MALANGVOICE – Kabar tenang bagi warga Kota Malang. Menjelang Idulfitri 2026, stok bahan pokok dipastikan dalam kondisi aman. Bahkan, ketersediaannya disebut cukup hingga enam bulan ke depan.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengatakan, stok beras termasuk yang berada di gudang Bulog masih mencukupi.
“Kami pastikan stok aman, termasuk beras di Bulog,” ujar Eko, Rabu (4/3).
Kendalikan Inflasi, Pemkot Malang Gelar Operasi Pasar Rutin Dua Kali Seminggu
Tak hanya beras, komoditas lain seperti gula dan minyak goreng juga tersedia dalam jumlah cukup. Diskopindag telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pasar dan distributor di Kota Malang untuk memastikan kondisi riil di lapangan.
Dari hasil pantauan tersebut, secara umum harga bahan pokok relatif stabil. Kenaikan hanya terjadi pada beberapa komoditas tertentu.
“Sementara ini tidak ada harga yang bergejolak. Yang naik hanya beberapa komoditas seperti cabai dan daging ayam. Untuk sembako lain seperti beras, gula, minyak masih stabil,” jelasnya.
Selain memastikan ketersediaan dan stabilitas harga, Diskopindag juga mengantisipasi potensi praktik penimbunan bahan pokok yang bisa memicu lonjakan harga, terutama menjelang Lebaran.
Pengawasan dilakukan dengan melibatkan perangkat daerah dan lintas instansi. Bahkan, pengecekan rutin juga menyasar gudang-gudang distributor.
“Kami lakukan pengawasan terus, termasuk ke gudang distributor. Mendekati Lebaran pasti akan kami cek lagi supaya tidak ada penimbunan,” tegas Eko.
Untuk memperkuat langkah tersebut, Diskopindag bersinergi dengan Polresta Malang Kota melalui Satgas Pangan. Jika ditemukan adanya praktik penimbunan, tindakan tegas akan langsung diterapkan sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau memang ada penimbunan, pihak berwajib akan menangani. Sudah ada Satgas Pangan dan Polresta Malang Kota. Kami terus kontrol dari hulu sampai hilir,” tandasnya.(der)