Balon Asa Dilepas, Rakernas Apeksi Momentum Tuntaskan Persoalan Daerah

Pelepasan balon asa menandai pembukaan Welcome Dinner Rakernas Apeksi di Kota Malang. (Muhammad Choirul)
Pelepasan balon asa menandai pembukaan Welcome Dinner Rakernas Apeksi di Kota Malang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Welcome Dinner Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2017 berlangsung meriah. Bertempat di Halaman Balai Kota Malang, Selasa (18/7) malam ini, pembukaan ditandai dengan pelepasan balon usai menyanyikan lagu Padamu Negeri.

Pelepasan balon yang disebut sebagai ‘Balon Asa’ ini sebagai simbol bahwa rangkaian Rakernas Apeksi merupakan harapan peningkatan pembangunan daerah. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Malang, HM Anton, memberikan cenderamata kepada beberapa perwakilan peserta Rakernas Apeksi.

Sebaliknya, Ketua Apeksi, Airin Rachmi Diany, juga memberikan cenderamata kepada orang nomor satu di Kota Malang ini. Dalam sambutannya, Anton menyatakan, malam Welcome Dinner ini menjadi pengantar keakraban antar wali kota.

Wali Kota Malang, HM Anton, memberikan cenderamata kepada perwakilan peserta Apeksi. (Muhammad Choirul)
Wali Kota Malang, HM Anton, memberikan cenderamata kepada perwakilan peserta Apeksi. (Muhammad Choirul)

Selain itu, dia menilai, ajang ini juga sebagai sarana mempererat kebersamaan. “Saya berharap Rakernas Apeksi tahun ini menjadi momentum luar biasa. Kita bersama akan berbagi pengalaman, diskusi bersama tentang persoalan di daerah,” urainya.

Suami Hj Dewi Farida Suryani itu itu menambahkan, hasil diskusi nantinya berdampak pada peningkatan kinerja setiap Pemkot. Dengan begitu, pembangunan kota menjadi lebih terarah.

“Saya berharap juga Rakernas Apeksi ini menghasilkan rekomendasi khusus dan mendasar untuk kepentingan nasional dan kinerja pemerintah kota masing-masing,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Ribuan Warga Tumplek Blek Nikmati Pentas Seni Putra Naga di Sukun

Ketua DPD Perindo Kota Malang, Layli Fitria Liza Min Nelly, menghadiri undangan warga Sukun.(Istimewa).

MALANGVOICE – Ribuan warga tumplek blek di RT 07 RW 11 Sukun, Kota Malang. Mereka berbondong-bondong menyaksikan beragam kesenian yang disajikan, Sabtu (19/8) malam ini.

Antusias warga tak hanya ditunjukkan orang dewasa baik pria maupun wanita. Lebih dari itu, anak-anak juga tampak gembira menikmati pagelaran yang digeber kelompok seni Putra Naga ini.

Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang, Layli Fitria Liza Min Nelly, berkesempatan hadir memenuhi undangan dalam acara itu. Dia mengaku terkesan dengan beragam penampilan pada pentas ini.

“Saya mendapat undangan untuk hadir. Ini semua yang tampil anak muda. Sangat membanggakan karena anak muda masih mau menampilkan seni budaya bangsa,” ungkap Nelly, sapaan akrabnya.

Nelly pun mengapresiasi Putra Naga yang menginisiasi pagelaran ini. Putra Naga sendiri selama ini telah banyak berkontribusi di tataran seni budaya, terutama di kalangan akar rumput yang menyentuh lapisan masyarakat.

Sejauh ini, kelompok ini telah menampung lebih dari 600 anak-anak untuk berkesenian. Mayoritas anak-anak ini adalah anak jalanan dan putus sekolah.

“Harapan saya lebih ada perhatian dari pemerintah setempat karena ini aset di mana generasi muda ada tempat menyalurkan hobi positif,” pungkas Nelly.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Dewanti Tak Paksa Ganis Maju Bacaleg, Ini Komentarnya

Dewanti Rumpoko. (Aziz Ramadani/MVoice)
Dewanti Rumpoko. (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Ganis Rumpoko, putri Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bakal maju dalam Pileg (Pemilu Legislatif) 2019 mendatang. Muncul pertanyaan apakah serius atau coba-coba. Apakah Dewanti memaksakan kehendak untuk ikuti jejaknya yang memang politisi PDI Perjuangan tersebut.

Saat dikonfirmasi terkait pencalonan Ganis, Dewanti menampik jika dirinya memaksa putrinya ikut dalam gelaran Pileg 2019.

Baca juga: Putri Wali Kota Batu Maju Bacaleg

“Memang mendadak, tapi saat ditawari (Ganis Rumpoko) langsung oke. Beda lima tahun lalu saya rayu (maju Pileg) gak mau,” kata Dewanti ditemui MVoice beberapa waktu lalu.

“Ganis kuliahnya di Liverpool sudah mau selesai, ini bagian dari latihan berorganisasi, meskipun sebenarnya masih terlalu muda, “ imbuhnya.

Dewanti menambahkan, keputusan putrinya mau ikut jadi legislatif DPR RI Dapil Malang Raya dianggapnya sangat tepat. Terlebih saat ini Bacaleg perempuan kurang. Dia lantas mengajak Ganis maju lewat partainya, PDI Perjuangan.

“Sekarang dia merasa mungkin sekarang ada konsep mau berbuat, ya sekarang waktunya anak muda,“ ujar Dewanti.

“Memang belum berpengalaman (berpolitik), harapannya dia bisa bertemu masyarakat manyampaikan programnya,” tutupnya.(Der/Aka)

RSUD Kanjuruhan Siapkan Ruang Isolasi Khusus Tangani Virus Corona

Wakil Direktur RSUD Kanjuruhan, dr Benidiktus Setyo Untoro. (Istimewa).
Wakil Direktur RSUD Kanjuruhan, dr Benidiktus Setyo Untoro. (Istimewa).

MALANGVOICE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengambil sejumlah langkah antisipasi mencegah penyebaran virus corona.

Wakil Direktur RSUD Kanjuruhan, dr Benidiktus Setyo Untoro mengatakan, sesuai petunjuk dari pemerintah pusat, sebenarnya Dinas Kesehatan nanti yang melakukan antisipasi bila ada gejala. Namun, pihaknya juga telah siap dalam menangani jika ada pasien yang terindikasi virus corona.

“Dulu waktu SARS itu kan kita juga siap. Jadi sekarang kita meskipun ada kasus seperti ini siap dari awal,” ujar pria yang akrab disapa Ben ini.

Menurut Ben, kesiapan ini telah dilakukan dengan menyiapkan ruang isolasi khusus untuk corona ini, seperti rumah sakit lainnya.

“Persiapan seperti biasa. Tapi, kami sudah siapkan ruang isolasi khusus,” tegasnya.

Dengan begitu, lanjut Ben, sebagai rumah Sakit pihaknya mengaku siap menerima pasien apapun.

“Jadi, rumah sakit itukan harus siap menerima pasien apapun kasusnya baik itu kasus korona,” pungkasnya.(Der/Aka)

Terima Warga Baru, Brigif Raider 9 Kostrad Gelar Tradisi Korps

MALANGVOICE – Tradisi Korps merupakan cara menanamkan jiwa korsa, soliditas dan semangat pengabdian kepada satuan. Itulah yang mendasari Brigade Infanteri Raider 9 Kostrad melaksanakan tradisi penjemputan dan penerimaan warga baru, Sabtu (25/2) lalu.

Diselenggarakan di Aula Mabrigif Raider 9 Kostrad, Komandan Detasemen Markas, Kapten Inf Hariadi Ramdani, memimpin kegiatan itu. Warga baru yang melaksanakan upacara penerimaan adalah Letda Inf Henry Agung Budianto, yang baru selesai melaksanakan pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa) pada 2016.

Henry dijemput di suatu tempat, dipakaikan ransel Protap dan berlari menuju Markas Brigif Raider 9 Kostrad beserta beberapa prajurit yang mendampingi. Hal itu ditujukan agar mengenal wilayah sekitar satuan. Setiba di depan gerbang utama Brigif Raider 9 Kostrad, dilakukan penyiraman bunga kepada warga baru itu.

Setelah memasuki Kesatrian, dengan langkah tegap dan disambut seluruh prajurit Brigif Raider 9 Kostrad yang menyanyikan lagu selamat datang, kegiatan dilanjutkan menuju aula, untuk melaksanakan upacara Tradisi Korps.

Dalam amanat yang dibacakan Kapten Inf Hariadi Ramdani, Komandan Brigif Raider 9 Kostrad mengucapkan selamat datang kepada Letda Inf Henry Agung Budianto. “Segera menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi Brigif Raider 9 Kostrad, mulai dari sejarah, jati diri hingga kebijakan pimpinan,” ungkapnya.

Komandan Brigade juga menyampaikan, “Sebagai prajurit kita dituntut agar benar-benar dapat memberikan kontribusi optimal terhadap satuan, khususnya Brigif Raider 9 Kostrad. Untuk itu tanamkanlah pada pikiran bahwa kita sudah menjadi warga Dharaka Yudha, pelajari tugas dan kewajiban kita sebagai bekal pengabdian kepada negara dan bangsa.”

Terjaring Razia, Jupang Malah Kedapatan Bawa Sabu-Sabu

Polisi mengamankan pelaku. (istimewa)

MALANGVOICE – Anggota Polsek Klojen mengamankan satu orang membawa narkoba jenis sabu-sabu. Pelaku berinisial CBU alias Yoyok (52), warga Bareng Tengah, Klojen, Kota Malang.

Ia ditangkap secara kebetulan saat terjaring operasi anggota Satlantas Polsek Klojen di Jalan Gajahmada, Minggu (19/11) lalu. Ia diberhentikan polisi karena tak membawa helm.

Saat hendak menepi, polisi mencurigai pelaku karena sempat membuang bungkusan ke jalan. Setelah ditelusuri, ternyata itu adalah sabu-sabu. Polisi kemudian segera menggeledah pelaku dan ditemukan barang bukti lain selain dua klip sabu-sabu, yakni bong, pipet, dan uang tunai Rp 250 ribu.

“Pelaku mengaku membeli sabu-sabu dari orang lain di kawasan Polehan,” jelas Kasubbag Humas Polres Malang Kota, Ipda Made Marhaeni, Selasa (21/11).

Pelaku sehari-hari diketahui sebagai juru penumpang (jupang) di Terminal Arjosari. Ia kemudian dibawa ke Polsek Klojen untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Hasil tes urine juga positif narkoba,” lanjut polwan asal Pulau Bali ini.

Dengan begitu, polisi masih berupaya menuntaskan jaringan pengedar narkoba tersebut. “Barang haram itu dibeli seharga Rp 750 ribu. Anggota masih selidiki kasus ini,” pungkasnya.(Der/Yei)

Selain Anggota DPRD, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Ikut Diperiksa KPK

Anggota DPRD Kota Malang, Mulyanto membawa akta kematian. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melanjutkan pemeriksaan saksi terkait dugaan suap pembahasan APBD-P 2015 Kota Malang, Sabtu (21/10), di aula Rupatama Polres Malang Kota.

Sedikitnya 8 saksi dari anggota legislatif dan satu orang eksekutif, yakni Kepala Dinas Pendidikan, Zubaidah. Mereka datang mulai pukul 9.30 WIB. Para saksi tetap diperiksa terkait kasus yang membelit mantan Ketua DPRD Kota Malang, M Arief Wicaksono (MAW).

Hingga saat ini, pemeriksaan masih berlanjut. Belum ada keterangan dari saksi terkait pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK. “Tadi masih ngisi biodata aja,” kata anggota dewan, Bambang Sumarto.

Sementara itu, KPK pun meminta akta kematian Rasmuji yang diantar anggota fraksi PKB, Mulyanto. “Cuma disuruh bawa surat karena pak Rasmuji sudah meninggal,” ujar Mulyanto.

Rasmuji merupakan anggota DPRD Kota Malang yang ikut menjadi daftar saksi, akan tetapi, Rasmuji meninggal pada Maret lalu karena penyakit.(Der/Yei)

Kadindik Jatim Paparkan Pentingnya Akreditasi Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Saiful Rachman. (Lisdya)

MALANGVOICE – Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Saiful Rachman menegaskan jika akreditasi sekolah sangat penting untuk mempengaruhi kinerja kepala sekolah maupun manajemen sekolahnya.

“Jadi akreditasi itu adalah totalitas menyangkut sistem kepemimpinan kepala sekolah maupun pengelolaan sistem manajemen sekolah,” kata Saiful kepada MVoice beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, jika sekolah sudah ditetapkan akreditasinya oleh Badan Akreditasi Sekolah Nasional (BASNAS) atau Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM), maka kepala sekolah dapat memberikan masukan untuk penyusunan anggaran pendapatan dan belanja sekolah.

“Kalau akriditasinya jelek, otomatis sekolahnya dan kepala sekolah juga terdampak jelek, sudah nggak bisa apa-apa. Kecuali lebih ditingkatkan lagi mutunya,” tegasnya.

Namun, rencananya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal mengubah skema akreditasi sekolah. Secara garis besar, skema akreditasi tidak akan hanya memenuhi standar-standar kuantitas.

Sebab, hingga saat ini, penilaian akreditasi sistem lama belum ada pemanfaatannya, karena itu nantinya skema akreditasi sekolah bakal difokuskan pada pembenahan setiap sekolah.

“Kami upayakan tidak orang ketemu orang, yang benar itu orang ketemu sistem. Kalau ketemu sistem, apalagi yang baru pasti enak nanti,” tandasnya. (Hmz/Ulm)

Perumda Tirta Kanjuruhan dan Perpamsi Jatim Drop Air Bersih Kota Malang

Truk tangki air bersih milik Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang saat memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Kota Malang. (Istimewa).
Truk tangki air bersih milik Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang saat memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Kota Malang. (Istimewa).

MALANGVOICE – Akibat adanya kebocoran jaringan pipa transmisi yang berdiameter 500 mili meter (mm) di wilayah Tumpang, membuat Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, bersama Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia (Perpamsi) Jawa Timur kerahkan 11 truk tangki untuk memberikan pelayanan air bersih kepada warga Kota Malang.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, yang juga sebagai Ketua Perpamsi Jawa Timur, Syamsul Hadi mengatakan, pihaknya akan mengerahkan 11 truk tangki guna memberikan bantuan air bersih bagi warga Kota Malang.

“Kami akan memasok air bersih untuk kebutuhan warga Kota Malang, sesuai dengan permintaan, selama 24 jam nonstop melalui truk tangki air. Untuk teknis pendistribusiannya sesuai dengan arahan dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang,” ungkapnya.

Menurut Syamsul, saat ini dirinya telah meminta bantuan truk tangki air bersih kepada 9 PDAM Kabupaten/Kota, yang jumlah masing-masing satu unit. Seperti PDAM Kota Batu, Magetan, Ngawi, Ponorogo, Tulungagung, Mojokerto, Situbondo, Banyuwangi, dan Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang sendiri mengirimkan dua unit truk tangki, agar dapat memenuhi kebutuhan air bersih pada warga Kota Malang.

“Ada 11 truk tangki yang akan memasok air bersih pada warga Kota Malang. Truk-truk tangki tersebut sudah berjalan sejak hari ini,” terangnya.

Pemberian bantuan air bersih yang di lakukan oleh Perpamsi ini, lanjut Syamsul, dilakukan karena Perpamsi Jatim memiliki motto Seduluran Selawase. Sehingga bantuan tersebut tidak hanya untuk Perumda Tugu Tirta Kota Malang saja, tapi juga akan kita lakukan jika ada daerah yang butuh bantuan truk tangki air bersih, sesuai dengan kesepakatan bersama seluruh anggota Perpamsi Jatim.

“Selain memasok air bersih melalui truk-truk tangki, kami juga mengirimkan staf teknik Perumda Tirta Kanjuruhan untuk diperbantukan dalam proses pembenahan pipa transmisi milik Perumda Tugu Tirta Kota Malang yang jebol. Dengan harapan, staf yang dikirim tersebut bisa memberikan bantuan perbaikan,” tandasnya. (Hmz/ulm)

Dinas Perdagangan Pertimbangkan Ulang Pembongkaran Pasar Merjosari

Pedagang berunjuk rasa menolak pembongkaran Pasar Merjosari. (Muhammad Choirul)
Pedagang berunjuk rasa menolak pembongkaran Pasar Merjosari. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto, mempertimbangkan ulang rencana pembongkaran Pasar Merjosari secara bertahap, mulai Rabu (5/4) hari ini.

Saat dihubungi MVoice melalui selulernya, Wahyu belum bisa memastikan pelaksanaan rencana itu. “Saya sudah mendapat laporan, di lapangan kondisinya (emosi pedagang) masih panas. Sehingga belum tahu selanjutnya seperti apa,” urainya.

Saat ini, dia tengah berkoordinasi intensif dengan TNI-Polri terkait hal ini. Wahyu menegaskan, pembongkaran bertahap tetap akan dilakukan, namun waktu pelaksanaan belum ditentukan.

“Bisa tetap dilaksanakan hari ini, bisa besok pagi. Masih kami pertimbangkan rencana pastinya. Kalau besok kondisi masih sama (ada penolakan) tetap akan dibongkar, karena besok kami mengerahkan kekuatan penuh,” tuturnya.