Kota Malang Memilih Pemimpin

Sutiaji Jelaskan Soal Dirinya Dipanggil KPK

Calon Wali Kota Malang, Sutiaji. (deny rahmawan)
Calon Wali Kota Malang, Sutiaji. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Calon Wali Kota Malang, Sutiaji, menjelaskan perihal dirinya dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (14/2) kemarin. Ia mengaku pemanggilan tersebut hanya sebentar.

“Saya masuk jam 11.00 WIB dan keluar sekitar jam 13.00 WIB. Setelah mengisi biodata terus ada beberapa pertanyaan,” ujarnya saat konferensi pers di rumah pemenangan Paslon SAE di Jalan Taman Slamet, Kamis (15/2).

Lebih lanjut, Sutiaji yang menggandeng Sofyan Edi di Pilwali Kota Malang 2018 ini menyatakan, KPK sempat menanyai beberapa hal yang menyangkut kasus yang menjerat mantan Ketua DPRD Kota Malang M Arief Wicaksono (MAW) dan mantan Kepala PUPR, Jarot Edy Sulistyono (JES) dalam APBD-P Kota Malang 2015.

“Setelah itu ditanya apa kenal orang-orang yang disebutkan KPK seperti anggota dewan. Saya jawab ada yang kenal dan tidak sesuai apa adanya,” ujarnya.

Kepada KPK, Sutiaji mengatakan terkait masalah anggara bukan pada Wakil Wali Kota Malang. Sesuai undang-undang, kata dia, tugas wakil wali kota hanya pada urusan kemiskinan, pemberdayaan dan masalah kemiskinan.

“Karena saya tidak terlibat dalam hal itu. Pokoknya ada 9 halaman itu pertanyaan KPK. Saya juga sempat dipancing dengan pertanyaan apakah saya mengetahui kasus tersebut,” lanjutnya.

Sutiaji juga memberikan klarifikasi saat KPK menggeledah ruangannya di Balai Kota beberapa bulan lalu. Komisi antirasuah itu menemukan uang di dalam laci meja kerjanya. Hal itu, dikatakan Sutiaji adalah uang receh yang memang sengaja ditaruh di sana.

“Jadi ada uang 10 ribu, 2 ribuan di sana. Memang saya biarkan di sana, gak masalah,” tegasnya.

Terakhir, Sutiaji berharap proses hukum yang ditangani KPK tersebut berjalan dengan baik. “Jadi masyarakat biar tahu semua, kebathilan harus tampak jelas. Kasian masyarakat. Harapan kami ke depan Kota Malang harus good government, sehingga trust masyarakat tetap utuh,” tegasnya.(Der/Ery)