Arema FC Bawa Hasil Negatif dari Kandang Borneo FC

Borneo FC vs Arema FC. (Arema FC)

MALANGVOICE – Arema FC kembali menelan kekalahan di kandang Borneo FC pada pertandingan pekan kedua Liga 1 2019, Rabu (23/5). Pertandingan yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda itu berakhir dengan skor 2-0.

Gol Borneo FC dicetak Ambrizal Umanailo di menit 57 dan digandakan Lerby Eliandry di menit 87.

Kekalahan ini menambah rekor negatif tim Singo Edan setelah sebelumnya dikalahkan PSS Sleman di pertandingan perdana Liga 1.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengatakan ada beberapa hal yang membuat timnya kalah malam kemarin. Salah satunya adalah banyak peluang yang tak bisa diselesaikan dengan sempurna.

“Babak pertama kedua tim main aman. Namun di babak kedua kami kurang memanfaatkan kesempatan. Setelah tertinggal gol, kami main terbuka dan menciptakan peluang bagi tim lawan,” ujarnya.

Hasil negatif ini tentu akan jadi bahan evaluasi di pertandingan selanjutnya. Milo, sapaan akrabnya mengatakan, pemain harus meningkatkan kerja keras dan keinginan memenangi laga.

“Kemarin ada yang hilang, yaitu kerja keras dan fighting spirit. Itu harus diperbaiki,” ujarnya.

“Arema harus punya keinginan lebih untuk menang di pertandingan selanjutnya,” singkat pelatih asal Bosnia.

Arema FC saat ini menjadi juru kunci di dasar klasemen Liga 1 2019. Selanjutnya Arema akan melawan Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan, 27 Mei mendatang. (Der/Ulm)

Pelatih Arema FC Ingatkan Pemain Harus Fokus

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Milomir Seslija mengingatkan para pemainnya agar tetap fokus saat menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (22/5).

“Pertandingan Liga 1 awal musim ini sangat berat. Tapi kami sudah tahu apa yang salah di tim, kami banyak kehilangan fokus dan berusaha memperbaikinya di pertandingan besok,” kata Milo, sapaan akrabnya.

Pelatih asal Bosnia ini menambahkan, kehilangan fokus bisa sangat berbahaya. Hal itu berkaca dari kekalahan di pertandingan pertama melawan PSS Sleman dengan skor 3-1.

“Kami punya motivasi datang ke sini untuk bermain baik dan meraih kemenangan. Beberapa hari persiapan sudah dilakukan untuk menemukan permainan terbaik melawan tuan rumah,” jelasnya.

Bertandang ke markas Borneo FC, tim Singo Edan tak diperkuat Dendi Santoso dan Alfin Tuasalamony. Meski begitu, Milo mengakui sudah ada banyak pengganti yang siap dimainkan.

“Kami punya banyak pemain berkualitas sama yang bisa dimainkan. Tak masalah. Intinya adalah pemain harus fokus dan ingat gaya permainan Arema seperti apa,” tegasnya. (Der/Ulm)

Arema FC Usung Misi Raih Poin Penuh di Markas Borneo FC

Pelatih Arema FC Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC berencana mengobati luka dari kekalahan di pertandingan perdana Liga 1 dengan mengusung misi kemenangan ke markas Borneo FC.

Skuat Singo Edan bertolak dari Malang ke Samarinda dengan membawa 18 pemain terbaiknya, Senin (20/5).

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengatakan, sebelum menghadapi Borneo FC pada Rabu (22/5) ia sudah banyak melakukan persiapan sekaligus evaluasi tim. Termasuk menambah disiplin, fokus dan motivasi pemain.

“Saya sangat optimistis bisa meraih kemenangan,” kata Milo, sapaan akrabnya.

Melawan Borneo di kandang lawan dikatakan pelatih asal Bosnia ini bukan hal mudah. Tim tuan rumah sangat kuat dan memiliki kecepatan dari bola-bola jauh. Apalagi mereka didukung ribuan suporternya sendiri.

“Kami juga harus waspada dengan bola pantul atau rebound. Setpiece juga sudah kami antisipasi dalam latihan,” lanjutnya.

Terpenting bagi Milo, pertandingan away atau tandang adalah soal mental. Ia percaya Hamka Hamzah dkk. bisa fokus di pertandingan tersebut.

“Soal mental, kami punya pemain berpengalaman. Kami tak akan banyak alasan,” tutupnya. (Der/Ulm)

Tak Terima Disanksi PSSI, Arema FC Ajukan Banding

Aremania. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC tak terima dengan sanksi yang diberikan Komdis PSSI pasca kericuhan saat laga pembuka Liga 1 melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/5).

Sanksi itu diberikan dengan memberikan denda Rp 75 juta kepada tim berjuluk Singo Edan. Menanggapi hal itu, CEO Arema FC, Ir Agoes Soerjanto, langsung mengajukan banding atas sanksi tersebut.

Menurutnya, harusnya justru Panpel tuan rumah yang mendapat sanksi lebih berat karena melanggar pasal utama tentang regulasi Liga 1 2019 yakni tidak mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada tim dan fans tamu.

“Jangankan tim tamu. Saat laga pembuka juga terdapat undangan penting seperti kepala daerah setempat, pimpinan daerah lainnya serta petinggi PSSI dan LIB, apalagi ini laga pembuka Panpel tentunya sudah harus mempersiapkan jauh lebih baik dari laga biasa. Faktanya justru timbul ricuh karena ketidaksiapan panpel. Jika tidak siap sejak awal ajukan penundaan,” ujarnya.

Agoes menjelaskan, sebenarnya Aremania sudah disambut dengan baik di stadion dengan kuota 2 ribu penonton. Namun, faktanya tiba di Sleman yang awalnya disambut baik jelang laga malah Aremania justru mendapat sambutan yg provokatif. Panpel tidak mampu mengantisipasi gangguan keamanan mulai dari area parkir, lorong pintu masuk sampai tribun biru dimana Aremania ditempatkan.

Terlepas klaim itu ulah provokator, berbagai fakta dan laporan beberapa media, panpel benar benar tidak sanggup menguasai keadaan, bahkan malah banyak jatuh korban dari Aremania yang semestinya sebagai tamu wajib dilindungi dan mendapatkan perlindungan.

“Membuktikan bahwa panpel tuan rumah tidak mampu menghandle suasana agar lebih kondusif. Bahkan suasana makin menyudutkan Aremania dan membuat jatuh korban dan berpengaruh terhadap psikis pemain tamu dan Aremania. Sebab laga berhenti sampai 30 menit,” ujarnya.

Pihak Arema FC juga mempertanyakan alasan kenapa diberi sanksi 75 juta jika alasannya karena Aremania membalas perlakuan oknum yg melakukan kekwrasan berupa pelemparan.

“Mereka sebagai tamu merasa ingin menahan diri. Bayangkan kalau mereka hanya diam. Akan banyak korban berjatuhan. Bayangkan kalau mereka tidak berusaha melindungi kendaraannya yang diserang. Harusnya objektif komdis mengambil keputusan. Jika mereka membalas karena ingin mempertahankan diri dihukum. Saya khawatir jika kedepan akan berdampak pada perilaku suporter,” paparnya.

Dengan pertimbangan di atas dan akan disampaikan bukti bukti bahwa panpel tuan rumah tidak siap. Maka Arema FC bersiap untuk mengajukan banding untuk mendapatkan perlakuan yang adil dan objektif. Serta semata mata, kata Agoes, untuk menegakkan regulasi dan hukum sepak bola setegak tegaknya agar sepakbola Indonesia bermartabat dan berkualitas.(Der/Aka)

Arema FC Akui Kehilangan Momen saat Laga Lawan PSS Sleman Terhenti Sementara

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Kekalahan Arema FC dari PSS Sleman di laga pembuka Liga 1, Rabu (15/5) ditanggapi Milomir Seslija. Menurutnya ada penurunan konsentrasi setelah karena pertandingan sempat dihentikan. Pertandingan itu berakhir dengan skor 3-1.

Di babak pertama, PSS Sleman mampu mencetak gol cepat lewat kaki Brian Ferreira memanfaatkan celah di depan gawang Kurniawan Kartika Ajie di menit 2.

Gol itu kemudian dibalas Arema FC lewat pemain anyar, Sylvano Comvalius melalui tandukan terarah ke gawang Ega Rizky Pramana di menit 30. Skor berubah menjadi 1-1.

Setelah itu, pertandingan terpaksa dihentikan wasit karena kericuhan di tribun. “Kami di babak pertama kehilangan momen setelah pertandingan dihentikan. Di babak kedua kami juga kehilangan fokus dan terlalu banyak emosi tak terkontrol,” kata Milo, sapaan akrabnya.

Selain itu, pelatih asal Bosnia ini mengakui ada banyak kesalahan di timnya sehingga membuat celah bagi tim lawan sehingga bisa menyarangkan dua gol ke gawang Singo Edan.

“Ada beberapa kesalahan yang jadi evaluasi sehingga memberikan kemenangan bagi Sleman,” ujarnya.

Meski begitu, Milo mengapresiasi kinerja Hamka Hamzah dkk. di pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

“Kekalahan ini tak baik bagi tim Tapi ini bukan akhir dari segalanya. Pemain sudah menunjukkan kerja kerasnya karena ada beberapa peluang yang seharusnya bisa dijadikan gol,” tandasnya. (Der/Ulm)

Sempat Dihentikan, PSS Sleman Menangi Laga Perdana Liga 1

Skuat Arema FC. (deny rahmawan)
Skuat Arema FC. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – PSS Sleman menjamu Arema FC di laga perdana Liga 1 2019, Rabu (15/5). Pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman ini berakhir dengan kemenangan tuan rumah, 3-1.

Di babak pertama, kedua tim bermain imbang 1-1. Gol pembuka diciptakan tim PSS Sleman dari kaki Brian Ferreira memanfaatkan celah di depan gawan Kurniawan Kartika Ajie di menit 2.

Gol itu kemudian dibalas Arema FC lewat pemain anyar, Sylvano Comvalius melalui tandukan terarah ke gawang Ega Rizky Pramana. Skor 1-1.

Serunya pertandingan ini terpaksa harus dihentikan wasit Yudi Nurcahya lantaran ada kericuhan di tribun penonton pada menit 30. Seluruh pemain ditarik dari lapangan dan harus menunggu kondisi kembali normal. Namun atas pertimbangan dan jaminan keamanan akhirnya laga bisa dimulai kembali sampai berakhirnya babak pertama.

Memasuki babak kedua, PSS Sleman maupun Arema kembali menunjukkan dengan tempo cepat. PSS terlihat lebih sering mencoba melakukan tembakan dari luar kotak penalti. Sementara tim Singo Edan berusaha membangun serangan dari dalam dan sisi sayap.

Di menit 57, Yevhen Bokhasvili, pemain asing PSS Sleman berhasil menaklukan Kartika Ajie melalui tandangan terukur dari luar kotak penalti. Bola tak bisa dihalau kiper sekaligus mengubah papan skor menjadi 2-1 untuk tuan rumah.

PSS Sleman memastikan memenangi laga usai Rangga Muslim Perkasa melesakkan gol ketiga. Skor 3-1 pun membuat PSS berhak atas raihan tiga poin di pertandingan malam ini.(Der/Aka)

Arema FC Gandeng Sponsor Perusahaan Asing di Texas

Skuat Arema FC. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Kompetisi Liga 1 dalam waktu dekat akan bergulir. Sepanjang persiapan, semua tim bergerak menggaet pemain dan mencari sponsor. Tak terkecuali Arema FC.

Tim Singo Edan ini berhasil menarik perhatian sebuah perusahaan asing yang berdomisili di Texas Amerika untuk mengenalkan lebih dekat ke warga Malang raya khususnya dan Indonesia melalui aktivitas sepak bola.
Yakni Joseph Revo Investment Inc (JRII).

Perusahaan ini sudah hampir setahun melakukan survey ke beberapa kota yang memiliki klub sepakbola kebanggaan warganya. Ternyata Arema FC yg memiliki latarbelakang unik dan memiliki pondasi kuat nembangun sepakbolanya secara kultural.

Menurut Yusrinal Fitriandi, Manager Bisnis Arema FC mereka tiga bulan yang lalu memutuskan resmi bekerja sama dengan Singo Edan. Bentuk brandnya adalah terpasang di sisi depan jersey resmi Arema FC. Investasi yang ditawarkan JRII ini adalah lebih dekat dengan bisnis sekuritas yang dikelola lembaga keuangan non bank.

“Saat ini mereka masih pada tahapan pengenalan brand melalui sepakbola. Sambil berjalan mereka akan susun program program melalui sepakbola,” paparnya.

Bwrsama Arema FC kerja sama akan diteken satu tahun dan akan ada opsi perpanjangan. Disinggung soal besarannya. Inal mengatakan hampir sama dengan sponsor yg berada diposisi yang sama di jersey.

“Terpenting bersyukur sponsor dari luar negeri tertarik untuk kerja sama dengan Arema FC yang memang memiliki citra yang kuat sebagai klub yang dibangun secara kultural dan kuat sebagai ikon city sebuah kota dan masyarakatnya,” tutupnya. (Der/Ulm)

Kalah Uji Coba Terakhir, Milo Segerakan Evaluasi Tim Sebelum Liga 1

Skuat Arema FC. (deny rahmawan)
Skuat Arema FC. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC mendapat kekalahan di laga uji coba terakhir melawan PSIS Semarang, Sabtu (11/5) malam di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Berstatus tim tamu, Singo Edan kalah 2-0.

Kekalahan ini didapat berkat gol Bayu Nugroho di menit 7 dan Arthur Bonai di menit 80.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, menyatakan, hasil itu memang tidak berpengaruh apa-apa, namun ini bisa dijadikan evaluasi sebelum Liga 1 dimulai.

“Kemarin pertandingan yang sulit. Tapi saya dapat gambaran yang baik untuk memulai Liga,” ujar pelatih asal Bosnia.

“Sesegera mungkin akan dilakukan evaluasi, karena kami melakukan dua kesalahan antisipasi serangan dan tercipta dua gol,” tambahnya.

Melawan PSS Sleman di pertandingan perdana Liga 1, Rabu (15/5), Milo berharap kesalahan yang dilakukan pemain tidak terjadi supaya bisa mendapat hasil positif.

“Ini pertandingan bagus untuk belajar dan selanjutnya akan berusaha lebih baik lagi,” tegasnya.(Der/Aka)

Lawan PSIS Semarang Dianggap Milo Penting Sebelum Mulai Liga 1

Milomir Seslija. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC akan melakoni laga uji coba melawan PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto, Sabtu (11/5).

Laga itu dirasa Milomir Seslija sangat penting sebelum memulai kompetisi Liga 1.

“Ini persiapan terakhir sebelum dimulai Liga 1. Pertandingan nanti sangat bagus melihat kesiapan tim di laga perdana kompetisi melawan PSS Sleman,” ujar pelatih Arema FC tersebut.

Meski hanya uji coba, pelatih asal Bosnia ini tetap berharap kemenangan. Ia meminta para pemain memberikan yang terbaik dan tetap menjaga diri agar tidak ada yang cedera.

“Saya akan memberikan kesempatan semua pemain termasuk Sylvano Comvalius yang baru bergabung. Mungkin semua bisa main 45 menit tapi juga tergantung kondisi,” ujarnya.

“Sebelum Liga 1 dimulai, kami hanya punya waktu sisa recovery selama empat hari. Saya harap tidak ada pemain cedera. Karena beberapa pemain yang berpuasa bisa sangat kelelahan,” tandasnya. (Der/Ulm)

Berangkat ke Markas PSIS Semarang, Arema FC Bertekad Menang

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Tim Arema FC memasang target kemenangan di uji coba terakhir melawan PSIS Semarang, Sabtu (11/5) di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Meski hanya uji coba, namun pertandingan tersebut bisa jadi patokan persiapan Singo Edan sebelum menjalani Liga 1 yang dijadwalkan bergulir pada 15 Mei mendatang.

“Skor memang tidak penting, tapi kami berusaha menang setiap pertandingan dan main tanpa beban,” kata pelatih Arema FC, Milomir Seslija.

Pelatih asal Bosnia ini menyatakan, berkaca dari pertandingan pertama di Stadion Kanjuruhan, 4 Mei lalu, PSIS dinilai sebagai tim kuat. Apalagi di pertandingan selanjutnya digelar di kandangnya sendiri, sehingga Milo, sapaan akrabnya, mengaku tetap menyarankan pemain agar berusaha bermain maksimal.

“Mereka bermain di kandang pasti juga ingin menang. Mereka tim bagus dan kami harus main bagus,” ujarnya.

Skuat Arema FC hari ini berangkat menuju Magelang. 22 pemain dibawa tim pelatih dari Malang. Milo mengatakan, setiap pemain akan dijajal di pertandingan itu. “Tapi semua tergantung kondisi. Seperti Comvalius mungkin bisa sampai 70 menit,” tutupnya.(Der/Aka)

Komunitas