Jalan Kediri-Malang di Pujon Ambrol, Buka Tutup Jalan Diberlakukan

Jalur provinsi Kediri-Malang di Pujon longsor. (Aan)

MALANGVOICE – Tebing di jalan provinsi Kediri-Malang ambrol, Kamis (26/02/2021), pukul 22:15 WIB. Akibatnya arus lalu lintas diberlakukan buka tutup jalur.

Ambrolnya tebing itu tepatnya di Dusun Lebaksari, Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Longsornya plengsengan itu menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan akibat hujan deras mulai Rabu (25/02/2021) malam.

“Hujan lebat itu mengakibatkan tebing setinggi empat meter lebar delapan meter longsor,” jelas Sadono, Jumat (26/02/2021) siang.

Dampaknya, jalan provinsi Malang- Kediri mengalami retak hampir separuh jalan sehingga arus lalu lintas diberlakukan buka tutup jalan.

“Saat ini BPBD Kabupaten Malang lakukan assesment dan berkoordinasi dengan warga setempat,” lanjutnya.

Saat ini DPU Bina Marga Provinsi Jatim sedang lakukan kajian untuk perbaikan jalan. Menurut Irawan DPU Bina Marga Provinsi Jatim sudah lakukan kajian sejak kemarin malam.(end)
   

Ratusan Karangan Bunga Hiasi Pendopo Kabupaten Malang

Karangan Bunga Ucapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih periode 2021-2024, hiasi Pendopo Kabupaten Malang. (Toski D).

MALANGVOICE – Ratusan karangan bunga bertuliskan ucapan selamat dan sukses menghiasi Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Panji, Kepanjen, Jumat (26/2/2021).

Karangan bunga ucapan selamat atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih periode 2021-2024, H.M Sanusi dan Didik Gatot Subroto itu berasal dari berbagai instansi, elemen dan organisasi, serta tokoh masyarakat.

H.M Sanus dan Didik Gatot Subroto merupakan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Malang yang memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020, pada 9 Desember 2020 silam.

“Karangan bunga di sini banyak sekali. Tadi saya disuruh cari Karangan bunga milik Kapolres, belum ketemu. Malah saya menemukan (karangan bunga) dari Dandim 0818,” ungkap salah satu staf di Bagian Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang tidak diketahui namanya.

Saat Pilkada lalu, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Malang, H.M Sanus dan Didik Gatot Subroto dinyatakan sebagai pemenang. Berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Sanusi-Didik mendapat perolehan 530.449 suara atau 45,51 persen.

Pasangan Nomor Urut 2 Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) memperoleh 491.816 atau 42,19 persen, dan pasangan Nomor Urut 3 Heri Cahyono-Gunadi Handoko (Malang Jejeg) memperoleh 143.327 suara atau 12,30 persen.(end)

Plh Bupati Malang: Rumah Dinas Wakil Bupati di Wilayah Kota Malang

Plh Bupati Malang, Dr.Ir Wahyu Hidayat. MM. (Toski D).

MALANGVOICE – Pelaksana harian (Plh) Bupati Malang Wahyu Hidayat memastikan rumah dinas (Rindan) Wakil Bupati (Wabup) akan berada di wilayah Kota Malang, dan hanya melakukan renovasi saja.

“Untuk rumah dinas Wakil Bupati sementara, beliau (Wakil Bupati definitif, Didik Gatot Subroto) berkenan menggunakan rumahnya yang saat ada saat ini. Ya sambil kami menunggu anggaran untuk merenovasi. Mungkin ada salah satu kantor di Kota Malang ini yang akan kita renovasi sebagai rumah dinas,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Malang, saat ditemui awak media di Anusopati, kompleks Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim no.7, Kota Malang, Jumat (26/2/2021).

Menurut Wahyu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memiliki banyak aset yang berada di wilayah Kota Malang, seperti Kantor Dinas Sosial (Dinsos) yang berada di Jalan Mojopahit, Kantor Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, di Jalan Nusa Barong, Kantor Pertanahan di Jalan Sarangan, dan bekas Kantor Koperasi yang berbeda di Jalan Borobudur Kota Malang.

“Kita (Pemkab Malang) nanti hanya merenovasi, tidak membangun sehingga tidak menggunakan anggaran yang banyak,” jelasnya.

Keputusan untuk mencari Rumdin Wakil Bupati tersebut, lanjut Wahyu, dilakukan lantaran Bupati Malang tetap menempati rumah dinas di jalan Gede Kota Malang yang seharusnya untuk Wakil Bupati Malang. Rumah dinas Bupati Malang di peringgitan Pendopo Agung akan dijadikan cagar budaya.

“Pak Bupati tetap di (jalan) Gede, sementara pendopo akan jadi cagar budaya. Untuk lokasi Rumdin Wabup, beliau (Didik Gatot Subroto) menyerahkan sepenuhnya pada kami,” tegasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya rumah dinas Wabup definitif Didik Gatot Subroto, rencananya akan menggunakan rumah dinas Bupati Malang di Pendopo Kepanjen. Hanya saja rumah dinas tersebut saat ini akan dijadikan Mall Pelayanan Publik (MPP).(end)

Dilantik di Surabaya, Pasangan Bupati-Wakil Bupati Bakal Disambut di Pendopo Kabupaten Malang

Plh Bupati Malang, Dr.Ir Wahyu Hidayat. MM. (Toski D).

MALANGVOICE – Meski pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Malang terpilih digelar di Gedung Grahadi, Surabaya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bakal menggelar penyambutan di Pendopo Kabupaten Malang pada Jumat (26/2) besok malam.

“Besok malam setelah pelantikan, kita (Pemkab Malang) akan mengadakan penyambutan di Pendopo Kabupaten Malang di Kepanjen. Yang ke Gedung Grahadi, Surabaya besok pagi hanya Pak Bupati dan Pak Wabup, keluarga, bersama ajudannya,” kata Pelaksana tugas (Plh) Bupati Malang Wahyu Hidayat, saat ditemui awak media di Lobby ruang Anusapati, Kompleks Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim no.7, Kota Malang, Kamis (25/2) malam.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang ini menjelaskan, dalam agenda penyambutan kehadiran Bupati dan Wabup Malang usai menjalani pelantikan di Surabaya, dirinya memastikan tidak akan ada serangkaian acara yang menyalahi ketetapan protokol kesehatan.

“Tidak ada live musik dan sebagainya. Kita hanya melakukan penyambutan biasa. Hanya ada pasukan dari Satpol PP, Dishub, kemudian paripurna praja, dan akan ada Joko Roro yang menyambut beliau,” jelasnya sembari memastikan tidak ada konvoi maupun iring-iringan.

”Hanya pengawalan dari polisi seperti biasa. Intinya nanti setelah dilantik protokoler mulai berlaku mulai Surabaya langsung ke Pendopo Kepanjen,” terangnya.

Setibanya di Pendopo Kabupaten Malang di Kepanjen, lanjut Wahyu, dirinya selaku Plh Bupati Malang akan memberi sambutan sebelum akhirnya sambutannya dilanjutkan oleh Bupati Malang definitif. Acara penyambutan pun hanya dihadiri beberapa tamu undangan demi kepentingan ketetapan protokol kesehatan.

”Sekarang kan lagi pandemi sehingga tidak ada acara berlebihan. Yang kita undang besok malam hanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Saat siang hanya Forkopimda, Bawaslu, KPU, kemudian ada partai pengusung, sudah itu saja,” tandasnya.(end)

Perumda Tirta Kanjuruhan Dukung Program Kerja 100 Hari Bupati dan Wakil Bupati Malang Bangun Kabupaten Malang

Direktur Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi. (Toski D)
Direktur Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi. (Toski D)

MALANGVOICE – Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan siap mendukung program kerja 100 hari Bupati Malang-Wakil Bupati Malang H.M Sanusi-Didik Gatot Subroto, yang akan dilantik oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grhadi Surabaya pada Jumat (26/2) besok.

“Kami selalu siap mendukung program kerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Malang,” ungkap Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, Kamis (25/2/2021).

Menurut Syamsul, program kerja 100 hari Bupati-Wakil Bupati Malang memang merupakan program prioritas untuk membangun Kabupaten Malang lebih baik.

“Prioritas program kerja 100 hari itu untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik bagi masyarakat. Selain itu juga mendorong percepatan dalam pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, di wilayah Singosari,” tegasnya.

Sebagai informasi, pasangan Bupati Malang dan Wakil Bupati Malang H.M Sanusi dan Didik Gatot Subroto tersebut telah memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020, pada 9 Desember 2020 silam.

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang telah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, pasangan nomor urut 1, H.M Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) memperoleh 530.449 suara atau 45,51 persen.

Untuk pasangan nomor urut 2 Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) memperoleh 491.816 atau 42,19 persen, sementara pasangan nomor urut 3 Heri Cahyono-Gunadi Handoko (Malang Jejeg) memperoleh 143.327 suara atau 12,30 persen.(end)
       

Hari Ini, Ratusan Personel Polres Malang Ikuti Vaksinasi

Suasana pelaksanaan Vaksinasi pada anggota Polres Malang. (Toski D).

MALANGVOICE – Ratusan personel Polres Malang ikuti Vaksinasi tahap II yang dilaksanakan di di Gedung Sanika Satyawada Polres Malang, Kamis (25/2/2021).

“Seluruh anggota Polres Malang ikut vaksinasi. Mereka tetap melalui meja-meja pendaftaran terlebih dahulu, dan dilakukan screening agar diketahui yang bersangkutan bisa divaksin atau tidak,” kata Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar.

Menurut Hendri, setiap anggota Polres Malang wajib mengikuti vaksinasi karena sudah dinyatakan aman, dan penting untuk menunjang kinerja.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, karena diberikan kesempatan untuk vaksinasi. Saya ingatkan kepada seluruh Kabag, Kasi, Kasat dan Kapolsek agar mengedukasi seluruh personil jika vaksin ini aman dan sudah dilakukan uji klinis,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Hendri, dalam kegiatan vaksinasi tadi (Kamis 25/2) ada 250 personil Polres Malang yang melakukan vaksinasi di Gedung Sanika Satyawada Polres Malang. Sejumlah 240 personil lainnya di Rumah Sakit Hasta Brata.

“Total ada 1.127 orang anggota Polres Malang yang siap divaksin. Hari ini 490 personel, 240 personil divaksin di Rumah Sakit Hasta Brata, dan 250 di sini (Gedung Sanika Satyawada),” ulasnya.

Lebih lanjut, Hendri menegaskan, untuk jajaran Polsek di seluruh Kabupaten Malang, akan dilaksanakan vaksinasi di Puskesmas masing-masing wilayah.

“Untuk seluruh anggota Polsek akan melaksanakan vaksinasi di masing-masing Puskesmas, agar bisa melaksanakan kegiatan operasional dalam rangka pelayanan masyarakat, dan terutama dalam pencegahan COVID-19,” tandasnya.(end)

Besok, Gubernur Lantik Bupati-Wakil Bupati Malang Terpilih

Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih periode 2021-2024, saat mendaftar di KPU Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. (Toski D).

MALANGVOICE – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan akan melantik Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih periode 2021-2024, H.M Sanusi dan Didik Gatot Subroto, Jumat (26/2/2021). Pelantikan bakal berlangsung di Gedung Grahadi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

“Gubernur Khofifah yang akan mengambil sumpah jabatan dan melantik H.M. Sanusi, dan Didik Gatot Subroto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Malang, bersama bupati-wakil bupati serta wali kota-wakil wali kota terpilih di Provinsi Jawa Timur lainnya. Mereka in merupakan hasil Pilkada serentak tahun 2020,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, M. Nur Fuad Fauzi, dalam rilisnya, Kamis (25/2/2021).

Usai melakukan pelantikan, lanjut Fuad, Gubernur Khofifah juga akan melantik Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tingkat Kabupaten/Kota oleh Ketua TP PKK yang sekaligus merupakan Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Elistianto Dardak.

Setelah itu, tambah Fuad, Bupati dan Wakil Bupati Malang periode 2021-2024, H.M Sanusi dan Didik Gatot Subroto langsung bertolak ke Malang untuk melakukan serangkaian kegiatan yang bakal digelar di Pendopo Kabupaten Malang, jalan Panji Kepanjen.

”Di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan menggelar acara penyambutan kedatangan bapak Bupati dan Wakil Bupati Malang, dengan tetap menekankan disiplin protokol kesehatan,” pungkasnya.(end)

Gandeng Masyarakat, Denpom Divif 2 Berangkatkan Bantuan ke Nganjuk dan Semarang

Dandenpom Divif 2 Kostrad, Mayor Cpm. Sundoro, saat memberikan sambutan. (Toski D).

MALANGVOICE – Satuan Denpom Divif 2 Kostrad menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di wilayah Kabupaten Nganjuk, dan Kota Semarang.

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad, Mayor Cpm. Sundoro menyampaikan, Bakti Sosial (Baksos) ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sesama manusia dan meringankan beban yang terkena bencana alam.

“Kegiatan ini kami lakukan bersama tokoh-tokoh masyarakat dan Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Lawang untuk penanggulangan bencana alam dibeberapa daerah yang terdampak longsor baru-baru ini,” ungkapnya usai memberangkatkan bantuan di depan kantor Denpom Divif 2 Kostrad, Lawang, Kamis (25/2).

foto bersama

Menurut Sundoro, ini adalah salah satu kegiatan teritorial yang sudah sering dilaksanakan setiap tahun. Aksi ini juga merupakan bentuk peran aktif Denpom Divif 2 Kostrad dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

“Jadi kegiatan ini sudah menjadikan suatu kegiatan rutin kami (Denpom Divid 2 Kostrad) untuk membantu operasi kemanusiaan, salah satunya dengan menggelar kegiatan Baksos untuk membantu sesama yang terdampak bencana alam,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Sundoro, dirinya berkerja sama dan mengutamakan sinergitas dengan para tokoh masyarakat dan Muspika Lawang untuk menggelar Baksos.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sesama, apalagi saat ini masih dalam pandemi COVID-19,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat, Daya Sundara mengatakan, kegiatan ini terbentuk atas dasar bentuk kepedulian kemanusiaan melibatkan semua elemen masyarakat di Lawang.

“Bantuan ini berupa obat-obatan, sembako dan baju layak pakai. Semua barang-barang yang di butuhkan di sana,” ucapnya.

Sebagai informasi, batuan tersebut berupa barang-barang yang diperlukan, seperti beras yang berjumlah kurang lebih 2 ton, puluhan kardus indomi, obat-obatan, Pampers, dan pakaian layak pakai.(der)

Polres Malang Buru Sindikat Penggelapan Mobil Rental

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. (Toski D).

MALANGVOICE – Polres Malang terus melakukan pendalaman kasus penggelapan 19 mobil yang berhasil dibongkar jajarannya pada Senin (22/2) silam.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, dalam kasus tersebut, ada satu pelaku diamankan.

“Pelaku diketahui pasangan suami istri (pasutri) AB (27) dan NS (26). Untuk pelaku AB hingga saat ini masih dalam pencarian, sedangkan istrinya yakni NS sudah mendekam di Rutan (Rumah Tahanan) Polres Malang,” ungkapnya, saat di konfirmasi, Kamis (26/2).

Menurut Hendri, saat ini jajaran Polres Malang masih melakukan pemburuan pada AB yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan akan mengembangkan kasus tersebut.

“Kami akan mengembangkan kasus ini, pelaku AB masih dalam pencarian. Kami bersama Polsek Tumpang sudah berkoordinasi dengan beberapa korban,” tegasnya.

Sebagai informasi, Polres Malang membongkar praktik penipuan dan penggelapan mobil rental dengan cara digadai, namun hingga saat ini, baru NS yang sudah berhasil ditangkap polisi.(der)

Dispora Pemkab Malang Nyatakan Siap Gelar Even, Tinggal Tunggu Surat Kemenpora

Kondisi lapangan Kanjuruhan, Kepanjen. (Toski D).

MALANGVOICE – Meski Turnamen pra kompetisi Piala Menpora 2021 telah mendapat izin dari Presiden RI, Joko Widodo, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, hingga saat ini masih menunggu surat resmi (tertulis) dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Tentunya memang kabar itu juga sudah beredar cukup luas di media yang ada saat ini, baik media sosial ataupun yang lain. Untuk venue itu, prinsipnya kami (Dispora Pemkab Malang) siap, apalagi saat ini kondisi PPKM, mau tidak mau harus melakukan model protokol kesehatan,” ungkap Kadispora Pemkab Malang, Atsalis Supriyanto, saat dikonfirmasi, Rabu (24/2).

Menurut Atsalis, dengan adanya turnamen Piala Menpora 2021 yang rencananya akan digelar pada tanggal 20 Maret hingga 25 April 2021, maka Dispora memerlukan kerja sama dengan instansi terkait dalam menerapkan protokol kesehatan (Proskes).

“Yang jelas kami akan bekerja sama dengan instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan (Dinkes). Tentu saja juga Satgas covid untuk melaksanakan dan menerapkan prokes, khususnya di dalam even Piala Kemenpora ini,” jelasnya.

Hanya saja, lanjut Atsalis, hingga saat ini Dispora Pemkab Malang belum menerima surat resmi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) atau dari pihak AREMA FC yang menyatakan kesiapannya untuk menjadikan stadion Kanjuruhan sebagai venue Piala Kemenpora.

“Secara resmi kami belum menerima pemberitahuan itu. Tapi, sarana prasarana yang ada saat ini di stadion Kanjuruhan sudah siap,” tegasnya.

Bahkan, tambah Atsalis, Dispora selaku pengelola stadion Kanjuruhan, menyatakan kesiapannya meski pertandingan digelar pada malam.

“Keseluruhan sarana prasarana lapangan Kanjuruhan siap. Lampu pun juga siap. Jika nanti berlanjut hingga semi final, kami selalu siap,” tukasnya.(end)