Kota Malang Memilih Pemimpin

Daftar ke KPU, Tim Pemenangan ‘Menawan’ Hanya 20 Orang

Koalisi pendukung pasangan Ya'qud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi kian solid. (Muhammad Choirul)
Koalisi pendukung pasangan Ya'qud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi kian solid. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Struktur tim pemenangan pasangan Ya’qud Ananda Gudban – Ahmad Wanedi (Menawan) tergolong ramping. Pasalnya, hanya 20 orang saja yang didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang.

Padahal, gerbong pendukung pasangan ini merupakan koalisi terbesar, yakni PDIP, PAN, PPP, Hanura, dan Nasdem. Jika dibanding dengan tim pemenangan pasangan H. Moch Anton – Samsul Mahmud (ASIK) dan Sutiaji – Sofyan Edi Jarwoki (SAE), jumlah tim pemenangan pasangan Menawan lebih sedikit.

Juru bicara Tim Pemenangan Pasangan Nanda – Wanedi, Dito Arief, mengatakan, hal ini, dikarenakan semua tokoh, pengurus dan kader diminta kembali ke partai masing-masing untuk menggerakkan mesin politik. “Para kader kembali ke masing-masing partai untuk menggerakkan struktural partai dan bersama-sama relawan, komunitas dan berbagai elemen lainnya,” tutur dia.

Dito Arief juga menegaskan, dalam struktur tim pemenangan, terdapat beberapa nama besar yang masuk jajaran dewan penasehat, seperti Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur yang juga Bupati Malang, Dr Rendra Kresna, Kader PDI Perjuangan sekaligus Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Dewan Penasehat DPW Partai NasDem Jawa Timur, Geng Wahyudi, politisi senior Prof. Bambang Satriya dan semua ketua partai beserta legislator dari tingkat provinsi dan DPR RI se Malang Raya dari partai koalisi.

“Alhamdulilah Menawan ini di support oleh banyak tokoh berpengaruh, berprestasi dan inspiratif, se – Malang Raya,” paparnya.

Lebih lanjut, dia mengaku sengaja tidak terlalu banyak mendaftarkan orang sebagai tim pemenangan. Sebab, menurut dia struktur tim pemenangan yang ramping cukup efektif nantinya dalam upaya memenangkan pasangan yang mengusung jargon ‘Ayo Noto Malang’ itu.

“Struktur tim yang ramping ini membuktikan, koalisi besar ini akan lebih efektif dalam bergerak,” kata Dito Arief belum lama ini.(Coi/Aka)