Akhir Pekan Liburan ke Kediri, Ada Destinasi Surganya Wanita di Dhoho

Jalan Dhoho. (kedirisupport)

MALANGVOICE – Bagi kebanyakan perempuan, berwisata dan belanja adalah satu paket. Di Kediri, ada tempat yang cocok bagi kaum hawa menghabiskan waktu. Jalan Dhoho namanya.

MVoice merangkum alasan Dhoho bisa disebut sebagai ramah perempuan, berikut penjelasannya.

Belanja Produk Fesyen dengan Beragam Harga dan Merek Sepuasnya

Ada berbagai produk fesyen yang ditawarkan toko-toko di kawasan Dhoho, seperti pakaian, sepatu, aksesori, bahkan makeup.

Kualitas barang di Jalan Dhoho bervariasi; ada yang asli, bermerek, atau kw. Harganya pun beragam. Nah, Anda tinggal belanja menyesuaikan kebutuhan dan bujet. Oh ya, kawasan ini bisa dibilang Malioboro-nya Kediri, lo!

Tidak hanya produk fesyen dan riasan, Anda juga bisa menemukan buku, kebutuhan rumah tangga, sampai kebutuhan sehari-hari. Lengkap deh!

Mencicip Nasi Pecel Pincuk dengan Rasa Maknyus

Saatnya mengisi perut setelah lelah belanja! Kawasan Jalan Dhoho dipenuhi berbagai kafe dan tempat makan. Cukup pilih saja mana tempat yang paling cocok untuk beristirahat dan bersantai.
Yang tak boleh ketinggalan jika datang ke sini adalah mencicip kelezatan nasi pecel pincuk. Kuliner ini adalah salah satu kuliner khas Kediri yang sangat populer di kawasan Dhoho.

Jangan lewatkan minta sambal tumpang pada penjualnya, ya. Sambal tumpang ini merupakan olahan fermentasi tempe yang bakal membuat makanan lebih maknyus! Pecel ini dihidangkan dengan daun pisang yang dibentuk pincuk.

Mencari Penginapan Mudah Tanpa Harus Repot Keliling Kota

Tidak perlu panik jika Anda belum mendapat hotel untuk menginap. Kawasan Dhoho dipadati hotel dari berbagai kelas. Mulai kelas melati sampai berbintang, semua ada.

Mau lebih gampang, manfaatkan saja aplikasi Airy untuk mencari hotel di Kediri. Cara pesan kamarnya mudah, pilihan hotelnya banyak, harganya terjangkau pula. Belum lagi fasilitasnya lengkap dengan berbagai promo! Sempurna, kan?

Bosan Berdiam di Hotel? Saatnya Main ke Mal!

Perempuan biasanya mudah bosan dan butuh hiburan. Nah, Anda bisa mampir ke mal atau pusat perbelanjaan sekitar Jalan Dhoho. Ada Dhoho Plaza I, Dhoho Plaza II, Borobudur, dan Ramayana. Anda bisa jalan-jalan, makan, menonton film, dan tentunya belanja lagi!

Beli oleh-oleh untuk keluarga di rumah
Selesai liburan, perempuan biasanya memikirkan masalah oleh-oleh. Nah, Jalan Dhoho ini merupakan salah satu pusat untuk membeli oleh-oleh di Kediri.
Jadi, tidak hanya belanja baju saja, Anda juga bisa membawa pulang aneka buah tangan khas Kediri, seperti stik tahu, keripik bekicot, gethuk pisang, tahu kuning, atau cokelat tempe.

Selesai liburan ke Kediri, Anda bisa melanjutkan liburan ke Blitar. Di sini juga banyak tempat wisata yang seru kok. Hotel di Blitar juga banyak; jadi jangan takut kalau tidak dapat tempat menginap. Selamat berlibur!
(Der/Ulm)

Lapis Malang Suguhkan Pesta Rakyat di Singosari

Spot foto cosplay bumblebee. (Lisdya)

MALANGVOICE – Peringati anniversary kedua, Lapis Malang gelar pesta rakyat yang diadakan di Lapangan Tumapel, Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (3/3).

Marketing Online Lapis Malang, Intan Rachmadhani mengatakan, terpilihnya lokasi di kabupaten, dikarenakan Lapis Malang ingin berbagi kebahagiaan kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Singosari.

“Kalau perayaan anniversary yang pertama kan di Lapangan Rampal. Nah, karena kami ingin semua masyarakat Malang Raya merasakan keseruan dari pesta rakyat ini,” katanya.

Untuk kegiatan pesta rakyat, lanjut Intan, dimulai dengan jalan sehat, senam bersama, bazar kuliner, hiburan, lomba mewarnai, patrol bagi warga Kecamatan Singosari dan seluruh Kabupaten Malang, serta cosplay bumblebee.

“Acara mulai pukul 06.00 pagi hingga 22.00. acara terakhir pengumuman lomba patrol,” tambahnya.

Tak hanya kegiatan saja, Lapis Malang pun juga memberikan banyak promo, seperti promo serba Rp 25 ribu khusus untuk hari ini, dan promo beli satu gratis satu, yang diberlakukan pada tanggal 28 Februari hingga 3 Maret.

“Kalau beli satu gratis satu itu pada pukul 08.00-09.00 dan 16.00-17.00,” jelasnya.

Ia pun berharap dengan adanya pesta rakyat ini, pihaknya bisa lebih dekat dengan warga Singosari dan membantu UMKM Singosari.

“Karena dengan kegiatan seperti ini, kami bisa mengajak pelaku UMKM untuk mengenalkan produk mereka,” pungkasnya.(Der/Aka)

VIDEO: Inovasi Kreatif Olahan Keripik Pisang, Mulai Rasa Manis hingga Pedas

MALANGVOICE – Berawal dari usaha rumahan, keripik pisang Bianana mulai dikenal masyarakat umum.

Bianana mempunyai 7 varian rasa, seperti coklat, oreo, keju, balado, madu, rumput laut manis, dan uniknya lagi Bianana mengeluarkan varian baru sambal matah yang rasanya sangat pedas.

Di belakang kemasannya juga terdapat kolom kosong untuk mengungkapkan perasaan atau pesan melalui tulisan.(Der/Aka)

Blumbang Macari Tak Disetujui Jadi Tempat Wisata

Blumbang Macari ramai dikunjungi wisatawan dari kalangan anak-anak (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Blumbang di Dusun Macari, Desa Pesanggarahan, Kecamatan Batu menjadi polemik. MI Darul Ulum tak setuju daerah tersebut jadi tempat wisata.

Ulul Azmi, Kepala MI Darul Ulum beralasan bahwa di sekitaran blumbang terdapat banyak lokasi edukasi dan pondok pesantren.

“Tidak dijadikan tempat wisata saja seperti itu. Kalau sudah berurusan dengan wisatawan itu hal yang berbeda. Apalagi di sekitar situ ada sekolah dan juga pesantren, tidak cocok jika dijadikan tempat wisata,” ujarnya.

Meski begitu, dirinya sangat bersyukur karena ada sumber air untuk masyarakat.

Apalagi, tempat itu hanya merupakan sumber mata air yang kebetulan menjadi tempat bermain anak-anak di sekitar sini. Belum lagi, di sekitar itu juga terdapat 10 sumber air yang masih belum diketahui titiknya di mana saja.

”Nantinya masih akan dikaji oleh tim PDAM Batu sumber airnya. Agar lebih bermanfaat untuk masyarakat. Jadi kurang pas lah kalau dijadikan tempat wisata,” pungkasnya.

Diketahui, Blumbangan Macari merupakan sebutan dari warga untuk lokasi itu. Bentuk dari Blumbangan Macari itu adalah seperti kolam kecil yang berisi air dan ikan. Kedalamannya bisa mencapai setinggi orang dewasa atau sekitar 2 meter. Tak hanya itu, tempat itu juga dijadikan sebagai tempat berenang, bahkan juga dijadikan tempat mandi, dan cuci baju warga sekitar.

Selain itu, di sana dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat bermain air gratis. Ada fasilitas ayunan untuk bermain dan perahu karet. Serta banyak anak kecil dari berbagai daerah di Kota Batu yang menikmati tempat bermain gratis setiap harinya.

Salah satunya Andri Syaifullah (10). Pelajar asal desa Junrejo itu terkadang menghabiskan waktunya sehabis sekolah untuk berenang di kolam yang memiliki ukuran panjang 80 meter dan lebar 20 meter.

“Lumayan. Tiga kali dalam seminggunya,” ucapnya.(Der/Aka)

VIDEO: Konsep Tongkrongan Bernuansa Klasik dengan Pemandangan Indah di Bumiaji

MALANGVOICE – Konsep tongkrongan unik semakin menjamur di Kota Batu sebagai kota yang khas dengan pariwisatanya, seperti Kopi Sontoloyo.

Bertempat di Jalan Arjuno, Bumiaji, Kota Batu, Kopi Sontoloyo ini memberikan sentuhan nuansa klasik. Mulai dari interior, ornamen yang masih terlihat jadul alias zaman dahulu.

Kopi Sontoloyo ini memang baru dibuka, tapi tak pernah sepi pengunjung. Selain pemandangan yang mendukung, menunya juga lengkap. Tak hanya kopi, di sana juga menyediakan wedang jahe dan jamu serta aneka jajan.(Der/Aka)

Menu Rahasia Rengginang Lorjuk Khas Madura

Makanan olahan dari lorjuk (blog.traveloka)

MALANGVOICE – Madura dikenal sebagai kota yang memiliki banyak sekali kebudayaan dan ciri khas di dalamnya, salah satunya adalah kuliner.

Salah satu makanan khas yang berasal dari Madura adalah Lorjuk. Lorjuk merupakan kerang bambu yang umumnya terdapat di pantai pesisir ataupun perairan di Pulau Madura. Kerang ini berbeda dengan kerang pada umumnya, bentuknya kecil dan panjang serta memiliki cangkang yang berwarna kecoklatan dengan garis – garis coklat kehijauan.

Untuk mendapatkan lorjuk ini masyarakat Madura memanfaatkan momen saat laut sedang pasang sehingga banyak lorjuk yang terjebak dalam alat tangkap yang dibuat dengan sangat sederhana.

Sedikit Informasi tentang Lorjuk

Masyarakat Madura memanfaatkan lorjuk untuk disantap sebagai jajanan ataupun bahan penyedap masakan sehingga makanan terasa jauh lebih nikmat. Lorjuk juga bisa dikonsumsi secara langsung sebagai masakan yang digunakan sebagai lauk utama ataupun bisa juga dicampurkan dengan kuliner yang lain misalnya soto.

Bentuknya yang sedikit kecil serta kesulitan untuk memperolehnya menjadikan kerang bambu yang satu ini memiliki harga yang agak mahal bila dibandingkan dengan olahan kerang lainnya.

Untuk menyiasati adanya lonjakan harga yang drastis, para pedagang mengolah lorjuk menjadi campuran yang gurih dan enak pada rengginang dan juga kacang.

Olahan Rengginang Lorjuk Khas Madura

Cemilan yang satu ini memang mudah untuk dibuat namun membutuhkan waktu yang cukup lama, sebab melalui beberapa tahapan yang sangat panjang seperti proses penjemuran yang memakan waktu hingga beberapa hari sampai benar – benar kering.

Cita rasa dari rengginang lorjuk memang tidak begitu jauh dengan rengginang pada umumnya, namun ciri khas dari rengginang ini adalah bentuknya yang sangat unik yang menjadikan ciri khas dari masyarakat Madura. Rasanya yang gurih menjadikan rengginang lorjuk menjadi makanan favorit orang Madura. Berikut ini merupakan bahan yang dibutuhkan untuk membuat rengginang lorjuk serta proses pembuatannya :

a. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat rengginang lorjuk

Bahan – bahan yang dibutuhkan untuk membuat rengginang dari kerang bambu adalah beras ketan yang putih sebanyak 1 kg, daun jeruk sekitar 5 lembar, ketumbar yang sudah dihaluskan sebanyak 1 sendok teh, garam sebanyak 1 sendok teh, air panas kurang lebih 500 ml, lorjuk atau kerang bambu yang sudah dikupas sebanyak 250 gr, santan kelapa sebanyak 300 ml, minyak yang digunakan untuk menggoreng rengginang lorjuk yaitu sekitar 1 liter, dan juga bawang putih yang sudah dihaluskan terlebih dahulu sekitar 5 siung saja.

b. Cara membuat rengginang lorjuk

Proses pembuat rengginang lorjuk yakni pertama beras ketan yang sudah disiapkan sebelumnya harus Anda cuci terlebih dahulu hingga bersih dan rendam beras ketan tersebut selama kurang lebih 5 jam. Setelah di rendam, beras ketan dikukus sampai memadat dan diangkat.

Langkah selanjutnya, siramlah kukusan beras ketan dengan air panas sambil Anda aduk terus sampai merata. Biarkan beras tersebut hingga 10 menit, atau sampai sedikit mengering dan tuangkan santan kelapa. Setelah itu, Anda bisa menambahkan bumbu yang sudah dihaluskan sebelumnya dan juga garam. Aduk kembali hingga beras ketan menyatu dengan bumbu dan santan.

Setelah itu, kukus kembali hingga matang dan beras ketan menjadi empuk. Cetak lah beras ketan tersebut menjadi bentuk yang Anda inginkan. Jemur rengginang yang sudah dibentuk di bawah sinar matahari langsung selama kurang lebih 3 hari atau hingga betul – betul mengering.

Setelah kering, angkat dan panaskan minyak goreng terlebih dahulu. Setelah itu, masukkan rengginang dan gorenglah hingga mekar. Rengginang lorjuk siap untuk dinikmati.(Der/Aka)

Olahan Kambing Beberapa Negara yang Bisa Dicoba

MALANGVOICE – Tepat sudah hari ini, Rabu (22/8) umat Islam merayakan Idul Adha 1439. Nah, pastinya Anda sudah mendapatkan daging banyak ya, baik daging kambing maupun daging sapi.

Jika Anda bosen dengan masakan khas Indonesia terutama saat momen Idul Adha ini, maka cobalah menu dari berbagai negara ini. Melansir dari berbagai sumber, berikut macam-macam menu khususnya untuk daging kambing:

1. Lamb Kebab – Timur Tengah

Kalau bosan mengolah daging kambing menjadi sate biasa, bisa dicoba buat sate khas Timur Tengah atau biasa disebut kebab.

Bahan sausnya terbuat dari 175 ml yogurt, 2 buah jalapeno, cincang, 2 siung bawang putih, cincang, 3 sdm campuran mint dan peterseli cincang, ½ sdt garam dan setengah sdt merica hitam bubuk.

Sedangkan untuk dagingnya siapkan 500 g daging kambing, cincang, 1 sdm cabai merah kering bubuk (flakes), setengah sdt jintan bubuk, 2 sdt ketumbar bubuk, seperempat sdt kayu manis bubuk, 4 cm jahe parut, 100 g bawang bombai cincang, 2 siung bawang putih, cincang halus, 2 buah jalapeno, cincang dan 1¼ sdt garam.

Cara buatnya juga mudah. Tusukkan daging yang sudah dimarinasi, kemudian selingi dengan potongan bawang bombay dan sayuran. Bakar kebab hingga matang, sajikan. Hidangan satu ini untuk menemani kebersamaan bareng teman dan keluarga dekat.

2. Tagine – Maroko

Tagine merupakan salah satu kuliner mirip semur khas Maroko. Daging kambing yang dibumbui beragam rempah khas Maroko dimasak dalam wadah tanah liat yang dilengkapi dengan tutup berbentuk kerucut.

Bahannya sangat mudah yakni, 2 sdm minyak zaitun, 1 buah bawang bombay (cincang), 2 buah wortel (potong kecil-kecil), 500g kaki kambing (potong kotak-kotak), 2 siung bawang putih besar (hancurkan), 1/2 sdt jinten, 1/2 sdt bubuk jahe, 1/4 sdt saffron Maroko, 1 sdt bubuk kayu manis, 1 sdm madu, 100g kismis buah aprikot (potong embat bagian) dan 1 kubik kecil vegatable stock.

3. Lamb Rogan Josh – India

Menu satu ini merupakan salah satu jenis kari yang berasal dari wilayah Kashmiri, India. Hidangan ini terdiri dari potongan daging kambing yang dimasak dengan saus kental campuran bawang putih, jahe, dan beragam rempah aromatik.

Penggunaan rempah inilah yang membuat daging kambing tidak berbau. Selain itu, cara memasak dengan teknik slow cooking juga membuat tekstur daging menjadi empuk. Lamb rogan josh paling pas disantap dengan nasi hangat.

4. Greek Lamb Kletfiko – Yunani

Yunani salah satu negara yang memiliki kuliner khas dengan daging kambing. Masakan satu ini dinamakan Kleftiko, yaitu daging kambing yang direndam dalam perasan air lemon, bawang putih, dan minyak zaitun serta dimasak perlahan dalam wadah tertutup. Karena dimasak lama, tekstur daging kambing yang keras pun menjadi lebih empuk.

5. Spici Lamb Tacos – Meksiko

Taco merupakan salah satu makanan favorit orang Meksiko yang kepopulerannya sudah mendunia. Tak hanya orang lokal, makanan satu ini juga memiliki penggemar dari berbagai belahan dunia.

Kalau Anda ingin suasana yang berbeda saat Idul Adha, bisa buat kuliner satu ini. Bisa menyajikan taco dengan daging kambing yang dimarinasi dengan bumbu pedas, berbagai sayuran, roti tortilla, dan tak lupa saus guacamole sebagai pelengkap.(Der/Aka)

Wenak! Queen Apple Luncurkan Bolu Kering Aneka Rasa

Farah Quinn menunjukkan prpduk terbarunya. (Anja a)
Farah Quinn menunjukkan prpduk terbarunya. (Anja a)

MALANGVOICE – Queen Apple menghadirkan cita rasa baru. Kali ini, toko pastry yang digawangi chef seksi, Farah Quinn meluncurkan kue bolu kering aneka rasa.

Farah Quinn mengatakan, bolu kering ini bisa jadi alternatif mereka yang suka camilan dengan cita rasa khas Queen Apple.

“Kan bisa dimakan sambil santai di mobil, ya,” kata Farah Quinn saat ditemui di Toko Quinn Apple, Jalan Kawi Atas, Klojen Malang, Jumat (27/4).

Bolu kering ini disajikan dalam beberapa rasa seperti keju, kacang mede, kacang almond, gula semut, telur asin, dan kayu manis.

“Semuanya menggunakan bahan butter. Adonanya khas dari Queen Apple. Jadi kita nggak pakai bahan yang murah, namun kita jual harganya terjangkau loh ya,” tutupnya.(Der/Aka)

Mie Instan Lover Wajib Simak Hal Ini Agar Makan Tetap Sehat

Mie Instan Lengka dengan telur dan sayur (booksburgadvatiser)
Mie Instan Lengka dengan telur dan sayur (booksburgadvatiser)

MALANGVOICE – Mie instan adalah makanan yang digandrungi segala lapisan masyarakat. Demikian terlalu sering makan mie instan bisa mengancam kesehatan. Tapi jangan khawatir, sesekali makan mie instan bisa sehat asalkan Anda mengikuti tips yang dirangkum MVoice dari laman The Health Site, Rabu (13/12)

1. Tambahkan Telur
Telur mengandung protein yang menyehatkan. Agar tak monoton, umumnya mie instan ditambahkan telur ceplok, telur rebus atau telur orak-arik.

2. Sayur Mayur
Menambahkan sayuran jelas akan membuat mie instan jadi lebih sehat. Anda bisa menambahkan sayuran seperti sawi, wortel, kubis, kembang kol, atau brokoli. Tambahkan sayuran tersebut saat mie akan matang sehingga nutrisi dalam sayuran tetap terjaga. Anda mendapatkan tambahan serat yang bermanfaat untuk mendukung pencernaan.

3. Daging Ayam Tanpa Lemak
Selain bahan di atas, Anda juga bisa menambahkan daging ayam yang akan membuat mie jadi lebih sehat. Namun pilihlah daging ayam tanpa lemak.

4. Kurangi Bumbu
Mie Instan biasanya memiliki sepaket bumbu. Jika bisa, kurangi saja porsi bumbunya dan ganti dengan penambah rasa buatan sendiri seperti dengan lada hitam, garam secukupnya, atau bubuk cabe yang tidak terlalu pedas.(Der/Aka)

Pasar Senggol ‘Jaman Now’ di Warung Mamah Sum Gendut

Suasana pasar senggol jaman now. (Anja a)
Suasana pasar senggol jaman now. (Anja a)

MALANGVOICE – Warung Mamah Sum Gendut, di Jalan Pahlawan Trip B-36, menggelar konsep baru menikmati makanan mulai 15 November sampai 31 Desember nanti.

Warung Mamah Sum menggelar Pasar Senggol ‘Jaman Now’. Gerobak-gerobak makanan lezat dan murah meriah sengaja didatangkan ke warung. Pelanggan bisa mencicipi aneka menu selain menu umum Warung Mamah Sum.

Marketing Mamah Sum Gendut, Yuli Indrayani, mengatakan, konsep pasar senggol belum pernah dilaksanakan tiga tahun belakangan. Jadi, tak ada salahnya jika Mamah Sum mengobati rasa kangen pelanggan dengan menghadirkan pasar senggol kekinian alias jaman now.

Gerobak-gerobak makanan menyediakan berbagai menu. (Anja a)
Gerobak-gerobak makanan menyediakan berbagai menu. (Anja a)

“Menu-menu pasar senggolnya menyesuaikan menu utama Mama Sum, mulai dari siomay, pecel, rawon, martabak, terang bulan, dan mie pedes. Untuk mie pedes ini kita racik sendiri bumbunya dari macam-macam sambal andalan Mamah Sum,” kata Yuli sat ditemui MVoice, Junat (17/11).

Pelanggan Mama Sum mencicipi menu bakaran. (Anja a)
Pelanggan Mama Sum mencicipi menu bakaran. (Anja a)

Setidaknya ada lima buah rombong yang ditambahkan di Warung Mamah Sum. Tiap rombongnya menyajikan 10 varian menu. Harganya? Jangan khawatir, makanan harga mulai Rp 2 ribu sampai Rp 22 ribu saja.(Der/Aka)

Komunitas