31 January 2023
31 January 2023
26.6 C
Malang
ad space

Pecinta Honda CB150X Ikuti Rolling City Kota Malang

Pecinta Honda CB150X Rolling City Kota Malang. (istimewa)

MALANGVOICE – CB150X Rolling City Born To Explore digelar PT Mitra Pinasthika Mulia(MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT pada Sabtu (29/1). Acara ini diikuti 15 pengguna Honda CB150X.

Dimulai dengan briefing mengenai keselamatan berkendara yang disampaikan Instruktur safety riding MPM Hoda Jatim. Belasan peserta ini diberangkatkan dari dealer MPM Motor Basuki Rahmat Malang dengan melewati sejumlah titik lokasi keramaian di kota Malang yang menjadi destinasi terpilih.

Mereka melintasi pusat Kota Malang di kawasan padat lalu lintas menuju Sara Cafe n Resto, Peserta tetap nyaman berkendara dengan Honda CB150X.

Baca Juga: Buka Musorkot LUB KONI Kota Malang, Ini Pesan Sutiaji

Hanya Satu Bacalon, Musorkot LUB KONI Kota Malang Berlangsung Tertutup dan Dijaga Ketat

Pecinta Honda CB150X Rolling City Kota Malang. (Istimewa)

New CB150X sendiri hadir dengan desain adventure touring dan nuansa tampilan big bike, posisi berkendara yang nyaman, serta beragam fitur canggih yang mampu memberikan performa berkendara yang optimal.

“Honda CB150X riding postur nyaman, mau dipakai touring ataupun berkendara sehari – hari. Performanya dan tampilannya saya paling suka,” ungkap Alfian, peserta yang merupakan konsumen Sekawan motor.

Dibekali mesin 150cc DOHC berpendingin cairan, model ini menyuguhkan performa responsif dan sensasi ketangguhan berpetualang ketika berkendara sehari-hari ataupun turing jarak jauh.

“Desain adventure touring dan nuansa tampilan big bike New CB150X dan dengan performanya sangat nyaman buat saya merasa,” kata Amel salah satu ladies bikers yang ikut kegiatan tersebut.

Kegiatan CB150X Rolling City pun digelar dengan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, seperti peserta wajib sudah melakukan vaksin lengkap, memakai masker, cuci tangan, menggunakan hand sanitizer dan selalu menjaga jarak.

Bagi konsumen yang ingin memiliki New Honda CB150X, MPM Honda Jatim memberikan penawaran menarik untuk pembelian secara kredit dan dapatkan potongan tenor sebesar 3 kali dan tambahan voucher modification.(der)

Buka Musorkot LUB KONI Kota Malang, Ini Pesan Sutiaji

Wali Kota Malang Sutiaji, saat membuka Musorkot LUB. (MVoice/Lek).

MALANGVOICE – Wali Kota Malang, Sutiaji membuka pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkot LUB) KONI Kota Malang, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna, DPRD Kota Malang, Senin (30/1).

Dalam amanatnya, Wali Kota Malang Sutiaji berpesan kepada siapapun yang terpilih sebagai Ketua KONI Kota Malang untuk bisa memeratakan potensi-potensi semua atlet yang ada di setiap Cabang Olahraga (Cabor).

“Dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII lalu (2022). Kita (Kota Malang) berada di peringkat kedua, itu berkat Cabor Dance Sport,” ucapnya, saat memberikan sambutan dalam pembukaan Musorkot LUB, Senin (30/1).

Baca juga:
Hanya Satu Bacalon, Musorkot LUB KONI Kota Malang Berlangsung Tertutup dan Dijaga Ketat

Bazar Kampung Kuliner RW 2 Ketawanggede Libatkan Disabilitas Ikuti Lomba Mewarnai dan Menggambar

Pasca-ricuh Kandang Singa, Manajemen Pertimbangkan Bubarkan Arema

Menurut Sutiaji, dengan raihan media Cabor Dance Sport dengan 15 medali emas di ajang Porprov Jawa Timur VII (Porprov Jatim), menempatkan Kota Malang di runner up.

“Kemarin (Porprov VII) kita tertolong oleh Dansa, kalau tidak ada (Dansa) kita (Kota Malang) berada di peringkat enam, saya ingin ada pemerataan,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Sutiaji, diharapkan Pengurus KONI Kota Malang yang baru bisa memeratakan potensi-potensi di semua Cabor.

“Saya berharap, semua Cabor bisa punya andil dalam memajukan olahraga di Kota Malang,” pintanya.

Sebagai informasi, dalam pemberitaan sebelumnya pelaksanaan Musorkot LUB tersebut juga dihadiri satu bakal calon (bacalon) Ketua Umum KONI Kota diMalang, R Djoni Sudjatmoko yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Caretaker KONI Kota Malang.(der)

Hanya Satu Bacalon, Musorkot LUB KONI Kota Malang Berlangsung Tertutup dan Dijaga Ketat

Suasana di area kantor DPRD Kota Malang, saat digelarnya Musorkot LUB. (MVoice/Toski D).

MALANGVOICE – Meski hanya satu Bakal Calon (Bacalon) Ketua KONI Kota Malang, pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkot LUB) KONI Kota Malang, tetap digelar.

Pelaksanaan Musorkot LUB tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna, DPRD Kota Malang, dengan pengawalan ketat, dan tertutup, Senin (30/1).

Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak petugas keamanan baik Satpol-PP Kota Malang, Polresta Malang Kota, dan Kodim 0833 Kota Malang.

Dalam pelaksanaan Musorkot LUB ini, dihadiri satu bakal calon (bacalon) Ketua Umum KONI Kota diMalang, R Djoni Sudjatmoko, yang telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Caretaker KONI Kota Malang.

Baca juga:
Bazar Kampung Kuliner RW 2 Ketawanggede Libatkan Disabilitas Ikuti Lomba Mewarnai dan Menggambar

Pasca-ricuh Kandang Singa, Manajemen Pertimbangkan Bubarkan Arema

0Korban Hanyut di Selokan Singosari Ditemukan Tewas di Sumberpucung

Sebelumnya, tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Caretaker KONI Kota Malang mengeluarkan pengumuman resmi terkait bakal calon (bacalon) Ketua Umum KONI Kota Malang, yang telah mendaftarkan diri.

Dalam pendaftaran tersebut, TPP Caretaker KONI Kota Malang menerima dua orang pendaftar bakal calon Ketua Umum KONI Kota Malang, yakni R Djoni Sudjatmoko dan Eddy Wahyono, dan kedua orang tersebut memenuhi syarat dan ketentuan.

“Secara berkas kami sudah menerima dari dua orang, pertama bapak Djoni Sudjatmoko dan kedua bapak Eddy Wahyono, dan keduanya memenuhi syarat yang sudah kami keluarkan,” ucap Ketua TPP Caretaker KONI Kota Malang, Danny Agung Prasetyo, Senin (30/1/23).

Lanjut Danny, seiring berjalannya waktu, tepatnya 26 Januari 2023 sore, salah satu kandidat bacalon Ketua Umum KONI Kota Malang yakni Eddy Wahyono menyatakan mundur, yang disampaikan melalui beberapa pemberitaan di sejumlah media massa.

“Kami telah menerbitkan pengumuman, pertama pak Eddy Wahyono sebagai incumbent yang juga menginformasikan kepada saya melalui WhatsApp, bahwa beliau tidak bisa mengirim surat resmi pengunduran diri sebagai bacalon Ketua Umum KONI Kota Malang karena masih berada di Bali,” jelasnya saat menirukan Eddy Wahyono di pesan WhatsApp.

Eddy Wahyono juga tidak mempermasalahkan jika dirinya diumumkan tidak jadi mengikuti kontestasi Ketua Umum KONI Kota Malang, dan TPP Caretaker KONI Kota Malang menghargai apa yang menjadi keputusan salah satu bacalon yakni Eddy Wahyono.

Dengan mundurnya Eddy Wahyono sebagai Bacalon Ketua Umum KONI Kota Malang, Caretaker KONI Kota Malang menggelar Musorkot LUB di Ruang Rapat Paripurna, DPRD Kota Malang, dengan satu Bacalon Ketua KONI Kota Malang, yakni R Djoni Sudjatmoko.(end)

Bazar Kampung Kuliner RW 2 Ketawanggede Libatkan Disabilitas Ikuti Lomba Mewarnai dan Menggambar

Pemenang lomba menggambar dan mewarna. (istimewa)

MALANGVOICE – Warga RW 02 Kelurahan Ketawanggede kembali menggelar acara Bazar Kampung Kuliner di Jalan Kertosentono, Ahad (29/1).

Acara ini turut melibatkan seluruh RW sebagai peserta bazar dengan menyajikan jajanan kuliner serta barang kebutuhan pokok.

Berbeda dengan acara sebelumnya, panitia kali ini mengadakan lomba mewarna dan menggambar untuk anak-anak.

Ketua RW 02 Ketawanggede, Firman Qusnul Arif, mengatakan, lomba ini dibagi menjadi dua kategori. Lomba mewarnai diikuti siswa kelas 1-5 se Kota Malang. Selain itu panitia juga melibatkan anak-anak penyandang disabilitas mengikuti lomba mewarnai.

Baca Juga: Pasca-ricuh Kandang Singa, Manajemen Pertimbangkan Bubarkan Arema

Korban Hanyut di Selokan Singosari Ditemukan Tewas di Sumberpucung

Lomba mewarnai dan menggambar di Ketawanggede. (istimewa)

Arif sapaan akrabnya mengaku sengaja melibatkan penyandang disabilitas karena untuk menuju kampung ramah disabilitas.

“Tentunya acara ini akan dirutinkan termasuk mengundang anak disabilitas. Kami bersyukur antusias anak-anak luar biasa sampai ada 53 peserta,” kata dia.

Pada Bazar Kampung Kuliner pekan ke-19 ini mengusung tema Malangan. Panitia juga memakai baju khas Malang serta pernak-pernik lain.

Arief mengaku setiap gelaran acara akan mengubah tema agar menarik peminat pengunjung.

“Sampai di pekan ke-19 ini terlihat pengunjung naik dua kali lipat. Tentu kami akan berupaya mencari tema lain di acara selanjutnya,” ujarnya.

Acara itu dihadiri Camat Lowokwaru, Joao Maria Gomes De Carvalho. Sebagai wakil dari Pemkot Malang, ia mengapresiasi upaya RW di Ketawanggede untuk membangkitkan ekonomi warga pasca-pandemi Covid-19.

“Tentu ini ide yang luar biasa datu masyarakat lewat RW di Ketawanggede. Pekan ke 19 kondisi luar biasa, ini yang hebat masyarakat. Tema Minggu ini lomba meawarna dan mengganbar dan libatkan anak SD dan disabilitas. Ini peserta semua kecamatan Lowokwaru memperebutkan Piala Wali Kota,” kata Joao.

Ia berharap acara serupa bisa ikut ditularkan di kelurahan lain sehingga turut membantu perekonomian warga.

“Mudah-mudahan bisa support masyarakat eksis dalam rangka pemulihan pasca pandemi. Saya harap kelurahan lain bisa seperti ini,” harapnya.

Diketahui para pemenang lomba mewarna dan menggambar mendapatkan hadiah berupa uang tunai dengan total Rp3 juta lebih dan trophy Piala Wali Kota Malang serta sertifikat.(der)

Pasca-ricuh Kandang Singa, Manajemen Pertimbangkan Bubarkan Arema

Kondisi kantor Arema FC Kandang Singa. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Manajemen Arema FC langsung menggelar rapat pasca kericuhan yang terjadi di Kandang Singa pada Ahad (30/1).

Kericuhan yang terjadi saat ratusan massa mengatasnamakan Arek Malang ini menggelar unjuk rasa pecah mengakibatkan kantor Arema FC Kandang Singa rusak.

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI) Tatang Dwi Arfianto, menegaskan manajemen pertimbangkan menempuh keputusan bubar jika memang dianggap tidak kondusif.

“Tentu kami merespon atas insiden ini. Direksi dan manajemen berkumpul, membicarakan langkah berikutnya seperti apa. Jika sebelumnya kita memikirkan banyak masyarakat Malang yang hidup dari sepakbola utamanya Arema FC, seperti UMKM, pedagang kaki lima sampai usaha kecil lainnya,” kata Tatang.

“Tapi jika dirasa Arema FC ini dianggap mengganggu suasana kondusif, tentu ada pertimbangan tersendiri terkait eksistensinya atau seperti apa tapi dan ami tetap menyerahkan kepada banyak pihak,” jelasnya.

Pasca-tragedi Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, Tatang mengaku manajemen tidak tinggal diam. Berbagai langkah ditempuh untuk menangangi keluarga korban sampai membuka crisis center.

“Upaya yang di tempuh dan dihadapi klub Arema FC pasca musibah Kanjuruhan sudah dilakukan, menghadapi proses dan gugatan hukum baik pidana dan perdata serta menjaga eksistensi klub agar tetap menjalani kompetisi meskipun dengan berbagai sanksi dan denda dari federasi, dan memberikan layanan trauma healing. Kami sangat memahami suasana duka yang berkepanjangan, kami akan terus berusaha dan berupaya agar situasi ini kembali normal,” paparnya.(der)

FORKI Kota Malang Panen Medali di Kejuaraan AKF Open Piala SOEGIJAT BABA CUP

Ketua FORKI Kota Malang saat foto bersama peraih BOB dalam Kejuaraan AKF Open Piala SOEGIJAT BABA CUP. (MVoice/Humas FORKI Kota Malang).

MALANGVOICE – Tim karate Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kota Malang panen prestasi dalam event AKF open Piala SOEGIJAT BABA CUP yang digelar Sabtu-Ahad (28-29 Januari 2023) di Gor Futsal UNESA, Jalan Raya Unesa, Lidah Wetan, Surabaya.

Dalam event tersebut, tim karate FORKI Kota Malang berhasil membawa pulang empat medali emas, dan satu medali perak, serta enam medali perunggu.

Bahkan, di kejuaraan bergengsi tersebut, dua atlet FORKI Kota Malang berhasil menyabet Best Of the Best (BOB) pada katagori junior putri.

Baca juga:
Buntut Kericuhan di Kandang Singa, 107 Orang Diamankan Polisi

Soal Pengerusakan Kantor Arema, Polisi Siap Tindaklanjuti Laporan Manajemen

Nilai Ekspor Kota Batu Naik Dua Kali Lipat di Tahun 2022, Ini Sebabnya

Keduanya yakni Alodya Varissa Khawiswara, siswa SMAN 3 Malang, sebagai Juara 1 BOB Junior Putri, dan Alfi Amalia Dewi SMAN 4 MALANG yang berharga Juara 2 BOB Junior Putri.

“Kami cukup puas dengan hasil ini. Kendati dari 18 atlet karate yang kita kirimkan ini setidaknya 11 atlet Kota Malang mampu meraih 4 medali emas,1 medali perak, dan 6 medali perunggu,” ucap Ketua FORKI Kota Malang, Supardi, Senin (30/1).

Supardi menjelaskan, raihan prestasi tersebut, merupakan bagian dari program pengembangan prestasi (Binpres) bagi para atlet karate, terutama mental mereka.

“Kejuaraan ini merupakan tryout pertama tim FORKI Kota Malang, setelah saya terpilih sebagai ketua FORKI (November 2022 lalu). Semoga tryout ini bisa dijadikan cermin untuk meningkatkan teknik dan mental para atlet,” jelasnya.

Atlet karate FORKI Kota Malang saat berfoto setelah menerima medali (MVoice/Humas FORKI Kota Malang).

Sebagai informasi, 18 atlet karate tersebut turun di 12 kelas, untuk dua kategori, baik Kata maupun Kumite.

Untuk kelas Kumite, atlet Kota Malang tergabung dalam grup neraka, yakni di kelas Kadet Kumite -52kg, sedangkan untuk kategori Kata di kelas Pemula Kata Perorangan putra/putri, dan Kadet Kata Perorangan putri juga mendapat persaingan ketat dari atlet lainnya

Berikut 18 nama atlet beserta kelasnya:

Pemula Kata Perorangan:
– Keenan Adhiyaksa (Putra)
– Muh. Qahhar Al Badar (Putra)
– Raihan Ahmad Dary (Putra)
– Davina Lintank (Putri)

Kadet Kata Perorangan putri:
– Ganes Danastri Pratista

Junior Kata Perorangan:
– M. Rojul Uzzi

Kadet Kumite -52kg:
– Umar Khatab

Junior Kumite -61kg:
– Christiano Arvie
– Ramadhani Adian

Junior Kumite -68kg:
– Helga Novaldis

Junior Kumite -55kg:
– Fadhil Ardani Q

Junior Kumite -76kg:
– Bibangga Putra

Junior Kumite -53kg:
– Devani Erista

Junior Kumite -59kg putri:
– Alfi Amalia
– Ade Intan

Junior Kumite +59kg:
– Alodya Varissa

U21 Kumite -84kg :
– Ivan Brian

U21 Kumite -55kg:
– Dian Fitri.(end)

Buntut Kericuhan di Kandang Singa, 107 Orang Diamankan Polisi

Kondisi Kantor Arema FC Kandang Singa. (istimewa)

MALANGVOICE – Polresta Malang Kota mengamankan 107 orang yang diduga terlibat aksi pengerusakan kantor Arema FC atau Kandang Singa pada Ahad (29/1).

Status ratusan orang itu masih sebagai saksi. Mereka menjalani pemeriksaan di Mapolresta Malang Kota hingga malam ini.

Kasihumas Polresta Malang Kota, Iptu Eko Novianto, mengatakan, 107 orang yang diamankan diduga berada di TKP saat aksi berlangsung.

Baca Juga: Soal Pengerusakan Kantor Arema, Polisi Siap Tindaklanjuti Laporan Manajemen

Nilai Ekspor Kota Batu Naik Dua Kali Lipat di Tahun 2022, Ini Sebabnya

Manajemen Arema Sesalkan Pengerusakan Kandang Singa, Serahkan Pengusutan ke Polisi

“Jika tidak ada kaitan dan perbuatan melawan hukum akan kita pulangkan ke pihak keluarga,” katanya mewakili Kapolresta Malang Kota, Kombespol Budi Hermanto.

Polisi tetap mengedepankan penegakan hukum terkait pengerusakan dan penganiayaan dalam peristiwa tersebut.

“Kami akan melakukan penegakan hukum dengan menangkap pelaku aksi yang anarkis termasuk mendalami aktor intelektual dibalik aksi anarkis tersebut,” lanjutnya.

Sementara ratusan orang masih diperiksa, polisi tetap mengamankan TKP di Kantor Arema FC hingga proses penyelidikan selesai.

“Dalam rangka menjaga suasana kondusif Kota Malang, Polresta Malang Kota akan melakukan pengamanan di TKP sampai pengusutan terhadap pelaku dinyatakan selesai,” tegasnya.

Diketahui kericuhan itu terjadi saat gerakan massa mengatasnamakan Arek Malang beraksi di depan Kantor Arema FC Kandang Singa.

Suasana kemudian berubah menjadi panas dan massa melempari Kandang Singa dengan batu hingga membuat Arema FC Official Store mengalami kerusakan.

Kejadian itu juga membuat tiga orang mengalami luka dan mendapat perawatan medis.(der)

Soal Pengerusakan Kantor Arema, Polisi Siap Tindaklanjuti Laporan Manajemen

Kondisi Kantor Arema FC Kandang Singa. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Kapolresta Malang Kota Kombespol Budi Hermanto menegaskan siap menerima laporan dari manajemen Arema terkait pengerusakan kantor Kandang Singa di Jalan Mayjen Pandjaitan pada Ahad (29/1).

Pengerusakan ini bermula ketika adanya aksi solidaritas dari massa Arek Malang yang kemudian ricuh. Beberapa massa melempari flare dan batu ke arah Kandang Singa hingga menyebabkan kaca di Arema FC Official Store pecah.

Tak hanya itu, pasca ricuh terjadi dilaporkan ada tiga orang yang mengalami luka dan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Baca Juga: Nilai Ekspor Kota Batu Naik Dua Kali Lipat di Tahun 2022, Ini Sebabnya

Manajemen Arema Sesalkan Pengerusakan Kandang Singa, Serahkan Pengusutan ke Polisi

“Intinya kami di Polresta Malang Kota, menyayangkan adanya penyerangan terhada kantor Arema FC ini,” kata Buher, sapaan akrabnya yang langsung terjun ke lokasi.

“Makannya kami yang pasti dari Polresta Makota yang pertama kami akan mengevakuasi terhadap korban yang luka, sementara ini terdeteksi ada tiga orang yang luka dan sudah ditangani oleh medis,” imbuhnya.

Buher menyebut, korban terluka dua orang berasal dari pihak keamanan kantor Arema FC dan satu lagi dilaporkan adalah warga biasa.

Sementara untuk kerusakan, polisi menunggu laporan dari manajemen Arema. Apabila sudah resmi melapor, polisi akan segera menindaklanjuti hal itu.

“Yang kedua, inventarisir terhadap kerusakan ini akan kami terima laporan polisinya dari pihak manajemen Arema, terus yang ketiga melakukan penangkapan upaya paksa terhadap pelaku pelaku yang melakukan tindakan kekerasan pengrusakan yang ada di wilayah Kota Malang,” tegasnya.(der)

Manajemen Arema Sesalkan Pengerusakan Kandang Singa, Serahkan Pengusutan ke Polisi

Kondisi kantor Arema FC Kandang Singa. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Kantor Arema FC atau Kandang Singa menjadi sasaran amuk massa Arek Malang saat menggelar aksi pada Ahad (29/1) siang tadi.

Lokasi kantor yang berada di Jalan Mayjen Pandjaitan no 42, Klojen, Kota Malang ini mengalami kerusakan, terutama di bagian Arema FC Official Store.

Tampak bagian kaca depan toko resmi merchandise Arema FC ini pecah dan berantakan.

Baca Juga: Arema FC Official Store Alami Kerusakan Pasca Kericuhan

Manajemen Arema FC sangat menyesalkan kejadian itu. Selanjutnya, manajemen akan menyerahkan sepenuhnya pengusutan kepada pihak kepolisian.

“Bagi oknum pelaku yang melakukan pengerusakan dan anarkisme agar tidak timbul fitnah untuk bisa diungkap. Anarkisme dan pengrusakan bukan karakternya Arema,” kata Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto.

Menurut Tatang, kantor Arema tak hanya digunakan untuk kebutuhan operasional tim saja, namun bisa untuk berdialog dan berdiskusi agar semuanya menjadi lebih baik lagi.

“Manajemen selalu terbuka untuk berdialog, Kantor selalu membuka diri, bahkan kami juga menerima keluh kesah Aremania, bahkan beberapa waktu lalu Arema FC juga membuka Crisis Center, kami terbuka untuk berdialog. Bukan dengan cara perusakan rumah kami,” lanjutnya.

Dengan pengerusakan ini, Tatang berpesan semoga tidak ada lagi hal serupa. Manajemen tetap membuka diri untuk berdiskusi dengan siapapun.

“Mari kepada semua pihak, hal-hal terkait Arema kita tempuh bersama melalui jalur musyawarah, berdialog untuk mencapai mufakat,” tegas Tatang.

Terlihat pasca ricuh siang tadi, anggota polisi dikerahkan ke lokasi. Garis polisi pun dipasang untuk memudahkan tim Inafis Polresta Malang Kota melakukan olah TKP.

Sementara dilaporkan tiga orang terluka akibat ricuh sudah ditangani petugas medis.(der)

Arema FC Official Store Alami Kerusakan Pasca Kericuhan

Anggota polisi lakukan pengamanan di Kandang Singa. (istimewa)

MALANGVOICE – Kantor Arema Kandang Singa di Jalan Mayjen Panjaitan, Klojen, Kota Malang mengalami kerusakan akibat kericuhan pada Ahad (29/1). Kerusakan paling parah terjadi di Arema FC Official Store.

Kericuhan ini terjadi saat adanya aksi solidaritas ratusan massa yang mengatasnamakan Arek Malang mulai siang tadi sekitar pukul 12.00.

Massa ini datang bersama dari TMP Untung Suropati menuju Kandang Singa dengan membentangkan poster.

Baca Juga: Langganan Banjir, Normalisasi Kali Paron Jadi Prioritas

Pemkot Malang Gelar Sayembara Logo HUT ke-109

Tak berselang lama, suasana aksi sempat memanas sehingga kericuhan pecah. Massa yang kebanyakan berbaju hitam ini melempari kantor Arema FC termasuk Official Store.

Terlihat di lokasi, Arema FC Official Store mengalami kerusakan parah. Kaca di bagian depan pecah dan berserakan. Selain itu banyak poster yang menutupi bagian kaca pintu di sana.

Hingga sore ini kawasan Kandang Singa mulai kondusif. Belasan petugas kepolisian berjaga di lokasi sambil membentangkan garis polisi.

Sementara itu manajemen Arema FC belum memberikan komentar mengenai perusakan Kandang Singa.(der)