KPK "Obok-Obok" Kantor Bupati Malang

Kantornya Diobok-Obok KPK, Rendra: Doakan Saya Selamat

Bupati Malang, Rendra Kresna saat memberikan keterangan pada awak media. (Toski D)

MALANGVOICE – Tim Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di kantor Bupati Malang, Pendopo Agung Kabupaten, Jalan Agus Salim, Kota Malang, Senin (8/10).

Bupati Malang, Rendra Kresna mengaku siap dan kooperatif jika dirinya dipanggil KPK untuk diperiksa.

“Sampai saat ini saya belum dipanggil KPK. Setelah ini pasti saya akan dipanggil, ya diperiksa,” katanya.

Rendra meminta doa kepada masyarakat jika memang dirinya nanti terpaksa harus diperiksa KPK untuk pendalaman kasus.

“Ya doakan biar selamat saja ya,” tegasnya.

Baca Juga:Rendra Kresna: Tim KPK Bawa Beberapa Barang Bukti

Dalam penggeledahan tersebut, tambah Rendra, sejumlah dokumen dibawa tim penyidik KPK. Dokumen itu antara lain, berupa surat pengaduan terkait anggaran kampanye saat ia maju kembali sebagai Calon Bupati Malang pada periode kedua.

Selain itu, juga ada pengaduan berkaitan dengan kasus korupsi. Namun, ia mengaku aduan itu melibatkan jajaran di bawahnya.

“Ada dokumen kepegawaian, ada beberapa surat pegaduan dari masyarakat tentang tagihan biaya kampanye waktu periode kedua itu, yang sempat ramai beberapa tahun lalu itu,” ujarnya.

Akan tetapi, Rendra Kresna tidak merespon aduan itu, karena ia tidak pernah melakukan kerjasama atau keterikatan dengan pihak lain soal dana kampanye. (Hmz/Ulm)