31 January 2023
31 January 2023
26.6 C
Malang
ad space

Arema FC Kenalkan Jersey Hitam saat Lawan PSS Sleman

Pemain Arema, Abel Camara menggunakan jersey keempat saat melawan PSS Sleman. (Istimewa)

MALANGVOICE – Arema FC sempat mengenalkan jersey baru saat menghadapi PSS Sleman pada Kamis (26/1) di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Jersey warna hitam ini digunakan skuad Singo Edan pada pertandingan tersebut. Jersey itu merupakan bentuk penghormatan kepada korban Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022.

Manajer Arema FC Official Store, Tjiptadi Purnomo, mengatakan, jersey hitam ini merupakan versi keempat pada musim ini. Melengkapi jersey warna biru, putih, dan merah.

Baca Juga: Ratusan Rumah Terdampak Gempa Tahun 2021 Silam Belum Terima Bantuan

Ratusan Rumah Terdampak Gempa Tahun 2021 Silam Belum Terima Bantuan

Tjiptadi mengatakan, sebenarnya jersey keempat warna hitam ini diluncurkan pada awal musim Liga 1 2022/2023, namun karena adanya Tragedi Kanjuruhan sehingga desain banyak berubah.

“Seperti informasi sebelumnya, jersey ini diluncurkan saat putaran kedua,” ungkap manajer Arema FC Official Store, Tjiptadi Purnomo.

Dengan begitu, mewakili manajemen Arema FC mengaku tidak ada jersey yang dipensiunkan.

“Jadi tidak ada jersey yang dipensiunkan, dipakainya jersey tersebut tentu sudah sesuai kesepakatan saat techninal meeting,” tandasnya.

Sayangnya dalam pertandingan tersebut Arema FC kembali menelan kekalahan dengan skor 2-0. Ini merupakan kekalahan beruntun selama empat kali sejak melawan Madura United di penghujung putaran pertama.(der)

Insiden Pelemparan Bus Arema, Pemain dan Asisten Pelatih Terluka

Logo Arema FC. (Istimewa)

MALANGVOICE – Bus tim Arema FC mengalami kerusakan karena mendapat pelemparan setelah pertandingan melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Kamis (26/1).

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto, mengungkapkan kondisi tim pasca insiden pelemparan bus Arema. Ia menyebut beberapa pemain dan official tim ada yang terluka.

Dari seluruh awak tim tersebut, asisten pelatih Arema FC Kuncoro terlihat mengalami luka cukup serius di bagian lututnya dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit, beberapa pemain diantaranya, Adilson Maringa dan Achmad Figo mengalami luka di tangan.

Baca Juga: Terkendala Cuaca, Pencarian Bocah Hanyut di Selokan Candirenggo Dihentikan

Bocah Hanyut di Candirenggo, Ratusan Personel Diterjunkan untuk Pencarian dan Evakuasi

“Kami memastikan semuanya dalam kondisi selamat, meski ada beberapa yang terluka terkena pecahan kaca dan lemparan, termasuk yang kita tahu adalah asisten pelatih Arema, Kuncoro yang mengalami luka di daerah lutut,” kata Tatang.

Insiden itu diterima tim Arema FC dari Stadion Maguwoharjo. Beberapa video yang viral di media sosial menunjukkan aksi pelemparan yang dilakukan oknum di jalanan.

Tatang menjelaskan bahwa untuk memastikan lebih jauh, dirinya meminta kepada tim medis untuk memastikan kondisi seluruh kondisi awak tim termasuk pemain.

“Lebih jauh lagi terkait kondisi pastinya, tim medis akan melakukan pemeriksaan,” tandas Tatang.

Dalam laga PSS Sleman melawan Arema FC itu, tuan rumah memenangkan pertandingan dengan skor 2-0.

Gol diciptakan Mila di menit 36 dan mampu digandakan Bokhasvili di menit 64.(der)

Tak Ingin Kalah Lagi, Arema Siapkan Strategi Khusus Hadapi PSS Sleman

Pelatih Arema FC, Javier Roca. (Dok. Arema FC)

MALANGVOICE – Arema FC akan menjalani laga tandang melawan PSS Sleman di pekan ke-20 Liga 1 2022-2023, Kamis (26/1).

Tim Singo Edan tak ingin kembali meraih kekalahan dari pertandingan sebelumnya, karena itu pelatih Arema FC Javier Roca menargetkan poin penuh.

Kekalahan atas PSIS Semarang di pekan sebelumnya membuat banyak evaluasi di tubuh Arema.

Baca Juga: Tim Khusus Pemburu Tikus Dibentuk di Pasar Batu

Pemkot Batu Kejar Realisasi Pelebaran Jalan Ir Soekarno

“Harus menang. Kalau rekor itu kan beda semua, hasil kan pasti berbeda juga kan. Paling tidak kita fokus perbaiki dari 3 kali kekalahan beruntun,” kata Roca.

Roca mengaku mendapat poin penuh dalam laga besok bukanlah hal mudah. PSS Sleman dinilai sebagai tim yang solid, namun pelatih asal Chile ini sudah punya strategi khusus.

“Kalau permainan Seto sudah memiliki ciri khas yang baik. Kita tahu juga dari sisi menyerang ada Jonathan Cantillana. Paling tidak kita harus lebih konsentrasi dan tenaga ekstra,” tegasnya.

Diketahui Arema FC kini berada di posisi 9 klasemen sementara.(der)

IB Minta Namanya Dihapus dari Daftar Calon Waketum PSSI

Kepala Staf Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Nama Iwan Budianto muncul kembali dalam bursa calon Waketum PSSI. Padahal Iwan Budianto sudah mengumumkan mundur dari jabatannya dan tidak mau masuk lagi ke PSSI periode 2023-2027.

IB begitu ia disapa meminta Komite Pemilihan PSSI untuk menghapus namanya dalam daftar calon Wakil Ketua Umum PSSI.

“Saya sampaikan terimakasih kepada pemilik suara PSSI yang sudah mendaftarkan nama saya ke Komite Pemilihan (KP) untuk maju lagi sebagai Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027. Namun, seperti janji saya sebelumnya, saya tidak ingin mencalonkan dan dicalonkan kembali menjadi Exco PSSI periode 2023-2027,” katanya.

Baca Juga: Gempa 5,1 M Guncang Malang Raya, Tidak Berpotensi Tsunami

Tersambar Kereta Pertamina di Klojen, Warga Pacitan Tewas Alami Luka di Kepala

Untuk mempertegas keputusannya tersebut, IB sudah mengirimkan surat resmi kepada Komite Pemilihan terkait permintaanya untuk menghapus namanya DALAM DAFTAR calon Waketum PSSI 2023-2027.

“Saya sudah berkirim surat dan meminta Komite Pemilihan untuk menghapus nama saya sebagai calon Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027,” tegasnya.

Sebelumnya Komite Pemilihan (KP)PSSI sudah mengeluarkan update terbaru nama-nama bakal calon Komite Eksekutif untuk Kongres Luar Biasa pada 16 Februari 2023 mendatang.(der)

Tanggapan Direksi Arema Soal IB Mundur Jadi Waketum PSSI

Tatang Dwi Arifianto. (istimewa)

MALANGVOICE – Mundurnya Iwan Budianto sebagai Waketum PSSI langsung ditanggapi Komisaris Arema FC, Tatang Dwi Arfianto.

Tatang menyambut baik kembalinya IB ke markas Arema setelah mundur dari PSSI. Ia berharap tetap melanjutkan program tanggap darurat membantu para keluarga korban pasca 100 hari Tragedi Kanjuruhan.

“Program lanjutan crisis center perlu, sebelumnya klub telah memberi total bantuan sebesar 35 juta untuk masing masing korban meninggal total 135 korban, 24 korban luka berat dan sekitar 160 luka ringan,” paparnya.

Baca Juga: Pemkab Malang Berharap Revitalisasi Pasar Lewat DAK

DAU Pemkab Malang Tahun 2023 Turun Rp300 M, Ini Penyebabnya

Tatang menambahkan terkait dinamika tuntutan Aremania, pihaknya akan mengajak komunikasi agar ditemukan solusi. “Arema FC akan proaktif menjalani program pemulihan jangka panjang maupun jangka pendek yang ditampung dari saran masukan Aremania serta stake holder Malang Raya,”ujarnya.

Diakui Tatang, secara psikis pengelolaan serta bisnis , Arema FC mengalami dampak yang memprihatinkan, mulai renegoisasi sponsor sampai penataan benefitnya, sebab butuh pembiayaan yang tinggi dikarenakan Singo Edan harus berpindah home base dan berhentinya kompetisi.

“Kita akui kita terpuruk dan prihatin. Namun, banyak pesan dan motivasi datang dari banyak pihak, juga dari para keluarga korban, Arema FC harus mampu lewati ujian ini dan harus tetap menjaga tetap ada,”pungkasnya.

Ia berjanji akan terus berjuang mencari keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan.

“Kita hampir 80 persen karyawan dan pimpinan di Arema FC proaktif memberikan keterangan agar proses hukum berjalan obyektif. Kita sama juga berjuang mencari keadilan,” tandasnya.(der)

Iwan Budianto Mundur dari Waketum PSSI, Balik Urus Arema FC

Iwan Budianto. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Iwan Budianto mundur dari jabatannya sebagai Waketum PSSI periode 2019-2023. Keputusan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab dirinya selepas Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

Dengan keputusannya ini, IB sapaan akrabnya juga tidak mau mencalonkan atau dicalonkan sebagai Exco PSSI periode 2023-2027.

“Rasanya tidak elok dan tidak etis jika saya kembali duduk di Exco PSSI. Itu sebabnya saya tidak mau mencalonkan dan tidak bersedia dicalonkan,” kata IB.

Baca Juga: Uji Forensik Kebakaran Pasar Relokasi Batu Butuh Waktu 14 Hari

Kuota Haji di Kabupaten Malang Tahun 2023 Bakal Bertambah

Terlepas dari keputusannya tersebut, IB memiliki harapan besar kepada siapapun yang menjabat di pengurusan PSSI kedepan bisa menjalankan amanah untuk perbaikan sepak bola kedepan.

“Siapapun yang terpilih menjadi ketua umum, wakil ketua umum, dan Exco PSSI 2023- 2027 bisa menjalankan amanah yang telah diberikan oleh pemilik suara.” tegasnya.

Setelah melepas jabatannya itu, IB akan kembali ke markas Arema FC. Perlahan ia akan menata kembali komunikasi dengan korban tragedi dan Aremania serta stakeholder untuk membahas masa depan Arema FC.

Meskipun Pasca-tragedi Kanjuruhan, sebagai direksi Arema FC, IB sudah langsung menginstruksikan kelangsungan Crisis Center dengan membentuk tim untuk memberikan bantuan dan pendataan secara detail baik yang berada di wilayah Malang maupun luar Malang.

“Kami tiada henti untuk meminta maaf, dan kami ingin bangkit bersama untuk menyembuhkan luka yang kita rasakan. Kami memaklumi dan memahami apapun respon yang ditujukan kepada kami. Namun terimalah kami berikhtiar untuk berbenah dan meraih harapan baru agar lebih baik dan pulih,” ujar IB.(der)

Laga Arema vs Borneo Akhirnya Ditunda

MALANGVOICE – Laga Arema FC menjamu Borneo FC resmi ditunda. Penundaan pertandingan ini disampaikan PT LIB sebagai operator Liga 1.

Dalam surat bernomor 016/LIB-KOM/I/2023 tersebut, PT LIB mencantumkan beberapa poin sebagai rujukan, yakni circular Perubahan Jadwal Kompetisi BRI Liga 1-2022/2023 (Circular #20) tanggal 11 Januari 2023, Surat dari Arema FC nomor: 013/SEKR/ARM/I/2023 perihal Pemberitahuan Hasil Koordinasi dengan Pihak Kepolisian di Semarang tanggal 12 Januari 2022, Surat dari DISPORA PEMPROV Jawa Tengah nomor: 426/109 kepada Ketua Panpel LOC Semarang perihal Balasan Permohonan dan Rekomendasi tanggal 12 Januari 2022 dan pelaksanaan Kompetisi BRI Liga 1-2022/2023.

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto, mengatakan, sudah menerima surat penundaan pertandingan dari PT LIB.

Baca Juga: Carteker KONI Kota Malang Buka Pendaftaran

Ditolak di Semarang, Arema Pasrahkan Venue dan Jadwal Pertandingan ke LIB

Pos Polisi Kayutangan Tertutup Beragam Poster

“Ya, secara resmi Arema FC mendapatkan surat dari PT LIB terkait status pertandingan Arema FC vs Borneo FC, yakni pertandingan mengalami penundaan,” kata Tatang, Jumat (13/1).

Laga perdana Arema di putaran kedua Liga 1 2022/2023 melawan Borneo FC sejatinya berlangsung pada 15 Januari 2023. Namun, karena Arema belum bisa mendaftarkan home base atau venue pertandingan sehingga laga terpaksa ditunda.

Terakhir Singo Edan mengajukan Stadion Jatidiri Semarang sebagai home base, sayangnya hal itu mendapat penolakan dari suporter PSIS Semarang.

Selain Semarang, Arema juga mendapat penolakan penggunaan stadion di Magelang, Bali, dan Bantul.

Tatang mengaku menerima apapun keputusan dari penyelenggara Liga 1. Apalagi Arema siap menjalani konsekuensi sanksi Pasca-tragedi Kanjuruhan.

“Jadwal baru akan disampaikan menyusul, tapi pada prinsipnya Arema FC menerima keputusan tersebut sesuai dengan yang disampaikan kemarin,” tandasnya.(der)

Ditolak di Semarang, Arema Pasrahkan Venue dan Jadwal Pertandingan ke LIB

Susunan jajaran manajemen Arema FC. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Laga Arema FC melawan Borneo FC belum menemui kepastian terkait lokasi pertandingan. Izin menggunakan Stadion Jatidiri Semarang pun mendapat penolakan.

Sejatinya pertandingan putaran kedua BRI Liga 1 2022 itu akan digelar pada 15 Januari. Namun karena penolakan itu Arema FC kini hanya bisa pasrah menyerahkan penjadwalan ulang kepada PT LIB.

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto, mengatakan, dengan besar hati menerima segala perubahan jadwal laga perdana di putaran kedua.

Baca Juga: Pos Polisi Kayutangan Tertutup Beragam Poster

Diduga korsleting MCB, Sebuah Rumah di Lawang Terbakar

“Arema FC menghargai (Keputusan penyelenggaraan pertandingan), kami istikomah, menyerahkan keputusan pada LIB untuk melakukan penjadwalan ulang untuk pertandingan pekan ke-18 antara Arema FC melawan Borneo FC,” ungkap Tatang.

Menatap putaran kedua BRI Liga 1 2022, Arema FC memang konsisten menjalani hukuman bahwa seluruh pertandingan kandang diselenggarakan di luar Malang dengan jarak minimal 250 km dari Stadion Kanjuruhan.

Terkait bagaimana nantinya hasil dari penjadwalan ulang yang dilakukan oleh PT LIB terkait venue pertandingan dan waktu pertandingan, Arema FC mengaku siap untuk menjalankan.

“Pada prinsipnya Arema FC siap untuk bermain dimanapun pertandingan digelar,” tandas Tatang.

Sebelumnya penolakan penggunaan stadion di beberapa tempat diterima Arema FC. Mulai dari Magelang, Bali, Bantul, dan terakhir Semarang. Hal inu karena imbas Tragedi Kanjuruhan yang menelan 135 korban jiwa pada 1 Oktober silam.(der)

Waris Bantah Kabar Dirinya Masuk ke Bursa Calon Ketua KONI Kota Malang

Ketua Askot PSSI Kota Malang, Waris Susanto. (istimewa)

MALANGVOICE – Ketua Askot PSSI Kota Malang, Waris Susanto, membantah kabar dirinya ikut meramaikan bursa calon Ketua Umum KONI Kota Malang.

Berita ini ramai beberapa waktu lalu dan langsung ditanggapi Waris. Waris mengaku berita itu tidak benar sama sekali.

“Itu hoaks. Saya tidak ada pikiran kesitu (mencalonkan diri Ketua Umum KONI Kota Malang),” tegas pria yang pernah menjadi Marinir dan juga mantan petinju, saat ditemui di Kantor Askot PSSI Kota Malang, Kamis (12/1).

Baca Juga: Covid Landai, Penutupan Isoter Tunggu Instruksi Pusat

Sat Reskrim Polres Batu Bawa Sampel dari Lokasi Kebakaran Pasar Relokasi

Saat ini Waris lebih fokus untuk memperbaiki sepak bola di Kota Malang sampai akhir periode 2022-2026, dan fokus caretaker pengurus KONI Kota Malang untuk menggelar Musyawarah Olahraga Kota luar biasa (Musorkot LUB).

“Saya tidak mau (mencalonkan diri sebagai ketua umum KONI Kota Malang). Saya ingin benerin PSSI Kota Malang. Jadi, saat ini saya fokus PSSI, dan selama satu bulan ini saya fokus sebagai caretaker KONI Kota Malang di musorkot,” lanjutnya.

Sebelumnya, Waris Susanto dikabarkan menjadi Bakal calon Ketua KONI Kota Malang, setelah memaparkan ide cemerlang untuk memajukan olah raga di Kota Malang, sekaligus meningkatkan kesejahteraan atlet, pelatih maupun seluruh instrumen yang terlibat langsung maupun tidak langsung dengan olah raga.

“Saya dipercaya untuk masuk di careraker KONI. Saya tidak berpihak, tapi penengah. Makannya saya tidak berminat menjadi ketua KONI Kota Malang,” jelasnya.(der)

Arema Rilis Jersey ke-4, Dominasi Warna Hitam untuk Hormati Korban Tragedi Kanjuruhan

Store Arema FC di Kandang Singa. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC direncanakan merilis jersey ke-empat di putaran kedua Liga 1 2022/2023.

Manajer Official Store Arema FC, Tjiptadi Purnomo, mengatakan, rencana rilis jersey ini sudah direncanakan sejak awal musim.

Tjiptadi menjelaskan awalnya desain jersey ke-empat ini merupakan bocoran untuk kompetisi musim depan, namun karena ada Tragedi Kanjuruhan membuat ada perubahan desain.

Baca Juga: Pemkab Malang Bangun Shelter dan Lengkapi Fasilitas di Budug Asu

Si Jago Merah Hanguskan Sejumlah Kios di Pasar Relokasi Kota Batu

“Jersey baru ini desainnya ada clue jersey musim depan, tapi karena ada Tragedi Kanjuruhan desain diperbarui,” kata Tjiptadi, Kamis (12/1).

Pria yang akrab disapa Aditoel ini mengaku, dalam desain disebutkan ada nama 135 korban Tragedi Kanjuruhan. Jersey baru ini didominasi warna hitam gelap sesuai tema yang diambil.

Jersey keempat nanti ada detail khusus untuk menghormati korban Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022. Kemungkinan saat kompetisi sudah berjalan, yang jelas jersey keempat itu juga akan kita daftarkan ke operator kompetisi,” jelasnya.

Saat ini Arema FC memang menggunakan tiga jersey yakni untuk jersey utama yang berwarna biru kemudian jersey kedua berwarna putih dan yang ketiga berwarna merah.(der)