01 December 2022
01 December 2022
22.5 C
Malang
ad space

KWB Auto Rally 2022, Ciptakan Keseruan Berjelajah Kota Batu

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko ikut berfoto bersama usai konferensi pers pra pelaksanaan KWB Auto Rally 2022. (MVoice/Pemkot Batu)

MALANGVOICE – Kemeriahan HUT ke 21 Kota Batu tak hanya dipusatkan di jantung kota. Melainkan juga akan disebarkan secara merata hingga lingkup kecil pedesaan. Hal ini sekaligus memperkenalkan wisata-wisata berbasis potensi desa sehingga memberi efek domino perekonomian masyarakat.

Untuk mewujudkan keinginan itu, Pemkot Batu bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jatim menggelar KWB Auto Rally 2022 pada 3 Desember nanti. Ada dua kategori dalam event ini, yakni fun rally dan kontes mobil. Diharapkan event fun rally sejauh 20 kilometer ini dapat menarik animo masyarakat, utamanya dari luar daerah.

“Event ini sudah lama direncanakan. Namun pelaksanaannya tertunda karena suasana berkabung atas Tragedi Kanjuruhan,” kata Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko saat konferensi pers pra event KWB Auto Rally 2022 yang digelar di rumah dinasnya (Sabtu, 19/11).

Baca juga:

El Hotel Kartika Wijaya Kota Batu Gelar Nobar Piala Dunia 2022

Honda Sport Motoshow Disambut Antusias Masyarakat Blitar

Andreas: Penguatan 4 Pilar NKRI Sebagai Pemersatu Bangsa

PR Ditiadakan Diikuti Beberapa Sekolah Kota Batu

Menurutnya, keikutsertaan masyarakat luar daerah, membawa keuntungan dalam segi promosi pariwisata Kota Batu. Terutama wisata yang digerakkan pemerintah desa dapat lebih berkembang dan dikenal luas. Selaras dengan tujuan itu, panitia akan membuat lintasan terpisah untuk dijadikan jalur bereksplorasi menikmati keindahan alam di tiap sudut pedesaaan Kota Batu.

“Saya usulkan, jalurnya dipisah-pisah agar kemeriahan ini dirasakan merata di tiap-tiap desa Kota Batu. Serta untuk menghindari penumpukan kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas,” ujar dia.

Event KWB Auto Rally 2022 menjadi titik balik menghidupkan kembali event rally di Kota Batu. Karena event semacam ini terakhir kali diselenggarakan sejak 2014 lalu.

Baca juga :

KWB Super Adventure 5 Dimeriahkan Puluhan Rider dari 6 Negara, Pariwisata Kota Batu Bergaung Hingga Mancanegara

KWB Super Adventure 5 Bawa Manfaat Ganda bagi Kota Batu

12 Mahasiswa Asing Program I-YES Kepincut Keindahan Kota Batu

Ketua Bidang Olahraga IMI Jatim, I Komang Ferry menjelaskan, Auto KWB Rally 2022 lebih pada kegiatan bersenang-senang berkumpul dengan kerabat maupun keluarga. Bukan lagi kompetisi olahraga otomotif yang mengandalkan kecepatan. Sehingga para peserta dapat merasakan keseruan berjelajah menyusuri sudut-sudut Kota Batu.

“Satu mobil mungkin akan terdiri 1-5 orang. Jika mereka berasal dari luar kota, pasti mereka akan menginap di hotel. Jika mainnya Sabtu-Minggu pastinya mereka juga akan datang lebih awal. Ini akan membuat perputaran ekonomi Kota Batu semakin baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Event KWB Auto Rally, Arif Utama Waworuntu menjelaskan, tujuan utama digelarnya event tersebut guna mendongkrak pendapatan daerah. Kemudian juga bertujuan untuk mengenalkan kepada para peserta tentang keindahan destinasi wisata desa.

“Event ini bukan hanya fun rally saja. Namun juga ada event automatic contest. Didalamnya bakal melibatkan 60 kendaraan modifikasi,” tandasnya.

El Hotel Kartika Wijaya Kota Batu Gelar Nobar Piala Dunia 2022

El Hotel Kartika Wijaya Kota Batu menyelenggarakan nobar selama perhelatan Piala Dunia 2022. (MVoice/El Hotel Kartika Wijaya)

MALANGVOICE–Genderang Piala Dunia 2022 bakal ditabuh pada Ahad besok (20/11). Jutaan pasang mata tertuju ke Qatar yang menjadi tuan rumah event akbar turnamen sepak bola empat tahunan.

Kejuaraan sepak bola dunia memiliki daya magis yang menyedot banyak perhatian masyarakat. Bahkan dalam sekejap banyak masyarakat yang berubah menjadi fans sepak bola. Sekalipun sebelumnya mereka bukan penggemar bola.

Kegiatan nonton bareng (nobar) kerap dijumpai selama perhelatan sepak bola yang diikuti 32 negera. Atmosfer pesta sepak bola yang begitu meriah, sangat sayang kalau dilewatkan begitu saja.

Baca juga:
Honda Sport Motoshow Disambut Antusias Masyarakat Blitar

Andreas: Penguatan 4 Pilar NKRI Sebagai Pemersatu Bangsa

PR Ditiadakan Diikuti Beberapa Sekolah Kota Batu

Massalkan Olahraga kepada Anak Usia Dini agar Kota Batu Tak Krisis Atlet

Selama perhelatan Piala Dunia 2022 berlangsung, El Hotel Kartika Wijaya Kota Batu akan menggelar kegiatan nobar. Brawijaya Coffe Shop dipilih sebagai tempat nobar Piala Dunia yang akan dibuka laga perdana mempertemukan tuan rumah Qatar melawan Ekuador. Pertandingan pembuka ini digulirkan di Stadion Al Bayt, Al Khor, pada Ahad pukul 23.00 (20/11).

“Kami ingin memeriahkan Piala Dunia. Dan pastinya suasana lebih bertambah seru kalau nonton rame-rame,” ujar Marketing Komunikasi Kartika Wijaya, Grizca Aloyvia Pertiwi.

Ia menambahkan, sebelum laga perdana dimulai, pengunjung akan dihibur live musik untuk menambah kemeriahan suasana. Selain itu, digelar pula acara talk show menghadirkan dua mantan pemain Arema FC, Ahmad Bustomi bersama Arif Suyono.

“Kemudian diisi acara fun game dilanjut firework detik-detik jelang kick off laga Qatar melawan Ekuador. Bisa datang rame-rame cukup bayar Rp150 ribu saja, mendapatkan snack dan minuman,” ujar perempuan yang akrab disapa Caca.

Saat nobar laga perdana Piala Dunia, rencananya akan mengundang Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Selain itu juga akan dihadiri Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat dan Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi.

Ia mengatakan, Piala Dunia merupakan kompetisi bergengsi yang sudah ditunggu oleh pencinta sepak bola di seluruh dunia. Hal itu memunculkan inisiatif manajemen El Hotel Kartika Wijaya untuk menyediakan tempat nobar. Fasilitas ini terbuka bisa dinikmati siapa saja, baik tamu hotel yang menginap maupun tamu yang tidak menginap.

“Pengunjung tidak hanya mendapat keseruan semata, mereka yang beruntung dapat memperoleh hadiah menarik,” pungkasnya.(end)

PR Ditiadakan Diikuti Beberapa Sekolah Kota Batu

Puluhan pelajar SDN Songgokerto 3 Kota Batu berkumpul di halaman sekolah mengikuti program pemassalan olahraga yang diselenggarakan SIWO Kota Batu PWI Malang Raya bersama KONI Kota Batu. (MVoice/istimewa)

MALANGVOICE – Kewajiban pekerjaan rumah (PR) ditiadakan untuk jenjang SD maupun SMP. Mayoritas yang memberlakukan pola itu merupakan sekolah yang menerapkan pembelajaran sehari penuh.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih menyampaikan, ada beberapa sekolah di Kota Batu yang memberlakukan penghapusan PR. Ia menjelaskan, segala pembelajaran maupun pendalaman karakter dituntaskan di sekolah sehari penuh. Pemberian PR tentu memberatkan peserta didik dengan durasi pembelajaran panjang.

“Setahu saya ada tiga atau empat, tapi saya belum tahu pasti. Nanti saya identifikasi dulu ya jumlah pastinya. PR dihapus, gantinya pembelajaran karakter berdurasi 2 jam,” ujar dia.

Baca juga:

Semarakkan Porwanas XIII, PWI Malang Raya Bertamu ke Divif 2/Kostrad

Macapat Idol, Hidupkan Seni Tembang Jawa di Kalangan Generasi Muda

Festival Pusaka Nusantara, Merawat Ingatan pada Kemahiran Metalurgi Nenek Moyang

Kebijakan penghapusan PR ini juga mendapat dukungan dari Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Menurut Nadiem, PR justru memberatkan siswa. Lebih baik, pemberian PR diganti kegiatan ekstrakurikuler mengembangkan minat siswa yang lebih berguna.

Lain halnya dengan SDN Songgokerto 3 Kota Batu yang masih memberikan tugas rumah bagi peserta didiknya. Sekalipun sekolah itu memberlakukan pembelajaran sehari penuh mulai pukul 07.00-14.30. Satuan pendidikan itu menjalankan program sekolah penggerak berbasis kurikulum merdeka belajar.

Baca juga:

Arema FC Ikuti Program UEFA Assist League Development

Bekali Siswa di Industri Esport, Malang Jadi Start Awal Program Kolaborasi “Membina Sang Legenda”

12 Mahasiswa Asing Program I-YES Kepincut Keindahan Kota Batu

Kepala Sekolah SDN Songgokerto 03, Helmina Maulidiyah berujar, pemberian tugas PR mengajarkan murid-muridnya tentang nilai tanggungjawab. Namun, tugas PR yang diberikan itu dalam bentuk berbeda pada umumnya atau tidak hanya sekedar mengerjakan soal-soal saja.

Ia mengatakan, pemberian PR diselaraskan dengan kurikulum merdeka belajar. Peserta didik diajak untuk terampil dan kreatif. Mereka tidak sekedar diposisikan sebagai objek pendidikan. Gurunya pun dituntut tidak hanya memberikan pembelajaran tekstual yang sifatnya hafalan.

“PR yang tetap mengajarkan anak-anak terampil terus dia bersosialisasi ke lingkungannya, jadi PR-nya misalnya wawancara tetangga sebelah, silahkan ditanya tingkat ekonomi pekerjaannya apa, itu mungkin lebih bermakna, anak-anak bisa bersosialisasi,” kata Helmina.

Pihaknya pun saat ini belum menerima surat edaran terkait kebijakan penghapusan tugas PR dari Dinas Pendidikan Kota Batu. Disisi lain, pihaknya juga memberikan fasilitas ekstrakurikuler kepada murid-muridnya. Diantaranya seperti renang, pencak silat dan panahan.

“Karena murid-murid disini lebih suka gerak atau lebih ke pembelajaran kinestetik dibandingkan dengan pembelajaran yang serius,” katanya.

Massalkan Olahraga kepada Anak Usia Dini agar Kota Batu Tak Krisis Atlet

Pelajar SDN Songgokerto 3 Kota Batu menunjukkan kebolehannya di bidang olahraga panahan tradisional. (MVoice/M. Noer Hadi)

MALANGVOICE– Puluhan peserta didik SDN Songgokerto begitu antusias mengikuti program pemassalan cabor-cabor yang berada di bawah naungan KONI Kota Batu. Program ini diselenggarakan KONI Kota Batu dan SIWO Kota Batu-PWI Malang Raya pada Jum’at (18/11).

Beberapa pelajar juga unjuk kebolehannya dalam ketepatan memanah. Meski masih anak-anak mereka mahir melesatkan anak ke arah target. Olahraga panahan tradisonal mengantarkan SDN Songgokerto 3 mencetak prestasi. Bahkan salah satu pelajar berhasil merebut juara 2 tingkat Jatim kompetisi panahan tradisional. Olahraga lainnya yang digeluti para pelajar yakni pencak silat dan sepeda BMX.

Ketua SIWO-PWI Kota Batu, Febri Setiawan menyampaikan, pemassalan olahraga untuk menarik minat anak-anak usia bergabung dengan cabor-cabor binaan KONI Batu. Sehingga bakat mereka dapat lebih terarah dan terasah melalui cabor-cabor di bawah KONI Kota Batu.

“Pemassalan olahraga akan dilakukan berkeliling mengunjungi beberapa sekolah dasar secara bergilir. Hari pertama dilaksanakan di SDN Songgokerto 3,” ucap Febri.

Baca juga:

Arema FC Ikuti Program UEFA Assist League Development

PB Porwanas XIII Tegaskan Tugas LO Melalui Bimtek

PWI Malang Raya Matangkan Persiapan Porwanas 2022

PWI dan SIWO Pusat Kulonuwun ke Tiga Kepala Daerah untuk Pelaksanaan Porwanas

Febri menambahkan, pemassalan olahraga sekaligus mencari bibit unggul dari kalangan usia dini. Sehingga Kota Batu menjadi barometer yang mampu mengukir prestasi di bidang olahraga.

“Lewat kegiatan ini SIWO Kota Batu ingin berkontribusi dalam pembinaan olahraga prestasi di Kota Batu. Serta membantu KONI Kota Batu dengan mempublikasikan agenda-agenda keolahragaan,” ujar dia.

Baca juga:

Porwanas XIII Disepakati Digelar 21-27 November 2022

Bekali Siswa di Industri Esport, Malang Jadi Start Awal Program Kolaborasi “Membina Sang Legenda”

Sekda Pemkot Batu dan Pemkab Malang Masuk Daftar Usulan Calon Pj Wali Kota

E-sport, Cabor Baru KONI Kota Batu

Ketua KONI Kota Batu, Mahfud menuturkan KONI Kota Batu memayungi total 36 cabor, terdiri atas 33 cabor prestasi dan 3 organisasi olahraga fungsional. Ia menambahkan, terdapat 4 cabor yang bergabung. Antara lain, E-sport Indonesia (ESI), Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia (IODI), Arung Jeram, Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin).

Menurutnya, pemassalan olahraga kepada anak sekolah dasar bagian dari regenerasi. Agar nantinya tidak terjadi krisis atlet di Kota Batu. Para anak usia dini dapat memilih berbagai cabor yang ada di bawah naungan KONI Kota Batu. Tentunya disesuaikan dengan minat mereka.

“KONI Kota Batu dihadapkan pada kendala untuk mencetak calon atlet. Ini tantangan dan perlu merumuskan strategi agar bidang olahraga tetap eksis. Maka, perlu jemput bola untuk mengenalkan berbagai olahraga kepada anak usia dini,” ujar dia.

Mahfud menilai, teknik panahan tradisional yang diperagakan pelajar SDN Songgokerto 3 cukup memukau. Potensi itu sangat sayang jika tidak diarahkan ke jenjang lebih baik. Ia merekomendasikan, pelajar yang minat dengan olahraga panahan dapat bergabung dengan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani).

“Teknik panahannya sudah baik. Sekalipun masih anak-anak, sudah bisa konsentrasi fokus menyasar target. Sebetulnya, di SDN Songgokerto 3 banyak melahirkan atlet, mulai downhill hingga paralayang,” ungkap dia.(der)

Sekda Pemkot Batu dan Pemkab Malang Masuk Daftar Usulan Calon Pj Wali Kota

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan wakilnya, Punjul Santoso meresmikan MPP Among Warga pada 17 Oktober lalu, tepat saat HUT ke 21 Kota Batu. Masa jabatan pasangan kepala daerah Kota Batu itu berakhir pada 27 Desember nanti. (MVoice/Pemkot Batu).

MALANGVOICE–Tiga usulan nama dimunculkan DPRD Kota Batu untuk duduk sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Batu. Mengingat pasangan kepala daerah Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso berakhir di penghujung Desember 2022.

Ketiga usulan nama disampaikan saat rapat paripurna yang digelar di gedung dewan, Kamis (17/11). Nama-nama yang diusulkan yakni, Kepala Dinas Kominfo Jatim, Hudiyono, Sekretaris Daerah Kota Batu, Zadiem Efisiensi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat.

Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi mengatakan, tujuh fraksi DPRD Kota Batu memiliki kesamaan dalam usulan nama-nama Pj Wali Kota Batu. Setiap fraksi diberi batas maksimal tiga usulan nama. Kemudian akan dilakukan pemeringkatan hingga mengerucut tiga nama teratas. Selanjutnya tiga nama teratas akan ditetapkan sebagai usulan DPRD Kota Batu.

Baca juga: Ada Campur Tangan Ahmad Basarah di Balik Suksesnya Revitalisasi Pasar Besar Batu

Tujuh Fraksi DPRD Kota Batu Belum Setor Nama Pj Wali Kota

Sering Bongkar Pasang Pejabat Akibatkan Lambannya Pelaksanaan Program

Pembongkar Pasar Besar Somasi Wali Kota Batu

“Mekanismenya seperti itu. Cuma karena banyak usulan yang sama di tiap fraksi, maka pemeringkatan ditiadakan,” ujar politisi PDIP itu.

Selain DPRD, Pemprov Jatim dan Kemendagri memiliki kewenangan untuk mengusulkan nama-nama Pj Wali Kota Batu. Pemprov maupun Kemendagri diberi jatah tiga usulan nama. “Nama-nama hasil rumusan DPRD akan diajukan ke Kemendagri. Terakhir penyetoran nama pada Jum’at besok (18/11). Domain pemberi keputusan ada di ranah Kemendagri,” ujar dia.

Baca juga:

Ahmad Basarah: Nakes Penting Dibekali Vaksin Ideologi Cegah Radikalisme di Dunia Kesehatan

PWI Malang Raya Gandeng Basarah Edukasi Kades se Kabupaten Malang Kenali Literasi Media

Dewanti Rumpoko Ingin Menikmati “Kemerdekaan” Usai Menanggalkan Jabatannya

Dewanti Klaim Indikator-indikator Keberhasilan Selama 5 Tahun Menjabat Wali Kota Batu

Asmadi mengungkapkan, dimungkinkan nama-nama yang diusulkan sudah menjalani komunikasi dengan pimpinan fraksi-fraksi. Seperti Sekda Kota Batu, Zadiem Efisiensi yang melakukan pendekatan ke legislatif. Sehingga dimasukkan dalam daftar usulan. Terlebih Zadiem memiliki jabatan tertinggi di birokrasi Pemkot Batu.

Baca juga:

PSD 2023-2026, Teruskan Program Prioritas RPJMD yang Tersendat

Keuangan Daerah 2023 Kota Batu Diproyeksikan Defisit Rp70 Miliar

Waktu Pengerjaan Mepet, Pembangunan Cold Storage Dialihkan pada PSD 2023-2026

Lalu Hudiyono, dia merupakan perwakilan dari Provinsi. Hudiyono juga sudah menjalin komunikasi kepada fraksi DPRD Kota Batu, bahwa dirinya siap diusulkan menjadi Pj Wali Kota Batu.

“Dari Kota Batu hanya satu. Berdasarkan yang kami ketahui Pak Zadiem sudah berkomunikasi dengan setiap fraksi. Sebenarnya pejabat lain di lingkungan Pemkot Batu juga banyak yang layak dari segi jabatannya. Namun mereka tidak menyampaikan kesiapannya kepada Fraksi,” jelas dia.(der)

12 Mahasiswa Asing Program I-YES Kepincut Keindahan Kota Batu

Lumbung Petik Stoberi Desa Pandanrejo mampu memikat 12 mahasiswa asing UIN Maliki Malang program I-YES. (MVoice/M. Noer Hadi)

MALANGVOICE – Pariwisata Kota Batu cukup potensial untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara.

Daerah termuda di Provinsi Jatim ini memiliki banyak destinasi, utamanya kemunculan wisata berbasis potensi desa. Ditambah lagi kesejukan udara serta panorama alamnya yang mampu mengundang decak kagum.

Tak terkecuali para 12 mahasiswa asing yang datang ke Kota Batu, Kamis (17/11). Para pelajar perguruan tinggi berasal dari berbagai negara itu mengikuti program International Youth-Enhancing Study (I-YES) yang diluncurkan Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang.

Peserta program berasal dari Mesir, Madagaskar, Sudan, Tunisia, Afganistan, Yaman, Zimbabwe, Palestina, Jordania, Banglades, Turkmenistan dan Pakistan.

Salah satu peserta program, Shanazar Sarryev merasa nyaman saat berada di Kota Batu. Menurutnya, udara Kota Batu terasa sejuk dan membuat dirinya dan peserta rombongan lainnya tak ingin lekas beranjak.

“Suasananya nyaman, alamnya indah dan udaranya sejuk. Betah berada di sini,” kata pria berdarah Turkmenistan itu saat berkunjung ke Lumbung Petik Stroberi di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kamis (17/11).

Belasan mahasiswa asing program I-YES UIN Maliki Malang asik memetik stroberi di Lumbung Petik Stroberi Desa Pandanrejo. (MVoice/M. Noer Hadi)

Baca juga: Pimpin Sertijab Kapolsek Blimbing, Buher: Jangan Ada Pungli

Ada Campur Tangan Ahmad Basarah di Balik Suksesnya Revitalisasi Pasar Besar Batu

Aremania Curhat ke Presiden Jokowi Lewat Surat Asa Keadilan Tragedi Kanjuruhan

Majukan Kebudayaan Kota Batu, Mantan Kajari Pentaskan Lakon Semar Mbangun Kayangan

Saat berada di Lumbung Petik Stroberi, belasan mahasiswa asing terlihat menikmati aktivitasnya memetik buah yang kaya kandungan antioksidan itu. Buah stroberi yang telah dipetik kemudian mereka nikmati bersama.

Lumbung Petik Stroberi merupakan destinasi agrowisata andalan Desa Pandanrejo. Wisata berbasis potensi desa ini dikelola BUMDes Raharjo berkolaborasi dengan generasi muda yang tergabung di Karang Taruna.

Destinasi yang mulai populer sejak 2018 itu menyediakan beragam jenis stroberi. Mulai dari sweet charlie, california, holybrite, grande dan rosalinda.

12 mahasiswa asing tersebut juga diajak berjelajah menyusuri beberapa destinasi wisata lain di Kota Batu. Objek wisata yang dikunjungi mulai agrowisata Petik Apel di Desa Bumiaji, wanawisata Coban Talun di Desa Tulungrejo. Kemudian berakhir di Batu Love Garden (Baloga) milik Jatim Park Grup.

“Seru berwisata di Kota Batu. Apalagi saat perjalanan ke Coban Talun naik kendaraan jeep. Medannya menantang, tempatnya juga indah,” imbuh Shanazar.

Baca juga:

Masa Kelam Budidaya Apel, Ikon Kota Batu Terancam Tenggelam

Jalan-jalan ke Desa Pandanrejo, Obati Kejenuhan dengan Banyak Pilihan Wisata

Menjelajahi Keberagaman Wisata Desa Tulungrejo, Mulai Wisata Alam hingga Religi

Seluruh Kades di Kota Batu Dapat Lencana Desa Mandiri

Sehari sebelum menyusuri destinasi-destinasi Kota Batu, 12 mahasiswa asing itu ikut menyaksikan pagelaran wayang kulit. Lakon yang dipentaskan Semar Mbangun Kayangan digelar di halaman Balai Kota Among Tani pada Rabu malam (16/11).

Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan, kunjungan 12 mahasiswa asing dapat membantu mempromosikan pariwisata Kota Batu lebih luas hingga mancanegara. Sehingga diharapkan kunjungan wisatawan asing turut meningkat. Tahun 2022 ditargetkan bisa menarik 7 juta kunjungan wisatawan.

“Pastinya pariwisata Kota Batu akan lebih berkembang lebih baik dengan hadirnya wisatawan mancanegara,” tutur Arief.

Ia menambahkan, Disparta berkomitmen untuk mengembangkan destinasi desa wisata. Sehingga banyak pilihan destinasi yang akan dituju ketika berada di Kota Batu.

Menurutnya desa-desa di Kota Batu memiliki potensi yang beragam. Bukan hanya menawarkan indahnya panorama alam yang memukau. Selain itu, tumbuh nilai-nilai tradisi kultural yang masih dilestarikan oleh masyarakatnya.

“Nilai-nilai tradisi ini harus dieksplorasi, digali sebagai daya tarik desa wisata. Potensi desa-desa wisata di Kota Batu sungguh luar biasa,” kata Arief.(der)

Ada Campur Tangan Ahmad Basarah di Balik Suksesnya Revitalisasi Pasar Besar Batu

Menginjak pertengahan November 2022 revitalisasi Pasar Besar Batu mencapai 63 persen. Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengungkapkan ada campur tangan Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah dibalik suksesnya pembangunan pasar. (MVoice/M. Noer Hadi)

MALANGVOICE–Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengungkapkan, revitalisasi Pasar Besar Batu dapat berjalan mulus berkat campur tangan Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah.

Hal itu disampaikan Dewanti secara langsung di hadapan tokoh elite PDIP itu saat datang ke Kota Batu menyaksikan pagelaran wayang kulit berlakon Semar Mbangun Kayangan. Pertunjukkan seni tradisi itu digelar untuk memeriahkan HUT ke 21 Kota Batu pada Rabu malam (16/11).

“Perlu saya informasikan, Pasar Besar Batu sukses dibangun, dibalik itu semua ada campur tangan beliau. Tepuk tangan untuk beliau. Terima kasih Pak Basarah, semoga jadi ladang amal bagi bapak,” seru Dewanti.

Revitalisasi Pasar Besar Batu merupakan program prioritas yang dituangkan dalam RPJMD Kota Batu 2017-2022. Proyek prestisius itu juga termaktub dalam Perpres nomor 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Jatim. Anggaran pembangunan dikucurkan dari pemerintah pusat sebesar Rp200 miliar mengusung konsep bangunan gedung hijau (BGH).

Baca juga:

Majukan Kebudayaan Kota Batu, Mantan Kajari Pentaskan Lakon Semar Mbangun Kayangan

Harapan Arema dengan Hasil RUPS PT LIB

Bung Edi Pesankan Generasi Muda Teladani Perjuangan Para Pahlawan

Sering Bongkar Pasang Pejabat Akibatkan Lambannya Pelaksanaan Program

Dalam proses pelaksanaannya, revitalisasi Pasar Besar Batu diwarnai lika-liku karena sumbatan komunikasi dari dua pihak. Kala itu, terjadi tarik ulur antara tuntutan pedagang dan Pemkot Batu sehingga menghambat pelaksanaan proyek. Silang sengkarut antara pedagang dan pemerintah daerah berkutat pada segi pendataan pedagang.

Begitu juga dengan konsep bangunan yang dituangkan dalam DED. Mereka khawatir, konsep bangunan yang baru itu tidak cukup menampung seluruh pedagang yang jumlahnya mencapai 3.345 pedagang berdasarkan pendataan Diskumdag Kota Batu. Selain itu, para pedagang diselimuti kegundahan. Mereka khawatir anggaran dari pemerintah pusat itu dialihkan penanganan Covid-19.

Hingga akhirnya, ada titik temu antara pedagang dan Pemkot Batu pada 9 Desember 2020. Proyek revitalisasi itu pun mendapat kepastian dengan diawali pembongkaran bangunan pasar pada 26 Desember 2021. Selanjutnya, pada 9 Februari lalu, Dewanti melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pelaksanaan proyek.

Baca juga:

16 Bulan Lagi, Pasar Besar Batu Miliki Wajah Baru

Proyek Revitalisasi Pasar Besar Kota Batu Ditargetkan Rampung di Akhir Masa Jabatan Kepala Daerah

Pengundian Pedagang Pasar Besar Batu Dimulai Ketika Pengerjaan Konstruksi 90 Persen

Pembongkar Pasar Besar Somasi Wali Kota Batu

Revitalisasi Pasar Besar Batu dikerjakan PT Sasmito. Penyelenggara jasa konstruksi asal Surabaya itu memenangkan tender dengan harga penawaran Rp151 miliar. Selama 10 bulan pelaksanaan, progres pembangunannya mencapai 63 persen. Ditargetkan pembangunan pasar mencapai 80 persen pada akhir tahun 2022.

Deputi Project Manager PT Sasmito, Joko Suwarno mengatakan, pihaknya masuk tahap finishing. Saat ini, struktur bangunan pasar setinggi tiga lantai sudah terlihat jelas.

“Di proses finishing meliputi penyekatan lapak, pengecatan, dan pengerjaan saluran drainase. Kurang lebih ada 400 pekerja yang dikerahkan sejak awal pembangunan. Mungkin nantinya akan menambah 10 pekerja, khusus menangani percepatan pembangunan dengan perhitungan teknis,” papar dia.(end)

Majukan Kebudayaan Kota Batu, Mantan Kajari Pentaskan Lakon Semar Mbangun Kayangan

Dalang Supriyanto mementaskan lakon Semar Mbangun Kayangan pada pagelaran wayang kulit memeriahkan HUT ke 21 Kota Batu. (MVoice/Pemkot Batu)

MALANGVOICE – Tatanan kehidupan dipastikan porak poranda tatkala dekadensi moral memuncak. Pesan itu diselipkan Dalang Supriyanto pada pementasan wayang kulit berlakon Semar Mbangun Kayangan.

Pementasan seni budaya tradisi ini diselenggarakan di halaman Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Rabu (16/11).

Supriyanto sosok yang begitu familiar di kalangan masyarakat Kota Batu. Pria kelahiran Sragen itu pernah bertugas menjabat Kajari Kota Batu. Kini dirinya menjabat sebagai Asisten Bidang Pengawasan Kejati DIY.

“Berasa bernostalgia ketika datang kembali ke Kota Batu. Bertemu sahabat, mitra lama yang selalu mendukung kemajuan Kota Batu, salah satunya dari aspek budaya. Makanya kami mencetuskan wisata budaya bisa hadir di Kota Batu,” ujar dia.

Baca Juga: Bung Edi Pesankan Generasi Muda Teladani Perjuangan Para Pahlawan

Harapan Arema dengan Hasil RUPS PT LIB

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyerahkan simbol gunungan wayang kepada Dalang Supriyanto. Penyerahan gunungan wayang tanda dimulainya pementasan. (MVoice/Pemkot Batu).

Memainkan lakon wayang kulit bukan hal yang baru bagi Supriyanto. Ia mengaku sedari duduk di bangku SMP sudah getol mempelajari seni wayang. Ia memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuannya memainkan lakon pewayangan saat bertugas di Kota Batu. Momen itu menumbuhkan memorinya masa lampau.

“Seni tradisi pewayangan merupakan refleksi kehidupan yang kaya pesan moral. Jangan sampai budaya luhur bangsa ini luntur maka harus diwariskan ke generasi selanjutnya,” ujar Supriyanto.

Semar Mbangun Kayangan lebih menitikberatkan pada pembenahan moralitas. Bukan diartikan membangun istana megah dan berlimpah kemewahan. Dalam lakon pewayangan, Semar disimbolkan punakawan representasi rakyat jelatah yang berani mengingatkan Pandawa, penguasa tertinggi Amarta. Kisah ini bentuk sindiran kepada penguasa agar tidak terlena dan mengabaikan kepentingan rakyat.

Pagelaran wayang. (istimewa)

“Kahyangan yang dimaksud Semar adalah jiwa, rasa dan rohani para pemimpinnya. Inilah yang perlu dibangun agar Amarta menjadi negeri yang makmur, adil, sejahtera, dan sentosa,” ucap Supriyanto.

Pementasan wayang kulit Semar Mbangun Kayangan digelar dalam rangkaian memeriahkan HUT ke 21 Kota Batu. Pertunjukkan seni tradisi itu digagas Dinas Pariwisata Kota Batu. Hadir pula, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah didampingi Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan wakilnya, Punjul Santoso.

Ahmad Basarah menyanjung Supriyanto yang juga memiliki kepiawaian memainkan lakon pewayangan. Ia baru mengetahui dari penuturan Dewanti, kalau Supriyanto mengasah kepiawainnya mendalang saat bertugas di Kota Batu. Hal itu menunjukkan kebudayaan Kota Batu terus hidup dan berkembang ke arah lebih baik.

“Ini luar biasa pertanda kemajuan Kota Batu bukan hanya pada wisata buatan, tapi juga kekayaan seni budayanya. Sekarang beliau bertugas di Kejati Yogyakarta, semoga nanti menjabat Kajati Jatim,” seloroh politisi PDIP itu.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpkoko bersyukur karena akhirnya bisa melaksanakan pagelaran wayang kulit memperingati HUT Kota Batu yang sempat tertunda. Dalam kesempatan itu Dra Hj Dewanti juga berpamitan kepada masyarakat karena 27 Desember 2022 mendatang masa jabatannya sebagai wali kota sudah berakhir.

“Saya bangga karena perkembangan seni budaya di Kota Batu berkembang pesat seiring dengan perkembangan pariwisata di Kota Batu,” ujar Dewanti .

Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan, pihaknya mendatangkan dalang spesial. Menurutnya, Supriyanto merupakan figur luar biasa dengan kreativitas dan semangat melestarikan seni budaya tradisi. Sehingga ruang pentas yang diberikan merupakan bentuk apresiasi Disparta kepada mantan Kajari Kota Batu itu.

“Sengaja Disparta mendatangkang dalang spesial, Kajari Kota Batu, Pak Supriyanto. Karena beliau cukup piawai memainkan lakon pewayangan. Sehingga kami berharap, kegiatan ini sekaligus menegaskan, Kota Batu sebagai ikon pariwisata budaya di Jawa Timur,” ujar Arief.

Menanamkan kecintaan budaya lokal dengan seni tradisi merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah. mengembangkan seni budaya tradisi sebagai bagian dari ikon destinasi wisata di Kota Batu. Apalagi pewayangan banyak kisah dan cerita yang banyak memberikan pesan moral kehidupan manusia.

“Keteladanan dari dunia pewayangan ini sangat penting untuk membangun karakter dan pilar peradaban bangsa serta perekat kebinekaan. Wayang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga media menyalurkan pemikiran dan ketaladan lewat setiap pergelaran atau pementasan,” urai Arief.

Pementasan wayang kulit Semar Mbangun Kayangan juga disaksikan 12 mahasiswa asing mancanegara. Mereka berasal dari negara Mesir, Madagaskar, Sudan, Tunisia, Afganistan, Yaman, Zimbabwe, Palestina, Jordania, Banglades, Turkmenistan dan Pakistan.

Para mahasiswa asing dari 12 negara itu datang ke Kota Batu dalam rangka mengikuti program International Youth-Enhancing Study (I-YES). Program ini diluncurkan Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang untuk mengenalkan sosial budaya Indonesia yang dikemas melalui pembelajaran terbuka. Mewujudkan pendidikan berwawasan global dengan.menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap melalui perspektif inklusif.

Humaniora I-Yes dikemas dalam bentuk kajian intensif selama satu minggu. Proses pembelajaran dilakukan dalam bentuk sesi kelas, interaksi sosial budaya langsung, kunjungan budaya dan kunjungan sekolah.

Kegiatan Humaniora I-Yes merupakan bentuk pendidikan langsung dimana proses pembelajaran dilakukan melalui kegiatan akademik dan sosial budaya. Pengalaman itu nantinya akan menjadi aset penting untuk mengembangkan dunia yang lebih baik.(der)

Harapan Arema dengan Hasil RUPS PT LIB

Logo Arema FC. (Istimewa)

MALANGVOICE – Arema FC memberikan tanggapan dari hasil RUPS PT LIB beberapa waktu lalu.

Munculnya direksi dan dewan komisaris baru di PT LIB membuat Arema optimistis tentang kelanjutan kompetisi.

Dalam hasil RUPS PT LIB yang digelar Selasa (15/11), 18 klub Liga 1 mayoritas sepakat memberikan suara dan dukungan kepada Ferry Paulus sebagai Direktur Utama PT LIB dan Munafri Arifuddin sebagai Direktur PT LIB.

Baca Juga: Bung Edi Pesankan Generasi Muda Teladani Perjuangan Para Pahlawan

Pendaftar Formasi Nakes Jalur P3K Minim Peminat

“Nama-nama yang masuk dalam jajaran komisaris dan direksi tentu saja memberikan harapan baru bagi kompetisi,” ungkap Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto.

Terkait penunjukan langsung direksi PT LIB oleh klub, Tatang juga menilai hal itu menjadi tradisi baru dan positif karena semakin mendekatkan hubungan antara klub dan operator kompetisi.

“Ini juga menjadi salah satu hal yang positif, hubungan klub dan operator bisa jadi semakin dekat, apalagi kedepan salah satu hal yang paling penting dalam penyelenggaraan kompetisi adalah komunikasi,” tambahnya.(der)

Pendaftar Formasi Nakes Jalur P3K Minim Peminat

Kota Batu mendapat kuota 92 P3K untuk formasi nakes dan guru pada tahun 2022. (MVoice/Pemkot Batu)

MALANGVOICE – Kota Batu mendapat kuota 92 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) pada tahun 2022. Jumlah kuota didasarkan pada keputusan Kemenpan-RB dan diteruskan ke BKPSDM Kota Batu.

Rekrutmen P3K Kota Batu dibuka sejak 10 November lalu hingga 18 November nanti. Rinciannya dibagi pada formasi tenaga kesehatan yang disediakan untuk 14 orang dan formasi guru sebanyak 78 orang.

Kepala BKPSDM Kota Batu, M Nur Adhim mengatakan, minat pendaftar terlihat masih minim pada formasi tenaga kesehatan. Lainnya halnya dengan formasi guru yang jadi perburuan.

Baca juga: Sering Bongkar Pasang Pejabat Akibatkan Lambannya Pelaksanaan Program

Baca juga: Muktamar Muhammadiyah di Gerbang Krisis di atas Krisis

Baca juga: PB Porwanas XIII Tegaskan Tugas LO Melalui Bimtek

Baca juga: Pembongkar Pasar Besar Somasi Wali Kota Batu

“Sejak hari pertama pembukaan bahkan tidak ada pendaftar. Sampai saat ini, tercatat ada 4 pendaftar formasi nakes. Sementara ada 80 pendaftar untuk formasi guru yang kuotanya dibatasi 78 pendaftar saja,” imbuh mantan Kepala Satpol PP Kota Batu itu.

Adhim menjelaskan, minimnya pendaftar tenaga kesehatan dikarenakan mereka harus mengikuti persyaratan yang berlaku. Di antaranya untuk nakes harus terdaftar di Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK). Begitu juga, guru harus terdaftar di data pokok pendidikan (dapodik).

Baca juga: Kota Batu Dapat Jatah 92 Formasi P3K

Baca juga: Wali Kota Batu Minta Pemerintah Pusat Kaji Ulang Kebijakan Penghapusan Pegawai Honorer

Baca juga: ASN Pemkot Batu Bakal Diklasifikasi Berdasarkan Kualitas Kinerja

“Jadi seleksi P3K tahun 2022 ini ketentuannya hanya yang terdata di dapodik khusus guru maupun SISDMK  khusus untuk nakes. Sehingga yang tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut tidak bisa mendaftar,” ungkap dia.

Tingginya pendaftar formasi guru, dipengaruhi juga banyak pelamar menempati kategori prioritas I hasil seleksi 2021. Kategori prioritas I bisa langsung ditempatkan pada satuan pendidikan berdasarkan kuota penetapan kebutuhan P3K jabatan fungsional (JF) guru.

“Jika masih ada kuota lagi, maka dibuka seleksi kompetensi melalui penilaian kesesuaian bagi pelamar prioritas II dan prioritas III,” ujar dia.(end)