip dengan Gisel.

Bahkan pencarian video syur Gisel ini sampai dicari warganet di aplikasi Telegram. Dengan keyword Gempi atau Gisel maka akan langsung terhubung pada group sekumpulan orang-orang bermata keranjang.

Di dalam video tersebut terlihat seseorang yang diduga adalah Gisel sedang bercumbu dengan seorang laki-laki yang belum diketahui siapa. Disana wanita yang mirip Gisel itu menggunakan kimono yang persis pernah digunakan Gisel dalam uploadan Instagramnya pada Maret 2019 lalu.

Entah apakah itu memang Gisel ataupun bukan, sampai berita ini dimuat mantan istri Gading Marteen itu belum angkat bicara. Pasalnya Gisel bersama Gempi dan Wijin sedang berlibur ke Pulau Sumba.(der)

Hutan Hujan Kritisi Perilaku Netizen Lewat Single Pancaroba Peradaban

Hutan Hujan. (Istimewa)

MALANGVOICE – Lewat single terbaru bertajuk “Pancaroba Peradaban”, Hutan Hujan sekilas menyampaikan sebuah amarah. Kuintet asal Malang ini menumpahkan segala keluh kesahnya tentang perilaku manusia media sosial atau disebut warganet (netizen)

Single anyar ini, membuat Hutan Hujan seolah melepas ‘busana’ folk mendayu-dayu yang dipakainya. Coba simak single sebelumnya yang bertajuk “Jatuh Rindu” serta album pertama mereka Hutan Hujan (2018), terasa berbeda, bukan?

Hal itu diakui Penulis Lirik Pancaroba Peradaban, Sigit Prasetyo. Bahwa single itu terinspirasi dari kekacauan hari-hari ini.

“Liriknya adalah keluh kesah perubahan perilaku manusia di era digital sekarang ini. Manusia lebih berani berekspresi dan berucap kata tanpa mempedulikan lawan bicaranya,” tuturnya.

Ia melanjutkan, fenomena tersebut bisa jadi belati bermata dua, di satu sisi mengungkapkan kejujuran. Tapi di lain sisi satu kata dapat membunuh perasaan orang lain dengan atau tanpa disadari.

“Tak heran jika belakangan timeline media sosial kita penuh dengan umpatan dan caci maki dari sesama warganet,” imbuhnya.

Hal itu diamini Gitaris Hutan Hujan, Edy Priono. Bahwa penulisan lirik, melodi, hingga aransemen dari lagu inipun tak memerlukan waktu lama untuk dimanifestasikan menjadi karya utuh.

“Mungkin karena kami juga sudah satu frekuensi,” tutur Edy.

Sedikit lebih dalam tentang sisi aransemen dan musik, “Pancaroba Peradaban” lebih kaya dengan perubahan nada, tempo dan birama. Lompatan-lompatan ketukan dari 6/8 menjadi 4/4 dengan balutan nada-nada timur tengah khas Ottoman membuat progresi dan groove lagu ini berbeda dengan kebanyakan musik yang sedang beredar di pasaran hari ini.

Video musik Pancaroba Peradaban dapat dinikmati di Channel YouTube Hutan Hujan mulai 30 September 2020. Bersamaan dengan itu, akan dirilis secara berurutan di toko digital hingga radio-radio di Indonesia. Sebelum dirilis resmi, Hutan Hujan juga telah mengunggah proses di balik layar dan produksi lagu ini, sehingga para pendengar dapat melihat bagaimana penciptaan karya itu terjadi.(der)

Jamin Keamanan Pelayanan, MS Glow Malang Perketat Protokol Kesehatan Selama Pandemi COVID -19

MS Glow. (Istimewa)

MALANGVOICE – MS Glow Aesthetic Clinic Malang beri pelayanan maksimal selama pandemi COVID-19. Hal itu demi menjaga keamanan dan kenyamanan customer.

Demi mendukung langkah pemerintah untuk menekan penyebaran virus, MS Glow telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. Hal itu juga merujuk pada standar yang direkomendasikan WHO.

SPV MS Glow Aesthetic Clinic Malang Dwi Asri Leolita menjelaskan, pihaknya menyiapkan screening atau penyaringan sejak di pintu masuk klinik. Petugas bakal mengecek suhu tubuh customer atau klien. Kemudian dipastikan pula apakah memakai masker, atau APD (alat pelindung diri).

“Beberapa bulan ini kami semakin memperketat screening. Jika ada customer yang tidak memakai masker misalnya, akan kami tegur,” kata perempuan akrab disapa Lita ini, Sabtu (3/10).

Sesuai aturan yang berlaku, lanjut Lita, pihaknya juga membatasi pelayanan sekitar 50 persen. Jika normalnya bisa melayani customer 70 perhari, selama pandemi ini hanya melayani 30 customer perharinya.

“Ruangan antrean juga didesain menerapkan physical distancing. Front office juga telah dipasang akrilik. Setiap ruangan juga telah terpasang alat khusus, salahsatunya lampu UV. Tentunya kami tidak ingin mengambil risiko terhadap keamanan customer,” urainya.

Ia menambahkan, secara berkala juga melakukan screening internal terhadap pegawainya. Total ada 37 pegawai, termasuk diantaranya ada dokter klinik wajib mengikuti tes tersebut.

“Kami melakukan tes dengan cara serologi, karena itu dianggap lebih akurat daripada rapid test. Intinya kita memastikan keamanan klien atau costumer hingga karyawan secara ketat,” ujarnya.

Tak hanya itu, APD seluruh pegawai yang berkontak langsung dengan customer dikontrol ketat, agar standar medis.

Nah, demi memanjakan pelanggan selama pandemi COVID-19 ini, MS Glow terus menawarkan promo-promo spesial.

“Oktober ini kami masih memberikan potongan harga jauh dari harga normal untuk paket coupel treatment dan combo treatment,” pungkasnya.(der)

Never Give Up, Cara Eternity Dengungkan Semangat Perjuangan di Tengah Pandemi

Eternity. (Istimewa)

MALANGVOICE – Band kolektif alt-rock anyar Kota Malang, Eternity, merilis single debutnya bertajuk Never Give Up, Minggu (27/9). Bimo Donoseputro dan empat rekannya menyerukan pantang menyerah di tengah-tengah pandemi atau wabah COVID-19.

Ya, melalui karya perdana tersebut, menunjukkan keyakinan besar Eternity, bahwa masih ada harapan dibalik pagebluk ini.

“Lewat single ini, kami ingin menyuarakan bahwa harapan itu akan selalu ada. Dan semesta pasti punya caranya sendiri untuk masing-masing kita,” tutur Bimo, vokalis sekaligus frontman Eternity.

Ia melanjutkan, lewat alunan musik yang up-beat ini, ada doa beserta harapan. Bahwa hari esok akan lebih baik nan indah. Eternity mencoba memotivasi diri sendiri dan seluruh pendengarnya agar jangan menyerah dan jangan pernah lelah menghadapi pandemi yang seolah tiada akhirnya ini.

“Harapan dan doa. Dua kata itu yang mungkin bisa mewakili intisari Never Give Up Dorongan pantang menyerah & keyakinan akan hari esok menjadi motivasi terbesar terciptanya karya ini,” pungkasnya.

Lagu ini dikemas dalam format video klip yang digarap oleh Grace Siena Tselci. Diakuinya, penggarapan video klip ini cukup challenging. Sebab, Equipment terbatas dan waktu penggarapan yang cukup singkat menjadi faktornya.

“Komposisi musik Never Give Up kompleks, dan konsep yang diambil full di studio, tentu mengharuskan saya untuk banyak meng-eksplore scene yang ga gitu2 aja,” paparnya.

Selain sebagai sutradara, Grace juga merangkap video editor dan merasa sangat dimudahkan dalam berproses. Ini karena bekerjasama dengan tim yang solid.

“Debuting as a Director, fortunately, saya sangat terbantu dengan tim yang cukup mampu menerjemahkan apa yang tertuang dari isi pikiran saya. Terlebih, MV ini digarap dalam waktu sehari saja,” imbuhnya.

Penggarapan single debut Eternity memakan sekitar tiga bulan. Mereka berkonsentrasi penuh menggarap materi-materi lagu di AA Studio, Malang. Penggarapan materi-materi kompleks mereka mengharuskan kelima orang ini untuk selalu bersama, karena setiap orang memiliki masukkan krusial masing-masing.

“Ya, tiap orang punya input sendiri-sendiri yang menjadi kesatuan unit ini. Aan (drummer) lebih ke arah produser & juga bertugas memberi sentuhan EDM, Adhit mengatur equipment & sound, Sokran menulis lagu, dan Bimo mengeksekusi di departemen vokal,” tutur Latih, bassist sekaligus vocal director.

“Sedangkan aransemen akhirnya digarap bersama-sama,” tambahnya.

Song Writer dan Lead Arranger, Sokran menambahkan, akibat latar belakang personel yang berbeda-beda, tak pelak banyak perdebatan yang terjadi dalam proses kreatif Eternity.

“Tapi di situ serunya. Perdebatan dalam band ini adalah perdebatan yang produktif. Dan hal tersebut benar-benar memotivasi kami untuk terus berkarya,” ujarnya.

Selain bisa disimak MV-nya, single ini juga akan tersedia di berbagai gerai digital. Dirilis terpisah, versi audio single ini akan tersedia mulai tanggal 2 Oktober 2020 di Spotify, iTunes, Deezer dan lain-lain.

Ke depannya, proses rilis single ini sepertinya akan dilakukan Eternity. Setelah itu, mereka akan merangkum karya-karya tersebut dalam sebuah album penuh yang dirilis pada tahun 2021.(der)

Belum Dapat Izin Beroperasi, Perkumpulan Bos Karaoke Bakal Datangi DPRD Besok

Ilustrasi Karaoke yang termasuk salah satu hiburan yang diharapkan ditutup (fathul)
Ilustrasi Karaoke yang termasuk salah satu hiburan yang diharapkan ditutup (fathul)

MALANGVOICE – Masih belum diizinkan beroperasi membuat gerah para pelaku usaha karaoke dan hiburan malam di Kota Malang. Kabarnya, pelaku usaha tergabung dalam Perkumpulan Karaoke dan Hiburan Malam (Perkahima) Malang Raya bakal kembali mendatangi DPRD Kota Malang, Selasa esok (25/8).

“Teman-teman besok ke DPRD pukul 10.00, menyampaikan surat dan aspirasi kami lagi,” kata Ketua Perkahima Malang Raya Bambang Hermanto dihubungi, beberapa saat lalu (24/8).

Pihaknya bakal menyampaikan kembali aspirasi pelaku usaha karaoke dan hiburan malam. Termasuk nasib karyawan yang sejak pandemi Covid-19 merebak tak memiliki pemasukan sama sekali.

“Harusnya pak walikota melihat sendiri kondisi pekerja di lapangan gak dapat pemasukan beberapa bulan,” ujarnya.

Ia juga mengklaim beberapa pelaku usaha diambang gulung tikar akibat belum beroperasi selama pandemi Covid-19 merebak, Maret silam.

“Biaya operasional meskipun tidak buka saja sudah sampai Rp 14 juta,” keluhnya.(der)