Kota Malang Memilih Pemimpin

Program Kesehatan Jadi Fokus Utama Malang Sae

Sofyan Edi Jarwoko. (istimewa)

MALANGVOICE – Pembinaan kesehatan lanjut usia atau lansia jadi salah satu program yang akan dilakukan calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 3, Sofyan Edi Jarwoko bersama Sutiaji, pasangannya di Pilwali 2018.

Hal itu disampaikan kepada masyarakat saat bersilaturahmi ke Kelurahan Arjosari, Blimbing, Selasa (24/4). Bung Edi sapaan akrabnya menyatakan, lansia harus lebih diperhatikan agar sejahtera dan bahagia dan berdaya guna bagi keluarga dan masyarakat.

“Pak Sutiaji kebetulan adalah pembina posyandu, kedepannya kami akan mengusahakan memfasilitasi posyandu lansia dengan lebih baik. Kami akan mengusahakan pengadaan posyandu lansia secara merata di Kota Malang,” katanya

Para lansia nantinya akan mendapatkan pelayanan seperti pemeriksaan kesehatan fisik maupun mental. Kesehatan lansia itu dipantau dengan menggunakan kartu menuju sehat (KMS) guna mendeteksi lebih awal bila lansia tersebut menderita permasalahan kesehatan.

Selain itu, para lansia tersebut akan diperiksa aktivitas kesehariannya, seperti makan, minum, berpakaian, mandi, tidur maupun buang air besar atau kecil. Tak hanya itu.

“Nantinya para lansia juga akan mendapatkan makanan-makanan tambahan untuk memenuhi gizi mereka,” lanjutnya.

Sutiaji (istimewa)

Sementara itu, Sutiaji, dalam hari yang sama menggandeng BPJS untuk mengatasi masalah kesehatan warga Kota Malang. Pelayanan kesehatan memang jadi program utama paslon yang mempunyai akronim Sae ini.

“Ada sekitar 400 ribu warga yang belum tercover asuransi BPJS. Maka dari itu, seluruh ribu warga tersebut akan kami daftarkan ke BPJS kelas 3,” bebernya

Lanjut Sutiaji, dengan pendaftraan tersebut, nantinya mekanisme dalam pembayaran premi atau iuran BPJS akan dibayar pemerintah sehingga masyarakat kurang mampu bisa tetap menerima layanan kesehatan.

Selain itu, seandainya terpilih, ia juga akan melakukan penyediaan fasilitas-fasilitas kesehatan yang akan tersebar di lima kecamatan di Kota Malang seperti mobil ambulan.

“Ambulans nantinya akan mobile ke kampung-kampung untuk menjemput warga yang sakit dan memerlukan tindakan medis yang darurat,” tutupnya.(Der/Ak)