VIDEO: Inovasi Kreatif Olahan Keripik Pisang, Mulai Rasa Manis hingga Pedas

MALANGVOICE – Berawal dari usaha rumahan, keripik pisang Bianana mulai dikenal masyarakat umum.

Bianana mempunyai 7 varian rasa, seperti coklat, oreo, keju, balado, madu, rumput laut manis, dan uniknya lagi Bianana mengeluarkan varian baru sambal matah yang rasanya sangat pedas.

Di belakang kemasannya juga terdapat kolom kosong untuk mengungkapkan perasaan atau pesan melalui tulisan.(Der/Aka)

Blumbang Macari Tak Disetujui Jadi Tempat Wisata

Blumbang Macari ramai dikunjungi wisatawan dari kalangan anak-anak (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Blumbang di Dusun Macari, Desa Pesanggarahan, Kecamatan Batu menjadi polemik. MI Darul Ulum tak setuju daerah tersebut jadi tempat wisata.

Ulul Azmi, Kepala MI Darul Ulum beralasan bahwa di sekitaran blumbang terdapat banyak lokasi edukasi dan pondok pesantren.

“Tidak dijadikan tempat wisata saja seperti itu. Kalau sudah berurusan dengan wisatawan itu hal yang berbeda. Apalagi di sekitar situ ada sekolah dan juga pesantren, tidak cocok jika dijadikan tempat wisata,” ujarnya.

Meski begitu, dirinya sangat bersyukur karena ada sumber air untuk masyarakat.

Apalagi, tempat itu hanya merupakan sumber mata air yang kebetulan menjadi tempat bermain anak-anak di sekitar sini. Belum lagi, di sekitar itu juga terdapat 10 sumber air yang masih belum diketahui titiknya di mana saja.

”Nantinya masih akan dikaji oleh tim PDAM Batu sumber airnya. Agar lebih bermanfaat untuk masyarakat. Jadi kurang pas lah kalau dijadikan tempat wisata,” pungkasnya.

Diketahui, Blumbangan Macari merupakan sebutan dari warga untuk lokasi itu. Bentuk dari Blumbangan Macari itu adalah seperti kolam kecil yang berisi air dan ikan. Kedalamannya bisa mencapai setinggi orang dewasa atau sekitar 2 meter. Tak hanya itu, tempat itu juga dijadikan sebagai tempat berenang, bahkan juga dijadikan tempat mandi, dan cuci baju warga sekitar.

Selain itu, di sana dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat bermain air gratis. Ada fasilitas ayunan untuk bermain dan perahu karet. Serta banyak anak kecil dari berbagai daerah di Kota Batu yang menikmati tempat bermain gratis setiap harinya.

Salah satunya Andri Syaifullah (10). Pelajar asal desa Junrejo itu terkadang menghabiskan waktunya sehabis sekolah untuk berenang di kolam yang memiliki ukuran panjang 80 meter dan lebar 20 meter.

“Lumayan. Tiga kali dalam seminggunya,” ucapnya.(Der/Aka)

VIDEO: Konsep Tongkrongan Bernuansa Klasik dengan Pemandangan Indah di Bumiaji

MALANGVOICE – Konsep tongkrongan unik semakin menjamur di Kota Batu sebagai kota yang khas dengan pariwisatanya, seperti Kopi Sontoloyo.

Bertempat di Jalan Arjuno, Bumiaji, Kota Batu, Kopi Sontoloyo ini memberikan sentuhan nuansa klasik. Mulai dari interior, ornamen yang masih terlihat jadul alias zaman dahulu.

Kopi Sontoloyo ini memang baru dibuka, tapi tak pernah sepi pengunjung. Selain pemandangan yang mendukung, menunya juga lengkap. Tak hanya kopi, di sana juga menyediakan wedang jahe dan jamu serta aneka jajan.(Der/Aka)

Menu Rahasia Rengginang Lorjuk Khas Madura

Makanan olahan dari lorjuk (blog.traveloka)

MALANGVOICE – Madura dikenal sebagai kota yang memiliki banyak sekali kebudayaan dan ciri khas di dalamnya, salah satunya adalah kuliner.

Salah satu makanan khas yang berasal dari Madura adalah Lorjuk. Lorjuk merupakan kerang bambu yang umumnya terdapat di pantai pesisir ataupun perairan di Pulau Madura. Kerang ini berbeda dengan kerang pada umumnya, bentuknya kecil dan panjang serta memiliki cangkang yang berwarna kecoklatan dengan garis – garis coklat kehijauan.

Untuk mendapatkan lorjuk ini masyarakat Madura memanfaatkan momen saat laut sedang pasang sehingga banyak lorjuk yang terjebak dalam alat tangkap yang dibuat dengan sangat sederhana.

Sedikit Informasi tentang Lorjuk

Masyarakat Madura memanfaatkan lorjuk untuk disantap sebagai jajanan ataupun bahan penyedap masakan sehingga makanan terasa jauh lebih nikmat. Lorjuk juga bisa dikonsumsi secara langsung sebagai masakan yang digunakan sebagai lauk utama ataupun bisa juga dicampurkan dengan kuliner yang lain misalnya soto.

Bentuknya yang sedikit kecil serta kesulitan untuk memperolehnya menjadikan kerang bambu yang satu ini memiliki harga yang agak mahal bila dibandingkan dengan olahan kerang lainnya.

Untuk menyiasati adanya lonjakan harga yang drastis, para pedagang mengolah lorjuk menjadi campuran yang gurih dan enak pada rengginang dan juga kacang.

Olahan Rengginang Lorjuk Khas Madura

Cemilan yang satu ini memang mudah untuk dibuat namun membutuhkan waktu yang cukup lama, sebab melalui beberapa tahapan yang sangat panjang seperti proses penjemuran yang memakan waktu hingga beberapa hari sampai benar – benar kering.

Cita rasa dari rengginang lorjuk memang tidak begitu jauh dengan rengginang pada umumnya, namun ciri khas dari rengginang ini adalah bentuknya yang sangat unik yang menjadikan ciri khas dari masyarakat Madura. Rasanya yang gurih menjadikan rengginang lorjuk menjadi makanan favorit orang Madura. Berikut ini merupakan bahan yang dibutuhkan untuk membuat rengginang lorjuk serta proses pembuatannya :

a. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat rengginang lorjuk

Bahan – bahan yang dibutuhkan untuk membuat rengginang dari kerang bambu adalah beras ketan yang putih sebanyak 1 kg, daun jeruk sekitar 5 lembar, ketumbar yang sudah dihaluskan sebanyak 1 sendok teh, garam sebanyak 1 sendok teh, air panas kurang lebih 500 ml, lorjuk atau kerang bambu yang sudah dikupas sebanyak 250 gr, santan kelapa sebanyak 300 ml, minyak yang digunakan untuk menggoreng rengginang lorjuk yaitu sekitar 1 liter, dan juga bawang putih yang sudah dihaluskan terlebih dahulu sekitar 5 siung saja.

b. Cara membuat rengginang lorjuk

Proses pembuat rengginang lorjuk yakni pertama beras ketan yang sudah disiapkan sebelumnya harus Anda cuci terlebih dahulu hingga bersih dan rendam beras ketan tersebut selama kurang lebih 5 jam. Setelah di rendam, beras ketan dikukus sampai memadat dan diangkat.

Langkah selanjutnya, siramlah kukusan beras ketan dengan air panas sambil Anda aduk terus sampai merata. Biarkan beras tersebut hingga 10 menit, atau sampai sedikit mengering dan tuangkan santan kelapa. Setelah itu, Anda bisa menambahkan bumbu yang sudah dihaluskan sebelumnya dan juga garam. Aduk kembali hingga beras ketan menyatu dengan bumbu dan santan.

Setelah itu, kukus kembali hingga matang dan beras ketan menjadi empuk. Cetak lah beras ketan tersebut menjadi bentuk yang Anda inginkan. Jemur rengginang yang sudah dibentuk di bawah sinar matahari langsung selama kurang lebih 3 hari atau hingga betul – betul mengering.

Setelah kering, angkat dan panaskan minyak goreng terlebih dahulu. Setelah itu, masukkan rengginang dan gorenglah hingga mekar. Rengginang lorjuk siap untuk dinikmati.(Der/Aka)

Olahan Kambing Beberapa Negara yang Bisa Dicoba

MALANGVOICE – Tepat sudah hari ini, Rabu (22/8) umat Islam merayakan Idul Adha 1439. Nah, pastinya Anda sudah mendapatkan daging banyak ya, baik daging kambing maupun daging sapi.

Jika Anda bosen dengan masakan khas Indonesia terutama saat momen Idul Adha ini, maka cobalah menu dari berbagai negara ini. Melansir dari berbagai sumber, berikut macam-macam menu khususnya untuk daging kambing:

1. Lamb Kebab – Timur Tengah

Kalau bosan mengolah daging kambing menjadi sate biasa, bisa dicoba buat sate khas Timur Tengah atau biasa disebut kebab.

Bahan sausnya terbuat dari 175 ml yogurt, 2 buah jalapeno, cincang, 2 siung bawang putih, cincang, 3 sdm campuran mint dan peterseli cincang, ½ sdt garam dan setengah sdt merica hitam bubuk.

Sedangkan untuk dagingnya siapkan 500 g daging kambing, cincang, 1 sdm cabai merah kering bubuk (flakes), setengah sdt jintan bubuk, 2 sdt ketumbar bubuk, seperempat sdt kayu manis bubuk, 4 cm jahe parut, 100 g bawang bombai cincang, 2 siung bawang putih, cincang halus, 2 buah jalapeno, cincang dan 1¼ sdt garam.

Cara buatnya juga mudah. Tusukkan daging yang sudah dimarinasi, kemudian selingi dengan potongan bawang bombay dan sayuran. Bakar kebab hingga matang, sajikan. Hidangan satu ini untuk menemani kebersamaan bareng teman dan keluarga dekat.

2. Tagine – Maroko

Tagine merupakan salah satu kuliner mirip semur khas Maroko. Daging kambing yang dibumbui beragam rempah khas Maroko dimasak dalam wadah tanah liat yang dilengkapi dengan tutup berbentuk kerucut.

Bahannya sangat mudah yakni, 2 sdm minyak zaitun, 1 buah bawang bombay (cincang), 2 buah wortel (potong kecil-kecil), 500g kaki kambing (potong kotak-kotak), 2 siung bawang putih besar (hancurkan), 1/2 sdt jinten, 1/2 sdt bubuk jahe, 1/4 sdt saffron Maroko, 1 sdt bubuk kayu manis, 1 sdm madu, 100g kismis buah aprikot (potong embat bagian) dan 1 kubik kecil vegatable stock.

3. Lamb Rogan Josh – India

Menu satu ini merupakan salah satu jenis kari yang berasal dari wilayah Kashmiri, India. Hidangan ini terdiri dari potongan daging kambing yang dimasak dengan saus kental campuran bawang putih, jahe, dan beragam rempah aromatik.

Penggunaan rempah inilah yang membuat daging kambing tidak berbau. Selain itu, cara memasak dengan teknik slow cooking juga membuat tekstur daging menjadi empuk. Lamb rogan josh paling pas disantap dengan nasi hangat.

4. Greek Lamb Kletfiko – Yunani

Yunani salah satu negara yang memiliki kuliner khas dengan daging kambing. Masakan satu ini dinamakan Kleftiko, yaitu daging kambing yang direndam dalam perasan air lemon, bawang putih, dan minyak zaitun serta dimasak perlahan dalam wadah tertutup. Karena dimasak lama, tekstur daging kambing yang keras pun menjadi lebih empuk.

5. Spici Lamb Tacos – Meksiko

Taco merupakan salah satu makanan favorit orang Meksiko yang kepopulerannya sudah mendunia. Tak hanya orang lokal, makanan satu ini juga memiliki penggemar dari berbagai belahan dunia.

Kalau Anda ingin suasana yang berbeda saat Idul Adha, bisa buat kuliner satu ini. Bisa menyajikan taco dengan daging kambing yang dimarinasi dengan bumbu pedas, berbagai sayuran, roti tortilla, dan tak lupa saus guacamole sebagai pelengkap.(Der/Aka)

Wenak! Queen Apple Luncurkan Bolu Kering Aneka Rasa

Farah Quinn menunjukkan prpduk terbarunya. (Anja a)
Farah Quinn menunjukkan prpduk terbarunya. (Anja a)

MALANGVOICE – Queen Apple menghadirkan cita rasa baru. Kali ini, toko pastry yang digawangi chef seksi, Farah Quinn meluncurkan kue bolu kering aneka rasa.

Farah Quinn mengatakan, bolu kering ini bisa jadi alternatif mereka yang suka camilan dengan cita rasa khas Queen Apple.

“Kan bisa dimakan sambil santai di mobil, ya,” kata Farah Quinn saat ditemui di Toko Quinn Apple, Jalan Kawi Atas, Klojen Malang, Jumat (27/4).

Bolu kering ini disajikan dalam beberapa rasa seperti keju, kacang mede, kacang almond, gula semut, telur asin, dan kayu manis.

“Semuanya menggunakan bahan butter. Adonanya khas dari Queen Apple. Jadi kita nggak pakai bahan yang murah, namun kita jual harganya terjangkau loh ya,” tutupnya.(Der/Aka)

Mie Instan Lover Wajib Simak Hal Ini Agar Makan Tetap Sehat

Mie Instan Lengka dengan telur dan sayur (booksburgadvatiser)
Mie Instan Lengka dengan telur dan sayur (booksburgadvatiser)

MALANGVOICE – Mie instan adalah makanan yang digandrungi segala lapisan masyarakat. Demikian terlalu sering makan mie instan bisa mengancam kesehatan. Tapi jangan khawatir, sesekali makan mie instan bisa sehat asalkan Anda mengikuti tips yang dirangkum MVoice dari laman The Health Site, Rabu (13/12)

1. Tambahkan Telur
Telur mengandung protein yang menyehatkan. Agar tak monoton, umumnya mie instan ditambahkan telur ceplok, telur rebus atau telur orak-arik.

2. Sayur Mayur
Menambahkan sayuran jelas akan membuat mie instan jadi lebih sehat. Anda bisa menambahkan sayuran seperti sawi, wortel, kubis, kembang kol, atau brokoli. Tambahkan sayuran tersebut saat mie akan matang sehingga nutrisi dalam sayuran tetap terjaga. Anda mendapatkan tambahan serat yang bermanfaat untuk mendukung pencernaan.

3. Daging Ayam Tanpa Lemak
Selain bahan di atas, Anda juga bisa menambahkan daging ayam yang akan membuat mie jadi lebih sehat. Namun pilihlah daging ayam tanpa lemak.

4. Kurangi Bumbu
Mie Instan biasanya memiliki sepaket bumbu. Jika bisa, kurangi saja porsi bumbunya dan ganti dengan penambah rasa buatan sendiri seperti dengan lada hitam, garam secukupnya, atau bubuk cabe yang tidak terlalu pedas.(Der/Aka)

Pasar Senggol ‘Jaman Now’ di Warung Mamah Sum Gendut

Suasana pasar senggol jaman now. (Anja a)
Suasana pasar senggol jaman now. (Anja a)

MALANGVOICE – Warung Mamah Sum Gendut, di Jalan Pahlawan Trip B-36, menggelar konsep baru menikmati makanan mulai 15 November sampai 31 Desember nanti.

Warung Mamah Sum menggelar Pasar Senggol ‘Jaman Now’. Gerobak-gerobak makanan lezat dan murah meriah sengaja didatangkan ke warung. Pelanggan bisa mencicipi aneka menu selain menu umum Warung Mamah Sum.

Marketing Mamah Sum Gendut, Yuli Indrayani, mengatakan, konsep pasar senggol belum pernah dilaksanakan tiga tahun belakangan. Jadi, tak ada salahnya jika Mamah Sum mengobati rasa kangen pelanggan dengan menghadirkan pasar senggol kekinian alias jaman now.

Gerobak-gerobak makanan menyediakan berbagai menu. (Anja a)
Gerobak-gerobak makanan menyediakan berbagai menu. (Anja a)

“Menu-menu pasar senggolnya menyesuaikan menu utama Mama Sum, mulai dari siomay, pecel, rawon, martabak, terang bulan, dan mie pedes. Untuk mie pedes ini kita racik sendiri bumbunya dari macam-macam sambal andalan Mamah Sum,” kata Yuli sat ditemui MVoice, Junat (17/11).

Pelanggan Mama Sum mencicipi menu bakaran. (Anja a)
Pelanggan Mama Sum mencicipi menu bakaran. (Anja a)

Setidaknya ada lima buah rombong yang ditambahkan di Warung Mamah Sum. Tiap rombongnya menyajikan 10 varian menu. Harganya? Jangan khawatir, makanan harga mulai Rp 2 ribu sampai Rp 22 ribu saja.(Der/Aka)

Kenyang Bos! Makan Ayam Panggang Uempuk di Chicken Run

Menu chicken run. (IG malang kuliner)
Menu chicken run. (IG malang kuliner)

MALANGVOICE – Wahai kalian para pecinta kuliner ayam-ayaman, belum afdol jika belum icip-icip menu ayam panggang di Chicken Run. Yap, brand yang terkenal menyajikan menu ayam ini digawangi pembalap ganteng Rifat Sungkar. Sebelumnya, brand ini sudah buka di Jakarta dan Bandung.

Konsep mereka menyajikan menu ayam panggang empuk dengan aneka saus pilihan. Pengunjung Chicken Run bisa bebas melihat mas-mas yang memotong daging ayam sembari mengoleskan saus kecap ke ayam yang dipanggang slow roasted (panggang perlahan) yang dipajang di dinding-dinding kaca.

Karena metode panggang itu, daging yang dihasilkan matang merata dengan daging yang lebih lembut dan kulitnya yang tipis dan gurih. Makan seperemat porsi atau full satu ekor ayam pasti nagih karena rasanya tidak membuat eneg.

Selain ayam, Chicken Run juga menyajikan menu sandwhich. Dan harganya, dijamin ramah di kantong kok. Satu ekor ayam seperampat porsi dibanderol Rp 25 ribu. Lalu untuk full porsi Rp 75 ribu.

Langsung saja meluncur ke Jalan Retawu No.4, Oro-oro Dowo, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65115, Indonesia. Chicken Run buka jam 10.00-22.00 WIB.(Der/Ak)

Smile Addict, Learning Cafe Baru dan Satu-satunya di Malang

Smile Addict Cafe Baru di Malang. (Instagram Smile Addict)

MALANGVOICE – Kelompok atau komunitas yang bingung mencari tempat nongkrong, kini tak perlu repot lagi. Smile Addict Learning Cafe hadir sebagai solusi.

Smile Addict Cafe adalah sebuah tempat makan, nongkrong dan ngopi dengan konsep learning cafe satu-satunya di Malang. Berlokasi di Jalan Sumbersari no 91, Kav 3, Malang, cafe ini baru saja resmi dibuka 28 September 2017.

Pemilik cafe, Sari Kurniawati, mengatakan cafenya menjawab kegelisahan anak-anak muda, anggota komunitas, yang selama ini kebingungan mencari tempat gathering.

“Sekalipun menemukan tempat yang enak, tapi biasanya berisik, lalu ada yang makanannya nggak enak, banyak asap rokok lagi. Kalau di cafe kami, kami menyediakan tempat yang nyaman, full wifi, makanan enak murah meriah, dan bebas asap rokok,” katanya saat ditemui MVoice.

Smile Addict memang mengangkat konsep healthy environment, sehingga pengunjung tidak diperbolehkan merokok. Menu yang disajikan kebanyakan snack ringan seperti toast, french fries dan lainnya yang tentunya ramah di kantong.

Selain itu, Smile Addict memang mengutamakan segmentasi pasar dari komunitas yang ada di Malang Raya karena Smile Addict ingin menjadi fasilitator dan bagian dari kegiatan positif dan sosial.

“Nama Smile Addict dipilih karena tersenyum merupakan awal memulai mod yang positif dan baik,” tukas Sari.

Dalam peluncurannya, Smile Addict mengeluarkan kartu member bagi komunitas seperti Lukis Bareng Ngalam, Cat Lovers Malang, Gerakan 1000 Guru, Gerakan Dongeng Indonesia, Backpacker Dunia, Akar Tuli dan sebagainya. Member akan mendapatkan diskon 10 persen tiap pemesanan. Setelah 5 kali kunjungan, komunitas akan mendapatkan diskon 20 persen. Fasilitas yang didapatkan yaitu tentunya ruang kumpul lengkap dengan LCD, snack, minuman. Karena terbatas, komunitas di Malang Raya yang ingin menjadi member segeralah mendaftar langsung ke cafe.

“Kami batasi karena kami ingin memastikan pengunjung yang menjadi member kami dapat menikmati suasana learning senyaman mungkin,” tutupnya.(Der/Yei)

Komunitas