Ratusan Atlet Sepatu Roda Siap Panasi Track Kanjuruhan di Bupati Cup VI

Ketua Perserosi Kabupaten Malang saat memantau atlet sepatu roda berlatih. (Toski D)
Ketua Perserosi Kabupaten Malang saat memantau atlet sepatu roda berlatih. (Toski D)

MALANGVOICE – Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Malang siap menyelenggarakan ajang kejuaraan sepatu roda yang bertajuk Bupati Cup VI.

Dalam kejuaraan ini, sebanyak 585 atlet 35 klub dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng) serta Jawa Timur (Jatim) akan berlaga dalam ajang rutin tahunan ini.

Ketua Perserosi Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo, mengatakan, kejuaraan yang bertajuk Bupati Cup VI ini, untuk pelaksanaannya mulai besok tanggal 3-4 November 2018. Di samping itu, juga memperebutkan piala Kapolres Malang dan Dandim 0818/Kabupaten Malang-Batu.

“Ini merupakan ajang rutin tahunan sekaligus memperingati HUT ke 1258 Kabupaten Malang yang sudah teragendakan,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Bogank ini menjelaskan, event tersebut dilaksanakan di sirkuit sepatu roda, Kanjuruhan, yang akan dibuka pada Sabtu (3/11) besok pukul 08.00 WIB.

“Melihat animo dari klub peserta yang cukup besar, kami optimis event tahunan yang berjalan di tahun ke enam ini dapat berlangsung lebih baik,” jelasnya.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Malang itu juga menyampaikan, ajang kejuaraan ini juga sebagai sarana selaksi atlet sepatu roda Kabupaten Malang sebelum turun di ajang Porprov Jatim pada awal tahun depan nanti di Tuban.

“Kejuaraan ini juga di manfaatkan oleh Perserosi Kabupaten Malang dalam seleksi dan mencari bibit atlet sepatu roda,” pungkasnya.

Bung Edi Inginkan Regenerasi Sepakbola Tiru Brasil Hingga Spanyol

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi mengapa peserta Kompetisi Sepakbola U-11 Piala Rektor UMM di Lapangan UMM, Jumat (19/10). (Humas Pemkot Malang)
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi mengapa peserta Kompetisi Sepakbola U-11 Piala Rektor UMM di Lapangan UMM, Jumat (19/10). (Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Regenerasi pemain sepakbola usia dini jadi perhatian Pemkot Malang. Tujuannya tidak lain untuk melahirkan atlet berprestasi masa depan.

“Semakin maju sepakbola suatu negara maka semakin maju pula cara pandang mereka mengenai regenerasi,” kata Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko membuka Kompetisi Sepakbola U-11 Piala Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (19/10).

Proses regenerasi, lanjut dia, merupakan hal yang sangat krusial dalam dunia olahraga, khususnya sepakbola. Sebab pembinaan atlet usia dini akan berbuah hasil prestasi yang membanggakan.
Dicontohkannya, negara dengan tradisi kuat di dunia sepakbola seperti Brasil, Argentina, Belanda, Perancis, Spanyol, Jerman dan Inggris, tidak pernah kehabisan sumber daya manusia, khususnya pemain bola handal dari waktu ke waktu.

“Hal ini terwujud karena pembinaan atlet usia dini hingga atlet muda yang baik dan terancana. Pembinaan sepakbola usia dini sebagai pembinaan dasar atau pembinaan awal dari rangkaian pembinaan jangka panjang sangat penting,” urai pria akrab disapa Bung Edi ini.

banner

Kompetisi seperti yang digelar UMM, diharapkan menjadi suatu cara dalam melakukan pembinaan. Sehingga diharapkan menjadi indikasi akan kemajuan sepakola Indonesia pada masa mendatang.

“Melalui kompetisi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pelajaran yang berharga dalam pengembangan potensi diri para generasi muda serta memupuk kebersamaan dan persaudaraan,” ujarnya.

Sofyan Edi Jarwoko juga berharap, selain sebagai ajang pembinaan atlet usia muda, even kompetisi sepakbola juga mampu sebagai sarana menumbuhkan rasa kebersamaan dan persaudaraan sekaligus menanamkan semangat sportifitas yang mengalir dalam diri atlet muda.

“Kita berharap para anak muda, khususnya di Kota Malang mampu menjadi tulang punggung Bangsa Indonesia di masa mendatang,” pungkasnya.(Hmz/Aka)

KONI Kota Malang Harap Sport Center Segera Terealisasi

Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono. (deny rahmawan)
Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – KONI Kota Malang berharap pemerintah kota bisa segera merealisasikan pembangunan Sport Center seperti yang dijanjikan Wali Kota Malang, Sutiaji.

“Semoga bisa secepatnya itu Sport Center karena jadi sarpras KONI. Seperti yang dijanjikan Pak Wali, sehingga semua cabor bisa terakomodir,” kata Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono.

Meski usulan Pemkot Malang itu diamini semua pihak, Eddy tak memungkiri ada kendala dalam pembangunan Sport Center tersebut. Salah satunya masalah lahan.

“Membangun Sport Center itu saya tahu tidak sedikit lahan yang dibutuhkan. Paling tidak ada 5 hektare lahan, lah. Cuma susah di kota ada lahan sebesar itu,” lanjut pria penghobi motor gede ini.

Sebelumnya, Wali Kota Malang, Sutiaji, berkeinginan membangun Sport Center yang lengkap dan sudah memiliki mess untuk para atlet. Sehingga, apabila ada even olahraga, semua atlet berkumpul di satu titik.

“Dengan begitu, beberapa even yang digelar KONI, maka industri mikro, perhotelan punya efek domino. Semua berkembang tidak hanya olahraga saja,” kata Sutiaji saat pelantikan pengurus KONI Kota Malang periode 2018-2022.(Der/Aka)

Pengurus KONI Kota Malang Dilantik La Nyalla

Pelantikan dan pengukuhan pengurus KONI Kota Malang masa bakti 2018-2022. (deny rahmawan)
Pelantikan dan pengukuhan pengurus KONI Kota Malang masa bakti 2018-2022. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Sebanyak 42 pengurus KONI Kota Malang dikukuhkan dan dilantik, Rabu (3/10). Prosesi pelantikan dipimpin La Nyalla Mahfud Mattalitti sebagai Wakil Ketua I KONI Jatim, di Hotel Aria Gajayana.

Ke 42 pengurus KONI Kota Malang yang dipimpin Ketua Umum, Eddy Wahyono ini akan menjabat mulai 2018-2022. KONI Kota Malang juga mengalami perampingan menjadi 8 bidang dari sebelumnya 12 bidang.

Eddy menuturkan, dalam kepemimpinannya, ia akan berusaha memberikan hasil maksimal dalam prestasi di bidang olahraga.

“Semua perlu dikelola dengan sungguh-sungguh agar memberikan hasil maksimal dan membanggakan,” kata Eddy saat sambutan.

Eddy Wahyono terpilih menjadi Ketua Umum KONI Kota Malang menggantikan Bambang DH Suyono melalui Muskorkot pada Juli lalu.

Hadir dalam acara pelantikan dan pengukuhan tersebut ada Forkopimda Malang Raya beserta pejabat tinggi lain.(Der/Aka)

Selamat dari Gempa di Palu, Atlet ISSI Kota Malang Alami Trauma

Seluruh atlet dan ofisial ISSI Kota Malang berada di Bandara Abd Saleh. (istimewa)
Seluruh atlet dan ofisial ISSI Kota Malang berada di Bandara Abd Saleh. (istimewa)

MALANGVOICE – Gempa dan tsunami yang melanda Palu akhir pekan lalu tak hanya membuat duka bagi keluarga yang kehilangan, tapi juga trauma bagi korban selamat. Termasuk atlet sepeda ISSI Kota Malang.

Sesuai rencananya, tiga atlet itu akan mengikuti lomba Down Hill Palu Nomoni Selena Down Hill 2018 pada 29-30 September. Namun, bencana datang lebih cepat sehari sebelum lomba dimulai.

Diceritakan salah satu kru ofisial dari tim ISSI Kota Malang, Rizal Arif Kurniawan, pada waktu gempa terjadi seluruh atlet sedang berada di hotel tempatnya menginap. Mereka baru saja istirahat setelah menjalani latihan di lokasi lomba.

“Waktu gempa itu semua panik. Akhirnya turun dari hotel dan lari ke start down hill di gunung. Itu kondisi air laut sudah kelihatan di jalan karena hotel kami memang dekat dengan pantai,” katanya saat dihubungi MVoice.

Rombongan atlet dan ofisial berjumlah empat orang, sekaligus meralat berita sebelumnya yang berjumlah tujuh orang bertahan di hutan hingga pukul 22.00 waktu setempat. Saat itu kata Rizal, suasana sudah sedikit tenang pascagempa. “Anak-anak sempat ke hotel untuk evakuasi barang. Setelah itu balik lagi ke hutan dan istirahat sampai pagi,” lanjutnya lagi.

Pagi harinya, Sabtu (29/9) seluruh atlet yang berada di hutan diselamatkan anggota TNI. Semuanya dievakuasi sekitar pukul 11.00 siang ke Makassar menggunakan pesawat Hercules.

“Semua alhamduliah tidak ada yang cedera. Penerbangan kemudian lanjut ke Jakarta dan sampai bandara Abd Saleh pada Minggu (30/9),” katanya.

Saat ini semua atlet sudah berada di rumah masing-masing. Rizal mengaku semua mengalami trauma dan diminta beristirahat.

“Datang ke Malang juga belum komunikasi. Sekarang masih trauma jadi biar istirahat dulu,” tandasnya.(Der/Aka)

Atlet ISSI Kota Malang Selamatkan Diri ke Hutan saat Gempa di Palu

Kondisi atlet ISSI Kota Malang. (deny rahmawan)
Kondisi atlet ISSI Kota Malang. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Sebanyak tiga atlet ISSI Kota Malang dilaporkan selamat dari gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Mereka ditemukan lari ke hutan saat gempa terjadi pada Jumat (28/9).

Binpres ISSI Kota Malang, Sugeng Prihartono, mengatakan sempat lost contact dengan tiga atlet dan ofisial yang berangkat ke Palu.

Ia mengetahui ada sekitar tujuh orang berangkat ke Palu untuk mengikuti Down Hill Palu Nomoni Selena Down Hill 2018 pada 29-30 September.

“HP gak ada yang bisa dihubungi semua, tapi ada postingan dari Facebook Ismail semalam kalau mereka lari ke hutan. Jadi gak ada masalah,” kata Tono, sapaan akrabnya saat dihubungi MVoice, Minggu (30/9).

Ismail merupakan salah satu atlet yang ikut ke Palu bersama dua atlet lain, Arinda Novianti, dan Nanda Bagus Efendi. Tono menambahkan, saat ini seluruh atlet dan ofisial berada di Makassar menunggu untuk dipulangkan.

“Sekarang saya masih berusaha menghubungi pihak di sana. Kalau cepat semoga besok sudah di Malang,” harapnya.(Der/Aka)

Direktur Programing SCM Harap Liga 1 tidak Dibatalkan

Direktur Programming Surya Citra Media (SCM), Harsiwi Achmad. (Lisdya)
Direktur Programming Surya Citra Media (SCM), Harsiwi Achmad. (Lisdya)

MALANGVOICE – Kompetisi Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak 2018, dihentikan sementara oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Penghentian kompetisi ini diprediksi sampai 10 hari bahkan dua pekan mendatang.

Direktur Programming Surya Citra Media (SCM), Harsiwi Achmad mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu keputusan lebih lanjut dari PSSI. Ia berharap penghentian ini bersifat sementara saja.

“Semoga sementara saja. Kalau pun seandainya dibatalkan, tentu ini akan berdampak kerugian sangat besar untuk kami, sebagai media yang menayangkan. Karena kami sudah membeli right-nya. Saya berharap tidak dibatalkan, karena yang rugi nanti banyak sekali, bahkan sepak bola di Indonesia sendiri,” kata Harsiwi.

Harsiwi menegaskan, akan kooperatif dengan keputusan apapun termasuk jika liga dihentikan. “Kami sebagai media tentunya sangat kooperatif keputusan apapun yang dikeluarkan PSSI maupun LIB,” tegasnya.

Terkait kerugian akibat penundaan, Harsiwi memprediksi jumlahnya sampai miliaran rupiah.

“Kerugiannya ya waktu tertunda saja. Tentunya pengawalanya untuk TV harus diatur ulang, tapi mudah-mudahan pengaturan ulangnya tidak numpuk-numpuk. Sehingga kalau tidak numpuk-numpuk, jumlah tayangannya tetap sama, maka tidak ada kerugian yang kami terima,” jelasnya.

Atas kejadian beberapa waktu lalu yang menimpa salah satu Jakmania, Harsiwi berpesan agar para suporter Indonesia untuk tidak mengulang kejadian serupa.

Sesama supporter, diharap agar saling menghargai satu dengan yang lain sehingga industrinya mampu berkembang, karena saat ini penikmat sepakbola sudah menjarah level keluarga yakni anak-anak hingga para ibu rumah tangga.

“Sepak bola menjadi tayangan keluarga, dan berharap tidak akan disuspend,” pungkasnya.(Hmz/Aka)

Jaring Atlet Bertalenta, POBSI Kota Batu Gelar Kamui Open 10 Ball Championship

Atlet adu trik biliar. (Anja a)
Atlet adu trik biliar. (Anja a)

MALANGVOICE – Ratusan atlet biliar beradu trik pada gelaran Kamui Open 10 Ball Championship. Babak kualifikasi diselenggarakan 18-23 September 2018 di GOR Gajah Mada, Kota Batu.

Pada turnamen ini, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Batu bekerjasama dengan Amorty Billiards menyediakan kuota bagi 256 peserta yang berkompetisi memperebutkan hadiah senilai Rp 35 juta bagi juara pertama.

Penyelenggara juga memberikan biaya akomodasi senilai USD 3000 bagi juara pertama yang berkesempatan berlaga di All Japan Championship 2018.

Ketua Pobsi Kota Batu, Gaib Sampurna, mengatakan, turnamen kali ini menerapkan sistem single elimination di babak kualifikasi, pada babak selanjutnya menerapkan sistem double elimination.

Ia menambahkan, turnamen biliar yang diselenggarakan untuk menjaring bibit-bibit muda bertalenta Kota Batu. Menurutnya antusiasme masyarakat cukup tinggi, terbukti ada 256 atlit yang sudah mendaftar dan berkompetisi.

“Kami juga memiliki keinginan merubah sudut pandang negatif permainan biliar yang selalu diidentikkan dengan praktik perjudian,” tukasnya..

Dia berharap Pobsi dapat menjaring bibit muda bertalenta untuk disiapkan dalam menghadapi Porprov Jatim 2019.

“Biliar tidak selalu identik dengan hal negatif. Biliar digunakan untuk ajang meraih prestasi seperti cabor lainnya,” tandasnya.(Hmz/Aka)

Dewanti Tawari Atlet Peraih Medali Asian Games Jadi PNS

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyambut Jafro dkk atlet paralayang peraih medali Asian Games 2018 di Balai Kota Among Tani, Jumat (31/8). (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Lima atlet paralayang Kota Batu yang berlaga di Asian Games 2018 ditawari jadi ASN (dulu PNS). Ini tidak lain bentuk apresiasi atas capaian Juara Umum cabor paralayang.

Ya, kelima atlet Kota Batu, Jafro Megawanto, Jony Efendy, Roni Pratama, Ika Ayu Wulandari dan Rika Wijayanti menorehkan prestasi memuaskan. Total enam medali berhasil diraih.

Rinciannya, dua medali emas, satu perak dan tiga perunggu. Didapat dari berbagai kategori lomba, dua emas diraih pada nomor Ketepatan Mendarat (KTM) beregu putra, dan individual putra atas nama Jafro Megawanto.

Untuk perak diraih tim putri dari nomor Ketepatan Mendarat beregu. Tiga perunggu disumbang masing-masing di nomor ketepatan mendarat individual putri atas nama Rika Wijayanti, lintas alam beregu putra, dan lintas alam beregu putri. Sebagai apresiasi kepada atlet, Pemkot Batu melalui KONI telah menyiapkan bonus.

“Ya ada uang pembinaan,” kata Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko ditemui awak media.

Disinggung apakah nominalnya sama atau lebih besar dari yang sudah ditetapkan Kementerian, yakni Rp 1,5 miliar, Dewanti menjawab diplomatis.

“Ya surprise. Kalau lebih besar ya Alhamdulillah,” sambung dia.

Masih kata Dewanti, terkait komitmen pemerintah pusat yang menjanjikan pula bonus untuk menjadikan ASN bagi atlet peraih medali, pihaknya masih akan berkoordinasi.

“Kami akan fasilitasi itu. Tapi apakah penempatan di Kota Batu atau di pemerintah pusat saya mintakan Pak Sekda untuk mencari tahu,” urai perempuan bergelar Magister Psikologi ini.

Terlepas dari itu, Dewanti berharap euforia ini dapat jadi motivasi dan spirit kepada seluruh anak-anak dan pemuda di Kota Batu, sebab para anak muda di kota kecil ini punya potensi yang tidak kalah dengan kota besar maupun kota lainnya.

“Bahkan dengan orang-orang se- Asia. Asal bersatu, mau berusaha, semangat belajar, mau menjadi orang yang bekerja keras, akhirnya bisa hasilkan seperti ini (prestasi),” tutupnya. (Hmz/Ulm)

Tiba di Batu, Jafro Dkk Disambut Bak Pahlawan

Pelajar dari MAN Kota Batu memyambut Jafro atlet paralayang peraih medali emas Asian Games 2018 didampingi Wawali Kota Batu Punjul Santoso di Jalan Patimura, Jumat (31/8). (Aziz Ramadani/MVoice)
Pelajar dari MAN Kota Batu memyambut Jafro atlet paralayang peraih medali emas Asian Games 2018 didampingi Wawali Kota Batu Punjul Santoso di Jalan Patimura, Jumat (31/8). (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Atlet paralayang peraih medali emas Asian Games Jafro Megawanto tiba di Kota Batu, Jumat sore (31/8). Jafro dan empat rekannya sesama atlet paralayang langsung disambut meriah warga kota berjuluk De Klein Switzerland itu.

Jafro disambut pertama kali di Jatim Park 3, setelah sebelumnya mendarat di Bandara Abdul Rachman Saleh sekitar pukul 14.30 WIB. Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo dan Wakil Ketua DPRD Kota Batu Nurrohman dan pejabat OPD lainnya beri penghormatan berupa kalung bunga.

Jafro disambut hangat.
Jafro disambut hangat.

Setelah itu, Jafro, Jony Efendy, Rika Wijayanti, Roni Pratama, Ika Ayu Wulandari diarak keliling Kota Batu dengan Jeep Willys. Jafro pun nampak berkalung medali emas Asian Games kategori ketepatan mendarat (KTM).

Rika Wijayanti medali perunggu kategori ketepatan mendarat (KTM) putri juga tampak. Medali perak KTM beregu putri dan medali perunggu Lintas Alam beregu putri. Sedangkan Roni dan Jony berkalung medali emas KTM Beregu Putra.

Selama perjalan menuju Balai Kota Among Tani, rombongan disambut meriah. Salah satunya ratusan pelajar MAN Kota Batu yang telah menanti di depan sekolahnya Jalan Pattimura.
Seluruh pelajar meneriakkan nama Jafro. Beberapa pelajat lainnya mengabadikan dengan smartphone masing-masing.(Hmz/Aka)

Komunitas