MALANGVOICE – Polres Malang menetapkan empat tersangka kasus penganiayaan dan pengeroyokan di Pantai Wedi Awu, Tirtoyudo beberapa waktu lalu.
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, dari keempat tersangka itu, tiga diantaranya berinisial A, Y dan Z diduga terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan dan dan penganiayaan terhadap wisatawan di pantai.
“Ada yang berperan melempar menggunakan batu terhadap kendaraan roda empat, ada yang mencoret-coret kendaraan menggunakan cat semprot,” katanya, Jumat (8/5).
TPS Muharto Bakal Direlokasi, Pemkot Malang Benahi Manajemen Sampah
Sementara satu tersangka lain berinisial M diduga berperan memobilisasi massa menuju lokasi kejadian.
“Satu orang yang ditetapkan tersangka siang ini adalah seseorang yang memobilisasi massa untuk bergerak bersama-sama menuju lokasi peristiwa,” tuturnya, sambil menjelaskan keempat tersangka seluruhnya berasal dari Malang Raya.
Dikatakan Taat, dari kasus itu polisi mencatat total terdapat enam kendaraan yang mengalami kerusakan, terdiri dari satu unit Hiace, dua unit Elf, satu unit Ertiga, satu unit Avanza, dan satu unit Innova. Taat menyebut, kendaraan Innova yang dirusak ternyata bukan milik rombongan wisatawan yang menjadi sasaran utama massa.
“Khusus Innova ini pemiliknya bukan dari rombongan kelompok tersebut. Ini warga masyarakat lain yang ada di lokasi dan akhirnya juga menjadi korban perusakan. Karena itu ada dua LP dari kasus di Pantai Wedi Awu,” jelasnya.
Kini polisi menerapkan pasal dugaan tindak pidana pengeroyokan atau perusakan secara bersama-sama di muka umum. Sedangkan satu tersangka lainnya dikenakan pasal penghasutan, karena mengajak massa menuju lokasi kejadian.
Taat Resdi menegaskan pihaknya bakal serius dan profesional menangani kasus ini sesuai fakta hukum yang ditemukan penyidik.
“Ini upaya kami untuk menyampaikan perkembangan teraktual proses penyidikan. Harapannya masyarakat memahami bahwa Polres Malang secara serius dan profesional menindaklanjuti peristiwa di Pantai Wedi Awu secara objektif sesuai fakta hukum yang ada,” tegasnya.(der)