30 November 2022
30 November 2022
21.2 C
Malang
ad space

RUPS Luar Biasa PT LIB, Arema Tetap Konsekuen Jalani Sanksi

Tatang Dwi Arifianto. (istimewa)

MALANGVOICE – PT LIB akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada Selasa (15/11).

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto, mengatakan, akan selalu mendukung apapun keputusan RUPS tersebut.

Meski demikian, mewakili manajemen Arema FC, Tatang mengaku akan tetap konsekuen dengan sanksi hukuman yang diterima Pasca-tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga: Pemkot Malang Terima WTP 11 Kali Berturut-turut, Bung Edi: Ini Wujud Kerja Keras Seluruh Elemen

Presiden PKS Lantik 471 Ketua DPRa se Malang Raya

“Secara umum sebenarnya kami menerima apapun hasil dari RUPS nanti, tapi secara moral kami tetap konsekuen dalam menjalankan hukuman yang sudah diberikan oleh Komdis PSSI,” ungkap Tatang.

Usai Owner’s Club Meeting Liga 1 2022 beberapa waktu lalu, muncul wacana terkait sistem kelanjutan kompetisi yakni antara home away atau sistem bubble. Selain itu, pada RUPS nanti juga akan dibahas mengenai ada tidaknya perubahan struktur di direksi PT LIB.

“Kita menghormati apapun nantinya yang menjadi keputusan RUPS, semua tentu memiliki semangat bersama agar kompetisi kembali bergulir,” tambah Tatang.

Berdasarkan surat keputusan Komdis, Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan dengan jarak minimal 250 kilometer dari home base hingga akhir musim kompetisi 2022-2023.(der)

Kembali Fokus Benahi Psikis Pemain, Arema Urung Gelar Uji Coba

Pelatih Arema FC, Javier Roca. (Dok. Liga1)

MALANGVOICE – Tim Arema FC memutuskan tidak menggelar laga uji coba dalam waktu dekat ini. Justru para pemain kembali diberi kesempatan libur sampai 13 November 2022.

Pelatih Arema FC, Javier Roca, mengatakan, uji coba pertandingan sudah dijadwalkan ulang. Hal ini dilakukan karena berbagai pertimbangan.

“Sebenarnya rencana uji coba sudah kita jadwalkan ulang, pertimbangannya adalah kondisi pemain,” kata Javier Roca.

Baca Juga: Dahan Pohon Jatuh Timpa Pemotor, Satu Tewas Luka Parah di Kepala

Kuliner Nusantara Rasa Bintang 5 Harga Kaki LimaTersaji di BSFF 2022 Kota Batu

Pelatih asal Chile ini mengaku, saat ini fokus penting adalah mengembalikan mental dan psikis pemain Pasca-tragedi Kanjuruhan yang terjadi 1 Oktober lalu.

“Latihan baru saja normal. Tapi tetap rasa masih sedih kita berusaha secepat mungkin bisa pulih. Semangat lagi untuk Aremania,” jelasnya.

Setelah menjalani libur, Dendi Santoso dkk akan kembali berlatih seperti biasa pada 14 November 2022.(der)

40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Crisis Center Arema Ditutup

Logo Arema FC. (Istimewa)

MALANGVOICE – Crisis center Arema FC resmi ditutup setelah menginjak 40 hari Tragedi Kanjuruhan pada Kamis (10/11).

Selama ini crisis center Arema sudah mengakomodir bantuan dan kebutuhan para korban berjumlah 322. Baik yang meninggal dunia, luka berat, bahkan luka ringan mendapat bantuan dengan nominal berbeda.

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT ABBI) Tatang Dwi Arifianto, menjelaskan, bantuan diberikan kepada 135 korban meninggal dunia sebesar Rp35 juta.

Baca Juga: Taekwondo Kabupaten Malang Sementara Sumbang 1 Medali Perunggu

Aremania Layangkan Tritura, Sutiaji: Tunjukan Malang Cinta Damai

Jumlah itu dirinci didapat dari bantuan dari Presiden Klub Rp10 juta, Direksi Rp10 juta dan Indosiar yang mempercayakan distribusinya kepada Crisis Center Arema FC sebanyak Rp15 juta.

“Selain korban meninggal, luka berat kami sampaikan yang masuk dalam data ada 24 orang sedangkan luka ringan sebanyak 163 orang, semua sudah mendapatkan bantuan,” jelas Tatang.

Dari 40 hari bekerja ini, tim crisis center Arema FC mendapatkan banyak pesan dari korban maupun keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

“Namun mereka juga sebagian besar menitipkan pesan agar kita bersama tegar dan bangkit serta mendukung penuntasan untuk mendapatkan keadilan yang obyektif,” ungkap Tatang.

Tatang menegaskan bahwa Arema FC dan Aremania adalah satu keluarga. Selayaknya sesama anggota keluarga, masing-masing memiliki tugas untuk saling menguatkan.

“Kita satu keluarga kami sangat ingin saling menguatkan. Kami terus berupaya untuk membantu, namun kami merasa masih banyak kekurangan, kekhilafan , kealpaan dalam turut membantu meringankan penderitaan korban, kami memohon maaf atas itu semua,” tutupnya.(der)

Aremania Layangkan Tritura, Sutiaji: Tunjukan Malang Cinta Damai

Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Aremania menandatangani tuntutan Tragedi Kanjuruhan. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Aremania melayangkan Tritura dalam pengusutan Tragedi Kanjuruhan yang sudah berjalan selama 40 hari.

Tuntutan itu diberikan kepada Wali Kota Malang, Sutiaji, saat menemui massa aksi solidaritas 40 hari Tragedi Kanjuruhan, Kamis (10/11) di Balai Kota Malang.

Adapun tiga tuntutan rakyat (Tritura) yang dikeluarkan Tim Gabungan Aremania bersama seluruh elemen masyarakat ini antara lain:

Baca Juga: Megathrust Korupsi di Kabupaten Malang Bakal Terjadi di OPD Lain?

Jalin Kemitraan, Maski Bantu Percepat Realisasikan Target PTSL 2025

1. Seret, tangkap, dan adili :
a. Seluruh aktor dibalik Tragedi Kanjuruhan 01 Oktober 2022.
b. Seluruh eksekutor lapangan Tragedi Kanjuruhan 01 Oktober 2022.
2. Jadikan Tragedi Kanjuruhan sebagai Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat bukan hanya sebagai Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Ringan.
3. Bayar segala kerugian yang diderita korban dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan 01 Oktober 2022 melalui mekanisme kompensasi dan restitusi.

Menanggapi itu, Sutiaji langsung memberikan tanda tangan dan stempel tuntutan massa tersebut. Ia mengatakan, tuntutan Tritura ini akan disampaikan kepada pemerintah pusat dan akan terus mengawal proses hukumnya.

“Nanti akan kami kirim ke pusat. Akan dilakukan sesuai kewenangan kami, ke kepolisian, presiden, Polhukam dan banyak lainnya untuk kawal aspirasi ini,” kata Sutiaji.

Menurutnya aspirasi ini bisa bermanfaat bukan hanya untuk arek-arek Malang saja, melainkan seluruh anak bangsa yang cinta perdamaian.

Orang nomor satu di Pemkot Malang ini kemudian mengapresiasi Aremania yang terus menunjukkan perdamaian.

“Ini menunjukkan kita semua sudah dewasa, mampu menunjukkan Malang cinta damai. Sampai hari ke 40 ini masih kita semua kawal dengan baik,” tegasnya.(der)

Gelar KLB, Waris Susanto Jabat Ketua Askot PSSI Kota Malang

Ketua Askot PSSI Kota Malang, Waris Susanto. (istimewa)

MALANGVOICE – Askot PSSI Kota Malang menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Swiss-belinn Malang, Kamis (10/11).

Agenda utama KLB ini adalah pemilihan Ketua Askot PSSI Kota Malang periode 2022-2027. KLB ini digelar karena Ketua PSSI Kota Malang periode 2021-2025, Haris Thofly mengundurkan diri beberapa waktu lalu. Imbasnya ada kekosongan pengurus yang ditinggalkan.

Hasilnya seluruh pemilik suara atau voters memilih Waris Susanto sebagai Ketua Askot PSSI Kota Malang. Waris terpilih secara aklamasi karena mendapat 43 suara dari 46 voters yang hadir.

“Dengan banyaknya dukungan ini otomatis memberi motivasi kerja lebih bagus. PSSI Kota Malang harus benar-benar berprestasi,” kata Waris.

Baca Juga: Hujan Deras Tak Padamkan Semangat Aksi Solidaritas 40 Hari Tragedi Kanjuruhan

Aremania Aksi Turun Jalan Gotong Ratusan Keranda di Momen 40 Hari Tragedi Kanjuruhan

KLB Askot PSSI Kota Malang. (Deny/MVoice)

Selanjutnya, Waris akan membenahi struktur PSSI Kota Malang dan melakukan pembinaan atlet usia dini.

“Terutama pembinaan usia muda, itu yang dipikirkan. Kami juga akan adakan kompetisi. Apalagi tahun depan ada Porprov, jadi semateng mungkin kita lakukan persiapan,” lanjutnya.

“Intinya tetap malaksanakan mandat ini sebaik mungkin, mengubah semuanya supaya lebih baik ke depan,” imbuh Waris.

Selain itu, ia juga akan memperbaiki kualitas wasit yang lebih profesional.

“Semua harus dibrnahi, termasuk wasit dan kompetisi. Saya tekankan wasit gak ada macem-macem, kalau ada kita buang langsung,” tegasnya.

Sementara itu Sekretaris KONI Kota Malang, Anang Fathoni, berharap dengan kepengurusan baru di PSSI Kota Malang ini mampu membawa prestasi di setiap ajang.

“Tentunya KONI inginnya prestasi. PSSI jangan mengulang kesalahan tahun lalu, pemain-pemain banyak dipermasalahkan panitia Porprov. Padahal sudah melalui regulasi, tapi di tengah perjalanan dipermasalahkan. Ke depan PO/PS saya yakin lihat kepengurusan yang baru PSSI bisa lebih baik,” harapnya.

Anang mewakil Ketua KONI Kota Malang, Edy Wahyono, siap memberikan support seluruh cabor agar mampu berprestasi dan membawa nama baik Kota Malang.

“Tentunya KONI sebagai pembina dari olahraga prestasI akan support penuh semua cabor demi prestasi,” tandasnya.(der)

Hujan Deras Tak Padamkan Semangat Aksi Solidaritas 40 Hari Tragedi Kanjuruhan

Aksi Aremania mengenang 40 hari Tragedi Kanjuruhan. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Hujan deras tak memadamkan semangat aksi solidaritas Aremania di momen 40 hari Tragedi Kanjuruhan, Kamis (10/11).

Ribuan massa ini datang bergerak dari Stadion Gajayana menuju bundaran Tugu Balai Kota Malang dengan membawa poster dan ratusan keranda sebagai simbol banyaknya nyawa berjatuhan dalam peristiwa itu.

Baca Juga: Aremania Aksi Turun Jalan Gotong Ratusan Keranda di Momen 40 Hari Tragedi Kanjuruhan

Dianggap Terapkan MBKM Secara Mandiri, Polinema Jadi Tuan Rumah Kampus Merdeka Fair 2022

Aksi Aremania. (Deny/MVoice)

Meski diguyur hujan deras, Aremania tetap melanjutkan aksi dengan membacakan tuntutan untuk mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan.

Aksi teatrikal. (Deny/MVoice)

Massa yang tergabung dari berbagai elemen ini turut mempersembahkan aksi teatrikal.

Kukuh Sunyoto sebagai maskot Arema menjelaskan aksi teatrikal ini menggambarkan bagaimana situasi saat Tragedi Kanjuruhan meledak pada 1 Oktober.

Ada aksi pemeran aparat keamanan menembaki penonton dengan gas air mata di tribun hingga melakukan tindakan represif yang menimbulkan suporter terluka.

“Menggambarkan suasana waktu itu. Banyak yang ditendang, diinjak, jadi tindakan itu memancing anak-anak turun ke lapangan. Saya tadi berperan agar meminta aparat tidak melakukan tembakan gas air mata,” kata Aremania asal Slorok, Sumberpucung.

Aksi teatrikal ini dikatakannya dilakukan secara spontan tanpa latihan.

“Ini spontan apa yang saya dan teman-teman alami waktu kejadian,” ujarnya sambil berharap keadilan untuk korban terus ditegakkan.(der)

Arema FC Gelar Doa Bersama dan Tahlil Peringati 40 Hari Tragedi Kanjuruhan

Doa bersama di Stadion Kanjuruhan. (istimewa)

MALANGVOICE – Manajemen Arema FC menggelar doa bersama dan tahlil dalam momen 40 hari Tragedi Kanjuruhan. Acara ini dilakukan pada Kamis (10/11) di kantor Arema, Kandang Singa.

Pada Tragedi Kanjuruhan yang merenggut 135 nyawa dan ratusan lain luka-luka ini terjadi pada 1 Oktober lalu.

Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) Tatang Dwi Arifianto, menjelaskan rangkaian acara diawali dengan khataman Alquran kemudian dilangsungkan doa bersama dan tahlil bersama para Ustad dari Yayasan Sunan Kalijogo, Blimbing, Kota Malang.

Baca Juga: 40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Sutiaji Perintahkan Seluruh Pegawai Pemkot Malang Pakai Baju Nuansa Hitam

40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Jurnalis Malang Raya Bentangkan Spanduk 37,5 Meter

“Sore setelah ashar akan dilakukan doa dan tahlil untuk mendoakan para korban yang wafat pada tragedi Kanjuruhan,” jelas Tatang.

Kegiatan tersebut juga akan diikuti oleh seluruh pemain, pelatih, official, karyawan, jajaran manajemen Arema FC serta Aremania juga dipersilakan hadir.

“Kami juga undang para ulama dan jemaah NU dari Klojen serta adik adik panti asuhan Yayasan Sunan Kalijaga Blimbing Malang,” ungkapnya.

Tatang sangat mengharapkan banyak pihak termasuk Aremania untuk bisa hadir dalam acara tersebut.

“Selain doa untuk para korban yang wafat agar husnul khotimah, amal ibadahnya diterima Allah SWT, serta keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan. Kami juga minta doa kesembuhan bagi yang mengalami luka luka, serta diberikan ketenangan batin dan pikiran. Segera kondisi Malang Raya dipulihkan, dan juga kami mendoakan agar apa yang menjadi tuntutan dan keinginan Aremania agar persoalan ini segera dituntaskan,” jelas Tatang.

Selain doa bersama di Kandang Singa pada 10 November 2022. Pemain Arema FC juga diagendakan hadir pada doa bersama yang diadakan di Stadion Kanjuruhan pada 9 November 2022.(der)

40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Sutiaji Perintahkan Seluruh Pegawai Pemkot Malang Pakai Baju Nuansa Hitam

Suasana doa bersama di depan Balai Kota Malang. (istimewa)

MALANGVOICE – Memperingati momen 40 hari Tragedi Kanjuruhan, Pemkot Malang mengeluarkan kebijakan mengenakan baju bernuansa hitam.

Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk empati dan duka cita mendalam yang dirasakan masyarakat bumi Arema atas tragedi yang merenggut 135 nyawa aremania dan ratusan korban luka-luka lainnya.

Wali Kota Malang, Sutiaji, memerintahkan seluruh jajaran ASN dan non ASN mengenakan pakaian bernuansa hitam selama dua hari mulai 9-10 November.

Baca Juga: 40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Jurnalis Malang Raya Bentangkan Spanduk 37,5 Meter

Perumda Tirta Kanjuruhan Tempuh Jalur Hukum, Bebaskan Tunggakan Tugu Tirta Rp1 M dengan Syarat

UIN Malang Segera Punya Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker

“Kebijakan ini untuk menyemai empati, tanda duka cita mendalam dengan mengenakan pakaian bernuansa hitam selama dua hari kedepan”, ungkap Sutiaji.

Kebijakan mengenakan pakaian bernuansa hitam telah disebarluaskan secara internal ke seluruh Perangkat Daerah. Hal ini diharapkan juga menjadi bentuk dukungan moril pada korban dan keluarga korban serta proses yang sedang berjalan saat ini.

Lebih lanjut Sutiaji mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengenang dan mendoakan para korban.

“Kita kenang mereka yang telah pergi, kita doaan semoga diampuni segala dosa, diterima segala amalan kebaikan, semoga khusnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT”, pungkasnya.(der)

Konsultan Asing Beri Saran Arema Percepat Pemulihan Pasca-tragedi Kanjuruhan

Manajer International Affair, Arema FC Fuad Ardiansyah dan Yusrinal Fitriandi. (istimewa)

MALANGVOICE – Konsultan sepak bola dari tiga negara memberi saran kepada Arema FC. Saran ini diterima manajemen Singo Edan pada pertemuan secara darin, Senin (7/11).

Beberapa saran dan masukan itu antara lain adalah berkolaborasi dengan banyak pihak dan memperketat pengamanan di dalam stadion. Tujuannya untuk mempercepat pemulihan tim Pasca-tragedi Kanjuruhan.

Manajer International Affair, Arema FC Fuad Ardiansyah, mengatakan, dalam pertemuan itu banyak sekali pembahasan.

Baca Juga: Berkas Penyidikan Tersangka Tragedi Kanjuruhan Dikembalikan Kejati Jatim

Kerugian Negara Penyelewengan BPHTB-PBB Tahun 2020 Tersisa Rp77,3 Juta

“Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ungkapnya.

Sistem pengamanan sendiri menjadi bagian penting kedepan. Hal ini berkaitan dengan mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi dan pertandingan berjalan dengan normal.

“Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” tambah Fuad.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu Konsultan, Badiuzzaman Jamhari menyatakan bahwa untuk bisa bangkit Arema FC memiliki modal yang cukup.

“Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” tambah Badiuzzaman Jamhari yang berdomisili di London.

Selain Badiuzzaman Jamhari, dau konsultan lainnya adalah Andrea Poggio dari Italia dan Soner Bicikci dari Turki. Dari Arema FC yang terlibat dalam diskusi tersebut selain Fuad Ardiansyah juga ada media officer Sudarmaji, manager bisnis Muhammad Yusrinal Fitriandi dan satu anggota tim pemulihan Ronnie Suhatril yang sudah tiba di Malang.(der)

600 Peserta Ikuti Whiz Prime Anniversary Run

Whis Prime Anniversary Run 5K. (istimewa)

MALANGVOICE – Sebanyak 600 peserta dari berbagai kalangan mengikuti Whiz Prime Anniversary Run 5K pada Ahad (6/11).

Event lari sejauh 5 km ini dimulai pukul 06.00 WIB dengan lokasi start di Stadion Gajayana Kota Malang. Selanjutnya pelari menuju Semeru, Ijen Boulevard, Kawi (MOG), kemudian melewati Gramedia dan Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang di Jalan Basuki Rahmat, Jalan Buring, Jalan Cerme, Simpang Balapan, ljen Boulevard, Perpus Malang, Semeru dan finish kembali ke Stadion Gajayana.

General Manager Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang, Azis Sismono, mengatakan, karena masih dalam suasana duka Tragedi Kanjuruhan, seluruh manajemen dan staf Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga: Sikapi Owners Club Meeting, Arema: Cukup Kami yang Jalani Sanksi Tanpa Penonton

Hasil Autopsi Jenazah Tragedi Kanjuruhan Butuh Waktu 8 Minggu

Whiz Prime Anniversary Run 5K. (istimewa)

Sebelum start lari pagi ini, panitia dan semua pelari memanjatkan do untuk para korban. Selain itu, setiap peserta yang mengikuti Anniversary Run menggunakan pita hitam di lengan sebagai tanda berkabung.

“Atas nama seluruh panitia yang terlibat saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak untuk partisipasinya yang sangat besar, yang telah mendukung terlaksananya acara hari ini sehingga dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” katanya.

Whiz Prime Anniversary Run ini merupakan rangkaian perayaan hari jadi hotel yang ke-5 yang jatuh setiap 11 November.

Salah satu peserta lari, Muridhotus Sholihah mendapat grandrprize Rp5 juta dalam acara ini. Mahasiswi FIK UM ini mengaku masih tidak menyangka.

“Awalnya gak nyangka, terima kasih Whiz Prime Hotel. Semoga kegiatan besar ke depan ada lagi,” kata anggota komunitas Free Runner Malang.

Selain itu Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang juga menyiapkan kegiatan sosial lainnya dalam rangkaian memperingati hari jadi yang ke-5 tahun ini.

Kegiatan tersebut berupa Donor Darah yang terbuka untuk umum pada 10 Nopember 2022 dan Bakti Sosial berbagi sembako serta makan siang ke salah satu Panti Asuhan di Kota Malang pada 11 November 2022.(der)