Liburan Akhir Tahun, Jalan-Jalan ke WESB Yuk!

WESB di Jalan Ir Soekarno. (Istimewa)

MALANGVOICE – Liburan akhir tahun, jangan lupa untuk mampir ke salah satu tempat wisata terbaru Kota Batu. Anda bisa mengunjungi Wisata Edukasi Susu Batu (WESB), yang memiliki wahana wisata dan spot foto menarik serta edukasi pengolahan susu yang higienis.

WESB berlokasi tepatnya di Jalan Ir Soekarno, di seberang Jatim Park 3. WESB baru saja diresmikan pertengahan Desember 2018. Dengan tiket masuk sebesar Rp 50 ribu, wisatawan bisa mendapatkan produk susu dan voucher makan.

WESB punya beragam wahana seperti wahana edukasi proses produksi susu, hingga packaging. Ada pula proses pengolahan yogurt higienis. Semua proses ini bisa Anda lihat di wahana Milk Factory.

Selanjutnya ada pula wahana Farm House. Di wahana ini, wisatawan bisa melihat proses pengolahan berbagai jenis kripik, cokelat, dan anekah cemilan khas Batu lainnya. Ada pula teknik pengolahan pakan ternak unggul berkualitas.

Direktur WESB, Sembodo, menyebutkan, ada beberapa wahana spot foto menarik di WESB. Spot foto itu antara lain garden flower yang luas, kincir angin khas seperti di Belanda atau Eropa.

“Spot foto di buat khas negara Belanda. Seperti kincir angin itu banyak ditemui di Belanda,” tukasnya beberapa waktu lalu.

Selain itu, lanjut Sembodo, ada wahana lain seperti outdoor, play ground indoor dan anak, plaza bunga, food court, kolam, labirin, area ketangkasan dan edukasi biogas.

Untuk diketahui, WESB merupakan wisata edukasi yang dibangun KUD Kota Batu bekerja sama dengan PT Maju Usaha Bersama milik Paul Sastro Sandjojo.

“Kami berharap wisatawan di Kota Batu tidak hanya menikmati panorama alamnya saja, tapi juga mendapatkan ilmu pengolahan dan produksi susu higienis,” pungkasnya. (Hmz/Ulm)

Yuk Nikmati Sensasi Jet Coaster Slide Hawai Waterpark

Keseruan Pengunjung Wahana Jet Coaster Slide (Istimewa)

MALANGVOICE – Wahana baru milik Hawai Waterpark Jet Coaster Slide merupakan salah satu andalan wisata di Malang Raya yang menggunakan teknologi terbaru.

Salah satu pengunjung Hawai Waterpark, yang menyempatkan diri untuk mencoba Jet Coaster Slide, Sofyan (38) warga Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember mengatakan, wahana Jet Coaster Slide ini sangat menyenangkan.

“Seru banget, untuk mencobanya harus punya nyali besar karena ini menantang adrenalin,” ucapnya.

Awalnya, lanjut Sofyan, untuk mencobanya bimbang dan takut, namun setelah merasakannya bikin ketagihan.

“Awalnya bimbang antara iya dan tidak. Tapu setelah meluncur, terasa kaya berseluncur di air. Kita kayak diombang-ambingkan, pokoknya seru banget,” jelasnya.

Sementara, Owner Hawai Waterpark, Yogi Kurniawan mengatakan, Jet Coaster Slide ini merupakan salah satu teknologi terbaru dalam dunia water slide.

“Kami mendatangkan langsung dari Turki, karena salah satu pemasok peralatan manufacturing terbaik yang banyak digunakan di negara Eropa,” ungkapnya.

Jet Coaster Slide ini, lanjut Yogi, memiliki tikungan tajam dan tanjakan serta turunan yang berliku-liku dengan kemiringan hampir 45 derajat dengan dorongan air dari ketinggian yang membuat penikmat wahana dengan menggugah andrenalin yang terasa di angkat dan di jatuhkan dengan sensasi tersendiri.

“Meski memiliki sensasi tersendiri tapi jelas lebih aman. Untuk itu kami juga mengawal para pengunjung dengan lifeguard yang sudah teruji standar Eropa,” jelasnya.

Akan tetapi, tambah Yogi, penambahan wahana Jet Coaster Slide ini memiliki kepentingan untuk menyongsong tahun 2019 dengan memberikan wahana yang istimewa bagi masyarakat. Namun, pihaknya melarang bagi pengunjung yang memiliki latar belakang sakit jantung supaya tidak mencobanya.

“Kami ingin memberikan hiburan yang selalu terbaru bagi masyarakat,” pungkasnya. (Hmz/Ulm)

Lebih Instagrammable, Yuk Foto Ala Noni Belanda di Kusuma Agrowisata

Foto-foto kumpulan dari pengunjung. (Instagram Kusuma Agrowisata)
Foto-foto kumpulan dari pengunjung. (Instagram Kusuma Agrowisata)

MALANGVOICE – Meski Malang Raya sering turun hujan beberapa hari terakhir, jangan urungkan niatmu untuk berlibur di luar ruangan saat weekend nanti. Tak ada salahnya kamu mencoba berwisata mencoba beragam spot foto menarik, seperti yang ditawarkan oleh Kusuma Agrowisata Batu.

Kusuma Agrowisata menyiapkan aneka spot menarik tematik. Ada spot foto berbentuk bunga matahari tinggi nan lebar menjuntai ke udara bakal menyambut wisatawan yang ingin membuat feed instagram lebih keren. Ditambah pemandangan alam disekitar, pengunjung bisa dengan leluasa melihat keindahan alam di Kota Batu.

Selain itu, pengunjung bisa menyewa aneka kostum khas Belanda atau kostum pedesaan mulai dari harga Rp 15 ribu- Rp 25 ribu /orang. Kostum ini akan lebih memercantik sesi foto pengunjung. Di Kusuma Agrowisata terdapat spot bangunan kincir angin khas Belanda dan gubuk-gubuk khas persawahan di pedesaan.

Sementara itu, Marketing Marketing Kusuma Agrowisata Kota Batu, Hanna Febri Nikita menyatakan spot foto tersebut memang sengaja dihadirkan menjelang libur akhir tahun untuk menyambut wisatawan yang berlibur.

“Biasanya libur akhir tahun, wisatawan itu membeludak. Kita ingin menyuguhkan nuansa yang baru, jadi mereka kesini tidak sekedar mampir tapi memang benar – benar berkesan nantinya,” ucapnya.

Salah satu wisatawan, Intan Nurmawaddah, mengaku senang bisa berfoto ria dengan temannya. Meski belum pernah ke Belanda, setidaknya spot foto di Kusuma Agrowisata bisa menjadi alternatif baru menarik dan unik.

“Bagus sih, saya sewa kostum sama teman-teman. Foto disini enaknya sore atau pagi gitu, soalnya sejuk suasananya, jadi pas banget,” kata wanita asal Kota Mojokerto ini.(Hmz/Aka)

Keliling Wisata Jatim Park Group Bisa Naik Angkutan Gratis

Kendaraan angkot yang disediakan Jatim Park Group. (Anja a)

MALANGVOICE – Kabar gembira untuk para wisatawan Jatim Park. Kini belasan kendaraan angkutan gratis tersedia untuk wisatawan yang ingin menjelajah wahanabwisata Jatim Park Group.

Kendaraan warna-warni terpakir rapi di halaman masuk Jatim Park 3, Jumat (16/11). Wisatawan yang menggunakan kendaraan ini akan dimanjakan dengan fasilitas AC dan TV.

Direktur Umum Jatim Park 3, Suryo Widodo menyampaikan penyediaan angkutan gratis tersebut demi meningkatkan pelayanan kepada wisatawan yang berkunjung ke Jatim Park Group.

“Kami berusaha meningkatkan pelayanan melalui ini. Harapannya, mereka yang datang biar tidak perlu susah mencari kendaraan untuk menikmati semua wahana dari Jatim Park Group ini,” katanya saat ditemui wartawan.

Melalui angkutan gratis ini, wisatawan bisa berkeliling ke berbagai area Jatim Park Group. Mulai Jatim Park 1, 2, 3, Museum Angkut, Eco Green Park, Predator Fun Park, dan wisata yang lainnya.

Selain itu, kunjungan wisata di Kota Batu diharapkan mengalami peningkatan. Sehingga Kota Batu bisa berhasil menerapkan tujuan utamanya sebagai Kota Wisata Batu dikancah nasional dan internasional.

“Semoga ini menjadikan kemudahan bagi wisatawan, dan menjadikan Kota Batu semakin sukses dikancah wisata yang diminati nasional bahkan internasional,” pungkasnya. (Der/Ulm)

Menu Rahasia Rengginang Lorjuk Khas Madura

Makanan olahan dari lorjuk (blog.traveloka)

MALANGVOICE – Madura dikenal sebagai kota yang memiliki banyak sekali kebudayaan dan ciri khas di dalamnya, salah satunya adalah kuliner.

Salah satu makanan khas yang berasal dari Madura adalah Lorjuk. Lorjuk merupakan kerang bambu yang umumnya terdapat di pantai pesisir ataupun perairan di Pulau Madura. Kerang ini berbeda dengan kerang pada umumnya, bentuknya kecil dan panjang serta memiliki cangkang yang berwarna kecoklatan dengan garis – garis coklat kehijauan.

Untuk mendapatkan lorjuk ini masyarakat Madura memanfaatkan momen saat laut sedang pasang sehingga banyak lorjuk yang terjebak dalam alat tangkap yang dibuat dengan sangat sederhana.

Sedikit Informasi tentang Lorjuk

Masyarakat Madura memanfaatkan lorjuk untuk disantap sebagai jajanan ataupun bahan penyedap masakan sehingga makanan terasa jauh lebih nikmat. Lorjuk juga bisa dikonsumsi secara langsung sebagai masakan yang digunakan sebagai lauk utama ataupun bisa juga dicampurkan dengan kuliner yang lain misalnya soto.

Bentuknya yang sedikit kecil serta kesulitan untuk memperolehnya menjadikan kerang bambu yang satu ini memiliki harga yang agak mahal bila dibandingkan dengan olahan kerang lainnya.

Untuk menyiasati adanya lonjakan harga yang drastis, para pedagang mengolah lorjuk menjadi campuran yang gurih dan enak pada rengginang dan juga kacang.

Olahan Rengginang Lorjuk Khas Madura

Cemilan yang satu ini memang mudah untuk dibuat namun membutuhkan waktu yang cukup lama, sebab melalui beberapa tahapan yang sangat panjang seperti proses penjemuran yang memakan waktu hingga beberapa hari sampai benar – benar kering.

Cita rasa dari rengginang lorjuk memang tidak begitu jauh dengan rengginang pada umumnya, namun ciri khas dari rengginang ini adalah bentuknya yang sangat unik yang menjadikan ciri khas dari masyarakat Madura. Rasanya yang gurih menjadikan rengginang lorjuk menjadi makanan favorit orang Madura. Berikut ini merupakan bahan yang dibutuhkan untuk membuat rengginang lorjuk serta proses pembuatannya :

a. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat rengginang lorjuk

Bahan – bahan yang dibutuhkan untuk membuat rengginang dari kerang bambu adalah beras ketan yang putih sebanyak 1 kg, daun jeruk sekitar 5 lembar, ketumbar yang sudah dihaluskan sebanyak 1 sendok teh, garam sebanyak 1 sendok teh, air panas kurang lebih 500 ml, lorjuk atau kerang bambu yang sudah dikupas sebanyak 250 gr, santan kelapa sebanyak 300 ml, minyak yang digunakan untuk menggoreng rengginang lorjuk yaitu sekitar 1 liter, dan juga bawang putih yang sudah dihaluskan terlebih dahulu sekitar 5 siung saja.

b. Cara membuat rengginang lorjuk

Proses pembuat rengginang lorjuk yakni pertama beras ketan yang sudah disiapkan sebelumnya harus Anda cuci terlebih dahulu hingga bersih dan rendam beras ketan tersebut selama kurang lebih 5 jam. Setelah di rendam, beras ketan dikukus sampai memadat dan diangkat.

Langkah selanjutnya, siramlah kukusan beras ketan dengan air panas sambil Anda aduk terus sampai merata. Biarkan beras tersebut hingga 10 menit, atau sampai sedikit mengering dan tuangkan santan kelapa. Setelah itu, Anda bisa menambahkan bumbu yang sudah dihaluskan sebelumnya dan juga garam. Aduk kembali hingga beras ketan menyatu dengan bumbu dan santan.

Setelah itu, kukus kembali hingga matang dan beras ketan menjadi empuk. Cetak lah beras ketan tersebut menjadi bentuk yang Anda inginkan. Jemur rengginang yang sudah dibentuk di bawah sinar matahari langsung selama kurang lebih 3 hari atau hingga betul – betul mengering.

Setelah kering, angkat dan panaskan minyak goreng terlebih dahulu. Setelah itu, masukkan rengginang dan gorenglah hingga mekar. Rengginang lorjuk siap untuk dinikmati.(Der/Aka)

Mirip Sakura, Tabebuya Kuning Bermekaran di Pendem Jadi Spot Foto Warga

Tabebuya Kuning bermekaran indah diserbu warga. (Humas Pemkot Batu)
Tabebuya Kuning bermekaran indah diserbu warga. (Humas Pemkot Batu)

MALANGVOICE – Kota Jepang terkenal dengan bunga sakuranya saat musim semi. Indonesia juga punya pohon cantik peneduh jalan jenis Tabebuya Kuning. Pohon ini tampak bersemi dengan bunga kuning layaknya pohon sakura.

Setiap hari rata-rata ratusan orang lebih hanya untuk berfoto dengan bunga di kanan dan kiri jalan raya sekitar Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Pusdik Arhanud), Pendem, Junrejo, Batu

Seperti diungkapkan warga Cirebon yang sedang kuliah di Malang, Leni, bunga tabebuya tak kalah cantik dari bunga sakura. Warnanya kuning mencolok sangat menarik dijadikan objek selfie bersama kawan-kawan.

“Bagus banget kayak bunga sakura,” katanya.

Bahkan pengendara motor dari luar kota, tak mau ketinggalan momen. Mereka memarkir motor di pinggiran jalan raya dan mengambil foto di pinggir jalan.

Untuk diketahui, bunga tabebuya kuning hanya mekar satu sampai dua kali dalam setahun. Bunga-bunganya akan tumbuh pada tiap-tiap ranting pohon. Ketika itu tampilan pohon tabebuya akan berubah signifikan, yang awalnya hanya ditumbuhi daun akan berubah menjadi pohon yang ditumbuhi ribuan kuntum yang dapat membuat mata menjadi segar. Sebagian ahli pertamanan berpendapat bahwa pohon tabebuya merupakan pohon sakuranya Indonesia.(Der/Aka)

Kampung Cantik, Destinasi Anyar di Kota Batu

Kampung Cantik. (Anja a)
Kampung Cantik. (Anja a)

MALANGVOICE – Jalan-jalan ke Kota Batu jangan lupa berkunjung ke salah satu kampung tematik. Kali ini, ada kampung tematik baru, namanya Kampung Cantik di Kecamatan Batu. Seperti namanya, area dan rumah di kawasan kampung ini dihiasi ornamen dan berbagai mural menarik.

Saat memasuki area ini akan disambut dengan gapura bertuliskan dengan ‘Kampung Cantik’. Gapura ini cukup menarik karena dibalut dengan bunga mawar terbuat dari kantong plastik bekas warna merah, ungu dan putih. Pengunjung bisa berselfie ria di depan gapura.

Selain pada gapura, dinding-dinding tembok, beberapa jalan juga dihiasi dengan mural. Lalu juga ada hiasan-hiasan yang menggantung pada setiap gang yang dibuat dari bahan bekas seperti gelas plastik air mineral dan bahan bekas lainnya.

Camat Batu, Aries Setiawan, mengatakan, kampung tematik di Kecamatan Batu tidak bersifat sementara, melainkan diharapkan ada untuk seterusnya. Pihaknya akan berusaha untuk mengelola dan melakukan perbaikan dan peremajaan fasilitas kampung tematik yang sudah ada.

“Hadirnya kampung tematik ini bukan sementara, melainkan akan terus ada. Akan dibenahi kalau sudah kurang bagus,” kata Aries.

Kampung tematik ini diwujudkan untuk mengangkat desa atau kelurahan di Kota Batu sebagai jujukan wisata. Selain itu juga mewujudkan visi Pemerintah Kota Batu, yaitu ‘Desa Berdaya Kota Berjaya’.

Pelaksana Tugas (plt) kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono menambahkan hadirnya kampung tematik itu tentu bisa menjadi pilihan destinasi bagi wisatawan.

“Kampung tematik ini hadir agar wisatawan bisa datang dan menunjukkan bahwa Kota Batu punya banyak destinasi wisata dengan kersihan lingkungannya. Wisatawan tidak hanya berkunjung ke destinasi wisata buatan atau alam yang sudah ada, tapi juga kampung tematik,” ujar Imam.(Der/Aka)

Festival Kampung Tani Sukses Pikat Wisatawan Lokal dan Mancanegara

Foto-foto gelaran Festival Kampung Tani. (Anja a)

MALANGVOICE – Festival Kampung Tani bertajuk ‘Living In Harmoni’ sukses pikat wisatawan lokal maupun mancanegara. Event tahunan ini digelar setiap akhir pekan 8-9 September, 15-16 September, dan 22-23 September 2018 di Kampung Wisata Tani, Kelurahan Temas, Kota Batu.

Mulai dari masyarakat sekitar, wisatawan lokal dan mancanegara selalu meramaikan setiap eventnya. Mahasiswa asing tertarik menyaksikan aneka tarian tradisional dan juga pentas yang dihelat di Kampung Wisata Tani. Beberapa mahasiswa asing asal Somalia, Malaysia dan Singapura pun pernah berpartisipasi mengikuti workshop kesenian.

Lurah Temas, Bambang Hari, mengungkapkan, pihaknya sengaja menggelar event tersebut agar masyarakat mengetahui budaya hingga lomba tradisional yang dimainkan para petani.

”Selain memberikan wawasan kepada mereka tentang budaya, kami juga memberikan edukasi sedikit tentang keterampilan,” jelas Bambang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono mengatakan kegiatan di Kampung Wisata Tani selain upaya memikat wisatawan, juga untuk mengapresiasi dan mewadai kreativitas dan juga seni budaya yang ada di Kelurahan Temas.

“Ini sudah menjadi agenda tahunan di sini. Karena memang setiap desa memiliki cara tersendiri, khususnya dalam menggelar selamatan desa,” ungkap Imam.

Selamatan desa yang dimaksud, kata Imam Suryono, dikarenakan 75 persen warga Temas berprofesi sebagai petani.

Kegiatan ini juga merupakan pemberdayaan masyarakat yang memiliki kelompok seni. Melihat memang di Kota Batu ini memiliki kurang lebih hingga 300 kelompok seni.

“kami ingin kelompok seni dan budaya melestarikan kebudayannya sendiri,” tuturnya.

Imam berharap, tahun depan Festival Wisata Kampung Tani lebih banyak memikat wisatawan khususnya mancanegara. Apalagi pihaknya sudah meluncurkan kalender event Khusus Kota Batu 2019. (Der/Ulm)

Yuk! Nikmati Pesona Alam Kampung Wisata Kungkuk di Perbukitan

Lokasi wisata Kampung Kungkuk. (Anja a)

MALANGVOICE– Jika kamu ingin menghabiskan hari libur dengan menikmati pesona alam, maka berkunjunglah ke Kampung Kungkuk.

Kampung Wisata Kungkuk merupakan salah satu wisata alam yang terletak di Dusun Kungkuk, Desa Punten dan dikelilingi perbukitan dengan udaranya yang sejuk.

Koordinator Umum Kampung Wisata Kungkuk, Suwito Pamungkas, mengatakan Kampung Kungkuk ini juga merupakan sekolah alam.

“Disini fokusnya edukasi, objek pembelajaran. Tamu yang datang kesini bisa langsung berinteraksi dengan aktivitas manusia,” katanya saat ditemui MVoice.

Suwito menjelaskan, Kampung Kungkuk menawarkan belasan paket yang menunjang aktivitas rekreasi edukatif semisal petik jeruk, ternak kelinci, wisata UKM dan outbond. Selain itu, pengunjung bisa memanfaatkan homestay, dan camping ground.

“Mayoritas tamu di sini rombongan. Jadi kami sediakan banyak paket. Setiap objek wisatanya ada unsur edukasinya namun tetap menjunjung kearifan lokal,” katanya.

Menurut Suwito, tak sedikit tamu yang datang dari luar kota. Diantaranya, Depok, Yogyakarta, Bali, Surabaya dan Luar Jawa. Disisi lain, kampung ini juga tengah dalam tahap pengembangan baik fasilitas maupun penambahan wahana, seperti kolam renang atau tempat main anak.

“Kami berupaya menciptakan suasana senyaman mungkin untuk pengunjung. Harapan kami pengunjung semakin banyak dan tentunya Kampung Kungkuk juga semakin dikenal,” pungkasnya. (Hmz/Ulm)

The Onsen Hotspring Resort, Berasa Jalan-Jalan di Jepang

Onsen Hotspring resort. (anja a)
Onsen Hotspring resort. (anja a)

MALANGVOICE – Bagi kamu yang ingin merasakan suasana Jepang, kini tidak harus jauh-jauh pergi langsung ke negeri Sakura itu. Kamu hanya perlu pergi ke The Onsen Hotspring Resort di Jalan Raya Arumdalu, Songgoriti, Kota Batu Jawa Timur.

Pertama kali masuk ke kawasan resort ini kamu akan disambut pemandangan perbukitan dengan tanaman sakura indah. Menariknya, para tamu bisa menikmati fasilitas pemandian air panas dan juga menyewa pakaian khas Jepang, Yukata.

Di kolam pemandian air panas Genki Onsen, kamu bisa merasakan relaksasi berendam dalam air bersuhu 40 derajat celcius yang kaya akan mineral.

Berendam air panas. (Anja a)
Berendam air panas. (Anja a)

“Berendam air panas bisa menghilangkan pegal-pegal dan juga menyehatkan. Air panas Genki Onsen kaya mineral dan cocok untuk relaksasi bersama keluarga,” kata Public Relation, Adista Anggraini, saat dijumpai MVoice, Sabtu (15/9).

Selain pemandian air panas, kamu juga bisa menyewa kostum yukata. The Onsen Hotspring Resort menyewakan yukata wanita Rp 150 ribu/2 jam, dan Rp 100 ribu/2 jam untuk yukata pria.

foto-foto dengan Yukata. (Anja a)
foto-foto dengan Yukata. (Anja a)

Tak cukup disitu, pengunjung juga bisa mencicipi menu makanan Jepang di Fushimi Japanesse Cuisine Restaurant sembari menikmati pemandangan danau angsa dan Gunung Banyak.

Pengunjung juga bisa menikmati pemandangan dan juga berfoto ria dengan latar belakang The Onsen Hotspring Resort. Selamat mencoba!(Hmz/Aka)

Komunitas