Biar Tak Mudah Layu, Begini Lho Cara Simpah Sayur dan Buah selama Libur Lebaran

Ilustrasi makanan yang disimpan di lemari es (www.delish.com)

MALANGVOICE – Saat sedang libur lebaran seperti saat ini sangat sulit menemukan sayur dan buah segar. Otomatis ibu rumah tangga sebelumnya sudah menyiapkan stok sayur dan buah serta bahan masakan lain untuk dimasak selama liburan lebaran.

Melansir dari berbagai sumber, berikut tips menyimpan sayuran agar awet dan senantiasa segar selama libur lebaran.

1. Pilih Jenis Sayuran

Ketika Anda membeli sayuran, sebaiknya pilih sayuran yang mampu bertahan lama saat disimpan. Lalu jangan membeli sayuran berdaun tipis seperti bayam karena bayam dinilai mudah layu.

Jadi, sebaiknya Anda memilih sayuran seperti oyong, wortel, jamur, brokoli dan sawi yang lebih memiliki daging tebal.

Sebelum Anda menyimpannya, ​usahakan jangan mencucinya karena jika terkena air sayuran akan cepat busuk.

2. Simpan Sayuran dalam Suhu Tepat

Sebelum Anda menyimpannya ke dalam kulkas, kenali dulu jenis sayuran tersebut. Lantaran tidak semua jenis sayuran dapat Anda simpan dalam kulkas. Seperti tomat, sebaiknya simpan tomat dalam mangkuk yang dilapisi dengan kertas.

Diketahui cara ini dapat menghindari tomat dari sumber panas. Sehingga tomat mampu bertahan hingga seminggu lamanya.

3. Bungkus Sayuran Menggunakan Kertas

Umumnya sayuran hijau dikonsumsi dalam waktu maksimal dua hari setelah pembelian. Namun, guna memperpanjang masa penyimpanan sebaiknya bungkus sayuran dengan kertas.

Lantaran kertas dinilai mampu mencegah suhu lembab dari kulkas untuk masuk ke dalam sayuran. Selanjutnya, pisahkan setiap ​jenis sayuran dengan k​antong​ berbeda​. Karena setiap sayuran memiliki tingkat kesegaran yang berbeda.

Nah, itulah tiga tips sederhanya, semoga bermanfaat ya. Selamat menyambut hari kemenangan!(Hmz/Aka)

3 Rahasia Anak Tetap Ceria saat Silaturahmi Lebaran

Ilustrasi suasana silaturahmi lebaran (istimewa)

MALANGVOICE – Idul Fitri merupakan momen istimewa yang sangat ditunggu setiap umat muslim. Lantaran di hari ini identik dengan ajang silaturahmi.

Bagi anak, ajang silaturahmi tak selamanya menyenangkan. Nah, di sini tugas bunda membuat mood anak terjaga dengan baik.

Untuk pengalaman pertamanya bersilaturahmi dengan ceria, melansir dari berbagai sumber berikut MVoice berbagi beberapa tips agar si kecil terjaga sepanjang acara berkunjung dalam momen lebaran.

1. Kenalkan Pentingnya Silaturahmi

Pertama kali yang perlu bunda lakukan yakni berikan pengetahuan dan pemahman terkait pentingnya silaturahmi ke anak.

Bahas situasinya sedetail mungkin. Sebutkan siapa saja yang bakal ditemui, mulai di ruangan mana mereka akan berada, hingga apakah ada anak lain atau tidak. Hal ini bertujuan agar anak mendapatkan gambaran tentang apa yang akan dialaminya.

2. Pastikan Kenyamann Anak

Ketika anak masih berusia kecil biasanya lebih gampang moody saat merasa kurang nyaman bertamu di rumah orang yang belum dikenalnya.

Karenanya, utamakan kenyamanan si kecil dengan memperhatikan pakaian yang dikenakannya. Meski bunda ingin anak tampak menggemaskan, sebaiknya hindari pakaian dengan bahan yang membuatnya gerah atau terlalu banyak aksesori.

Pilih baju koko untuk bayi yang terbuat dari bahan katun yang membuatnya tetap merasa nyaman walau banyak bergerak.

3. Tentukan Jadwal Silaturahmi

Tugas bunda mengatur jadwal silaturahmi sebaik mungkin. Tentukan jarak dan tempat saudara mana saja yang gendak dikunjungi dalam satu hari. Jika dirasa tidak memungkinkan bersilaturahmi dalam satu hari, jadwalkan silaturahmi di hari berikutnya.

Itulah beberapa tips mengajak anak tetap ceria selama bersilaturahmi saat Lebaran. Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 ya!
(Der/Ulm)

Bosan Saat Macet? Coba Lakukan Ini!

ilustrasi. (DW)

MALANGVOICE – Kondisi kendaraan yang padat atau macet memang membuat pengendara geram. Bahkan, tak jarang pengendara keluar ke jalan untuk sekadar mencari udara.

Nah, kali ini MVoice telah merangkum tips mengatasi kebosanan saat macet dalam perjalanan mudik Anda, yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

1. Cover Lagu

Anda dapat mencoba membuat video cover lagu memakai HP atau kamera Anda. Dengan setting tempat di tengah kemacetan, bisa membuat background terlihat lebih keren. Nah, Anda dapat langsung mengunggahnya di sosial media agar orang lain juga terhibur.

2. Makan Camilan

Nah, tips satu ini memang tak boleh ketinggalan, dalam antisipasi rasa jenuh di kemacetan Anda bisa membawa camilan yang bisa dimakan saat terjebak kepadatan lalu lintas.

3. Stalking Mantan

Daripada bingung mau ngapain, coba Anda buka HP untuk membuka sosial media, nah Anda dapat kepoin mantan atau pacarnya melalui postingan di sosial media mereka.

Atau Anda dapat browsing cara melupakan mantan. Ini bisa menjadi referensi bagi Anda untuk mengatasi kebosanan selama perjalanan.

4. Dengarkan Musik

Jika Anda tergolong orang yang sering pusing saat membaca di mobil (sebagai penumpang tentunya), audiobook bisa menjadi pilihan. Saat ini sudah cukup banyak pilihan audiobook yang dapat diunduh gratis, dari novel, sastra klasik, hingga kisah motivasi dari motivator andal. Anda bisa mengunduhnya ke MP3 player atau iPod.

5. Berkomunikasi dengan Pengendara Lain

Jika Anda tak tahu sumber masalah kemacaten, ada baiknya bertanya dengan pengemudi lain. Tentu saja, jika Anda cukup menurunkan kaca jendela. Nah, ini dapat membuat Anda lebih akrab dengan pengendara lain.(Hmz/Aka)

Tips Mudik Saat Hamil Agar Tetap Sehat Selama Perjalanan

Ilustrasi ibu hamil saat mudik (istimewa)
Ilustrasi ibu hamil saat mudik (istimewa)

MALANGVOICE – Hari Raya Idul Fitri tak terasa sudah di depan mata. Nah, bagi ibu hamil lebaran memang menjadi tantangan tersendiri. Lantaran di sisi tak sabar ingin segera berkumpul sanak saudara di kampung halaman. Namun di sisi lain, juga harus memikirkan kondisi kehamilan Anda.

Bagi bumil tak perlu memaksakan diri untuk mudik. Tetapi, jika keinginan itu tetap dilakukan, sebaiknya perlu persiapan ekstra. Sebelum mudik, pastikan kehamilan Anda dalam keadaan sehat.

Melansir dari beberapa sumber, berikut tips yang perlu diperhatikan sebelum bumil melakukan mudik.

1. Konsultasi ke Dokter

Sebelum menempuh perjalanan jauh pastikan Anda mengantongi izin dokter dulu. Setelah dokter mengizinkan, minta ia melengkapi buku catatan kesehatan milik Anda serta meresepkan beberapa jenis obat yang biasa Anda konsumsi.

Namun, bila dokter melarang Anda pergi karena kondisi kehamilan yang tidak memungkinkan, Anda tak perlu berkecil hati. Itu semua demi janin Anda ya bunda.

Diketahui, waktu terbaik bagi bumil untuk bepergian adalah ketika trimester kedua. Lantaran selain masa genting pembentukan janin sudah lewat, beberapa gangguan seperti mual, muntah, pusing, dan cepat merasa lelah juga sudah mulai hilang pada saat ini.

2. Pilih Transportasi Aman dan Nyaman

Transportasi yang perlu diperhatikan bumil ketika mudik yakni jika Anda menggunakan transportasi umum, maka pilihlah kelas eksekutif atau bisnis dengan posisi duduk yang nyaman untuk Anda.

Alangkah lebih baik jika bumil menggunakan pesawat. Karena pesawat dinilai pilihan tepat lantaran tekanan udara dan prosedur keamanannya cukup mumpuni untuknya.

Kemudian, jangan lupa untuk mengecek ketersediaan toilet dalam kendaraan tersebut. Untuk kereta dan pesawat tentu menyediakan toilet, namun tak semua bus memiliki toilet. Hal ini sangat penting karena ibu hamil umumnya sering ke toilet.

Selanjutnya, jka Anda menggunakan kendaraan pribadi, pastikan mobil sudah diservis sebelumnya. Dan usahakan selalu menyempatkan istirahat selama di perjalanan.

3. Kenakan Baju yang Nyaman

Setelah memilih transportasi, penting juga bagi bumil untuk memastikan baju yang dipakai saat mudik. Jadi, pastikan baju yang ia kenakan berbahan nyaman serta memungkinkan untuk bergerak dengan mudah.

Meski sederhana, namun ini memberi pengaruh signifikan. Lantaran, bumil biasanya mudah gerah dan cederung mudah lelah.(Hmz/Aka)

Begini Tips Managemen Keuangan Anak Saat Lebaran

Ilustrasi anak-anak mendapatkan angpao (istimewa)

MALANGVOICE – Hari raya Idul Fitri menjadi momen paling membahagiakan dan ditunggu seluruh umat muslim.

Momen silaturahmi memang menjadi momen membahagiakan khususnya bagi anak-anak, lantaran pada momen ini mereka akan memperoleh angpao.

Jadi, tugas bunda memastikan agar si buah hati mengelola uangnya dengan baik dan bijak. Jangan karena anak memiliki uang lebih kemudian ia menjadi pribadi yang boros. Nah, cobalah untuk mengajarkannya hemat dan mengelola keuangan dengan baik sejak dini.

Berikut MVoice merangkum tips mengajarkan anak mengelola angpao lebaran dengan baik.

1. Ajarkan Anak Menyimpan Uangnya Sendiri

Tugas bunda harus mengajarkan anak untuk menyimpan uangnya sendiri. Beri kepercayaan untuk menyimpan uang yang didapatkannya tersebut. Namun, orang tua tetap perlu mendampingi dan menasehatinya dengan lebih bijak.

Usahakan agar tidak memberikan semua uang anak untuk belanja kebutuhannya. Bantu anak menabung atau menyimpan uangnya. Cara ini dinilai akan membantu anak lebih hemat dan bijak dalam mengelola uang. Dan ia juga bisa memiliki tabungan lebih suatu saat nanti.

2. Gunakan Sesuai Kebutuhan

Supaya angpao anak saat lebaran tidak habis untuk berbagai hal sepele, coba nasehati anak untuk menggunakan uang sesuai kebutuhannya. Lalu jangan biarkan anak terlalu boros membelanjakan uangnya. Bunda perlu meminta anak menyisihkan sebagian rezekinya untuk orang lain yang membutuhkan.

Baca Juga: Tips Mengelola Keuangan Agar Tidak ‘Bokek’ Pasca Lebaran

3. Selalu Mendampingi Anak Ketika Belanja

Mendampingi anak saat berbelanja bertujuan agar ia bisa lebih bijak mengeluarkan uangnya. Baik itu belanja jajan, mainan maupun peralatan sekolahnya. Jadi tugas bunda pastikan untuk selalu ada di sampingnya dan ikut menasehatinya dalam belanja.

4. Mengajarkan Anak untuk Berwirausaha

Jika bunda ingin buah hatinya lebih mandiri dan bijak dalam mengelola keuangannya, tak ada salahnya jika bunda mengajarinya untuk berwirausaha.

Lantaran angpao lebaran bisa dimanfaatkan sebagai modal usahanya. Namun, perlu diingat untuk selalu tetap mendampingi dan mengawasinya jika ingin uang tersebut berkembang dengan baik dan benar.(Hmz/Aka)

Tips Cari Aman dan Nyaman Berkendara Saat Mudik Lebaran Oleh MPM

Ilustrasi roda dua mpm motor
Ilustrasi (istimewa)

MALANGVOICE – Sudah menjadi tradisi masyarakat di Indonesia saat Lebaran akan kembali ke kampung halaman atau kerap dikenal dengan mudik. Masyarakat Indonesia sudah biasa menggunakan kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi untuk mudik ataupun untuk silaturahim.

Bahkan telah banyak pilihan moda kendaraan yang digunakan antara lain adalah sepeda motor. Untuk itu, PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) selaku distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT telah membagikan tips cari aman dan nyaman mudik Lebaran.

Berikut langkah-langkah yang harus diperhatikan saat mudik menggunakan sepeda motor agar perjalanan menjadi aman dan nyaman antara lain:

1. Route Plan

Jadwal berangkat dan penentuan rute perjalanan sangatlah perlu, agar berkendara lebih aman dan nyaman. Pembuatan route plan terdiri dari, jalan yang akan dilalui, lokasi pom bensin terdekat dan tempat istirahat.

2. Periksa Kondisi Motor

Sebelum melakukan perjalanan mudik, cek kendaraan seperti tekanan angin ban, kampas rem. Sebaiknya cek kendaraan di AHASS terdekat.

3. Gunakan Perlengkapan Berkendara

Untuk mengurangi risiko cedera pada saat berekendara, selalu gunakan perlengkapan berkendara yang terdiri dari helm full face atau open face, jaket lengan panjang, sarung tangan, celana panjang dan sepatu.

Selain itu, ada juga perlengkapan tambahan seperti jas hujan, kaca mata, masker, pelindung dada, pelindung siku dan lutut, serta kaos kaki. Perlengkapan berkendara juga berlaku buat boncengers.

4. Barang Bawaan

Pastikan barang bawaan tidak melebihi 200kg (termasuk berat badan kita) agar mengendarai lebih mudah dan aman serta jangan lupa untuk mengikat nya dengan aman.

5. Durasi Berkendara

Lebih baik berkedara maksimum dua jam. Setelah dua jam berkendara sebaiknya beristirahat di tempat istirahat yang tersedia di sepanjang rute perjalanan.

“Agar konsentrasi selama dijalan, jangan lupa makan dan minum secukupnya agar berkendara tetap terjaga,” kata Instruktur Safety Riding MPM, Dimas Satria Kelana Putra.(Hmz/Aka)

Rekomendasi Make Up Tahan Lama untuk Lebaran

Ilustrasi. (YouTube)

MALANGVOICE – Beberapa hari lagi, umat Muslim akan merayakan hari kemenangan yakni Idul Fitri. Selain persiapan baju baru dan hidangan makanan, kaum wanita saat ini juga wajib untuk menyiapkan make up loh.

Nah, berikut rekomendasi make up simpel dan tahan lama yang digunakan untuk Lebaran yang berhasil MVoice rangkum dari berbagai sumber.

1. Cushion Compact Foundation

Saat Lebaran, Anda mungkin mempunyai banyak agenda silaturahmi. Jika ingin tampilan makeup tetap flawless dan tahan lama, Anda wajib menggunakan foundation atau cushion.

Perlu diketahui, Cushion compact foundation atau sering disebut cushion adalah perpaduan dari powder dan liquid foundation. Kosmetik berbentuk compact ini berasal dari Korea Selatan. Cushion mampu memberikan coverage yang cepat dan sempurna di wajah sehingga dapat memangkas waktu ber-makeup Anda.

Berikut rekomendasi Cushion compact foundation, pertama yakni Laneige BB Cushion Pore Control SPF 50+, The Face Shop Oil Control Water Cushion SPF 50+ PA+++, Innisfree Long Wear Cushion SPF 50+/PA+++, COSRX Blemish Cover Cushion, April Skin Magic Snow Cushion 2.0 Black serta Maybelline Super BB Cushion Fresh Matte.

2. Lip Cream

Biasanya saat Lebaran, Anda akan makan makanan yang disajikan oleh pemilik rumah saat Anda sedang bersilaturahmi. Nah, ini bisa menjadi bahaya bagi wanita. Sebab, lip cream atau lipstik akan mudah hilang atau pudar saat Anda makan atau minum.

Berikut rekomendasi lip cream yang tahan lama, pertama yakni Maybelline Super Stay Matte Liquid Lipstick, Madame Gie Magnifique Liquide Matte, Make Over Intense Matte Lip Cream, Artemy Beauty Lipmatte dan Mizzu Valipcious Velvet Matte Lip Cream.

3. Spray SPF 50+ PA++++

Selain makeup, produk yang tidak kalah pentingnya untuk dibawa saat Lebaran adalah sunscreen. Namun, untuk memudahkan Anda agar tak perlu menghapus makeup, sunscreen spray bisa jadi andalannya.

Rekomendasinya adalah Kao Biore UV Perfect Spray SPF50+ PA++++, Kose Suncut Transparent Sunscreen Spray dan Nivea Sun Spray SPF 30.

4. Face Mist

Produk kecantikan lainnya yang pantang ketinggalan adalah face mist. Pilihlah face mist yang tak hanya mampu memberikan kelembapan, tetapi juga membuat tampilan kulit jadi lebih glowing.

Rekomendasinya adalah Missha Time Revolution The First Treatment Essence Mist, SK-II Mid-Day Miracle Essence, KOSÉ Sekkisei Lotion Mist, Bioaqua Fountain Spray Skin dan PIXY Aqua Beauty Protecting Mist.

Keunggulan face mist sendiri adalah membuat makeup tahan lama dan melembapkan wajah, face mist juga dapat digunakan sebagai penyegar. Di dalam satu botol face mist terdapat berbagai macam kegunaan. Sangat praktis Anda bawa di dalam tas saat Anda bersilaturahmi dengan keluarga.(Hmz/Aka)

Tips Mengelola Keuangan Agar Tidak ‘Bokek’ Pasca Lebaran

ilustrasi. (Lifehack)

MALANGVOICE – Meski telah menerima tunjangan hari raya (THR), biasanya kita tak sadar akan pengeluaran yang membengkak. Mulai dari belanja pakaian hingga rencana untuk pergi liburan setelah hari raya Idul Fitri.

Nah, untuk mencegah pembengkakan pengeluaran, kali ini MVoice telah merangkum tips mengelola keuangan saat Idul Fitri yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Kelola Budget

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat daftar anggaran pengeluaran hari raya. Anda perlu membuat skala prioritas untuk memastikan hal-hal penting agar tercukupi dan sesuai dengan budget.

Biasanya, THR digunakan untuk dibagikan pada anak-anak, biaya perjalanan mudik, membeli baju Lebaran, dan juga makanan atau hidangan selama Lebaran.

2. Prioritaskan Kebutuhan dan Kewajiban

Kewajiban umat Muslim saat hari raya Idul Fitri adalah membayar zakat. Penting bagi Anda untuk menyisihkan uang yang digunakan membayar zakat agar tidak terpakai.

Nah, kemudian sisihkan uang Anda untuk kebutuhan lainnya, seperti kebutuhan bulanan, sembako dan yang lainnya. Jangan sampai dilupakan ya, ini wajib untuk diprioritaskan.

3. Ingat Kebutuhan Pasca Lebaran

Ini merupakan poin penting. Biasanya kita lupa dalam mengelola keuangan menjelang Lebaran, salah satunya adalah tidak memperhitungkan kebutuhan usai Lebaran.

Menghabiskan semua uang yang ada untuk hal-hal yang tidak penting saat Lebaran bukanlah sebuah tindakan yang bijak. Ada baiknya Anda juga memperhitungkan kebutuhan usai Lebaran, agar keuangan bisa tetap stabil dan kebutuhan harian tetap tercukupi.

4. Jangan Berfoya-foya

Agar libur Lebaran dapat dimanfaatkan dengan maksimal, atur jadwal dengan bijak dan hindari mengunjungi tempat-tempat yang bisa membuat Anda melakukan pengeluaran berlebih yang tidak sesuai dengan apa yang sudah dianggarkan.

5. Sisihkan untuk Tabungan

Setelah menerima THR, alangkah bijaknya bila Anda mengatur anggaran dengan baik agar uang tidak langsung habis begitu saja untuk kebutuhan selama Lebaran.

Sisihkan sebagian uang untuk ditabung dan dana darurat supaya Anda memiliki dana cadangan yang bisa digunakan untuk kebutuhan mendesak atau keperluan di masa yang akan datang.(Hmz/Aka)

Tips Terhindar Masalah Kulit Saat Perjalanan Mudik

ilustrasi. (YouTube)

MALANGVOICE – Idul Fitri selain merayakan hari kemenangan bagi umat Muslim, tentunya menjadi momen untuk berkumpul bersama keluarga.

Nah, di momen seperti ini tentunya Anda ingin terlihat cantik bukan? Namun, apakah Anda pernah merasakan breakout atau munculnya jerawat tiba-tiba? Bisa jadi itu kesalahan Anda saat perjalanan mudik.

Untuk menghindari hal tersebut, berikut MVoice telah merangkum perawatan yang dilakukan saat mudik yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber.

1. Jangan Menggunakan Makeup Tebal

Jangan menggunakan makeup yang tebal, ini justru bisa menjadi penyebab terjadinya masalah kulit.

Untuk Anda yang mudik dengan jalur darat, pasti sudah tahu jika toilet umum lebih sering berada dalam kondisi kotor ketimbang bersih. Belum lagi sulit untuk melakukan double cleansing yang maksimal jika antrean di toilet sudah mengular.

Daripada sisa makeup tak bersih sempurna dan menjadi penyebab jerawat, lebih baik gunakan makeup simpel saj.

2. Jangan Lupakan Skincare Esensial

Saat mudik, pastikan Anda sudah membawa seluruh produk esensial tanpa ada yang tertinggal. Untuk tas ransel atau tas tangan Anda, pastikan produk berikut ada di dalamnya: kertas minyak, lip balm, pelembap multifungsi yang dapat digunakan untuk seluruh kulit, tisu basah, tisu kering, makeup wipes, moisturizer, dan sunscreen.

Selain itu, Anda juga bisa membawa beberapa produk perawatan kulit yang pas untuk traveling lainnya seperti face mist, parfum, dan toner pad.

3. Pelembab

Baik dalam bentuk moisturizer krim, gel, lotion, sheet mask, maupun face mist, menjaga kelembapan kulit selama perjalanan pantang untuk dilewatkan. Apalagi, angin AC dari mobil, pesawat, atau kereta dapat membuat kulit Anda semakin kering.

Bagi kulit kering, pelembab akan mencegah kulit kita dari bahaya dehidrasi. Sementara bagi kulit berminyak, pelembab dapat membantu mengontrol produksi minyak dari dalam wajah.

4. Sunscreen

Sebelum berangkat mudik, pastikan sunscreen sudah masuk di list bawaan Anda. Sunscreen atau tabir surya ini memang ampuh untuk melawan sinar matahari yang bisa membuat kulit menghitam serta mencegah kanker kulit.

Anda dapat memilih sunscreen dengan kandungan SPF 30 atau lebih. SPF atau Sun Protector Factor ini akan melindungi kulitmu seutuhnya dari bahaya sinar UVA dan UVB. Anda bisa mengoleskan sunscreen ke kulit Anda setiap 3-4 jam sekali, jika memang Anda berada di luar ruangan hingga berjam-jam lamanya.

5. Gunakan Spray

Wajah yang lelah ditambah kulit yang kering mungkin akan mengancam saat perjalanan ke kampung halaman. Untuk itu, semprotan spray wajah akan membantu kulit agar tetap segar meski perjalanan mudik masih lama.

Pilihan face spray terbaik, Anda bisa dapatkan pada Avoskin Hydrating Treatment Essence yang akan membantu menyegarkan kulit wajah selama di perjalanan.

6. Pola Makan

Sudah sering disebutkan bahwa hasil studi menunjukkan adanya kaitan erat antara pola makan dan kondisi kulit. Nah, kalau sedang liburan, mungkin Anda akan melupakan fakta tersebut dan asyik menikmati berbagai makanan.

Atur pola makan Anda agar lebih seimbang, misalnya menu gorengan, berminyak, atau junk food di siang hari dan menu sayur di pagi dan malam hari.(Hmz/Aka)

Baju Lebaran Jangan Langsung Dipakai, Ini Bahayanya

ilustrasi. (brokeandchic.com)

MALANGVOICE – Sebentar lagi, umat Islam di seluruh penjuru dunia bakal merayakan hari kemenangan. Ya, untuk merayakan Idul Fitri, setiap negara memiliki tradisi masing-masing.

Di Indonesia, selain menyiapkan santapan, masyarakat juga berbondong-bondong untuk berbelanja pakaian baru. Namun, tahukah Anda jika pakaian yang baru Anda beli ternyata wajib untuk dicuci sebelum dikenakan. Berikut alasannya yang telah dirangkum MVoice dari berbagai sumber.

1. Mencegah Luntur

Pakaian baru sering kali mengalami kelunturan saat pertama kali dicuci. Hal ini disebabkan oleh adanya pewarna ekstra pada kain yang membuat warna pakaian lebih pekat saat dijual.

Apabila tidak dicuci terlebih dahulu, pewarna ini dapat luntur ke tubuh atau ke kain lain yang Anda gunakan. Selain merusak, ada beberapa orang yang alergi terhadap jenis pewarna ini, sehingga dapat menimbulkan ruam gatal yang cukup parah pada kulit.

2. Cegah Bakteri

Meski masih baru, namun bukan berarti pakaian yang Anda beli 100 persen bersih lho. Sebaliknya, pakaian ini justru berpotensi menyimpan banyak bakteri, baik yang berasal dari udara maupun yang berasal dari tubuh orang lain. Lebih buruk lagi, ada juga potensi tersebarnya kutu dan penyakit kulit melalui pakaian tersebut.

3. Zat Kimia

Kain yang sudah diolah menjadi bentuk pakaian, umumnya memiliki sentuhan akhir zat kimia. Fungsinya beragam, ada yang berfungsi untuk meminimalisir tampilan kusut, mencegah timbulnya noda, hingga yang berfungsi untuk mencegah timbulnya bakteri dan jamur sewaktu penyimpanan.

Zat kimia bermanfaat untuk pakaian baru Anda, tetapi dapat menimbulkan dampak buruk bagi kulit, khususnya bagi pemilik kulit sensitif dan penderita eczema.

Virus flu dan norovirus, misalnya, dapat bertahan di kain dan permukaan keras hingga 48 jam. Jika seseorang yang sebelumnya menggunakan pakaian menderita flu, maka virus bisa bertahan sekitar satu hari atau lebih dan menyebar ke orang berikutnya.

Pada beberapa kasus, pewarna sintetis yang masih melekat pada serat-serat pakaian dapat menyebabkan dermatitis kontak, yakni peradangan kulit akibat kontak dengan suatu zat alergen tertentu.

Berikut bahan kimia yang terkandung dalam baju baru.

Chromium IV: sering ditemukan pada bahan kulit dan wol yang dapat menyebabkan kontak dermatitis.

DMF: digunakan untuk mencegah jamur dan produk pakaian dari kulit menjadi lembab. DMF dapat menyebabkan eksim yang sulit diobati.

Alkofenon: digunakan untuk produksi tekstil dan kulit, merupakan zat yang beracun bagi lingkungan.

Pewarna dispersi: dapat menyebabkan alergi dan ruam.

Pewarna azo: sering digunakan dalam proses pewarnaan tekstil. Baru-baru ini diketahui bahwa beberapa agen pewarna dalam azo mungkin bersifat karsinogenik dan mutagenik. Penemuan ini telah dilakukan oleh EU REACH (Europian Union Registration, Evaluation, Authorization and Restriction of Chemicals), sebuah badan legalasi dari Uni Eropa.

Formalin: digunakan untuk proses finishing kain. Paparan rendah zat ini mengiritasi mata, hidung, tenggorokan dan bisa menyebabkan alergi yang mempengaruhi kulit dan paru-paru.

Fenol terklorinasi: digunakan dalam pengolahan tekstil. Bahan ini bisa mengiritasi kulit, mata, dan mulut.

Mencuci baju baru dapat mencegah Anda dari iritasi kulit, apalagi untuk orang yang memiliki kulit sensitif. Namun, Anda juga harus memperhatikan cara mencucinya sesuai ketentuan agar pakaian Anda tidak mudah rusak.(Hmz/Aka)

Komunitas