Beri Dukungan Warga Isoman, UMM Bantu Kirim Logistik

Pengiriman logistik UMM kepada warga isoman. (Istimewa)

MALANGVOICE – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyalurkan bantuan kepada warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) karena Covid-19.

Bantuan diberikan Kampus Putih berupa logistik, sembako dan makanan pokok sebagai bentuk bantuan agar penyintas tak perlu repot keluar kediaman.

Ketua Satuan Tugas (Satgas), Zakarija Achmat, mengatakan kegiatan itu merupakan respon UMM terhadap banyaknya mahasiswa, karyawan, dosen bahkan warga sekitar yang terpapar virus Covid-19. Mereka yang terjangkit mau tidak mau harus melakukan isolasi mandiri (isoman) agar tidak menularkannya kepada orang lain.

“Maka dengan bantuan ini para penerima tidak perlu repot-repot keluar rumah dan membahayakan warga dan orang lain. Kami juga memasukkan beberapa vitamin dan probiotik agar mereka bisa segera membaik,” tuturnya.

Zakarija, panggilan akrabnya melanjutkan, pemberian bantuan ini sebenarnya masih menjadi bagian program UMM Berbagi untuk Negeri yang sudah lama digalakkan oleh kampus putih. Sebut saja bantuan bencana ke NTT dan gempa Malang Selatan beberapa waktu lalu.

Dikatakan Zakarija, bentuk bantuan yang disiapkan disesuaikan dengan kebutuhan penderita Covid-19. Beberapa di antaranya susu, obat-obatan, roti, madu, buah, suplemen dan kebutuhan lainnya.

Demi menjaga kesehatan sivitas akademika yang turut memberikan bantuan, UMM juga mengirim Mahasiswa Relawan Siaga Bencana (Maharesigana) untuk menemani sepanjang program dilaksanakan.

Selain itu juga ditemani oleh tim dokter yang memantau keadaan warga penderita Covid-19. Protokol kesehatan terus diberlakukan dengan ketat agar tidak ada yang terpapar virus saat memberikan bantuan.

“Tentu saya berharap agenda ini bisa memupuk dan meningkatkan kepedulian yang kita miliki. Utamanya dalam ranah kemanusiaan,” tutupnya mengakhiri.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Trisno Iryanto yang merupakan warga Tegalgondo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak UMM.

Menurutnya, bingkisan yang diberikan mampu meringankan beban dan kebutuhan yang diperlukan. Apalagi ada tiga orang yang sedang isoman di rumahnya sehingga jumlah kebutuhan yang diperlukan juga sebanding.

“Alhamdulillah saya sudah merasa baikan meski sesekali batuk dan sesak. Hari ini adalah hari ketujuh semenjak saya melakukan isolasi mandiri. Semoga saya bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala,” jelasnya.(der)

Kegiatan PTM Terbatas di Kabupaten Malang Dipastikan Ditunda

Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Malang, Rahmat Hardijono. (Mvoice/Toski D).

MALANGVOICE – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Malang yang rencananya akan digelar pada tanggal 5 Juli 2021 mendatang, dipastikan akan ditunda.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Rahmat Hardijono mengatakan, penundaan dilakukan karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) Jawa-Bali.

Sesuai hal itu, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas akan dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.

“Sedang kita evaluasi sekaligus menyesuaikan dengan kebijakan PPKM Darurat Jawa-Bali tersebut,” ucap Kadindik Pemkab Malang, Rahmat Hardijono, saat dihubungi Mvoice, Jumat (2/7).

Rahmat mengaku masih menunggu revisi Inmendagri nomor 14 tahun 2021 terkait mengeluarkan SE tentang ketentuan PJJ.

“PTM akan ditunda, Insya Allah maksimal setiap dua minggu sekali akan dilakukan evaluasi,” terangnya.

Sembari menunggu Revisi Inmendagri nomor 14 tahun 2021 tersebut, lanjut Rahmat, Dindik Pemkab Malang akan menuntaskan vaksinasi untuk pendidik dan tenaga pendidikan yang masih tertunda.

“Sambil menunggu, kita akan menuntaskan vaksinasi yang tertunda dan penyiapan vaksinasi untuk peserta didik di usia 12 sampai 17 tahun,” jelasnya.(der)

Proses Pemilihan Direktur Polinema Diharap Tak Ada Kampanye Hitam

Proses penyampaian program kerja dan gagasan kandidat Direktur Polinema baru, (MG2)

MALANGVOICE – Proses seleksi Direktur Politeknik Negeri Malang (Polinema) baru periode 2021-2025 memasuki tahapan penyampaian program kerja.

Empat kandidat calon direktur saling menyampaikan program kerja dan gagasan yang dimiliki di hadapan senat dan pejabat Kemendikbudristek RI.

Pemaparan itu dilakukan kandidat secara bergantian sesuai dengan nomor urut, diawali pertama Supriatna Adhisuwignjo, dilanjutkan Halid Hasan, kemudian Sumardi, dan terakhir Joni Dwi Pribadi pada Kamis (1/7).

Tiga kandidat Direktur Polinema tahun 2021-2025, (MG2).

Pemilihan ini dilakukan lantaran Awan Setiawan MM Direktur Polinema periode 2017 hingga 2021 akan segera purna jabatan pada 1 Oktober 2021 mendatang.

Pada saat memberikan sambutan, dalam kegiatan tersebut Awan menyampaikan, dari empat kandidat itu nanti, satu orang bakal dieliminasi sehingga menyisakan tiga kandidat yang bakal maju ketahap selanjutnya.

“Nanti akan ada rapat tertutup senat dan keputusan tiga calon akan dikeluarkan hari ini,” ujarnya.

Di samping itu, dia berharap proses pemilihan ini bisa berjalan lancar tanpa ada aksi kampanye hitam yang mewarnai. Sebab dari kegiatan ini akan menentukan masa depan Polinema untuk empat tahun kedepan.

“Jangan ada kampanye hitam karena fanatik mendukung calon tertentu. Mohon dihindari. Kita semua harus menghormati satu sama lain. Kita harus mampu memilih pemimpin yaitu direktur yang amanah,” tuturnya.

Kandidat nomor tiga, Sumardi yang sedang menyampaikan program kerja dan gagasan, (MG2).

Awan berpesan kepada kandidat agar bisa tetap tegar dan lapang dada menerima hasil yang ditetapkan nanti, karena proses pemilihan direktur baru itu sudah berjalan sesuai dengan implementasi dari demokrasi.

“Terpenting adalah jaga kondusivitas kampus. Seluruh civitas akademika Polinema menyambut dengan bahagia dan penuh harapan. Direktur yang terpilih adalah direktur yang tepat membangun polinema yang jauh lebih baik,” tandasnya.

Direktur Polinema selanjutnya akan dipilih berdasarkan suara yang terbagi dari Senat sebanyak 35 persen dan 65 persen lainnya dari suara Kemendikbudristek RI.(der)

Empat Nama Bersaing Maju Calon Pemilihan Direktur Polinema

Ketua Senat Polinema, Tundung Subali Patma dan bagian Humas Polinema, Joko Santoso. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Empat nama bakal bersaing di Pemilihan Direktur Polinema. Keempatnya dinyatakan lolos syarat pendaftaran dan akan mengikuti pengundian nomor urut.

Keempat calon tersebut adalah Halid Hasan dari jurusan Administrasi Niaga (AN) yang kini menjabat Pembantu Direktur 2 Bidang Keuangan, kemudian Kajur Teknik Sipil Sumardi, disusul Supriatna Adhisuwignjo dari Teknik Elektro, dan terakhir Joni Dwi Pribadi dari Kajur Administrasi Niaga (AN).

“Alhamdulillah sampai masa pendaftaran diperpanjang sudah ada empat nama calon. Mereka semua sah memenuhi syarat minimal S2,” kata bagian humas Polinema, Joko Santoso.

Baca Juga: Awan Setiawan Akan Purna Tugas, Polinema Siap-Siap Jaring Direktur Baru

Pengundian nomor urut dilakukan tertutup oleh panitia pemilihan. Tahapan selanjutnya adalah pemaparan visi misi serta fit and proper yang akan dilakukan pada awal Juli 2021.

Dijelaskan Ketua Senat Polinema, Tundung Subali Patma, proses Pemilihan Direktur tidak akan berubah, artinya semua sudah sesuai jadwal.

Ia berharap, pemilihan bisa berjalan sukses apalagi kini ada bagian kementerian yang mendapat jatah 35 persen suara.

“Saya berharap pemilihan bisa sukses. Kemudian pengganti Pak Awan Setiawan bisa melanjutkan pekerjaan. Kalau ada yang diperbaiki ya diperbaiki, milih pemimpin yang berkelanjutan. Paling tidak Polinema bisa naik terus,” harapnya.(der)

Polinema Buka Seleksi Mandiri, Beri Diskon UKT hingga 50 Persen

Kampus Polinema. (istimewa)

MALANGVOICE – Politeknik Negeri Malang (Polinema) membuka pendaftaran mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri. Ini merupakan kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke salah satu kampus favorit di Malang.

Jalur Seleksi Mandiri diikuti seluruh program studi D-III dan D-IV dari 7 jurusan yang ada di Kampus Utama, PSDKU Kota Kediri, PSDKU Kabupaten Lumajang dan PSDKU Kabupaten Pamekasan. Jalur Seleksi Mandiri juga dibuka untuk Program Kelas Internasional dan Program Double Degree.

Humas Polinema, Joko Santoso, menyampaikan pendaftaran jalur Seleksi Mandiri dibuka tanggal 21 Juni – 9 Juli 2021.

Tes akan dilaksanakan pada tanggal 12-14 Juli 2021 dan hasil seleksi akan diumumkan pada 19 Juli 2021. Informasi dan pendaftaran melalui laman http://spmb.polinema.ac.id/.

Seleksi Mandiri Polinema. (Istimewa)

“Hanya prodi D-III Teknologi Pemeliharaan Pesawat Udara yang tidak ikut di jalur Mandiri karena kuotanya sudah terpenuhi. Seleksi Jalur Mandiri menggunakan Computer Based Test online dan offline. Untuk yang ikut offline harus menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 minimal dengan tes GeNose,” jelasnya.

Ada yang spesial dari seleksi mandiri saat ini, Polinema memberikan diskon atau subsidi sampai 50 persen. Subsidi itu untuk UKT khusus PSDKU Kabupaten Pamekasan.

“Bagi pendaftar PSDKU Kabupaten Pamekasan juga dibebaskan dari Sumbangan Pengembangan Fasilitas Pendidikan (SPFP),” ujar Joko.

Selain kelas reguler, Polinema memiliki kelas internasional pada 8 program studi Diploma IV yaitu Prodi Sistem Kelistrikan, Prodi Jaringan Telekomunikasi Digital, Prodi Teknik Informatika, Prodi Manajemen Rekayasa Konstruksi, Prodi Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, Prodi Akuntansi Manajemen, Prodi Manajemen Pemasaran dan Prodi Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional.

Program Studi Polinema

Polinema memiliki 13 program studi di kampus PSDKU, yaitu:

PSDKU Polinema Kota Kediri : D-IV Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, D-IV Teknik Elektronika, D-IV Keuangan, D-III Teknik Mesin, D-III Manajemen Informatika dan D-III Akuntansi;

PSDKU Polinema Kabupaten Lumajang : D-IV Teknologi Rekayasa Otomotif, D-III Teknologi Sipil, D-III Teknologi Informasi dan D-III Akuntansi;

PSDKU Polinema Kabupaten Pamekasan : D-IV Teknik Otomotif Elektronika, D-III Manajemen Informatika, dan D-IV Akuntansi Manajemen.

Polinema juga menyelenggarakan Program Double Degree yang bekerjasama dengan kampus mitra luar negeri yaitu Management and Science University (MSU) Malaysia, Shenyang Jianzu University (SJU) China, Shandong University of Science and Technology (SDUST) China, dan Shenyang Aerospace University (SAU) China.(der)

Perkuat Zonasi, Pemkot Malang Bangun Tiga SMP

Wali Kota Malang, Sutiaji meletakkan batu pertama pembangunan SMP. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pemkot Malang membangun tiga sekolahan untuk menguatkan zonasi. Tiga sekolah itu adalah SMPN 30 di wilayah kelurahan Mulyorejo, SMPN 29 di Kelurahan Gadang dan SMPN 28 di Kelurahan Polehan.

Wali Kota Malang, Sutiaji secara langsung mengawali pembangunan dengan meletakkan batu pertama untuk pembangunan SMPN 29 di Jalan Kolonel Sugiono, Gadang dan pemasangan tiang pancang gedung SMPN 30 di Jalan Mulyorejo, Senin (21/6).

Kedua gedung sekolah ini terletak di Sukun untuk menyesuaikan kebutuhan di lapangan yang terpotret saat penerimaan siswa dalam sistem zonasi sekolah.

“Bangunan ini adalah kebutuhan masyarakat. Eksistensi berikutnya dan optimalisasi fungsi bagunan gedung SMP ini kami serahkan sepenuhnya. Bagaiamana pengawasan dan kolaborasi 3 kekuatan ada sekolahan, wali murid dan dengan masyarakat menjadi kekuatan yang tidak bisa dipisahkan” ujar Pak Aji sapaan Wali Kota Malang.

Menurut Sutiaji, zonasi akan menguatkan ekonomi lokal, mengurangi kemacetan dan yang ketiga pemerataan kualitas pendidikan.

Ketiga SMP baru ini sudah memiliki siswa pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 lalu. Rencananya pada Januari 2022 gedung sekolah ketiga SMPN tersebut sudah bisa digunakan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana, menyampaikan untuk sementara SMP 30 Mulyorejo dititipkan SMPN 15. SMPN 29 Gadang dititipkan SMPN 7 dan SMPN 28 Polehan dititipkan SMPN 21.

“Untuk guru dan sebagainya semuanya berstandar. Walaupun sekolah baru sama dengan yang swasta, jadi jangan khawatir,” ujarnya.(der)

Sambut Hari Jadi ke-40, Binus University Siap Cetak Entrepreneur Andal

Binus University. (Istimewa)

MALANGVOICE – Universitas Bina Nusantara atau Binus University terus mengembangkan kampus mencetak lulusan bersaing dalam hal entrepreneur.

Campus Director Binus University Malang,
Dr. Ir. Boto Simatupang, MBP, mengatakan, perkembangan zaman menuju era digital ini harus dimanfaatkan dengan baik wirausahawan terbaik.

“Menyambut usia 40 tahun Binus, kami ingin mempersiapkan mahasiswa agar bisa berkarya dan ikut membangun bangsa,” kata Boto Simatupang.

Salah satu upaya adalah menggelar Digi-TALK-Preneur dengan menghadirkan pembicara berkompenten yang menceritakan bagaimana mewujudkan ide menjadi karya nyata dan bertahan selama pandemi Covid-19.

“Binus Malang memiliki komitmen kuat menghadirkan generasi muda yang berkualitas dan ahli di bidangnya sehingga mampu memberikan dampak positif di masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya omong kosong, pernyataan Boto itu dibuktikan dengan mahasiswa Binus yang sudah sukses menjalankan usahanya sendiri. Hal itu tak lepas dari peran Binus yang terus membimbing para didikannya agar bisa belajar dan magang di perusahaan besar sebelum mereka meniti karier.

“Kami melakukan pendampingan-pendampingan pada mahasiswa agar mereka bisa magang di sejumlah perusahaan ternama. Selain itu, kami juga memberikan fasilitas multi kampus ke Binus lain di Indonesia,” pungkasnya.(der)

JTS Polinema Selenggarakan Ujian Sertifikasi Aplikasi Cubicost BIM 5D

Ujian sertifikasi aplikasi Cubicost Polinema. (istimewa)

MALANGVOICE – Jurusan Teknik Sipil (JTS) Politeknik Negeri Malang (Polinema) menyelenggarakan ujian sertifikasi kompetensi aplikasi Cubicost BIM 5D secara daring.

Ujian hasil kerja sama dengan PT Glodon Technical Indonesia pada Jumat (18/06) diikuti oleh 169 mahasiswa kelas 3 MRK Program Studi D-IV Manajemen Rekayasa Konstruksi (MRK).

Hadir pada pembukaan ujian tersebut, Pembantu Direktur IV, Sekretaris Jurusan Teknik Sipil, Kaprodi D-IV Manajemen Rekayasa Konstruksi, dan Business Development Manager PT Glodon Technical Indonesia.

Sekretaris Jurusan Teknik Sipil, Fadjar Purnomo, menyampaikan mahasiswa harus mempersiapkan diri menghadapi persaingan global diantaranya dengan bergabungnya ilmu konstruksi dengan ilmu IT.

Business Development Manager PT Glodon Technical Indonesia, Bonny Reinhard Immanuel, mengharapkan kerja sama dapat berlanjut untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas mahasiswa vokasi yang akan menjadi tonggak pembangunan konstruksi nasional masa depan.

“Salah satunya pemanfaatan teknologi BIM. Kita lebih paham dengan industri 4.0, di mana banyak industri yang menggunakan teknologi data namun di konstruksi masih bisa berkembang. Untuk itu diharapkan kita bisa mengembangkannya melalui kerja sama dengan POLINEMA,” ujarnya.

Pelaksanaan ujian ini dibuka oleh Pudir IV, Dr. Luchis Rubianto, LRSC, M.MT. Dalam kesempatan tersebut Pudir IV menyampaikan mahasiswa yang lulus dalam ujian ini akan memiliki sertifikat sebagai modal untuk mendapatkan pekerjaan atau berwirausaha.

PT Glodon Technical Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi Building Information Modeling yang berlokasi di Jakarta Selatan.

“Berbicara konsep BIM itu ada beberapa dimensi dan di dalamnya ada dimensi ke-5 untuk estimasi kuantitas. Cubicost yang diproduksi oleh PT. Glodon ini adalah salah satu software yang berkonsentrasi untuk melakukan estimasi kuantitas bangunan dan manajemen biayanya,” jelas Bonny Reinhard Immanuel.

Ujian Sertifikasi Kompetensi Aplikasi Cubicost BIM 5D kerja sama dengan PT Glodon Technical Indonesia dilaksanakan bagi mahasiswa POLINEMA tanpa dipungut biaya. Ujian ini dilaksanakan dengan standar yang sama dengan ujian yang diberikan untuk profesional atau industri. Ujian kompetensi BIM 5D ini adalah yang pertama diselenggarakan di Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia.

“Tujuannya adalah ketika mahasiswa POLINEMA lulus maka akan memiliki bobot yang sama dengan yang mengambil sertifikasi dari Glodon langsung atau dari perusahaan, sehingga mempermudah lulusan POLINEMA untuk mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya.

Mahasiswa yang lulus dalam ujian ini akan memperoleh sertifikat kompetensi pengetahuan dasar untuk dua software yaitu TAS (Take-off Architecture & Structure) dan TRB (Take-off reinforcement Bar).

Kaprodi D-IV Manajemen Rekayasa Konstruksi, Wahiddin, mengatakan sejak tahun 2020 JTS sudah menjadi Authorized Training Center (ATC)dari Allplan.

“Kami bisa melaksanakan ujian sertifikasi kompetensi di bidang BIM 3D, sedangkan Cubicost ini untuk BIM 5D. Saat ini kami sedang proses untuk menjadi ATC Cubicost BIM 5D. Materi Cubicost BIM 5D ini diberikan kepada mahasiswa MRK dalam perkuliahan yang terdiri dari 4 software yaitu TAS,TRB,TME dan TBQ,” tutupnya.(der)

SBMPN Polinema Gelar Tes Daring dan Luring, Diikuti 6.052 Peserta

Pengawas melakukan pengecekan peserta tes offline SBMPN di Polinema. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar tes Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri (SBMPN). Total ada 6.052 peserta yang ikut secara online dan offline.

Pembantu Direktur I Polinema, Supriatna Adhisuwignjo, mengatakan, pelaksanaan tes berlangsung selama empat hari mulai 12 Juni – 15 Juni 2021.

Peserta online atau daring difasilitasi sebanyak 479 peserta di Polinema. Sedangkan sisanya menjalani tes secara offline atau luring sebanyak 5.573 peserta.

“Model tes diputuskan CBT, karena memudahkan hindari kerumunan, memudahkan tidak perlu datang ke kampus, dan kondisi tiap daerah juga tidak sama,” kata Supriatna, Sabtu (12/6).

Peserta tes SBMPN Polinema. (istimewa)

Pada tes CBT ini dibagi dalam tiga sesi, jadi empat hari ada 12 sesi. Per sesi diikuti sekitar 500 peserta online. Sedangkan peserta offline diikuti 135 peserta tiap sesi.

Peserta wajib mengerjakan tes 100 soal selama 1,5 jam dengan pengawasan 60 help desk dan 60 pengawas di tiap kelas per sesi.

“Bagi peserta dari Malang Raya yang tidak memiliki fasilitas laptop dan HP, bisa mengikuti tes CBT di kampus POLINEMA dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Tes CBT luring juga dilaksanakan di kampus PSDKU Lumajang,” ujarnya.

Syarat yang dilakukan adalah wajib tes antigen untuk memastikan peserta bebas Covid-19. Tempat duduk juga disterilisasi tiap sesi.

“Kapasitas ruangan juga 50 persen dari kapasitas,” imbuhnya.

Usai tes ini, selanjutnya peserta yang lolos akan diumumkan pada 19 Juni 2021.

“Pengumuman SBMPN pada 19 Juni dan kuotanya hanya 850 peserta. Jumlah ini adalah 35 persen dari pendaftar,” tutupnya.(der)

Awan Setiawan Akan Purna Tugas, Polinema Siap-Siap Jaring Direktur Baru

Ketua Panitia penjaringan Direktur Polinema dan tim humas. (Istimewa)

MALANGVOICE – Politeknik Negeri Malang (Polinema) bersiap menjaring direktur baru. Hal ini menyusul jelang purna tugas Direktur Polinema Drs Awan Setiawan MM pada Oktober 2021.

Beberapa persiapan ini, yakni Senat Polinema membentuk panitia khusus untuk penjaringan Direktur baru periode 2021-2025.

Ketua Panitia Pemilihan M. Nanak Zakaria, mengatakan, untuk penjaringan panitia pemilihan direktur baru kali ini menggunakan komposisi berbeda dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Ia menjelaskan, komposisi panitia kali ini diambil dari luar anggota senat. Melainkan dari masing-masing perwakilan jurusan, dengan total panitia ada sembilan orang.

“Masing-masing diambil satu perwakilan dari jurusan yang ada yakni tujuh jurusan. Sisanya dua orang dari kepegawaian dan akademik,” ujarnya, Jumat (4/6).

Meski begitu, untuk peraturan yang membuat dari pihak senat, dan untuk panitia sebagai pelaksana. Sehingga panitia harus bekerja sesuai dengan aturan senat.

Dalam pelaksanaanya, panitia tidak memiliki hak suara dan harus bersikap netral. “Kami netral dan tidak bisa mempengaruhi anggota senat,” tuturnya.

Lebih lanjut, terkait sosialisasi Penjaringan Direktur baru Polinema saat ini, telah diumumkan oleh panitia melalui media sosial, pemasangan baliho, banner dan poster di setiap jurusan dan tempat-tempat strategis lingkungan kampus.

Selain itu, dirinya juga menyebar informasi dibukanya pendaftaran bakal calon direktur di Politeknik Negeri lainnya. Sebab, pihak luar Polinema tetap diizinkan mendaftarkan diri asalkan memenuhi persyaratan.

“Sekarang sudah masuk tahap pendaftaran bakal calon, dimulai 10 Mei sampai 11 Juni 2021. Sementara masih ada dua yang mendaftar,” kata dia.

Secara teknis, panitia melakukan penjaringan minimal empat orang pendaftar. Jika sampai hari terakhir pendaftaran kuota tersebut belum terpenuhi, panitia akan menetapkan perpanjangan waktu pendaftaran, hingga terpenuhi kuota empat pendaftar.

Setelah penjaringan selesai, selanjutnya akan ada rapat internal senat untuk menentukan tiga calon. Penyaringan bakal calon dilakukan 28 Juni hingga 2 Juli 2021.

“Untuk pemilihan nanti ada dua yakni dari senat sendiri dengan bobot 65 persen, dan Pak Menteri dengan bobot 35 persen,” tambahnya.

Komposisi senat diisi oleh 41 orang yang terdiri atas direktur, empat pembantu direktur, tujuh ketua jurusan, dan sisanya perwakilan para dosen.

Panitia berharap proses pemilihan Direktur Polinema periode 2021-2025 berjalan demokratis dan lancar. Pemimpin yang terpilih nantinya diharapkan mampu mempertahankan Polinema sebagai politeknik negeri terbaik dengan peminat dan mahasiswa terbanyak di Indonesia.(der)