Singo Edan Siapkan Evaluasi Jelang Seri Kedua BRI Liga 1 2021

Selebrasi Dendi Santoso. (Dok. Arema FC)

MALANGVOICE – Tim Arema FC langsung menggelar evaluasi jelang seri kedua BRI Liga 1 2021 pada pertengahan Oktober ini.

Di seri pertama, tim Singo Edan mampu mengemas 9 poin hasil dua kali menang, tiga kali imbang dan sekali kalah.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan, evaluasi akan dilakukan untuk mempersiapkan tim agar lebih baik lagi.

“Prinsip menapaki seri kedua, tentunya banyak evaluasi nanti akan dibicarakan lebih lanjut antara pelatih dan asisten pelatih dengan manajemen,” kata Sudarmaji.

Dari 9 poin yang didapat, Arema FC kini menempati posisi 6 klasemen sementara. Sudarmaji menambahkan, bertahan di posisi atas klasemen tidak mudah, karena itu perlu banyak pembenahan.

Ia juga meminta doa restu bagi seluruh pendukung terutama Aremania agar skuat arahan Eduardo Almeida mampu menunjukkan permainan apik sehingga meraih poin penuh di setiap laga.

“Tentunya harapan minta doa restu prestasi Arema semakin membaik dan bertahan di klasemen puncak karena ini penting untuk terus dilakukan dengan memberikan motivasi, perbaikan fisik dan evaluasi strategi agar kita bisa lancar meraih poin di seri kedua ini,” harapnya.

Diketahui seri kedua BRI Liga 1 2021 akan digelar di Jawa Tengah Yogyakarta. PT LIB menyiapkan empat stadion yang akan menggelar pertandingan.

Keempat stadion yang dimaksud adalah Stadion Manahan (Surakarta), Stadion Moch Soebroto (Yogyakarta), Stadion Maguwoharjo (Yogyakarta), dan Stadion Sultan Agung (Yogyakarta).

Sesuai jadwal, Arema FC akan melakoni pertandingan pertama seri kedua melawan Persija Jakarta pada 17 Oktober 2021.(der)

Arema FC Menang Telak Lawan Persela Lamongan 3-0

Penyerang Arema FC, Carlos Fortes merayakan golnya ke gawang Persela Lamongan. (Dok Arema FC)

MALANGVOICE – Kemenangan telak didapat Arema FC saat melawan Persela Lamongan di lanjutan BRI Liga 1 2021, Ahad (3/10). Derbi Jatim yang berlangsung di Stadion Madya, Senayan, ini berakhir dengan skor 3-0.

Tim Arema FC terlalu superior dalam pertandingan tersebut. Gol pembuka lahir di menit 17. Adalah Carlos Fortes yang memecah kebuntuan lewat sepakannya hasil penetrasi sisi sayap Persela yang dilakukan Dendi Santoso.

Ketajaman Fortes kembali ditunjukkan dalam laga itu. Pemain asal Portugal ini mampu mencetak gol kedua di menit 22. Kali ini Carlos Fortes beraksi dengan memanfaatkan skillnya melepaskan tendangan terukur dari luar kotak penalti. Skor 2-0.

Hol ketiga Arema FC dicetak M Rafli di menit 34. Rafli melesakkan bola hasil tendangan bebas di luar kotak penalti. Bola melengkung tak mampu dijangkau kiper muda Persela Ravi Murdianto.

Dalam laga itu, Pelatih Arema FC Eduardo Almeida, mengaku anak asuhnya bermain bagus. Meski begitu, ia tak ingin cepat berpuas diri.

“Kami bermain bagus dan memanfaatkan peluang dengan mencetak gol. Kami terus meningkat kualitas dari pertandingan kemarin,” ujar Almeida.

“Tapi saya tekankan untuk tidak terlalu puas karena sepak bola selalu inginkan yang lebih,” lanjutnya.

Kemenangan ini menjadi penutup pertandingan di seri satu sebelum pindah ke seri dua di Jateng pertengahan Oktober. Hasil ini juga mengangkat posisi Singo Edan ke peringkat 5 klasemen sementara.(der)

Arema FC Siap Berjuang Raih Poin Penuh Lawan Persipura Jayapura

Selebrasi Dendi Santoso. (Dok. Arema FC)

MALANGVOICE – Ujian berat akan dihadapi Arema FC saat melawan Persipura Jayapura, Rabu (29/9). Pasalnya, skuat Singo Edan belum meraih kemenangan sekalipun di lima laga sebelumnya di BRI Liga 1 2021.

Digelar di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Senayan, tim arahan Eduardo Almeida ini sangat berharap poin penuh.

Eduardo menaruh optimisme tinggi bisa menang meski ia tahu Persipura Jayapura bukan tim lemah.

“Kami akan fokus dan melakukan apapun untuk mendapatkan tiga poin. Aremania inginkan tiga poin, begitu juga dengan kami. Kami akan berusaha berjuang untuk itu,” ungkap Almeida.

Demi meraih hasil yang diinginkan, Almeida sudah banyak melakukan evaluasi. Ia mengatakan permainan Dendi Santoso dkk sudah meningkat tinggal menunggu hasil yang baik di setiap pertandingan.

“Kami sudah melakukan evaluasi, terus berbenah dan terus berusaha untuk mendapatkan tiga poin,” ungkap pelatih asal Portugal ini.

Saat ini Arema FC tertahan di posisi 16 klasemen sementara BRI Liga 1 2021. Dari empat pertandingan, tiga laga berakhir imbang dan meraih satu kekalahan.(der)

Hasil Buruk Tiga Pertandingan, Manajemen Arema FC Inginkan Evaluasi Total

Arema FC saat melawan PSM Makassar. (Dok. Arema FC)

MALANGVOICE – Hasil kurang memuaskan didapat tim Arema FC di kompetisi BRI Liga 1 2021. Dalam tiga pertandingan, tim Singo Edan meraih dua kali imbang dan sekali kalah.

Hasil tersebut membuat manajemen Arema FC menggelar evaluasi agar tim arahan Eduardo Almeida mampu meraih poin maksimal di laga selanjutnya.

“Sejak hasil seri dua kali sudah dilakukan evaluasi berupa saran dan masukan, saran dan masukannya tentunya lebih pada bagaimana meningkatkan kualitas tim agar bisa meraih poin maksimal,” ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji.

Terkait kekalahan di pertandingan melawan PSS Sleman di pertandingan terakhir, manajemen Arema FC langsung memberikan sikap tegas kepada pelatih dan tim untuk melakukan evaluasi total.

“Dengan hasil laga semalam jajaran direksi langsung tegas memberi reaksi mengingatkan kepada pelatih dan pemain untuk segera evaluasi total serta intropeksi dan mengingatkan lagi jika kualitasnya menurun dan hasilnya tidak sesuai target, maka akan disiapkan langkah tegas untuk menyelamatkan tim,” sambung Sudarmaji.

Langkah tegas itu nantinya akan menjadi bahan perbaikan kedepan. “Apa langkah tegasnya? Yang terburuk bisa saja berujung pada permohonan untuk mundur atau pemecatan. Tujuannya agar tim ini segera on the track serta meraih poin maksimal,” ungkap Sudarmaji.

Grafik permainan Arema FC dalam tiga pekan pertama BRI Liga 1 2021 memang menunjukkan tren negatif. Puncaknya adalah ketika kalah dari PSS Sleman dengan skor 2-1 pada (19/9/2021), sebelumnya Arema FC bermain imbang atas PSM Makassar dan Bhayangkara FC. Hasilnya kini Arema FC berada di urutan 14 klasemen sementara.

Selanjutnya tim Arema FC akan meladeni tim PSIS Semarang pada 25 September.(der)

Unggul Jumlah Pemain, Arema FC Kembali Imbang Lawan Bhayangkara FC

Selebrasi Dendi Santoso. (Dok. Arema FC)

MALANGVOICE – Arema FC meraih hasil imbang saat bermain melawan Bhayangkara FC di lanjutan BRI Liga 1 2021, Ahad (12/9). Bermain di Stadion Pakansari Bogor, kedua tim meraih skor sama kuat 1-1.

Tim Bhayangkara FC sebelumnya unggul lebih dulu berkat gol Ezechiel Ndouasel di menit 65. Pemain asing asal Chad ini dengan terarah menanduk bola tanpa bisa dihalau kiper Arema, Adilson. Skor 0-1 untuk Bhayangkara FC.

Keunggulan itu tak bertahan lama, skuad Arema mampu membalas gol lewat Dendi Santoso di menit 71 dengan memanfaatkan bola mentah sundulan Carlos Fortes.

Beberapa menit berselang, tim Bhayangkara FC terpaksa bermain dengan 10 orang. Ini lantaran M Ichsan mendapat kartu merah karena melanggar pemain Arema FC di menit 77.

Unggul jumlah pemain tak mampu dimanfaatkan skuad arahan Eduardo Almeida hingga pertandingan bubar.

Kedua tim harus puas berbagi hasil karena imbang di pertandingan itu. Sebelumnya, Arema FC juga meraih hasil imbang di pekan pertama BRI Liga 1 2021 saat melawan PSM Makassar.

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, mengatakan para pemainnya sudah bekerja keras di laga tersebut. Meski ia sebenarnya optimistis bisa meraih tiga poin karena unggul jumlah pemain.

“Kami bermain dengan 11 orang, seharusnya bisa menambah gol. Tapi kedua tim bermain dengan sangat baik dan terorganisir,” jelas Eduardo.

Menurut Eduardo, meraih poin sangat penting di setiap laga. Ia ingin anak asuhnya bisa terus bekerja keras sampai mendapatkan hasil maksimal.

“Kami ingin koleksi tiga game di setiap pertandingan, kami harus kerja keras di pertandingan selanjutnya,” harap pelatih asal Portugal.

Dari laga tersebut, Arema FC duduk di peringkat 12 klasemen BRI Liga 1 sementara. Sedangkan Bhayangkara FC naik ke peringkat 3.(der)

Imbangi PSM, Pelatih Arema FC Minta Pemain Tetap Kerja Keras

KH Yudo sebelum dilanggar kiper PSM Makassar. (Media Officer Arema FC)

MALANGVOICE – Arema FC menahan imbang PSM Makassar di laga perdana BRI Liga 1 2021, Ahad (5/9). Pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari Bogor ini berakhir dengan skor 1-1.

Gol Arema dicetak Hanif Sjahbandi di menit 22 lewat tendangan penalti. Tim PSM menyamakan kedudukan di menit 23 lewat tendangan Ilam Udin Armaiyn.

Pada laga itu, Arema terpaksa bermain dengan 10 orang karena Jayus Hariono diganjar kartu merah di awal babak pertama.

Meski bermain dengan 10 orang, nyatanya tim Singo Edan mampu menahan gempuran serangan PSM Makassar. Hal itu dipandang pelatih Arema FC, Eduardo Almeida adalah permainan terbaik di awal liga.

“Saya melihat ini adalah pertandingan terbaik. Meski di menit-menit awal kita harus melakukan sedikit perubahan,” ungkap pelatih asal Portugal ini.

Eduardo menilai hasil imbang ini sangat penting jadi modal di laga selanjutnya. Ia meminta skuad Singo Edan bisa melanjutkan konsistensi bermain apik dan kerja keras.

“Kuncinya adalah kita lakukan kerja keras setiap hari. Itu yang akan memberikan hasil terbaik,” ujarnya.

Terkait kartu merah yang diterima Jayus, Eduardo tidak mau berkomentar banyak. Menurutnya hal itu dikarenakan para pemainnya sudah lama tidak berkompetisi sehingga menggebu-gebu di lapangan.

“Saya tahu itu bukan karena kesalahan. Saya melihat Jayus terlalu menggebu-nggebu, karena ini adalah pertandingan pertama setelah sekian lama tidak ada kompetisi,” jelas Eduardo.

Laga selanjutnya Arema FC akan menghadapi Bhayangkara FC pada 12 September 2021.(der)

10 Pemain Arema FC Imbangi Perlawanan PSM Makassar

Arema FC Vs PSM Makassar. (Media Officer Arema FC)

MALANGVOICE – Tim Arema FC menahan imbang PSM Makassar di kompetisi BRI Liga 1 2021. Laga yang tersaji di Stadion Pakansari Bogor berakhir dengan skor 1-1, Ahad (5/9).

Pertandingan perdana kedua tim setelah kompetisi tertunda akibat pandemi ini berlangsung dengan tempo cepat sejak menit awal.

Tim Singo Edan bahkan sampai bermain dengan 10 orang lantaran Jayus Hariono diganjar wasit kartu merah. Pemain asal Malang itu melanggar keras Sutanto Tan di menit ke-3.

Kalah jumlah pemain ternyata tidak menyurutkan semangat pasukan Eduardo Almeida untuk menyerang. Arema FC justru unggul lebih dulu di menit 22 dari tendangan penalti Hanif Sjahbandi.

Sayangnya keunggulan Arema tidak berlangsung lama. Tim PSM Makassar langsung menggencarkan serangan dan berbuah gol balasan satu menit kemudian lewat aksi cepat Ilham Udin Armaiyn. Skor imbang 1-1.

Di sisa menit babak pertama, kedua tim tak mampu mencetak gol tambahan. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, PSM yang unggul jumlah pemain terus melakukan serangan ke gawang Arema yang dikawal Adilson Marenga. Hadirnya Wiljan Pluim membuat serangan Laskar Ayam Jantan semakin tajam.

Beberapa peluang dihasilkan PSM di babak kedua. Salah satunya sepakan keras Sutanto Tan di menit 53. Beruntung bola hanya membentur mistar gawang.

Pertandingan berlanjut hingga pertengahan babak kedua, Arema sedikit tertekan karena harus berusaha meredam serangan PSM. Sementara serangan yang diciptakan Singo Edan beberapa kali kandas karena kurangnya support di lini depan.

Peluang apik datang di kubu Arema pada menit 80. Striker jangkung Carlos Fortes mendapat peluang hasil umpan Dedik Setiawan. Sayangnya bola sepakan pemain Portugal ini hanya melenceng di kiri gawang PSM.

Hasil 1-1 akhirnya menutup pertandingan BR Liga 1 2021. PSM harus berbagai poin di laga pertama bersama Arema FC.

Sementara ini Arema FC berada di posisi 8, sedangkan PSM di posisi 10 klasemen sementara.(der)

The Legion Nutrition Jadi Sponsor Utama Arema FC

Sponsor baru Arema FC The Legion Nutrition. (Istimewa)

MALANGVOICE – Mengarungi kompetisi Liga 1 2021, tim Arema FC didukung The Legion Nutrition sebagai sponsor utama.

Perjanjian kerja sama dilakukan di Jakarta Convention Center, Senayan, Sabtu (4/9).

Perusahaan yang bergerak di bidang nutrisi whey protein ini percaya kepada Arema FC karena memiliki visi yang sama. Bahkan, The Legion Nutrition menjadi sponsor Arema FC selama tiga tahun.

“Kita tahu bahwa The Legion Nutrition ini merupakan produk yang memiliki keterkaitan di bidang olahraga, pastinya juga memiliki arah yang sama dengan Arema FC dalam mengembangkan sepak bola,” Manajer Bisnis Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi.

Dengan kerja sama ini, Marketing Director The Legion Nutrition, Deni FJ, mengaku sangat senang. Hal itu dikarenakan Arema FC adalah salah satu ikon sepak bola Indonesia.

Dukungan yang diberikan The Legion Nutrition ini diharapkan mampu menjadi motivasi khusus bagi Arema FC untuk mencapai target juara BRI Liga 1 2021/2022.

“Dukungan ini semoga bisa menjadi motivasi bagi tim Arema FC untuk menjadi juara BRI Liga 1 2021/2022,” imbuhnya.

Lebih lanjut Deni FJ menjelaskan, The Legion Nutrition tidak hanya sebatas suplemen. Namun, di dalamnya juga terdapat unsur sciene yang komplit untuk mengembangkan nutrisi atlet sebagai penunjang kebugaran.

“Hal ini juga telah dibuktikan secara langsung oleh para profesional berprestasi di bidang olahraga, dan seorang bodybuilder yang berpengalaman di industri fitnes. Menjawab kebutuhan akan kesehatan, saat kesehatan menjadi prioritas utama di masa pandemi seperti sekarang ini,” pungkasnya.(der)

Arema FC Tunjuk FX Yanuar Sebagai Asisten Pelatih

Logo Arema FC. (Istimewa)

MALANGVOICE – Jelang bergulirnya kompetisi BRI Liga 1 2021, tim Arema FC mengangkat FX Yanuar Wahyu sebagai asisten pelatih.

Dipilihnya FX Yanuar ini merupakan pilihan dari sang pelatih kepala, Eduardo Almeida.

“Bergabungnya FX Yanuar adalah permintaan pelatih, karena membutuhkan video analis pertandingan,” ungkap media officer Arema FC Sudarmaji pada Selasa (24/8).

Sosok FX Yanuar sengaja dipilih karena dinilai sudah memiliki kedekatan dengan tim pelatih Arema FC, apalagi FX Yanuar juga menempuh kursus kepelatihan A AFC bersama Siswantoro.

Menariknya, tugas FX Yanuar sedikit berbeda dengan tiga asisten pelatih yang sudah lebih dulu bergabung dengan Arema FC. FX Yanuar mendapatkan porsi lebih sebagai analis pertandingan.

“FX Yanuar bukanlah orang baru di sepak bola Malang, selain itu juga memiliki kedekatan dengan dengan tim pelatih lainnya karena juga tengah menempuh lisensi A AFC bersama Siswantoro,” tambah Sudarmaji.

Diketahuinya sebelum pensiun dari kariernya sebagai pesepak bola, pria asal Malang ini pernah membela tim besar Indonesia. Mengawali karier di Persema Malang, FX Yanuar kemudian berlabuh ke Persela Lamongan, Barito Putera, dan Persita.

Sebelum pensiun, FX Yanuar bermain di Persegres Gresik United.(der)

Arema FC Tuntaskan Perburuan Pemain Asing Terakhir

Pemain buruan Arema FC Sergio Silva. (Istimewa)

MALANGVOICE – Persiapan Arema FC menyambut kompetisi Liga 1 2021 semakin komplet. Hal ini ditandai dengan masuknya pemain asing terakhir yang menjadi perburuan tim berjuluk Singo Edan.

Ya, komposisi pemain asing Arema FC akan segera lengkap dengan bergabungnya Sergio Silva dalam waktu dekat ini. Pemain berpaspor Portugal ini dikabarkan sudah berada di Indonesia dan akan segera bertolak ke Malang.

“Stoper asing sudah datang di Indonesia. Semua syarat sudah terpenuhi dan kini melakukan karantina di Jakarta,” ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji pada Ahad (22/8).

Usai menjalani karantina, Sergio Silva akan menjalani tes medis sebelum bergabung bersama tim. Sudarmaji mengatakan, apabila tidak ada kendala, Sergio dipastikan bisa langsung tampil di Liga 1.

“Jika tes medis berlangsung dengan lancar dan semua dipastikan baik. Maka akan segera bergabung dengan tim untuk menjalani latihan sebagai persiapan BRI Liga 1 2021/2022,” imbuh Sudarmaji.

Sebelumnya, tim Singo Edan sudah merekrut tiga pemain asing. Salah satu pemain asing dari Jepang, yakni Renshi Yamaguchi. Sedangkan dua lainnya berasal dari Portugal dan Brasil, yakni Carlos Fortes dan Adilson Maringa.

Hadirnya Sergio Silva ini menambah kekuatan di lini belakang.
Sebelumnya, pemain ini memperkuat klub kasta kedua Portugal, UD Oliveirense dan Feirense.

“Sergio Silva ini sekaligus adalah pemain asing rekrutan terakhir Arema FC, karena sebelumnya sudah ada tiga pemain asing yang sudah diikat kontrak oleh Arema FC,” jelasnya.(der)