Waspada Kejahatan Penipuan Online Kembali Marak, Ini Imbauan Kasatreskrim Polresta Makota

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo menilai tren kriminalitas terkait ITE atau online meningkat di awal 2021 ini.

Kejahatan dengan menguras rekening korban ini melalui sambungan telepon atau pembobolan password akun bank kerap digunakan pelaku.

“Tren 2021 ini melihat kejadian masalah terkait ITE online. Itu yang saya lihat sedikit marak,” kata Tinton, Senin (18/1).

Meski tidak disebutkan secara rinci berapa korban yang sudah melapor, namun ia tetap mengimbau masyarakat agar tabayun atau kroscek ke pihak yang bersangkutan. Masyarakat juga diminta juga tidak mudah terpancing iming-iming hadiah dari orang tidak dikenal.

“Para pelaku ini pintar meyakinkan korban, intinya jangan mudah bertransaksi online. Jadi harus pastikan dengan betul atau tabayun kroscek betul-betul dia dari instansi mana,” imbaunya.

Kesalahan korban pada umumnya adalah langsung percaya dengan perkataan korban. Hal itu diperparah dengan penyebutan identitas diri yang bersifat rahasia.

Meski demikian, Tinton tetap memaksimalkan anggota menyelidiki kasus itu ketika ada laporan korban.

“Kami tetap koordinasi dengan Ditkrimsus Polda Jatim Subdit Cyber Crime. Namun, kami minta tetap terbuka untuk memberikan saksi atau keterangan jelas agar kasus bisa terungkap,” tegasnya.(der)

Diduga Balap Liar, Belasan Motor Terciduk Patroli Polresta Malang Kota

Kendaraan yang diamankan di Polresta Malang Kota. (Istimewa)

MALANGVOICE – Polresta Malang Kota mengamankan 15 kendaraan terlibat balap liar di sejumlah titik. Belasan kendaraan itu terciduk saat anggota menggelar patroli pada Minggu (17/1) dini hari.

Kegiatan patroli tersebut menyasar ke beberapa lokasi. Yaitu di sekitar Jalan Veteran, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Ciliwung, Jalan Sulfat, Jalan Letjen Sutoyo, dan Jalan Ijen.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution, mengatakan, belasan kendaraan diamankan karena tidak menggunakan part standar.

“Mereka diduga mau balap liar. Ada yang tidak pakai plat nomor, spion, dan kenalpot brong,” kata Ramadhan.

Belasan motor dan satu mobil itu kemudian dibawa ke Mapolresta Malang Kota untuk didata. Ramadhan menjelaskan, dari pendataan ternyata banyak yang mengonsumsi minuman keras.

Para pemuda yang terjaring patroli itu lantas diberi sanksi tilang.

“Kami juga lakukan tes urine kepada mereka. Meski hasilnya negatif narkotika, namun kami tetap beri pengawasan dan imbauan,” jelasnya.

Meski demikian, kendaraan yang terjaring patroli tidak bisa langsung dibawa pulang. Kendaraan tersebut harus dikembalikan sesuai standar pabrik dan memenuhi aturan lalu lintas.

“Ya harus dikembalikan dulu sesuai standar pabrikan. Ini agar ada efek jera dan tidak diulangi lagi perbuatan,” tandasnya.(der)

Puslatcab Molor, KONI Kota Malang Pantau Kondisi Atlet Lewat Rapor

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono. (Istimewa)

MALANGVOICE – Masa pandemi Covid-19 membuat aktivitas latihan atlet KONI Kota Malang terhenti. Hal itu juga berdampak pada agenda Puslatcab persiapan Porprov 2022 mendatang.

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono, mengatakan, agenda Puslatcab tahun ini dipastikan molor. Meski demikian, ia tetap mengawasi para atlet sehingga tidak ada penurunan kualitas atau kondisi fisik.

“Memang persiapan atlet sangat kurang karena latihan terbatas. Apalagi sekarang ada PPKM, ya kami ikuti arahan pusat. Tapi kami masih terus pantau kondisi atlet,” ujar Eddy.

Pemantauan kondisi atlet dilakukan menggandeng Universitas Negeri Malang (UM) dengan membuat rapor para atlet. Rapor itu dibuat per semester, Eddy mengatakan, rapor ini sangat penting untuk pelatih bongkar pasang atlet.

“Terakhir Desember kemarin rapor keluar, nanti kemungkinan antara Mei-Juni ada tes rapor lanjutan. Dari sana bisa dilihat apa yang perlu digembleng lagi, minimal standar dipenuhi,” ujar pria penghobi moge ini.

Meski demikian, rapor itu bukan jadi acuan utama pelatih menentukan atlet yang siap atau tidak. Menurur Eddy, rapor ini sebagai bantuan melihat existing para atlet sehingga memudahkan pelatih melihat kekurangan dan memberikan porsi latihan bagi atletnya.

“Setelah itu kami harapkan bisa segera gelar Puslatcab,” tandasnya.(der)

Hadiri Pelantikan Pengurus IMA, Sutiaji Buka Diri untuk Kerja Sama

IMA di Pendopo Kabupaten Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Wali Kota Malang, Sutiaji, hadir dan memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Malang periode 2020-2022, Sabtu (16/1). Dalam kegiatan tersebut, turut duduk bersama, Bupati Malang, Sanusi, serta Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Dalam sambutannya, Sutiaji mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus yang baru serta berterimakasih atas hadirnya IMA Chapter Malang. Ia juga mengajak IMA untuk saling bekerja sama.

“Saya membuka diri, Kota Malang membuka diri untuk bekerja sama,” ujarnya.

Sutiaji juga kagum dengan mars IMA yang inspiratif. “Mars IMA tadi luar biasa. Salah satunya saya mendengar Tuhan yang membimbing kita dan menginspirasi kita. Itu artinya adalah mencerdaskan bangsa, yang menjadi tujuan kita semua,” ucapnya di hadapan hadirin yang memenuhi Pendopo Pringgitan Pemkab Malang.

Terinspirasi dari mars tersebut, Sutiaji mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mencerdaskan kehidupan bangsa. “Tantangan kita luar biasa, bagaimana kita mengedukasi masyarkat-masyarakat kita dari kelas bawah, mulai dari UMKM hingga berhasil diangkat setara dengan produk-produk global” ajak Walikota Sutiaji.

“Saya tidak kotak-kotakkan Kota Malang, Kabupaten Malang atau Batu, yang ada adalah Malang. Dari Malang untuk Indonesia dan dunia bukan hanya slogan tapi ayo sama-sama viralkan slogan itu menjadi kenyataan,” ucapnya menutup sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Kurniawan Muhammad, President IMA Chapter Malang 2020 – 2022 yang baru dilantik, juga menyampaikan terima kasih kepada Walikota Sutiaji dan kepala daerah Malang Raya karena sudah mendukung IMA chapter Malang.

“IMA siap berkolaborasi bersama tiga daerah di Malang Raya” imbuhnya.(der)

Berkat “OJIR”, Sutiaji Terima Penghargaan Tokoh Penggerak Inklusi Keuangan Tingkat Kabupaten/Kota

Sutiaji usai menerima penghargaan. (Istimewa)

MALANGVOICE – Wali Kota Malang, Sutiaji, menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Inklusi Keuangan Tingkat Kabupaten/Kota dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2021. Penghargaan ini menjadi momentum reformasi sektor jasa keuangan pasca covid-19 dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional yang inklusif.

Wali Kota Malang hadir didampingi Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri dan Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Malang Azka Subhan Aminurridho dalam acara yang digelar virtual di MCC, Jumat (15/1).

Melalui gerakan OJIR (ojok percoyo karo rentenir) membawa Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Kota Malang meraih penghargaan ini. Uniknya, kata Ojir sendiri berasal dari bahasa Malangan dalam menyebut kata uang.

Gerakan Ojir kemudian menjadi solusi keuangan Inklusi di Kota Malang. Gerakan Ojir membendung praktik rentenir atau bank tithil yang selaras dengan program TPAKD Kota Malang. Gerakan ini mendorong pertumbuhan UMKM yang pada akhirnya turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Momentum pemulihan ekonomi nasional, menjadi agenda penting dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021 kali ini yang diselenggarakan secara virtual. Dalam pertemuan tahunan ini, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan arahan kepada seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota, seluruh pengurus di Industri Jasa Keuangan baik perbankan maupun non bank untuk selalu selalu jaga diri, jaga keluarga dan jaga negara. Tak lupa berpesan bersama sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan tetap disiplin protokol kesehatan.

Sutiaji menyampaikan terima kasih dan penghargaan ini menjadi penyemangat dalam berinovasi untuk pemulihan ekonomi di daerah.

“Berbagai inovasi sudah kita lakukan, ada ojir, ada program peningkatan rekening simpanan pelajar dan UMKM serta Business Matching antara dunia usaha dan lembaga jasa keuangan” ujarnya.(der)

Tokoh Agama di Malang Sepakat Dukung Keputusan Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Calon Kapolri

Pwnu
Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar. (Toski D).

MALANGVOICE – Presiden RI, Joko Widodo menunjuk Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun Februari mendatang.

Keputusan Presiden ini ternyata mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk para tokoh agama di Kota Malang.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesian (MUI) Kota Malang, , KH. Drs. Chamzawi, menegaskan dukungannya kepada penunjukan Listyo Sigit Prabowo menjadi calon Kapolri. Besar harapan Polri semakin profesional dan tumbuh besar mengayomi masyarakat.

“Kami mendukung dan menerima keputusan Presiden Jokowi, yang merupakan hak prerogatif presiden,” ujarnya.

Senada dengan pernyataan itu, Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Marzuki Mustamar, juga melontarkan dukungannya. Pemimpin Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Malang, ini mengatakan sangat memahami, menghargai dan menerima keputusan Joko Widodo.

“Semoga Polri semakin profesional, kuat, dan maju demi kejayaan NKRI,” ucapnya. Pernyataan itu juga diamini Pengurus Cabang NU Kota Malang serta dari Ketua Barisan Kader Gus Dur Kota Malang.

Diketahui Komjen Listyo Sigit Prabowo kini menjabat sebagai Kabareskim Polri. Kariernya melesat ketika Joko Widodo menjadi presiden pada 2014. Listyo merupakan lulusan Akademi Polisi 1991.(der)

Pemenuhan Gizi Pelajar dan Santri, ACT Malang Jalankan Bengkel Gizi

Distribusi Bengkel Gizi ACT Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Malang mendistribusikan paket pangan dalam bentuk susu kotak dan biskuit dalam program aksi Bengkel Gizi untuk para santri di Malang dan Pasuruan. Pendisitrbusian ini merupakan rangkaian aksi pemenuhan gizi dalam rangka pencegahan corona bagi para pelajar indonesia.

Pendistribusian dilakukan mulai tanggal 13-15 Januari 2021 di Kota Malang yang meliputi 3 titik Lembaga belajar Al Quran dan Kota Pasuruan 2 titik. Para penerima paket susu kotak dan biskuit adalah para santri balita TPQ usia 5 hingga 12 tahun. Aksi Bengkel Gizi yang di lakukan ACT Malang mendistribusikan 1200 susu kotak ukuran 450 ml dan biskuit sejumlah 300 kotak.

Pembagian susu kotak dan biskuit. (Istimewa)

Bengkel Gizi Terpadu adalah program pemenuhan gizi anak usia balita melalui pangan sehingga memberikan dampak kesehatan yang bagi para anak-anak Indonesia. Implementasi ini diterima baik oleh para guru dan orang tua santri di TPQ Dhuafa Pasuruan sebagai bentuk dukungan ACT Malang.

“Kami sangat senang mendapatkan bantuan yang sangat menyehatkan untuk santri kami,” ucap Afifah selaku pembina TPQ Dhuafa.

Diki Taufik Sidik selaku Branch Manager ACT Malang menerangkan bahwa program aksi Bengkel Gizi Teradu ini akan terus gencar dilakukan diarea jangkauan ACT Malang, sebab masih banyak anak – anak balita yang gizinya belum terpenuhi.

“insyaAllah di Malang akan kami masifkan lagi sebab isu pangan menjadi fokus kita kedepannya” ucap Diki.

Bengkel Gizi Terpadu sendiri sangat masih dilakukan diberbagai pelosok negeri seperti papua dan NTT, para relawan ACT biasanya memberikan pelayanan kesehatan gratis dan gizi untuk masyarakat disana, serta melakukan penyuluhan dan edukasi seputar kesehatan.(der)

Mantan Anggota DPRD Kota Malang Meninggal Dunia di Lapas Lowokwaru

Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Indra Tjahyono. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Mantan anggota DPRD Kota Malang, Indra Tjahyono meninggal dunia di dalam Lapas Kelas I Lowokwaru, Jumat (15/1). Indra meninggal saat menjalani masa pidana kasus korupsi.

Kalapas Lowokwaru, Anak Agung Gde Krisna, mengatakan, Indra dilaporkan meninggal sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi. Petugas penjaga mendapat laporan pukul 04.30 WIB dan langsung membawa Indra ke poliklinik lapas.

“Dari keterangan teman se kamarnya, beliau pukul 02.00 WIB dini hari sempat ke kamar mandi, setelah itu balik lagi tidur dan terdengar ngorok. Terus waktu subuh dilihat tidak ada napas, akhirnya anggota kamar lapor ke petugas pukul 04.30 WIB,” katanya.

Indra selama di Lapas Lowokwaru menempati blok Siliwangi II kamar 4. Dia bersama lima orang narapidana korupsi lain. Menurut Agung, Indra memang memiliki penyakit bawaan dan sering langganan berobat di poliklinik lapas.

“Beliau pasien penyakit diabetes, jantung, dan ginjal bermasalah. Rutin beliau berobat di dokter kita ditambah dokter pribadinya. Terakhir almarhum berobat ke poliklinik karena batuk pilek,” jelas Agung.

Kendati demikian, Agung memastikan Indra meninggal dunia bukan karena Covid-19. Kuat kemungkinan penyebab kematiannya adalah penyakit jantung. Hal itu juga dikuatkan pernyataan keluarga Indra yang langsung melihat kondisi jenazah di lapas.

“Keluarga kami hubungi segera datang ke sini dan ngecek langsung. Dari dokter juga indikasi jantung bukan Covid-19. Keluarga sempat tanya ke teman se kamar dan akhirnya menerima dan jenazah kami serahkan keluarga” lanjutnya.

Saat ini jenazah dikabarkan disemayamkan di Gotong Royong dan rencananya akan dimakamkan pada Sabtu (16/1). “Masa tahanan almarhum kurang 1 tahun 8 bulan termasuk subsider. Kami juga turut berbelasungkawa atas meninggalnya beliau, kami di sini mengupayakan pelayanan terbaik saat beliau sakit,” tutup Agung.

Sekadar informasi Indra merupakan kader Partai Demokrat. Ia ditahan lantaran kasus korupsi tahun 2018 silam.(der)

Dongkrak UMKM dan PAD, Pemkot Malang Gandeng Gojek dan Gopay

Dongkrak UMKM dan PAD, Pemkot Malang Kerjasama dengan Gojek dan Gopay. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan kerjasama dengan Gojek dan Gopay. Penandatanganan MOU antara keduanya dilakukan di Ruang Rapat Walikota Malang pada Kamis, 14 Januari 2020.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan kerjasama itu dapat memudahkan masyarakat yang memiliki Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Khususnya dalam menggunakan e-money dan memasarkan produknya.

Dengan begitu, selain mampu memberikan pendapatan lebih kepada masyarakat. Dia juga berharap dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang.

“Goalnya adalah untuk mendapatkan income perkapita kita. Makanya, kami upayakan untuk memberikan literasi dan memfasilitasi masyarakat dalam memanfaatkan beberapa fasilitas di Gojek dan Gopay,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Sutiaji mengatakan kerjasama dengan PT. Dompet Anak Bangsa dan PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa dapat mendongkrak dunia pariwisata di Kota Malang.

Karena, kerjasama itu difokuskan dalam peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat dengan menggunakan aplikasi Gojek dan Gopay.

“Ruang lingkupnya kan pengembangan pariwisata dan pembinaan kemampuan pelaku UMKM di Kota Malang melalui pelatihan dan fasilitasi pemasaran,” ujarnya.

Oleh karena itu, sumber daya dan potensi yang dimiliki masing-masing pihak diharapkannya dapat dimaksimalkan. Tentunya, kata dia, dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat Kota Malang dengan pemanfaatan teknologi tersebut.

Diketahui penandatanganan MoU tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah, Wasto, Inspektur Kota Malang, Abdul Malik, Kepala Bappeda, Dwi Rahayu dan Kepala Bapenda, Ade Herawanto.

Kemudian, Kadisporapar, Ida Ayu Made Wahyuni, Kadiskopindag, Wahyu Setiyanto, Kabag Pemerintahan, Fahmi Fauzan dan Kabag Humas, Nurwidianto juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.(der)

Duka Mendalam, Sutiaji Ajak ASN Doakan Syekh Ali Jaber

Sutiaji menerima kunjungan Syekh Ali Jaber. (Istimewa)

MALANGVOICE – Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber wafat pada Kamis (14/1). Berita tersebut membawa duka bagi banyak pihak, termasuk Wali Kota Malang, Sutiaji.

Sutiaji menerima kabar duka tersebut saat berdinas di kantornya. Secara spontan, Ia mengajak seluruh Kepala Perangkat Daerah dan ASN di lingkungan Pemkot Malang untuk sejenak mendoakan Syeikh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber secara bersama-sama.

“Beliau adalah guru dan panutan bagi kita semua; saya secara pribadi sangat berduka dan atas nama masyarakat Kota Malang kami juga menyampaikan ucapan duka cita yang sedalam-dalamnya,” tuturnya.

Ia juga menambahkan harapannya agar apa yang telah diajarkan oleh Syeikh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber dapat kita implementasikan di kehidupan kita sehari-hari.

“Ada beberapa kenangan dan kesan tersendiri bagi saya dan keluarga saat kunjungan beliau beberapa waktu lalu di rumah dinas; moment tersebut tidak akan bisa kami lupakan,” tukasnya.

“Kami semua akan selalu mengingat pesan-pesannya yang disampaikan waktu itu,” tandas Sutiaji.

Diketahui, Syekh Ali Jaber meninggal dunia di RS Yasri Cempaka Putih sekitar pukul 08.30 WIB. Dai kondang kelahiran Madinah ini sempat dirawat akibat positif Covid-19 pada akhir Desember. Kondisi Syekh Ali Jaber sempat dikabarkan membaik dan sembuh dari virus itu, namun kondisinya memburuk dan dinyatakan meninggal dunia pagi tadi.

Jenazah Syekh Ali Jaber kemudian dimakamkan Pesantren Tahfizh Daarul Quran di Jalan Ketapang Raya, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Tangerang.(der)