4 Bahaya Miom saat Massa Kehamilan

Ilustrasi ibu hamil (istimewa)

MALANGVOICE – Miom dengan nama lain mioma, fibroid, fibromioma, atau leiomioma merupakan salah satu penyakit rahim yang perlu diwaspadai wanita.

Kondisi ini menandakan adanya pertumbuhan sel tumor di dalam atau di sekitar rahim (uterus) yang tidak bersifat ganas.

Selain itu, moim sendiri berasal dari sel otot rahim yang mulai tumbuh secara abnormal. Pertumbuhan abnormal inilah yang akhirnya membentuk tumor jinak. Dan kuran dari miom berkisar dari 1 milimeter hingga 20 sentimeter.

Perlu diketahui, jika miom ini umumnya terjadi pada saat sebelum kehamilan. Tapi, jika wanita hamil memiliki kadar hormon estrogen yang sangat tinggi, hormon inilah yang mendorong miom berkembang cepat.

Melansir dari berbagai sumber, berikut MVoice merangkum bahaya yang mengintai saat Anda mengidap miom di masa kehamilan.

1. Resiko Terjadi Keguguran

Ukuran miom akan membesar dan mendorong janin, sehingga janin tidak dapat menempel pada dinding rahim. Kondisi ini terjadi pada trimester pertama. Akibatnya, risiko terjadinya keguguran semakin besar.

2. Terjadi Pendarahan saat Persalinan

Jika miom berkembang semakin membesar, miom dapat mendesak janin hingga plasenta yang tumbuh di bawah rahim. Akibatnya, kondisi ini dapat mengakibatkan pendarahan saat persalinan.

3. Mengganggu Pertumbuhan Janin

Bila miom tumbuh menghalangi saluran janin, pertumbuhan janin akan terganggu karena kekurangan makanan dan oksigen. Akibatnya, kondisi ini dapat berujung pada kematian janin.

4. Janin Berada di Posisi Sungsang

Selain mengakibatkan keguguran dan pendarahan saat persalinan, miom juga dapat mengakibatkan janin berada pada posisi sungsang karena sulit bergerak ke posisi normal.

Itulah beberapa bahaya dari miom. Oleh sebab itu, terapkan pola hidup sehat, pertahankan berat badan ideal dengan berolahraga dan diet sehat.

Selain itu, lakukan juga medical check-up setiap tahun. Jika Anda wanita di usia produktif wajib untuk menghindari adanya penyakit pada rahim. (Der/Ulm)

Segera Periksakan ke Dokter jika Bumil Mengalami Kondisi Ini

Potret ibu hamil (foto: alodokter.com)
Potret ibu hamil (foto: alodokter.com)

MALANGVOICE – Kehamilan merupakan momen yang ditunggu-tunggu setiap pasangan suami istri. Terutama mereka yang masih baru membangun kisah bahtera cintanya.

Ketika hamil, setiap perempuan harus menjaga kesehatan tubuh dan janinnya dengan sebaik mungkin.

Bagi ibu hamil (bumil) tentunya harus segera memeriksakan kehamilannya ke rumah sakit atau dokter ahlinya jika merasakan berbagai hal yang dirasa kurang wajar selama kehamilan.

Melansir dari laman prevention.com, berikut MVoice merangkum beberapa kondisi yang mengharuskan bumil segera memeriksakan kandungannya ke dokter.

1. Air Ketuban Merembes dan Pecah

Hal pertama kali yang perlu diperhatikan bumil yakni air ketuban merembes. Ketika Anda mendapati air ketuban merembes atau pecah di waktu yang tak seharusnya maka harus segera memeriksakan kondisi kehamilan ke dokter atau bidan ahlinya.

Cari tahu apa yang terjadi pada kehamilanmu. Supaya ahlinya dapat melakukan penanganan terbaik untukmu serta janin yang ada di kandunganmu.

2. Kondisi Janin Pasif Bergerak

Perlu bumil ketahui bahwa janin mulai aktif bergerak saat usia kandungan mencapai 20 minggu. Nah, di usia ini janin mulai menendang-nendang atau melakukan gerakan yang bisa dirasakan.

Namun, jika Anda merasakan janin pasif bergerak, maka usahakan untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan dan kehamilan pada ahlinya.

3. Kram Perut

Kram perut memang wajar dialami ibu hamil. Tapi, jika kram perut terjadi secara terus menerus dan sangat sakit. Bisa jadi terdapat indikasi adanya masalah di kehamilanmu.

Oleh sebab itu, Anda harus segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter jika mengalami kram perut. Apalagi, belum tiba waktunya kontraksi atau tanggal prediksi melahirkan.

4. Nyeri Punggung yang Hebat

Bagi bumil, jangan sepelekan nyeri punggung yang diderita. Pasalnya kondisi ini juga mengharuskan untuk segera memeriksakan diri ke dokter ahlinya.

Nyeri punggung yang hebat bisa saja mengindikasi adanya risiko masalah pada kandung kemih atau ginjal.

Selain itu, nyeri punggung hebat juga bisa mengindikasi beberapa penyakit yang mengancam keselamatan ibu hamil dan janin di kandungannya.

Nah, itulah beberapa kondisi yang mengharuskan bumil segera memeriksakan kondisi kehamilan ke ahlinya. Jika mengalami kondisi tersebut dan tidak segera memeriksakan diri, dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan ibu dan janin.(Der/Aka)

Mau Cukur Rambut Kemaluan, Perhatikan Ini Dulu

Ilustrasi Mencukur Rambut Kemaluan (Foto : Halodoc.com)
Ilustrasi Mencukur Rambut Kemaluan (Foto : Halodoc.com)

MALANGVOICE – Menjaga kebersihan dan kerapian diri sendiri bukan hanya ditunjukkan dari penampilan luar. Melainkan juga dari dalam dengan menjaga kebersihan dan kerapian rambut kemaluan.

Oleh karena itu, perlu sesekali mencukur rambut kemaluan agar tampak bersih dan rapi. Baik laki-laki maupun perempuan.

Meski begitu, dalam melakukannya janganlah sembarangan dan perlu dengan hati-hati. Jika salah saat menggunakan pisau cukur atau waxing bisa menyebabkan iritasi.

Setidaknya, kita perlu mengetahui bahwa membersihkan rambut kemaluan yang baik dan aman.

Melansir dari laman Women’s Health. Ada dua alasan mengapa mencukur rambut kemaluan bisa sangat berisiko bahaya. Khususnya bagi perempuan.

Sebagaimana yang dikatakan oleh dokter Michelle Metz, MD. Mencukur habis rambut kemaluan terlalu sering akan meningkatkan risiko mengalami folliculitis atau infeksi folikel rambut.

Disebutkannya, Folliculitis itu tampak seperti pembengkakan-pembengkakan kecil putih pada setiap pori-pori yang ditumbuhi rambut.

Seringkali, hal tersebut disebabkan oleh buruknya mencukur rambut kemaluan. Untuk mengatasinya bisa diatasi dengan obat antibiotik atau salep oles.

Hal kedua yang bisa membahayakan dengan timbulnya ingrown hair. Masalah ini yaitu tumbuhnya rambut kemaluan ke dalam.

Akibatnya, ini dapat menimbulkan iritasi dan rasa sakit karena tekanan rambut yang tumbuh ke dalam daging.

Oleh sebab itu, mencukur dengan secukupnya merupakan solusi terbaik. Artinya dengan lebih memastikan kebersihan alat cukur dan ketajaman yang sesuai dan tidak menyebabkan iritasi.

Kemudian juga bisa diantisipasi dengan mandi air hangat sebelum mencukur. Tujuannya agar bisa membuka pori-pori dan melembutkan folikel rambut.

Untuk setiap kali mencukur, setidaknya juga mengoleskan pelembab pada daerah yang akan dicukur. Hal itu untuk tentunya untuk melindungi kulit.

Selain itu juga disarankan jangan terlalu sering mencukurnya. Paling tidak beri jangka waktu 3 bulan sekali.

Bagaimanapun juga, rambut kemaluan juga berfungsi mencegah iritasi dari gesekan. Mungkin karena akibat pakaian yang dikenakan atau yang lainnya.(Hmz/Aka)

Cara Putihkan Gigi Secara Alami

ilustrasi. (smylifedental)
ilustrasi. (smylifedental)

MALANGVOICE – Secara tak langsung, gigi merupakan salah satu perhatian dalam penampilan seseorang. Apabila gigi Anda kuning, tentunya sangat mengganggu bukan?

Penyebab gigi kuning sendiri adalah dikarenakan berbagai faktor, seperti jarang sikat gigi, sikat gigi salah, kopi, rokok, alkohol dan lainnya.

Nah, kali ini MVoice bakal merangkum tips memutihkan gigi secara alami yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Baking Soda

Cara memutihkan gigi secara alami dengan baking soda ternyata sangat ampuh. Sayangnya langkah ini tidak bisa dilakukan terus menerus. Lakukan selama dua kali dalam sepekan.

Caranya: campurkan baking soda dan air perasan lemon, kemudian oleskan pada gigi, lalu gosoklah gigi dengan menggunakan sikat gigi seperti biasa.

2. Kulit Jeruk

Kandungan zat pektin dalam kulit jeruk mampu digunakan sebagai cara memutihkan gigi secara alami dan permanen.

Caranya: keringkan kulit jeruk hingga benar-benar kering di bawah sinar matahari. Tumbuk hingga halus. Campurkan dengan air hingga berbentuk pasta lalu gunakan sebagai pasta gigi.

3. Arang

Sifat alkali pada arang berfungsi sebagai pengikis noda kuning pada gigi Anda.

Caranya: Siapkan arang batok kelapa. Tumbuk sampai halus, lalu diayak. Campur bubuk tersebut dengan 1 sdm air perasan lemon lalu gunakan sebagai pasta gigi.

4. Daun Salam

Kandungan daun salam adalah minyak atsiri, sitral, tannin, flavonoid, metal kavikol, Vitamin A, B, C, D, kalsium, zat besi, kalium dan magnesium. Tak salah jika daun salah dicari orang untuk memutihkan gigi secara alami.

Caranya: tumbuk halus daun salam. Campurkan dengan air hingga berbentuk pasta lalu gunakan sebagai pasta gigi.

5. Susu

Susu menambah asupan kalsium yang berfungsi menjaga kekokohan gigi Anda. Kandungan fosfor dan magnesium pada susu akan membantu sebagai cara memutihkan gigi secara alami. Caranya cukup dengan rutin meminum susu setiap hari. (Der/Ulm)

Perhatikan, Inilah 5 Perubahan Setelah Melahirkan

Ilustrasi ibu hamil (istimewa)

MALANGVOICE – Sejumlah perubahan akan dialami seorang ibu setelah melahirkan. Kurang lebih ada lima perubahan yang akan dialami.

Namun, ibu akan merasa sangat lelah setelah melahirkan. Sehingga, butuh waktu agar bisa fokus menjalani proses pemulihan.

Karena itu, seorang ibu perlu mengetahui lima perubahan tersebut. Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber. Kelima perubahan tersebut ialah :

1. Nyeri Kontraksi Perut

Volume perut akan meningkat saat kehamilan. Diketahui, peningkatannya bisa mencapai 1.000 kali dibandingkan saat tidak hamil.

Sehingga, wajar bila merasakan nyeri kontraksi perut pasca persalinan. Hal itu dikarenakan rahim berkontraksi mengerut kembali mendekati ukuran normal.

2. Keluar Darah dan Lendir

Tak perlu khawatir. Setelah ibu melahirkan, dari jalan bayi akan keluar cairan darah dan lendir. Hal tersebutlah yang dinamakan nifas.

Dalam tahapannya, warna cairan yang keluar akan berbeda. Mulai berwarna merah, kecokelatan hingga akhirnya berwarna putih kekuning-kuningan

Pada umumnya, nifas ini akan terjadi 30 sampai 40 hari pasca persalinan.

3. Nyeri Bekas Jahitan

Rasa nyeri pasti akan dirasakan seorang ibu pasca melahirkan. Baik yang melahirkan secara normal maupun caesar.

Karena, bekas jahitan atau luka bekas operasi akan nyeri. Namun, jahitan di jalan bayi yang robek atau saat episiotomi hanya akan dirasakan pada minggu-minggu pertama.

Sedangkan nyeri luka bekas operasi Caesar. Diperkirakan akan dirasakan satu bulan pasca operasi.

4. Payudara Panas dan Bengkak

Puting payudara akan melembut dan mengluarkan cairan atau kolostrum. Dan ini merupakan cairan susu pertama yang keluar.

Saat mulai memproduksi ASI inilah. Payudara seakan terasa bengkak, nyeri, dan sakit. Namun, susu ini kaya akan antibodi untuk sang buah hati.

5. Berat Badan Turun

Berat badan akan mulai turun drastis setelah melahirkan. Turunnya tersebut diketahui karena kelebihan cairan. Artinya akan dikeluarkan bersamaan dengan urin dan keringat.

Karena itulah, tak perlu terburu-buru melakukan olahraga atau diet untuk menurunkan berat badan. Fokus saja untuk proses pemulihan agar tumbuh kembali sehat dan bugar.(Der/Aka)

Memakai Pantyliner Setiap Hari, Bolehkah?

ilustrasi. (TheHealthSite)
ilustrasi. (TheHealthSite)

MALANGVOICE – Saat mengalami masa keputihan atau akan berpergian jauh, bisanya pantyliner menjadi andalan bagi para wanita. Namun apakah baik jika pantyliner digunakan setiap hari?

Dilansir dari berbagai sumber, ternyata menggunakan pantyliner setiap hari kurang baik untuk kesehatan organ intim wanita. Berikut bahaya pantyliner.

1. Kulit Sulit Bernapas

Pertama adalah kulit vagina jadi susah bernapas. Strip perekat di bagian bawah pantyliner terbuat dari plastik inilah yang membuat kulit tidak bisa bernapas dengan bebas. Menggunakan pantyliner dalam jangka waktu yang lama berisiko menyebabkan iritasi pada vagina.

2. Berkembangnya Bakteri

Bakteri akan lebih mudah berkembang biak. Saat keputihan bakteri justru dapat berkembang biak dengan cepat saat menggunakan pantyliner. Ini akan berisiko menyebabkan penyakit seperti iritasi, jamur bahkan infeksi.

3. Menyebabkan Jamur

Menurut Mary Peterson, MD, direktur Midlife Health Center di University of Pittsburgh Medical Center’s Magee-Women’s Hospital, penggunaan pantyliner yang sama dalam jangka waktu yang lama bisa menimbulkan bakteri bahkan infeksi jamur. Ini karena sirkulasi udara yang nggak baik di daerah tersebut.

4. Terpapar Bahan Kimia

Saat ini banyak produk pantyliner yang dapat menyerap cepat sehingga permukaan pantyliner menjadi kering dan nggak menyebabkan vagina menjadi lembab. Namun, semakin cepat pantyliner dapat menyerap cairan, berarti semakin banyak juga bahan kimia yang terkandung di dalamnya. Nggak bagus juga kalau vagina terpapar bahan kimia setiap harinya.

Nah, jika Anda ingin menggunakan pantyliner setiap hari, maka gantilah setiap empat jam sekali. Ini guna mencegah bahaya-bahaya yang akan ditimbulkan.(Der/Aka)

Merasakan Panas di Ulu Hati saat Hamil? Begini Cara Mengatasinya

Ilustrasi
Ilustrasi

MALANGVOICE – Wanita hamil sering kali mengeluhkan masalah pencernaan seperti, seperti sakit perut, rasa panas di dada, dan asam lambung naik.

Meningkatnya produksi hormon selama kehamilan terutama progesteron, pada dasarnya akan memperlambat proses pencernaan. Dan membuat katup perut yang menjaga asam dari esofagus agar tak berlebihan, lebih lambat. Artinya, perjalanan makanan dari mulut ke perut, usus, hingga pembuangan menjadi lebih lama.

Akibatnya yakni kembung dan masalah asam lambung karena proses pengosongan perut lebih lambat.

Apalagi, dengan bertambahnya usia kehamilan dan perkembangan janin juga mendesak organ-organ lain, termasuk lambung lebih ke atas sehingga membuatnya semakin sulit untuk mencerna makanan.

Oleh sebab itu, melansir dari berbagai sumber berikut MVoice merangkum cara mengatasi rasa panas di dada akibat naiknya asam lambung pada ibu hamil.

1. Pastikan Tetap Terhidrasi

Hal ini sangat penting bagi kesehatan ibu dan janin. Selain itu, air juga dinilai mampu membilas kelebihan asam keluar dari lambung. Air juga akan mengalirkan isi perut sehingga mencegah sembelit.

2. Makan Sedikit dan Sering

Selama heartburn atau rasa panas di ulu hati maupun dada. Kondisi ini hampir mirip dengan tanda-tanda sakit maag yang kambuh.

Dalam keadaan ini, ibu hamil mungkin merasa tidak nafsu makan. Tapi kondisi ini harus dilawan dengan tetap makan karena janin dalam kandungan membutuhkan nutrisi.

3. Konsumsi Makanan Cukup Serat

Selanjutnya yakni konsumsi makanan dengan serat tinggi, tidak berminyak, dan rendah laktosa. Hal itu agar tak mengganggu proses pencernaan dan meminimalisir dampak rasa panas di dada.

4. Konsumsi Probiotik

Bakteri baik yang terkandung dalam probiotik dapat Anda dapatkan dari yogurt, suplemen, atau minuman lain. Tentunya mikroba alami ini juga mampu menjaga keseimbangan antara bakteri baik dan jahat.

5. Konsumsi Obat Tertentu

Selama hamil, perempuan memang tidak disarankan untuk mengonsumsi obat. Tapi, obat seperti antasid atau alginat dapat meredakan heartburn. Tapi tentu ibu hamil harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan atau bidan.(Der/Aka)

Mengetahui Manfaat ASI bagi Ibu dan Anak

Ilustrasi
Ilustrasi

MALANGVOICE – Menyusui tidak hanya bermanfaat untuk bayi saja, tapi juga meningkatkan kesehatan sang ibu.

Selain dapat meningkatkan kedekatan emosional antara ibu dan buah hati, menyusui juga dapat memberi sejumlah manfaat positif pada ibu.

Manfaat tersebut di antaranya membantu ibu yang baru saja melahirkan untuk menurunkan berat badan setelah kehamilan, mencegah depresi setelah persalinan, dan menurunkan risiko penyakit jantung serta kanker.

Melansir dari beberapa sumber, berikut MVoice merangkumnya.

1. Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Wanita yang menyusui bayinya selama lebih dari satu tahun mengalami penurunan risiko kanker payudara dan kanker ovarium sebesar 28 persen.

Melansir dari jurnal American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar bayi diberi ASI eksklusif sampai usia enam bulan. Kemudian terus diberi ASI ditambah makanan lain sampai usianya satu tahun.

Namun American Academy of Pediatrics juga menegaskan ada kasus ibu tidak boleh menyusui bayinya. Yaitu ketika bayi memiliki gangguan metabolisme galaktosemia. Gangguan metabolik langka yang mempengaruhi kemampuan dalam memetabolisme gula galaktosa dengan baik.

Selain itu, Ibu yang memiliki penyakit tertentu seperti infeksi herpes aktif, HIV, atau meminum obat tertentu juga dilarang menyusui.

2. Membantu Involusi Rahim

Involusi adalah perubahan bagian tubuh kembali ke ukuran normal (seperti rahim yang kembali mengecil sesudah bersalin).

Pada ibu yang menyusui, seperi yang dilansir dari laman moscove.com, rahim mampu berkontraksi lebih baik dan dapat lebih mudah kembali ke ukuran semula. Hormon oksitosin yang dilepas selama proses menyusui memudahkan proses ini.

3. Membantu Menurunkan Berat Badan

Ibu menyusui membutuhkan sebanyak 500 kalori selama masa pemberian ASI. Meski menyusui mungkin meningkatkan nafsu makan, tapi berat badan bisa menurun lebih cepat.

Selain itu, menyusui juga mampu memberi waktu untuk istirahat sembari meningkatkan kedekatan emosi dengan buah hati tercinta.

Nah, itulah berbagai manfaat menyusui yang mampu memberi banyak manfaat baik pada bayi maupun ibu.

Oleh sebab itu, selama masa pemberian ASI, bunda perlu melakukannya dengan sebaik mungkin ya, karena ini momen istimewa.

Kandungan Vitamin Pisang Bisa Atasi Masalah Asam Urat

Buah pisang (istimewa)
Buah pisang (istimewa)

MALANGVOICE – Anda pernah mengalami rasa sakit tiba-tiba pada sendi? Bisa jadi ini merupakan gejala asam urat.

Asam urat merupakan sampah sisa pengolahan makanan oleh tubuh. Dalam dunia medis, penyakit asam urat disebut artritis gout. Penyakit ini timbul saat kadar asam urat tinggi dalam darah.

Kadar asam urat dalam tubuh manusia normalnya adalah 3.6 mg/dl – 8.3 mg/dl. Tapi, bila kadar purin dalam tubuh berada di atas angka normal, maka ginjal tak akan bisa mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh.

Akibatnya, semakin lama asam urat yang tidak terbuang itu akan menumpuk dan mengeras membentuk kristal pada persendian. Kondisi itulah yang menyebabkan penderita asam urat mengalami nyeri serta pembengkakan pada sendi.

Oleh sebab itu, bagi penderita asam urat harus segera menurunkan kadar asam dalam tubuh sebelum berubah menjadi batu ginjal yang mematikan. Guna mengontrol dan menurunkan kadar asam urat dalam tubuh, Anda perlu mengatur pola makan yang baik. Salah satunya banyak makan pisang.

Dilansir dari sebuah penelitian tahun 2009 yang dilakukan oleh PubMed Central dalam Archives of Internal Medicine. Disebutkan, pisang memiliki kandungan purin rendah dan vitamin C yang tinggi. Sehingga sangat sehat dikonsumsi setiap hari oleh penderita asam urat.

Diketahui, vitamin C dapat menurunkan risiko penyakit asam urat dan mengurangi efek asam urat di dalam tubuh. Jadi akan sangat baik jika penderita asam urat banyak makan makanan mengandung vitamin C.

Nah, itulah alasan mengapa konsumsi buah pisang sangat baik dan sehat untuk penderita asam urat. Semoga bermanfaat ya!(Hmz/Aka)

Ini Berbagai Manfaat Tepung Beras untuk Kulit

Ilustrasi
Ilustrasi

MALANGVOICE – Tepung beras pada dasarnya merupakan bahan utama membuat kue. Tapi, bagaimana jika digunakan untuk kulit?

Nah, diketahui tepung beras telah digunakan selama berabad-abad lamanya sebagai bahan perawatan kecantikan alami oleh para wanita di berbagai negara Asia.

Tepung beras ternyata dikenal efektif untuk mengatasi masalah pigmentasi kulit, garis-garis halus pada wajah, serta melawan penuaan dini pada kulit wajah.

Melansir dari laman boldsky.com, berikut MVoice mengulas beberapa cara memanfaatkan tepung beras untuk perawatan kulit.

1. Mengatasi Masalah Jerawat

Tepung beras dikenal efektif mengurangi jerawat. Karena sifat antiseptik yang dapat melawan kuman dan bakteri penyebab jerawat.

Bahan alami ini juga mengandung allantoin yang memiliki sifat anti-inflamasi yang sangat baik. Selain itu, khasiat lain dari Allantoin yaitu dapat membantu memperbaiki tekstur kulit.

Cara Penggunaan:

Taruh satu sendok makan tepung beras di dalam sebuah mangkuk. Lalu campurkan satu sendok makan gel lidah buaya dan satu sendok teh madu hingga menjadi pasta.

Aplikasikan pada kulit wajah, diamkan selama 20 menit, kemudian bilas bersih.

2. Mengatasi Penuaan Dini

Jika kamu sedang mencari bahan alami untuk melawan penuaan dinj pada kulit wajah. Tepung beras bisa menjadi salah satu solusinya.

Sebab, tepung beras memiliki kandungan ferulic acid, yakni anti-oksidan yang membantu mengencangkan kulit yang kendur, menyamarkan garis-garis halus di wajah, serta membuat kulit terasa lembap.

Selain itu tepung beras juga kaya akan vitamin B yang dapat meregenerasi sel-sel wajah serta melawan proses penuaan kulit.

Tak hanya itu, penggunaan masker tepung beras secara teratur juga dapat mempertahankan elastisitas dan kekencangan kulit yang membuat kamu selalu terlihat segar dan awet muda.

Cara penggunaan:

Masker anti-penuaan ini terdiri atas campuran dua sdm tepung beras, satu putih telur, dan satu sdm madu.

Oleskan masker ke wajah kamu yang telah dibersihkan sebelumnya. Diamkan sampai benar-benar kering.

Lepaskan masker secara perlahan ke arah atas menggunakan ujung jari kamu. Kemudian, bilas dengan air dingin

3. Menghilangkan Komedo

Satu masalah wajah yang dapat membuat mood hilang adalah komedo. Bagaimana tidak, meski telah dibersihkan berkali-kali, tak jarang komedo akan muncul kembali.

Komedo muncul ketika sebum terakumulasi pada kulit, itu mengarah pada pembentukan komedo. Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan tepung untuk menghilangkan komedo.

Sebab, tepung beras memiliki sifat yang membantu dalam menyerap kelebihan minyak dari permukaan kulit. Sifat antiinflamasi tepung beras mencegah segala jenis peradangan pada kulit.

Cara Penggunaan:

Siapkan satu sendok makan tepung beras dan satu sendok gel lidah buaya. Selanjutnya, ambil lidah buaya segar dan keluarkan gel putih segar, lalu pindahkan ke mangkuk. Tambahkan tepung beras dan campurkan bahan-bahannya dengan baik.

Jika bahan-bahan sudah tercampur dengan baik, gosok lembut tepung beras lidah buaya di wajah Anda untuk menghilangkan komedo. Biarkan selama lima menit. Kemudian bilas menggunakan air hangat untuk hasil yang lebih baik.(Hmz/Aka)

Komunitas