MALANGVOICE – Perum BULOG Cabang Malang memastikan ketersediaan Minyakita di Kota Pasuruan tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Untuk memperkuat distribusi, BULOG kembali menggelontorkan tambahan pasokan sebanyak 9.600 liter ke sejumlah pasar.
Pemimpin Cabang BULOG Malang, M. Nurjuliansyah Rachman, mengatakan, tambahan tersebut setara dengan 800 karton yang langsung disalurkan ke titik-titik dengan aktivitas jual beli tinggi.
“Untuk memperkuat pasokan di Pasuruan, hari ini kami kembali menggelontorkan 800 karton atau setara 9.600 liter Minyakita ke pasar di Kota Pasuruan, seperti Pasar Besar, Pasar Karangketug, Pasar Gadingrejo, dan Pasar Kebonagung,” ujarnya, Rabu (15/4).
Langkah ini dilakukan agar ketersediaan minyak goreng di tingkat pengecer tetap stabil, terutama saat permintaan meningkat secara bersamaan.
Hingga saat ini, total distribusi Minyakita di Kota Pasuruan telah mencapai 70.056 liter. Penyaluran dilakukan melalui berbagai jalur, mulai dari pasar SP2KP sebanyak 13.404 liter, toko dan agen 29.748 liter, ritel modern 12.000 liter, KDKMP 3.000 liter, hingga Rumah Pangan Kita (RPK) sebesar 11.904 liter.
Menurut Nurjuliansyah, pola distribusi tersebut menunjukkan upaya pemerataan pasokan, baik melalui jalur tradisional maupun modern, agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Secara keseluruhan, penyaluran Minyakita di wilayah kerja BULOG Malang yang mencakup Malang Raya dan Pasuruan Raya telah mencapai 726.506 liter. Kota Malang menjadi wilayah dengan distribusi terbesar, yakni 314.971 liter, disusul Kabupaten Malang 157.183 liter, Kabupaten Pasuruan 139.308 liter, Kota Pasuruan 70.056 liter, dan Kota Batu 44.988 liter.
Meski stok dinyatakan aman, BULOG tidak menampik adanya potensi keterbatasan di lapangan. Hal ini lebih disebabkan tingginya permintaan dalam waktu bersamaan serta distribusi di tingkat pengecer yang belum merata.
“Jika di lapangan masih ditemukan keterbatasan, itu lebih dipengaruhi tingginya permintaan dan distribusi di tingkat pengecer yang belum merata,” jelasnya.
Saat ini, BULOG masih memiliki cadangan Minyakita yang siap disalurkan, yakni 18.780 liter kemasan 1 liter dan 1.800 liter kemasan 2 liter. Masyarakat pun diimbau untuk berbelanja sesuai kebutuhan agar ketersediaan tetap terjaga.
“Kami pastikan stok tersedia dan distribusi terus kami perkuat agar masyarakat bisa memperoleh Minyakita sesuai ketentuan,” tegasnya.
Selain memastikan ketersediaan, BULOG juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga di pasaran. Para distributor diimbau aktif menyalurkan pasokan, sementara pedagang diminta menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
BULOG bersama Tim Satgas Pangan juga terus melakukan koordinasi dan pemantauan di lapangan. Jika ditemukan pelanggaran harga, tindakan tegas akan diberlakukan.
“Kami bersama Tim Satgas Pangan terus memonitor harga agar tetap terkendali,” pungkasnya.(der)