Solusi Makan Praktis, Enak, dan Sehat, Frozen Box Malang Semakin Diminati

Olahan makanan produk Frozen Box Malang. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Malang dikenal dengan banyak sekali produk kuliner. Mulai jajanan pasar hingga makanan restoran atau siap saji. Di masa pandemi Covid-19 saat ini, banyak usaha kuliner menciptakan inovasi agar bisa tetap survive, salah satunya makanan frozen food.

Ya, salah satu olahan makanan beku milik Frozen Box contohnya. Berawal dari ide membuat makanan agar bisa bertahan lama, ternyata digemari banyak orang.

Gurame bumbu kuning Frozen Box Malang. (deny rahmawan)

Tim marketing Frozen Box, Riza Alfianto, mengatakan, produknya ini bisa tahan selama enam bulan di dalam freezer dan praktis langsung dimasak.

“Selama pandemi kami mencoba mengolah bahan sendiri dan memasarkan ke teman-teman, alhamdulillah ternyata diterima dengan baik. Kemudian kami coba terjunkan ke pasar dan hasilnya bagus,” kata Riza di kantor ruko Jalan Wilis Kavling 4, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang,

Riza mengatakan, selama Ramadan ini penjualannya meningkat drastis. Disebutkan seperti olahan gurame selama April bisa terjual 300 bugkus, lele bumbu kuning 150 bungkus, dan lele fillet bisa mencapai 200 bungkus.

“Yang paling banyak permintaan ini ada lele fillet dengan harga 35 ribu rupiah per 250 gram. Pesananya mencapai 200 bungkus di awal bulan ini, karena kami ada bonus tepung bumbu biar pembeli lebih mudah untuk mengolah,” jelasnya. Hal itu belum ditambah olahan lain seperti ayam fillet dan sayap.

Selain tahan lama, produk Frozen Food ini dibuat menggunakan bahan pilihan. Semua merupakan budidaya sendiri hasil kerja sama petani dengan sistim pakan organik. Kerja sama ini sekaligus membawa keuntungan bagi petani yang kehilangan pasokan selama pandemi.

“Jadi kami bisa klaim makanan ini sangat sehat tanpa bahan pengawet,” ujarnya.

Frozen Box mendatang akan melakukan ekspansi penjualan ke kota-kota besar. Penambahan menu juga akan dilakukan, seperti ikan dori, kakap, dan kerapu.

“Penjualan selama ini melalui reseller dan langsung melalui akun @feozenboxmalang serta banyak mitra yang tersebar di Malang. Selanjutnya semoga bisa merambah ke kota-kota besar karena tidak ada masalah soal pengiriman jarak jauh,” tandasnya.(der)

Tanggapi Tantangan Besar, Tugu Tirta Launching Website dan Sosmed Baru

Direktur Utama Tugu Tirta, M Nor Muhlas. (Istimewa)

MALANGVOICE – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tugu Tirta (PDAM) Kota Malang tetap komitmen dengan jargon “Mengalir Tiada Henti, Melayani Sepenuh Hati’.

Meski demikian Perumda Tugu Tirta yang memiliki cakupan pelayanan 97,95 persen dari jumlah penduduk Kota Malang sebesar 844.401 jiwa ini, mengaku siap menyongsong tantangan besar ke depan sesuai jargon.

“Sebagai salah satu perusahaan pelayanan publik, kami dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi untuk support pelayanan prima kepada masyarakat,” ucap Direktur Utama Tugu Tirta, M Nor Muhlas, dalam rilisnya, Kamis (6/5).

Baca Juga: Peduli dan Berbagi, Perumda Tugu Tirta Ajak Silaturahmi Warga Sekitar Sumber Air

Menurut Muhlas, kenaikan jumlah pelanggan yang signifikan, menjadi tantangan besar dalam komitmen menyediakan pelayanan air minum yang prima dan berkelanjutan.

Per 1 April 2021, kàta Muhlas, jumlah pelanggan mencapai 170.384 sambungan rumah dan diprediksi terus naik, mengacu tingginya tingkat kebutuhan air minum di Bhumi Arema.

Banner Pemberitahuan website baru. (Istimewa).

“Untuk menjawab tantangan yang terus berkembang dalam bidang teknologi informasi dan teknologi, maka kami persembahkan kembali situs resmi dalam bentuk website bagi masyarakat yang memerlukan akses informasi tentang profil Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang,” jelasnya.

Dengan Website Tugu Tirta yang tampil lebih segar, komunikatif dan tentu saja informatif serta mengedepankan unsur edukasi, para pelanggan bisa mengakses berbagai informasi pelayanan.

“Mulai dari cara pemasangan meter baru, besaran tarif, info gangguan, agenda hingga berbagai berita terbaru melalui www.perumdatugutirta.co.id,” sambungnya.

Pihaknya berkomitmen bahwa dalam menjalankan seluruh proses bisnis perusahaan akan disupport dengan teknologi informasi dan komunikasi yang memadai.

“Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi merupakan upaya kami mewujudkan optimalisasi performa kinerja operasional perusahaan. Cepat, tepat, efisien dan efektif,” terangnya.

Selain itu, tambah Muhlas, akun resmi sosial media perusahaan juga berganti nama. Untuk Instagram; perumdatugutirta, sementara akun Twitter; @tugutirtamalang dan untuk Facebook; Perumda Tugu Tirta. Pelayanan pengaduan resmi pelanggan juga bisa diakses melalui akun-akun sosial media Tugu Tirta tersebut.

“Kami berharap dengan publikasi profil perusahaan melalui website dan sosial media ini, semoga masyarakat luas termasuk seluruh para stakeholder dapat memperoleh informasi yang memadai secara interaktif sehingga membuahkan peningkatan citra layanan Tugu Tirta pada masyarakat,” tukasnya.(end)

Rayakan Idulfitri di Hotel Tugu dengan Menyantap Kambing Panggang Suku Bedouin

Kambing Guling Bang Jamil yang dipanggang dengam baluran rempah. (Istimewa)

MALANGVOICE – Menyambut Idul Fitri 1442 H, Hotel Tugu Malang menyiapkan menu istimewa. Jika biasanya opor ayam, kali ini kuliner yang disiapkan lain dari yang lain.

Menghadirkan “Lamb and Ketupat Festivities”, Hotel Tugu menyajikan menu spesial ini mulai 11-31 Mei 2021 di Melati Restaurant yang juga melayani Catering & Hampers.

“Pastinya kami ingin berbagi aneka ragam masakan daging kambing lezat dan ketupat yang sudah menjadi makanan khas Idul Fitri,” kata Media Relation Hotel Tugu Malang, Budi Sesario Saputro.

Dalam keterangan tertulisnya kepada malangvoice.com, Kamis (6/5), Budi menambahkan, pihaknya menyiapkan menu spesial Kambing Panggang Suku Bedouin.

“Menu ini berupa kambing muda yang juicy lalu dipanggang dengan lapisan daun kurma di antara dua lempengan hot stone,” terangnya.

Ada lagi Kambing Guling Bang Jamil dengan daging kambing Australia yang dipanggang dengan baluran rempah istimewa racikan chef.

“Masih seputaran kuliner kambing, kami sediakan juga Ketupat Gulai Iga Kambing Muda. Menu ini sangat nikmat dengan gulai kambing, sate kambing, kerupuk ikan, kecap manis, sambal dan jeruk nipis,” ujarnya.

Bagi yang kurang berselera dengan menu daging kambing, sudah disiapkan Ketupat orem-orem Malang yang disajikan dengan orem–orem tempe khas Malang beserta udang goreng kering, sambal hijau dan peyek germut.

“Selain aneka ragam ketupat, Nasi Kuning Bebek Goreng bumbu Lengkuas juga menambah keragaman menu spesial Idul Fitri kali ini,” sambungnya.

Suasana Idul Fitri kali ini yang berbeda karena tak bisa mudik, justru dianggap peluang bagi Hotel Tugu Malang dengan tawaran paket bermalam ‘Eid Holiday Deal’ dan ‘Dreaming of  Vacation’.

Manjakan diri dengan pengalaman bermalam tak terlupakan, termasuk sarapan Idul Fitri nan mewah, jamuan Afternoon Tea, serta makan malam romantic untuk berdua atau menikmati BBQ bersama keluarga dan orang terkasih.

“Kami juga menyediakan pilihan aktivitas untuk mengisi waktu luang para tamu seperti merangkai bunga, bike tour, dan  private antique collection tour,” ujarnya.
 
Selain itu, Hotel Tugu Malang juga memberikan pilihan “Dine Anywhere You Desire” dengan ragam kuliner menggiurkan dari dua restoran.

Tidak main-main, dua restoran ini telah mengantongi awards best interior oleh Restaurant Guru, yaitu Melati Restaurant dan SaigonSan Restaurant.

Memiliki ragam venue tematik nan unik, tamu dapat memilih lokasi bersantap yang sesuai dengan mood dan preferensi sehingga terasa seperti di rumah sendiri. Mulai dari makan siang dinaungi pohon-pohon palem yang rindang, bersantai menikmati afternoon tea di SaigonSan Rooftop, hingga makan malam romantis di tepi kolam dengan lilin-lilin cantik.(end)

Arema FC Tunggu Dinamika Kompetisi di Kongres

Arema FC Vs Tira Persikabo di Piala Menpora 2021. (Istimewa)

MALANGVOICE – Manajemen Arema FC menunggu dinamika perkembangan kompetisi sambil menanti Kongres PSSI yang dijadwal pada 29 Mei mendatang.

Kompetisi Liga 1 2021 rencananya digelar pada Juli ini, beberapa wacana muncul tentang format kompetisi dan usulan tidak adanya degradasi.

“Arema FC akan menunggu dinamika perkembangan terkait persiapan kompetisi sejauh ini seperti apa. Sebagain klub memang mengusulkan wacana tersebut, tapi bagi Arema FC keputusannya adalah tetap di kongres,” ungkap media officer Arema FC, Sudarmaji.

Namun demikian, Sudarmaji mengatakan hal yang paling urgensi adalah situasi digelar dalam kondisi darurat pandemi Covid-19.

“Namun yang harus menjadi fokus adalah bahwa kompetisi digelar dalam kondisi darurat pandemi yang memang berdampak aktivitas sekaligus kelangsungan hidup klub, maka yang perlu dikaji adalah tentang kondisi tersebut,” paparnya.

Tim berjuluk Singo Edan sendiri sejauh ini masih terus mendukung penuh kompetisi untuk tetap digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Sementara kompetisi harus didukung penuh untuk tetap digelar dengan kepatuhan yang tinggi terhadap regulasi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Melihat pengalaman di Piala Menpora 2021, harusnya bisa dijadikan sebagai pijakan untuk menjalankan protokol kesehatan yang diaplikasikan pada kompetisi Liga 1 2021.

“Pengalaman Piala Menpora 2021 bisa dikomparasi untuk bisa dijalankan dengan tetap melakukan evaluasi,” tandasnya.(der)

Peduli dan Berbagi, Perumda Tugu Tirta Ajak Silaturahmi Warga Sekitar Sumber Air

Istigasah jajaran Direksi Perumda Tugu Tirta. (Istimewa)

MALANGVOICE – Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan jajaran Direksi Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang untuk berbagi kepada yang membutuhkan dan menggelar istigasah di Sumber Binangun, Bumiaji, Kota Batu, Rabu (5/5).

Diikuti beberapa karyawan dan karyawati, kegiatan yang diisi tausyiah Ustaz Khosim Jazuli tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Selain memanjatkan doa bersama, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan penyerahan tali asih dari direksi perusahaan kepada warga sekitar sumber. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula perwakilan warga sekitar Sumber Karangan, Sumbersari dan Banyuning.

“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi tiap tahun kami. Harapannya, selain mengisi bulan suci Ramadan dengan banyak beribadah, juga sebagai momentum mempererat tali silaturahmi bersama saudara-saudara kita yang tinggal di sekitar sumber,” ujar Dirut Tugu Tirta, M Nor Muhlas.

Muhlas menambahkan, pihaknya memiliki komitmen dengan warga sekitar sumber, untuk sama-sama menjaga kelestariannya.

“Jadi semangat persaudaraan yang kami bangun dapat selalu terjaga, sehingga sama-sama timbul rasa memiliki yang kuat terhadap sumber mata air kita,” imbuhnya didampingi Direktur Teknik Tugu Tirta, Ir Ari Mukti MT dan para manajer.

Sebelumnya, Muhlas dan jajarannya sudah memulai rangkaian silaturahmi dan pemberian tali asih kepada warga, utamanya para janda tidak mampu di sekitar Sumber Air Wendit dan kampung sekitar Kantor Tugu Tirta.

Bukan hanya kepada warga yang membutuhkan, tali asih juga diserahkan kepada janda mantan karyawan serta putra putri mantan karyawan maupun karyawati hingga pensiunan staf Tugu Tirta.

“Program ini juga sebagai wujud mengejawantahkan jargon ‘5S’ perusahaan yang lantang diusung oleh Bapak Dirut, salah satunya adalah sambung seduluran saklawase,” tambah Manajer SDM Tugu Tirta, Drs Dody Varuna.(der)

Eduardo Almeida Resmi Tukangi Arema FC

Eduardo Filipe Arroja Almedia. (istimewa)

MALANGVOICE – Arema FC resmi mengontrak pelatih asing, Eduardo Filipe Arroja Almeida untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2021.

Pelatih asal Portugal ini menjadi jawaban atas kebutuhan tim Singo Edan di kompetisi tahun ini. Sebelumnya, Arema FC mengandalkan Kuncoro sebagai pelatih kepala dan gagal di Piala Menpora.

Eduardo resmi dikenalkan ke publik pada Senin (5/5) melalui akun Instagram Arema FC Official. Selanjutnya, Eduardo akan berangkat ke Malang dan menjalankan program latihan.

Baca Juga: Gagal Lolos Babak Delapan Besar, Arema FC Juru Kunci Grup A Piala Menpora

“Setelah visanya keluar, ia segera berangkat menuju Malang. Sesuai prokes, yang bersangkutan harus menjalani isolasi mandiri sebelum resmi melatih, ” ungkap Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Ruddy berharap kedatangan Eduardo tidak terkendala apapun sehingga bisa segera mendarat di Bumi Arema awal bulan ini. Dengan begitu, setelah lebaran Idul Fitri 2021 nanti ia bisa langsung melatih Dendi Santoso dkk.

Pelatih kelahiran Lisbon ini tak asing di kancah sepak bola Asia. Eduardo pernah melatih tim Semen Padang pada musim 2019.

Dengan berbekal pengalamannya itu, Ruddy menaruh optimisme kepada Eduardo agar bisa mengangkat prestasi Singo Edan di musim mendatang.

“Kami sangat berharap dukungan banyak pihak, pemain, official dan fans untuk memberikan support yang positif agar pelatih ini dapat membentuk karakter dan kerja sama tim serta memotivasi kerja keras tim agar Arema FC berprestasi,” tandas Ruddy.(der)

Berkreasi Selama Pandemi, “Downpour” Jadi Sajian Pembuka dari Diseased

Personel Diseased. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kota Malang selalu punya kejutan dalam ranah permusikan duniawi. Kabar terbaru datang dari Diseased, side project baru bernuansa lama yang awali debut baru baru ini.

Diseased resmi meluncurkan karya pertamanya “Downpour” pada 14 April 2021 lalu. Grup yang digawangi personel yang tak asing di ranah musik Kota Malang macam Alfin (Noose Bound), Oki (Toxictoast), Hanip (Today Alive), Icang (Noose Bound), serta Odi (Goldleaf) ini sajikan Emo Revival dalam karya terbarunya.

Diseased. (Istimewa)

“Penulisan “Downpour” sendiri bermakna sulitnya manusia untuk meninggalkan masa lalu yang cukup menyesakkan,” tutur sang vokalis, Odi.

Bicara menegenai Diseased dan lahirnya “Downpour” ini, lagu tersebut merupakan sebuah achivement dari kegabutan selama pandemi, mereka ingin berusaha untuk tetap produktif meski pandemi belum jelas kapan akan selesai.

“Downpour” diproduksi secara mandiri oleh Alvin untuk urusan mixing serta mastering. Sementara untuk urusan liriknya, ditulis langsung oleh Odi. Serta dirilis oleh Spires Record.

“Downpour” dapat dinikmati secara resmi melalui beberapa platform digital.(der)

Di Usia ke-12, BPF Malang Semakin Besar Bersama Nasabah di Malang Raya

Pimpinan Cabang BPf Malang, Andri (Kanan) saat memotong tumpeng bersama jajarannya. (Istimewa).

MALANGVOICE – PT Best Profit Futures Malang, di usia yang ke-12 ini optimistis dapat menjadi salah satu perusahaan pialang yang terbaik dan terpercaya.

Pimpinan Cabang BPF Malang, Andri dalam rilisnya menyampaikan, seiring bertambahnya usia yang ke-12, BPF tetap berkomitmen untuk menjadi perusahaan pialang yang bisa memberikan edukasi dan membangun layanan dari nol untuk kepuasan transaksi nasabah.

“Kami sudah 12 tahun tumbuh dan berkembang di Malang. Angka 12 itu bukan sekadar simbol umur melainkan tanda perjalanan BPF di Malang,” katanya.

Menurut Andri, di usia yang ke-12 tahun ini, di kuartal 1, BPF Malang berhasil capai pertumbuhan tertinggi sebesar 75 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada posisi yang sama sehingga menjadi 77 nasabah baru.

“Semua karena upaya edukasi tanpa henti juga komitmen BPF Malang dalam menjaga kualitas layanan yang diwujudkan dalam hal ini yaitu zero complain,” jelasnya.

Meski di masa pandemi ini, lanjut Andri, tidak menjadi alangan untuk meraih nasabah baru. Prestasi tersebut harus tetap dijaga dan diberi layanan dan edukasi, mulai dari tata cara penerimaan nasabah hingga kepada layanan transaksi.

“Hingga saat ini, kami selalu memastikan adanya prinsip prudent (bijaksana) dan transparan dengan baik sesuai peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Dengan begitu, tambah Andri, BPF berterima kasih kepada nasabah yang telah memberikan kepercayaan, dan dukungan semua pihak, agar masa datang dapat meraih 300 nasabah baru hingga akhir tahun.

“Kami optimistis hingga akhir tahun nanti bisa meraih 300 nasabah baru. Kami juga ucapkan terima kasih pada para nasabah yang memberikan kepercayaan pada kami. Tak luput juga dukungan dari Walikota Malang, pihak kampus STIE Malangkucecwara, Universitas Brawijaya serta rekan media yang selalu menjadi mitra kami dalam memberikan edukasi tentang industri perdagangan berjangka komoditi,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji di kesempatan tersebut, juga turut mengucapkan selamat kepada BPF Malang yang berulang tahun ke-12.

“Selamat pada BPF, kehadiran BPF Malang ini dapat ikut membangun suasana investasi yang baik melalui edukasi yang konsisten terhadap masyarakat khususnya tentang Perdagangan Berjangka Komoditi,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Sutiaji, BPF Malang juga membuka lapangan kerja untuk tenaga kerja di Kota Malang sehingga membantu pemerintah kota dalam mengurangi pengangguran.

“Kami berharap agar BPF Malang terus tumbuh sebagai perusahaan pialang berjangka yang maju dan tumbuh dengan sehat, serta semakin meningkatkan kontribusi terhadap perkembangan investasi di Kota Malang,” tandasnya.(end)

Menko Marves, Luhut Panjaitan Dorong Tingkatkan Sinergisitas Malang Raya

Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan, saat memberikan sambutan, (dok humas).

MALANGVOICE – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan dorong sinergisitas Malang Raya guna meningkatkan sekmen pembangunan.

Hal itu disampaikan pada saat kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Batu, tepatnya saat berada di Graha Pancasila Balai Among Tani Kota Batu, Senin (26/4).

“Kota Batu dan Malang Raya SDM nya sangat mumpuni, universitas dan pariwisatanya. Sinergi Malang Raya perlu terus didorong agar dapat meningkatkan sekmen pembangunan. Langkah ini sudah bagus dan saya minta untuk terus dipelihara,” ujar Luhut.

Selain itu, Luhut juga menyampaikan jika sektor UMKM menjadi tulang punggung ekonomi sehingga perlu di hidupkan melalui pemasaran online.

“Disini jumlah UMKM juga ribuan. Dari hasil data ekonomi yang kami lihat, UMKM itu adalah tulang punggung ekonomi. Jadi harus terus dihidupkan dan harus masuk dalam online,” tuturnya.

Apalagi didukung dengan potensi yang dimiliki Malang Raya terutama Kota Batu yang memiliki potensi di sektor Pertanian, Pariwisata, Perekonomian dan Pendidikan.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, Kota Batu yang baru berdiri selama 20 Tahun ini memiliki sumbangsih yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

“Meski kecil, Kota Batu memberikan sumbangsih besar dalam pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Dimana angka pertumbuhan ekonomi sebelum pandemi lalu mencapai 6,5 persen,” terangnya.

Namun semenjak pandemi covid-19, perekonomian Kota Batu mengalami penurunan yang cukup drastis mencapai minus 6 persen pada tahun 2020.

“Menurut pakar ekonomi, ketika kondisi sudah mulai membaik, tingkat pertumbuhan ekonomi di Kota Batu bisa lebih besar dari pada tahun 2019 lalu,” imbuhnya.

Meski begitu, dirinya tetap memfokuskan proses pengembangan pembangunan proyek strategis. Mulai dari rencana pembangunan Pasar Induk Kota Batu, Jalan tembusan dari Pendem hingga Kota Batu dengan pemasangan box culvert dan pembangunan kereta gantung.

“Pembangunan ketiga ini, adalah mega proyek kereta gantung yang merupakan hal baru di Kota Batu,” tandasnya.(der)

Pemkot Batu Perketat Penyekatan Masyarakat Diluar Rayonisasi Malang Raya

Suasana apel persiapan pengamanan larangan mudik. (Istimewa).

MALANGVOICE – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu perketat penyekatan bagi masyarakat diluar rayonisasi Malang Raya dalam jalankan larangan mudik 2021.

Penyekatan larangan mudik akan dimulai H-7 hingga H+7 lebaran, yakni mulai 6-17 Mei 2021 mendatang. Sedangkan pengetatan dimulai 22 April-5 Mei. Kurang lebih sebanyak 500 personel akan disebar di empat titik pos pengamanan.

Hal itu disampaikan Kapolres Batu, AKBP Catur Cahyono Wibowo, saat ditemui awak media, usai mengikuti apel kesiapan pengamanan larangan mudik Idul Fitri 1442 H, di halaman Balai Kota Among Tani, Kota Batu (Senin, 26/4).

“Penyekatan tidak berlaku untuk wilayah yang masuk rayonisasi dan aglomerasi Malang Raya. Meliputi Kota Batu, Kabupaten/Kota Malang, Kabupaten/Kota Pasuruan, dan Kabupaten/Kota Probolinggo. Rayonisasi itu ditetapkan Forkompimda Jawa Timur agar tidak ada mobilitas masyarakat yang menyeberang ke rayon lain,” ucap Catur.

Menurut Catur, untuk pos penyekatan akan didirikan di Kasembon, Kabupaten Malang yang berbatasan dengan Kediri. Dengan begitu pergerakan masyarakat di wilayah Malang Raya masih diperbolehkan. Pos penyekatan baru akan dididirkan pada H-7 lebaran.

“Titik penyekatan ada perbatasan Kediri. Di titik perbatasan lainnya juga belum terlihat peningkatan arus kendaraan. Akan kami pantau terus setiap perkembangannya,” jelasnya

Sedangkan pos pengamanan dan pos pantau akan didirikan di wilayah Kota Batu selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

“Pos-pos itu akan ditempatkan di beberapa destinasi wisata dan tempat ibadah di wilayah Kota Batu,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menjelaskan, saat ini Polres Batu telah menyiapkan segala skema untuk memenuhi pelaksanaan larangan mudik tersebut, agar agar masyarakat bisa menahan diri tak bepergian selama libur lebaran.

“Penyekatan ini demi kemanan dan kebaikan kita semua,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Dewanti, pos pengamanan akan ditempatkan di empat titik. Yakni Alun-alun Kota Batu, simpang tiga Pendem, Desa Giripurno yang berbatasan dengan Karangploso, Kabupaten Malang dan simpang empat Pesanggrahan.

“Bagi warga yang masih membandel mudik, di-swab dulu, kalau positif akan dikarantina lima hari dan di swab lagi. Ketika hasil negatif baru diperbolehkan pulang ke rumahnya,” bebernya.

Akan tetapi, tambah Dewanti, untuk penyelenggaran Salat Idul Fitri, Pemkot Batu masih belum menentukan, apakah ditiadakan atau digelar dengan sejumlah persyaratan.

“Untuk salat Idul Fitri sementara masih belum bisa mengandai-andai. Tapi, ketika diperbolehkan, semua harus sehat. Imamnya juga harus dilakukan rapid tes antigen,” tegasnya.

Sedang, untuk kalangan ASN Pemkot Batu juga tak lepas dari aturan larangan mudik, para ASN Pemkot Batu harus tetap berada di Kota Batu. Mobil dinas juga harus ditempatkan di Balai Kota Among Tani selama menjelang libur lebaran. Sanksi akan disiapkan bagi yang melanggar ketentuan, mulai dari teguran hingga penundaan kenaikan pangkat.

“Larangan mudik ini kewajiban dan amanah. ASN yang mudik bisa ketahuan. Saya akan panggil para ASN melalui Sekda Kota Batu. Kalau tidak datang, nah diindikasikan mereka mudik. Ada sanksi bagi yang melanggar aturan,” tukasnya.(der)