Panen Raya dan Bantuan Saprodi, Upaya Pemkot Malang Jaga Ketahanan Pangan

MALANGVOICE- Forkopimda bersama TPID Kota Malang menggelar panen raya cabai di lahan pertanian Buring, Kedungkandang, Kamis (16/4). Dipimpin langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dalam acara itu sekaligus menyerahkan bantuan sarana produksi (saprodi) bagi petani setempat.

Kehadiran orang nomor satu di Pemkot Malang itu bukan sekadar seremonial. Bersama Forkopimda dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret menjaga produktivitas pertanian sekaligus menekan gejolak harga bahan pokok, terutama cabai yang kerap jadi pemicu inflasi.

Pemkot Malang Tunggu Kepastian Juknis WFH dari Pusat, Tetap Wajibkan Sepeda untuk Kerja Tiap Jumat

“Pagi ini, kami panen cabai bersama. Tanaman ini baru berusia sekitar empat bulan, tapi dalam setahun bisa panen hingga 15 kali,” ujar Wahyu.

Dari lahan seluas kurang lebih 7.000 meter persegi, produksi cabai mencapai sekitar 6 ton. Angka ini diharapkan mampu menyuplai kebutuhan pasar di Kota Malang dan membantu menahan lonjakan harga.

Wahyu tak menampik, cabai masih menjadi komoditas yang cukup sensitif terhadap inflasi. Harga di tingkat petani saat ini berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Namun di pasaran, harga bisa melonjak hingga tembus Rp100 ribu per kilogram.

“Kami melihat ada selisih harga yang cukup tinggi. Ini yang akan kami telusuri. Harapannya, harga bisa lebih terkendali dan terjangkau masyarakat,” tegasnya.

Selain panen raya, Pemkot Malang juga menyalurkan bantuan saprodi kepada 12 kelompok tani. Bantuan itu meliputi traktor, hand sprayer untuk pemupukan, hingga mesin giling yang diharapkan bisa mendongkrak produktivitas petani.

Upaya ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kota Malang. Meski berstatus sebagai kota, Wahyu menyebut Malang masih memiliki potensi pertanian yang cukup menjanjikan.

“Tidak hanya cabai, kita juga masih punya padi dan jagung yang menopang kebutuhan bahan pokok masyarakat,” pungkasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait