Terduga Teroris Jaringan Bangil Ditangkap di Lawang

Terduga Teroris yang Ditangkap di Lawang Merupakan Jaringan JAD

MALANGVOICE – Identitas seorang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 antiteror di Dusun Kalibiru, Desa Turirejo, Lawang, Jumat (3/8) malam sudah diketahui.

Terduga pelaku bernama Abdullah (29) warga asal Kampung Keberanen, Desa Kemanisan Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, Jawa Barat.

Proses penangkapan tersangka ini nyaris tidak menimbulkan kegaduhan. Meskipun waktu itu ada proses penembakan karena petugas melakukannya dengan rapi. Tersangka ini memang sempat dicari setelah peristiwa bom Bangil, Pasuruan.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terduga teroris tersebut merupakan salah satu anggota JAD di Kecamatan Lawang.

“Ya, detailnya koordinasi Polda atau Mabes ya, mas,” tegas Yade.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses penangkapannya ketika itu Abdullah sedang tidur di teras salah satu rumah, dan dibangunkan oleh petugas, ia mengaku mencari kakaknya. Begitu ditanya soal identitas, Abdullah malah marah dan mengeluarkan belati dan sempat menyerang petugas hingga akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kakinya.

Abdullah pun sempat dibawa ke RSUD Lawang hingga kemudian dirujuk ke RSSA Malang. Setelah mendapat perawatan secukupnya, pelaku kemudian dibawa ke Polres Malang Kota untuk diinterogasi. Selanjutnya tersangka diamankan di Mako Brimob Ampeldento.

Tersangka diduga bagian dari jaringan teroris yang beraksi di Bangil, Pasuruan beberapa waktu lalu. Kini tersangka ini juga sudah dibawa ke Polda Jatim.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua buah senjata tajam, jaket parasit warna biru, sandal, jepit, kaos kaki warna hitam, sebuah tas yang berisi 90 butir peluru gotri, sajadah, sarung, baju koko, pasti gigi, mie instan, dan lainnya.(Der/Aka)