Seks Mampu Bakar Kalori, Berapa Banyak?

ilustrasi seks. (Shape Magazine)
ilustrasi seks. (Shape Magazine)

MALANGVOICE – Berhubungan intim atau seksualitas ternyata mampu membakar kalori. Meski tak banyak, namun bisa terbilang lumayan, bukan?

Dikutip dari berbagai sumber, dari sebuah penelitian yang dilakukan University of Montreal berhasil mengungkap angka persis kalori yang mampu terbakar saat berhubungan seks.

Pria mampu membakar 100 kalori dan wanita sebanyak 69 kalori saat melakukan seks. Hal ini terhitung dari foreplay hingga 25 menit. Namun, kalori bisa saja berubah tergantung berapa lama waktu hubungan seks Anda dilakukan.

Bahkan para peneliti memerkirakan, pria membakar sekitar 4,2 kalori per menit saat berhubungan seks, sementara wanita membakar 3,1 kalori.

Hanya saja, jumlah kalori yang terbakar saat berhubungan seks jauh lebih sedikit daripada jumlah kalori yang dibakar pria selama berolahraga, sekitar 276 kalori.

Tak perlu khawatir, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membakar kalori saat sedang seks. Hal ini diungkapkan oleh ahli kesehatan Nesochi Okeke-Igbokwe.

Okeke-Igbokwe menyarankan Anda untuk melakukan durasi seks lebih panjang atau mengganti posisi. Usahakan untuk menemukan cara yang tepat dan sesuai dengan pasangan Anda.

Meski seks tidak membakar kalori sebanyak olahraga, ada manfaat lain yang didapatkan dari seks. Apabila dilakukan secara rutin, maka membantu tubuh melawan penyakit serta meningkatkan kesehatan mental.(Der/Aka)

Musim Mangga, Yuk Intip 3 Manfaatnya bagi Kesehatan

Buah mangga (foto: alodokter.com)
Buah mangga (foto: alodokter.com)

MALANGVOICE – Mangga, buah tropis dengan kandungan nutrisi yang banyak ini ternyata memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.

Buah musiman ini diketahui tinggi akan vitamin C, pottasium dan magnesium. Tak hanya enak dimakan langsung dalam keadaan segar, tapi juga enak dijadikan jus buah hingga puding.

Melansir dari berbagai sumber, berikut MVoice merangkum manfaat buah mangga untuk kesehatan.

1. Menurunkan Kolesterol

Manfaat mangga salah satunya yaitu mampu membantu mengatur kadar kolesterol dalam tubuh. Tingginya kadar pektin yang ada dapat membantu menurunkan lipoprotein densitas rendah (LDL) atau kolesterol jahat yang menyebabkan plak di pembuluh darah. Sehingga dapat menghambat aliran darah.

2. Melancarkan Pencernaan

Mangga juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan yaitu memperlancar pencernaan. Sebagaimana dalam buku ‘Healing Foods’, disebutkan bahwa mangga mengandung enzim yang membantu pemecahan dan pencernaan protein.

Kemudian kandungan serat di dalamnya juga membuat saluran pencernaan bekerja dengan optimal. Artinya dapat membantu turunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Diketahui, mangga muda kandungan serat pektinnya lebih banyak dibandingkan yang sudah matang pohon. Sehingga manfaat bagi tubuh lebih banyak di mangga muda.

3. Berpotensi Mencegah Kanker

Mangga memiliki sejumlah besar pektin, serat makanan yang larut secara efisien berkontribusi menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Pektin juga dapat membantu mencegah perkembangan kanker prostat.

Sebagaimana penelitian di The Institute for Food Research menemukan bahwa senyawa dalam pektin bergabung dengan galektin 3 (protein yang memainkan peran penting dalam semua tahap kanker).

Selain itu, penelitian The European Prospective Investigation of Cancer juga telah meneliti tentang hubungan yang kuat makan mangga dan menurunkan risiko kanker saluran pencernaan.(Der/Aka)

Tiga Jenis Makanan Tinggi Serat Ini Baik Dikonsumsi untuk Kesehatan Usus

alodokter.com
alodokter.com

MALANGVOICE – Kesehatan organ tubuh bagian dalam seperti usus penting diperhatikan. Pasalnya, usus yang sehat akan memberikan pengaruh besar bagi kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Sebagian besar masalah yang terjadi di dalam pencernaan dan perut diakibatkan oleh usus yang tidak sehat. Oleh sebab itu, sangat penting menjaga kesehatan usus.

Melansir dari berbagai sumber, berikut MVoice merangkum makanan tinggi serat baik dikonsumsi untuk kesehatan usus.

1. Kacang Almond

Kacang almond, salah satu kacang yang memiliki rasa gurih dan khas ini ternyata mengandung banyak nutrisi. Di antaranya serat pangan, lemak tak jenuh, serta beberapa jenis vitamin B, dan vitamin E.

Selain itu, kacang almond juga memiliki kandungan mineral yang bermanfaat bagi tubuh seperti kalsium, magnesium, zat besi dan zinc.

Sebuah penelitian menyebutkan bila mengonsumsi almond dapat mengurangi kemungkinan kanker usus besar karena kandungan lemak yang terdapat di dalamnya.

Perlu diketahui, dalam 100 gram kacang almond terkandung 12,5 gram serat. Nah, tidak ada salahnya jika Anda mengganti camilan dengan kacang almond.

2. Oatmeal

Oatmeal merupakam salah satu sumber karbohidrat jenis serelia. Oat tergolong dalam biji sereal utuh karena lapisan kulit ari dan bakal bijinya tidak hilang saat pemrosesan.

Kemudian, oat juga memiliki kandungan serat, protein, vitamin, dan mineral yang tinggi sehingga bermanfaat positif bagi kesehatan.

Perlu diketahui, oat dapat membantu menurunkan kolestrol total dan kolestrol LDL, menurunkan kadar glukosa darah, membantu tubuh merasa kenyang lebih lama

Selain itu, meningkatkan bakteri baik dalam saluran pencernaan dan membantu mencegah kanker usus.

3. Kacang polong

Sama seperti jenis kacang-kacangan lainnya, kacang polong juga menjadi sumber serat dan protein yang baik untuk tubuh.

Selain itu, kandungan serat dari kacang polong juga menjadi sumber makanan untuk bakteri sehat dalam usus. Ketika bakteri di usus dalam kondisi sehat, maka buang air besar menjadi lebih lancar sehingga mengurangi penggunaan obat pencahar pada orang tua.

Nah, Anda dapat menikmatinya dengan cara dijadikan sup lembut, mencampurnya dalam sup ayam, atau direbus lalu dijadikan snack sehat.(Hmz/Aka)

Ingin Manjakan Buah Hati dengan Pijat Bayi? Gunakan 4 Jenis Minyak Ini

Ilustrasi bayi (foto: alodokter.com)
Ilustrasi bayi (foto: alodokter.com)

MALANGVOICE – Bukan hanya orang dewasa yang dapat merasakan manfaat terapi pijat. Pijat juga dapat diberikan pada bayi. Tapi, yang usianya sudah di atas tiga bulan.

Pijat bayi memberi segudang manfaat. Di antaranya mulai dari menstimulasi gerak motorik dan sensorik bayi, membuat si kecil lebih rileks hingga dapat membantu bayi tidur lebih nyenyak.

Nah, sebaiknya orang tua lebih dulu belajar cara melakukan pijat bayi yang benar. Selain teknik pijatnya yang benar, Anda juga harus memastikan minyak yang digunakan untuk memijat bayi aman digunakan.

Melansir dari laman Boldsky.com berikut MVoice merangkum beberapa jenis minyak untuk pijat bayi.

1. Minyak Chamomile

Minyak chamomile merupakan minyak pijat yang bagus untuk bayi dengan kulit sensitif. Pasalnya, ini membantu menenangkan bayi yang menderita kolik.

Kolik merupakan kondisi ketika bayi terus menangis tanpa sebab yang jelas dan sulit dikendalikan. Kolik biasanya terjadi pada bayi sehat yang berusia di bawah lima bulan.

Bahkan parahnya, ia mampu menangis hingga lebih dari tiga jam selama kurang lebih tiga hari berturut-turut.

2. Minyak Almond

Minyak almond mempunyai kandungan vitamin E tinggi dan bermanfaat untuk memelihara kesehatan kulit bayi.

Kemudian, merupakan salah satu minyak terbaik digunakan di musim dingin untuk pijat bayi. Ini membantu bayi rileks dan tidur nyenyak saat iklim dingin.

Selain untuk pijat, Anda juga dapat menggunakan minyak almond sebagai campuran untuk mandi si kecil. Usahakan selalu menggunakan minyak almond murni. Bukan minyak almond wangi yang tersedia di pasaran.

3. Minyak Kelapa

Minyak kelapa bersifat ringan dan mudah diserap kulit. Sehingga, rutin memijat menggunakan minyak kelapa baik untuk menjaga kelembapan kulit bayi.

Selain itu, minyak kelapa memberikan efek pendinginan untuk tubuh serta memiliki kandungan antibakteri dan antijamur yang mampu mencegah ruam kulit. Oleh sebab itu, keunggulan ini menjadikan minyak kelapa bagus digunakan sebagai minyak pijat bayi.

4. Minyak Jarak

Minyak jarak juga efektif digunakan untuk memijat bayi. Penggunaannya pun mudah, usapkan minyak tersebut sebelum memandikan bayi. Minyak ini bersifat menghindari kulit kering dan menghidrasi tubuh bayi.(Der/Aka)

4 Bahaya Miom saat Massa Kehamilan

Ilustrasi ibu hamil (istimewa)

MALANGVOICE – Miom dengan nama lain mioma, fibroid, fibromioma, atau leiomioma merupakan salah satu penyakit rahim yang perlu diwaspadai wanita.

Kondisi ini menandakan adanya pertumbuhan sel tumor di dalam atau di sekitar rahim (uterus) yang tidak bersifat ganas.

Selain itu, moim sendiri berasal dari sel otot rahim yang mulai tumbuh secara abnormal. Pertumbuhan abnormal inilah yang akhirnya membentuk tumor jinak. Dan kuran dari miom berkisar dari 1 milimeter hingga 20 sentimeter.

Perlu diketahui, jika miom ini umumnya terjadi pada saat sebelum kehamilan. Tapi, jika wanita hamil memiliki kadar hormon estrogen yang sangat tinggi, hormon inilah yang mendorong miom berkembang cepat.

Melansir dari berbagai sumber, berikut MVoice merangkum bahaya yang mengintai saat Anda mengidap miom di masa kehamilan.

1. Resiko Terjadi Keguguran

Ukuran miom akan membesar dan mendorong janin, sehingga janin tidak dapat menempel pada dinding rahim. Kondisi ini terjadi pada trimester pertama. Akibatnya, risiko terjadinya keguguran semakin besar.

2. Terjadi Pendarahan saat Persalinan

Jika miom berkembang semakin membesar, miom dapat mendesak janin hingga plasenta yang tumbuh di bawah rahim. Akibatnya, kondisi ini dapat mengakibatkan pendarahan saat persalinan.

3. Mengganggu Pertumbuhan Janin

Bila miom tumbuh menghalangi saluran janin, pertumbuhan janin akan terganggu karena kekurangan makanan dan oksigen. Akibatnya, kondisi ini dapat berujung pada kematian janin.

4. Janin Berada di Posisi Sungsang

Selain mengakibatkan keguguran dan pendarahan saat persalinan, miom juga dapat mengakibatkan janin berada pada posisi sungsang karena sulit bergerak ke posisi normal.

Itulah beberapa bahaya dari miom. Oleh sebab itu, terapkan pola hidup sehat, pertahankan berat badan ideal dengan berolahraga dan diet sehat.

Selain itu, lakukan juga medical check-up setiap tahun. Jika Anda wanita di usia produktif wajib untuk menghindari adanya penyakit pada rahim. (Der/Ulm)

Segera Periksakan ke Dokter jika Bumil Mengalami Kondisi Ini

Potret ibu hamil (foto: alodokter.com)
Potret ibu hamil (foto: alodokter.com)

MALANGVOICE – Kehamilan merupakan momen yang ditunggu-tunggu setiap pasangan suami istri. Terutama mereka yang masih baru membangun kisah bahtera cintanya.

Ketika hamil, setiap perempuan harus menjaga kesehatan tubuh dan janinnya dengan sebaik mungkin.

Bagi ibu hamil (bumil) tentunya harus segera memeriksakan kehamilannya ke rumah sakit atau dokter ahlinya jika merasakan berbagai hal yang dirasa kurang wajar selama kehamilan.

Melansir dari laman prevention.com, berikut MVoice merangkum beberapa kondisi yang mengharuskan bumil segera memeriksakan kandungannya ke dokter.

1. Air Ketuban Merembes dan Pecah

Hal pertama kali yang perlu diperhatikan bumil yakni air ketuban merembes. Ketika Anda mendapati air ketuban merembes atau pecah di waktu yang tak seharusnya maka harus segera memeriksakan kondisi kehamilan ke dokter atau bidan ahlinya.

Cari tahu apa yang terjadi pada kehamilanmu. Supaya ahlinya dapat melakukan penanganan terbaik untukmu serta janin yang ada di kandunganmu.

2. Kondisi Janin Pasif Bergerak

Perlu bumil ketahui bahwa janin mulai aktif bergerak saat usia kandungan mencapai 20 minggu. Nah, di usia ini janin mulai menendang-nendang atau melakukan gerakan yang bisa dirasakan.

Namun, jika Anda merasakan janin pasif bergerak, maka usahakan untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan dan kehamilan pada ahlinya.

3. Kram Perut

Kram perut memang wajar dialami ibu hamil. Tapi, jika kram perut terjadi secara terus menerus dan sangat sakit. Bisa jadi terdapat indikasi adanya masalah di kehamilanmu.

Oleh sebab itu, Anda harus segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter jika mengalami kram perut. Apalagi, belum tiba waktunya kontraksi atau tanggal prediksi melahirkan.

4. Nyeri Punggung yang Hebat

Bagi bumil, jangan sepelekan nyeri punggung yang diderita. Pasalnya kondisi ini juga mengharuskan untuk segera memeriksakan diri ke dokter ahlinya.

Nyeri punggung yang hebat bisa saja mengindikasi adanya risiko masalah pada kandung kemih atau ginjal.

Selain itu, nyeri punggung hebat juga bisa mengindikasi beberapa penyakit yang mengancam keselamatan ibu hamil dan janin di kandungannya.

Nah, itulah beberapa kondisi yang mengharuskan bumil segera memeriksakan kondisi kehamilan ke ahlinya. Jika mengalami kondisi tersebut dan tidak segera memeriksakan diri, dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan ibu dan janin.(Der/Aka)

Mau Cukur Rambut Kemaluan, Perhatikan Ini Dulu

Ilustrasi Mencukur Rambut Kemaluan (Foto : Halodoc.com)
Ilustrasi Mencukur Rambut Kemaluan (Foto : Halodoc.com)

MALANGVOICE – Menjaga kebersihan dan kerapian diri sendiri bukan hanya ditunjukkan dari penampilan luar. Melainkan juga dari dalam dengan menjaga kebersihan dan kerapian rambut kemaluan.

Oleh karena itu, perlu sesekali mencukur rambut kemaluan agar tampak bersih dan rapi. Baik laki-laki maupun perempuan.

Meski begitu, dalam melakukannya janganlah sembarangan dan perlu dengan hati-hati. Jika salah saat menggunakan pisau cukur atau waxing bisa menyebabkan iritasi.

Setidaknya, kita perlu mengetahui bahwa membersihkan rambut kemaluan yang baik dan aman.

Melansir dari laman Women’s Health. Ada dua alasan mengapa mencukur rambut kemaluan bisa sangat berisiko bahaya. Khususnya bagi perempuan.

Sebagaimana yang dikatakan oleh dokter Michelle Metz, MD. Mencukur habis rambut kemaluan terlalu sering akan meningkatkan risiko mengalami folliculitis atau infeksi folikel rambut.

Disebutkannya, Folliculitis itu tampak seperti pembengkakan-pembengkakan kecil putih pada setiap pori-pori yang ditumbuhi rambut.

Seringkali, hal tersebut disebabkan oleh buruknya mencukur rambut kemaluan. Untuk mengatasinya bisa diatasi dengan obat antibiotik atau salep oles.

Hal kedua yang bisa membahayakan dengan timbulnya ingrown hair. Masalah ini yaitu tumbuhnya rambut kemaluan ke dalam.

Akibatnya, ini dapat menimbulkan iritasi dan rasa sakit karena tekanan rambut yang tumbuh ke dalam daging.

Oleh sebab itu, mencukur dengan secukupnya merupakan solusi terbaik. Artinya dengan lebih memastikan kebersihan alat cukur dan ketajaman yang sesuai dan tidak menyebabkan iritasi.

Kemudian juga bisa diantisipasi dengan mandi air hangat sebelum mencukur. Tujuannya agar bisa membuka pori-pori dan melembutkan folikel rambut.

Untuk setiap kali mencukur, setidaknya juga mengoleskan pelembab pada daerah yang akan dicukur. Hal itu untuk tentunya untuk melindungi kulit.

Selain itu juga disarankan jangan terlalu sering mencukurnya. Paling tidak beri jangka waktu 3 bulan sekali.

Bagaimanapun juga, rambut kemaluan juga berfungsi mencegah iritasi dari gesekan. Mungkin karena akibat pakaian yang dikenakan atau yang lainnya.(Hmz/Aka)

Cara Putihkan Gigi Secara Alami

ilustrasi. (smylifedental)
ilustrasi. (smylifedental)

MALANGVOICE – Secara tak langsung, gigi merupakan salah satu perhatian dalam penampilan seseorang. Apabila gigi Anda kuning, tentunya sangat mengganggu bukan?

Penyebab gigi kuning sendiri adalah dikarenakan berbagai faktor, seperti jarang sikat gigi, sikat gigi salah, kopi, rokok, alkohol dan lainnya.

Nah, kali ini MVoice bakal merangkum tips memutihkan gigi secara alami yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Baking Soda

Cara memutihkan gigi secara alami dengan baking soda ternyata sangat ampuh. Sayangnya langkah ini tidak bisa dilakukan terus menerus. Lakukan selama dua kali dalam sepekan.

Caranya: campurkan baking soda dan air perasan lemon, kemudian oleskan pada gigi, lalu gosoklah gigi dengan menggunakan sikat gigi seperti biasa.

2. Kulit Jeruk

Kandungan zat pektin dalam kulit jeruk mampu digunakan sebagai cara memutihkan gigi secara alami dan permanen.

Caranya: keringkan kulit jeruk hingga benar-benar kering di bawah sinar matahari. Tumbuk hingga halus. Campurkan dengan air hingga berbentuk pasta lalu gunakan sebagai pasta gigi.

3. Arang

Sifat alkali pada arang berfungsi sebagai pengikis noda kuning pada gigi Anda.

Caranya: Siapkan arang batok kelapa. Tumbuk sampai halus, lalu diayak. Campur bubuk tersebut dengan 1 sdm air perasan lemon lalu gunakan sebagai pasta gigi.

4. Daun Salam

Kandungan daun salam adalah minyak atsiri, sitral, tannin, flavonoid, metal kavikol, Vitamin A, B, C, D, kalsium, zat besi, kalium dan magnesium. Tak salah jika daun salah dicari orang untuk memutihkan gigi secara alami.

Caranya: tumbuk halus daun salam. Campurkan dengan air hingga berbentuk pasta lalu gunakan sebagai pasta gigi.

5. Susu

Susu menambah asupan kalsium yang berfungsi menjaga kekokohan gigi Anda. Kandungan fosfor dan magnesium pada susu akan membantu sebagai cara memutihkan gigi secara alami. Caranya cukup dengan rutin meminum susu setiap hari. (Der/Ulm)

Perhatikan, Inilah 5 Perubahan Setelah Melahirkan

Ilustrasi ibu hamil (istimewa)

MALANGVOICE – Sejumlah perubahan akan dialami seorang ibu setelah melahirkan. Kurang lebih ada lima perubahan yang akan dialami.

Namun, ibu akan merasa sangat lelah setelah melahirkan. Sehingga, butuh waktu agar bisa fokus menjalani proses pemulihan.

Karena itu, seorang ibu perlu mengetahui lima perubahan tersebut. Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber. Kelima perubahan tersebut ialah :

1. Nyeri Kontraksi Perut

Volume perut akan meningkat saat kehamilan. Diketahui, peningkatannya bisa mencapai 1.000 kali dibandingkan saat tidak hamil.

Sehingga, wajar bila merasakan nyeri kontraksi perut pasca persalinan. Hal itu dikarenakan rahim berkontraksi mengerut kembali mendekati ukuran normal.

2. Keluar Darah dan Lendir

Tak perlu khawatir. Setelah ibu melahirkan, dari jalan bayi akan keluar cairan darah dan lendir. Hal tersebutlah yang dinamakan nifas.

Dalam tahapannya, warna cairan yang keluar akan berbeda. Mulai berwarna merah, kecokelatan hingga akhirnya berwarna putih kekuning-kuningan

Pada umumnya, nifas ini akan terjadi 30 sampai 40 hari pasca persalinan.

3. Nyeri Bekas Jahitan

Rasa nyeri pasti akan dirasakan seorang ibu pasca melahirkan. Baik yang melahirkan secara normal maupun caesar.

Karena, bekas jahitan atau luka bekas operasi akan nyeri. Namun, jahitan di jalan bayi yang robek atau saat episiotomi hanya akan dirasakan pada minggu-minggu pertama.

Sedangkan nyeri luka bekas operasi Caesar. Diperkirakan akan dirasakan satu bulan pasca operasi.

4. Payudara Panas dan Bengkak

Puting payudara akan melembut dan mengluarkan cairan atau kolostrum. Dan ini merupakan cairan susu pertama yang keluar.

Saat mulai memproduksi ASI inilah. Payudara seakan terasa bengkak, nyeri, dan sakit. Namun, susu ini kaya akan antibodi untuk sang buah hati.

5. Berat Badan Turun

Berat badan akan mulai turun drastis setelah melahirkan. Turunnya tersebut diketahui karena kelebihan cairan. Artinya akan dikeluarkan bersamaan dengan urin dan keringat.

Karena itulah, tak perlu terburu-buru melakukan olahraga atau diet untuk menurunkan berat badan. Fokus saja untuk proses pemulihan agar tumbuh kembali sehat dan bugar.(Der/Aka)

Memakai Pantyliner Setiap Hari, Bolehkah?

ilustrasi. (TheHealthSite)
ilustrasi. (TheHealthSite)

MALANGVOICE – Saat mengalami masa keputihan atau akan berpergian jauh, bisanya pantyliner menjadi andalan bagi para wanita. Namun apakah baik jika pantyliner digunakan setiap hari?

Dilansir dari berbagai sumber, ternyata menggunakan pantyliner setiap hari kurang baik untuk kesehatan organ intim wanita. Berikut bahaya pantyliner.

1. Kulit Sulit Bernapas

Pertama adalah kulit vagina jadi susah bernapas. Strip perekat di bagian bawah pantyliner terbuat dari plastik inilah yang membuat kulit tidak bisa bernapas dengan bebas. Menggunakan pantyliner dalam jangka waktu yang lama berisiko menyebabkan iritasi pada vagina.

2. Berkembangnya Bakteri

Bakteri akan lebih mudah berkembang biak. Saat keputihan bakteri justru dapat berkembang biak dengan cepat saat menggunakan pantyliner. Ini akan berisiko menyebabkan penyakit seperti iritasi, jamur bahkan infeksi.

3. Menyebabkan Jamur

Menurut Mary Peterson, MD, direktur Midlife Health Center di University of Pittsburgh Medical Center’s Magee-Women’s Hospital, penggunaan pantyliner yang sama dalam jangka waktu yang lama bisa menimbulkan bakteri bahkan infeksi jamur. Ini karena sirkulasi udara yang nggak baik di daerah tersebut.

4. Terpapar Bahan Kimia

Saat ini banyak produk pantyliner yang dapat menyerap cepat sehingga permukaan pantyliner menjadi kering dan nggak menyebabkan vagina menjadi lembab. Namun, semakin cepat pantyliner dapat menyerap cairan, berarti semakin banyak juga bahan kimia yang terkandung di dalamnya. Nggak bagus juga kalau vagina terpapar bahan kimia setiap harinya.

Nah, jika Anda ingin menggunakan pantyliner setiap hari, maka gantilah setiap empat jam sekali. Ini guna mencegah bahaya-bahaya yang akan ditimbulkan.(Der/Aka)

Komunitas