VIDEO: Dari Hobi, Karya Seni Lukis Jadi Bisnis Menggiurkan

MALANGVOICE – Berawal dari hobi seni lukis, Dyah Rahmalita mengembangkan hobinya.

Setelah dari media kanvas, dia belajar melukis dengan media kaca atau bisa disebut dengan glass painting. Seni melukis dikaca ini dikenalkan oleh temannya dari Rumania dan mulai ditekuni Rita dari tahun 2007 hingga sekarang.

Lita Art, adalah workshop sekaligus toko di mana karya-karya hasil Lita dijual. Toko sekaligus rumah Lita ini beralamat di Jalan Kawi Selatan No. 1 Kota Malang. Di sana menyediakan aneka rupa hiasan ruangan mulai dari hiasan piring lukis, cermin lukis, gelas lukis, dan lain sebagainya.

Sasaran Lita saat ini untuk kalangan menengah ke atas. Hal ini dikarenakan harga jual hasil karya Lita yang cukup tinggi dan pesanan yang ditarget adalah Jakarta bahkan sampai Malaysia, Brunei, hingga Hawai.(Der/Aka)

VIDEO: Depot Es Talun yang Tetap Bertahan Sejak 1950

MALANGVOICE – Di Kota Malang terkenal dengan beraneka ragam sajian kuliner. Mulai makanan ringan hingga berat gampang ditemui di setiap sudut kota.

Namun, dari banyaknya kuliner yang ada, ternyata Malang punya sajian legendaris yang bertahan mulai 1950, ya tempat itu adalah Depot Es Talun.

Meski digempur dengan kuliner modern, Depot Es Talun tetap bertahan dengan ciri khasnya.

Pendiri Depot Es Talun pertama bernama Om Loek. Namun sejak 1998 depot es ini berpindah ke Wiwik Kholifah yang merupakan ibunda Afni, pengelola sekarang.

Meski berpindah kepemilikan, tetapi lokasi dan resep es Depot Es Talun masih sama. Lokasinya berada di Jalan Arief Rahman Hakim Nomor 2, Malang.(Der/Aka)

VIDEO: KPU Kota Malang Simulasi Pengamanan Jelang Pemilu 2019

MALANGVOICE – KPU Kota Malang menggelar simulasi pengamanan logistik, Kamis (14/2).

Simulasi itu dilakukan dengan serius seperti kejadian sebenarnya saat terjadi kericuhan di Pemilu. Mulai dari unjuk rasa massa yang berujung kericuhan hingga membakar gudang.

Tim dari TNI-Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran dan petugas dari Pemkot Malang ikut dilibatkan dalam simulasi tersebut.

VIDEO: Kain Benang dan Tas Kresek Bisa Karya Menarik dan Menguntungkan

MALANGVOICE – Berawal dari hobi membuat berbagai barang dari kain benang, kini karya Boscha Rajut mulai dijadikan bisnis.

Tak hanya menggunakan kain benang saja, bahan yang digunakan bisa tas plastik.(Der/Aka)

VIDEO: Hiasan Unik Topeng Malangan

MALANGVOICE – Hiasan unik topeng Malangan dari karya Malangan.com. Hiasan itu bisa dimodel gantungan kunci, plakat, piala, pigura serta vandel.

Beralamat di Taman Borobudur Agung II No.44, Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang, Tujuan membuat Malangan.com untuk membangun pusat oleh-oleh ciri khas Kota Malang yang berbeda dari lainnya, seperti keripik tempe, keripik apel dan lain sebagainya.(Der/Aka)

VIDEO: Hotbottles Recycle Company Ciptakan Karya Apik dari Botol Bekas

MALANGVOICE – “Making Money From Zero” memulai bisnis tanpa modal Tagline Taufiq Saguanto. Kata itu menggambarkan bahwa untuk berbisnis tidak harus menggunakan modal, semuanya hanya perlu melihat sekitar. 

Hotbottles Recycle Company bertempat di Alam Dieng Residence Blok a no.1, Sukun, Kota Malang ini berdiri pada 18 Januari 2016.

Taufiq Saguanto juga mengadakan pembelajaran bisnis cara mengolah daur ulang botol bekas yang diikuti sebanyak 3.000 orang dari luar negeri maupun dalam negeri. Produknya bisa bermacam-macam, mulai dari mobil, hiasan dinding, pesawat dan robot.(Der/Aka)

VIDEO: Usaha Pengrajin Kayu Mantan Narapidana

MALANGVOICE – Sempat merasakan tinggal di lapas Lowokwaru karena kasus narkoba, namun Mario Bennet tak putus asa.

Berbekal keahlian bimbingan di dalam penjara, ia kemudian membuat kerajinan sendiri setelah keluar lapas.

Setelah menjalani proses hukum, usaha ini berkembang semakin luas hingga saat ini. Berbagai macam kerajinan seperti kacamata, jam tangan, lampu belajar, dan berbagai macam kerajinan lainnya yang berbahan dasar dari kayu dan bambu. Workshop yang beralamat di jalan Kemantren 1 No. 12, Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang ini juga memanfaatkan teman temannya sebagai karyawan.(Der/Aka)

VIDEO: Sampah Menjadi Sebuah Karya Yang Menakjubkan Di Tangan Ernik Yustiana

MALANGVOICE – Bermula di tahun 2012 Ernik Yustiana sapaan akrab Yustin, memulai usaha daur ulang dari bahan sampah non logam.

Dari bahan sampah non logam, seperti plastik, botol kaca, kain perca, sisa kulit industri, CD bekas, pelepah pisang kering hingga ampas kelapa disulap menjadi barang seni yang apik.

Semua bahan itu dijadikan gantungan kunci, tas, kostum, dan lainya. Harga yang ditawarkan cukup bervarian mulai dari Rp 2 ribu sampai Rp 500 ribu tergantung tingkat kesulitanya. Untuk pengerjaannya sendiri bisa 2 hari sampai 1 minggu.

Di rumahnya Jalan Binor, Bunulrejo, Malang, Yustin menjalankan usahanya sendiri. Kostum yang dibuatnya setiap tahun mengikuti acara MFC (Malang Flower Carnival). (Der/Aka)

Pelatih Arema FC Ingin Perbaiki Kekurangan saat Lawan Tim Garuda Muda

Skuat Arema FC. (deny rahmawan)
Skuat Arema FC. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, akan membenahi beberapa kekurangan di laga melawan Timnas U-22 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (10/2).

Pelatih asal Bosnia ini menliai ada kelemahan Singo Edan ada saat penyerangan dan bertahan.

“Lawan Persita kemarin saya lihat masih ada evaluasi,” katanya.

Bagi Milo — sapaan akrab Milomir Seslija — ini mengatakan juga akan memantapkan kombinasi antara pemain muda dan senior. Karena itu dalam laga mendatang, ia akan memasang semua pemain. Termasuk yang belum pernah dimainkan di Piala Indonesia.

“Mungkin ada yang main 15, 20 atau 45 menit. Hasil pertandingan tidak terlalu penting, yang jelas saya akan mencoba semua pemain,” lanjutnya.

“Apalagi bagi pemain muda. Saya lihat mereka butuh dipoles agar semakin berkembang,” tutup Milo.(Der/Aka/MG8)

VIDEO: Inovasi Kreatif Olahan Keripik Pisang, Mulai Rasa Manis hingga Pedas

MALANGVOICE – Berawal dari usaha rumahan, keripik pisang Bianana mulai dikenal masyarakat umum.

Bianana mempunyai 7 varian rasa, seperti coklat, oreo, keju, balado, madu, rumput laut manis, dan uniknya lagi Bianana mengeluarkan varian baru sambal matah yang rasanya sangat pedas.

Di belakang kemasannya juga terdapat kolom kosong untuk mengungkapkan perasaan atau pesan melalui tulisan.(Der/Aka)

Komunitas