Keindahan Masjid Padang Mahsyar Kota Batu

Salah satu anak tampak bersantai dan berdiskusi di Masjid Padang Mahsyar yang terletak di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Kota Batu banyak memiliki tempat wisata, tak heran jika banyak wisatawan berlibur ke sini. Salah satunya tempat yang ramai dikunjungi ialah Masjid Padang Mahsyar.

Masjid Padang Mahsyar dibangun empat tahun lalu oleh salah satu Pimpinan PD Muhammadiyah Kota Batu, Nurbani Yusuf.

Ia dibantu warga sekitar untuk mewujudkan masjid unik ini. Bahannya 100 persen dari kayu jati yang diambil dari Kota Madiun. Masjid itu menggunakan 122 bibit kayu jati berwarna coklat tua.

Nurbani mengatakan masjid seluas 650 meter persegi itu dibangun dengan konsep masjid ramah anak. Tidak hanya ramah anak, masjid ini juga dijadikan tempat untuk bersantai.

“Pada zaman nabi kan semua aktivitas dilakukan di masjid. Mulai berdiskusi hingga berkumpul,” ujar Nurbani kepada MVoice

Ia sangat menyesalkan melihat banyak masjid yang ditutup buka kalau saat sholat saja. Oleh karena itu, ia menginginkan masjid ini terbuka bagi semua masyarakat. Bahkan bisa dijadikan tempat belajar serta bermain.

“Ya, itu masih belum selesai, nanti rencananya bakal ditambahi dapur dan ruang literasi dilengkapi buku-buku. Bisa juga nanti cangkruk di sini,” ungkapnya.

Perlu diketahui, kegiatan di masjid ini juga sama seperti kegiatan di masjid pada umumnya. Bahkan di halaman masjid ini ada sarana permainan untuk anak-anak.

Pantauan MVoice masjid tidak ada kubahnya ini dibuka 24 jam. Bagian dalam masjid, lengkap dengan podium tempat imam berdakwah. Serta ada jam digital untuk menunjukkan waktu sholat.

Della Puspita (35) wisatawan asal Sidoarjo menyempatkan waktu liburannya untuk mampir ke masjid itu setelah menghabiskan liburannya di petik mawar. Ia menananyakan ke warga sekitar lalu disarankan untuk sholat di Masjid Padang Mahsyar.

“Awalnya, saya tidak percaya bangunan yang 100 persen dari kayu jati itu adalah masjid. Begitu saya masuk ke dalam, masjid itu bisa membuat nyaman,” tandas

Menurut dia masjid ini cocok ada di dekat wisata petik mawar. Didukung udara yang sejuk dan dekat dengan tempat wisata. Saking sukanya ia dengan ornamen khas masjid ini, ia menyempatkan ibadah di sana ketika berkunjung ke Kota Batu.(Der/Aka)

Selain Basah-basahan di Hawai Water Park Bisa Tambah Wawasan di Museum Budaya

Owner Hawai Water Park, Yogie Kurniawan (Baju putih), saat didampingi Tim kurator Museum Budaya Hawai Water Park Cyntia Handy. (Toski D).

MALANGVOICE – Hawai Water Park bakal menyuguhkan wisata baru selain air. Dalam waktu dekat akan ada Museum Budaya.

Owner Hawai Water Park, Yogie Kurniawan mengatakan, rencananya museum ini akan dilaunching pada awal bulan Juni mendatang. Lokasinya Memanfaatkan gedung di depan Hawai Water Park.

“Akan kami melaunching Juni nanti, sembari menyambut liburan hari raya. Dengan adanya Museum Budaya ini diharapkan para pengunjung selain berwisata juga bisa menambah wawasan,” ungkapnya.

Museum yang dbangun dua lantai dengan luas mencapai 3.400 meter persegi ini, lanjut Yogie, dalamnya ada koleksi wayang kulit, topeng, wayang potehi dan beragam benda sejarah lainnya.

“Di dalam museum budaya ini terdapat 1.000 koleksi topeng dari wilayah Malang Raya, Cirebon, dan beberapa daerah lain. Untuk wayang kulit banyak karakter Punokawan,” pungkasnya.

Sementara itu, Tim kurator Museum Budaya Hawai Water Park, Cyntia Handy mengatakan, pembuatan museum ini berdasarkan dengan UU nomor 5 tahun 2017 tentang pengembangan dan pemajuan budaya.

“Dengan Museum ini kami ingin memajukan dan mengembangkan budaya nusantara khususnya Malang Raya,” ucapnya.

Cyntia menjelaskan, dalam koleksi museum itu menceritakan beragam budaya yang ada. Mulai masa kerajaan Singhasari, Kediri, dan Mojopahit. Bahkan juga menceritakan tentang cerita Panji, yang diekspresikan mulai dari topeng, wayang kulit, wayang golek, wayang titi dan sebagainya.

“Tapi saat ini memang belum lengkap. Karena memang belum dilaunching. Jadi tunggu saja, kami akan menyajikan museum budaya yang lain dari pada yang lain,” pungkasnya.(Der/Aka)

Live In Pujiharjo Dekatkan Wisatawan dengan Kehidupan Warga Sekitar

Potensi Wisata Live In Pujiharjo. (Istimewa).

MALANGVOICE – Wisata berbasis Desa di Kabupaten Malang saat ini mulai terlihat gaungnya. Pasalnya, masing-masing desa mulai menonjolkan potensi unggulan mereka.

Salah satunya Desa Pujiharjo, Tirtoyudo yang membuat konsep dengan menyajikan paket wisata Live In Pujiharjo.

Kepala Desa Pujiharjo, Tirtoyudo Hendik Arso mengatakan konsep ini lebih mendekatkan wisatawan kedepan kehidupan masyarakat di desa itu sendiri. Jadi, wisatawan yang datang akan diberi pilihan menginap di rumah warga setempat.

“Kami memiliki program Live In Pujiharjo. Kami menyediakan 53 unit homestay yang semuanya milik warga, pihak Desa hanya punya rumah untuk resepsionis,” ungkapnya, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dengan Live In Pujiharjo ini, lanjut Hendik, para wisatawan akan dikenakan biaya sebesar Rp 200 ribu per orang per hari. Dengan biaya tersebut, para wisatawan akan mendapatkan fasilitas makan tiga kali, berwisata ke tiga pantai, dan mengikuti kegiatan bertani.

“Dengan biaya Rp 200 ribu itu, wisatawan bisa nginap dirumah warga, makannya tiga kali, ikut ke sawah, dan ke tempat wisata ke tiga pantai yaitu pantai Sipelot, Pasir Putih serta Watu Kowong,” jelasnya.

Hingga saat ini, tambah Hendik, dalam satu bulannya, sedikitnya ada 500 orang wisatawan yang berkunjung ke Pujiharjo. Akan tetapi, ada satu kendala yang dikeluhkan, yaitu infrastruktur, agar bisa memberikan kenyamanan wisatawan untuk berkunjung ke tempat wisata tersebut.

“Saat ini jalannya masih sulit. Jadi ini tugas ya bagi pemerintah daerah, kan itu jalan negara,” tandasnya. (Hmz/Ulm)

Berkenalan dengan Tarian Khas Raja Ampat yang Memikat

Kepulauan Raja Ampat. (traveller)

MALANGVOICE – Raja Ampat di Papua tak hanya memiliki pesona alam yang memukau. Daerah kepulauan ini memiliki beragam kesenian tradisional yang unik dan menarik untuk dipelajari. Di antaranya yang paling populer adalah Tari Bintaki, Tari Wor, dan Tari Suling Tambur.

Nah, mau tahu apa saja penjelasan tarian tersebut? Mvoice sudah merangkumnya dari berbagai sumber.

Kesenian Khas Raja Ampat

Tari Bintaki adalah kreasi asli masyarakat Waigeo utara. Gerakan-gerakannya menceritakan tokoh bernama Jober Maray yang sedang mencari ikan di sungai Kali Kui, menggunakan alat tradisional dari akar tanaman bore. Tokoh utama tersebut tampil diiringi nyanyian kelompok dan permainan biya, alat musik tiup dari cangkang hewan laut.

Selain Bintaki, tari Wor juga populer di Raja Ampat. Biasanya menjadi suguhan untuk menyambut para raja atau para pembesar yang dihormati. Tarian ini juga bisa ditemui di daerah Biak, karena penduduk asli pulau itulah yang pertama kali mengembangkannya.

Tarian selamat datang lainnya adalah tari Suling Tambur. Berbeda dengan tari Wor, tarian ini tidak dikembangkan oleh penduduk pribumi. Adalah dua orang bernama William Ottow dan Johan Gottlob Geissler yang memopulerkannya. Keduanya adalah tokoh penginjil, penyebar agama Nasrani di tanah Papua.

Para penari Suling Tambur masing-masing membawa dan memainkan alat musik suling dan tambur. Biasanya dilakukan beramai-ramai dan boleh diikuti oleh siapa saja. Belakangan tarian ini populer di kalangan wisatawan. Kabar baik, pemerintah setempat kemudian meresponnya dengan menggelar agenda khusus tari Suling Tambur. Jadi saat ini Raja Ampat tak hanya memiliki Festival Bahari, tetapi juga Festival Suling Tambur.

Festival Budaya di Raja Ampat

Festival Bahari Raja Ampat dan Festival Suling Tambur merupakan agenda tahunan. Acara ini sengaja diadakan untuk menarik minat wisatawan agar terus berkunjung ke Raja Ampat.

Festival Bahari diselenggarakan setiap pertengahan tahun, atau sekitar bulan Agustus. Sedangkan Festival Suling Tambur menyusul pada bulan berikutnya. Bisa dipastikan penonton akan melimpah ruah. Bukan cuma penduduk lokal dan wisatawan domestik, tetapi juga turis-turis mancanegara.

Agar tidak kehabisan tempat, segera rencanakan keberangkatan Anda. Disarankan untuk memesan tiket pesawat online minimal 3 bulan sebelum hari-H. Apalagi jika Anda punya preferensi maskapai bertarif ekonomis, seperti Citilink.

Sekadar informasi bagi penggemar layanan Citilink, maskapai ini belum menyediakan rute dengan tujuan bandara Sorong, bandara terdekat dari Raja Ampat. Tapi Anda masih bisa membeli tiket Citilink untuk transit di bandara Manado atau Makassar. Baru kemudian terbang lagi ke Sorong, lalu menyeberangi laut menuju Raja Ampat.

Kalaupun nantinya harus ganti jadwal reschedule atau terpaksa batal terbang, tenang saja, karena refund tiket bisa dilakukan tanpa prosedur ribet. (Der/Ulm)

Jalan-Jalan ke Jakarta Wajib Tahu Lima Spot Wisata Murah ini

Planetarium Jakarta. (jejakpiknik)

MALANGVOICE – Jakarta dikenal dengan kota dengan biaya hidup tinggi. Namun, Ibu Kota Indonesia ini masih banyak tempat wisata yang murah untuk berlibur bersama keluarga.

Nah, sekarang ini Mvoice merangkum lokasi wisata di Jakarta dengan biaya murah atau bahkan gratis untuk dikunjungi, simak kelima tempat berikut ini:

Lapangan Banteng
Selama ini Lapangan Banteng sering menjadi tempat penyelenggaraan pameran flora tahunan Ibu Kota. Diresmikan pada pertengahan tahun 2018 lalu, ada beberapa spot menarik di kawasan yang terkenal dengan Patung Pembebasan Irian Barat ini. Anda pun tak dikenakan biaya untuk beraktivitas di Lapangan Banteng.

Atraksi air mancur menari dengan sorotan lampu berwarna dan gambar hologram paling mencuri perhatian pengunjung. Lalu, deretan panel yang bertuliskan sejarah peristiwa Pembebasan Irian Barat juga sering jadi tempat berfoto. Terakhir, area bermain anak dan fasilitas olahraga membuat pengunjung betah berlama-lama di sini.

Monumen Nasional
Di balik bangunan yang menjadi landmark Jakarta, banyak pengetahuan sarat sejarah yang bisa Anda pelajari ketika mampir ke Monumen Nasional. Dibuka untuk umum sejak 12 Juli 1975, Anda dapat mempelajari sejarah perjuangan bangsa lewat relief di sekitar Monas, Museum Sejarah Nasional di ruang bawah tanah, dan Ruang Kemerdekaan di bagian cawan monumen.
Nikmati pemandangan indah kota Jakarta dari ketinggian dengan naik ke pelataran Monas. Anda pun tak perlu bayar mahal-mahal untuk masuk ke bangunan ini. Cukup membayar Rp10.000 untuk anak dan Rp20.000 untuk dewasa.

Planetarium Jakarta
Jika Anda ingin mengajarkan anak ilmu astronomi, ajak mereka di Planetarium Jakarta yang berlokasi di Taman Ismail Marzuki. Selain melihat simulasi langit, Anda juga dapat menikmati galeri yang memajang aneka benda luar angkasa dengan penjelasan detil. Namun, karena jadwal pertunjukan dan tempat duduk terbatas, Anda wajib datang pagi-pagi untuk antre membeli tiket pertunjukan.
Loket buka sejak pukul 08.00 dengan jadwal pertunjukan bisa Anda lihat di situs resmi Planetarium Jakarta. Harga tiket masuk pun ramah di kantong, yaitu Rp7.000 untuk anak dan Rp12.000 untuk dewasa.

Museum Nasional
Berlokasi di Jalan Medan Merdeka Barat, atau sisi barat Monumen Nasional, Anda dapat mengunjungi Museum Nasional. Terkenal pula dengan nama Museum Gajah lantaran patung gajah yang berdiri di bagian depan bangunan, museum ini menyimpan koleksi benda-benda antik dari masa lampau.

Arca peninggalan kerajaan Hindu atau Budha, keramik, prasasti, buku langka, tekstil, dan barang kerajinan dapat Anda jumpai di sini. Dengan harga tiket masuk Rp2.000 untuk anak dan Rp5.000 untuk dewasa, Anda bisa mengajak seluruh anggota keluarga menjelajahi masa lalu di Museum Nasional.

Kebun Binatang Ragunan
Kebun Binatang Ragunan adalah tempat wisata favorit keluarga Jakarta. Tidak hanya berinteraksi dengan hewan saja, Anda juga dapat berpiknik di tengah kawasan Ragunan yang dipenuhi pohon-pohon rindang. Suasana sejuk dan asri membuat Anda lupa bahwa tengah berada di Jakarta.
Memiliki sekitar 171 spesies flora dan 270 spesies fauna, kebun binatang ini menawarkan harga tiket masuk terjangkau, yaitu Rp3.000 untuk anak dan Rp4.000 untuk dewasa. Murah sekali, ya?

Nah, sekarang Anda tidak ragu lagi untuk memesan tiket pesawat online ke Jakarta.Jika ada kendala mengenai rencana perjalanan Anda, tersedia layanan refund dan reschedule yang mudah. (Der/Ulm)

Asyiknya Berkunjung ke Destinasi Wisata Ramah Anak di Yogyakarta

Taman Gembira Loka. (istimewa)

MALANGVOICE – Sejak dulu, Kota Yogyakarta telah menjadi salah satu magnet wisata terbesar di Pulau Jawa. Kekayaan budaya serta kearifan masyaratnya yang ikonik membuat kota ini selalu menjadi pilihan teratas bagi para wisatawan yang hendak merasakan nuansa asli khas tanah Jawa.

Seiring dengan waktu, ada semakin banyak destinasi wisata yang dibuka dan hotel murah di Yogyakarta. Hal ini membuat kota tersebut tidak pernah sepi dikunjungi meski di luar musim liburan.
Pada dasarnya, hampir semua kawasan wisata di Yogyakarta dapat dikategorikan sebagai destinasi ramah anak. Sebagai referensi pribadi, ada 4 destinasi wisata ramah anak yang bisa Anda jadikan pilihan utama, apa saja?

Kebun Binatang Gembira Loka

Kebun Binatang Gembira Loka di Yogyakarta adalah pilihan yang sangat direkomendasikan. Selain bisa mendekatkan anak pada alam, Anda juga dapat memberikan sejumlah edukasi seputar dunia binatang pada si kecil.

Selain menyaksikan aneka hewan langka dan menarik, Anda juga bisa mengajak si kecil untuk melakukan sejumlah aktivitas seru, seperti menunggang gajah, masuk ke gua replika, dan mengendarai perahu bebek.

Taman Pintar

Jika sang buah hati memiliki rasa ingin tahu yang besar dan menyukai hal-hal bertema sains, Taman Pintar Yogyakarta adalah lokasi wisata yang perlu Anda datangi. Di tempat ini Anda dan si kecil bisa melakukan banyak aktivitas unik, seperti berkunjung ke Planetarium dan menyaksikan peragaan ilmiah di Science Theater.

Tak hanya itu, Taman Pintar juga memiliki sejumlah wahana pendukung yang tak kalah menarik untuk disinggahi, seperti Kampung Kerajinan, Gedung Oval, Gedung Kotak, dan Wahana Bahari. Fasilitas-fasilitas tersebut dirancang untuk mengakomodasi anak dari berbagai umur, mulai dari yang paling kecil hingga yang sudah remaja.

De Mata Trick Eye Museum

De Mata Trick Eye Museum adalah sebuah museum ilusi yang membuat Anda dan si kecil dapat mengambil berbagai foto unik. Tempat wisata yang berada di basement XT Square Yogyakarta ini memiliki lebih dari 100 latar foto 3 dimensi dengan berbagai tema, mulai dari kawasan bersalju, gunung berapi, hingga dinosaurus.

Aneka latar yang menarik dijamin tidak akan membuat si kecil bosan untuk singgah di sini. Berkat animo masyarakat yang tinggi, De Mata kini telah membuka beberapa wahana baru seperti De Arca dan Dwalik yang turut mengusung konsep wahana illusi.

Jogja Bay

Iklim Jogja yang dikenal agak panas membuat kawasan taman bermain air sangat populer dikunjungi oleh orang dewasa dan anak-anak. Bagi Anda yang ingin merasakan keseruan bermain air di kota ini, taman air Jogja Bay adalah destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan.

Berada di daerah Maguwoharjo yang memiliki banyak hotel murah, Jogja Bay menghadirkan konsep wisata air terpadu dengan beragam fasilitas pendukung. Beberapa fasilitas yang bisa Anda coba adalah Memo Racer, Bekti Adventure, Timo-Timo Rider, dan Ziggy Giant Barrel.

Selain keempat destinasi wisata di atas, Yogyakarta sejatinya masih menyimpan banyak tempat menarik lain yang aman dan ramah anak.(Der/Aka)

Liburan Bersama Anak, Siapkan Lima Hal ini!

Liburan bersama anak. (Mamamia)

MALANGVOICE – Berlibur bersama anak adalah momen yang paling ditunggu sebuah keluarga. Namun, banyak yang beranggapan berlibur bersama anak itu sangat repot, terlebih jika sang anak masih kecil dan suka rewel.

Sebetulnya berlibur bersama anak dan keluarga tidak perlu dikhawatirkan. Hanya cukup persiapan yang baik sebelum berangkat. Mulai kesiapan mental, kesehatan dan peralatan.

Nah, MVoice sudah merangkum beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum berangkat berlibur ke luar kota. Apa saja?

Pakaian
Berapa lama Anda akan bermalam di luar kota? Durasinya akan menentukan berapa banyak pakaian si kecil yang harus Anda bawa. Selain pakaian yang disimpan di koper, selalu biasakan membawa satu set pakaian ganti di tas jinjing Anda. Tidak ada yang pernah tahu kapan anak akan keringat sampai gobyos atau ketumpahan air. Bila perlu, tambahkan pula satu set pakaian ganti untuk Anda, Tidak usah repot membongkar koper kan?

Mainan
Lamanya perjalanan, belum lagi lalu lintas yang macet, pasti membuat anak merasa bosan. Alihkan perhatian si kecil dengan membawakan beberapa mainan favoritnya. Usahakan tidak memberikan gadget selama perjalanan darat, khususnya dengan mobil. Berikan saja mainan seperti mobil-mobilan, boneka, atau ajak ia bernyanyi dan bermain sederhana bersama-sama.

Stroller atau gendongan
Mana yang membuat Anda lebih nyaman, terutama jika Anda bepergian dengan balita. Stroller cocok dibawa jika Anda hendak menjelajah tempat luas dengan jalanan yang juga sudah rapi. Anda pun tidak perlu lelah menggendong si kecil. Sebaliknya, gendongan lebih praktis untuk Anda yang senang berjalan kaki dan menjajal wisata alam. Pilih tipe yang Anda kuasai benar ya, sehingga waktu Anda tidak habis hanya untuk mengatur posisi gendongan.

Camilan dan air minum
Meski Anda akan mudah menjumpainya di berbagai destinasi wisata, membawa camilan dan air minum dari rumah itu lebih irit lho. Selain bisa menyesuaikan dengan selera anak, Anda juga tidak usah repot-repot menghentikan kendaraan atau menunggu pramugari datang menyajikan makanan. Baru saat makan siang atau makan malam bisa mengandalkan restoran maupun warung makan.

Obat-obatan
Kalau yang ini wajib hukumnya, berapa pun usia anak. Beberapa obat-obatan dasar yang dapat Anda bawa antara lain penurun demam, obat batuk pilek, vitamin, obat antialergi, minyak kayu putih, dan plester. Tambahkan juga obat pribadi Anda, siapa tahu dibutuhkan sewaktu-waktu. Jangan lupa bawa termometer untuk membantu Anda mengecek suhu tubuh si kecil.

Itulah 5 perlengkapan wisata yang harus Anda bawa saat bepergian dengan anak. Hal paling penting lainnya adalah soal penginapan. Kalau berlibur bersama keluarga, pastinya harus menginap di tempat yang aman, nyaman, dan murah. Solusi paling tepat adalah booking hotel dengan aplikasi Airy.

Kemudahan pembayaran juga membuat Anda tidak perlu pusing-pusing lagi mencari hotel.
(Der/Ulm)

Bukan Mobil Biasa, Ini ‘Buick 1910 Tonneau’ di Museum Angkut

Buick 1910 Tonneau di Museum Angkut (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Museum Angkut di Kota Batu memang jadi destinasi menarik. Kini museum makin keren dengan adanya mobil merk ‘Buick 1910 Tonneau’. Mobil itu merupakan mobil keluaran General Motors – Amerika tahun 1900 an.

Operasional Manager Museum Angkut, Endang A Shobirin mengatakan jika mobil ini awal masuk ke Museum Angkut sekitar tahun 2013 dan berhasil dihidupkan di tahun 2016.

“Mobil ini menjadi koleksi tertua disini. Mobil ini diproduksi pertama pada 1904 dengan mesin katup overhead. Dan masuk ke Museum Angkut pada tahun 2013,” ujarnya saat ditemui MVoice.

Diketahui mobil ini dulunya digunakan masyarakat Eropa dan Amerika golongan bangsawan. Karena tergolong mahal dengan kategori mobil touring.

Meski terkesan mobil kuno,q mobil ini ternyata sudah menjadi mobil canggih di zamannya. Menggunakan mesin empat silinder dengan katup overhead push-rod dan didukung 2.400 CC. Tak hanya itu saja, mobil berbahan bakar premium ini mampu menghasilkan 24 – 40 tenaga kuda dengan kecepatan mencapai 60 km per jam.

Hal unik lagi dari mobil ini ternyata lampu depan di sisi kiri dan kanannya menggunakan lampu minyak layaknya lampu delman zaman dahulu. Selain itu ada 2 lampu yang menggunakan bahan karbit.

“Jadi kita menyalakan lampunya cukup dengan menggunakan korek api gas pada katup dalam lampunya hingga menyala,” pungkasnya.

Launching mobil kuno ini sengaja dilakukan di perayaan ulang tahun Museum Angkut yang ke – 5. Dan juga sekaligus menandai transformasi besar-besaran Museum Angkut sebagai wahana wisata sekaligus edukasi kepada pengunjung.(Der/Aka)

Bermula dari Hobi, Kini Jadi Ladang Rezeki

Wisata Jeep Batu Agro Rakyat (AR) Adventure Sudarmono saat berada di Coban Talun (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Wisata Jeep Batu Agro Rakyat (AR) Adventure Sudarmono memiliki mobil Jeep yang awalnya hanya sekedar hobi. Kini, setelah adanya wisata Jeep, masyarakat Tulungrejo, Kota Batu menjadikannya ladang rejeki bagi masyarakat.

Dari pantauan MVoice, sebanyak 9 mobil Jeep tipe 4X4 berdehem dengan kerasnya saat dipanasi. Tak berselang lama, terdengar imbauan dari balik spiker yang memecah canda tawa wisatawan di rest area Sidomulyo, Kota Batu. Hal tersebut tanda agar penumpang bersiap menaiki mobil yang berkapasitas maksimal 4 hingga 5 orang itu.

Para wisatawan yang sudah menunggu sejak pukul 08.00 WIB pun sorak sorai keceriaan. Tak sabar, mereka ingin segera menaiki dan menjelajahi alam Kota Batu. Setelah satu persatu naik dan dirasa lengkap. Para sopir yang sejak tadi memanasi mobilnya langsung berkode dengan jari jempolnya.

Operator Wisata Jeep Batu Agro Rakyat (AR) Adventure Sudarmono memaparkan jika pemandangan tersebut, setiap minggunya seakan tak pernah absen. Bahkan, dua hingga tiga kali dalam seminggu selalu menghiasi rest area yang berada di depan pasar Sidomulyo itu.

“Jadi, Wisata Jeep ini wisata jelajah yang berbasis pertanian. Yang mana mereka kita ajak mengitari perkebunan apel terbesar se-Asia. Tepatnya di Gades,” ujarnya saat ditemui MVoice.

Dia juga menceritakan, perbedaan wisata Jeep tersebut dengan lainnya. Selama empat jam, para wisatawan akan diajak menjelajahi beberapa tempat di Tulungrejo, Kota Batu. Mulai dari perkebunan dan berlanjut ke Pura Luhur Giri Arjuna. Setelah itu, mereka akan menjajal jalur offroad di hutan pinus dan sungai di Coban Talun.

Saat melewati perkebunan, wisatawan akan disuguhi aneka macam edukasi pertanian. Kemudian para sopir akan memberikan pengetahuan ke wisatawan terkait tanaman di perkebunan tersebut. Mulai dari kebun sayur hingga buah-buahan. Selanjutnya, saat melewati jalur offroad para wisatawan akan dipacu adrenalinnya dengan melewati jalur-jalur berlumpur. Tak sedikit dari mobil yang mereka tumpangi ada yang mogok. Bahkan, ada yang sampai harus di ganti. Malah, saat awal mula merintis pada tahun 2014 lalu Jeepnya mogok 20 kali. Waktu itu dirinya mengantar wisatawan dari Malaysia.

Momon sapaan akrabnya juga menjelaskan selain memfokuskan pada edukasi. Wisata Jeep itu juga memberdayakan masyarakat. Karena, Jeep yang digunakan miliknya masyarakat sekitar. Sehingga, wisata Jeep tersebut diberi nama Agro Rakyat (AR) Adventure.

Diketahui, anggota yang ikut dalam AR Adventure tersebut pekerjaan utamanya petani. Sehingga, Jeep itu hanya sekedar hobi bagi anggotanya. Disisi lain, adanya wisata Jeep itu juga dengan tujuan mengenalkan wisata alam di Kota Batu. Karena, selama ini yang masih banyak di kenal oleh kebanyakan masyarakat wisata itu saja.

Saat ini, wisata Jeepnya itu sudah memiliki 100 personel. Sebanyak 50 personel dari masyarakat sendiri dan 50 personel dari komunitas. Meski begitu, dirinya tetap mendahulukan miliknya masyarakat. Karena, beberapa kali dirinya juga sering kewalahan karena banyaknya tamu. Bahkan, dirinya pernah dalam satu hari mengerahkan 140 unit kendaraan.

Selama enam tahun, berbagai wisatawan belahan dunia pun sudah menjajal wisata Jeepnya itu. Salah satunya dari Malaysia, Singapura, Prancis hingga Belanda. “Awal mula berdiri, kami langsung dapat tamu dari Malaysia itu,” pungkas pria Asli Dusun Junggo, Tulungrejo, Kota Batu itu.((Der/Aka)

Menikmati Akhir Pekan dengan Main Mobil Offroad

Ilustrasi mobil offroad milik Wisata Jeep Batu Agro Rakyat (AR) Adventure saat melakukan offroad di Coban Talun (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Bagi Anda penggemar mobil offroad, akhir pekan mungkin menjadi waktu paling ditunggu-tunggu. Dengan menghabiskan waktu di lintasan dan membejek gas mobil 4×4 seperti menjadi vitamin setelah sepekan bekerja.

Tapi sebelum Anda bermain tanah dan lumpur, ada berbagai persiapan yang harus diperhatikan demi faktor keselamatan dan kepuasan dalam melakukan petualangan offroad.

Pada dasarnya untuk melalui lintasan offroad semua mobil standar berpenggerak 4×4 sudah cukup bagi Anda yang ingin uji adrenalin. Namun selain persiapan kendaraan, ada hal lain yang harus diingat dan diperhatikan sebelum menaklukkan rute yang ingin dilewati.

Melansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, berikut, tips aman bermain offroad:

1. Skill Mengemudi di Lintasan Offroad

Selain mobil yang akan digunakan untuk offroad, pengalaman dan kemampuan mengemudi di lintasan offroad merupakan hal mutlak agar mampu melintasi trek offroad. Karena lintasan tersebut menuntut pengemudi untuk bisa menguasai emosinya.

Diakrenakan jika tidak bisa mengendalikan emosi, selain bisa memperlama waktu tempuh, kemungkinan munculnya kerusakan atau tidak lolos melintasi suatu rintangan akan menjadi lebih besar.

2. Mempersiapkan Bahan Bakar Cadangan

Persiapan bahan bakar cadangan menjadi hal yang penting sebelum melakukan petualangan yang menantang menelusuri alam bebas menggunakan mobil offroad. Karena di alam bebas, seperti di tengah hutan, pastu akan jauh dari peradaban dan tidak ada penjual bahan bakar. Oleh sebab itu, ketersediaan bensin cadangan sangat penting saat melakukan perjalanan tersebut.

3. Gabung dengan Klub Offroad, jika Belum Berpengalaman

Kalau memang Anda belum punya pengalaman dan baru pertama kali mencoba, sangat disarankan untuk bergabung dengan klub offroad. Atau menumpang dulu dengan kendaraan offroad lain yang sudah berpengalaman. Jangan melakuannya sendiri ke alam bebas, karena sangat berbahaya. Karena Standar safety untuk offroad yang berlaku umum adalah minimal berdua atau akan lebih baik lagi jika bertiga.

Bergabung dengan klub akan menjadi pilihan terbaik karena bisa menambah ilmu sekaligus berbagi pengalaman. Terakhir yang tidak kalah penting, adalah jangan arogan dan selalu menjaga kelestarian lingkungan.(Der/Aka)

Komunitas