HUT ke-7 Malang Voice

Imbas Histeria Massal Mahasiswa Baru, BKM FK UB Diberhentikan

Wadek III FKUB, dr Eriko Prawestiningtyas (tengah). (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB) segera mengambil langkah usai insiden belasan mahasiswa baru mengalami histeria atau reaksi konversi saat gelaran Bina Karakter Mahasiswa (BKM) pada Ahad (25/9).

Wakil Dekan III FK UB, dr Eriko Prawestiningtyas, mengatakan, setelah insiden itu pihaknya menggelar rapat bersama seluruh dekanat FK UB.

“Hasilnya, memberhentikan proses BKM sementara selama dua minggu dan karena menjelang jadwal UTS di pertengahan Oktober. Jadi di-off-kan sementara,” tegasnya, Rabu (28/9).

Baca Juga: Maba FK UB Alami Histeria Massal saat Ikuti BKM Seri ke-4

Eriko menyatakan, BKM yang dilaksanakan FK UB ada enam sesi. Insiden belasan mahasiswa baru mengalami histeria atau reaksi konversi ini terjadi pada BKM seri ke-4 pada sore hari sebelum acara ditutup.

Artinya dua sesi BKM ke-5 dan 6 diundur sampai UTS selesai. Apalagi dua sesi terakhir itu hanya proses inagurasi atau penutupan.

Eriko menegaskan, setiap proses BKM dilakukan di akhir pekan mulai pukul 7.00 sampai paling lambat pukul 16.00 WIB.

“Sesi ke-5 dan 6 dimodifikasi sepenuhnya karena tinggal inagurasi, tinggal penutupan. Kami akan seleksi acara, kalau tidak urgent akan dieliminasi,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya ada 13 mahasiswa baru mengalami histeria massal atau reaksi konversi pada Ahad (25/9). Sebagian dari mereka mencurahkan kekesalan sambil berteriak dan menangis.

Tiga diantaranya bahkan harus dilarikan ke rumah sakit untuk diberi penanganan lebih lanjut karena mengalami sesak napas.

“Pada saat itu dibawa ke RS UB dibawa dengan kondiai sesak napas, kemudian sudah dapat penanganan baik dan diperbolehkan pulang,” jelas dr Eriko.

Staf Ahli Wadek III FK UB, dr Hikmawan Wahyu Sulistomo, menjelaskan peristiwa itu bukanlah kesurupan.

“Ini tidak ada kaitan dengan supranatural atau kesurupan. Mereka tidak bisa atur emosi. Kemungkinan karena capek fisik dan psikis,” tandasnya.(der)

SMK 4 Malang Jadi Pilot Project Programmer Bootcamp Jagoan.Cloud x Utter Academy

Progammer Bootcamp Utter Academy x Jagoan.Cloud. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Jagoan.Cloud bersama Utter Academy menggelar kegiatan Programmer Bootcamp dengan mengajak siswa/siswi SMKN 4 Malang, Rabu (28/9).

Ratusan siswa yang terpilih diajak belajar bersama-sama pengenalan Lavarel, Github, dan cloud infrastructure.

“Ini merupakan program akselerasi bagi siswa SMK yang ingin meningkatkan serta mempercepat dalam memahami ilmu, tools, dan skills terkini di bidang teknologi dan informasi (IT) sesuai perkembangan yang dibutuhkan oleh industri,” kata Brand Specialist Jagoan.Cloud, Andina Paramitha.

Baca Juga: Maba FK UB Alami Histeria Massal saat Ikuti BKM Seri ke-4

Perempuan yang akrab disapa Andien ini menyebut, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan insight kepada para peserta tentang pengenalan dasar serta bagaimana menggunakan Laravel, Github dan cloud infrastructure.

“Sehingga, peserta mendapat pengetahuan baru dalam mengelola infrastruktur cloud agar lebih efisien,” kata dia.

Kemudian, kegiatan tersebut juga akan memberikan insight kepada peserta dalam persiapan kariernya sebagai Full Stack Developer.

“Termasuk, mengenalkan Platform Jagoan.Cloud untuk menunjang proses pengembangan aplikasi/website,” lanjut dia.

Nantinya, ada beberapa kelas. Pertama, yakni “Build Your First Hello World With Laravel”. Di kelas ini, peserta diajak untuk mengenal pengetahuan yang harus diketahui sebelum melanjutkan ke infrastruktur cloud.

Kemudian, memperkenalkan kerangka kerja industri saat ini ke VHS dengan software engineering mayor.

“Dengan menggunakan learning path & framework laravel ini, diharapkan peserta dapat menjadi full-stack engineer hanya dengan menggunakan satu framework,” papar dia.

Kedua, yakni kelas “What is GitiHub”. Di kelas ini akan memberikan pengetahuan terkait sistem manajemen kode sumber adalah keterampilan penting untuk memiliki keterampilan ketika menjadi software engineer.

Ketiga, yakni kelas “Jagoan.Cloud Deployment”, yang akan memberikan pengetahuan kepada peserta teekait deploy proyek ke internet.

Terakhir, yakni kelas “Maintain Your Project”, yang akan memberikan pengetahuan kepada peserta untuk maintain code dengan membuat automatic flow antara code management (github) dengan cloud provider.

“Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan ilmu serta skill yang bisa mempermudah siswa/i untuk lebih adaptif dan mengikuti perkembangan kebutuhan industri IT saat ini dalam penyerapan tenaga kerja,” jelas Andin.

CEO Utter Academy, Chrysler Ade Chandra. (Deny/MVoice)

Sementara itu CEO Utter Academy, Chrysler Ade Chandra, mengatakan, SMK 4 Malang menjadi pilot project programmer bootcamp ini.

Ke depan, kegiatan yang sama akan digelar di sekolah lain di Malang bahkan sampai luar daerah.

“Kami mulai dari SMK karena lebih mudah nyambung soalnya ada jurusan yang sama. Sasaran kami seluruh SMK se Indonesia,” jelas Chrysler.

Pemberian literasi industri digital ini diharapkan mampu memberi pemahaman siswa tentang percepatan transformasi digital.

Sementara itu salah satu siswa kelas 11, Anisa Kurli, merasa sangat terbantu dengan program kolaborasi Jagoan.Cloud bersama Utter Academy.

“Terbantu sekali karena belajar dasar-dasarnya. Apalagi sebentar lagi ada tugas akhir dari sekolah,” singkatnya.(der)

Maba FK UB Alami Histeria Massal saat Ikuti BKM Seri ke-4

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Belasan mahasiswa baru (maba) Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK-UB) mengalami seperti kesurupan massal. Kejadian itu dilaporkan saat mahasiswa menjalani Bina Karakter Mahasiswa (BKM) seri keempat pada Ahad (25/9).

BKM ini digelar Fakultas Kedokteran untuk pemantapan karakter mahasiswa baru. Acara ini dibagi di dua gedung, yakni Gedung Faal dan Graha Medika.

Salah satu mahasiswa baru yang tidak mau disebutkan namanya, membenarkan hal itu. Ia mengatakan mendapat kabar ada temannya seperti kesurupan di salah satu gedung sesaat sebelum proses penutupan BKM pada sore hari.

“Karena saya beda gedung jadi dapat informasi itu dari teman-teman,” katanya.

Dari informasi yang dia dapat, sebelum mengalami seperti kesurupan itu ada perdebatan antara panitia dan mahasiswa.

“Memang ada debat begitu katanya, tapi saya tidak tahu karena beda gedung,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Dekan III FK UB, dr Eriko Prawestiningtyas, membantah adanya kesurupan yang dialami mahasiswa baru.

Dijelaskan lebih lanjut, peristiwa itu disebut histeria atau reaksi konversi dari ilmu kedokteran.

“Itu tidak ada kesurupan, jadi reaksi konversi dari mahasiswa. Dikarenakan beberapa hal bisa kelelahan fisik dan psikis,” katanya, Rabu (28/9).

Eriko mengatakan, ada sekitar 13 mahasiswa yang mengalami histeria tersebut. Tiga diantaranya harus dilarikan ke RS UB untuk menjalani perawatan karena mengalami sesak napas.

“Dari sekian mahasiswa dapat dikondisikan dan pulang sesuai jadwal. Namun ada tiga mahasiswa yang dirujuk ke RS UB, setelah dapat perawatan mereka dinyatakan bisa pulang dan tidak perlu perawatan lanjut,” jelasnya.

Histeria atau reaksi konversi dikatakan Eriko berbeda dengan kesurupan. Ia menjelaskan ketika seseorang mengalami histeria atau reaksi konversi itu dalam keadaan sadar. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab seseorang mengalami hal tersebut.

“Faktor kelelahan fisik dan psikis itu memicu. Jadi mereka mencurahkan kekesalan sambil berteriak dan menangis. Ada juga sambil sedikit protes dan komplain. Beberapa yang mungkin turut merasakan ikut terpancing dan mengalami hal sama, kemudian dibilang kesurupan,” tuturnya.

“Bagi mahasiswa ini mungkin baru karena dulu sering daring dan sekarang seluruh kegiatan dilakukan luring. Saya rasa juga dibutuhkan effort sendiri serta kondisi masing-masing juga berbeda,” lanjut Eriko.

Saat ini belasan mahasiswa yang mengalami histeria massal dilaporkan sudah menjalani aktivitas dengan baik. Termasuk tiga orang yang sempat mendapat perawatan di RS UB.

“Seluruh kegiatan BKM dipantau tim kesehatan dan ada supervisor juga,” tandasnya.(der)

Kuliah Umum Studium Generale FEB UM, Hadirkan Pemateri Asing Tambah Wawasan Maba

Kuliah umum Studium Generale FEB UM. (Istimewa)

MALANGVOICE – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang (FEB UM) menggelar kuliah umum bertajuk Studium Generale pada Senin (26/9).

Mengambil tema ‘Nurturing Academic Life: Strengthening Business Research Environment or Wider Contribution’ ini menghadirkan narasumber asing dari Prof. Dr. Rosmiza Binti Haji Bidin dari Universitas Putra Malaysia sebagai pemateri yang hadir secara langsung, dan Dr. Shadi Alhaleh yang merupakan alumni S2 Akuntansi UM yang berasal dari Palestina dan tengah mengajar di Zhengnan University China.

Wakil Dekan II FEB UM, Dr. Puji Handayati, S.E., Ak., M.M., CA., CMA, mengatakan, kuliah umum Studium Generale sengaja digelar dalam rangkaian Dies Natalis ke-68 Universitas Negeri Malang (UM) sekaligus Dies Natalis FEB UM tahun 2022.

Narasumber asing yang dihadirkan ini bertujuan memberikan gambaran bagaimana proses pembelajaran di luar negeri.

Baca Juga: Profesor Okayama University Beri Kuliah Tamu di Polinema

“Dengan mengundang dua narasumber asing tersebut maka mahasiswa baru FEB UM secara listening dan notif langsung dari para pembicara asing sehingga dapat menerima hal baru termasuk model pembelajaran di luar itu bagaimana. Termasuk pengalaman Shadi saat belajar di UM ini,” ujarnya.

Kuliah umum ini diikuti mahasiswa baru FEB UM dengan total 1.300 mahasiswa. Puji mengatakan, besar harapan bagi mahasiswa baru mengetahui dan mempunyai pengalaman agar bisa sukses di masa mendatang.

“Kenapa kita lakukan ini karena kita ingin memberikan wawasan yang lebih luas kepada para mahasiswa baru angkatan tahun 2022 untuk dapat lebih mengenal lebih luas bagaimana stratgei pembelajaran menjadi orang sukses sesuai karakter yang ada di UM,” ungkap perempuan yang menjabat sebagai Ketua Iakatan Akuntan Indonesia (IAI) Malang Raya ini.

Sementara itu Dekan FEB UM, Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd., M.Si., Ak.,CA. Kuliah umum ini merupakan langkah internasionalisasi kampus.

“Makanya kami mengadakan Studium Generale ini karena UM Fokus internasionalisasi termasuk FEB,” singkatnya.

Cipto menambahkan, Kehadiran Prof. Dr. Rosmiza Binti Haji Bidin dari Universitas Putra Malaysia tersebut menurut Cipto adalah upaya mengoptimalkan kehadiran Rosmiza yang saat ini tengah berada di UM untuk menunggu pengukuhan sebagai Adjunct Profesor UM yang akan dilaksanakan tanggal 29 September 2022 mendatang.

“Ada sekitar 35 hingga 40 orang Adjunct Profesor dari luar negeri yang akan dijadikan profesor kehormatan UM dimana rencananya pada tanggal 29 September 2022 akan dikukuhkan di UM. Untuk FEB ini kebagian empat Adjunct Profesor, salah satunya adalah Rosmiza Binti Haji Bidin yang kita optimalkan menjadi pemateri Studium Generale hari ini,” tutup Cipto Wardoyo.(der)

Profesor Okayama University Beri Kuliah Tamu di Polinema

Kuliah tamu Prof asal Okayama University. (istimewa)

MALANGVOICE – Prof Nobuo Funabiki dari Okayama University Japan memberikan kuliah tamu di Jurusan Teknologi Informasi dan Prodi Magister Terapan Teknik Elektro Politeknik Negeri Malang (Polinema).

Acara yang digelar dengan tema “FILS15.4: Fingerprint-based Indoor Localization System Using IEEE 802.15.4” dan workshop “NPLAS System Using Docker” di Auditorium Lantai 8 Gedung Sipil pada Jumat (16/9).

Baca Juga: Berpredikat Kota Wisata, PAD Kota Batu Stagnan Bertahun-tahun

Kuliah tamu dan workshop ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi dan Prodi Magister Terapan Teknik Elektro.

“Kuliah tamu ini bagi dosen dan mahasiswa serta workshop pengenalan sistem hasil riset di Okayama University,” tutur Yan Watequlis Syaifudin, S.T., M.MT., Ph.D, dosen Jurusan Teknologi Informasi.

Tujuan dilaksanakannya kuliah tamu dan wokshop ini adalah diantaranya adalah untuk meningkatkan hubungan kerja sama internasional antara Polinema dengan perguruan tinggi di luar negeri.

“Dengan kedatangan Prof. Nobuo Funabiki, beberapa pengetahuan dan topik riset bisa diadopsi oleh dosen dan mahasiswa POLINEMA,” ujarnya.

Selain menyampaikan topik riset, Prof. Nobuo Funabiki juga memberikan informasi terkait kesempatan studi lanjut di Jepang, beasiswa serta perguruan tinggi yang ada di Jepang.(der)

Karya Peserta Perwakilan MPM Honda Jatim Terbaik AHMBS 2022

AHM Best Student. (istimewa)

MALANGVOICE – Pada puncak gelaran Astra Honda Best Student (AHM Best Student) 2022 yang diadakan PT Astra Honda Motor (AHM) dan berlangsung secara virtual pada Sabtu (24/09).

Berdasarkan seleksi berjenjang hingga tingkat nasional, AHM memberikan apresiasi tertinggi kepada peserta perwakilan Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT mendapatkan perghargaan level Gold atau terbaik di kategori Invensi.

Level Gold untuk kategori invensi diberikan kepada Sekar Ayu Ramadhani dari SMAN 8 Malang, Jawa Timur berhasil meraih apresiasi tertinggi level Gold melalui karya mesin pengering biji kopi dengan tenaga surya sebagai sumber energi penggerak sistem kerja mesin.

AHM Best Student. (istimewa)

Baca Juga: Korban Pencabulan dan Penganiyaan Beri Syarat Damai ke Kades Bringin

Melalui pengembangan ini, kinerja mesin dapat memangkas waktu proses pengeringan menjadi hanya 1 hari dari sebelumnya 14 hari menggunakan tenaga matahari secara langsung.

“Alhamdulillah saya berhasil meraih Level Gold pada AHM Best Student 2022. Terima kasih untuk dukungannya. Semoga karya saya ini dapat bermanfaat untuk petani kopi di daerah kabupaten Malang serta menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia,“ ujar Sekar Ayu,

Selain peserta terbaik, MPM Honda Jatim juga mendapatkan penghargaan Main Dealer terbaik pelaksanaan AHM Best Student 2022. Dengan penghargaan ini, MPM Honda Jatim mendapatkan penghargaan selama 3 tahun berturut-turut.

“MPM Honda Jatim turut mendukung prestasi anak bangsa yang kreatif dan berprestasi melalui kegiatan AHM Best Student ini. Dan selama 20 tahun ini, banyak karya yang telah dihasilkan oleh siswa – siswi sekolah khususnya di Jatim & NTT. MPM Honda Jatim konsisten mendukung pelaksanaan kegiatan Astra Honda Best Student di Area Jatim & NTT. Semoga AHM Best Student terus bisa berkontribusi untuk memajukan anak – anak bangsa,“ kata Suwito M selaku Presiden Direktur MPM Honda Jatim.  

Memasuki pelaksanaan ke-20, AHM Best Student 2022 yang mengangkat tema “Berkreasi Menebar Inspirasi” menyeleksi karya 622 siswa SMA sederajat dari seluruh Indonesia. Terdapat dua kategori karya yang dinilai pada ajang ini, yakni ide dan invensi/ temuan dengan topik Social Development Goals (SDG’s) atau tujuan pembangunan berkelanjutan, serta didukung keaktifan siswa dalam kegiatan sosial hingga non akademik.

Beragam ide dan karya khas anak muda cerdas diusung dengan mengedepankan kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial di wilayahnya sehingga menghasilkan produk alternatif dari pemanfaatan limbah hingga energi terbarukan.

Penyampaian apresiasi dan penghargaan disampaikan pada acara Seminar Inspirasi dan Penghargaan AHM.

Best Student 2022 yang dihadiri lebih dari 16.107 orang secara virtual. Kegiatan ini dimeriahkan tamu yang inspiratif bagi anak muda yaitu Andi Gilang, pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) dan Bintang Emon yang merupakan stand up comedian dan content creator Indonesia.

Ahmad Muhibbuddin, General Manager Coporate Communication AHM mengatakan penyelengaraan AHM Best Student hingga dua dekade ini merupakan bukti konsistensi perusahaan dalam menggali potensi SDM unggul berkarakter khas anak muda di Tanah Air.Dengan tema kegiatan Care, Creative & Confident, perusahaan berusaha mengelaborasi sekaligus mengapresiasi karya-karya anak muda yang diharapkan dapat memberikan inspirasi dalam berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungannya.

“Kami terus menantang para siswa berpikir kritis dan kreatif sehingga menghasilkan karya yang mampu menjawab isu-isu sosial dan lingkungan yang ada. Kami melihat beragam ide dan temuan dari siswa SMA menarik untuk dikembangkan lebih lanjut melalui penyempurnaan sesuai standar yang berlaku. Apresiasi tinggi kami sampaikan bagi seluruh peserta yang telah mengatur waktu di tengah kesibukan studi untuk terus berkarya dan berprestasi,” ujar Muhib.

Gelaran tahunan AHM Best Student tahun ini dibuka sejak 11 Mei hingga 31 Juli 2022. Proses seleksi dilakukan secara berjenjang di level regional melalui jaringan Main Dealer sepeda motor Honda di seluruh Indonesia.

Dari tingkat regional, sebanyak 22 karya dari 79 karya yang masuk di level nasional dan dinilai oleh dewan juri profesional di bidangnya seperti Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbudristek, akademisi seperti dosen PPM School of Management dan London School of Public Relations dan juga juri dari kalangan praktisi. Karya-karya terbaik AHM Best Student 2022 mendapatkan apresiasi beasiswa pendidikan dengan total sebesar Rp72 juta.

Tahun ini, siswa dapat mengikuti kompetisi pada dua kategori. Kategori ide merupakan karya yang masih berada dalam tahapan konsep yang diwujudkan dalam bentuk prototype atau purwarupa dan memiliki potensi dampak dan manfaat saat penerapannya.

Sementara itu, kategori invensi merupakan karya yang sudah dimanfaatkan oleh kelompok tertentu dan minimal sudah diuji oleh pihak berkompeten atau mendapatkan pengakuan manfaat serta memiliki identitas produk yang memberikan dampak terukur.

Wadahi Kreatifitas Alumni

Selama dua dekade, AHMBS telah diikuti oleh 1.284 orang yang kini memiliki beragam profesi baik itu sebagai karyawan, wiraswasta, dosen hingga dokter. Tahun ini, sebanyak 4 alumni AHM Best Student yang bergerak di bidang kewirusahaan mendapatkan dukungan dana pengembangan UMKM dengan total nilai Rp 100 juta. Bantuan ini akan terus bergulir bagi para alumni lainnya sesuai dengan kriteria.

Di gelaran spesial ke-20, AHM juga mengukuhkan forum alumni yang tergabung di Sahabat AHM Best Student sebagai ruang untuk berkolaborasi dan sekaligus sarana komunikasi dan berjejaring dalam menapaki masa depan.

“AHM Best Student telah membuka wawasan hidup, mengasah kepercayaan diri dan meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan. AHMBS wadah yang tepat untuk berkreasi dan menginspirasi generasi penerus melalui kreasi yang positif sekaligus melakukan networking dengan teman seusia dari seluruh Indonesia,” ungkap Gracia Paramitha Ph.D sebagai alumni tahun 2006 yang memiliki profesi sebagai akademisi di salah satu perguruan tinggi bergengsi di Jakarta.(der)

Samba Episode Kedua, Berkonsep Nusantara Sebagai Etalase Budaya Heppie

Rektor IKIP Budi Utomo, Associet Prof. Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si saat menerima bunga dari para Maba IBU Malang. (MVoice/Toski D).

MALANGVOICE – Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Budi Utomo menyambut mahasiswa baru episode kedua tahun ajaran 2022/2023 dengan tema nusantara.

Kegiatan penyambutan tersebut digelar di halaman kampus C, IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, Jalan Citandui, Kota Malang, Rabu (21/9) malam.

Untuk menerima 500 mahasiswa, yang menjadi peserta Samba Nusantara tersebut, IBU Malang menampilkan seluruh kemampuan mahasiswa yang berasal dari seluruh Indonesia, mereka membawakan masing-masing budaya.

Dalam Samba kali ini, konsep yang membahagiakan benar-benar muncul dari seluruh mahasiswa.

Mereka melebur dari setiap daerah, yang menjadi satu tanpa sekat, dan yang muncul hanya satu yakni mahasiswa IKIP Budi Utomo, Malang.

“Ini Samba yang selalu heppie. Tanpa perploncoan. Konsep Samba yang dimunculkan adalah yang membahagiakan. Karena kuliah itu harus bahagia,” ujar Rektor IKIP Budi Utomo, Associet Prof. Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si, saat ditemui awak media disela-sela kegiatan Samba episode kedua, tahun ajaran 2022/2023.

Dalam Samba Nusantara episode 2 ini, tidak hanya penerimaan secara resmi 500 mahasiswa baru. Namun juga ada 257 mahasiswa, dari program Pertukaran Mahasiswa Merdeka.

Tak heran jika Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), juga ikut menyambut, dan mereka menampilkan keahlian dan kelebihan setiap program studi. Termasuk diantaranya lewat stand-stand bazar, yang didirikan melingkar di sekeliling panggung, yang menjadi ‘etalase’ tarian Nusantara Utama.

“Senang dan bahagia itu, adalah mood booster yang dapat meningkatkan daya serap mahasiswa, terhadap ilmu dan pengalaman. Jadi harus bahagia. Harus heppiee,” jelasnya.

Konsep Samba yang dimunculkan ini, lanjut Nurcholish, juga selaras dengan Merdeka Belajar yang dilakukan IKIP Budi Utomo selama ini, apalagi kurikulum IKIP Budi Utomo dijamin membahagiakan, fleksibel, sesuai dengan kebutuhan pasar dan masa depan.

“Merdeka dan heppiee berarti mahasiswa baru IKIP Budi Utomo memupuk spirit merdeka dalam belajar, sebagaimana program Kemdikbudristek. Sedangkan Heppiee yang berarti, proses pendidikan di kampus ini, bertumpu pada budaya akademik yang membahagiakan,” tukasnya.(der)

Muhaimin Iskandar Jadi Tamu Istimewa di Penutupan Oshika Maba Unisma

Penutupan Oshika Maba Unisma. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar menjadi tamu istimewa di penutupan Orientasi Studi Kehidupan Kampus (Oshika) bagi Mahasiswa Baru Unisma, Rabu (14/9).

Di hadapan 4.257 mahasiswa baru, Cak Imin sapaan akrabnya berpesan agar Unisma terus mampu melahirkan lulusan yang sesuai cita-cita kelahiran Unisma.

Hal ini sesuai tema yang dipilih, yakni ‘Menjadi Generasi Unggul Menyongsong Indonesia Emas 2045’.

“Karena di Unisma dididik ideologi perjuangan ahlusunnah wal jamaah saya yakin Indonesia akan cepat maju,” katanya.

Penutupan Oshika Maba Unisma. (Deny/MVoice)

Baca Juga: Ribuan Petani di Kabupaten Malang Sambat Kelangkaan Pupuk Bersubsidi ke Cak Imin

Dengan bekal yang sudah didapat selama menempuh studi di Unisma, Cak Imin yakin akan muncul pemimpin baru yang bisa membawa perubahan di Indonesia di masa mendatang.

“Insya Allah di antara anak-anak semua ini akan lahir pemimpin bangsa, yang siap melakukan perbaikan dan perubahan. Saya yakin, diantara mahasiswa ini, akan jadi pemimpin, kalau nggak presiden minimal menteri,” lanjutnya.

Baca Juga: Tandon Air Simpar Dibuka, Ribuan Pelanggan Perumda Tugu Tirta Kota Malang Lega

Pria yang juga Ketum PKB ini menyatakan, kebanggaan dan rasa haru atas meningkatnya Unisma saat ini. Terbukti tahun ajaran baru kali ini mampu menyedot ribuan mahasiswa baru.

“Ini kemajuan yang dashyat, saya ikut bangga, ikut bersyukur. Ayo kita bahu membahu agar Unisma menjadi perguruan tinggi kelas dunia,” harapnya.

Sementara itu Rektor Unisma, Prof Maskuri mengatakan, dari pemaparan Cak Imin diharap mampu menularkan kesuksesan kepada mahasiswa menjadi pemimpin di masa depan.

“Luar biasa semangat beliau,” tandasnya.(der)

Ribuan Maba Fakultas Vokasi UB Ikuti Krima 2022

Krima Fakultas Vokasi UB di Samantha Krida. (istimewa)

MALANGVOICE – Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) menggelar Krida Mahasiswa (Krima) di Gedung Samantha Krida, Ahad (11/9). Acara rangkaian PPKMB ini mengusung tema “Sinergi dalam Berinovasi Menyosong Era Society 5.0”.

Kegiatan rutin bagi mahasiswa baru ini kembali digelar secara offline setelah dua tahun terhalang pandemi Covid-19. Tahun ini Krima diikuti 1.257 mahasiswa baru.

Fakultas Vokasi mendatangkan beberapa pemateri untuk mengisi acara tersebut, diantaranya Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph. D selaku praktisi Vokasi dan dari pihak internal, yaitu Sovia Rosalin, A. Md., S.A.P., S. Kom., M.A.B selaku
Dosen Tetap Program Studi D-III Administrasi Bisnis.

Dekan Fakultas Vokasi UB, Prof Unti Ludigdo, mengatakan, agenda Krima ini mengenalkan pemahaman aspek lingkungan di dalam pendidikan vokasi UB. Krima ini wajib bagi seluruh mahasiswa di Fakultas Vokasi UB.

Dekan Fakultas Vokasi UB, Prof Unti Ludigdo dan Wikan Sakarinto. (Deny/MVoice)

“Makanya kami mengundang Wikan Sakarinto sebagai praktisi vokasi sejati untuk berbagi pengalaman dan ilmu,” katanya.

Dengan berbagai pengalaman yang diberikan Wikan, diharap mahasiswa baru Vokasi UB mendapatkan inspirasi untuk meningkatkan soft skill sehingga mampu mempercepat mahasiswa mencari kerja.

“Soft skill memiliki peranan penting tak terkecuali hard skill, sehingga dapat menjadi kekuatan diri mereka kelak saat mencari kerja,” ujarnya.

Sementara itu Wikan Sakarinto, menegaskan, dalam pendidikan vokasi memang perlu diperkuat soft skill dan leadership.

Ia pun berharap dari Fakultas Vokasi UB ini mampu menciptakan lulusan yang berkompeten di dunia kerja.

“Itu nanti membesarkan peluang ciptakan entrepreneur berbasis inovasi dan teknologi,” tegas mantan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi.(der)

Kapolri Listyo Sigit Dorong AMM Berkontribusi Memajukan Bangsa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit bersama Rektor UMM Drs Fauzan. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup Konsolidasi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (7/9).

Dalam kesempatan itu, Listyo Sigit mendorong AMM untuk berkontribusi dengan berbagai cara untuk memajukan bangsa. Ia juga menilai bahwa terobosan yang disiapkan UMM, yakni Center of Excellence (CoE) dan Center for Future of Work (CFW) bisa mengisi program besar pemerintahan Indonesia.

“Pun dengan pembangunan infrastruktur yang bisa mendukung dalam upaya melahirkan SDM yang andal. Selain itu penyederhanaan regulasi dan stabilitas politik,” katanya.

Baca Juga: JEP Divonis 12 Tahun, Tim Kuasa Hukum Beberkan Kejanggalan

Sigit juga menegaskan, Polri sudah melakukan berbagai upaya untuk menjaga keamanan negara. Salah satunya terkait moderasi beragama. Ia mengatakan bahwa program Presisi yang dilaksanakan Polri selama salah satu sumbernya berasal dari Muhammadiyah.

“Saya mengapresiasi Muhammadiyah yang merupakan organisasi besar di Indonesia dengan segala sumbangsihnya terhadap bangsa. Salah satunya kesigapan dalam menangani Covid-19 selama ini. Saya juga memiliki harapan besar pada AMM dan percaya adik-adik mahasiswa dapat mengisi sektor-sektor pemerintah dengan kemampuan yang dimiliki. Selama teman-teman mampu menjaga persatuan para angkatan muda, maka tentu kita akan menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan baik,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. menjelaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan untuk menanamkan jiwa kebangsaan pada diri kader muda Muhammadiyah. Sehingga rasa untuk mengembangkan dan melindungi bangsa sudah tertanam sejak dini. Selain itu, konsolidasi ini menjadi sebuah ikhtiar dalam menyongsong Indonesia emas tahun 2045.

“Dalam mempersiapkan Indonesia emas 2045 ini, UMM kini mencetuskan program CFW. Program tersebut sudah diimplementasikan dalam program CoE yang bertujuan untuk mencetak lulusan Kampus Putih UMM yang andal guna menopang Indonesia Emas 2045,” imbuh Fauzan.

Di sisi lain, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto, S.Hi. menegaskan bahwa AMM hadir sebagai gerakan dakwah yang inklusif dan bersama-sama mengajak menuju kebaikan. Mengutamakan kolaborasi demi membangun bangsa Indonesia.

“Ke depan, gagasan dan ide yang sudah dihasilkan tidak hanya berhenti di konsolidasi saja, tapi bisa diimplementasikan sesuai dengan apa yang direncanakan. Bukan hanya menjadi penonton tapi menjadi gerakan yang mampu menebarkan kemanfaatan bagi sesama,” pungkas Nanto.

Turut hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Malang Sanusi. Pun dengan Ketua PP Muhammadiyah Prof. Syafiq A. Mughni diiringi dengan para pimpinan Ortom.(der)