Investasi Serat Optik Bawah Tanah Rambah Kota Malang

DPM-PTSP Terima Tawaran Investasi Bidang Telekomunikasi Rp 54 Miliar

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Malang, Jarot Edy Sulistyono. (Muhammad Choirul)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Malang, Jarot Edy Sulistyono. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Penanaman modal kian jadi perhatian Pemkot Malang pada 2017 ini. Beragam penjajakan dilakukan, salah satunya di bidang telekomunikasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Malang, Jarot Edy Sulistyono, mengatakan, sudah ada tawaran investasi di bidang itu. Tak tanggung-tanggung, nilai investasi sebesar Rp 54 miliar sudah masuk.

“Infonya sudah kami dapat dari Badan Penanaman Modal (BPM) pusat, di bidang telekomunikasi ada yang ingin menanamkan modal sebesar Rp 54 miliar untuk tahun ini,” kata Jarot.

Dia menyebut, nominal itu disodorkan investor yang berafiliasi dengan sejumlah provider seperti XL-Axiata, Telkomsel, dan sebagainya. Yang berbeda dari proyek-proyek sebelumnya, investasi ini menyasar pada pengadaan jaringan serat optik bawah tanah.

Sampai saat ini, Jarot masih mempelajari detil investasi. “Untuk serat fiber bawah tanah memang baru tahun ini ada yang mau masuk (investasi). Tahun-tahun sebelumnya belum ada,” pungkasnya.