Tiga Lokasi Alternatif dan Romantis Selain Bali untuk Bulan Madu

Asian couple on beach. (freepik)

MALANGVOICE – Pasangan baru menikah biasanya mencari tempat berbulan madu. Lokasi favorit biasanya adalah Bali. Padahal masih banyak tempat wisata lainnya yang cocok untuk bulan madu bagi pasangan yang baru menikah.

Nah, untuk kamu nih yang akan berbulan madu bersama pasangan kamu, coba explore tempat lain selain Bali, bisa dibilang tempat yang antimainstream dong agar bulan madu makin berkesan.

Masih bingung? Tenang saja, nggak perlu pergi jauh-jauh sampai luar negeri kok, Karena di Indonesia juga ada banyak ragam destinasi wisata yang romantis dan cocok untuk pasangan yang baru menikah. Ini dia rekomendasinya!

Pulau Cinta, Gorontalo

Pulau ini berada di Teluk Tomini, Gorontalo. Jika kita lihat dari namanya yaitu “pulau cinta” sudah bisa dibayangkan kan kalo pulau ini memiliki suasana yang romantis. Apalagi dengan area pasir yang memiliki bentuk mirip bentuk love (cinta) lebih terlihat cute lagi nih.

Tidak hanya itu saja, ternyata pulau ini juga menawarkan keindahan pemandangannya yang jauh dari keramaian kota, lengkap dengan aktivitas bahari. Misalnya saja scuba diving sampai dengan snorkeling, kamu juga bisa dinner bersama pasangan di cottage yang terapung di atas laut.

Untuk menuju pulau ini, kamu bisa memesan tiket pesawat untuk tujuan Bandara Jalaludin, Gorontalo, Sulawesi. Kamu bisa cek harga tiket pesawat melalui beragam aplikasi seperti yang tersedia.

Disarankan kamu mengambil jam penerbangan pagi hari, karena setelah sampai dibandara harus melanjutkan dengan perjalanan jalur darat dan juga jalur laut. Perjalanan dari bandara ke Kabupaten Boalemo memakan waktu kisaran 2 jam. Dari Kabupaten Boalemo menuju Pulau Cinta melalui jalur laur memakan waktu kisaran 30 menit.

Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo

Cuti menikah? Yuk manfaatkan saja untuk berbulan madu di Dataran Tinggi Dieng. Menuku kesana bisa dicapai dengan sangat mudah dengan naik pesawat bisa dari Bandara Internaisonal Soekarno-Hatta dan mengambil jurusan akhirnya Bandara Adi Sucipto Yogyakarta atau bisa ke Bandara Internaisonal Achmad Yani Semarang.

Jika kamu mengambil jalur Yogyakarta/tujuan Yogyakarta, maka ketika kamu sampai di Yogyakarta kamu bisa menggunakan kendaraan umum dari Bandara ke terminal Jombor atau bisa ke Terminal Giwangan yang selanjutnya naik bis jurusan Wonosobo, jika sudah sampai di Wonosobo dilanjutkan naik Mikro Bus untuk jurusan Wonosobo – Dieng – Batur. Tapi, kamu turun di Dieng.

Tapi, jika mengambil jurusan Semarang, ketika sudah sampai di Semarang, kamu bisa menggunakan kendaraan umum dari Bandara menuju ke terminal, selanjutnya naik bis jurusan Wonosobo atau jurusan Purwokerto dan kamu turun di Wonosobo, selanjutnya dilanjutkan dengan naik Mikro Bus jurusan Wonosobo – Dieng – Batur setelah kamu sampai di Wonosobo dan kamu turun di Dieng.

Disini ada beragam destinasi yang siap untuk kamu jelajahi satu persatu, misalnya saja destinasi wisata Telaga Pengilon dan juga Telaga Warna dengan warna-warni airnya yang unik. Untuk kamu nih yang lebih suka akan petualangan, kamu bisa menjajal trekking ke Bukit Sikunir atau dikenal dengan Gunung Prau.

Gili Nanggu

Sekarang bukan hanya Bali saja yang memiliki destinasi populer untuk pasangan yang baru menikah. Tapi, Lombok juga sekarang memilikinya dan ini bukan Gili Trawangan melainkan Gili Nanggu dengan suasana lebih tenang dengan pantainya berpasir putih yang indah.

Layaknya pulau pribadi, kamu bisa menikmati keindahan surga bawah lautnya dan kamu juga bisa menghabiskan waktu romatis bersama pasangan di resort yang beratapkan jerami.
Jika kamu tertarik dan ingin berlibur bersama pasangan, untuk menuju kesana kamu bisa menggunakan pesawat menuju Bandara Internasional Lombok (LOP), setelah sampai dibandara kamu harus mencari kendaraan untuk menuju Lombok Barat. Kamu bisa menggunakan kendaraan umum seperti bus damri atau taksi yang tidak hanya mengantar kamu sampai ke Lombok Barat tetapi bisa langsung menuju Pelabuhan Tawun.

Nah itu dia beragam pilihan destinasi wisata romantis untuk menghabiskan waktu bulan madu bersama pasangan, ketiga-tiga rekomendasi destinasi ini semuanya bisa di akses menggunakan pesawat ya. Cek harga tiket pesawat masing-masing tujuan destinasi tersebut sekarang juga!. (der)

Rayakan Idulfitri di Hotel Tugu dengan Menyantap Kambing Panggang Suku Bedouin

Kambing Guling Bang Jamil yang dipanggang dengam baluran rempah. (Istimewa)

MALANGVOICE – Menyambut Idul Fitri 1442 H, Hotel Tugu Malang menyiapkan menu istimewa. Jika biasanya opor ayam, kali ini kuliner yang disiapkan lain dari yang lain.

Menghadirkan “Lamb and Ketupat Festivities”, Hotel Tugu menyajikan menu spesial ini mulai 11-31 Mei 2021 di Melati Restaurant yang juga melayani Catering & Hampers.

“Pastinya kami ingin berbagi aneka ragam masakan daging kambing lezat dan ketupat yang sudah menjadi makanan khas Idul Fitri,” kata Media Relation Hotel Tugu Malang, Budi Sesario Saputro.

Dalam keterangan tertulisnya kepada malangvoice.com, Kamis (6/5), Budi menambahkan, pihaknya menyiapkan menu spesial Kambing Panggang Suku Bedouin.

“Menu ini berupa kambing muda yang juicy lalu dipanggang dengan lapisan daun kurma di antara dua lempengan hot stone,” terangnya.

Ada lagi Kambing Guling Bang Jamil dengan daging kambing Australia yang dipanggang dengan baluran rempah istimewa racikan chef.

“Masih seputaran kuliner kambing, kami sediakan juga Ketupat Gulai Iga Kambing Muda. Menu ini sangat nikmat dengan gulai kambing, sate kambing, kerupuk ikan, kecap manis, sambal dan jeruk nipis,” ujarnya.

Bagi yang kurang berselera dengan menu daging kambing, sudah disiapkan Ketupat orem-orem Malang yang disajikan dengan orem–orem tempe khas Malang beserta udang goreng kering, sambal hijau dan peyek germut.

“Selain aneka ragam ketupat, Nasi Kuning Bebek Goreng bumbu Lengkuas juga menambah keragaman menu spesial Idul Fitri kali ini,” sambungnya.

Suasana Idul Fitri kali ini yang berbeda karena tak bisa mudik, justru dianggap peluang bagi Hotel Tugu Malang dengan tawaran paket bermalam ‘Eid Holiday Deal’ dan ‘Dreaming of  Vacation’.

Manjakan diri dengan pengalaman bermalam tak terlupakan, termasuk sarapan Idul Fitri nan mewah, jamuan Afternoon Tea, serta makan malam romantic untuk berdua atau menikmati BBQ bersama keluarga dan orang terkasih.

“Kami juga menyediakan pilihan aktivitas untuk mengisi waktu luang para tamu seperti merangkai bunga, bike tour, dan  private antique collection tour,” ujarnya.
 
Selain itu, Hotel Tugu Malang juga memberikan pilihan “Dine Anywhere You Desire” dengan ragam kuliner menggiurkan dari dua restoran.

Tidak main-main, dua restoran ini telah mengantongi awards best interior oleh Restaurant Guru, yaitu Melati Restaurant dan SaigonSan Restaurant.

Memiliki ragam venue tematik nan unik, tamu dapat memilih lokasi bersantap yang sesuai dengan mood dan preferensi sehingga terasa seperti di rumah sendiri. Mulai dari makan siang dinaungi pohon-pohon palem yang rindang, bersantai menikmati afternoon tea di SaigonSan Rooftop, hingga makan malam romantis di tepi kolam dengan lilin-lilin cantik.(end)

Empat Manfaat Mengonsumsi Jamur Merang Sangat Cocok untuk Menu Sahur dan Buka Puasa

Salah satu olahan jamur tiram dengan masakan tumis. (Foto: resepjamurnusantara.web.app)

MALANGVOICE – Masyarakat Indonesia mengenal tanaman ini dengan jamur merang, sementara nama latinnya adalah
Volvariella vovacea. Sulit di lidah untuk mengucapkan namun lezat saat berubah jadi masakan.

Tanaman yang tergolong jamur-jamuran ini sangat populer sebagai bahan santapan di segala musim karena biasa disuguhkan dalam bentuk sup yang hangat. Hmmm…, cocok buat sahur atau menu berbuka puasa.

Tak jarang pula olahan jamur merang ini dikombinasikan dengan saus di atas steak atau sayur kukus, hingga tumisan yang pastinya menggugah selera untuk segera dinikmati.

Untuk mendapatkan yang sudah dipetik, kita bisa menemukan di pasar tradisional atau pasar swalayan dalam bentuk segar dan kalengan karena jamur merang tidak membutuhkan cara pengolahan tertentu.

Sebelum diolah jadi masakan, jamur merang dalam bentuk kalengan cukup dibilas dengan air matang. Cuma itu, baru kemudian diolah sebagai bahan masakan.

Sebaliknya jika membeli dari petani langsung, tidak terlalu susah sebelum diolah. Dipotong saja semua area berwarna gelap dengan pisau kemudian bilas dengan air mengalir.

Kenyal saat dikunyah, lezat dan kaya nutrisi, jamur merang salah satu jenis bahan makanan yang sering diolah. Selain teksturnya yang unik, kelezatannya dianggap mampu menyaingi citarasa daging. Belum lagi manfaatnya bagi kesehatan.

Disebut dengan jamur merang karena media tanamnya berupa merang atau sekam padi. Jamur ini dapat dikenali dari bentuknya yang bulat kecil dengan tudung berwarna cokelat muda.

Selain cocok untuk berbagai masakan ternyata punya segudang manfaat bagi kesehatan, empat di antaranya adalah:

1. Mencegah Penyakit Jantung
Bentuknya memang mungil, tapi jangan sekali-kali meremehkan, karena jamur merang ini memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi seperti kalium dan zat tembaga.

Seperti kita ketahui, kalium berfungsi membantu menjaga pembuluh darah dalam tubuh, sedangkan zat tembaga memiliki kemampuan antibakteri. Kedua nutrisi ini dipercaya mampu menjaga kesehatan jantung, terutama yang diakibatkan oleh naiknya kolesterol dalam darah.

2. Menjaga Kekuatan Tulang
Selama ini kita menganggap kalsium hanya bisa didapatkan dari susu dan produk olahannya. Lalu bagaimana dengan yang biasa mengonsumsi asupan vegetarian? Jamur meranglah jawabnya karena memiliki kadar kalsium dan vitamin D yang cukup tinggi sehingga membantu memperkuat tulang dalam tubuh.

3.Mencegah Kanker
Manfaat jamur merang lainnya adalah mengandung selenium yang banyak diburu orang karena berkhasiat mencegah kanker. Beta d-glucan dan lectin yang ada dalam jamur merang disebut mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker prostat dan leukemia.

4.Tinggi Antioksidan
Bagi masyarakat di wilayah perkotaan yang dikepung radikal bebas dari polusi di sekelilingnya antioksidan menjadi istilah kesehatan yang makin populer. Untuk mendapatkan antioksidan, cukup mengonsumsi jamur merang.

Kandungan selenium di dalam jamur merang memiliki fungsi yang sama dengan flavonoid yakni mencegah radikal bebas dari asap kendaraan, makanan yang berlemak tinggi, atau radiasi elektromagnetik berisiko memicu gangguan kesehatan.(end)

Bulan Ramadan, Cincau Laris Manis Jadi Buruan Pelanggan

Cincau yang masih dalam bentuk cair didinginkan didalam blek (kaleng), (MG2).

MALANGVOICE – Cincau pada umumnya sering digunakan sebagai varian campuran es dan jenis minuman lain. Hal itu membuat cincau laris manis diburu pelanggan saat bulan Ramadan.

Menurut salah satu produsen cincau asal Kebalen, Blimbing, Mak Cao, setiap masuk bulan Ramadan permintaan cincau selau mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Dalam keseharian biasa hanya memproduksi sekitar 20 sampai 30 blek (kaleng). Kini pada bulan Ramadan orderan perharinya mampu mencapai 200 hingga 250 blek.

“Harga satu bleknya itu Rp 50 ribu, Mas. Ya per hari gini kalau Ramadan kita produksi 250 an blek, itu saja kita kualahan. Kalau mau lebih sebenarnya bisa saja, cuma karyawannya yang gak mampu,” ujar Hariyati pengelola Mak Cao, Ahad (25/4).

Mak Cao yang telah berdiri sejak 1961 dan telah dijalankan selama tiga generasi ini, telah mengurangi jumlah produksi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Lantaran karyawanya belum mampu memproduksi cincau dengan skala besar.

Apalagi untuk proses pembuatan cincau sendiri memerlukan waktu yang cukup lama dari proses penyaringan hingga memasak.

“Tahun kemarin karyawan saya itu orang Wajak mas, kuat-kuat mereka. Tahun lalu sampai 400 an blek sehari pernah. Itu bikin sampai menjelang sahur. Tapi saat ini karyawan saya kan tetangga-tetangga sekitar ya, mereka juga belum terlalu kuat, jadi ya sampai 200 an blek saja sehari,” tuturnya.

Untuk mengatasi jumlah konsumen yang cukup banyak, Haryati memberikan batasan kepada setiap pembeli agar tidak mengambil terlalu banyak. Supaya konsumen lain bisa mendapatkan juga.

“Jadi ada yang pesan 50 blek, itu saya kurangi mas. Jadi saya suruh ambil 30 aja jangan banyak-banyak. Biar nanti semua bisa rata kebagian gitu mas,” terangnya.

Selain itu, Haryati menambahkan, di Mak Cao juga memproduksi beberapa macam bahan untuk keperluan pembuatan es.

“Mulai dari dawet, jelly hingga kolang kaling semuanya pun tersedia. Jadi bahan-bahan es semua yang dibutuhkan ada di sini mas,” imbuhnya.

Terkait konsumen Mak Cao sendiri tidak hanya disekitaran Kota Malang, melainkan se Malang raya. Mulai dari pengusaha minuman es, dan penjual pasar.

“Banyak mas. Rata-rata yang ambil banyak itu ya orang-orang pasar untuk dijual lagi. Mulai dari Kota Batu sampai Panjen, Kabupaten Malang itu ambil ke sini,” tandasnya.(der)

Ngoprek Bareng HPCI Chapter Malang, Kupas Tuntas Matic Besar PCX160

Komunitas Honda PCX. (Istimewa)

MALANGVOICE – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT melakukan Live di Instagram @mpmhondajatim dengan program NGOPREK (Ngobrol Online Seputar Komunitas) bersama Komunitas Honda PCX Chapter Indonesia (HPCI) Chapter Malang, Ahad (28/03).

Ngobrol Online yang bertemakan Kupas Tuntas All New PCX160 ini, MPM Honda Jatim mengundang salah satu anggota komunitas HPCI chapter Malang, Wendry Pradana yang berbagi pengalaman bagaimana rasanya mengendarai All New PCX160 dan juga Imron Rosyadi, Technical MPM Malang yang menyampaikan fitur terbaru Honda PCX.

Ngoprek Honda. (Adv)

Bertempat di MPM Riders Cafe Malang, sebelumnya 10 anggota komunitas HPCI chapter Malang yang hadir diberikan kesempatan untuk Riding Experience Honda PCX 160 dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Dalam sesi bincang Ngoprek, Wendry Pradana membagikan pengalamannya saat riding menggunakan Honda PCX160 untuk kegiatan sehari hari.

“Honda PCX160 bodinya mewah, nyaman cocok buat aktivitas sehari – hari atau suka touring. Honda PCX160 lebih bertenaga, akselerasi terasa lembut,” katanya.

Program NGOPREK (Ngobrol Online Seputar Komunitas) ini bertujuan untuk memberikan informasi lebih terkait All New Honda PCX kepada masyarakat dari sisi Komunitas HPCI chapter Malang yang sudah mencoba All New Honda PCX.(der)

Menulis di Kertas Ditemukan Peneliti Sebagai Metode Menguatkan Ingatan

Ilustrasi (Inc.com)

MALANGVOICE – Tim dari University of Tokyo baru saja mempublikasi penelitian baru dalam Frontiers in Behavioral Neuroscience. Penelitian tersebut mengatakan menulis di kertas berdampak baik bagi otak. Artikel ini dihimpun oleh Malangvoice.com dari Martha Stewart

“Pada dasarnya kertas lebih canggih dan berguna dibanding dokumen elektronik karena kertas mengandung informasi yang hanya dimiliki kertas untuk tidak kehilangan ingatan,” Professor Kuniyoshi L. Sakai, neuroscientist di University of Tokyo dan penulis di penelitian ini.

Kebanyakan orang menyukai smartphone atau tablet karena gadget itu terasa membuat pekerjaan setiap hari lebih mudah. Penelitian ini menemukan yang sebaliknya, setelah mengumpulkan 48 relawan dari umur 18 sampai 29 tahun.

Para peneliti menemukan mereka yang menulis di kertas untuk menyelesaikan tugas mencatat berhasil menyelesaikan tugas ini 25 persen lebih cepat daripada mereka yang menggunakan tablet dengan stylus pen.

Alasannya adalah menggunakan kertas memberi relawan keluasaan untuk menulis dengan gaya mereka. Seperti bentuk tulisan yang tidak biasa dan seragam serta tidak rata. Sedangkan kertas digital lebih konsisten dan seragam dan ketika aplikasi menulis itu ditutup tulisannya akan langsung hilang.

Selain itu peneliti melakukan percobaan kepada relawan untuk membaca dialog tokoh fiksi. Para relawan dibagi ke dua grup, yang satu menulis di kertas dan yang satu di tablet. Peneliti menyuruh relawan untuk mencatat tugas tokoh fiksi itu apa dan harus selesai dalam tenggat waktu berapa lama.

Setelah selesai mencatat relawan diberikan waktu untuk istirahat selama satu jam dan disuruh untuk mengingat tugas mereka. Ketika ditanya kapan tenggat waktu tugas yang harus diselesaikan oleh tokoh? Kapan tenggat waktu paling awal untuk menyelesaikan tugas?

Relawan yang menggunakan kertas untuk mencatat dengan kertas hanya memerlukan waktu 11 menit untuk mencatat ingatan mereka, sedangkan yang menggunakan tablet 14 menit, dan yang menggunakan hp 16 menit.

Ditambah, mereka yang menggunakan kertas mendapat skor tertinggi dibanding yang lain dalam tes pertanyaan dan mereka dapat mengingat secara visual dan bahasa secara lebih baik.(end)

4 Langkah Menjaga Ikan Cupang Tidak Kuncup di Musim Hujan

Ikan Cupang yang lagi tren, (MG2).

MALANGVOICE – Ikan cupang kini kembali banyak diminati masyarakat, dengan perpaduan jenis maupun corak warna yang semakin beragam.

Namun dalam perawatan ikan cupang ini bisa dibilang juga tidak mudah. Apalagi di musim penghujan dengan cuaca yang dingin, membuat ikan cupang mudah terkena penyakit, salah satunya kuncup.

Kuncup sendiri merupakan penyakit ikan cupang yang sering kali terjadi dan jika tidak segera ditangani resiko terparah bakal mati.

Berikut Beberapa Tips untuk mengantisipasi ikan cupang agar tidak sakit di musim penghujan menurut salah satu penghobi ikan cupang di Kota Malang, Rifky Edgar, Jumat (19/3).

1. Harus rutin mengganti air dalam akuarium/soliter, minimal ganti tiga hari sekali atau seminggu dua kali. Untuk jenis air bisa menggunakan air sumur atau PDAM.

Namun jika menggunakan air PDAM perlu diendapkan terlebih dahulu selama satu hari sembari diberi garam sesuai dengan ukuran akuarium/soliter.

“Sebelum dilakukan penggantian air lebih baik lagi juga diberi garam dan obat biru (nama akrab obat) biar tidak sakit. Dan dikasih daun ketapang berfungsi untuk menetralkan PH air,” terangnya.

Cupang yang sedang kuncup, (MG2).

2. Menjaga pola makan ikan cupang peliharaan, jangan terlalu banyak. Minimal satu hari sekali dengan porsi secukupnya.

“Karena jika kebanyakan makan, ikan akan kembung, atau sembelit. Dari situ akan menyebabkan penyakit sisik nanas dan dropship, kemungkinan 98 persen ikan mati,” tuturnya.

3. Sering buka pembatas antara ikan satu dengan yang lainnya, guna mempertahankan gerakannya supaya terus aktif dan lincah.

“Kalau bisa sehari dua kali dengan durasi sekitar 20-30 menitan. Biar ikan bisa lebih agresif, mekrok, nah dari situ bisa menjaga kekuatan dari ekor, sirip dan kesehatannya,” imbuhnya.

4. Jika memiliki waktu bisa disempatkan untuk menjemur ikan cupang sekitar 10 menit untuk menangani suhu air tetap stabil dan tidak terlalu dingin.(end)

Tips Munculkan Inner Beauty Ala Model Muslimah Asal Malang

Model Muslimah, Mayang Tatu Balqish

MALANGVOICE – Banyak orang menganggap cantik dengan ukuran standar fisik tertentu. Model Muslimah asal Kota Malang, Mayang Tatu Balqish mempunyai pandangan lain.

Perempuan yang pernah meraih Juara Satu di Photogenic Indomodel 2019 itu
menganggap cantiknya perempuan berasal dari dalam (inner beauty). Kondisi mental, kesehatan, hingga spiritual yang paling mempengaruhi cantik tidaknya seorang perempuan.

Mahasiswa Sosiologi UB itu memiliki cara khusus untuk memunculkan inner beauty setiap perempuan. Berikut ini cara Balqish memunculkan inner beauty:

1. Seorang perempuan harus berwawasan luas.

“Menurut aku otak itu sebagai investasi kita. Harus ada isinya agar bisa nyambung dengan banyak orang. Tapi jangan penuh-penuh nantinya jadi terlalu mendominasi dan tidak menerima pandangan orang lain,” jelas perempuan kelahiran 17 Maret 2002 itu.

2. Perempuan harus percaya diri.

“Karena semua perempuan itu cantik. Yang bikin cantiknya perempuan itu muncul itu rasa percaya dirinya,” imbuh Balqish.

Ia menambahkan untuk memunculkan rasa percaya diri di setiap perempuan adalah dengan mengetahui potensi dirinya. Ketika potensi diri sudah ketemu, seorang perempuan bisa lebih percaya diri.

“Selain itu jangan terlalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Maksimalkan saja apa yang kita punya dan jadikan orang sebagai motivasi bukan perbandingan,” kata Balqish.

3. Mengenali diri sendiri

Mengenali diri sendiri menurut Balqish sangat penting. Mahasiswi yang pernah Juara dua di Malang Hijab Icon 2019 itu dengan mengenali diri sendiri perempuan bisa menerima dirinya sendiri.

“Dengan menerima diri sendiri perempuan dapat memaafkan dirinya sendiri. Sehingga kondisi mentalnya stabil dan aura yang membuat cantik dari dalam dirinya bisa terpancar keluar,” urai Balqish.

Balqish sendiri setiap satu bulan mencatat apa saja yang telah dilaluinya. Hal itu dilakukan Balqish untuk mengetahui kekurangan dan kelebihannya sehingga ia lebih bisa mengenal diri sendiri.

4. Perbanyak ibadah

Balqish menjelaskan orang yang banyak beribadah, mukanya akan glowing secara alami. Apalagi kalau bagi orang islam yang suka sholat malam.

“Selain bikin wajah jadi bercahaya, beribadah dengan rutin juga menenangkan hati. Jadi bisa semakin ramah, sopan, dan tidak mudah marah,” jelas Balqish.

5. Membiasakan pola hidup sehat.

Olah raga, makan makanan yang sehat, dan tidur yang cukup juga sangat berpengaruh bagi kecantikan perempuan.

“Makan sayur dan buah itu bisa jadi vitamin alami buat kulit. Olah raga agar sehat juga tidur cukup akan membuat perempuan canti secara alami,” tandasnya.(der)

Mimpi Besar Ibu Rumah Tangga Ubah Pola Hidup Kota Batu Untuk Mencintai Lingkungan

Gung Endah dengan EE di tangannya dan jurigen berisi fermentasi EE dibelakangnya. (Aan)

MALANGVOICE – Langkah Malangvoice.com disambut ramah di kediaman Gung Endah. Rumah yang asri dengan hiasan banyak tanaman serta bau wangi dari semerbak bunga itu bertempat di Perumahan Puri Safira, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Gung Endah (56) adalah Mentor Eco Enzym (EE) di berbagai kota dan provinsi di Indonesia. Ia juga melayani permintaan beberapa kelompok pecinta lingkungan untuk sosialisasi EE secara virtual dengan gratis.

EE adalah larutan serba guna, hasil penelitan selama 30 tahun seorang akademisi dari Thailand Dr. Rosukon Poompanvong. Larutan ini merupakan campuran bahan sampah organik yang difermentasi selama tiga bulan.

Gung dengan antusiaa menjelaskan manfaat EE antara lain menurunkan bau tak sedap pada sampah organik, pembersih air, dan handsanitizer alami. Biaa juga untuk penyembuh luka bakar dan gores, bahan mencuci lantai, pengganti sabun dan sampo, dan masih banyak lagi.

Saat ini ia fokus menggunakan EE untuk membenahi pengolahan sampah di Kota Batu. Ia menggerakkan 500 lebih orang di Kota Batu untuk mengelola sampah sejak dari rumah.

“Kalau semua orang di Kota Batu tergerak untuk mengolah sampah organik dari rumah, di TPST 3R atau TPA Tlekung bisa tidak ada sampah organik sama sekali. Jadi mereka bisa fokus untuk daur ulang sampah anorganik saja,” jelas Nenek bercucu dua yang mempunyai semangat remaja itu.

Ia berhasil menggerakkan 500 lebih orang itu sejak September tahun 2020. Jumlah orang yang ia gerakkan terus bertambah di Kota Batu. Perlahan tapi pasti mimpi Gung untuk mengolah sampah di Kota Batu sejak dari rumah menggunakan EE bisa menjadi pergerakan masif.

Gung melakukan perjuangannya semata-mata karena rasa cintanya terhadap lingkungan. Ia sering mendanai sendiri pergerakannya untuk kelestarian lingkungan.

Perjuangannya ini terwarisi dari ayahnya yang seorang veteran 1945 dari Lumajang. Perjuangan ayahnya untuk kebaikan bersama hingga berani mengorbanakan segalanya tertanam dalam lubuk hatinya.

Bahkan, perempuan kelahiran 10 Oktober 1964 itu telah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu untuk menyemprot EE di TPA Tlekung dua kali. Penyemprotan itu terbukti menurunkan kadar amonia dan metana dari sampah.

“Metana ini merupakan zat yang sangat berbahaya bagi ozon di Bumi. Jika kadarnya tidak dikelola akan menjadi polusi udara yang menyebabkan pemanasan global,” tegas perempuan beranak dua kelahiran Desa Ampelgading, Kabupaten Malang itu.

Kabid Kebersihan dan Pertamanan DLH Kota Batu, Imron Suyudi melontarkan secara lisan untuk menjalin kerja sama dengan Gung. Hal inilah yang diinginkan Gung supaya Pemkot Batu lebih serius untuk menggunakan EE.

Perjuangan Gung pun telah menular kepada binaannya. Kelompok relawan binaannya secara mandiri menyemprot TPS dan TPST di desanya masing-masing. Tepatnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu dan Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Tidak hanya di Kota Batu, berkat kegigihannya mengajarkan pembuatan EE dan pemaparan kebermanfaatannya RS Husada Utama, Kota Surabaya memanfaatkan EE untuk berbagai hal. Misalnya, mendaur ulang sampah organik rumas sakir untuk dijadikan EE, lalu hasil EEnya dibuat membersihkan lantai, piring, dan berbagai macam kegunaan lainnya.

Perempuan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu bermimpi dapat mempengaruhi petinggi-petinggi Kota Batu untuk menggunakam EE di berbagai sektor. Seperti di sektor Perhotelan, Restoran, Wisata, Rumah Sakit hingga Perkantoran.

“Jadi nanti Kota Batu bisa mempunyai branding baru, yaitu Kota Eco Enzym, yaitu seluruh pengolahan sampah dan kebersihannya menggunakan Eco Enzym. Jadi bisa dinilai sebagai kota yang ramah lingkungan,” paparnya dengan mata berbinar-binar.

Ia memiliki tujuan utama yang sederhana, yakni masyarakat Kota Batu memiliki kesadaran untuk mencintai lingkungan. Usahanya ini bukan sekedar mimpi di siang bolong, namun ia terus gigih berjuang memperkenalkan EE ke setiap kalangan.

Sempat ia bertemu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko untuk menarik minatnya menggunakan EE. Pada Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Dewanti pun melihat langsung penyemprotan EE di TPA Tlekung yang terbukti berhasil mengurangi bau tak sedap yang selama bertahun-tahun menjadi problematika tak berkesudahan di tempat itu.

Akhirnya Dewanti pun mengakuai kemutakhiran EE ini. Ia menyebut EE ini sebagai salah satu solusi untuk mengurangi volume sampah, mengurangi gas metana hingga mengurangi bau tak sedap.

Pengakuan Dewanti ini bagi Gung adalah peletakan batu pertama di istana perjuangannya memperkenalkan EE untuk memperbaiki lingkungan. Karena yang ia sasar adalah pola hidup masyarakat Kota Batu terhadap lingkungan.

Ia telah melakukan gerakan dengan Roadshow ke delapan desa di Kota Batu dalam satu hari pada waktu HPSN. Roadshow itu ia lakukan untuk mengenalkan EE dan manfaatnya juga memupuk kesadaran untuk mencintai lingkungan.

“Masyarakat Kota Batu jika tahu manfaat EE bisa mengubah pola hidupnya. Manfaatnya banyak sekali, kalau sudah mau bikin, bisa ketagihan sehingga mengubah pola hidupnya,” imbuh S1 Sosiologi UGM itu.

Maksud Gung adalah jika masyarakat ketagihan untuk membuat EE, mereka jadi lebih banyak memakan buah dan sayur karena limbah dari buah dan sayur merupakan bahan baku dari EE.

Perlu diketahui, pemanasan global akibat gas metana paling banyak dihasilkan dari peternakan. Jika pola hidup masyarakat Kota Batu lebih menyukai sayur dan buah-buahan, mereka tidak terlalu bergantung pada daging hasil peternakan.

Secara tidak sadar kepedulian terhadap lingkungan terbentuk karena kegemaran masyarakat Kota Batu membuat EE. Itulah mimpi dari Gung yang perlahan namun pasti akan ia capai dengan kegigihannya.

“Ya itu sudah terbukti mas, orang-orang yang suka bikin EE melihat sampah bukan sebagai bahan yang nggak berguna lagi namun jadi seperti melihat harta karun yang sayang jika tidak dimanfaatkan. Mereka bahkan mau keliling ke penjual buah dan toko-toko buah untuk meminta kulitnya” tandasnya.(end)

Ngehits Bareng Komunitas Honda BeAT Malang Sambil Bagi Paket Sembako

HCSR Beat. (istimewa)

MALANGVOICE – Komunitas Honda BeAT bersama PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT melakukan aksi sosial kepada masyarakat sekitar

Bertajuk Honda BeAT Ngehits Peduli Sesama ini diikuti 10 anggota komunitas Honda BeAT yang tergabung dalam Honda BeAT Bumi Bung Karno dan Honda BeAT Malang.

Pada kegiatan ini peserta melakukan riding start dari masing – masing kota menuju Pantai Tamban yang terletak di hilir jalur Pantura

Dengan menempuh perjalanan 180km terasa nyaman dengan ditemani All New Honda BeAT dengan rangka eSAF menjadi lebih lincah dan dapat meningkatkan stabilitas handling sehingga sepeda motor mudah dikendalikan dan nyaman saat dipakai bermanuver.

Dan peserta tidak perlu khawatir melakukan perjalanan jauh karena All New Honda BeAT lebih irit dan juga dilengkapi Power Charger sehingga khawatir kehabisan baterai smartphonenya untuk update lokasi ke sesama peserta.

Sesampainya di lokasi, peserta melakukan Honda Community Social Responsibility (HCSR) dengan membagikan paket sembako dan juga donasi kepada tempat ibadah sekitar Pantai Tamban. Dimana apabila sungai meluap akan mengakibatkan banjir dan warga sekitarnya terkena imbas dari sungai tersebut. Pembagian sembako dengan tetap mematuhi protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Kegiatan HCSR ini merupakan aksi nyata komunitas Honda khususnya komunitas Honda BeAT ikut berkontribusi positif kepada masyarakat,” kata Dionisius Mizidianto selaku Community development MPM Honda jatim.(der)