30 November 2022
30 November 2022
22.2 C
Malang
ad space

Arema FC Gelar Doa Bersama dan Tahlil Peringati 40 Hari Tragedi Kanjuruhan

Doa bersama di Stadion Kanjuruhan. (istimewa)

MALANGVOICE – Manajemen Arema FC menggelar doa bersama dan tahlil dalam momen 40 hari Tragedi Kanjuruhan. Acara ini dilakukan pada Kamis (10/11) di kantor Arema, Kandang Singa.

Pada Tragedi Kanjuruhan yang merenggut 135 nyawa dan ratusan lain luka-luka ini terjadi pada 1 Oktober lalu.

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) Tatang Dwi Arifianto, menjelaskan rangkaian acara diawali dengan khataman Alquran kemudian dilangsungkan doa bersama dan tahlil bersama para Ustad dari Yayasan Sunan Kalijogo, Blimbing, Kota Malang.

Baca Juga: 40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Sutiaji Perintahkan Seluruh Pegawai Pemkot Malang Pakai Baju Nuansa Hitam

40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Jurnalis Malang Raya Bentangkan Spanduk 37,5 Meter

“Sore setelah ashar akan dilakukan doa dan tahlil untuk mendoakan para korban yang wafat pada tragedi Kanjuruhan,” jelas Tatang.

Kegiatan tersebut juga akan diikuti oleh seluruh pemain, pelatih, official, karyawan, jajaran manajemen Arema FC serta Aremania juga dipersilakan hadir.

“Kami juga undang para ulama dan jemaah NU dari Klojen serta adik adik panti asuhan Yayasan Sunan Kalijaga Blimbing Malang,” ungkapnya.

Tatang sangat mengharapkan banyak pihak termasuk Aremania untuk bisa hadir dalam acara tersebut.

“Selain doa untuk para korban yang wafat agar husnul khotimah, amal ibadahnya diterima Allah SWT, serta keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan. Kami juga minta doa kesembuhan bagi yang mengalami luka luka, serta diberikan ketenangan batin dan pikiran. Segera kondisi Malang Raya dipulihkan, dan juga kami mendoakan agar apa yang menjadi tuntutan dan keinginan Aremania agar persoalan ini segera dituntaskan,” jelas Tatang.

Selain doa bersama di Kandang Singa pada 10 November 2022. Pemain Arema FC juga diagendakan hadir pada doa bersama yang diadakan di Stadion Kanjuruhan pada 9 November 2022.(der)

40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Sutiaji Perintahkan Seluruh Pegawai Pemkot Malang Pakai Baju Nuansa Hitam

Suasana doa bersama di depan Balai Kota Malang. (istimewa)

MALANGVOICE – Memperingati momen 40 hari Tragedi Kanjuruhan, Pemkot Malang mengeluarkan kebijakan mengenakan baju bernuansa hitam.

Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk empati dan duka cita mendalam yang dirasakan masyarakat bumi Arema atas tragedi yang merenggut 135 nyawa aremania dan ratusan korban luka-luka lainnya.

Wali Kota Malang, Sutiaji, memerintahkan seluruh jajaran ASN dan non ASN mengenakan pakaian bernuansa hitam selama dua hari mulai 9-10 November.

Baca Juga: 40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Jurnalis Malang Raya Bentangkan Spanduk 37,5 Meter

Perumda Tirta Kanjuruhan Tempuh Jalur Hukum, Bebaskan Tunggakan Tugu Tirta Rp1 M dengan Syarat

UIN Malang Segera Punya Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker

“Kebijakan ini untuk menyemai empati, tanda duka cita mendalam dengan mengenakan pakaian bernuansa hitam selama dua hari kedepan”, ungkap Sutiaji.

Kebijakan mengenakan pakaian bernuansa hitam telah disebarluaskan secara internal ke seluruh Perangkat Daerah. Hal ini diharapkan juga menjadi bentuk dukungan moril pada korban dan keluarga korban serta proses yang sedang berjalan saat ini.

Lebih lanjut Sutiaji mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengenang dan mendoakan para korban.

“Kita kenang mereka yang telah pergi, kita doaan semoga diampuni segala dosa, diterima segala amalan kebaikan, semoga khusnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT”, pungkasnya.(der)

Konsultan Asing Beri Saran Arema Percepat Pemulihan Pasca-tragedi Kanjuruhan

Manajer International Affair, Arema FC Fuad Ardiansyah dan Yusrinal Fitriandi. (istimewa)

MALANGVOICE – Konsultan sepak bola dari tiga negara memberi saran kepada Arema FC. Saran ini diterima manajemen Singo Edan pada pertemuan secara darin, Senin (7/11).

Beberapa saran dan masukan itu antara lain adalah berkolaborasi dengan banyak pihak dan memperketat pengamanan di dalam stadion. Tujuannya untuk mempercepat pemulihan tim Pasca-tragedi Kanjuruhan.

Manajer International Affair, Arema FC Fuad Ardiansyah, mengatakan, dalam pertemuan itu banyak sekali pembahasan.

Baca Juga: Berkas Penyidikan Tersangka Tragedi Kanjuruhan Dikembalikan Kejati Jatim

Kerugian Negara Penyelewengan BPHTB-PBB Tahun 2020 Tersisa Rp77,3 Juta

“Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkapnya.

Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal.

“Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu Konsultan, Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup.

“Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.

Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronnie Suhatril yang sudah tiba di Malang.(der)

Sikapi Owners Club Meeting, Arema: Cukup Kami yang Jalani Sanksi Tanpa Penonton

Logo Arema FC. (Istimewa)

MALANGVOICE – Manajemen Arema FC memberi tanggapan soal hasil owners meeting yang digelar PT LIB pada Jumat (4/11) lalu di Jakarta.

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) Tatang Dwi Arifianto, mengatakan, Arema tetap bersikap respek terhadap seluruh keputusan.

“Intinya apapun format kompetisinya, perlu digaris bawahi bahwa Arema FC konsekuen untuk menjalani hukuman yang sudah dijatuhkan oleh PSSI,” tegas Tatang.

Terkait sanksi yang diterima Arema, Tatang mengaku akan tetap menjalaninya. Hal ini juga termasuk mendengarkan saran dari Aremania.

“Kami respect saat mendengar ada Aremania yang menolak seluruh pertandingan digelar tanpa penonton dan juga menolak system bubble, cukup Arema FC saja yang menjalani hukuman ini,” jelasnya.

Diketahui hasil owner’s club meeting salah satunya adalah membahas masalah tanggal kembali dilanjutkannya kompetisi. Dalam pertemuan itu, ada tiga opsi tanggal yakni 18 November, 25 November dan 2 Desember.

“Tentu saja kita akan menggelar rapat internal. Karena banyak yang akan kita siapkan. Terkait format dan sistemnya seperti apa kami siap mengikuti,” ujar Tatang.

Sebelumnya, berdasarkan surat keputusan nomor 061/L1/SK/KD-PSSI/X/2022, Komdis PSSI resmi menjatuhkan hukuman berat bagi Arema FC.Diantaranya adalah Arema FC tidak boleh bermain di Malang lagi hingga Liga 1 2022/23 berakhir. Jarak stadion yang digunakan oleh Arema FC harus berjarak minimal 250 km dari Stadion Kanjuruhan dan dilakukan tanpa penonton.(der)

Bentuk Tim Pemulihan, Singo Edan Minta Partisipasi Publik dan Aremania

Tatang Dwi Arifianto

MALANGVOICE – Manajemen Arema FC akan membentuk tim pemulihan Pasca-tragedi Kanjuruhan. Tim ini bertugas merombak tata kelola klub yang profesional sekaligus menata struktur klub.

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI) Tatang Dwi Arifianto sebagai pengelola Klub Arema FC, mengatakan, tim pemulihan ini menjadi prioritas klub dalam waktu dekat ini.

“Tim Pemulihan Arema FC ini semacam task force yang bertugas untuk melakukan evaluasi total terhadap tata kelola klub Arema FC. Tentu pasca Tragedi Kanjuruhan, banyak hal yang perlu dievaluasi dan dibenahi. Karena itu, agar evaluasi berjalan objektif dan profesional dibutuhkan Tim Pemulihan Arema FC agar pemulihan berlangsung tepat sasaran dan komprehensif,” kata Tatang.

Baca Juga: Percepat Proses Pemulihan, Arema Gandeng Konsultan Tiga Negara

BPBD Kota Batu Sebar EWS di Sejumlah Area Rawan Longsor

Namun masalahnya, tim pemulihan ini membutuhkan ketua dan anggota. Bisa dari tokoh nasional atau tokoh sepak bola profesional.

Karena itu, Tatang meminta partisipasi semua pihak termasuk Aremania untuk mengusulkan nama yang bisa dipilih menjadi ketua dan anggota tim pemulihan.

“Silakan publik bisa mengusulkan nama-nama tokoh nasional sepakbola, dan ini semua bertujuan untuk tidak hanya secara jangka pendek ini, namun bersifat jangka panjang, agar Arema FC kedepan menjadi klub yang telah memiliki tata kelola yang modern dan sesuai dengan berbagai regulasi yang mengatur,” tegasnya.

Apalagi saat ini, ditambahkan Tatang, di Arema FC ada kekosongan jabatan. Antara lain Presiden Klub, General Manager, CEO atau posisi strategis lainnya.

Tatang menarget nama-nama itu sudah bisa diserahkan pada November tahun ini agar program segera berjalan.

“Kami sangat berharap, November ini target untuk terbentuknya Tim Pemulihan Arema FC dapat terlaksana dan segera gas bekerja. Sebab, federasi juga pemerintah juga melakukan percepatan transformasi sepakbola nasional, karena itu Arema FC juga harus melakukan percepatan pembenahan,” pungkasnya.(der)

Percepat Proses Pemulihan, Arema Gandeng Konsultan Tiga Negara

Andrea Poggio. (Istimewa)

MALANGVOICE – Proses pemulihan tim Pasca-tragedi Kanjuruhan terus dilakukan manajemen Arema FC. Bahkan, Singo Edan menggandeng konsultan dari tiga negara.

Ketiga konsultan ini berasal dari Italia, Inggris, dan Turki. Mereka akan bertemu pada Senin (7/11).

Manajer Internasional Affair Arema FC, Fuad Ardiansyah, mengatakan, pemulihan diusahakan bisa lebih cepat sebelum kompetisi Liga 1 kembali bergulir.

Baca Juga:BPBD Kota Batu Sebar EWS di Sejumlah Area Rawan Longsor

Ikuti Owners Meeting Klub, Arema Harapkan Liga Kembali Dilanjutkan

“Kami berusaha keras agar pemulihan Arema FC ini berjalan dengan cepat. Salah satunya berkat adanya dukungan dari internasional dalam hal ini konsultan sepak bola. Kemungkinan besar pada hari Senin kami akan mengadakan pertemuan secara virtual dengan mereka,” kata dia.

Dalam komunikasi awal, sebenarnya Arema FC memiliki beberapa opsi strategis yang harus dilakukan kedepan. Termasuk dari konsultan asal Italia, Andrea Poggio.

“Mungkin Andrea Poggio ini memiliki referensi berkaitan dengan langkah kedepan apa yang harus dilakukan, tentu saja dengan pertimbangan sesuai dengan iklim yang terjadi di Arema FC beserta dengan kultur sepak bolanya,” jelas Fuad.

Dorongan untuk bangkit ini tentu saja sejalan dengan yang diungkapkan komisaris Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI) Tatang Dwi Arifianto sebagai pengelola Klub Arema FC.

Tatang menjelaskan, tim Pemulihan Arema FC ini semacam task force yang bertugas untuk melakukan evaluasi total terhadap tata kelola klub Arema FC.

Selain tetap pada prioritas program tanggap darurat melalui Posko Crisis Center, juga turut memberikan bantuan dan konsultasi hukum serta taruma healing. Tentu pasca Tragedi Kanjuruhan, banyak hal yang perlu dievaluasi dan dibenahi.

“Karena itu, agar evaluasi berjalan obyektif dan profesional dibutuhkan Tim Pemulihan Arema FC agar pemulihan berlangsung tepat sasaran dan komprehensif,” ujar Tatang.(der)

Ikuti Owners Meeting Klub, Arema Harapkan Liga Kembali Dilanjutkan

Logo Arema FC. (Istimewa)

MALANGVOICE – PT Liga Indonesia Baru (LIB) segera menggelar Owner’s Meeting Club pada Jumat (4/11). Arema FC salah tim yang akan menghadiri agenda itu di Jakarta.

Komisaris Arema FC, Tatang Dwi Arifianto, mengatakan, siap menjalankan apapun hasil Owner’s Meeting Club. Namun, klub Singo Edan berharap kompetisi Liga 1 2022 bisa dilanjutkan kembali.

“Kami sudah menerima surat undangan terkait dengan rapat pemilik klub dari PT LIB. Jika nanti yang dibahasa adalah kelanjutan kompetisi kami pasrah dengan apapun hasil keputusannya. Namun, kami berharap kompetisi bisa kembali digulirkan,” ungkap Tatang.

Baca Juga: Kejaksaan Pelototi Dugaan Pungli Sumbangan Sukarela SMAN 1 Kota Batu

Ancaman Bencana Mengintai Kota Batu Meskipun Skor IRB Turun

Arema FC sendiri segera membutuhkan jawaban soal bergulirnya Liga 1 Pasca-tragedi Kanjuruhan. Hal ini menyangkut kesiapan tim dan pemilihan venue home base karena mendapatkan sanksi.

“Sebenarnya apapun hasilnya tentu sangat berpengaruh pada persiapan Arema FC. Termasuk bagaimana kami menentukan venue pertandingan, karena Arema FC harus bermain di luar kandang,” ungkap Tatang.

Soal format kompetisi lanjutan nanti seperti apa, Tatang juga menyerahkan sepenuhnya pada hasil rapat nantinya dan keputusan PSSI.

“Kita serahkan sepenuhnya apa yang menjadi keputusan, akan kita ikuti. Namun terlepas dari hal itu, sampai hari ini kita mendapatkan dukungan dari teman-teman klub dan juga insan sepak bola internasional agar kita segera bangkit,” tandasnya.(der)

Manajemen Pastikan Kontrak Pemain Arema Tidak Ada Masalah

Pelatih Arema FC, Javier Roca memimpin latihan perdana. (istimewa)

MALANGVOICE – Manajemen Arema FC memastikan nasib pemain masih aman setelah mundurnya Gilang Widya Pramana sebagai Presiden Klub Arema.

Komisaris Arema FC, Tatang Dwi Arifianto, mengatakan, tidak ada masalah berkaitan hak pemain yang kini terikat kontrak di Arema FC.

“Terkait hal-hal yang berkaitan dengan hak pemain itu sudah menjadi tanggung jawab manajemen,” kata Tatang.

Baca Juga: Dewan Pers Luncurkan Aplikasi LPE, Permudah Pengaduan dan Kontrol Karya Pers

SMAN 1 Kota Batu Beri Penjelasan Dugaan Pungli Sumbangan Sukarela

Tatang menambahkan nantinya akan dibentuk semacam task force yang beranggotakan kalangan profesional yang memberi rekomendasi revitalisasi struktur di Arema FC juga dalam pengelolaan klubnya agar lebih profesional

Saat ini manajemen masih fokus membangkitkan mental pemain Pasca-tragedi Kanjuruhan yang terjadi 1 Oktober lalu.

“Yang harus dilakukan pemain saat ini adalah fokus pada pemulihan mental, karena kita tahu itu tidak mudah dan harus dilakukan bertahap melalui program latihan yang sudah disusun tim pelatih,” ungkap Tatang.(der)

Gilang Mundur, Bagaimana Nasib Sponsor MS Glow dan Training Ground Arema?

Perkenalan jersey baru Arema FC. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC terancam kehilangan salah satu sponsor penting di musim depan setelah mundurnya Gilang Widya Pramana sebagai presiden klub Singo Edan.

Gilang menyatakan mundur dari posisinya itu pada Sabtu (29/10). Pernyataan disampaikan langsung di kantor Arema, Kandang Singa.

“Saya sudah pamitan kepada manajemen, saya sampaikan banyak terima kasih sebesar-besarnya. Terutama pemilik klub, Pak IB dan seluruh manajemen yang telah bekerja sama dengan baik selama ini,” katanya.

Baca Juga: Arema FC Respon Percepatan KLB PSSI

MPM Honda Jatim Ajak Komunitas Satu Hati Peduli Bencana Alam

Bos Juragan 99 ini masuk sebagai investor di Arema dengan memiliki 750 lembar saham di PT AABBI. Ia kemudian mendapat gelar penghormatan sebagai Presiden Klub Arema FC.

Masuknya Gilang ke Arema ini juga membawa MS Glow sebagai salah satu sponsor utama Arema. Hal ini terlihat jelas di jersey depan yang dipakai penggawa Singo Edan.

Meskipun demikian, Gilang mengaku sponsor itu akan terus menempel sampai akhir musim Liga 1 2022/2023.

“Yang tertempel di jersey masih selesaikan kontrak sampai akhir musim,” ujarnya.

Selain itu, tanggung jawab Gilang kepada Arema dengan membuatkan training ground juga akan terus berjalan sampai tuntas.

“Pembangunan training ground berjalan sesuai plan tidak ada perubahan,” singkatnya.

Sementara itu Manajer Divisi Bisnis Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan memang sponsor MS Glow akan berakhir pada akhir musim ini.

“Kontrak MS Glow per tahun dengan opsi perpanjangan. Artinya musim ini habis di akhir musim,” katanya.

Meski demikian, belum ada pembicaraan opsi perpanjangan kontrak itu, karena biasanya dilakukan 2-3 bulan sebelum kontrak berakhir.

Inal sapaan akrabnya berharap MS Glow tetap melanjutkan kerja sama dengan Arema FC musim depan.

“Tergantung pembicaraan nanti diperpanjang atau enggaknya. Pasti kami berharap mereka melanjutkan kontrak.(der)

Arema FC Respon Percepatan KLB PSSI

Logo Arema FC. (Istimewa)

MALANGVOICE – PSSI memutuskan mempercepat KLB setelah menggelar rapat Exco pada Jumat (28/10) lalu. Keputusan ini didukung Arema FC.

Manajemen tim Singo Edan menyatakan dengan tegas mendukung langkah PSSI untuk mempercepat KLB. Meskipun tim berlogo singa mengepal ini tidak menuntut proses KLB seperti yang dilakukan Persebaya dan Persis Solo.

Manajemen Arema FC sendiri sudah mendapatkan surat resmi dari PSSI bernomor 4449/UDN/2853/X-2022 pada 29 Oktober 2022.

Baca Juga: Mundur Sebagai Presiden Arema, Gilang: Saya Kembali Jadi Aremania

Rumah Petugas Lapas Dilempar Bom Jenis Bondet, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dalam surat tersebut, disebutkan sebelum KLB, digelar penetapan komite pemilihan dan komite banding pemilihan. Selanjutnya, komite pemilihan terpilih akan menyusun tahapan menuju KLB pemilihan.

Arema FC menilai percepatan KLB merupakan bentuk dari percepatan transformasi untuk menentukan roadmap sepak bola Indonesia ke depan.

“Kita setuju mengikuti alur dan arahan yang mengatur tentang KLB,” tegas Komisaris Arema FC, Tatang Dwi Arifianto.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan sudah melaksanakan Exco emergency meeting, yang dihadiri 12 anggota Exco dan memutuskan untuk mempercepat Kongres Biasa Pemilihan melalui mekanisme Kongres Luar Biasa, sesuai tahapan aturan organisasi.

Sesuai bunyi pasal 34 ayat 2 statuta PSSI tentang kongres luar biasa, seharusnya sekurang kurangnya 2/3 dari delegasi (voter) yang mewakili anggota PSSI mengajukan permintaan secara tertulis, maka Exco PSSI akan memulai tahapan verifikasi untuk kemudian melaksanakan Kongres Luar Biasa dalam jangka waktu selambatnya 3 bulan setelah proses verifikasi selesai.

Namun Exco PSSI memutuskan mempercepat kongres luar biasa pemilihan dengan memperhatikan surat yang dikirim oleh dua anggotanya, dikarenakan Exco PSSI tidak ingin terjadi perpecahan di antara para anggotanya dan karena exco PSSI adalah mandataris yang dipilih oleh delegasi (voters) yang mewakili anggota PSSI. Tahapan kongres luar biasa akan kami mulai dari berkirim surat pemberitahuan kepada FIFA berisi usulan kongres.

“Kami berharap keputusan ini dapat menjadi pertimbangan bagi para pemangku kepentingan kiranya dapat membantu diputarnya kembali kompetisi liga 1, liga 2, dan liga 3 yang selama ini menjadi nafas dan marwah sepakbola di Tanah Air,” kata Iwan Bule, sapaan akrabnya.(der)