31 January 2023
31 January 2023
22.9 C
Malang
ad space

Lustrum ke-12, UB Targetkan Masuk Ranking 500 Universitas Dunia

Pemotongan tumpeng di rangkaian acara Lustrum ke-12 UB. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Rangkaian peringatan Lustrum ke-12 Universitas Brawijaya (UB) digelar dengan acara jalan sehat dan green concert pada Ahad (18/12).

Seluruh civitas akademika UB dan warga sekitar antusias mengikuti serangkaian acara dan ditutup dengan pembagian doorprize serta penampilan dari Maliq & D’essential.

Dalam sambutannya, Rektor UB, Prof Widodo, mengatakan, pada Lustrum ke-12 atau usia ke-60 UB kali ini banyak harapan yang disematkan.

Ia mengatakan, target utama UB adalah masuk ranking 500 universitas di dunia.

Baca Juga: UM Segera Wujudkan FK Spesifikasi Kedokteran Olahraga

Musorkot KONI Kota Malang Ditunda Sebulan

Penampilan reog pembuka acara. (Istimewa)

“Kenaikan ranking ada beberapa parameter, antara lain jumlah mahasiswa asing harus ditingkatkan, jurnal publik, banyak mahasiswa yang sudah layak kerjanya, itu semua program mengarah peningkatan ranking kita,” kata Prof Widodo.

Karena itu, Prof Widodo menyampaikan target yang harus diraih pada 2023 mendatang. Antara lain UB harus memiliki 500 dosen asing yang bisa mengajar dan 1.000 mahasiswa asing belajar di UB.

Selain itu tahun depan harus mencanangkan 500 inovasi baru dan mencoba program 1.000 mahasiswa berwirausaha serta menerbitkan 1.000 artikel bereputasi internasional.

“Kami juga mencanangkan 1 juta penanaman pohon. Ini bentuk bakti kita kemasyarakan dan alam semesta agar UB memiliki berkah untuk sesama,” jelasnya.

Prof Widodo berharap, UB memiliki prestasi yang meningkat dengan dibarengi kinerja dosen dan mahasiswa yang baik.

“Semua harus punya mindset global, karena sekarang tidak cukup menjadi nasional leader, harus internasional. Sudah bukan zaman lagi bicara suku, etnis, asal daerah, karena sudah bicara global,” harapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Lustrum ke-12 UB, Prof Unti Ludigdo, mengatakan puncak acara akan digelar pada 5 Januari 2023.

Di usia ke-60 ini, ia berharap UB mampu menjadi kampus yang semakin berkembang. “Usia 60 tahun bukan usia muda, tapi usia yang matang. Para pendahulu telah mengantarkan pada level terbaiknya. Sehingga Perlu dukungan alumni dan sleuruh stake holder,” tegas Prof Unti.

Dalam acara jalan sehat dan green concert ini, seluruh peserta mengambil rute start di Bundaran UB – Gerbang BNI – Jl. Veteran – Jl. Bandung – Jl. Ijen – Jl. Jakarta – Jl. Bogor – Jl. Veteran – Gerbang Utama UB dan finish di Gazebo UB. Acara kemudian dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama dan dilanjutkan dengan hiburan dan pengundian door prize berupa sepeda dan sepeda motor.(der)

UM Segera Wujudkan FK Spesifikasi Kedokteran Olahraga

Wakil Rektor I UM, Prof Ibrahim Bafadal MPd

MALANGVOICE – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Malang (UM) dengan specifikasi Kedokteran Olahraga segera diresmikan.

Meski persiapannya kurang beberapa langkah, UM memastikan membuka pendaftaran mahasiswa barunya pada semester gasal 2023/2024 mendatang.

“Hanya kurang tiga langkah untuk mewujudkan FK UM,” ujar Wakil Rektor I UM, Prof Ibrahim Bafadal MPd, saat ditemui, Jumat (16/12).
Menurut Ibrahim, pihaknya sedang menunggu rekom dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), meminta rekom Kemendikbudristek dan Kementerian Kesehatan.

Persiapan penunjangnya sudah dilakukan termasuk fasilitasnya antara lain penyediaan tiga gedung dan fasilitasnya.

FK UM akan menempati 3 gedung yang menghadap Jl Surat yakni gedung B1, B2 dan B3 yang dijadikan tempat pembelajaran, ruang perkantoran, ruang selamat, ruang ketua Departemen maupun laboratorium.

“Sekarang ini KKI sedang melakukan penilaian. Sementara Desk evaluasi sudah selesai dan telah lulus da segera divitasi oleh KKI,” jelasnya.

Ditambahkan, setelah KKI selesai visitasi dan dianggap layak, maka akan diberikan rekom persetujuan untuk mendirikan Departemen S1 Kedokteran,” tegas Ibrahim yang belum mengetahui kapan dilakukan visitasi.

Yang cukup menggembirakan, Tim KKI sudah membaca borang-borang yang diajukan dan sudah menyetujuinya.

“Maka tinggal menunggu KKI datang dan melihat lokasi. Mereka akan melihat media lab gedungnya, perlengkapan, fasilitas. Jika KKI setuju, maka akan menerbitkan surat rekomendasi,” terangnya.

“Jika dikti setuju, maka insyalalah pada semester gasal 2022/2024 akan dibuka prodi S1 Kedokteran,” tandas Wakil Rektor Bidang Akademis dan Kemahasiswaan ini.

Seperti diketahui sebagai fakultas baru FK UM akan dibimbing FK pembina FK UNS yang pendah membimbing FK Unisma. Pakta Kerjasama (PKS) punya sudahdilakukan.

“Tim FK UNS sudah datang ke UM dan melakukan workshop memperbaiki kurikulum.
Sesuai aturan KKI mendirikan FK harus punya FK pembina,” ujarnya.

Menyinvhung FK UM dengan specifik Kedomteran Olahraga, karena UM telah memiliki beberapa prodi. “FK UM langsung meiliki prodi,” jelasnya.

Yakni Prodinya Ilmh Kesehatan Masyarakat yang kini masih gabung dengan Fakultas Ilmj Keolahragaan, S1 Farmasi dan Gizi yang saat ini masih bergabung dengan FMIPA, rencana ditambab Kebidanan dan Keperawatan.

“Jangka panjangnya, kampus 2 UM akan dibangun RS Olahraga dan FK,” paparnya.(der)

Kolaborasi dengan Kampus, BPS Resmikan Pojok Statistik di UMM

Peresmian Pojok Statistik di UMM. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Pojok Statistik diresmikan di Lab Ekonomi Pembangunan GKB 2 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (14/12).

Pojok Statistik ini merupakan bentuk kerja sama BPS Kota Batu dengan UMM.

Kepala BPS Jatim, Dr Dadang Herdiawan Msi, mengatakan, Pojok Statistik ini adalah layanan untuk mendekatkan kepada perguruan tinggi. Ia menyatakan banyan manfaat bisa diambil dari layanan ini.

Baca Juga: Sidak Harga Jelang Nataru, Ketersediaan Pangan di Kota Batu Mencukupi hingga 2023

PT ACA Siap Laporkan Pemalsuan dan Pencemaran Nama Baik

“Dengan layanan kami berkaitan dengan data. Perguruan tinggi bisa akses lebih mudah, layanan konsultasi, kehadiran Pojok Statistik bisa tingkatkan literasi perguruan tinggi,” katanya usai meresmikan Pojok Statistik di UMM.

Selain itu BPS berupaya menyukseskan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk berkolaborasi dengan dosen di UMM.

“Bukan hanya penyediaan data saja, jadi bisa melakukan berbagai macam hal. Seperti join riset atau penelitian yang membutuhkan banyak data,” jelasnya.

Dadang berharap dengan peresmian ini semakin banyak Pojok Statistik di kampus. Ia menarget setiap pengampu di daerah memiliki Pojok Statistik di kampus.

“Kalau di UMM ini pengampunya adalah BPS Kota Batu. Kalau BPS Kota Malang sudah ada di UB, begitu juga Kabupaten Malang. Kami harap seluruh Jatim target pengampu kerja sama dengan PT,” harapnya.

Sementara itu Wakil Rektor 1 UMM, Prof Samsul Arifin, mengatakan, dengan fasilitas Pojok Statistik ini bisa sangat bermanfaat untuk dosen dan mahasiswa.

“Saya belajar statistik hanya sebentar untuk metode penelitian. Mungkin setelah peresmian saya akan main ke Pojok Statistik,” tandasnya.(der)

Lustrum XII UB Doa Bersama Bareng Anak Yatim

Lustrum XII UB doa bersama anak yatim di Masjid Raden Fatah. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Universitas Brawijaya (UB) menggelar serangkaian kegiatan menjelang Dies Natalis ke-60 atau Lustrum XII.

Salah satu agendanya adalah mengajak panti yatim piatu doa bersama di Masjid Raden Fatah, Kamis (8/12).

Acara yang digelar melalui Pusat Pembinaan Agama dan Bazis UB ini menghadirkan 42 panti dan lembaga pendidikan anak. Panitia juga memberikan bantuan korban terdampak erupsi Gunung Semeru di wilayah Pronojiwo.

Baca Juga: Paguyuban Sound System di Wajak Jadi Sasaran Sosialisasi Pemberantasan Rokok Ilegal

Pembongkaran Pagar Tribun Stadion Kanjuruhan Senggol Bupati

Pemberian santunan kepada anak yatim. (Deny/MVoice)

Panitia Lustrum XII UB, Kholid Mawardi, menyampaikan, kegiatan rohaniah selalu dilakukan rutin setiap tahun.

“Bagian dari Dies Natalis ke 60 selalu bersifat kerohanian. Hari ini bentuk tanggung jawab sosial lingkar kampus dengan santunan fakir miskin. Harapannya supaya UB jadi kampus besar tapi tidak meninggalkan konteks sosial budaya,” kata Mawardi.

Pria yang juga dosen Vokasi UB ini menambahkan, rangkaian acara lain di Lustrum XII UB ada berbagai macam. Sebelumnya juga mengundang Buya Yahya dalam tabligh akbar serta menggelar seminar internasional.

Selanjutnya agenda penting lain disebutkan Mawardi adalah penghijauan tanam pohon di wilayah Kepanjen dan bagian selatan Malang.

“Kami akan tanam ratusan pohon di kepuanjen dan Malang selatan. Ini bentuk kepedulian UB terhadap lingkungan hidup,” jelasnya.

Puncak dari Dies Natalis ke-60 UB nantinya akan digelar pada 5 Januari 2022 dengan menggelar rapat terbuka.

Sementara itu Wakil Rektor IV UB, Sasmito Djati, berharap dengan bertambahnya usia UB bisa menaikkan peringkat kampus ke 500 terbaik di dunia.

“Ini ranking yang berat. Saat ini UB di kisaran ranking 800. Tapi ada beberapa subjek yang sudah masuk di atas 500. Karena untuk ranking ada skornya yang harus ditingkatkan,” imbuhnya.

Pengasuh Ponpes Darul Attaqwa Wagir, Slamet Riyadi, mengaku sangat bersyukur dengan bantuan yang diberikan UB. Menurutnya, bantuan ini sangat dibutuhkan anak-anak di pondok untuk sekolah.

“Alhamdulilah bisa bantu kegiatan anak-anak, terutama sekolah, kan butuhnya banyak. UB ini hampir tiap tahun memberikan bantuan,” tandasnya.(der)

Polinema Launching KTM Model Smart Card, Bisa Transaksi e-Money

Peluncuran KTM model smart card bersama perwakilan Bank Mandiri. (Istimewa)

MALANGVOICE – Politeknik Negeri Malang (Polinema) bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk meluncurkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) model smart card.

Kerja sama ini dilakukan saat gelaran wisuda ke-60 atau gelombang IV pada Ahad (4/12) di Graha Polinema.

Kerja sama ini dilakukan antara Direktur Polinema, Supriatna Adhisuwignjo dan perwakilan Bank Mandiri cabang Malang, Upit W Palupi.

Baca Juga: Pemkab Malang Usulkan UMK Tahun 2023 Sebesar Rp3.293.179

Bangunan Sekolah Satap Gunungsari Ambles, Dirikan Tenda Darurat untuk Kegiatan Belajar

Supriatna mengatakan, KTM smart card ini nanti diperuntukkan bagi mahasiswa baru angkatan 2022. Hal ini juga menjawab perkembangan teknologi yang semakin maju serta ingin memberikan fasilitas terbaik bagi mahasiswa Polinema.

“Kami ingin fasilitas yang adsndi kampus diarahkan ke digital sehingga untuk bisa berikan kemudahan akses mahasiswa, mau tidak mau berikan akses kepada mahasiswa melalui KTM bentuk smart card,” kata Supriatna.

Adapun kelebihan dari penggunaan KTM smart card Polinema ini adalah akses tempat publik maupun kelas bisa lebih mudah.

Supriatna mencontohkan, mahasiswa hanya perlu mengetap atau menempel KTM ini ke alat khusus sehingga bisa cepat dan langsung terdata di sistem.

Tak hanya itu, keunggulan lainnya adalah KTM Polinema bisa dijadikan e-money untuk transaksi di dalam kampus.

“Untuk mempermudah layanan mahasiswa transaksi dalam kampus, kami kerja sama dengan Mandiri untuk bisa jadikan KTM juga sekaligus e-money. Harapannya seluruh tramsaksi bisi pakai KTM,” lanjutnya.

Ia berharap layanan ini bisa segera terealisasi untuk mahasiswa angkatan 2022 dan langsung diperluas untuk angkatan lain.

“Jadi hari ini dilaunching KTM model smart card dan harapannya bisa dibagikan tahun 2023,” tandas Supriatna.(der)

Kuatkan Kolaborasi dengan Industri di Jatim, Binus Malang Gelar The East Hub Bahas Gen-Z

The East Hub Industry Gathering Binus Malang. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Generasi Z dikenal sebagai generasi yang bergantung kepada internet. Namun, generasi ini ternyata sangat dibutuhkan di dunia industri di era masa kini.

Hal ini terungkap dari survei yang dilakukan Bina Nusantara (Binus) Malang dalam acara The East Hub Industry Gathering pada Kamis (1/12).

Acara ini mengundang 50 industri global di wilayah Jawa Timur dengan tema “Talents In Digital Transformation Era”.

Survei yang melibatkan 52 pimpinan perusahaan (manajer senior dan madya) yang mayoritas berasal dari Jawa Timur, ditemukan 3 poin penting.

Baca Juga: Fandy Kerispatih Hibur Mahasiswa Baru IBU Malang

Bikers di Blitar Jajal Ketangguhan Honda CB150X

Deputy Campus Director-Institutional Development & Collaboration, Dr Ari Margiono. (Deny/MVoice)

Dijelaskan Deputy Campus Director-Institutional Development & Collaboration, Dr Ari Margiono, mengatakan, tiga kesimpulan ini antara lain:

1.Ada banyak perusahaan di Jawa Timur yang telah melakukan digital transformation jauh sebelum terjadinya pandemi. Ini menunjukkan kesadaran perusahaan Jawa Timur atas pentingnya digital transformation cukup tinggi

2. Banyak perusahaan yang merasa bahwa digital transformation telah menghasilkan dampak positif

3. Perusahaan yang matang dalam proses digital transformation (telah memulai proses 6 tahun yang lalu) cenderung mempercayai Gen-Z dan bersedia untuk mengubah budaya organisasinya untuk menyesuaikan diri dengan generasi baru ini.

“Temuan poin ketiga ini yang menarik, karena mereka (industri) yang sudah berdiri 6-7 tahun sangat terbuka dan optimistis terhadap Gen-Z, mereka bisa melihat bagaimana Gen Z melayani customer. Orang yang selama ini melihat Gen-Z susah kerja sama dan disebut generasi rebahan, tapi kalau tahu unlocking gimana bisa bermanfaat bagi perusahaan,” jelasnya.

Nantinya hasil survei ini akan diberikan kepada para perusahaan dan industri berupa report agar menjadi gambaran bagi industri bagaimana menangani Gen-Z ini.

“Bisa juga jadi masukan ke pengembangan pendidikan kampus. Nanti aspek softskill kemampuan mereka adaptasi dengan kondisi lingkungan kerja untuk bantu kerja perusahaan. Intinya gimana caranya universitas jadi jembatani Gen-Z dengan perusahaan,” lanjut Ari Margiono.

Sementara itu Dr. Robertus Tang Herman, SE, MM – Binus @Malang Campus Director, mengatakan, dengan hasil survei ini dan melalui The East Hub, dapat memperluas dan memperkuat jaringan kolaborasi, agar terbentuk dukungan professional yang dapat membantu mahasiswa, khususnya para Gen-Z, untuk lebih berkembang, sehingga dapat menciptakan lulusan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Perusahaan merupakan salah satu stakeholder terpenting Binus @ Malang, dan oleh karena itu kami ingin selalu memiliki kedekatan yang erat dengan industri. Program The East Hub Industry Gathering merupakan salah satu cara untuk mewujudkan hal ini. Melalui survei yang dilakukan, kami juga ingin mengajak perusahaan untuk bersama-sama meningkatkan kualitas digital transformation dan kontribusi Gen-Z,” katanya.

Vice Rector Global Employability & Entrepreneurship Binus, Prof Dr Meyliana. (Deny/MVoice)

Ditambahkan Vice Rector Global Employability & Entrepreneurship Binus, Prof Dr Meyliana, rangkaian program The East Hub Industry Gathering yang sempat diadakan di Bali pada Mei 2022 lalu.

“Baru di Malang tahun ini kami inisiasi hub berisi industri yang kuat di Jatim,” kata Meyliana.

Meyliana sendiri menegaskan, mahasiswa Binus sangat dipersiapkan untuk menghadapi dunia industri ketika sudah lulus nanti. Hal ini dibuktikan dengan kualitas lulusan yang mumpuni hingga langsung terserap ke dunia kerja..

“Kami Binus sudah mulai 2009 kerja sama dengan dunia industri. Semakin ke sini terbukti lulusan kami dipercaya industri perusahaan di wisuda Malang kemarin ada 74 persen dari 145 lulusan yang terserap kerja. Sebelum pandemi di Jakarta ada 80 persen,” ujarnya.

Karena dari itu, Binus @Malang tidak akan berhenti untuk terus berkontribusi dengan semangat fostering & empowering, menghadirkan generasi muda yang berkualitas dan ahli di bidangnya untuk bisa berkontribusi bagi nusantara.

“Komitmen tersebut meniadi semangat kami untuk membangun Jawa Timur dan Indonesia Timur,” tandasnya.(der)

Fandy Kerispatih Hibur Mahasiswa Baru IBU Malang

Aksi Fandy Kerispatih di atas panggung kampus IBU Malang. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Ikip Budi Utomo (IBU) Malang menyambut para mahasiswa baru dengan menampilkan Fandy Kerispatih di kampus Jalan Citandui, Rabu (30/11) malam.

Total ada 1.500 mahasiswa baru yang hadir dalam acara bertajuk Freshman Gathering.

Acara itu diawali dengan penampilan seni pertunjukan dan mahasiswa IBU, kemudian dimeriahkan dengan penampilan band asal Malang, d’Kross.

d’Kross mengguncang panggung kampus IBU Malang. (Deny/MVoice)

Baca Juga: Bikers di Blitar Jajal Ketangguhan Honda CB150X

Hadapi Pemilu 2024, KPU Kabupaten Malang Sosialisasi PKPU No.6 Tahun 2022

Acara Freshman Gathering semakin meriah ketika bintang tamu Fandy Kerispatih naik ke panggung. Seluruh penonton yang hadir ikut bernyani bersama dengan Fandy.

Rektor IBU Malang, Assoc Prof Dr Nurcholis Sunuyeko MSi. (Deny/MVoice)

Rektor IBU Malang, Assoc Prof Dr Nurcholis Sunuyeko MSi, mengatakan, penyambutan ini adalah pertama kali setelah pandemi Covid-19.

“Acara ini dipilih untuk menghibur mereka. Sebelumnya rangkaian acara sudah dilakukan jauh hari termasuk peduli kepada bencana gempa bumi Cianjur sebagai bentuk empati,” kata Nurcholis.

Nurcholis menyampaikan, dalam acara ini juga diselipkan pesan penting bagi mahasiswa IBU. Ia menyebut, mahasiswa IBU terdiri dari berbagai macam daerah termasuk yang ikuti program Kampus Merdeka mulai Aceh sampai Papua, karena itu perlu dikuatkan kesatuan.

“Jaga kesatuan bangsa, seluruh komponen harus damai tidak boleh ada pertengkaran,” pesannya.(der)

Pertama Kali Binus Gelar Wisuda di Malang

Wisuda ke-66 Binus Malang. (istimewa)

MALANGVOICE – Binus Malang pertama kali menggelar wisuda angkatan ke-66 secara onsite di Grand Mercure Mirama Malang pada Ahad (27/11). Total ada 145 wisudawan Program Pendidikan Sarjana lulus dengan hasil membanggakan.

Rektor Binus University, Prof. Dr. Ir.
Harjanto Prabowo, mengatakan, dari 145 wisudawan Binus @Malang ini, 98.62% wisudawan dan wisudawati lulus tepat waktu dengan 95.17% lulusan mendapat IPK >3.00.

Selain itu, terdapat 4 lulusan menyandang predikat Summa Cumlaude dengan IPK sama dengan atau lebih dari 3.91 hingga 4.00. Sebanyak 74% lulusan sarjana telah bekerja. 18% di antaranya telah bekerja di Global Company atau Top Nasional, 29% menjadi wirausahawan, dan sebanyak 2% melakukan studi lanjut.

Baca Juga: Karang Taruna Diwajibkan Menjaga Moral dan Bentuk Wirausahawan Berjiwa Sosial

Flower Art Carnival Pertegas Kota Batu sebagai Sentra Bunga Hias Nasional

“Setelah 4 kali wisuda, untuk lulusan dari BINUS @Malang pada periode ini, secara
khusus dilakukan wisuda di Kota Malang tempat Kampus BINUS Malang berada.
Adanya Graduation Ceremony yang diadakan khusus di Binus @Malang ini membuktikan bahwa Binus University turut berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia yang handal dalam digital technopreneur. Ini merupakan salah satu bentuk bukti nyata dari Fostering and Empowering dalam mendidik dan memberdayakan masyarakat untuk kepentingan bangsa dan negara,” katanya.

Richie, salah satu dari 4 lulusan yang menyandang predikat Summa Cumlaude dengan
IPK tertinggi, yaitu 3,99 mengungkapkan kegembiraannya.

“Senang dan tidak menyangka bisa dapat predikat Summa Cumlaude dan Best Graduates. Terima kasih kepada semua Dosen, teman dan juga orangtua yang selalu mendukung sehingga bisa mendapat pencapaian ini. Harapannya semoga ilmu dan skill ini dapat saya gunakan
dengan baik,” ungkapnya.

Rektor Binus University : Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, MM.
Campus Director BINUS @Malang : Dr. Robertus Tang Herman, SE, MM. (istimewa)

Hal penting yang disampaikan Prof. Harjanto dalam pidato sambutannya adalah pentingnya menjunjung integritas bagi lulusan Binus University. Sejak tahun 2016, Binus University mengeluarkan SK Rektor No. 1426/SK/PTTKK-UBN/VII/2016 yang memberlakukan sanksi Mencontek=DO dan menarik ijazah alumni Binus yang terbukti terlibat korupsi atau membuat orang lain melakukan korupsi.

Binus University ingin berkontribusi membantu masyarakat dan Pemerintah dalam
memberantas korupsi yang diawali dari hal yang sederhana, yaitu kejujuran.

Campus Director BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, SE, MM, menyampaikan pesan supaya wisudawan menjaga integritas, dan kejujuran.

“Walau pun lulusan Binus harus kerja sama dengan lulusan PT lain di Indonesia menghasilkan yang lebih berharga. Lulusan sarjana di Indonesia besar, jadi harus tanggung jawab, dan masa depan haik. Saya minta mereka berkarya di daerahnya, termasuk entrepreneur,” harapnya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, Prof.
Dr. Dyah Sawitri SE, MM. turut memberikan apresiasi dan harapannya kepada
Wisudawan dari BINUS @Malang.

“Kami berharap bagi 145 wisudawan saat ini, mampu menjadi pencetak bidang kerja dan
memberikan dampak kepada masyarakat Jawa Timur. Harapannya Program 2+1+1 yang
selaras dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diimplementasi Binus
University, dapat menghasilkan SDM unggul yang merupakan asset berharga bangsa
Indonesia,” tutur Prof. Dyah.(der)

Giliran di Malang “Selalu Ada Cerita” Diserbu Anak-Anak

Lomba mewarnai Selalu Ada Cerita di WSS Malang. (istimewa)

MALANGVOICE – Waroeng Steak & Shake (WSS) Ciliwung, Kota Malang diserbu ratusan pelajar pada Ahad (27/11). Mereka sejak pagi berkumpul untuk mengikuti lomba mewarnai “Selalu Ada Cerita”.

Penuhi kuota sebanyak 110 peserta didampingi orangtua mengikuti lomba yang dibagi menjadi dua kategori, yaitu Kategori A untuk pelajar TK dan kategori B untuk pelajar SD kelas 1-3.

Lomba ini sebagai rangkaian acara ulang tahun ke 22 dari restoran pioner makan steak pakai nasi, Waroeng Steak & Shake (WSS).

Baca Juga: Entrepreneurs Festival 2022, Siapkan Generasi Muda Hadapi Tantangan Masa Depan

Ratusan Prajurit Remaja Korps Marinir TNI AL Ikuti Pembaretan

Peserta mengikuti lomba mewarnai. (Istimewa)

Manager Regional PT Waroeng Steak Indonesia wilayah Jawa Timur, Darsono, mengadakan, sebelumnya lomba serupa juga sukses digelar di Padang dan Tasikmalaya.

“Lomba mewarnai ini untuk melatih kreativitas pada anak-anak, jika selama di sekolah fokus ke bidang akademis maka di luar sekolah untuk menyalurkan hobi dan mangasah bakat anak yang lainnya,” katanya.

Ratusan peserta ini tampak antusias mengikuti lomba. Tak hanya itu, panitia juga menyediakan lomba ekshibisi bagi ibu-ibu atau orang tua peserta untuk memeriahkan acara.

Darsono mengatakan, setelah mendaftar, para peserta mendapatkan voucher makan gratis. Panitia juga menyiapkan hadiah hingga jutaan rupiah bagi pemenang.

“Jadi sambil mengikuti lomba, anak-anak bisa menikmati hidangan dari WSS. Kami juga ingin mengenalkan kepada anak sedini mungkin tentang produk lokal biar semakin dikenal,” harapnya.

REKOR DUNIA

Sebagai pionir steak harga murah, Waroeng Steak telah mengantongi Ketetapan Halal MUI serta Sertifikat Halal dari BPJPH dengan nilai A atau sangat baik dalam penerapan sistem jaminan. Hal tersebut menjadikan Waroeng Steak & Shake menerima penghargaan Rekor Dunia dari MURI sebagai

“Restoran Steak Halal Dengan Outlet Terbanyak” yang diserahkan oleh Osmar Semesta Susilo selaku Wakil Direktur Utama Lembaga Museum Rekor Dunia-Indonesia kepada Riyanto, Direktur Utama PT Waroeng Steak Indonesia.

Hal menjadikan Waroeng Steak & Shake dipercaya sebagai market leader untuk kategori restoran steak yang halal sekaligus menjadi brand lokal yang disukai masyarakat Indonesia.(der)

Entrepreneurs Festival 2022, Siapkan Generasi Muda Hadapi Tantangan Masa Depan

Entrepreneurs Festival 2022. (Istimewa)

MALANGVOICE – Entrepreneurs Festival 2022 memasuki tahapan akhir. Acara yang Digelar Inkubator Bisnis ETU Politeknik Negeri Malang (Polinema) ini berlangsung dengan pengumuman pemenang lomba serta penutupan, Sabtu (26/11).

Acara yang digelar secara virtual ini melibatkan peserta dari seluruh perguruan tinggi, politeknik, dan universitas di Indonesia.

Agenda tahunan ETU Polinema ini turut menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Shafira Alfarisi menjadi key note speaker.

Direktur Polinema, Supriatna Adhisuwignjo dalam sambutannya mengatakan, generasi muda harus menyiapkan untuk bisa siap dalam menghadapi tantangan masa depan.

Baca Juga: Ratusan Prajurit Remaja Korps Marinir TNI AL Ikuti Pembaretan

Rayakan Milad ke-29 Yayasan Kharisma Hidayatul Mubtadi-in Gelar Family Gathering

Shafira Alfarisi.

Untuk itu, dalam menyiapkan bekal ke depan bukan hanya kompetensi fisik, psikomotorik, hardskill tapi juga ada menyiapkan karakter mahasiswa yang baik.

Supriatna menambahkan, berbagai macam karakter yang dibutuhkan dan disiapkan untuk memenuhi kriteria abad 21. Salah satunya terkait kegiatan ini adalah kreativitas dan complex problems solving.

Ia mencontohkan, saat hadapi masalah rumit, ini peran para dosen dan pendamping agar bisa melatih mahasiswa agar terbiasa menyelesaikan masalah kompleks melalui pembelajaran, salah satunya ikut menyelesaikan masalah di masyarakat.

“Karena jika bisa manfaatkan berbagai macam permasalahan di masyarakat itu jadi sumber ide. Begitu ada ide, maka kita dapatkan ide bisnis, bantu masyarakat pecahkan solusi, kembangkan kreativitas dan inovasi,” kata Supriatna.

Ia menambahkan, apalagi untuk meniatkan memecahkan masalah sekaligus untuk melayani untuk membantu orang lain yang sedang membutuhkan bantuan dalam bentuk solusi, jasa, produk, itu memiliki nilai sendiri.

“Barang siapa yang bisa bantu dan melayani orang lain sebaik-baiknya itu adalah bernilai ibadah,” lanjutnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana Entrepreneurs Festival 2022 Radia Jatu Noviar, menyatakan, ada 10 universitas, perguruan tinggi, dan politeknik yang masuk ke babak final.

“Rangkaian acara ini sudah dimulai sejak Agustus dalam tahap seleksi, kemudian November awal mulai penjurian hingga pengumuman saat ini,” kata Radia.

Seluruh proses dilakukan secara online, termasuk penjurian. Nantinya, para pemenang akan mendapatkan sertifikat dan piala penghargaan.(der)