Resmi Dilaunching, Ini Jersey Ketiga Arema FC Musim Kompetisi 2020

Jayus Hariono menggunakan jersey ketiga Arema FC musim kompetisi 2020. (deny rahmawan)
Jayus Hariono menggunakan jersey ketiga Arema FC musim kompetisi 2020. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC melaunching jersey terbaru untuk kompetisi Liga 1 musim 2020. Uniknya, jersey yang dikenalkan adalah jersey ketiga.

Bertempat di Arema FC Store, jersey ketiga ini resmi diperkenalkan ke publik oleh manajemen yang diwakilkan Media Officer, Sudarmaji dan manajer store, Tjiptadi Purnomo, Jumat (20/12).

“Kami banyak mengevaluasi soal jersey dari musim sebelumnya. Kali ini jersey yang dikenalkan banyak hal baru,” kata Sudarmaji.

Jersey ketiga ini didominasi warna abu-abu gelap dengan bermotif khusus di bagian bawah. Uniknya lagi semua tulisan sponsor dan logo menggunakan warna emas.

Sudarmaji menjelaskan, warna abu-abu dan emas ini diharap bisa jadi inspirasi seluruh komponen tim karena tepat pada 10 tahun lalu Arema menjuarai Liga Indonesia yang dulu bernama ISL.

“Tentu warna ini dominan yang menginspirasi juara musim 2010. Semoga tim ada semangat luar biasa mengawali musim 2020 nanti,” jelasnya.

Sementara itu di sesi launching ini, Arema FC menyiapkan seribu jersey yang akan dijual dengan menggunakan tagline 10 years of victory.

“Kami berusaha menyiapkan bagaimana nanti jersey ketiga ini lebih sering dipakai. Entah itu saat pramusim atau di kompetisi resmi,” tandas Tjiptadi. (Der/ulm)

Sempat Diwarnai Pelemparan Flare Lawan Bali United, Ini Komentar Pelatih Arema FC

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija. (dok. Liga 1 2019)
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija. (dok. Liga 1 2019)

MALANGVOICE – Arema FC menumbangkan Bali United di Stadion Kanjuruhan dengan skor 3-2, Senin (16/12). Kemenangan ini mengangkat posisi Singo Edan ke peringkat 7 klasemen sementara Liga 1 2019.

Kemenangan ini sempat ternoda akibat pelemparan flare ke lapangan dari tribun ekonomi. Wasit pun terpaksa menghentikan pertandingan di menit 86.

Peristiwa ini menarik perhatian pelatih Arema FC, Milomir Seslija. Ia mengatakan bisa jadi aksi oknum Aremania itu karena protes atas hasil buruk selama beberapa laga.

“Saya tidak bisa menjelaskan secara rinci. Yang jelas saya berharap dengan skor tadi semua enjoy, tapi dengan kondisi itu pasti akan ada denda untuk Arema,” kata Milo, sapaan akrabnya.

Meski begitu, pelatih asal Bosnia ini tetap memberi hormat dan terima kasih kepada Aremania yang mendukung di Stadion Kanjuruhan di laga home terakhir.

“Paling penting kami masih butuh support, terima kasih Aremania yang sudah dukung kami di sini di pertandingan terakhir kandang. Mungkin semua melihat hasil, tapi bagaimana kita bermain orang tak peduli,” lanjutnya.

Diketahui Arema FC menang 3-2 dari gol yang diciptakan Ridwan Tawainella (18′), M Rafli (26′) dan Nasir (68′). Sedangkan gol Bali United diciptakan Aldino Herdianto (14′) dan Irfan Bachdim (48′).

“Saya juga apresiasi kepada seluruh pemain, termasuk Arthur dan Rafli. Di menit akhir mereka cedera tapi bisa tunjukkan kerja keras yang bagus,” ujar Milo. (Der/Ulm)

Akhiri Rekor Buruk, Arema FC Kalahkan Bali United 3-2

Arema FC vs Bali United. (MVoice)

MALANGVOICE – Arema FC sukses bangkit dari hasil buruk setelah mengalahkan Bali United di lanjutan Liga 1 2019. Tim Singo menang dengan skor tipis 3-2.

Bertanding di Stadion Kanjuruhan, kedua tim sama-sama ngotot menyerang. Arema FC yang membutuhkan poin justru lebih dahulu kebobolan dari tim yang sudah dipastikan juara Liga 1 2019 ini.

Gol secara mengejutkan dicetak Aldino Herdianto di menit 14. Ia memanfaatkan kesalahan antisipasi kiper Utam Rusdiana yang luput memegang bola. Kesalahan itu dibayar mahal dengan gol dari tendangan keras di dalam kotak penalti. Skor 0-1.

Dengan kondisi cuaca hujan di Kabupaten Malang tak menyurutkan niat Arema FC untuk membalas gol. Beruntung skuat arahan Milomir Seslija itu tak menyiakan kesempatan dari serangan sayap.

Ridwan Tawainella berhasil menyamakan kedudukan setelah sepakannya membentur pemain belakang Bali United dan berbelok ke gawang. Bola tak bisa ditepis kiper Samuel Reimas. Skor imbang 1-1.

Beberapa menit berselang, tim Singo Edan berhasil mencetak gol kedua. Kali ini lewat aksi M Rafli yang memanfaatkan umpan silang. Dengan tenang pemain Timnas U-23 ini memperdaya kiper. Skor 2-1 bagi tuan rumah.

Di babak kedua pertandingan semakin seru. Tim Bali United bisa menyamakan kedudukan dari aksi Irfan Bachdim di menit 48. Gol ini mengubah papan skor menjadi 2-2.

Di pertengahan babak kedua, Arema FC terus menekan lawan. Hasilnya di menit 76, Nasir mampu membuat timnya unggul. Pemain pengganti ini sukses membobol gawang Samuel Reimas dari sontekan kaki kirinya. Skor menjadi 3-2.

Di menit 86, pertandingan sempat terhenti karena ulah oknum suporter yang menyalakan flare. Wasit memilih menghentikan permainan demi keamanan pemain.

Tak lama setelah pertandingan berlanjut, tidak ada gol tercipta. Arema FC berhak atas tiga poin dan memutus rekor buruk enam pertandingan sebelumnya. Untuk sementara Singo Edan naik ke peringkat 7 klasemen sementara dengan raihan 46 poin.(Der/Aka)

Hanif Sjahbandi Dapat Pelajaran dari Kekalahan Telak Lawan Persebaya Surabaya

Hanif Sjahbandi berusaha merebut bola dari lawan. (deny rahmawan)
Hanif Sjahbandi berusaha merebut bola dari lawan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Gelandang Arema FC, Hanif Sjahbandi, mengaku banyak belajar dari kekalahan besar timnya melawan Persebaya Surabaya.

Laga derbi Jatim ini berakhir dengan skor 4-1 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (12/12).

“Memang pertandingan itu mengingatkan saya kalau kami banyak kekurangan. Ini pelajaran berharga bagi saya dan teman-teman,” katanya.

Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Arema FC di enam laga terakhir. Sebelum lawan Persebaya, tim Singo Edan dibantai PSIS Semarang dengan skor 5-1.

Lawan terdekat Arema FC adalah menjamu Bali United. Ini juga menjadi lawan berat bagi skuat arahan Milomir Seslija karena tim lawan merupakan pemuncak klasemen dan dipastikan menjuarai Liga 1 2019 karena poin tak terkejar tim lain.

Laga tersebut akan tersaji di Stadion Kanjuruhan pada 16 Desember sekaligus laga kandang terakhir Arema FC. (Der/Ulm)

Pelatih Arema FC: Kami Lambat Bertahan dan Menyerang

Milomir Seslija. (deny rahmawan)
Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC tampil buruk saat melawan Persebaya Surabaya di lanjutan Liga 1 2019, Kamis (12/12). Laga di Stadion Batakan, Balikpapan, ini berakhir dengan skor 4-1.

Persebaya Surabaya tampil impresif sejak menit awal memberikan gol pembuka sekaligus gol penutup di laga bertajuk derbi Jatim itu.

Empat gol tim tuan rumah diciptakan Aryn Williams (3′), David da Silva (27′), (90-2), dan Diogo Campos (78′). Sedangkan gol hiburan dicetak Hamka Hamzah (90+2).

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengaku kecewa dengan hasil ini. Selama pertandingan ia menilai anak asuhnya sering membuat kesalahan sehingga dihukum dengan gol lawan.

“Kami lambat dalam bertahan dan menyerang. Kami pantas kalah,” ujar Milo, sapaan akrabnya.

Pelatih asal Bosnia ini menambahkan, tak semestinya Arema FC bermain seperti itu. Saat menguasai bola tidak bisa mengancam gawang Persebaya dan membiarkan si Bajul Ijo melakukan counter attack.

“Sepak bola tak hanya bertahan dan menyerang. Tapi kami kadang tak optimal dan terorganisir,” tandasnya.

Kekalahan ini membuat Arema FC turun peringkat ke posisi 10 klasemen sementara sekaligus memperpanjang rekor tak pernah menang di enam pertandingan sebelumnya. (Der/Ulm)

Persebaya Libas Arema FC 4-1

Persebaya vs Arema FC. (MVoice)
Persebaya vs Arema FC. (MVoice)

MALANGVOICE – Persebaya Surabaya sukses mengalahkan Arema FC di partai derbi Jatim putaran kedua Liga 1 2019. Laga di Stadion Batakan, Balikpapan ini berakhir dengan skor 4-1.

Bertindak sebagai tuan rumah, Persebaya Surabaya langsung menekan tim tamu. Hasilnya menit 4, Aryn Williams menciptakan gol pertama bagi timnya lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola sempat membentur Hamka Hamzah sebelum berbelok ke gawang Utam Rusdiana.

Unggul satu gol tak menyurutkan serangan Persebaya. Tim berjuluk Bajul Ijo kembali mencetak gol kedua lewat aksi David da Silva di menit 27.

Berawal dari serangan balik, David da Silva berhasil melewati beberapa pemain dan melesakkan bola ke gawang Singo Edan. Skor 2-0.

Pertandingan berlanjut di babak kedua, Arema FC berupaya menekan dari awal. Makan Konate membuka peluang pertama di paruh kedua dengan tembakan keras. Sayang, bola masih jauh di atas mistar gawang Miswar Saputra.

Alih-alih berhasil membuat gol, Arema FC malah kembali kebobolan lewat aksi Diogo Campos. Pemain asal Brasil ini sukses memanfaatkan kesempatan dari umpan silang dan menceploskan bola ke gawang Utam Rusdiana. Skor 3-0.

Arema FC baru mendapat hadiah gol hiburan dari kaki Hamka Hamzah di menit 90+2. Sang kapten Singo Edan ini menyarangkan bola dengan tendangan kerasnya. Skor berubah menjadi 3-1.

Di satu menit akhir Persebaya Surabaya menutup pertandingan dengan gol kedua David da Silva. Gol ini mengubah papan skor menjadi 4-0.

Kemenangan ini membuat Persebaya Surabaya merangkak ke peringkat 4. Sedangkan Arema FC belum bisa bangkit dari raihan buruk beberapa pertandingan terakhir. Kini skuat asuhan Milomir Seslija berada di posisi 10 klasemen sementara Liga 1 2019.(Der/Aka)

Persebaya Ingin Menang Terhormat Lawan Arema FC

Persebaya vs PSS. (dok Liga 1 2019)
Persebaya vs PSS. (dok Liga 1 2019)

MALANGVOICE – Persebaya Surabaya akan menjamu Arema FC di putaran kedua Liga 1 2019, Kamis (12/12). Duel tim bertajuk derby Jatim ini akan digelar di Stadion Batakan, Balikpapan.

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengatakan, timnya saat ini punya modal bagus melawan Arema setelah membungkam Bhayangkara FC 4-0.

“Kami miliki modal bagus, sampai pertandingan ke enam dapat hasil positif. Kami ingin meneruskan tren positif ini dengan tiga poin besok sore,” katanya.

Meski begitu, Aji Santoso tak ingin meremehkan lawannya ini. Aji sendiri pernah menukangi Arema FC di musim 2017, sehingga ia tahu bagaimana kekuatan tim Singo Edan.

“Lawan Arema pasti tak mudah, perlu perjuangan keras dan fokus. Saya yakin mudah-mudahan dapat poin maksimal,” katanya.

Namun begitu, ia menekankan pada pemain bahwa pertandingan besok harus berjalan sportif. Pasalnya, Persebaya dan Arema memiliki rivalitas tinggi.

“Saya ingin kalau Persebaya menang dengan terhormat. Saya ingin main bagus dan sportif,” tandas Aji. (Der/Ulm)

Move On dari Kekalahan, Konate Fokus Lawan Persebaya

Makan Konate saat menghadang pemain lawan. (deny rahmawan)
Makan Konate saat menghadang pemain lawan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pemain Arema FC, Makan Konate berusaha move on dari hasil buruk di kandang PSIS Semarang.

Menurut Konate, kekalahan 5-1 ini karena Arema FC kurang beruntung. Padahal seluruh pemain dikatakannya sudah bermain maksimal.

“Kami hanya kurang beruntung. Kami coba beberapa momen menyerang, tapi serangan kami tak berbahaya,” katanya.

“Kami juga tak bisa buat proses bagus untuk cetak gol,” Konate melanjutkan.

Pemain asal Mali ini menambahkan, hasil buruk harus segera dilupakan. Pasalnya masih ada pertandingan lain yang menunggu. Terdekat melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada 12 Desember.

“Kami akan fokus lawan Persebaya Surabaya dan InsyaAllah optimistis ambil poin. Sisa pertandingan kami akan kejar maksimal,” tandasnya. (Der/Ulm)

Pelatih Arema FC Kecewa Dapat Hasil Buruk dari Kandang PSIS Semarang

Milomir Seslija. (deny rahmawan)
Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC mengalami kekalahan telak dari PSIS Semarang, Minggu (8/12). Skor pada laga yang dihelat di Stadion Moch Soebroto ini berakhir dengan skor 5-1.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, tak mampu membendung kekecewaannya. Hasil ini dinilai akibat banyak kesalahan yang dibuat pemainnya sehingga tim lawan dengan mudah mencetak gol.

“Ini hasil yang sangat mengecewakan. Kami padahal memulai laga dengan bagus, tapi langsung kebobolan yang berawal dari lemparan ke dalam,” kata Milo sapaan akrabnya.

Pesta gol PSIS Semarang dimulai dari aksi Hari Nur (10′), kemudian dua gol dicetak Septian David (40′, 54′), Bruno Silva menyumbangkan satu gol di menit (62′) dan terakhir gol Komarudin (90+1). Arema FC hanya menciptakan satu gol lewat kaki Rifaldi Bawuoh (48′).

“Pemain kami panik karena kebobolan lagi di babak kedua. Saya tak bisa komentari gol lawan karena banyak kesalahan yang dibuat,” tandasnya.

Kekalahan ini membuat Arema FC turun peringkat di posisi 9 klasemen sementara Liga 1 2019. Selanjutnya Singo Edan akan menjamu Persebaya Surabaya. (Der/Ulm)

PSIS Semarang Permalukan Singo Edan 5-1

PSIS Semarang vs Arema FC. (Mvoice)
PSIS Semarang vs Arema FC. (Mvoice)

MALANGVOICE – PSIS Semarang mampu menaklukkan Arema FC di lanjutan putaran kedua Liga 1 2019, Minggu (8/12). Bertanding di Stadion Moch Soebroto, tim Laskar Mahesa Jenar menang telak 5-1.

Tim tuan rumah terlalu perkasa di pertandingan tersebut. Baru menit 10, PSIS Semarang sudah mencetak gol dari kaki Hari Nur. Ia memanfaatkan peluang lewat lemparan bebas yang gagal diantisipasi barisan belakang Singo Edan.

Masih di babak pertama, PSIS menggandakan keunggulan melalui aksi Septian David Maulana memanfaatkan umpan silang dari Hari Nur. Bola tak mampu ditepis Kartika Ajie, skor 2-0.

Di babak kedua, Arema FC mampu membalas gol. Rifaldi Bawuoh membuat pertandingan kembali panas lewat aksinya mengecoh kiper dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang di menit 49.

Tim tamu alih-alih menyamakan kedudukan justru kembali kebobolan. Lagi-lagi Septian David Maulana yang menjebol gawang Kartika Ajie. Kali ia sukses menyundul bola hasil umpan crossing corner kick di menit 54. Skor 3-1.

Unggul jumlah gol tak menyurutkan tensi serangan PSIS Semarang ke gawang Arema FC. Bruno Silva ikut dalam pesta gol setelah mencetak gol keempat bagi timnya di menit 62. Skor 4-1 bagi tuan rumah. Gol itu berawal dari kesalahan antisipasi kiper Kartika Ajie saat memblok bola.

Hasil itu sempat bertahan di 90 menit normal. Namun ternyata tim tuan rumah belum puas. Satu gol lagi diciptakan di waktu tambahan lewat aksi Komarudin lewat tandukannya.

Skor 5-1 akhirnya menutup pertandingan ini. Kekalahan ini sekaligus memperpanjang daftar Arema FC belum pernah menang di lima pertandingan sebelumnya. Hasil ini juga mengantar Singo Edan ke posisi 9 klasemen. (Der/Ulm)

Komunitas