Beri Dukungan Warga Isoman, UMM Bantu Kirim Logistik

Pengiriman logistik UMM kepada warga isoman. (Istimewa)

MALANGVOICE – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyalurkan bantuan kepada warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) karena Covid-19.

Bantuan diberikan Kampus Putih berupa logistik, sembako dan makanan pokok sebagai bentuk bantuan agar penyintas tak perlu repot keluar kediaman.

Ketua Satuan Tugas (Satgas), Zakarija Achmat, mengatakan kegiatan itu merupakan respon UMM terhadap banyaknya mahasiswa, karyawan, dosen bahkan warga sekitar yang terpapar virus Covid-19. Mereka yang terjangkit mau tidak mau harus melakukan isolasi mandiri (isoman) agar tidak menularkannya kepada orang lain.

“Maka dengan bantuan ini para penerima tidak perlu repot-repot keluar rumah dan membahayakan warga dan orang lain. Kami juga memasukkan beberapa vitamin dan probiotik agar mereka bisa segera membaik,” tuturnya.

Zakarija, panggilan akrabnya melanjutkan, pemberian bantuan ini sebenarnya masih menjadi bagian program UMM Berbagi untuk Negeri yang sudah lama digalakkan oleh kampus putih. Sebut saja bantuan bencana ke NTT dan gempa Malang Selatan beberapa waktu lalu.

Dikatakan Zakarija, bentuk bantuan yang disiapkan disesuaikan dengan kebutuhan penderita Covid-19. Beberapa di antaranya susu, obat-obatan, roti, madu, buah, suplemen dan kebutuhan lainnya.

Demi menjaga kesehatan sivitas akademika yang turut memberikan bantuan, UMM juga mengirim Mahasiswa Relawan Siaga Bencana (Maharesigana) untuk menemani sepanjang program dilaksanakan.

Selain itu juga ditemani oleh tim dokter yang memantau keadaan warga penderita Covid-19. Protokol kesehatan terus diberlakukan dengan ketat agar tidak ada yang terpapar virus saat memberikan bantuan.

“Tentu saya berharap agenda ini bisa memupuk dan meningkatkan kepedulian yang kita miliki. Utamanya dalam ranah kemanusiaan,” tutupnya mengakhiri.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Trisno Iryanto yang merupakan warga Tegalgondo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak UMM.

Menurutnya, bingkisan yang diberikan mampu meringankan beban dan kebutuhan yang diperlukan. Apalagi ada tiga orang yang sedang isoman di rumahnya sehingga jumlah kebutuhan yang diperlukan juga sebanding.

“Alhamdulillah saya sudah merasa baikan meski sesekali batuk dan sesak. Hari ini adalah hari ketujuh semenjak saya melakukan isolasi mandiri. Semoga saya bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala,” jelasnya.(der)

Presiden Arema FC Berharap Carlos Fortes Jadi Striker Tajam dan Berbahaya

Striker anyar Arema FC, Carlos Fortes. (Dok Arema FC)

MALANGVOICE – Carlos Manuel dos Santos Fortes resmi diperkenankan sebagai striker asing Arema FC. Pemain asal Portugal ini dikontrak semusim Liga 1 2021.

Presiden Arema FC, Gilang Widya Permana memperkenalkan sang pemain di Kandang Singa, Senin (12/7).

Bos Juragan 99 ini mengatakan, kedatangan Carlos Fortes diharap bisa membantu Singo Edan di kompetisi.

“Harapan dari kita semua, dari saya dari pelatih dan tim serta Aremania bahwa Carlos Fortes ini menjadi striker yang haus gol, ngeyel, pejuang dan petarung. Harapannya juga bisa menjadi top skor,” papar Gilang dikutip rilis resmi Arema FC.

Pemain dengan tinggi 188 cm ini bisa jadi pelengkap lini depan Arema FC yang sebelumnya ditempati Kushedya Hari Yudo, Dedik Setiawan, Muhammad Rafli dan pemain muda Bramntio Ramadhan.

“Saya minta support dari semuanya agar Carlos menjadi striker yang tajam dan berbahaya,” harapnya.

Musim lalu Carlos Fortes tergabung dalam klub Portugal Vilafranquese. Carlos Fortes adalah pemain asing ketiga yang diperkenalkan oleh Arema FC, sebelumnya Arema FC sudah memperkenalkan gelandang asal Jepang Renshi Yamaguchi dan kiper Adilson Maringa.

Dalam masa baktinya bersama Arema FC, Carlos akan menggunakan nomor punggung 9.

Pertajam Lini Depan, Singo Edan Rekrut Striker Portugal

Carlos Fortes. (Arema FC)

MALANGVOICE – Arema FC melengkapi skuatnya musim ini dengan mendatangkan striker anyar asal Portugal, Carlos Manuel dos Santos Fortes.

Pemain 26 tahun itu tiba di Malang pada Sabtu (10/7) dan segera tanda tangani kontrak bersama Singo Edan. Sebelum ke Malang, Carlos Fortes sudah menjalani karantina di Jakarta.

“Carlos Fortes sudah datang di Bumi Arema, dia juga sudah menjalani regulasi sesuai ketentuan protokol kesehatan termasuk karantina hingga vaksin,” ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji.

Pemain bertubuh jangkung 188cm ini selanjutnya akan menjalani tes medis sebelum resmi dikontrak. Ia dijadwalkan diperkenankan pada Senin (12/7).

“Senin akan dilakukan tanda tangan kontrak dan secara resmi akan dilakukan perkenalan secara virtual kepada Aremania,” imbuhnya.

Arema FC sendiri menaruh harapan tinggi pada sosok Carlos Fortes yang akan mengisi lini depan tim Singo Edan. Kehadirannya diharap mampu menjadi juru gedor tangguh di lini depan.

“Setelah nanti terikat kontrak, tentu saja Arema FC dan Aremania tentunya sangat berharap agar Carlos Fortes bisa mengukir prestasi bersama Arema FC,” pungkas Sudarmaji.

Dengan hadirnya pemain gimbal ini, praktis tim Arema FC di bawah arahan Eduardo Almeida tinggal satu slot lagi. Sebelumnya Singo Edan memperkenalkan pemain Jepang, Renshi Yamaguchi dan kiper asal Brasil, Adilson Maringa.(der)

Liga 1 Ditunda, Ini Sikap Arema FC

Logo Arema FC. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kompetisi Liga 1 2021 resmi ditunda. Penundaan diumumkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada Selasa (29/6).

Sejatinya, kompetisi tertinggi di Indonesia ini akan digelar pada awal Juli mendatang. Penundaan kompetisi menyusul sebelumnya hal yang sama di Piala Wali Kota Solo. PT LIB sudah berkoordinasi dengan pihak terkait karena pertimbangan kasus Covid-19 semakin naik.

Menanggapi itu, manajemen Arema FC mengaku legawa.

“Opsi penundaan hingga akhir Juli 2021 adalah sebagai bentuk upaya bersama klub dan elemen masyarakat untuk menekan laju peningkatan angka positif covid-19 di Indonesia,” kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Selain itu, Arema FC memilih membantu upaya pemerintah dalam menjalankan program vaksinasi. Diketahui salah satu syarat kompetisi digelar adalah menurunnya jumlah kasus positif Covid-19. Dengan berlangsungnya vaksinasi diharapkan mampu menekan kasus tersebut.

Apabila kasus menurun, pelaksanaan kompetisi bisa dijadwalkan pada 23 atau 30 Juli 2021.

“Oleh karena itu sebagai bentuk upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan mendukung penuh pemerintah yang akan mengadakan program vaksin massal,” ujarnya

Berikutnya kami mendorong kepada PSSI dan PT LIB agar membuka akses vaksin terhadap pelaku sepak bola baik itu pemain, official maupun pihak-pihak yang terlibat di kompetisi,” imbuh Sudarmaji.

Hal seperti itu, kata Sudarmaji, sama halnya dengan momentum Piala Menpora 2021.

“Momentum Liga 1 2021 juga harus disambut dengan kampanye vaksinasi, hal ini sekaligus untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin adalah aman dan berfungsi untuk menekan penyebaran Covid-19,” paparnya.(der)

Simak Tips dan Trik Aman Berkendara Motor Off Road

Motor off road Honda. (istimewa)

MALANGVOICE – Salah satu motor off-road yang saat ini digemari beberapa kalangan membuat kehadiran motor trail mulai eksis lagi bahkan berbagai komunitasnya tumbuh di berbagai daerah.

Dalam pengoperasiannya, motor off-road ini tidak memiliki perbedaan yang mencolok seperti kebanyakan motor berperseneling lainnya, hanya saja, dikarenakan memang diciptakan untuk medan yang lebih ekstrem, maka ada hal-hal khusus yang patut diperhatikan oleh para pemula sebelum mengendarai motor jenis satu ini.

Sekilas motor off-road ini memang sama saja dengan motor yang menggunakan perseneling lainnya. Karena motor off-road ini diperuntukkan medan ekstrem, sehingga motor ini didesain khusus untuk menghadapi medan tersebut.

Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan memberikan beberapa tips yang dapat diketahui sebagai pemula sebelum mengendarai motor trail atau off-road di medan ekstrem.

Hal pertama yang perlu dipersiapkan, yakni kelengkapan pelindung tubuh. Berkendara off road juga tidak lepas dengan penggunaan riding gear yang tepat sehingga tetap menjaga keselamatan pengendara di tengah keseruan. Riding gear yang digunakan untuk kegiatan off road maupun di jalan raya tidak jauh berbeda, namun terdapat beberapa elemen riding gear yang memiliki bentuk dan spesifikasi yang berbeda.

Siapkan sepeda motor trail dengan melakukan pengecekan kondisi motor apakah layak untuk digunakan. Dan kenali kondisi lintasan dan jenis-jenisnya dengan tujuan agar mampu memperkecil risiko terjatuh dan cedera.

Pengendara motor trail sangat memerlukan lebih banyak teknik ketimbang menjadi pengendara kendaraan jenis lainnya, jadi posisi tubuh, kestabilan, arah sepeda motor, kecepatan motor, cara pengereman, serta pemakaian tenaga mesin harus diperhatikan.

Bagi pengendara yang memiliki postur badan di bawah 170 cm, pasti sering kali merasa ada motor yang terlalu tinggi, terlalu berat, dan lainnya. Umumnya jenis motor trail, seperti CRF150L atau CRF 250 Rally memiliki dimensi sangat tinggi dan atau lebih berat dibanding lainnya. Namun semua orang memiliki kesempatan untuk mengendarai motor, baik trail atau cross, maupun tipe sport.

Tekniknya yakni pada waktu naik motor, posisi standar tetap miring, kemudian kaki (bagian kiri) menginjak step, lalu badan berdiri (seperti naik tangga), kemudian kaki kanan melangkahi jok dan mendarat di step kanan.

Setelah itu motor trail menyala posisi mesin siap menyala yang patut diperhatikan ketika bermanuver motor trail jelas berbeda dengan motor sport. Di mana posisi badan ikut miring atau kerap disebut cornering atau belok rebah. Dan kalau tanjakan, gerakan badan, kalau naik badan agak depan, kalau turun tarik ke belakang. Geser ke kanan kiri pantatnya, dan harus turunin kaki pabila akan kepeleset.

Berkendara di medan yang halus seperti beraspal ataupun di medan ekstrem, tetap saja ketika menggunakan motor off-road, ada hal-hal sama yang wajib dilakukan, yaitu penguasaan akselerasi, pengoplingan sampai pengereman motor dengan cermat dan seksama.

Hal tersebut dirasa sangat penting untuk dilakukan agar terhindar dari kecelakaan atau terpelanting dari motor karena salah akselerasi, salah kopling atau juga salah dalam pengereman. Di medan yang jalannya kurang rata, maka disarankan untuk tetap mengendarai motor di kecepatan rendah dan jaga kopling di gigi 2.

Cara melatihnya cukup mudah, jalankan motor dengan kecepatan rendah, lalu buat angka 8. Semakin pelan lebih baik, dan latih terus hingga bisa berbelok dengan setang sampai mentok. Bisa juga latih keseimbangan dalam keadaan motor statis.

Jika terjatuh dari motor, maka disarankan agar turut menggunakan kaki atau lebih tepatnya bagian paha luar untuk mengangkatnya. Jangan hanya mengandalkan kekuatan lengan atau tubuh bagian atas saja. Prinsipnya seperti mengangkat beban berat dari bawah. Kekuatan dimaksimalkan dengan bantuan otot tubuh bagian bawah.

“Yang terpenting saat naik motor trail reflek nya harus cepat menyeimbangi pergerakan motornya, kenali Motor, kuasai Akselerasi, dan salalu Cari_aman saat naik motor trail,” tutup Hari.(der)

Honda Sport Motoshow Sambangi 10 Kota di Jatim, Banyak Promo dan Hadiah

Event Honda Sport Motoshow. (Istimewa)

MALANGVOICE – PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT kembali menggelar Honda Sport Motoshow 2021 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Kegiatan yang digelar pada periode 21 Juni – 04 Juli 2021 ini diadakan di 10 kota antara lain Surabaya, Madiun, Sidoarjo, Gresik, Kediri, Jember, Ponorogo, Bojonegoro, Malang dan Blitar ini dengan mengusung  tema Experience The Excitement.

Pada Honda Sport Motoshow, konsumen dapat mengenal lebih dekat jajaran motor sport Honda dan semakin memperluas pemahaman masyarakat akan keunggulan serta kecanggihan teknologi pada jajaran motor sport Honda, seperti All New CB150R StreetFire, New CBR150R, New CBR250RR, Honda CRF150 dan Supra GTR.

“Harapannya melalui kegiatan ini masyarakat semakin mengenal lebih dekat generasi terbaru motor sport Honda yang menyesuaikan dengan beragam kebutuhan dan gaya hidup serta bisa mendapatkan beragam promo pembelian,” kata Suhari selaku Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.

Keseruan Honda Sport Motoshow. (Istimewa)

Berbagai kegiatan dan promo disiapkan untuk pengunjung selama acara berlangsung mulai dari hadiah voucher belanja dan jaket eksklusif.

Pengunjung juga dapat merasakan langsung keunggulan performa serta sensasi menunggangi motor sport Honda melalui sesi test ride dan service murah selama acara berlangsung.

Honda Sport Motoshow 2021 juga hadir live Instagram dan menghadirkan Influencer sebagai narasumber. Selain itu juga ada community gathering.

Berikut lokasi dan jadwal Honda Sport Motoshow.
1. Plaza Surabaya (21 – 27 Juni 2021)
2. Suncity Madiun (25 – 27 Juni 2021 )
3. Suncity Sidoarjo (25 – 27 Juni 2021)
4. Gres Mall Gresik (25 – 27 Juni 2021 )
5. FORESTHREE KITCHEN Kediri (26 Juni 2021)
6. Roxy Square Jember (26 Juni 2021)
7. Atrium Pakuwan City Surabaya (28 Juni – 4 Juli 2021)
8. Hal PCC Ponorogo (26-27 Juni 2021)
9. KDS Mall Bojonegoro (26 – 27 Juni 2021)
10. Lapangan Jiwan Madiun (26-27 Juni 2021)
11. Lapangan Stadion Kajuruhan Malang (26 Juni 2021)
12. Halaman Kantor Pemkab Blitar (26 Juni 2021).(der)

Pemain Asal Jepang dan Brasil Gabung Arema FC

Perkenalan pemain asing Arema FC. (Istimewa)

MALANGVOICE – Arema FC kembali memperkenalkan pemain anyarnya untuk musim kompetisi Liga 1 2021, kali ini dua penggawa asing dari Jepang dan Brasil yang bergabung ke Singo Edan.

Keduanya diperkenalkan Arema FC pada Rabu (23/6). Mereka adalah Renshi Yamaguchi asal Jepang dan kiper asal Brasil, Adilson Maringa.

Mereka tiba di Malang pada Selasa (22/6) siang dan menjalani karantina secara ketat sebelum bisa melihat rekan setimnya latihan rutin bersama pelatih Eduardo Almeida.

Kepada media, Adilson mengaku bangga bisa bergabung ke Arema FC.

“Tentu saya senang berada di sini, saya ingin memberikan yang terbaik untuk Arema FC,” ujar mantan pemain klub asal Portugal, Vilarfanquense.

Menurut Adilson, bermain di Indonesia memiliki tantangan sendiri. Ia melihat persaingan klub dan para pemain cukup bagus sehingga ia tak ingin nantinya hanya duduk menghangatkan bangku cadangan.

“Saya tahu sepak bola Indonesia sangat kompetitif, persaingan di sini sangat ketat. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi Arema FC,” ujarnya.

Begitu pula bagi Renshi. Pemain yang pernah membela Thailand Lampang FC ini tertantang membuat Arema FC juara musim ini.

“Saya juga akan kerja keras memberikan yang terbaik,” imbuhnya.

Ia berharap bisa segera beradaptasi dan mengikuti serangkaian latihan bersama tim.

“Saya tahu sepak bola Indonesia simpel dan semoga saya bisa segera adaptasi untuk membantu tim,” harapnya.

Pemain Murni Pilihan Pelatih

Sementara itu Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, mengatakan perekrutan pemain ini sepenuhnya atas penilaian pelatih.

“Pelatih memang tipenya selalu melihat data pemain tidak percaya YouTube. Jadi kami mempersilakan head coach mencari pemain sendiri,” jelasnya.

Dengan begitu slot pemain asing Arema FC kurang dua lagi. Rudy menyatakan para pemain bidikan dalam waktu dekat akan segera bergabung.

“Satu pemain asing masih karantina di Jakarta. Pemain itu masih ada kontrak dengan tim lama sampai 30 Juni, jadi kami akan tanda tangan kontrak setelah kontrak lama habis,” jelasnya.

“Sementara pemain satunya lagi masih ada kendala teknis. Itu terserah pelatih mau diganti atau dipertahankan, tapi sepertinya mencari gantinya,” tandas Ruddy.(der)

Kantongi Dua Bukti Kasus Dugaan Kekerasan Seksual SPI, Polisi Jadwalkan Panggil JE

Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kasus dugaan dugaan kekerasan seksual dan eksploitasi ekonomi di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Kota Batu, memasuki babak baru.

Pasalnya, Polda Jatim dijadwalkan akan melakukan pemanggilan terhadap terduga pelaku kekerasan seksual sekaligus pemilik SMA SPI yang berinisial JE tersebut.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengatakan, JE dipanggil untuk dimintai keterangan atas segala tudingan yang mengarah kepadanya, pada Selasa (22/6) besok.

“Pemanggilan JE itu karena polisi sudah mengantongi dua bukti sebagai pembuka untuk pemeriksaan. Kemarin saya diberitahu oleh Kabid Renakta Polda Jatim, rencananya hari Selasa besok (22/6) dipanggil untuk dimintai keterangan,” ucapnya, Ahad (20/6).

Baca juga:Korban Kekerasan Seksual SMA SPI Buka Suara, Sering Diajak JE ke Rumah Pribadi

Menurut Arist, pemanggilan itu karena polisi telah mendapatkan dua bukti, yakni hasil visum para korban yang sudah keluar dan juga keterangan saksi korban yang berjumlah 14 orang.

“Selain itu, juga ada dokumen video, testimoni kemudian juga kertas. Itu sebagai bahan tertulis. Sudah lebih dari dua alat bukti. Sudah cukup sebenarnya,” jelasnya.

Baca juga:MPC PP Kota Batu Datangi Sekolah SPI, Tuntut Pelaku Kekerasan Seksual Ditindak Tegas

Surat pemanggilan JE itu sudah dikirimkan ke rumah JE di Surabaya.

“Informasi yang saya terima seperti itu, surat undangan untuk pemanggilan itu sudah dikirim kemarin (Jumat 18/6) ke rumah JR di Surabaya,” terangnya.

Dirinya berharap JE masih berada di Surabaya dan hadir dalam agenda pemanggilan itu.

“Saya dapat informasi JE tidak berada di Surabaya, tapi diharapkan JE ada di Surabaya, mudah-mudahan, nanti kita lihat updatenya di hari Selasa itu,” tutupnya.(der)

Korban Kekerasan Seksual SMA SPI Buka Suara, Sering Diajak JE ke Rumah Pribadi

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, saat mendampingi para korban. (Istimewa)

MALANGVOICE – Modus dugaan kekerasan seksual dan eksploitasi ekonomi di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Kota Batu, mulai terkuak setelah beberapa korban mulai buka suara.

Para korban berharap pemilik SPI berinisial JE segera diproses kepolisian dan diadili.

“Saya berharap, JE segera diadili. Itu bukan untuk kepentingan pribadi saya. Tapi justru untuk nasib adik-adik kami yang ada di dalam situ (SMA SPI),” kata salah satu korban, Melati (Bukan nama sebenarnya), dalam dalam konferensi pers, Sabtu (19/6).

Menurut Melati, jika JE tidak segera ditangkap, maka dikhawatirkan akan melanjutkan aksinya yang diduga melakukan kekerasan seksual, fisik, hingga eksploitasi ekonomi ke siswa SMA SPI yang merupakan anak tak mampu secara ekonomi dan yatim piatu.

“Kalau tidak dihentikan segera, saya khawatir adik-adik kelas juga akan menjadi korban, dan banyak korban yang lainnya. Karena kami tahu sendiri modusnya sudah seperti itu,” jelasnya.

Baca juga: MPC PP Kota Batu Datangi Sekolah SPI, Tuntut Pelaku Kekerasan Seksual Ditindak Tegas

Melati menjelaskan modus JE melancarkan aksinya dengan memanggil satu per satu siswi ke rumah pribadi di Surabaya. Saat dipanggil ke rumah JE, dirinya tinggal di sana selama kurang lebih lima hari

“Awalnya kami sangat bangga dipanggil oleh seorang mentor dan motivator luar biasa. JE memberikan motivasi dengan menunjukan rumah besar dan isinya yang serba mewah. JE bilang “Kamu punya impian seperti ini bisa Koko yang punya rumah mewah dan besar pasti kamu juga bisa”,” ulasnya.

Sementara Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengatakan, keinginan korban bukan untuk menutup SMA SPI. Korban ingin ada evaluasi di sekolah yang juga sebagai tempat pembuatan sejumlah film nasional itu.

“Pesan korban bukan untuk menutup SPI, tapi untuk melakukan evaluasi karena sekolah itu dibutuhkan anak yang tiga kategori tadi (tidak mampu, dan yatim piatu). Tidak ada kata damai, saksi korban mengatakan harus dihukum sesuai dengan perbuatan pelaku,” tegasnya.

Untuk itu, dengan modus JE untuk melakukan kekerasan seksual dengan mengundang satu hingga tujuh siswa dan siswi SMA SPI ke rumahnya di Surabaya, maka ancaman hukuman yang akan diterima JE, yakni penjara seumur hidup. Bahkan JE juga bisa terancam hukuman kebiri.

“Karena ini sudah masuk kategori extraordinary crime. Oleh sebab itu kami menyampaikan ke penyidik dapat diancam UU 17 Tahun 2016 sekaligus Pasal 81, 82 dari UU 17 Tahun 2016,” tukasnya.(der)

Gilang Widya Ungkap Upaya Akhiri Dualisme, Beli Arema Indonesia

Presiden Arema FC, Gilang Widya dan Diego Michiels. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Presiden Klub Arema FC, Gilang Widya Pramana menjawab banyak pertanyaan Aremania soal penyelesaian dualisme.

Ide dilontarkan Gilang adalah membeli Arema Indonesia yang kini bermain di Liga 3 Regional Jatim. Tujuannya menggabungkan dua aktivitas pengelolaan sepak bola menjadi satu.

“Yang saya kerjakan emang memikirkan dualisme biar Aremania bersatu. Sama pak IB banyak ngobrol biar masalah ini cepet selesai,” kata Gilang.

“Kami sangat membuka diri, dan mengajak bersama agar Arema Indonesia menjadi kesatuan besar klub yang dibanggakan Aremania. Pemikiran kami langkah ini yang bisa ditempuh untuk menyelamatkan Arema dari dualisme yang seperti diinginkan Aremania, ” imbuhnya.

Bos Juragan 99 ini menyatakan, setelah upaya pembelian itu nantinya akan difungsikan sebagai bagian penting sebagai klub yang akan mencetak pemain pemain muda Arema.

“Akan saya jadikan Arema B atau tim Satelit binaan Arema Liga 3 untuk junior. Nantinya bisa dinaikkan ke senior untuk diselesaikan bareng,” jelasnya.

Bayangan Gilang itu adalah untuk membuat bibit pemain berkualitas dari usia muda yang bisa ditarik ke tim senior atau Arema FC.

“Yang junior kita mainkan di Liga 3 ya, mereka nanti menimba ilmu di situ menambah jam terbang juga. Apalagi ada momentum akan mendekati kompetisi Liga 3 akan digelar,” tambahnya.

Ia berharap upayanya menyelesaikan masalah dualisme ini mendapat bantuan dari banyak pihak sehingga menjadi satu Arema.

“Kami juga ingin mendapatkan banyak dukungan dan masukan agar langkah ini bisa cepat terwujud. Kami mengetuk hati banyak pihak agar sungguh sungguh bersama melangkah demi Arema berprestasi dan Aremania bersatu kembali, ” pungkas penghobi koleksi mobil sport ini.(der)