KPK Bongkar Korupsi di Malang

Sutiaji Enggan Komentar Banyak Terkait Urusan KPK

Calon Wali Kota Malang, Sutiaji. (deny rahmawan)
Calon Wali Kota Malang, Sutiaji. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Adanya pemeriksaan saksi dan penggeledahan KPK yang mengarah pada tersangka baru kasus suap APBD-P Kota Malang 2015, menjadi perhatian publik.

Bagaimana tidak, di antara tersangka itu ada nama calon Wali Kota Malang yang mengikuti Pilwali 2018. Tim antirasuah pun bahkan menggeledah rumah Yaqud Ananda Gudban dan HM Anton, Selasa (20/3) siang.

Salah satu calon yang ikut bersaing di Pilwali, Sutiaji, enggan berkomentar terkait hal itu, terutama pesaingnya tersebut. “Rasanya nggak etis kalau saya berkomentar apapun. Ini ranah hukum. Biarkan hukum bekerja,” ujar Sutiaji, Selasa (20/3).

Menurut Sutiaji yang berpasangan dengan Sofyan Edi, pihaknya tak ingin ikut campur dalam urusan KPK. Paslon yang diusung partai Golkar dan Demokrat ini fokus terhadap masa kampanye.

“Saya dan Bung Edi tetap menghormati mereka. Kami tetap berfokus pada sosialisasi program Tri Prasetya kepada segenap warga Malang,” tutup paslon yang memiliki akronim Sae ini.(Der/Aka)