Wisata Religi di Singosari Mbah Bungkuk Eks Laskar Pangeran Diponegoro

Makam Mbah Bungkuk yang berada di area masjid. (Kliktimes.com/Toski D).

MALANGVOICE – Kabupaten Malang tidak hanya memiliki destinasi wisata alam yang terkenal keindahanya, namun ternyata juga memiliki destinasi wisata religi yang tidak kalah terkenal masyarakat muslim di Indonesia.

Tempat wisata religi tersebut dikenal dengan Makam Mbah Bungkuk atau Kyai Haminuddin yang berada di Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari.

Lokasi makam Mbah Bungkuk itu juga ada terdapat masjid yang pertama kali didirikan Mbah Bungkuk itu sendiri.

Sehingga makam Mbah Bungkuk di area masjid tidak pernah sepi dari peziarah seperti makam-makam Wali Songo yang ada di Pulau Jawa ini, serta makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang juga pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) ke 4, yang juga sama tidak pernah sepi dari peziarah.

Menurut, cicit dari Kyai Haminuddin, KH Moensif Nachrowi, bahwa Kyai Haminuddin merupakan eks laskar Pangeran Diponegoro yang tersisa dan lari ke daerah Malang Utara yakni di Singosari akibat kekalahan perang Diponegoro yang membuat laskar Pangeran Diponegoro tercerai-berai seiring dengan meninggalnya Pangeran Diponegoro.

Dengan tercerai berainya laskar Pangeran Diponegoro, maka Kyai Amuniddin menetap di Singosari lalu mendirikan musala, yang kini musala tersebut menjadi masjid yang masyarakat menyebutnya Masjid Mbah Bungkuk atau Masjid At-Thohiriyah.

Pria yang akrab disebut Moensif tersebut menjelaskan, Kyai Haminuddin memiliki tujuh orang anak dari perkawinannya dengan Nyai Siti Sofwah, dan dari salah satu anak beliau yang bungsu bernama Hj Siti Hindun Murthosiah dinikahkan dengan KH Thohir putera Kyai Rosyidin dari Desa Canga’an Bangil, yang sekarang masuk wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Setelah merintis penyebaran agama Islam di wilayah Singosari, maka Kyai Haminuddin wafat yakni di tahun 1850 Masehi, yang kini makamnya di belakang Masjid Bungkuk,” ucapnya.

Setelah Kyai Haminuddin wafat, lanjut Moensif, maka pondok pesanteren (ponpes) dan masjid diserahkan kepada KH Thohir yang menikah dengan Hj Siti Hindun Murthosiah dan memiliki tujuh anak. KH Thohir,akhirnya mengembangkan ponpes dan madrasah dan memiliki banyak santri.

“Mendirikan ponpes dan madrasah itu amanah yang diberikan oleh Kyai Aminuddin, santrinya pun banayak, KH Hasyim Asyari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) pernah belajar disini. Sehingga cikal bakal berdirinya NU awalnya juga dibahas di Pondok Bungkuk ini,” jelasnya.

Moensif menjelaskan, setelah KH Thohir wafat maka segalakepengurusan pondok, madrasah dan masjid diserahkan kepada anak bungsu yakni KH Nachrowi untuk meneruskannya, yang wafat pada tahun 1980. Sehingga dengan berkembangnya jaman, maka peninggalan Kyai Haminuddin seperti masjid, pondok dan madrasah banyak perubahan terutama pada bangunan.

“Meski banyak perbuhan pada bangunan, tapi hal itu tidak mengurangi esensi dari apa yang sudah diperjuangkan oleh pendahulunya. Hal ini dibuktikan dengan tidak pernah sepinya para peziarah datang ke makam Mbah Bungkuk untuk mendoakan beliau,” Moensif mengakhiri.(der)

Asyiknya Sahur Gratis di Rawon Bidadari

Suasana di Warung Rawon Bidadari, Kediri. (Mvoice/Istimewa).

MALANGVOICE – Rumah Makan Rawon Bidadari di Jalan Erlangga, Desa Sukorejo, Ngasem, Kabupaten Kediri, menggelar gerakan sosial sahur gratis.

Sahur gratis tersebut dilakukan secara bertahap selama tujuh hari, dibuka mulai pukul 01.00 dini hari sampai pukul 03.00 atau menjelang imsak.

Pemilik Rumah Makan Rawon Bidadari Kediri, Muhammad Rofii Mukhlis mengungkapkan, gerakan sahur gratis Rawon Bidadari digelar rutin setiap momentum Ramadan. Tahun ini adalah kali ke-3 Rawon Bidadari mengadakan sahur gratis.

“Ini adalah bentuk rasa syukur, suka cita kami dalam memeringati bulan penuh berkah ini,” ungkapnya.

Tak seperti di tahun-tahun sebelumnya. Sahur Gratis kali ini terbilang unik. Rofii bersama istri Siti Lestari tak sekadar menyuguhkan hidangan rawon racikannya, namun juga mengedukasi peserta sahur agar terbiasa mandiri dan bertanggung jawab.

“Edukasi itu kami terapkan lewat gerakan cuci piring rame-rame, para peserta sahur diwajibkan mencuci piringnya masing-masing setelah menyantap rawon. Kami ajak mereka terapkan kemandirian dan empati bersama,” jelasnya.

Menurut Rofii, banyak masyarakat yang memanfaatkan sahur gratis di tempatnya.

“Jadwal sahur gratis ini digelar secara bertahap sesuai jadwal yang terpampang di lokasi rumah makan, dan Alhamdulillah pengunjung sangat antusias dan gembira. Porsi yang kami sediakan selalu ludes,” terangnya.

Lebih lanjut, Rofii menjelaskan, partisipasi pengunjung saat kegiatan terbilang membeludak di setiap harinya. Dalam kurun tiga jam saja, 250 porsi lebih ludes. Warga yang datang berasal dari banyak kalangan. Mulai dari mahasiswa, santri, pemulung, driver ojek online hingga warga sekitar.

“Mulai jam 1 dini hari mereka sudah antre,” jelasnya.

Rawon bidadari merupakan rumah makan viral yang menjadi tempat makan rekomendasi orang nomor satu di Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Setia varian rawon memiliki nama yang kreatif. Nama-nama terinspirasi dari hirarki pemerintahan. Mulai dari Lurah, Camat, Bupati sampai Presiden.

“Menu yang paling banyak digandrungi saat ini adalah rawon iga dan rawon buntut,” tambahnya.

Kini Rawon Bidadari tak cuma menjual masakan rawon saja. Rofii mengembangkan menu nusantara baru. Yakni nasi besek, rujak cingur, martabak dan sate bumbu rujak.

“Kami kasih diskon 50 persen di setiap hari besar. Seperti HUT TNI, HUT Kabupaten atau organisasi keislaman,” tegasnya.

“Selain Gubernur Khofifah, beberapa tokoh pemerintahan dan tokoh masyarakat pernah mengicipi kelezatan rawon ini. Seperti Gus Muwafiq, Sekda Jatim, rombongan Komis A DPRD Jatim. Dan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas,” imbuhnya.(der)

Sajian Promo Spesial Ramadan, ‘Nikmatnya Berbuka’ di Favehotel Malang

Menu berbuka Favehotel Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Favehotel Malang menyajikan paket menu berbuka spesial selama bulan Ramadan 1443 Hijriah. Paket itu bisa dinikmati dengan harga terjangkau.

Sebagai hotel favorit wisatawan saat liburan ke Malang dan Kota Batu, Favehotel menyajikan promo “Nikmatnya Berbuka” mulai April sampai Mei mendatang.

Promo Favehotel Malang. (istimewa)

Hotel Manager Favehotel Malang, Santy Puspandari, mengatakan, menu spesial itu bisa didapatkan hanya dengan Rp65 ribu nett/pax.

Benefit tambahan beli 5 gratis 1, “Lime Restaurant” siap menyajikan menu-menu lezat untuk berbuka puasa yang langsung diracik khusus oleh Chef Adhon untuk menemani dan menikmati hidangan berbuka puasa bersama orang-orang tersayang.

Beragam menu baru dan juga paket menarik selalu berusaha kami tawarkan untuk tamu-tamu kami, seperti hal nya di bulan April ini untuk menyambut bulan suci Ramadan ini kami menghadirkan paket buka puasa Nikmatnya Berbuka dengan menyajikan berbagai macam variasi menu makanan yang beragam dan sangat cocok untuk berbuka puasa bersama orang-orang terkasih,” katanya.

Promo berbuka Favehotel Malang. (Istimewa)

Melalui promo menarik diatas Favehotel Malang berharap dapat menarik lebih banyak tamu di bulan suci Ramadan ini dan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

Sebagai informasi, Favehotels merupakan prmimpin dalam akomodasi budget (acara kecil).

Favehotels adalah portofolio merek terbesar dari Archipelago International, dengan lebih dari 60 hotel yang beroperasi untuk menyambut tamu di Langkawi – Malaysia hingga ke Papua.

Favehotels menawarkan nilai luar biasa bagi semua orang yang menginginkan hotel yang sederhana, bersih, dan nyaman di lokasi terkemuka dengan standar kualitas tinggi dan layanan terbaik. Itulah sebabnya Favehotel terus berkembang dan tetap menjadi favorit semua orang.(der)

Berbuka Puasa dengan Menu IKN di Whiz Hotel Jatim

Menu berbuka puasa IKN di Whiz Hotel Jatim. (istimewa)

MALANGVOICE – Whiz Hotel Jatim menawarkan menu berbuka puasa mulai Ahad (3/4) yang bertepatan dengan 1 Ramadan 1443 Hijriah.

Hotel di bawah naungan Intiwhiz Hospitality International ini menawarkan beragam olahan kuliner nusantara.

Berkonsep outdoor, Kuliner dipadu dengan hijau nyaman suasana alam terbuka. IKN (Indahnya Kuliner Nusantara) hadir di semua hotel Whiz Jawa Timur. Antara lain Grand Whiz Hotel Trawas, Grand Whiz Hotel Bromo, Whiz Hotel & Residence Darmo Surabaya, dan Whiz Prime Basuki Rahmat Malang.

Sales & Marketing Whiz Hotel jatim, Ernasari, mengatakan, Jaringan Hotel Whiz Jatim ingin mengangkat kuliner nusantara, karena kuliner memang sudah menjadi salah satu kekayaan yang dimiliki Nusantara.

Menu berbuka puasa IKN di Whiz Hotel Jatim. (istimewa)

“Tiap daerah di Indonesia memiliki khazanah kuliner dearahnya masing-masing. Mulai dari Beragam olahan daging, Unggas, sayur, dan seafood”, ungkapnya Jumat (01/04).

Lebih lanjut, Erna juga menyebutkan bahwa IKN menjadi tema ramadhan hotelnya tahun ini, selain untuk memgenalkan ragam kuliner nusantara yang kaya, hal ini juga bertujuan untuk membangun semangat nasionalisme para pelaku pariwisata dan khususnya hotel, untuk terus berkreasi dan mengexplore ragam kuliner nusantara.

“Hanya mulai harga 80 ribuan sudah bisa menikmati indahnya berbuka puasa dengan ragam kuliner Nusantara bersama keluarga,dan sahabat tercinta di seluruh jaringan hotel Whiz jatim”, tambahnya.(der)

RM Ocean Garden Buka Cabang dengan Nuansa Alam di Tengah Kebun Jeruk

MALANGVOICE – Setelah sukses membuka cabang di beberapa tempat, Rumah Makan (RM) Ocean Garden (OG) kembali membuka cabang dengan konsep yang lebih alami.

Berlokasi di Desa Sitirejo Kecamatan Wagir, RM OG ini memiliki konsep yang sedikit berbeda dari cabang-cabang di Kota Malang, Kota Batu maupun di Kabupaten Malang.

Untuk cabang yang ada di Desa Sitirejo ini, didirikan di tengah lahan perkebunan jeruk, yang diberi nama OG Joglo.

Suasana soft launching Ocean Garden Joglo. (Mvoice/Toski D).

Owner RM OG, Makhrus Sholeh mengatakan, RM OG memang sengaja didirikan di tengah lahan perkebunan jeruk agar pengunjung bisa merasakan nuansa yang lebih asri.

“Dengan posisi yang dikelilingi pohon jeruk, itu menambah nuansa alam, dan benar-benar bisa dirasakan,” ucap Makhrus saat ditemui di acara soft launching Ocean Garden Joglo, Jumat (1/4).

Makhrus berharap dengan konsep joglo, dan bernuansa zaman dulu, Ocean Garden Joglo ini diharapkan bisa menjadi jujugan dan membuat betah pelanggan.

“Kalau menu memang hampir sama, cuma suasana dan konsepnya lebih alami karena memang sekarang orang cenderung suka ke tempat-tempat yang lebih terbuka. Dengan joglo yang konsep zaman dulu, kalau di desa-desa dengan suasana kebun, jadi udara lebih asri,” jelasnya.

Bukan hanya pohon jeruk saja, lanjut Makhrus, di lahan tersebut juga ada pohon durian, yang diharapkan dapat menggaet para penggemar durian, bahkan kedepannya akan ada juga area petik jeruk dan durian bagi para pelanggan.

“Iya, mendatang ada program petik durian, atau petik jeruk sehingga pulang dari sini (Ocean Garden Joglo), sambil kuliner pulang bawa jeruk atau durian. Cuma duriannya memang belum besar,” terangnya.

Selain menu olahan khas RM Ocean Garden, tambah Makhrus, di OG Joglo juga disediakan beberapa menu baru khas tradisional, seperti rawon, bothok, pepes dan beberapa menu lainnya.

“Menu hampir sama, cuma ada tambahan. Kami memilih Desa Sitirejo sebagai tempat dibukanya cabang baru RM Ocean Garden, karena disini itu meskipun wilayahnya masuk Kabupaten Malang tapi rasa Kota Malang, dan jaraknya ke Kota Malang hanya 10 menit ke daerah Sukun. Jadi masyarakat sub urban yang akan mencari menu terjangkau dan memuaskan biar tida jauh-jauh,” pungkasnya.(end)

Bidik Anak Muda, Gebyar Batik Pamekasan 2022 Diawali di Malang

Fashion show desainer Embran Nawawi di Gebyar Batik Pamekasan 2022. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Gebyar Batik Pamekasan 2022 mengawali exponya tahun ini di Malang Town Square (Matos), Jumat (18/3) malam. Acara ini dihadiri langsung Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Acara ini turut menghadirkan desainer terkemuka Embran Nawawi, desainer muda Pamekasan Pepeng Briyanto, serta desainer dari SMKN 3 Malang dan Arva School of Fashion.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menjelaskan, Malang tahun ini target utama adalah pengenalan batik tulis Pamekasan kepada anak-anak muda. Hal itu yang mendasari digelarnya gebyar batik di Matos.

Foto bersama Gebyar Batik Pamekasan 2022 di Matos, Jumat (18/3). (deny rahmawan)

“Malang adalah kota pelajar, kota pendidikan. Jadi sasaran adalah anak muda, anak SLTA, dan mahasiswa. Model yang tampil baju anak-anak muda. Keseluruhan batik tulis Pamekasan,” katanya.

Setelah di Malang, Gebyar Batik Pamekasan akan dilanjutkan ke kota dan kabupaten lain hingga berakhir di Bali.

Baddrut Tamam mengatakan, Pemkab Pamekasan sangat serius mempromosikan batik tulis andalannya ke beberapa daerah, bahkan sampai New York Fashion Week.

“Banyak yang sudah pesan batik tulis Pamekasan dari New York, karena sudah bermitra dengan kita waktu itu desainernya Bu Venny,” jelasnya.

Selain itu keseriusan lain promosi batik tulis Pamekasan adalah dengan membranding seluruh mobil dinas Pemkab Pamekasan hingga map kantor menggunakan batik. Baddrut sangat berharap anak-anak muda tahu semua tentang batik tulis Pamekasan.

“Kalau pencinta batik tahu semuanya, tapi yang anak-anak muda ini kan belum, jadi tujuannya agar mereka juga tahu batik tulis Pamekasan,” tegasnya.

Sementara itu salah satu desainer dari SMKN 3 Malang, Audi, mengaku senang dengan Gebyar Batik Pamekasan 2022. Ia bersama beberapa teman lain ikut mendesain batik tulis Pamekasan dengan model gurit retro.

“Senang sekali bisa tampil di sini. Kami juga bisa berkarya dengan batik tulis Pamekasan,” kata siswi kelas 12 tersebut.

Terakhir acara ditutup dengan pembagian hadiah lomba draping kain batik tulis Pamekasan yang diikuti siswi SMKN 3 Malang.(der)

Disparta Kota Batu Genjot Seni Tradisi Sebagai Ikon Wisata Budaya

Disparta Kota Batu memiliki program mementaskan pertunjukkan seni tradisi yang rutin digelar tiap bulan di Sendratari Arjuna Wiwaha (MG1/Malangvoice)

MALANGVOICE – Destinasi wisata budaya menjadi prioritas yang terus dipacu Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu. Strategi itu sebagai upaya untuk menarik minat kunjungan wisatawan. Terlebih tahun ini target kunjungan dipatok 5 juta wisatawan.

Untuk mendukung terwujudnya pengembangan wisata budaya, Disparta menyajikan berbagai pertunjukkan seni tradisi di Sendratari Arjuna Wiwaha. Setiap bulannya rutin digelar berbagai tarian tepat saat malam bulan purnama. Seperti gelaran Padhang Bulan yang digelar pada Rabu malam kemarin (16/2).

Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan, seni pertunjukkan tradisi Padhang Bulan yang rutin digelar tiap bulan ini, bisa menjadi ikon wisata budaya. Serta memfasilitasi ruang kesenian bagi pelaku seni menampilkan hiburan dan edukasi.

Baca Juga: Disparta Targetkan Tahun Ini Kota Batu Miliki Perda Rippda

“Kota Batu adalah kota wisata yang cukup lengkap, tidak hanya destinasi alam, destinasi buatan, dan desa wisata. Sekarang juga ada wisata budaya, di Yogyakarta dan Bali ada, Kota Batu juga ada,” ujarnya.

Arief berkeinginan agar destinasi wisata budaya ini bisa diintegrasikan dalam paket wisata. Sehingga bisa dikomersilkan bagi wisatawan. Dengan begitu pelaku seni mendapatkan nilai ekonomis yang nantinya bisa memacu mereka berkreasi. Pemikiran itu terinspirasi dari pentas seni pertunjukkan tradisi seperti di Yogyakarta.

“Misal dikenakan Rp 50 ribu-Rp 70 ribu. Tentu pelaku seni akan mendapatkan pendapatan yang bisa mereka kelola. Dinas berjanji akan menyiapkan semua pendukungnya dengan gratis agar pentas berjalan lancar dan seniman tidak terbebani,” tegasnya.

Ia menambahkan, penamaan Sendratari Arjuna Wiwaha dikaitkan dengan topomini gunung yang berada di Kota Batu, yakni Gunung Arjuna. Selain itu Arjuna juga lekat dengan nama lakon pewayangan. Lakon ini nantinya akan ditransformasikan dalam bentuk tarian yang akan dipentaskan di Sendratari Arjuna Wiwaha kepada wisatawan.

“Kami ingin Kota Batu seperti Yogyakarta yang punya Ramayana, Bali yang punya Tari Kecak. Nah di Batu ini punya Tari Arjuna Wiwaha,” ucap dia.

Pementasan Padhang Bulan yang digelar pada Rabu kemarin (16/2), pelaku seni Sanggar Karya Budaya menampilkan sendratari menggabungkan ragam seni yang ada seperti jaran kepang, bantengan, sanduk, dan sebagainya.

Pembina Sanggar Karsa Budaya, Agus Mardiyanto mengatakan, penampilannya itu memiliki alur cerita yang mengedepankan identitas budaya Kota Batu yaitu Bantengan dan Jaran Kepang.

Harapannya budaya di Kota Batu terus berkembang pesat karena mendapat dukungan penuh dari Dinas Pariwisata baik sarana prasarana maupun lainnya.

“Bisa dilihat sendra tari Arjuna ini bisa kita pakai untuk latihan secara gratis. Berbeda bila dibandingkan dengan Solo, seniman di sana harus menyewa tempat perjam Rp 300 ribu untuk latihan maupun tampil. Tapi di Kota Batu tidak, semua gratis,” ungkapnya.(der)

Hadapi PPKM Level 3, Hawai Group Malang Optimalkan Prokes

Petugas Hawai Group Malang mengecek Peduli Lindungi pengunjung sebelum masuk wahana. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Malang Raya masuk peningkatan kasus Covid-19 hingga PPKM naik level 3. Hal ini disikapi Hawai Group Malang dengan terus mengoptimalkan prokes.

Direktur Utama Hawai Group Malang, Bambang Judo Utomo, mengatakan, selama PPKM level 3 ini seluruh wahana wisata tetap buka. Kendati demikian, protokol kesehatan ketat akan diberlakukan.

Apalagi Hawai Group tak ingin kecolongan lagi ulah wisatawan positif Covid-19 yang jalan-jalan ke Malang pada Januari lalu.

“Kami tetap buka tapi dengan prokes ketat. Tentu ada pembatasan pengunjung 50 persen dari kapasitas, tapi selama pandemi ini masih sepi, ada pengunjung 40 persen saja sudah bagus,” kata Bambang.

Dirut Hawai Group Malang, Bambang Judo Utomo. (deny rahmawan)

Hawai optimistis mampu memberikan jaminan kesehatan kepada pengunjung. Selain seluruh karyawan sudah menjalani vaksinasi booster dosis ke-3, Hawai Group Malang sudah mengantongi sertifikat Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) dari Kementerian Kesehatan RI.

Bambang mengaku, mendapatkan sertifikat CHSE itu tidak mudah. Di Jatim saja hanya empat wisata yang mendapat sertifikat itu, antara lain JTP 2, Hawai Group Malang, Selecta, dan Wisata Bahari Lamongan.

“Kami semua dites, mulai uji kelayakan air, semua wahana, termasuk kebersihan. Tidak mudah mendapat CHSE itu,” jelas Bambang.

Selain itu, setiap pengunjung juga akan diawasi lebih ketat mulai masuk ke dalam wahana wisata Hawai Group Malang.

“Jadi kami akan semakin ketat mengawasi pengunjung. Sebelum masuk ke Hawai harus scan Peduli Lindungi, kalau tidak ada ya tidak boleh masuk,” lanjutnya.

Bambang berharap selama PPKM Level 3 ini wisata bisa tetap dibuka karena banyak karyawan yang bergantung dengan kerjaannya saat ini.

“Adanya kenaikan Covid-19 sampai level 3 PPKM ini ya kami gelisah juga. Weekday aja tidak sampai 100 orang pengunjung, ya semoga wisata bisa terus jalan,” harapnya.(der)

Seluruh Karyawan Hawai Group Malang Tuntas Jalani Vaksinasi Booster

Direktur Utama Hawai Group Malang, Bambang Judo Utomo menjalani vaksinasi booster. (istimewa)

MALANGVOICE – Hawai Group Malang tuntas menggelar vaksinasi dosis ke-3 booster kepada seluruh karyawannya. Vaksinasi booster jenis AstraZeneca itu bekerja sama dengan Dinkes Kota Malang pada Senin (14/2).

Direktur Utama Hawai Group Malang, Bambang Judo Utomo, mengatakan, vaksinasi dosis ke-3 booster ini dilakukan sebagai pencegahan Covid-19, apalagi muncul varian baru Omicron.

“Kami antisipasi penyebaran Covid-19 dan vaksinasi booster juga merupakan anjuran pemerintah. Kami sekaligus ingin menjamin kesehatan karyawan dan wisatawan karena berdekatan langsung dengan pengunjung Hawai,” kata Bambang, Selasa (15/2).

Karyawan Hawai Group Malang jalani vaksinasi booster. (Istimewa)

Hawai Group Malang semenjak buka kembali selama pandemi Covid-19 memang mementingkan protokol kesehatan ketat. Selama ini, dijelaskan Bambang, seluruh karyawannya rutin juga dites swab dua pekan sekali.

Berdasar hasil tes swab itu apabila ditemukan tanda-tanda terinfeksi Covid-19, Hawai Group Malang langsung melakukan tindakan medis dengan kerja sama dari RS Marsudi Waluyo, Singosari.

“Kalau ada indikasi terkena Covid-19 langsung kami arahkan ke RS Marsudi Waluyo agar ditangani dengan baik. Kami tidak ingin terlambat penanganan sehingga menulari yang lain,” jelasnya.

Begitu juga dengan pengunjung, prokes diterapkan sejak di pintu masuk. Pengunjung wajib scan barcode Peduli Lindungi dan menggunakan masker serta cek suhu badan. Apabila ditemukan pengunjung tidak menjalani vaksinasi atau positif Covid-19, maka tidak diperkenankan masuk.

Dengan vaksinasi dosis ke-3 booster kepada seluruh karyawan Hawai, Bambang Judo berharap bisa memberikan jaminan kepada pengunjung atau wisatawan yang datang.

“Harapan kami bisa melayani pengunjung dengan baik dan memberikan jaminan kesehatan bahwa seluruh karyawan sudah vaksin booster. Kalau tidak terjamin bagaimana bisa melayani? Masyarakat juga takut. Jadi jangan sampai merugikan,” tegas purnawirawan TNI Angkatan Darat tersebut.(der)

Merasa Dirugikan, Hawai Waterpark Serahkan Masalah Reza Fahd ke Polisi

Direktur Utama Hawai Waterpark, Bambang Judo memantau proses swab antigen karyawan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pengelola Hawai Waterpark merasa dirugikan dengan aksi wisatawan positif Covid-19 asal Samarinda bernama Reza fahd bersama keluarganya saat berlibur pada Januari lalu.

Rombongan Reza Fahd Adrian masuk ke Malang Night Paradise, salah satu objek wisata di Hawai Waterpark pada 26 Januari. Di sana, rombongan berfoto kemudian diupload ke media sosial hingga viral.

Direktur Utama Hawai Waterpark, Bambang Judo Utomo, mengatakan, ulah Reza Fahd itu sangat merugikan.

“Ini sangat merugikan, kami sudah koordinasi dengan Kapolresta Malang Kota agar masalah ini ditindaklanjuti.,” kata Bambang, Rabu (9/2).

Meski belakangan Reza Fahd meminta maaf dan menjelaskan kronologi awalnya, namun Hawai Waterpark Group tetap menyerahkan masalah ini ke polisi.

“Otomatis kami tidak terima, kami serahkan pihak berwajib,” lanjutnya.

Direktur Utama Hawai Waterpark, Bambang Judo. (deny rahmawan)

Sebagai antisipasi penyebaran virus Covid-19, Hawai Waterpark menggelar swab antigen kepada 30 karyawan. Termasuk karyawan yang berada di Malang Night Paradise dengan kawalan Satgas Covid-19 serta Dinas Kesehatan Kota Malang.

Bambang mengaku, swab massal ini sebenarnya sudah rutin dilakukan setiap dua pekan sekali.

“Hari ini tadi syukurlah hasilnya semua negatif. Kalau misalkan ada yang positif akan kami koordinasikan dengan satgas dan menutup tempat wisata Malang Night Paradise,” lanjutnya.

Selain itu, Bambang menyatakan akan semakin memperketat masuk wisatawan ke dalam seluruh arena Hawai Waterpark.

Hawai Group Malang merupakan salah satu tempat wisata percontohan. Kami juga masuk yang pertama buka kembali
dengan menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sejak PPKM Jawa-Bali dilonggarkan. Penggunaan aplikasi tracer
PeduliLindungi tetap dilaksanakan hingga saat ini di semua wahana Hawai Group Malang.

Selanjutnya, penerapan screening test di area entrance akan lebih diperketat lagi. Setiap pengunjung wajib sudah divaksinasi minimal dosis pertama, dengan tetap diimbau untuk memakai masker dan tidak sembarangan melepasnya selama berada di area Hawai Group Malang.

Terkait alasan mengapa yang bersangkutan bisa lolos screening di pintu masuk, Bambang beralasan karena kemungkinan hasil
pemeriksaan antigen-nya tidak atau belum masuk ke dalam sistem. Jadi, saat melakukan scan barcode statusnya
menunjukkan bahwa yang bersangkutan dan keluarganya memenuhi syarat untuk masuk. Sebaliknya, jika indikator
menunjukan warna hitam, petugas di area entrance pasti tidak akan memperbolehkan yang bersangkutan untuk masuk ke
area.

“Kami merasa ada banyak kemungkinan yang bersangkutan bisa lolos screening. Tapi, kesalahan protokol screening
pengunjung masuk oleh pihak Hawai Group Malang bukan termasuk salah satunya,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengatakan, tes swab yang dilakukan Hawai Waterpark Group ini termasuk rutin dilakukan.

“Swab antigen sebagai jaminan dari hawaii watwrpark clear aman. Sebelumnya sudah rutin di periode sebelumnya jiga rutin menggelar swab,” singkat Husnul.