Benarkah Polusi Udara Penyebab Penuaan Dini?

ilustrasi.
ilustrasi.

MALANGVOICE – Hidup di kota metropolitan, polusi bukan lagi permasalahan besar. Padahal, jika kita terlalu sering terpapar polusi banyak berdampak pada tubuh.

Hal ini dikarenakan polusi udara tersebut mengandung setidaknya enam macam polutan, yaitu karbon monoksida, timbal, oksida nitrogen, ozone, partikel polusi atau partikulat, dan oksida belerang.

Selain membuat napas menjadi sesak, polusi udara juga merangsang peningkatan jumlah radikal bebas yang bisa mengurangi kandungan oksigen pada sel-sel kulit. Menurut Times of India, asap kendaraan bermotor mengandung zat hidrokarbon, apabila terhirup dapat menyebabkan kulit wajah jadi kusam dan mengakibatkan penuaan dini.

Selain penuaan dini dan wajah menjadi kusam, penyebab polusi udara pada wanita seperti:

1. Dapat memperburuk penyakit kulit seperti eksim, psoriasis, dan jerawat.

2. Dapat merusak DNA pada sel kulit, mengganggu kemampuan kulit untuk menghasilkan kolagen.

3. Dapat mengaktifkan molekul tertentu yang menyebabkan timbulnya bintik hitam atau pigmentasi kulit; serta menyebabkan kulit menjadi kekeringan. Lingkungan sekitar tempat tinggal juga kerap memengaruhi kesehatan dan penampilan kulit Anda.

Untuk itu, apabila Anda akan beraktivitas di luar selalu gunakan pelindung extra, seperti sunscreen atau sunblock.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Intip Ritual Wajib Dilakukan Pasutri Setelah Bercinta

Pasutri saat di atas ranjang (hellosehat.com)
Pasutri saat di atas ranjang (hellosehat.com)

MALANGVOICE – Hubungan seksual bisa menjadi cara penularan bakteri baru pada organ vagina. Oleh sebab itu, kebersihan dan kesehatan organ intim sangat penting dijaga.

Hanya karena tersembunyi bukan berarti diabaikan begitu saja, apalagi setelah bercinta dengan pasangan. Ada beberapa hal yang seringkali lupa atau tidak dilakukan para wanita setelah bercinta. Padahal hal itu bisa membahayakan kesehatan miss V.

Meansir dari berbagai sumber, berikut beberapa hal yang sebaiknya menjadi ritual untuk menjaga vagina tetap sehat setelah bercinta.

1. Buang Air Kecil

Perasaan ingin buang air kecil setelah bercinta sangat normal dialami wanita karena hal itu sebagai reaksi perlindungan diri. Buang air kecil bukan hanya membantu membilas miss V dari sisa seksresi cairan setelah bercinta.

Namun, juga membantu mencegah bakteri masuk ke dalam saluran air seni atau uretra karena kontak kulit dengan pasangan akan mentransfer bakteri yang ada di organ intim dan menyebabkan kehidupan bakteri baik di vagina terganggu.

2. Bersihkan dan Bilas Bersih Miss V

Setelah Anda buang air kecil, bersihkan dan bilas bagian organ intim. Berbagai aktivitas telah terjadi di sana dan kamu perlu mengembalikan vagina ke kondisi normal.

Tak perlu pakai sabun karena itu bisa menyebabkan iritasi. Anda cukup membersihkan dengan air hangat dan air mengalir. Kumudian lap dengan tisu atau handuk hingga area organ intim tidak lembab dan terasa nyaman.

3. Jangan Memakai Celana Dalam

Setelah dibersihkan, sebaiknya jangan memakai celana dalam untuk menjaga sirkulasi udara dan membiarkan miss V terbebas dari efek lembab.

Tapi jika merasa tak nyaman, pakai celana dalam yang tidak ketat dan berbahan katun lembut. Jadi, jangan langsung tidur setelah bercinta, karena ada sekian hal yang harus dilakukan setelahnya agar kesehatan vagina tetap terjaga.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Kolestor Naik Setelah Konsumsi Daging? 6 Buah ini Solusinya

Ilustrasi buah-buahan penurun kolestrol (istimewa)
Ilustrasi buah-buahan penurun kolestrol (istimewa)

MALANGVOICE – Selama Hari Raya Iduladha ini, tentunya kita banyak memakan daging kurban. Seperti kita ketahui terlalu banyak mengonsumsi daging baik sapi maupun kambing bisa saja mengakibatkan kolestrol naik drastis.

Nah, melansir dari laman health.com, ada beberapa buah dinilai ampuh menurunkan atau mengatasi kolesterol setelah mengonsumsi daging. Beberapa buah ini bahkan bisa didapatkan dengan mudah di sekitar kita.

Berikut MVoice merangkum buah yang bisa menurunkan kadar kolesterol tubuh setelah hari raya kurban yang wajib dikonsumsi.

1. Semangka

Buah ini dinilai tak hanya mengatasi kolesterol, tapi juga bisa menutrisi tubuh dengan baik. Sain jtu juga kaya akan kandungan air sehingga mampu menghidrasi tubuh dengan sangat baik. Jangan lewatkan untuk konsumsi buah semangka untuk mengimbangi konsumsi daging.

2. Apel

Buah Apel terutama kulitnya mengandung pektin serat larut air yang ampuh menurunkan kolesterol. Lantaran pektin dinilai mampu bekerja menyerap kolesterol dan lemak jahat di dalam usus halus untuk dibawa keluar tubuh lewat urin dan feses.

Apel juga mengandung vitamin dan antioksidan polifenol yang membantu mengurangi peradangan. Terlebih, serat apel memberikan rasa kenyang yang lama sehingga Anda dapat menghindari ngidam makan makanan yang tidak sehat.

3. Jeruk

Buah yang identik dengan rasa asam ini merupakan buah paling baik menurunkan kolesterol secara alami. Baik itu jeruk keprok, jeruk mandarin, jeruk bali, maupun jeruk nipis.

Tak hanya itu saja, buah asam ini diyakini mengandung hesperidin senyawa yang mampu menurunkan gejala hipertensi. Kemudian senyawa pektin di dalamnya juga mampu mengurangi risiko aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah.

4. Pepaya

Pepaya memiliki kalori rendah dengan serat tinggi yang mampu menyerap kolesterol jahat di dalam darah untuk dikeluarkan dari tubuh sehingga bisa menurunkan kadar kolesterol alami.

5. Pisang

Buah pisang mengandung kalsium, magnesium dan potasium yang sangat baik dalam mengendalikan tekanan darah dalam tubuh. Pisang juga mengandung berbagai nutrisi yang baik menurunkan kolesterol akibat konsumsi daging.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Tak Ingin Kram Perut Saat Haid? Hindari Konsumsi Produk Susu Sapi Beserta Olahannya

Wanita sedang datang bulan (ist)

MALANGVOICE – Menstruasi merupakan hal alami yang terjadi pada perempuan. Siklus bulanan tersebut dapat membuat suasana hati perempuan kacau, sakit pada bagian perut, bahkan lesu.

Ya, itu disebabkan lantaran perubahan hormon estrogen pada perempuan. Ketika Anda mengalami kondisi PMS (premenstrual syndrome), atau kram saat menstruasi rasanya Anda tidak ingin melakukan apa-apa. Hanya berbaring saja di kasur.

Menghadapi siklus bulanan bisa terasa berat pada waktu tertentu. Khususnya bila kita sedang dilanda stres atau punya kesibukan yang padat. Sehingga, haid terasa sangat menyiksa.

Nah, karena itu kaum wanita perlu berhati-hati dalam menjaga pola makan. Selama haid disarankan minum banyak air putih. Mengonsumsi sayur segar dan makanan kaya omega-3 juga sangat disarankan.

Namun, ada jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat haid, seperti produk susu sapi dan aneka olahannya.

Melansir dari laman Huff Post, mengonsumsi produk susu serta olahannya saat haid dapat memicu kram perut. Karena lemak pada susu sapi mengandung asam arakidonat yang dapat memicu perut makin nyeri atau kram.

Selain itu, mengonsumsi produk susu sapi dan olahannya selama haid juga meningkatkan risiko perut kembung. Kemudian, sebagai gantinya Anda dapat mencoba susu almond atau susu kedelai.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Mau Organ Intim Sehat? Perhatikan 5 Makanan ini

Ilustrasi (istimewa)
Ilustrasi (istimewa)

MALANGVOICE – Menjaga kesehatan organ intim atau vagina sangatlah perlu. Kalau bisa, untuk menjaganya harus lebih baik dari bagian luar.

Namun, seringkali kaum hawa lupa bahwa ada banyak makanan yang perlu dihindari. Meski terlihat enak, beberapa makanan ini ternyata kurang baik untuk kesehatan vagina.

Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber. Berikut beberapa makanan yang menurut pakar kesehatan kurang baik.

1. Alkohol

Minuman atau makanan yang mengandung alkohol akan membuat area vagina kering. Karena akan membuat area kewanitaan sulit menghasilkan lubrikasi sehingga memberikan ketidaknyamanan.

2. Makanan Manis

Terlalu banyak atau sering konsumsi gula memberikan pengaruh buruk pada keseimbangan pH vagina. Dan hal itu akan membuatnya rentan mengalami infeksi jamur.

Sebagaimana yang dikatakan oleh ob-gyn Christine Greves, MD dalam laman Bustle.com. Diketahui, jamur menyukai kondisi yang lembap dan hangat. Dan gula meningkatkan dua faktor tersebut.

3. Bawang

Makan bawang tidak sepenuhnya buruk, justru sehat untuk kesehatan tubuh. Namun, terlalu banyak mengkonsumsi bawang memberikan bau yang tidak sedap pada vagina. Sehingga akan lebih baik jika dikurangi konsumsinya.

4. Kopi

Begitu halnya Kopi. Meski baik untuk kesehatan, kopi juga bisa mengganggu aroma alami vagina. Disisi lain juga menyebabkan organ intim perempuan ini rentan mengalami infeksi jamur. Karena, kandungan kafein memicu stres dan ketidakseimbangan pH.

5. Gorengan

Makanan yang digoreng berdasarkan beberapa penelitian mampu meningkatkan risiko bacterial vaginosis. Infeksi vagina ini akan memberikan gejala seperti keputihan, bau dan gatal. Sehingga, alangkah baiknya dikurangi makan gorengan. (Der/Aka)

BNN Kota Malang

Meski Porsi Besar, Makanan ini Tak Bikin Gemuk

Ilustrasi sayuran mentah (istimewa)
Ilustrasi sayuran (istimewa)

MALANGVOICE – Makan banyak, tapi tetap kurus. Sebagian orang beranggapan hal itu cukup susah. Karena, ketika makan banyak. Otomatis berat badan akan bertambah.

Namun, tak selamanya makanan menyebabkan berat badan naik. Ada beberapa makanan yang bisa dikonsumsi banyak. Akan tetapi tidak akan membuat timbangan geser ke kanan.

Meski begitu, sebagaimana dilansir dari ungkapan ahli nutrisi yaitu Dr. Lisa Young. Dikatakannya bahwa makanan tinggi air, rendah kalori dan tinggi serat tidak akan membuat berat badan naik.

Sebagimana dalam paparanya. Ada lina makanan yang mengandung beberapa kriteria diatas. Diantaranya yaitu :

1. Tomat

Tomat bukan hanya rendah kalori, tinggi serat dan air. Sayuran satu ini juga memiliki kandungan vitamin A, B2 dan C. Tentunya sangat baik untuk kesehatan mata, kulit dan kekebalan tubuh.

2. Mentimun

Mentimun bisa menjadi camilan segar yang tak akan membuat gemuk. Karena kandungan banyak serat dan airnya bisa mengenyangkan.

3. Jeruk Bali

Jeruk bali memiliki kandungan lebih tinggi serat dan enak dijadikan camilan. Tidak seperti buah jeruk lain yang terlalu asam atau manis. Sehingga, buah satu ini mengenyangkan tapi rendah kalori.

4. Brokoli

Kapan pun saat lapar, brokoli bisa jadi camilan enakm. Cukup direbus sudah bisa dimakan. Karena makan berapa pun banyaknya, kalori rendah dalamnya tak akan membuat gemuk.

5. Jamur

Sama halnya dengan brokoli. Cukup direbus atau dipanggang, jamur sudah bisa dimakan kapan saja. Dengan tidak memiliki rasa, inilah yang membuatnya rendah kalori dan seratnya tinggi.

Itulah, beberapa makanan yang ternyata tidak akan membuat berat badan naik. Meskipun, porsi makannya banyak dalam setiap hari.(Hmz/Aka)

BNN Kota Malang

Sering Suntik Filler? Awas Kena Facial Overfilled Syndrome

ilustrasi. (eBeautyPlanet.com)
ilustrasi. (eBeautyPlanet.com)

MALANGVOICE – Dalam dunia kecantikan, tentunya wanita tak asing lagi ya dengan Filler? Ya, Filler merupakan salah satu perawatan yang masih booming hingga saat ini, menempati posisi kedua perawatan terfavorit setelah botox.

Bahkan, dalam sekejap masalah yang membuat kaum hawa merasa tidak percaya diri ini bisa hilang sekejap. Tak tanggung-tanggung, di era teknologi ini, banyak wanita yang rela mengeluarkan uang hanya untuk face reshaping, yakni suntik Filler agar wajah lebih tirus, ideal, proporsional, dan harmoni, sehingga secara visual tampak lebih menarik. Namun, tahukah Anda apa efek sampingnya?

Dilansir dari berbagai sumber, efek samping Filler dapat menyebabkan FOS (Facial Overfilled Syndrome). Suntik Filler secara berlebih akan menimbulkan efek ketagihan yang akan membawa mereka ingin memenuhi standar kecantikan tertentu, inilah yang menyebabkan FOS.

Dalam kondisi FOS, paling banyak terjadi adalah kasus pillow face, yakni dapat membuat wajah pasien tampak terlalu bengap, kaku dan penuh. Bahkan, terasa seperti memiliki wajah yang berat dan mengganjal. Saat tersenyum, pipi biasanya akan mencuat maju ke samping dan ke atas sampai membuat tampilan mata menjadi lebih kecil.

Jika berlebihan akan membuat karakter wajah berubah dan bahkan menjadi orang lain. Jadi, bagi Anda yang ingin suntik Filler harus sesuai anjuran dokter ya, dan jangan terlalu berlebihan.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Keputihan Terasa Gatal? Bisa Jadi ini Penyebabnya

ilustrasi. (wikiHow)
ilustrasi. (wikiHow)

MALANGVOICE – Sebelum masa periode (haid), wanita biasanya mengalami keputihan. Namun, apabila keputihan ditandai dengan munculnya rasa gatal dan bau dan terjadi sebelum atau sesudah haid, bisa jadi merupakan tanda-tanda penyakit.

Berikut rangkuman berbagai macam penyebab keputihan terasa gatal yang MVoice rangkum dari laman Healtyline dan Hellosehat.

1. Infeksi Jamur Vagina

Biasanya, pada vagina yang sehat, keberadaan jamur atau ragi dalam jumlah normal tidak akan memicu masalah apa pun. Namun, ketika jamur berkembang secara cepat, Anda hampir pasti merasakan banyak gejala.

Infeksi ragi atau jamur vagina (kandidiasis) biasanya dipicu oleh berbagai hal seperti, sedang minum antibiotik, hamil, memiliki diabetes kronis, sistem imun lemah, hormon tak seimbang dan stres.

Infeksi jamur vagina ditandai dengan kondisi di antaranya, keputihan berwana keabuan atau putih seperti keju cottage yang sangat gatal, area vagina membengkak dan memerah, rasa terbakar dan sakit saat kencing serta sakit saat berhubungan seks.

2. Klamidia

Klamidia adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Klamidia jarang sekali menunjukkan gejala khusus di awal infeksi, itu sebabnya kerap diketahui belakangan.

Biasanya, Klamidia ditandai dengan sakit saat berhubungan seks, keputihan tidak normal yang membuat vagina gatal, sakit saat kencing, sakit di perut bagian bawah dan keluar bercak darah di antara siklus haid.

3. Infeksi Bakteri Vagina

Infeksi bakteri vagina terjadi saat bakteri baik dan jahat tidak seimbang. Akibatnya, bakteri jahat yang berlebih ini menimbulkan berbagai masalah salah satunya keputihan yang membuat vagina terasa gatal.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh banyak hal, di antaranya, berganti-ganti atau punya banyak pasangan seks, sering membersihkan vagina dengandouching atau pakai sabun kewanitaan serta tidak menjaga kebersihan organ intim.

Nah, untuk menjaga vagina Anda tetap sehat dan keputihan tidak terasa gatal, yang perlu Anda lakukan dan perhatikan adalah terus menjaga kebersihan vagina.

Jika keputihan terasa sangat gatal dan bau, gunakan air hangat jika memungkinkan kemudian basuh air dari depan ke belakang. Cara ini dilakukan agar bakteri yang menempel di anus tidak masuk dan menginfeksi vagina. Jangan menggunakan sabun kewanitaan karena vagina punya kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri.

Jika perlu, Anda juga harus rutin minum yogurt, karena susu fermentasi ini adalah obat infeksi jamur vagina alami karena mengandung bakteri baik. Bakteri ini hidup dalam sistem pencernaan, saluran kemih, dan di sekitar vagina. Kandungan bakteri baik (probiotik) dalam yogurt bisa bantu mengembalikan keseimbangan bakteri dan jamur di dalam vagina.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Hilangkan Bekas Jerawat dengan Double Toning, Apa Itu?

ilustrasi. (Younger Skin Guide)
ilustrasi. (Younger Skin Guide)

MALANGVOICE – Untuk menghilangkan bekas jerawat dan flek hitam ada banyak cara yang harus dilakukan. Nah, baru-baru ini, para beauty influencer membagikan tips double toning dengan rutin menggunakan acid toner.

Perlu diketahui, toning diambil dari kata toner yang berfungsi sebagai penyegar setelah mencuci wajah. Seperti yang kita tahu bahwa secara prinsip double toning juga sama seperti double cleansing yaitu memakai dua macam toner, namun memiliki fungsi yang berbeda

Dilansir dari berbagai sumber, kegunaan double toning dengan acid toner yakni agar sel kulit mati terangkat sehingga pori-pori kulit lebih siap menerima manfaat pemakaian skincare lainnya.

Untuk memlih produk Acid Toner tentunya harus menggunakan bahan acid ya, di antaranya yakni AHA (Glycolic Acid, Lactic Acid, Malic Acid, Citric Acid dan Mandelic Acid), BHA (Salicylic Acid dan Betaine Salicylate) dan PHA (Gluconolactone dan Lactobionic Acid).

Untuk kulit kering, banyak yang cocok menggunakan Lactic Acid. Sedangkan untuk yang memiliki masalah komedo, kulit berminyak bisa menggunakan Salicylic Acid karena kandungan oil soluble yang artinya bisa menembus sampai ke dalam pori-pori dan membersihkannya dari komedo dan minyak.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Tak Hanya Perempuan, Ini Tips Perawatan untuk Kaum Adam

Laki-laki memakai masker. (Foto : Istimewa)
Laki-laki memakai masker. (Foto : Istimewa)

MALANGVOICE – Siapa bilang merawat diri hanya untuk seorang perempuan. Saat ini, banyak laki-laki yang juga melakukan perawatan sebagaimana kaum hawa. Bahkan, dirasa merupakan hal yang penting.

Apalagi, beberapa fakta menyebutkan bahwa laki-laki yang punya kulit bermasalah khususnya wajah karena kurangnya perawatan. Misalnya wajah berminyak atau jerawatan.

Dan perlu diketahui, masalah itu tidak cukup hanya dengan mencuci muka. Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber. Ada beberapa tips dan rekomendasi skin care (perawatan kulit) untuk laki-laki dalam mengatasi masalah itu.

1. Gunakan Toner

Penggunaan toner sangat penting untuk langkah pertama sebelum memakai skincare yang lain. Secara umum, toner berfungsi mengangkat kotoran seperti minyak dan sisa make-up yang tertinggal di kulit wajah.

Selain itu juga berfungsi menenangkan, menghaluskan dan mempersiapkan kulit untuk perawatan selanjutnya. Misalnya untuk pemakaian serum atau cream.

Berbagai produk toner bisa digunakan. Tentu harga produknya beragam. Jenis produk yang biasa, rata-rata masih murah dengan harga sekitar Rp 20 ribu – Rp 50 ribu. Namun, untuk yang lebih bagus bisa mencapai Rp 140 ribu.

2. Gunakan Pelembap Muka

Menggunakan pelembap sangat penting. Terutama untuk laki-laki yang memiliki tipe kulit bermasalah dan sensitif terhadap cuaca. Apalagi hidup di Indonesia yang beriklim tropis.

Pelembap pun berfungsi untuk mengatur kelembapan kulit wajah. Salah satunya juga mengantisipasi terjadinya iritasi.

Saat ini sudah banyak beragam produk pelembap yang beredar dipasaran yang bisa digunakan. Dan harganya pun beragam. Mulai dari Rp 20 ribu – Rp 200 ribu.

Nah, dalam memilih dan memakai produk pelembap. Disarankan yang memang cocok dengan kulit. Karena setiap orang memiliki permasalahan berbeda.

3. Gunakan Sunscreen

Laki-laki identik dengan aktivitas di luar ruangan. Nah, untuk tipe kebanyakan ini. Pilihan terbaik untuk perawatan kulit adalah menggunakan sunscreen.

Sunscreen sendiri merupakan jenis skincare yang tak kalah penting setelah pelembap. Karena sangat berguna melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung yang bisa menyebabkan kerusakan.

Berbeda dengan pelembap, untuk produk sunscreen ini terbilang lebih mahal. Untuk harga produknya yang biasa berkisar Rp 120 ribu – Rp 140 ribu. Namun, itu bukan patokan. Ada beberapa produk yang bisa saja lebih mahal.

4. Gunakan Pencuci Muka

Penggunaan pencuci muka juga tidak kalah penting. Namun, perlu diketahui ada dua macam pencuci muka yang bisa digunakan dan memiliki kegunaan berbeda.

Pertama yaitu Facial Foam, pencuci muka jenis ini merupakan sabun muka yang berbentuk foam (busa). Jenis ini berguna untuk yang memiliki kulit berminyak dan acne prone (berjerawat). Karena teksturnya lebih lembut dan ampuh buat mengangkat minyak.

Kedua yaitu facial wash, pencuci muka jenis ini berbentuk gel. Sedangkan kegunaanya sangat bagus untuk yang memiliki jenis kulit kering. Kandungan facial wash ini mampu mengontrol kelembapan kulit.

Sementara untuk harganya pun juga beragam. Mulai dari di bawah Rp 30 ribu – Rp 150 ribu. Namun, kembali lagi disesuaikan pada kecocokan dan permasalahan kulitnya.

5. Gunakan Masker

Memiliki kulit bermasalah, penting juga untuk menggunakan masker sebagai tambahan. Jika, 4 hal yang dipaparkan tadi dirasa masih belum cukup. Apalagi masker punya banyak manfaat bagi kulit wajah.

Namun, penting juga untuk memilih jenis masker yang baik dan benar. Misalnya untuk yang memiliki banyak komedo. Pilihan masker yang tepat yaitu berjenis peel-off. Masker yang dipakai pada kulit wajah kemudian dikelupas kembali setelah kering.

Masker seperti ini cukup efektif mengangkat sel kulit mati, komedo, kotoran kulit, rambut wajah yang tidak diinginkan, memperbaiki warna dan tekstur kulit. Produk jenis ini cukup murah yaitu sekitar Rp 20 ribu.

Berbeda jika wajah memiliki tipe kulit yang berjerawat banyak. Pemilihan masker berbahan dasar organik adalah pilihan tepat. Meski harganya lumayan mahal yaitu berkisar Rp 50 ribu dan Rp 200 ribu.

Itulah beberapa tips dan rekomendasi beberapa skin care yang bisa digunakan kaum adam. Intinya, laki-laki yang baik adalah mereka yang bisa dan pandai merawat diri sendiri.(Hmz/Aka)

BNN Kota Malang