Single Senandung Terang, Porthlash Ajak Pendengarnya Move On dari Keterpurukan

Personel band Porthlash. (Istimewa)
Personel band Porthlash. (Istimewa)

MALANGVOICE – Band alternatif rock asal Malang Porthlash merilis single pertamanya berjudul “Senandung Terang”. Dirilis dalam format video lirik, lagu perdana Porthlash ini sudah bisa dinikmati di kanal Youtube mereka mulai Kamis, 20 Februari 2020.

Vokalis Porthlash Cornelius Karuniapio Threeding (Pio) mengatakan, pembuatan single ini terinspirasi dari perjalanan hidup manusia, yang pasti pernah mengalami fase keterpurukan. Entah itu terpuruk karena masalah percintaan, karir, keluarga, pertemanan, dan lain-lain.
Senandung Terang ini berkisah tentang seseorang yang dulunya terpuruk dalam kesedihan, lalu berangsur-angsur bangkit.

“Senandung Terang” bisa saja dimaknai seperti halnya proses move on dalam hal percintaan,” katanya.

Ia melanjutkan, awal lirik mengungkapkan kesedihan dalam keterpurukan. Namun, saat memasuki reff, mulai menemui kesadaran untuk tidak terkungkung dalam keterpurukan tersebut.

“Manusia pastinya pernah berhenti sejenak pada proses keterpurukan, khususnya dalam urusan memadu kasih dengan pasangan lawan jenis. Proses bangkit dari keterpurukan tersebut benar-benar dapat membentuk jati diri seseorang yang sebelumnya hancur lebur menjadi pribadi yang tabah dan bijaksana,” urai Pio.

Gitaris sekaligus komposer dan produser, Clementinus Ken Baruna (Ken) menambahkan, bahwa single ini terinspirasi dari musik di era 90-an akhir dan 2000-an.

“Kita semua satu band seumuran. Dan sama-sama mulai menyukai musik di tahun 90-an akhir dan 2000-an. Jadi terinfluence dengan band-band di tahun itu yang sering muncul di MTV,” ujar pria berkacamata ini.

Band-band yang dimaksud, lanjut dia, di antaranya The Smashing Pumpkins, Foo Fighters, dan Snow Patrol. Maka dari itu, single ini memiliki komposisi yang simple, chord-chord yang sederhana, dan lirik-lirik yang rendah hati.

“Tone drum dan tone gitar itu khas 90-an banget. Tidak banyak efek aneh-aneh. Kita juga pilih lirik bahasa Indonesia agar lebih mudah menyampaikan pikiran,” imbuhnya.

Sementara, untuk video lirik digarap oleh Hafiyyan Nur Cholis (Hafi) selaku bassist. Ia menyampaikan, video lirik ini dibuat sesederhana mungkin dengan gear seadanya.

“Kami mencoba menyuguhkan konsep sederhana, namun masih dapat dinikmati baik secara gambar maupun sebagai video lirik. Kendalanya mungkin cuaca Kota Malang yang akhir-akhir ini cenderung hujan dan bahkan banjir. Dengan konsep riding-take, tentu hal tersebut mempengaruhi,” tandasnya.

Dilian Caesar Rura Patulak (gitaris) menyatakan, single “Senandung Terang” merupakan pembuka album pertama mereka yang rencananya akan dirilis tahun ini.

“Kita masih mempunyai 2 single lagi yang sedang melalui tahap mixing dan mastering oleh Bambang Iswanto dari The Morning After,” pungkas Octavianus Brahma (drummer).(Der/Aka)

Lagu Corona Menuai Kecaman Netizen

Tangkapan layar video viral lagu 'Corona' yang dinyanyiian Alvi Ananta di akun Facebook Lagu Dangdut Terbaru
Tangkapan layar video viral lagu 'Corona' yang dinyanyiian Alvi Ananta di akun Facebook Lagu Dangdut Terbaru

MALANGVOICE – Merebaknya virus Corona di berbagai belahan dunia, tak luput dari kreativitas pegiat seni Banyuwangi dalam mengolah berbagai momentum menjadi sebuah karya seni.

Kemunculan sebuah single lagu berjudul ‘Corona’ yang dinyanyikan biduan Alvi Ananta baru-baru ini cukup menyita perhatian publik.

Bahkan, lagu dan videonya berhasil menghebohkan dunia hiburan tanah air sebab dianggap kontroversial. Bagaimana tidak, saat ini dunia tengah dilanda kekhawatiran terkait penyebaran virus corona atau COVID-19 di Wuhan.

Namun, tembang beraransemen dangdut koplo tersebut kurang berkenan di hati para netizen. Sehingga single tersebut menuai banjir kritikan negatif.

@Prolita, “Orang tiap negara lg berduka termasuk kami yg lg tinggal di luar negri. Ini malah dibikin lagu..
Sungguh memaku kan yang bikin lagu. Padahal itu penyakit yg sangat mengancam kesehatan km,”

@CheNuul Cunniiill, “INDONESIA kena musibah… PMI berbondong2 ngumpulin aumbangan, walau gak seberapa kadang jg gak terlihat… Eehhh ini bukannya berbondong-bondong doain para PMI… Malah berbonding2 ciptain lagu…. Anehhhh,”

@Ngk mutu. Wong dunia lg berjuang melawan corona dia malah joged”. Ngk usah di buat guyin kyk gini.ngk kucu.mala kelihatan bodohnya kita,”

Diketahui, lagu ini viral setelah diunggah akun Facebook Lagu Dangdut Terbaru pada Sabtu (29/2) kemarin sekitar pukul 00.19 WIB. Hingga berita ini diturunkan postingan tersebut sudah 2,4 ribu kali dibagikan dan dikomentari 359 netizen.(Hmz/Aka)

Kritik Eksploitasi Alam Indonesia, MINOR Luncurkan Single Disertasi Alam

Minor. (Istimewa)
Minor. (Istimewa)

MALANGVOICE – Minor meluncurkan single barunya berjudul Disertasi Alam, awal Februari 2020 ini. Konsisten berkutat menyikapi persoalan negara, single kedua ini menyuarakan eksploitasi alam Indonesia yang kian mengkhawatirkan.

Lagu bergenre pop dark ambient ini menyoroti eksplorasi alam yang mengabaikan hak-hak masyarakat, terlebih hak lingkungan. Minor mengajak pendengarnya mencegah deforestasi atau penebangan hutan (avoided deforestation). Sebab, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sejak tahun 2014 sampai dengan 2018, luas hutan Indonesia, terutama Kalimantan dan Sumatera telah berkurang hingga 2,6 juta hektare.

Berry Minor menjelaskan, lagu Disertasi Alam bertujuan menyebarluaskan mengenai problematika Indonesia, terutama lingkungan yang terus dirusak secara membabi buta. Mirisnya hal itu diklaim sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan.

“Kami menjajaki tentang si ibu bumi.
Rangkuman kecil tentang eksploitasi alam yang kami gambarkan dan judulkan Disertasi Alam. Mencatat dan ber-aluna (bernyanyi) mempertanyakan agreement para a greed ment (keserakahan),” ujar pemilik nama lengkap Fahzlurr Berri Almustapha ini.

Masih berpedoman data hasil riset, perubahan peruntukan tanah semakin mendorong terjadinya emisi tahunan karbon dioksida (CO2) sebanyak antara 18% dan 20%. Eksploitasi alam yang berlebihan seperti produksi dan ekspor batu bara Indonesia yang mencapai 7,2 persen dan 16,1 persen dari porsi (share) dunia. Padahal, cadangan Indonesia hanya 2,2 persen dari porsi dunia. Serta cadangan minyak Indonesia sebesar 3,2 miliar barel yang berarti hanya 0,2% dari total cadangan dunia.

Belum lagi program green industry, kendaraan listrik dan penggunaan panel-panel surya yang belum merata. Hal itu disebabkannya harga produk relatif tidak terjangkau. Minor menyakini hal itu semata-mata sebagai eksistensi kepentingan dua kubu, yakni perusahaan tambang energi dan penggunanya dengan perusahaan energi alternatif dan produknya.

“Dengan ini (single Disertasi Alam) kami mengacu pada pencegahan atau pengurangan hilangnya hutan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca,” sambung dia.

Menjadi kegelisahan yang menjadi-jadi, Minor justru mempertanyakan bagaimana nasib rakyat kecil dan masyarakat adat yang tergusur. Problematika negara tak kunjung reda, bahkan hanya semakin menguatkan kepentingan kelompok tertentu dan korporat.

“Belum lagi persoalan BPJS yang menunggak,upah yang tidak sesuai, sistem kontrak kerja outsourcing, lapangan kerja yang sempit, harga bahan pokok yang terus naik, sarjana yang putus asa, pedagang dan rumah-rumah yang tergusur, konflik hak atas tanah, pendidikan yang semakin mahal, tetap menjadi teror yang semakin terjawab dari waktu ke waktu,” beber dia.

Judul Disertasi Alam, masih kata Berry, dipilih juga sebagai bentuk sindiran kepada para akademisi Indonesia yang jarang mengangkat praktik-praktik eksploitasi alam dan kondisi masyarakat kecil.

“Jurnalnya pasti soal potensi dan potensi, nah semakin tinggi strata pendidikan kampus semakin jauh dari masyarakat bawah,” pungkasnya.

Karya musisi asli Malang ini juga telah bisa dinikmati Chanel YouTube Minor, di https://youtu.be/aFfKgE-3zaA. Sebelumnya, Minor telah menelurkan single perdana berjudul Gugur Muda, sekitar Oktober 2019. Lagu itu didedikasikan kepada lima korban tewas saat gelombang aksi demonstrasi bertajuk Reformasi Dikorupsi di berbagai daerah, 23, 24 dan 30 September 2019 lalu.(Der/Aka)

Kunci Sukses Master of Ceremony Ruwiyanto : Disiplin Jaga Kualitas Suara

Ruwiyanto, S. Kom. (istimewa)
Ruwiyanto, S. Kom. (istimewa)

MALANGVOICE – Seorang pemandu acara harus memiliki wawasan luas, serta mampu membuat rangkaian acara dengan baik. Supaya apa yang disampaikan bisa membuat suasana sesuai keinginan. Selain itu pemandu acara juga harus memiliki karakter serta mental yang baik.

Seperti halnya Ruwiyanto, S.Kom. Putra nomor tiga dari Pasangan Mujowiyono dan Sukini telah mempunyai jadwal padat memandu acara resepsi pernikahan adat Jawa di berbagai hotel dan gedung di Jawa Timur.

Bagi pria kelahiran Sukoharjo Jawa Tengah tersebut menjadi pemandu acara sudah dilakoninya sejak SMP.

“Waktu SMP saya sering memandu acara dengan menggunakan bahasa Indonesia,” ujar akrab disapa Ruwi ini.

Semasa sekolah, Ruwi juga aktif mengikuti beragam kegiatan ekstrakurikuler. Aktif di organisasi, mewajibkan Ruwi untuk selalu tampil prima dan harus pandai merangkai kosakata dengan baik sebagai bahan berbicara atau pidato di muka umum.

“Kebetulan saya aktif pada kegiatan ekstra kurikuler yang di selenggarakan sekolah, baik menari maupun Pramuka bahkan waktu SMK saya pernah juga mendapat amanah sebagai Ketua OSIS,” kata alumnus SMK Tamansiswa Sukoharjo tersebut kepada MVoice, Senin (10/2).

Ruwiyanto, S. Kom. (istimewa)
Ruwiyanto, S. Kom. (istimewa)

Kepiawaiannya memandu acara dalam bahasa Jawa bermula memandu acara grup musik campursari di Solo. Namun, diakuinya bermula dari sebuah insiden tak terduga.

“Waktu itu saya memandu acara campursari, kebetulan MC mantennya berhalangan hadir, terpaksa harus memandu acara temu manten atas permintaan yang mempunyai hajat,” kenangnya.

“Alhamdulillah, waktu itu acaranya berjalan dengan baik dan lancar,” imbuhnya.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Ruwi memutuskan mengasah kemampuan dan memperbanyak kosakata bahasa Jawa kuno. Bahkan belajar kepada ahli bahasa Jawa serta para seniman pedalangan yang berada di Surakarta.

“Setiap akan tampil memandu acara juga memperhatikan kualitas suara supaya bagus dan enak didengar, yaitu rajin mengunyah kencur dan madu setiap pagi harinya,” beber pria yang berdomisili di Jalan Satria RT7/RW 1 Balearjosari Blimbing Malang ini.

Olah kemampuan dalam bahasa Jawa halus yang bagus membawa hoki buat Ruwi. Sebab Sarjana Komputer teknik informatika dari STT Stikma Internasional Malang ini, sekarang telah menjadi MC langganan pejabat serta para pengusaha yang punya hajat mantu di Jawa Timur untuk memandu acara resepsi pernikahan dan temu manten dengan adat Jawa.

Pada tahun ini, Ruwi juga mendapatkan kepercayaan sebagai pemateri pada Diklat MC Pengantin Jawa yang di gelar RRI Malang. Untuk informasi pendaftarannya bisa langsung datang ke LPU RRI Malang Jalan Candi Panggung 58 Malang , Telpon (0341) 476633 atau bisa juga melalui WA di nomor 0821 3967 9144.

“Ilmu harus dibagikan, supaya banyak orang yang turut peduli dan melestarikan budaya Jawa yang adi luhung,” pungkasnya.(Hmz/Aka/Adv)

Godbless Siap Obati Kerinduan Masyarakat Pecinta Musik Rock di Malang

Ketua PWI Malang Raya, Ariful Huda (Baju Hijau) saat press Conference. (Toski D)
Ketua PWI Malang Raya, Ariful Huda (Baju Hijau) saat press Conference. (Toski D)

MALANGVOICE – Group Band Legendaris Godbless bakal tampil di peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 dengan tema Ngalam Ngerock Kembali.

Dalam acara Ngalam Ngerock Kembali ini, bisa dibilang puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 yang bakal digelar pada 4 Maret 2020 mendatang di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM).

“Dalam rangkaian peringatan HPN tahun 2020 ini, PWI Malang Raya akan menggelar konser musik rock dengan tema Ngalam Ngerock Kembali dengan menghadirkan Godbless sebagai bintang tamu utama,” ungkap Ketua PWI Malang Raya, Ariful Huda, saat press Conference, Sabtu (8/2).

Menurut pria yang akrab disapa King, dengan sajian musik rock dari band rock legendaris tersebut, diharapkan memenuhi rasa rindu masyarakat Malang Raya.

“Kami memilih musik rock karana Malang kan barometer musik rock di Indonesia. Untuk itu, kami mengundang Godbless untuk mengobati kerinduan masyarakat pecinta musik rock di Malang. Apalagi sejumlah personel band ini berasal dari Bumi Arema,” jelasnya

Sementara itu, perwakilan event organizer konser Ngalam Ngerock Kembali, Myro Production, Ari Rustin Saraswati mengatakan, dalam konser musik rock ini mencetak lebih dari 4 ribu tiket.

“Tiket tersebut kami bagi dua kategori, yakni kategori festival dan VIP. Tiket Festival dijual dengan harga Rp100 ribu dan VIP dengan harga Rp250 ribu, bisa didapatkan di berbagai ticket box di wilayah Malang Raya dan secara online,” ulas wanita yang akrab disapa Ocha.

Konser musik Ngalam Ngerock Kembali ini akan digelar mulai pukul 18.00 WIB pada Rabu (4/3). Konser musik ini juga menghadirkan group band pembuka kebanggaan warga Malang, d’Kross.

Sekadar informasi, dalam kegiatan konser musik rock tersebut juga akan digelar bazar UMKM di sekitar gedung Graha Cakrawala. Bazaar UMKM tersebut sesuai dengan tema HPN tahun 2020, yaitu Peran Pers dalam mempromosikan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Malang dan Jatim.

Sebelum digelarnya konser musik rock Ngalam Ngerock Kembali ini, PWI Malang Raya sudah melaksanakan kunjungan untuk bersilahturahmi dengan beberapa Forkopimda dan instansi seperti Danrem 083 Baladhika Jaya, Kapolresta Malang Kota, Dandim 0833 Kota Malang, Dandim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu dan beberapa yang lain.

Bahkan berbagai kegiatan seperti tasyakuran HPN, khataman Al Quran, santunan anak yatim piatu, diskusi, kompetisi olahraga, kompetisi E-Sport, PWI Idol, launching buku PWI, Olahraga bersama TNI Polri, Pelatihan Jurnalistik dan yang lainnya, untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di wilayah Malang Raya.(Der/Aka)

MPM Beri Tips Persiapan dan Teknik Berkendara di Musim Hujan

Ilustrasi berkendara di musim hujan (istimewa)
Ilustrasi berkendara di musim hujan (istimewa)

MALANGVOICE – Saat musim hujan menjadi suatu tantangan bagi pengendara motor karena jalanan yang dilewati licin dan dipenuhi genangan air bisa jadi menjadi bahaya. Oleh karena itu, beberapa hal ini yang harus disiapkan oleh pengendara motor yang akan melakukan perjalanan agar aman berkendara saat Hujan.

1. Persiapkan Jas Hujan .
Gunakan jas hujan dengan model baju dan celana . Selain terhindar dari basah juga agar lebih flexible dan bisa meliindungi tubuh ketika terjatuh.

2. Jaga Jarak
Pada saat berkendara di saat hujan, jarak pandang akan terhalang oleh derasnya hujan sehingga bisa terjadi pengereman secara mendadak yang akan mengakibatkan bertabrakan. Oleh karena itu jaga jarak aman dengan kendaraan di depan.

3. Nyalakan Lampu Kendaraan.
Pastikan lampu kendaraan menyala agar mudah terlihat oleh kendaraan di depan. Seperti Fitur AHO (Automatic Headlight On) yang ada di motor Honda adalah fitur dimana lampu utama pada motor akan tetap menyala secara otomatis sejak mesin motor pertama kali dihidupkan.

4. Cek Kondisi Ban.
Segera ganti ban apabila sudah gundul agar tidak mudah Selip ketika berkendara dijalan yang licin dan basah.

5. Hindari Melintasi Rel Kereta Api
Apabila memang harus melewati rel kereta api dan untuk menghindari motor tergelincir akibat rel basah dan licin, kurangi kecepatan. Pastikan melintasi rel kereta tersebut dengan posisi roda memotong rel tegak lurus dan hindari penggunaan rem depan. Jangan berkendara dengan posisi roda menyerong karena bisa mengakibatkan motor tergelincir.

6.Tingkatkan Kewaspadaan.
Saat berkendara visibilitas akan menurun ketika hujan .

“Jika hujan semakin deras lebih baik berhenti dan berteduh di tempat yang aman untuk menghindari kecelakaan yang diakibatkan oleh alam dan lingkungan,” ujar Instruktur Safety Riding MPM, Hari Setiawan.(Der/Aka/Adv)

Pria di Berlin Mengelabui Google Maps Menggunakan 99 Smartphone

Proses mengelabui Google Map oleh Simon Weckert. (Youtube/Simon Weckert)
Proses mengelabui Google Map oleh Simon Weckert. (Youtube/Simon Weckert)

MALANGVOICE – Mungkin sebagian dari kita tidak asing lagi dengan istilah “prank“. Simon Weckert seorang seniman di Berlin ini “sistem”, yaitu Google Maps hanya dengan menggunakan kereta tangan kecil dan 99 smartphone.

Bersumber dari video yang diunggah di kanal YouTube, Simon memperlihatkan bagaimana prosesnya mengelabui sistem Google Maps yaitu dengan memasukkan 99 Smartphone dengan keadaan GPS dinyalakan ke dalam kereta tangan yang kemudian ditarik perlahan mengitari Kota Berlin termasuk di jalan di depan kantor Google.

Karena geraknya yang lambat dan banyaknya perangkat menggunakan Google Maps membuat Google percaya bahwa jalanan yang kosong tersebut sedang penuh sesak oleh kendaraan. Tidak perlu waktu lama, terlihat jalanan pada Google Maps yang tadinya berwarna hijau perlahan berubah warna menjadi kuning lalu berakhir merah yang menandakan jalanan sedang macet.

Dikutip dari NDTV yang menuliskan “Google menggunakan metode ini untuk melakukan crowdsource data lalu lintas di seluruh dunia; telepon pintar di mobil memberikan informasi kepada Google, termasuk kecepatan mereka bergerak, dan berapa banyak telepon pintar yang ada di jalan itu.

Jika langkahnya pelan dan angkanya tinggi, Google akan menunjukkan segmen jalan itu sebagai merah, menunjukkan bahwa ada kemacetan lalu lintas.(Der/Aka/MG1)

Ramai di Twitter, Warganet Kaitkan Film-film yang Menyerupai Ganasnya Coronavirus

ilustrasi. (Hancinema)
ilustrasi. (Hancinema)

MALANGVOICE – Coronavirus menjadi trending topik di media sosial Twitter sejak beberapa hari yang lalu. Selain membahas dampak yang dialami pasien yang terkena virus mematikan ini, warganet pun mengaitkan dengan beberapa film yang hampir mirip dengan Coronavirus.

Berikut MVoice telah merangkum beberapa film yang hampir mirip dengan Coronavirus.

1. The Flu (2013)

Dilansir dari Variety, Bundang merupakan salah satu kota di pinggiran Seoul yang terserang wabah H5N1 alias flu burung. Virus tersebut berasal dari kontainer berisi tumpukan mayat imigran gelap asal Filipina. Dalam waktu cepat, virus ini menular ke seisi kota melalui udara.

Film FLU (감기/Gamgi) disutradarai oleh Kim Sung Su yang juga menulis naskahnya. Sebagai drama tentang bencana penyakit, film ini tak henti membuat penonton untuk turun campur dalam permainan emosi yang ditawarkan.

2. Deranged (2012)

Film ini merupakan film pertama disaster Korea Selatan. Awalnya, film yang memiliki judul asli Yeongasi ini dikisahkan Korea digemparkan dengan kasus kematian manusia di pinggir sungai Han. Lantas polisi juga menemukan jasad yang mengambang di sungai yang tersebar di Korea.

Penyebab wabah kematian itu adalah varian cacing parasit yang disebut Yeongasi, yang bisa mengendalikan otak manusia. Adapun gejala yang terinfeksi adalah nafsu makan mereka meningkat pesat meski bobot tubuh mereka tidak kunjung bertambah, dan merasakan dahaga yang tak pernah berakhir ketika cacing-cacing itu tumbuih dewasa dan mulai siap bereproduksi. Gejala akhirnya, mereka terjun ke sungai agar cacing-cacing dewasa itu bisa keluar dari tubuh.

3. Contagion (2011)

Dilansir dari Wikipedia, Contagion merupakan film thriller bencana Amerika tahun 2011 yang disutradarai oleh Steven Soderbergh. Film ini dibintagi oleh Marion Cotillard, Bryan Cranston, Matt Damon, Laurence Fishburne, Jude Law, Gwyneth Paltrow, Kate Winslet, dan Jennifer Ehle.

Alur cerita Contagion yakni mendokumentasikan penyebaran sebuah virus berbahaya dan upaya dari para peneliti medis dan petugas kesehatan untuk mengidentifikasi penyakit tersebut, serta pada akhirnya pengenalan vaksin untuk menghentikan penyebarannya.

4. Pandora

Pandora merupakan sebuah film yang mengusung genre disater thriller tentang bencana nuklir yang terjadi di kota Busan (Korea Selatan). Film ini ditulis dan disutradarai oleh Park Jung Woo yang tahun 2012 lalu dia juga sempat membuat film dengan genre yang sama yakni ‘Deranged’.

Film ini menceritakan tentang sebuah proyek kontroversial pemerintah korea selatan dengan menggunakan reaktor tenaga nuklir, sebagai pemanfaat tenagan nuklir yang tertanam dibeberapa spot menjadikan kota lebih rentan terhadap gempa, hal tersebut memicu beberapa demonstran yang mengatasnamakan gerakan anti nuklir.

Hingga suatu hari terjadi guncangan hebat yang hamppir meluluh lantahkan kota, guncangan tersebut tidak hanya dirasakan oleh para pekerja di pabrik nuklir namun juga terasa diseluruh penjuru kota dengan guncangan yang cukup hebat, naas guncangan tersebut tidak hanya merusak beberpa bangunan di kota namun juga membuat bocornya cairan pendingin di pusat pembangkit listrik tenaga nuklir yang mampu memicu panas bertekanan tinggi sehinggga menyebabkan terjadi ledakan nuklir mematikan yang dapat mengancam keselatan warga kota.(Hmz/Aka)

Marvel Resmi Rilis Trailer Black Widow

Black Widow (Pure Fandom)
Black Widow (Pure Fandom)

MALANGVOICE – Marvel Cinematic Universe (MCU) baru saja merilis trailer film Black Widow, yang akan tayang pada 1 Mei 2020.

Spin off “Avengers” tersebut menampilkan sejumlah aktor dan aktris baru seperti David Harbour dari “Stranger Things”, Florence Pugh dari “Midsommar” dan Ray Winstone.

Dalam trailer berdurasi 2:09 menit tersebut, menceritakan Natasha Romanova (Black Widow) yang diberikan kepada KGB, agensi mata-mata Rusia, ketika lahir untuk dipersiapkan menjadi seorang agen utama.

Selepas bubarnya Uni Soviet, pemerintah berusaha membunuhnya. Lantas ia lalu menjadi agen lepas di New York. Selama film perdana, akan ditamoilkan kehidupan Black Widow selama 15 tahun di AS setelah jatuhnya Uni Soviet.

Dilansir dari Theguardian, dalam trailer Black Widow juga menampilkan adegan antara Natasha Romanoff (Scarlett Johansson) dan seorang perempuan bernama Yelena Belova (Florence Pugh) yang disebut sebagai saudaranya.

Black Widow disutradarai oleh Cate Shortland dan skenarionya ditulis oleh Ned Benson dan Jac Schaeffer.(Der/Aka)

MPM Bersama Komunitas Honda Kenalkan Kecanggihan ADV 150

istimewa
istimewa

MALANGVOICE – Guna kenalkan kecanggihan Honda ADV kepada masyarakat, PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) bersama dengan komunitas Honda dan konsumen Honda ADV 150 riding menuju Kaliandra Resort, Prigen Pasuruan, Minggu (13/10) kemarin.

Sebanyak 50 peserta yang berasal dari komunitas dan konsumen Honda ADV Malang dan sekitarnya mengikuti kegiatan yang bertajuk ADV150 Weekend Ride. Kegiatan diawali dengan start dari MPM Malang dan MPM Surabaya menuju Kaliandra Resort.

Sepanjang perjalanan dari Surabaya menuju Kaliandra, peserta diajak untuk merasakan motor skutik terbaru dari Honda ADV150 skutik penjelajah jalanan yang canggih dengan melintasi berbagai kondisi jalanan perkotaan dan pegunungan di wilayah prigen dilibas dengan nyaman dengan mengendarai Honda ADV 150. Honda ADV150 dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen terhadap skutik berkarakter penjelajah.

Model baru ini akan memberikan kebanggaan dalam berkendara, baik melalui desain yang tampil beda mengadopsi gaya motor besar, penyematan fitur-fitur canggih, kenyamanan berkendara saat melibas jalanan, maupun performa responsif mesin eSP

“Dengan kegiatan ini maka diharapkan muncul komunitas baru Honda ADV 150 yang akan menjadi keluarga besar Honda Community Jatim,” ujar Marcomm & Development Division Head MPM, Suhari.

Dengan desain bodi yang futuristik dan manly, Honda ADV150 sesuai dengan karakter pengendara yang aktif. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP (enhanced Smart Power) yang menyuguhkan performa responsif untuk penggunaan harian maupun beraktivitas dengan menyenangkan dalam mengeksplorasi pengalaman baru setiap saat. Berbagai fitur canggih yang disematkan pun menjadikan Honda ADV150 sebagai partner berkendara terbaik dalam penyaluran hobi dan aktualisasi diri di jalan raya.

Honda ADV150 didesain untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda melalui desain yang futuristik dan manly. Performa dan fitur-fitur unggulan yang disematkan pada skutik ini pun mendukung pengendara yang memiliki daya jelajah dan durabilitas tinggi dalam menghadapi berbagai kondisi jalan.

Kontur dan kondisi jalanan di Indonesia yang beragam tentu menjadi kesenangan berkendara tersendiri bagi pengendara yang gemar menjelajah. Dengan Honda ADV150, AHM berusaha menemani konsumen agar dapat menikmati kondisi beragam jalan yang ada di Indonesia dengan berkendara yang menyenangkan.

Kehadiran Honda ADV150 diharapkan tidak hanya menjadi jawaban untuk berkendara sehari-hari atau mobilitas kerja, namun juga dapat memenuhi kesenangan pengendara dalam mengeksplorasi lokasi-lokasi baru dan melakukan hobi di waktu luang.(Adv)