Arema FC Rombak Tim, 14 Pemain Out

Skuat Arema FC. (dok. Liga 1)
Skuat Arema FC. (dok. Liga 1)

MALANGVOICE – Arema FC semakin serius merombak tim untuk persiapan di kompetisi musim 2020. Total sudah ada 14 pemain yang dilepas di bursa transfer kali ini.

Semua pemain yang dilepas ini juga banyak dari tim inti musim lalu. Sebut saja Hamka Hamzah, Makan Konate, Arthur Cunha, dan Sylvano Comvalius. Kedua nama terakhir diusahakan untuk dipinjamkan ke klub lain.

Perombakan ini dilakukan atas dasar evaluasi musim lalu. Arema FC gagal meraih target dan hanya finish di peringkat 9 klasemen Liga 1 2019.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, mengatakan, semua pemain dilepas sudah mendapat rekomendasi dari tim pelatih. Namun, ada beberapa pemain yang memilih keluar karena ingin memiliki jam terbang tinggi sebagai pesepakbola profesional.

“Seperti [Nur] Hardianto dan Rifaldi [Bawuo]. Mereka masuk skema pelatih, tapi karena mereka memilih keluar kami tak bisa menahan,” ucapnya dikutip dari laman Liga 1 Indonesia.

Ada yang pergi pasti juga ada yang datang. Diungkapkan Ruddy, pemain pengganti ini sudah disiapkan untuk musim depan.

“Penggantinya sudah ada semua, nanti pasti kami rilis nama-namanya,” singkatnya.

Beberapa nama pemain yang dibocorkan datang ke klub Singo Edan adalah Bagas Adi Nugroho, Ganjar Mukti. Selain itu ada Syaiful Indra Cahya yang diisukan kembali ke Malang.

Skuat Singo Edan diperkirakan akan komplet pada pertengahan Januari ini. Sedangkan latihan perdana diundur menjadi 16 Januari di bawah kepelatihan Mario Gomez.(Der/Aka)

Ditinggal Konate, Arema FC Cari Pengganti

MALANGVOICE – Arema FC akhirnya melepas Makan Konate di bursa transfer musim ini. Hal itu dikarenakan tidak ada kata sepakat antara kedua belah pihak soal kontrak baru di Liga 1 2020.

Sebenarnya pemain asal Mali ini masih sangat dipertahankan manajemen Singo Edan. Ini tak lepas dari kontribusi Konate bersama Arema FC yang sangat besar. Ia bahkan masuk dalam pencetak gol terbanyak musim 2019.

Tapi apa daya, usaha manajemen belum disepakati Konate dan agennya. Padahal sudah ada sodoran nilai kontrak yang jumlahnya naik dari musim lalu.

Dari kami sudah menaikkan nilai kontrak dari musim lalu tetapi angka yang diajukan pihak Konate dengan angka dari kita tidak menemui titik temu,” kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo dikutip laman resmi Liga 1, Senin (6/1).

Meski begitu Arema FC tak ingin diam saja selepas kepindahan Makan Konate. Singo Edan dipastikan bakal mencari pengganti slot pemain asing di posisi playmaker yang ditinggal Konate.

“Sudah ada sekarang kami sedang negosiasi dengan pemain tersebut,” tutup Ruddy.(Der/Aka)

Arema FC Umumkan Delapan Pemain yang Dilepas Musim Ini

Postingan Arema FC Official di media sosial. (istimewa)
Postingan Arema FC Official di media sosial. (istimewa)

MALANGVOICE – Arema FC resmi mengumumkan delapan pemain yang dilepas pada bursa transfer musim ini. Pemain yang dilepas itu diumumkan lewat akun media sosial, Senin (6/1).

Para pemain yang dilepas itu kebanyakan tidak diperpanjang kontraknya dan ada pula yang tidak mencapai kesepatakan baru.

Kedelapan pemain itu antara lain Rifaldi Bawuoh, Ricky Ohorella, Sunarto, Rachmat Latief, Zidane Pulandan, Takafumi Akahoshi, Hamka Hamzah, dan Makan Konate.

“Terima kasih sudah menjadi bagian dari catatan perjalana Arema, terus gulirkan bola, bawa spirit Arema di manapun umak berada,” tulis caption media sosial Arema FC.

Dari semua nama itu, Makan Konate yang menjadi pembicaraan. Ya, pemain asal Mali ini di musim 2019 perannya sangat vital bagi Singo Edan. Konate selalu jadi andalan pengatur serangan di bawah arahan Milomir Seslija.

Konate tidak menemui kata sepakat perpanjangan kontrak karena beberapa hal. Salah satunya nilai kontrak baru yang diminta Konate lebih tinggi dari kontrak lama.

“Kami sudah memberikan tawaran yang sangat tinggi. Tetapi, kalau ada tim lain yang menawar lebih tinggi, kami tidak egois,” kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Arema FC sendiri sebenarnya tak ingin ambil pusing dengan kontrak Konate. Sebagai gantinya, Singo Edan yang kini dilatih Mario Gomez sudah mempunyai proyeksi skuat tim ke depannya. Bocoran terbaru ada delapan pemain yang sudah merapat ke Arema FC, satu pemain di antaranya adalah pemain asing.

Namun, hal itu belum bisa dikonfirmasi lebih jauh sambil menunggu latihan tim perdana pada 15 Januari ini.(Der/Aka)

Hamka Hamzah dan Ricky Ohorella Giliran Pamitan dari Arema FC

Postingan Hamka Hamzah di Instagram. (Istimewa)
Postingan Hamka Hamzah di Instagram. (Istimewa)

MALANGVOICE – Bek sekaligus kapten Arema FC, Hamka Hamzah mengumumkan perpisahan untuk Singo Edan. Pemain asal Makassar ini berpamitan lewat akun Instagram pribadi.

Lewat akun @hamka23hamzah ia menulis caption isyarat perpisahan dengan foto tampak belakang menggunakan jersey biru Arema FC bernomor punggung 23.

“Terima kasih seluruh keluarga Aremafcofficial atas 1,5 musim yang luar biasa. Mohon maaf apabila 1,5 musim saya masih banyak mengecewakan khususnya buat Aremania/Aremanita,” tulisnya.

Hamka memang didatangkan pada pertengahan musim lalu. Ia selalu tampil dipercaya sebagai pemimpin para pemain di lapangan dengan menjadi kapten. Selain menjadi bek, Hamka juga sering membantu penyerangan Singo Edan.

Pemain 35 tahun ini disinyalir tidak menjadi proyeksi pelatih baru Arema FC, Mario Gomez di musim baru kompetisi Liga 1 2020.

“Selera pelatih memang berbeda2 dan hal itu sangat wajar dalam sepakbola. Dan sukses selalu untuk kita semua, tetap jaga silaturahmi Salam Satu Jiwa.”

Dengam begitu, rencana Hamka Hamzah pensiun di Arema FC bisa jadi batal. Ia selanjutnya dikabarkan akan bermain kembali di PSM Makassar.

Selain Hamka, Ricky Ohorella juga berpamitan lewat Instagram pribadinya. “Terima kasih Arema untuk 2 musim ini. Semoga sukses selalu.. salam satu jiwa,” tulisnya di dalam caption.

Dengan banyaknya pemain keluar dari Arema, manajemen masih belum memberi keterangan. Termasuk soal perekrutan pemain baru usai meresmikan tim kepelatihan di musim 2020. (Der/ulm)

Pamit dari Arema FC, Rifaldi Bawuoh Akui Dapat Banyak Ilmu dan Pengalaman

Rifaldi Bawuoh. (Instagram)
Rifaldi Bawuoh. (Instagram)

MALANGVOICE – Arema FC melepas dua pemainnya di bursa transfer jelang musim kompetisi 2020. Kedua pemain itu adalah Rifaldi Bawuoh dan Rachmat Latief.

Rifaldi Bawuoh habis masa kontraknya bersama Singo Edan pada Januari ini setelah dua tahun lalu didatangkan dari Kalteng Putra. Sedangkan Rachmat Latief hanya satu musim di 2019.

Rifaldi Bawuoh sudah berpamitan lewat akun Instagram pribadinya pada 22 Desember 2019 lalu.

Selama berseragam Arema FC, top skor Liga 2 2017 ini mengaku banyak pengalaman. Ia mengaku sangat senang bisa pernah menjadi bagian dari salah tim besar di Indonesia.

“Alhamdulilah saya bisa dapat ilmu dan pengalaman. Arema jadi tim yang membesarkan saya,” katanya saat dihubungi MVoice, Kamis (2/1).

Kariernya di Arema FC sebenarnya kurang mulus bagi pemain asal Gorontalo itu. Ia kerap menjadi penghangat bangku cadangan. Meski begitu ia kerap jadi andalan ketika Singo Edan tertinggal gol dari lawan karena skill dan kecepatannya.

Di musim kompetisi 2020, Rifaldi diisukan merapat ke Madura United. Meski begitu klub Sapeh Kerrab belum mengumumkan kedatangan sang pemain 26 tahun itu.

Di lain pihak, Rachmat Latief juga sudah berpamitan lewat Instagram. Ia menulis caption berterima kasih kepada Arema FC dan sukses terus di 2020. (Der/ulm)

Resmi, Ini Jajaran Tim Pelatih Arema FC Musim Kompetisi Liga 1 2020

Mario Gomez
Pelatih Baru Arema FC

MALANGVOICE – Arema FC resmi mengumumkan jajaran tim pelatih untuk kompetisi Liga 1 2020.

Manajemen tim berjuluk Singo Edan ini menunjuk Roberto Carlos Mario Gomez asal Argentina sebagai pelatih kepala. Penunjukan pelatih baru ini sesuai rumor yang beredar satu pekan sebelumnya.

Di posisi asisten pelatih, ada satu sosok baru, yakni Charis Yulianto. Ia akan berdampingan dengan Kuncoro dan Singgih Pitono.

Sementara itu ada dua pelatih baru yang akan ikut menukangi tim Singo Edan, yakni di posisi pelatih kiper manajemen Arema FC menunjuk pria asal Brasil, Martin Gonsalves Felipe Americo dan pelatih fisik asal Argentina, Marco Gonzales.

“Sesuai dengan tahapan kerja persiapan dalam menghadapi musim kompetisi 2020, Alhamdulillah pimpinan manajemen Arema FC telah melakukan ikatan kontrak selama 12 bulan untuk posisi jajaran pelatih musim kompetisi 2020,” ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Dengan begitu komposisi tim pelatih Arema FC sudah lengkap dan hanya menunggu susunan pemain yang masuk dalam proyeksi musim depan.

Rencananya tim pelatih tersebut akan datang dan berkumpul sebelum latihan perdana bulan ini. “Ditargetkan jajaran pelatih akan datang sebelum latihan perdana pada 15 Januari 2020,” tandasnya.(Der/ulm)

Pelatih Baru Arema FC Punya Kebebasan Tentukan Skuat Baru Musim 2020

Skuat Arema FC. (dok. Liga 1)
Skuat Arema FC. (dok. Liga 1)

MALANGVOICE – Arema FC resmi tak memperpanjang kiprah pelatih, Milomir Seslija usai kompetisi Liga 1 2019. Gantinya, manajemen Singo Edan sudah mencari arsitek baru untuk musim depan.

Pelatih baru itu santer dikabarkan sudah menjalin komunikasi dengan manajemen Arema FC. Muncul nama paling kuat adalah Mario Gomez. Pelatih asal Argentina ini cocok dengan keinginan Arema yang ingin dilatih sosok dari Amerika Latin.

Adanya pelatih baru itu berdampak dengan komposisi pemain. General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, mengatakan menyerahkan penuh susunan pemain kepada tim pelatih.

“Untuk pemain asing dia yang menentukan dan nanti dia yang akan merekomendasikan ke manajemen. Sementara untuk pemain lokal, dia akan berdiskusi dengan asisten pelatih kemudian diserahkan ke manajemen dan manajemen yang akan mengeksekusi,” katanya seperti dikutip di laman Liga 1 2019.

Meski begitu, ia meminta publik, terutama Aremania sabar soal perkenalan pelatih. Pasalnya, Arema tak hanya mencari pelatih kepala saja, namun juga asisten pelatih dan pelatih fisik.

Kabar terakhir perkenalan tim pelatih akan dilakukan pada Januari 2020. (Der/ulm)

Arema FC Tutup Liga 1 2019 dengan Kekalahan di Kandang Barito Putera

Arema FC kontra Barito Putera. (Mvoice)
Arema FC kontra Barito Putera. (Mvoice)

MALANGVOICE – Arema FC gagal mempersembahkan kemenangan di laga terakhir Liga 1 2019. Skuat Singo Edan takluk dari Barito Putera dengan skor telak 3-0, Minggu (22/12).

Barito Putera melesakkan gol dari Yakob Sayuri (19′), Rizky Pora (74′), dan Rafael Silva (90+2′).

Arema FC tak mampu membalas gol meski di babak pertama dan kedua punya kesempatan emas, namun sayang tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol.

Kekalahan ini tentu kurang memuaskan bagi Arema FC. Meski begitu, pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengapresiasi para pemain, terutama anak-anak muda.

“Saya beri sanjungan kepada pemain muda. Mereka beri effort luar biasa di pertandingan tadi. Saya bisa klaim di babak pertama tadi adalah permainan terbaik di musim ini ketika away,” ujar pelatih asal Bosnia.

Hasil minor ini membawa Singo Edan finish di peringkat 9 klasemen sementara Liga 1 2019. Manajemen kemudian akan melakukan evaluasi dan merombak tim untuk persiapan kompetisi musim 2020.(Der/Aka)

Pelatih Arema FC Janjikan Permainan Atraktif Melawan Barito Putera

Milomir Seslija. (deny rahmawan)
Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC akan melawan Barito Putera di lanjutan Liga 1 2019, Minggu (22/12). Laga ini jadi pertandingan terakhir di kompetisi tertinggi Indonesia.

Arema FC tentu berharap menutup liga ini dengan mendapat poin penuh. Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengatakan, di pertandingan ini tak akan mudah. Kedua pasti sama-sama ingin memberikan hasil baik.

“Besok pertandingan pasti sulit. Barito kita tahu semua punya komponen pemain bagus, mulai lokal hingga asing,” katanya.

Pelatih berkebangsaan Bosnia ini menyatakan, saat ini di Liga Indonesia tak mudah mencuri poin di laga tandang. Hal itu dikarenakan semua tim mempunyai kualitas masing-masing.

“Tapi kami siap memberikan permainan menyerang dan atraktif untuk menghibur penonton,” tandasnya. (Der/ulm)

Resmi Dilaunching, Ini Jersey Ketiga Arema FC Musim Kompetisi 2020

Jayus Hariono menggunakan jersey ketiga Arema FC musim kompetisi 2020. (deny rahmawan)
Jayus Hariono menggunakan jersey ketiga Arema FC musim kompetisi 2020. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC melaunching jersey terbaru untuk kompetisi Liga 1 musim 2020. Uniknya, jersey yang dikenalkan adalah jersey ketiga.

Bertempat di Arema FC Store, jersey ketiga ini resmi diperkenalkan ke publik oleh manajemen yang diwakilkan Media Officer, Sudarmaji dan manajer store, Tjiptadi Purnomo, Jumat (20/12).

“Kami banyak mengevaluasi soal jersey dari musim sebelumnya. Kali ini jersey yang dikenalkan banyak hal baru,” kata Sudarmaji.

Jersey ketiga ini didominasi warna abu-abu gelap dengan bermotif khusus di bagian bawah. Uniknya lagi semua tulisan sponsor dan logo menggunakan warna emas.

Sudarmaji menjelaskan, warna abu-abu dan emas ini diharap bisa jadi inspirasi seluruh komponen tim karena tepat pada 10 tahun lalu Arema menjuarai Liga Indonesia yang dulu bernama ISL.

“Tentu warna ini dominan yang menginspirasi juara musim 2010. Semoga tim ada semangat luar biasa mengawali musim 2020 nanti,” jelasnya.

Sementara itu di sesi launching ini, Arema FC menyiapkan seribu jersey yang akan dijual dengan menggunakan tagline 10 years of victory.

“Kami berusaha menyiapkan bagaimana nanti jersey ketiga ini lebih sering dipakai. Entah itu saat pramusim atau di kompetisi resmi,” tandas Tjiptadi. (Der/ulm)

Komunitas