Dibezuk Kapolres Lumajang, Kondisi Kesehatan Tosan Membaik

Mobil patroli Polres Lumajang dan anggota yang menjaga Tosan di RSSA (deny/malangvoice)

MALANGVOICE – Tosan (42), korban penganiayaan kasus pertambangan di Desa Selo Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, dibezuk Kapolres Lumajang, AKBP Fadly Mundzir Ismail, Rabu (30/9) siang tadi.

Kapolres datang menemui Tosan yang sedang menjalani perawatan intensif karena luka parah akibat dikeroyok Tim 12 di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Dalam kunjungan itu, ia hanya berbincang dengan istri Tosan, Ati Haryati beberapa menit dan melihat kondisi Tosan dari jendela kaca.

Fadly berjanji akan terus mengusut kasus yang juga menewaskan Salim Kancil karena menolak praktik penambangan pasir. “Saya mewakili Kapolda, menyampaikan kalau kami akan melanjutkan kasus ini dengan benar, tanpa tebang pilih. Sekaligus saya ingin berikan suport,” tegas Kapolres Lumajang itu.

Selain melihat kondisi Tosan, kapolres memberi santunan kepada keluarga Tosan atas nama Kapolda. Fadly juga menemui dr MS Niam, yang menangangi Tosan dan menanyakan kondisi Tosan. Kata Niam, saat ini kondisi Tosan cukup bagus sejak dioperasi Minggu (26/9) lalu. “Respon bapak (Tosan) bagus, tidak ada komplikasi lain, jadi hanya dipertahankan saja,” jelasnya.

Fadly datang ke RRSA bersama anggotanya dan menginstruksikan kepada petugas untuk memperketat penjagaan terhadap keluarga Tosan selama dirawat di RSSA. Dari pantauan MVoice, ada empat anggota kepolisian berjaga di sekitar ruang 13 tempat Tosan dirawat.