Pelatih Arema FC Akui Tak Mudah Mengalahkan PSM Makassar

Sylvano Comvalius merayakan golnya bersama skuat Arema FC. (deny rahmawan)
Sylvano Comvalius merayakan golnya bersama skuat Arema FC. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Milomir Seslija sangat puas dengan hasil kemenangan saat menjamu PSM Makassar di lanjutan Liga 1 2019. Laga di Stadion Kanjuruhan, Rabu (2/10) ini berakhir dengan skor 2-0.

Gol Arema FC diciptakan Sylvano Comvalius dan M Rafli di babak kedua. Atas hasil itu memperkokoh posisi Singo Edan di peringkat empat klasemen sementara.

“Setelah dua tahun kami sulit mengalahkan PSM. Sekarang kami bisa menang,” kata Milo, sapaan akrabnya.

Melawan PSM Makassar dikatakan pelatih asal Bosnia bukan hal mudah. Para pemainnya susah payah menembus pertahanan tim tamu dengan pertarungan strategi antar kedua pelatih.

“Ini adalah tim dengan taktik terbaik yang datang ke Kanjuruhan. Kami bermain sangat cepat dan saling serang. Tetapi kami bermain dengan sangat cerdas,” ucap pelatih 55 tahun.(Der/Aka)

Unggul Jumlah Pemain, Arema FC Sukses Kalahkan PSM Makassar

Arema FC vs PSM Makassar. (MVoice)
Arema FC vs PSM Makassar. (MVoice)

MALANGVOICE – Arema FC sukses mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0. Kedua tim bertemu di Stadion Kanjuruhan dalam lanjutan Liga 1 2019, Rabu (2/10).

Duel tim besar di Indonesia ini berjalan dengan tempo cepat sejak menit pertama. Hujan yang mengguyur Kabupaten Malang dan sekitarnya tak menurunkan tempo permainan.

Beberapa peluang tercipta di babak pertama, Raphael Maitimo di pertengahan pertama hampir saja mencetak gol andai tendangannya tak membentur mistar gawang yang dikawal Kurniawan Kartika Ajie.

Di pihak tuan rumah, kembalinya Dedik Setiawan memberi dampak kepada serangan Singo Edan. Sang pemain mempunyai peluang sebelum turun minum lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Sayang, bola masih melambung di atas mistar gawang.

Di babak kedua, Arema FC berhasil memecah kebuntuan. Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain karena Hasyim Kipuw nendapat kartu merah di menit 54, striker andalan, Sylvano Comvalius membuka skor bagi tuan rumah lewat tandukannya.

Pemain asal Belanda ini memanfaatkan kemelut di depan gawang PSM dengan mudah menyarangkan bola. Skor 1-0.

Di menit 72, M Rafli yang baru masuk menggantikan Dedik Setiawan langsung menggandakan keunggulan bagi Arema FC. Ia sukses mengelabuhi kiper Hilmansyah sekaligus mengubah papan skor menjadi 2-0.

Ketinggalan dua gol membuat PSM berupaya mengejar. Namun, usaha Marc Klok belum membuahkan hasil hingga pertandingan bubar.

Atas hasil tersebut, Arema FC berhak mendapat raihan tiga poin dan melanjutkan tren kemenangan dari pertandingan sebelumnya.(Der/Aka)

Kembali ke Kanjuruhan, Benny Wahyudi Tak Terpengaruh Tekanan Aremania

Darije Kalezic bersama Benny Wahyudi. (deny rahmawan)
Darije Kalezic bersama Benny Wahyudi. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Bek PSM Makassar, Benny Wahyudi, mengaku tak terpengaruh dengan tekanan suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan.

Pemain 33 tahun yang pernah lama membela Arema FC ini menyatakan siap memberi yang terbaik untuk PSM agar bisa meraih poin di lanjutan Liga 1, Rabu (2/10) nanti.

“Saya sangat semangat di pertandingan nanti. Masalah teror tidak ada masalah,” kata Benny.

Benny sendiri sudah tiga kali bertandang ke Stadion Kanjuruhan sebagai lawan Arema FC. Menurutnya tekanan suporter itu sudah biasa dan bukan hal baru lagi baginya.

Di sisi lain, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, bertekad ingin memutus rangkaian buruk pertandingan away tim berjuluk Juku Eja ini.

“Saya tekankan kepada seluruh pemain agar merasa lapar kemenangan meski bermain di laga tandang. Yang paling penting adalah seberapa besar kemauan pemain untuk menang,” katanya. (Der/Ulm)

Dedik Setiawan Diprediksi Tampil Lawan PSM Makassar

Dedik Setiawan. (deny rahmawan)
Dedik Setiawan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC mendapat tambahan kekuatan saat menjamu PSM Makassar di lanjutan Liga 1 2019, Rabu (2/10) di Stadion Kanjuruhan.

Lama tak bermain, Dedik Setiawan diprediksi bisa tampil bersama tim Singo Edan besok. Kembalinya pemain 25 tahun ini bisa jadi angin segar bagi Arema, pasalnya lini depan tim asal Malang ini belum tajam.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengatakan, kesempatan Dedik bisa main besok sudah ada. Namun ia masih melihat kondisi terakhir Dedik sebelum pertandingan.

“Dedik saya harap bisa bermain 50-60 menit, tergantung kemampuan dia dan tempo pertandingan. Kalau stabil ya bagus,” katanya.

Pelatih asal Bosnia ini menyatakan, Dedik punya motivasi tinggi untuk bermain setelah mendapat cedera lutut usai melawan Bhayangkara FC pada Juli 2019.

“Dia punya motivasi tinggi untuk kembali bisa bermain. Selanjutnya ia punya fisik yang harus dibenahi,” kata Milo.

Di lain sisi, Arema FC kehilangan tiga pemainnya. Arthur Cunha masih dibekap cedera, Hanif Sjahbandi dan Dendi Santoso dipanggil agenda Timnas Indonesia.

“Yang lain kondisinya masih bagus dan bisa memberi kesempatan pemain lain tampil,” tandasnya.(Der/Aka)

Arema FC Siapkan Formula saat Menjamu PSM Makassar di Kanjuruhan

Milomir Seslija bersama Rifaldi Bawuoh. (deny rahmawan)
Milomir Seslija bersama Rifaldi Bawuoh. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC siapkan formula khusus jelang hadapi PSM Makassar di laga lanjutan putaran kedua Liga 1 2019, Rabu (2/10) besok di Stadion Kanjuruhan.

Dikatakan pelatih Arema FC, Milomir Seslija, formula itu sudah disiapkan dari jauh hari untuk meredam agresivitas tim berjuluk Juku Eja tersebut.

“Kami harus bermain bagus melawan tim kuat. Saya tahu kualitas PSM dengan pemainnya, karena itu saya punya formula sederhana, yakni main bagus, maksimalkan kecepatan, dan bertarung habis-habisan,” kata Milo, sapaan akrabnya, Selasa (1/10).

Tak hanya itu saja, Milo berharap Hamka Hamzah dkk. mampu bermain pintar dan memanfaatkan kesempatan dengan baik.

“Kuncinya Arema harus cerdas memanfaatkan peluang. Arema juga butuh dukungan Aremania dan pemain harus punya motivasi lebih daripada fans,” tegasnya.

Singo Edan kini berada di peringkat 5 klasemen sementara Liga 1. Sedangkan PSM Makassar di peringkat 9. (Der/Ulm)

Demi Yuzu Indonesia Masters 2019, Tampilan GOR Ken Arok Disulap

Ketua Panpel Yuzu Indonesia Masters 2019, Achmad Budiharto. (deny rahmawan)
Ketua Panpel Yuzu Indonesia Masters 2019, Achmad Budiharto. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Kota Malang siap jadi tuan rumah penyelenggaraan event bulu tangkis internasional, Yuzu Indonesia Masters 2019.

Ajang bergengsi yang diikuti 281 pebulu tangkis dari 15 negara ini akan berlangsung di GOR Ken Arok, 1-6 Oktober.

Beberapa persiapan sudah dilakukan panitia penyelenggara. Dikatakan ketua panpel, Achmad Budiharto, persiapan penting adalah merombak venue GOR Ken Arok.

Achmad menjelaskan, GOR Ken Arok sudah sangat cocok untuk jadi tempat pelaksanaan turnamen lanjutan dari BWF World Tour Super 100 ini. Namun, perlu banyak perombakan.

“Seminggu sebelum dipakai kami mengerahkan petugas di sana buat bersih-bersih. Seluruhnya bersih sekarang dan berbeda tampilannya untuk event besok,” katanya, Senin (30/9).

Beberapa yang diubah panitia adalah lantai yang kotor, dan toilet. Achmad mengaku permasalahan toilet membuatnya agak pesimis ketika melakukan survei ke GOR Ken Arok.

“Pertama agak pesimis. Waktu datang dilihat kumuh luar biasa. Lantainya kotor, terutama toiletnya hampir tidak berfungsi. Tapi dari sisi layout bagus banget. Akhirnya kami sulap sekarang,” ujarnya.

Di dalam venue sudah dipasangi lampu berkapasitas 3.000 lux. Di luar venue ada bermacam-macam bazaar yang menyediakan makanan atau hiburan lain bagi penonton.(Der/Aka)

Pebulu Tangkis dari 15 Negara Siap Tampil di Yuzu Indonesia Masters 2019 Malang

Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama panitia dan pemain Yuzu Indonesia Masters 2019. (deny rahmawan)
Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama panitia dan pemain Yuzu Indonesia Masters 2019. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Event bulu tangkis internasional, Yuzu Indonesia Masters 2019 digelar di Kota Malang. Total 281 atlet dari 15 negara akan tampil di GOR Ken Arok mulai 1-6 Oktober.

Beberapa atlet peserta datang dari Tiongkok, Jepang, Thailand, India, Singapore, dan tentunya Indonesia.

Rangkaian dari BWF World Tour Super 100 ini lanjutan dari event sebelumnya yang digelar di Bangka Belitung debgan tajuk Bangka Belitung Indonesia Masters 2018.

Tahun ini, seluruh pemain akan memperebutkan hadiah USD 75.000. Selain itu para pemain dipastikan mengincar poin jelang Olimpiade Tokyo 2020.

Ketua Panpel Yuzu Indonesia Masters 2019, Achmad Budiharto, memastikan venue di GOR Ken Arok sudah sangat siap menggelar turnamen bergengsi tersebut. Bahkan ia menyebut konsepnya adalah sportainment. Konsep itu tak hanya menyajikan pertandingan seru, tapi juga menyediakan banyak bazaar dan hiburan menarik.

“Kami sudah izin dengan Pak Wali Kota Malang untuk me-make up GOR Ken Arok sedikit,” katanya.

Wali Kota Malang, Sutiaji, menyambut baik gelaran ini. Pria yang juga penghobi bulu tangkis ini berharap turnamen kelas internasional ini bisa sukses.

“Terima kasih sudah mempercayakan Kota Malang menjadi tuan rumah. Tentunya Malang akan memberikan sambutan yang terbaik kepada pebulu tangkis-pebulu tangkis dunia,” katanya.

Ditambahkan Ketua Pengprov PBSI Jatim, Oei Wijanarko Adi Mulya, banyak harapan dari turnamen ini.

“Harapan kami di turnamen ini meliputi tiga aspek. Pertama sukses perencanaan dan penyelenggaraan. Kedua adalah sukses prestasi dan yang ketiga, semoga turnamen ini memberikan manfaat untuk tuan rumah terutama masyarakat Malang,” tutur Wijanarko.

Yuzi Indonesia Masters 2019 dipastikan diikuti pemain-pemain kelas dunia demi perburuan poin jelang Olimpiade Tokyo 2020 tahun depan. Sebut saja dari Indonesia Fajar AlfIanIMuhammad Rian Ardianto dan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta.

Dari deretan pemain asing tercatat bintang muda Singapura, Yeo Jia Min, peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2019 asal Tiongkok, Du Yue ILi Yinhui dan ganda putra yang namanya sempat merajai persaingan papan atas dunia Zhang Nan dan Liu Cheng ikut ambil bagian di turnamen ini walaupun dengan pasangannya masing-masing. (Der/Ulm)

Tiga Pembalap Astra Honda Siap Hadapi Sirkuit Jerez

ilustrasi MPM
ilustrasi MPM

MALANGVOICE – Tiga pembalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) akan kembali tampil di seri balap CEV International Championship di Jerez de la Frontera, Spanyol, pada Minggu (29/9).

Mario Suryo Aji siap kembali bertarung di kelas CEV Moto3 Junior World Championship. Sementara itu, Gerry Salim yang akan bersaing di kelas CEV Moto2 European Championship akan didampingi oleh Andi Gilang yang mendapatkan wild card untuk kelas yang sama.

Pada seri keenam ajang balap CEV International Championship ini, Mario yakin dirinya mampu mencetak point pada akhir pekan ini. Berbekal posisi top 10 pada putaran terakhir sebelum jeda musim panas di MotorLand Aragon, Mario bertekad mencetak prestasi yang lebih baik di seri kali ini. Dengan tiga putaran tersisa di kelas Moto3 Junior World Championship, pebalap muda Indonesia ini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara, dengan 19 poin.

“Saya siap menghadapi balapan akhir pekan ini. Setelah menjalani balapan pada putaran sebelumnya di Aragon, saya semakin percaya diri, dan yakin mampu bersaing di grup terdepan pada balapan akhir pekan ini. Saya akan berusaha tampil maksimal untuk AHRT dan masyarakat Indonesia,” ujar Mario.

Gerry Salim berangkat ke Spanyol dalam kondisi terbaik setelah akhir pekan kemarin bersaing di Moto2 World Championship. Pelajaran berharga dari pengalaman berada di ajang balap tingkat dunia akan membuat Gerry lebih siap menjalani persaingan berikutnya di CEV, setelah absen pada balapan terakhir karena cedera yang didapat saat kualifikasi di MotorLand Aragon. Pembalap Astra Honda ini sudah pulih sepenuhnya untuk menjalani balapan di Jerez dan kini mengincar hasil bagus lagi di Moto2 European Championship. Gerry saat ini berada di urutan ke-17 klasemen sementara dengan 16 poin.

“Akhir pekan kemarin saya mendapatkan tambahan pengalaman ketika berkesempatan mengikuti balapan Moto2 World Championship di Aragon. Semoga pengalaman tersebut dapat menambah skill balap saya pada akhir pekan ini ketika turun di Sirkuit Jerez. Saya akan berusaha memberikan hasil terbaik untuk Indonesia, mohon doa dan dukungannya,” ujar Gerry.

Selain Gerry Salim, pada putaran keenam ajang balap CEV Moto2 World Championship pebalap binaan AHRT lainnya yaitu Andi Farid Idzihar juga akan turun mendampingi Gerry setelah mendapatkan kesempatan wild card yang kedua kalinya.

“Senang sekali saya bisa kembali mendapat kesempatan balap di CEV. Saya akan manfaatkan kesempatan di Jerez ini sebaik mungkin untuk bisa menunjukkan potensi saya. Semoga saya dapat mencatatkan hasil balap yang positif di akhir pekan ini,” ujar Andi.

CEV Moto3 Junior World Championship akan digelar Minggu (29/9/2019), pukul 16.00 WIB dan 19.00 WIB. Sementara CEV Moto2 European Championship akan berlangsung pada pukul 18.00 WIB. Balapan bisa disaksikan secara langsung lewat channel resmi FIM CEV di YouTube.(Der/Aka)

Kalahkan Usakti di Final, STIE Tribuana Juarai LIMA Volleyball Nationals Season 7

Tim STIE Tribuana juarai LIMA Volleyball Nationals Season 7 Malang. (deny rahmawan)
Tim STIE Tribuana juarai LIMA Volleyball Nationals Season 7 Malang. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Final LIMA Volleyball Nationals Season 7 mempertemukan dua tim kuat, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana (STIE Tribuana) Bekasi dan Universitas Trisakti (Usakti) di Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Jumat (27/9).

STIE Tribuana akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Usakti dengan skor 3-2 (21-25, 25-13, 25-23, 23-25, 15-9).

Selama lima set ini, STIE Tribuana sudah mengumpulkan 75 poin lewat permainannya dari total 109 poin yang didapatkan. Affin Drinata menjadi penyumbang angka terbanyak di laga ini dengan 18 poin. Pada laga ini, pemain yang melakukan umpan paling banyak adalah Rafly Padila Akbar dengan 40 assist.

Di sisi lain, permainan yang ditampilkan Usakti menciptakan 54 poin dari 95 poin yang dihasilkan selama lima set. Angka terbanyak dicetak I Gede Wira Yudha Putra dengan 21 poin. Usakti melakukan assist sebanyak 37 kali di laga ini, dan Johan Freederick Sanger melakukan 34 assist.

Dengan hasil ini, STIE Tribuana menjadi juara LIMA Volleyball Nationals Season 7. Mereka menjadi tim yang meraih gelar pertama fase Nationals. Musim lalu, tidak ada fase Nationals, tetapi LIMA Volleyball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference and Nusantara Conference Season 6.

Usakti, juara region Jakarta Raya, harus puas berada di posisi runner-up. Meski ada yang menang dan kalah, kedua tim ini sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya di LIMA Volleyball Nationals Season 7 ini.

“Kami senang bisa menjadi juara di Nationals ini. Kemenangan ini merupakan hasil dari jerih payah para pemain. Saya selalu mengatakan bahwa kalau mereka berjuang pasti akan ada hasilnya. Anak-anak bisa membuktikannya. Semoga mereka bisa menjadi mahasiswa yang tangguh dan bisa mengharumkan nama kampus dan bangsa,” kata pelatih STIE Tribuana, Delvi Amri.

Sementara itu, pelatih Usakti, Desi Ramdani, mengapresiasi prestasi yang sudah diraih anak didiknya.

“Kami memang ingin menang. Namun, kami dan STIE Tribuana merupakan senior dan junior. Oleh karena itu, siapa pun yang menang kami pasti akan menerimanya. Saya tetap bangga dengan prestasi yang sudah diraih anak-anak sampai sekarang,” katanya.

Posisi ketiga diduduki Universitas Mitra Karya (Umika). Tim tersebut tanpa otomatis naik ke peringkat tiga karena Unisma 45 Bekasi tak hadir atau WO.(Der/Aka)

Pelatih Arema FC Ungkap Keuntungan Laga Lawan Persib Bandung Ditunda

Milomir Seslija. (deny rahmawan)
Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC menggangap ada keuntungan dari penundaan laga melawan Persib Bandung. Kedua tim itu sejatinya dijadwalkan bertemu pada Sabtu (28/9).

Pertandingan kemudian ditunda lantaran tidak dikeluarkan izin dari kepolisian karena sedang fokus pengamanan unjuk rasa. Dengan begitu, Arema FC akan langsung bertemu PSM Makassar pada 2 Oktober.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengatakan, jeda panjang sebelum bertamu ke markas PSM Makassar ini dirasa bagus. Pasalnya bisa memberi kesempatan pemainnya untuk recovery.

“Paling tidak kita bisa siap penuh lawan PSM dan semua pemain kembali berlaga membela Arema,” katanya.

Diketahui, Arema FC memiliki banyak pemain cedera atau kondisinya tak fit. Sebut saja Johan Ahmat Farizi dan Dedik Setiawan. Nama terakhir sudah menepi sejak lama.

Selain itu, bagi Milo, sapaan akrabnya, tidak ada perubahan program latihan. Hanya saja pemainnya akan lebih banyak melakukan penyegaran kondisi serta sesekali diselingi dengan latihan intensitas tinggi.

“Kami punya program sama seperti persiapan lawan Persib,” tandasnya. (Der/Ulm)

Komunitas