Mbois, TP PKK Kota Malang Sabet Penghargaan Nasional Pakarti Utama I

MALANGVOICE – Ketua TP PKK Kota Malang, Hj Dewi Farida Suryani, menerima Penghargaan Nasional Pakarti Utama I Kategori Kota 2016 dalam lomba pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di Hotel Mercure Ancol, Rabu (30/11).

Selain itu, diraih pula juara I Lomba Pentas Kreativitas Daerah dalam ajang Jambore Nasional Kader PKK 2016. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo.

pkk1

Menurut Erni Guntarti, tujuan diadakannya jambore ini, memperkuat rasa persatuan dan kesatuan antar kader PKK dan para pembinanya, ajang bertukar informasi, pengetahuan dan keterampilan, serta memberikan penghormatan bagi kader PKK. Erni berharap, even ini dapat memotivasi dan menggelorakan semangat kader mencapai tujuan dan program-program PKK.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menyampaikan, jambore ini harus rutin diselenggarakan. “Jambore ini sebagai bagian komunikasi dan sinergi antar penggerak PKK terus berjalan,” ungkapnya.

Dewi Farida Suryani sendiri menyebut, kesuksesan prestasi TP PKK Kota Malang ini merupakan suatu motivasi dan inspirasi untuk warga.

“Kesuksesan ini diraih berkat kerja keras dan cerdas para kader. Ini bagian memotivasi dan menginspirasi kabupaten/kota agar kegiatan ini semua berlangsung secara berkelanjutan”, ujar Ummik Farida, sapaan akrabnya.

Aji: Jangan Pergi Dulu, Otsuka…

Aji Prasetyo

MALANGVOICE – Ketua Aliansi Peduli Hutan Kota Malabar, Aji Prasetyo, meminta kepada PT Amerta Indah Otsuka agar tidak begitu saja meninggalkan revitalisasi hutan kota. Sebab, memilih mundur dari semua permasalahan bukanlah solusi yang baik.

“Otsuka jangan mundur dulu, itu tidak menyelesaikan masalah,” kata Aji kepada MVoice, Sabtu (12/9).

Dijelaskan, sebenarnya aliansi tidak pernah menolak revitalisasi hutan kota. Yang mereka beratkan adalah konsep dan site plan yang dirasa jauh dari nilai ekologis.

“Sebenarnya semua bisa dibicarakan, selama konsep revitalisasi di rel yang benar, tentu kita sangat mendukung. Namun, sayangnya sampai CSR dicabut, tidak ada komunikasi dari Pemkot soal menyamakan persepsi soal revitalisasi,” beber Aji.

Komikus ternama itu menambahkan, saat ini hal yang perlu dilakukan, usai Otsuka mundur, adalah mencabut semua seng yang ada di sana.

“Kembalikan seperti semula, seharusnya Pemkot dan Otsuka bertanggung jawab atas apa yang terjadi di Malabar, karena akad itu terjadi antara dua pihak,” tandasnya.

Ditinggal Jumatan, Rumah Kontrakan Mahasiswa Dikuras Maling

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha. (deny rahmawan)
Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Aksi pencurian dialami penghuni rumah kontrakan mahasiswa di Jalan Kanjuruhan Asri, Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang. Akibatnya barang berharga milik tujuh orang, amblas tak tersisa.

Barang yang hilang tak main-main, ada 5 buah HP bermerek, 5 laptop, kamera DSLR dan dompet.

Dari informasi yang didapat MVoice, kejadian itu dialami para korban pada Jumat 29 September lalu. Semua barang berharga disimpan di dalam ruang tamu dan kamar kontrakan saat penghuninya pergi salat Jumat.

Tak lama, setelah pulang dari masjid sekitar, kondisi rumah sudah terbuka dengan pintu bekas congkelan karena dirusak. Korban semakin terkejut karena semua barang elektronik amblas tak bersisa.

Kejadian itu akhirnya dilaporkan salah satu penghuni kontrakan, Rizki Hernanda, ke Polres Malang Kota. Akibat pencurian itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp 40 juta.

Menanggapi laporan korban, Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Ambuka Yudha, mengatakan sedang menyelidiki kasus itu. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat meninggalkan barang berharga di rumah.

“Masih kami dalami,” katanya, Rabu (11/10).(Der/Ak)

Wujudkan Kota Kreatif, Sutiaji Gandeng Peguruan Tinggi

Wali Kota Malang Sutiaji. (Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Wali Kota Malang Sutiaji punya harapan besar agar Kota Malang selain dikenal Kota Pendidikan juga sebagai Kota Kreatif. Ini bisa terwujud dengan dorongan aktif dari perguruan tinggi.

Hal itu terungkap saat orang nomor satu di Pemkot Malang itu menghadiri Dies Natalis ke-55 Universitas Merdeka Malang, Minggu (21/7).
Sutiaji juga mengapresiasi atas dedikasi Universitas Merdeka Malang selama 55 tahun di Kota Malang yang turut serta memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.

“Saya berharap Unmer Malang mampu turut mewujudkan dan mendukung Kota Malang sebagai Kota Pendidikan dan Kota Kreatif,” kata Sutiaji.

“Semoga di tahun – tahun yang akan datang Unmer mampu kembali ke masa kejayaannya; apalagi kita ketahui bersama bahwa eksistensi lembaga ini sudah tidak diragukan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, kehadirannya didampingi Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko adalah bentuk nyata kebersamaan antara akademisi dan Pemerintah Kota Malang menyukseskan pembangunan serta pengabdian pada masyarakat Bhumi Arema.

“Terimakasih kepada seluruh civitas akademisi di Unmer Malang karena sampai saat ini nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme terbangun dengan baik di lingkungan universitas dan dapat terus dipertahankan,” pungkasnya. (Hmz/Ulm)

35 Saksi Diperiksa Beruntun, KPK Blokir Rekening Tersangka

Segenap awak media menanti pemeriksaan berakhir. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sebanyak 35 saksi secara marathon sejak 18 Oktober 2017 lalu. Senin (23/10) hari ini menjadi hari terakhir, dimana enam saksi dijadwalkan diperiksa di Mapolres Malang Kota.

Para saksi diminta memberi kesaksian dalam kasus indikasi suap terkait pembahasan APBD-P Kota Malang Tahun Anggaran 2015 dengan tersangka mantan Ketua DPRD Kota Malang, Arief Wicaksono.

Dari semua saksi, 31 di antaranya adalah anggota DPRD Kota Malang, sisanya merupakan unsur lain yakni mantan Sekda, pejabat setingkat Kepala Bidang dan staf Sekwan.

“KPK terus mendalami informasi dugaan penerimaan uang ‘Pokir’ terkait dengan pengesahan APBD-P TA 2015 oleh sejumlah pihak. Komunikasi sejumlah pihak terkait dalam perkara ini juga terus diklarifikasi pada saksi-saksi,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Sebelumnya, beberapa saksi memang mengaku disodori pertanyaan terkait ‘Pokir’ atau Pokok Pikiran. Namun, kepada awak media, para saksi membantah jika Pokir adalah istilah untuk uang pelicin.

Selain itu, KPK Juga telah memproses pemblokiran rekening tersangka. “Ini sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dalam penanganan TPK (Tindak Pidana Korupsi) ini,” pungkasnya.(Coi/Aka)

Jonan: Presiden Ingin Zero Accident

Menhub RI, Ignasius Jonan, di Stasiun Kota Baru Malang. (deny)

MALANGVOICE – Presiden RI Joko Widodo berharap zero accident untuk transportasi umum pada Lebaran kali ini. Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan dalam kunjungannya ke Stasiun Kota Baru Malang, beberapa menit lalu.

Jonan mengaku akan terus mengevaluasi seluruh armada dan jalur mudik Lebaran 2016, sesuai perintah Presiden. Evaluasi dilakukan sejak dua bulan lalu sampai 23 Juni. “Pemeriksaan sarana seluruhnya, karena presiden ingin zero accident untuk transportasi umum,” katanya pada wartawan.

Lebih lanjut Jonan ingin kerja sama dari semua pihak, Dinas Perhubungan dan kepolisian dalam hal mengatur lalu lintas, sehingga tidak ada kecelakaan. “Perbaikan pelayanan, dan tepat waktu harus jadi andalan,” tambahnya.

Saat ini, katanya, selama evaluasi sudah didapati beberapa armada yang dilarang beroperasi karena tak laik dan permasalahan no go item.

“Semua armada sama, kalau ada no go item, harus diperbaiki, kemudian diperiksa lagi baru boleh beroperasi. Tidak sampai izin dicabut kok, semua kan ada persyaratannya,” tandasnya.

Banyu Tumpah Siap Sambut Pergantian Tahun di Selecta

Spot swafoto baru Taman Rekreasi Selecta, Banyu Tumpah.(Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Wahana baru telah disiapkan pengelola Taman Rekreasi Selecta sambut libur Natal dan pergantian tahun. Teranyar, spot swafoto berjuluk banyu tumpah menghiasi wisata beralamat Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji ini.

Mencerminkan namanya, spot ini terdiri daru ratusan bunga disusun menyerupai air terjun. Bunga yang dipakai jenis bunga bromelia. Paling atas terdapat gentong raksasa seolah menumpahkan air yang tidak lain susunan bunga. Dindingnya juga dibuat semacam relief bebatuan dengan ketinggian sekitar empat meter dan lebar lima meter.

Banyu tumpah itu sengaja dibuat untuk menambah fasilitas spot swafoto. Tujuannya memanjakan wisatawan yang berkunjung.

Direktur Taman Rekreasi Selecta Sujud Hariadi mengatakan, banyu tumpah atau yang dinamainya juga flower falls ini sebagai penambah spot swafoto. Alasannya karena lebih unik dan cocok berada di tengah Taman Selecta ditambah dengan sentuhan seni relief.

“Konsep ini terinspirasi air terjun. Kalau dibuat spot swafoto, bagus. Antusiasme pengunjung juga sangat tinggi. Memang orang carinya yang seperti ini,” kata Sujud kepada MVoice, Kamis (7/12).

Tak hanya itu, lanjut Sujud, wahana family roller coaster siap menantang adrenalin pengunjung. Kapasitas wahana ini sekitar 14 kursi.

“Kami juga tengah membangun restoran baru dua lantai. Harapannya semakin banyak menampung pengunjung yang agendakan gathering. Muatnya 400 orang,” tutup Sujud.(Der/Yei)

Sewakan Mobil Malah Tak Kembali, Warga Blimbing Lapor Polisi

Ilustrasi pencurian mobil.

MALANGVOICE – NA (49) warga Jalan Ahmad Yani, Blimbing, Kota Malang, menjadi korban penipuan penggelapan. Mobil jenis pick up nopol N 9606 EAF berpindah tangan saat disewakan dan tak kembali hingga saat ini.

Kejadian itu bermula ketika seseorang berniat menyewa mobilnya selama sebulan sejak Kamis 21 Juli. Korban dan terduga pelaku itu sepakat dengan harga Rp 4,5 juta. Kemudian setelah dikembalikan pada 21 Agustus, seseorang tersebut meminjam lagi selama sebulan hingga 21 September, namun mobil keluaran 2016 itu tak kembali sampai saat ini.

NA berusaha menghubungi penyewa tersebut, akan tetapi tidak mendapat respon sehingga memaksa korban melapor ke Polres Malang Kota.

Kasubbag Humas Polres Malang Kota, Ipda Made Marhaeni, membenarkan laporan pada 27 September tersebut. Saat ini pihaknya masih menyelidiki terduga pelaku yang sudah dikantongi identitasnya.

“Masih dalam proses penyelidikan,” katanya, Sabtu (30/9).

Heni, sapaan akrabnya, mengimbau masyarakat agar selalu waspada dengan potensi kejahatan apapun. Serta tidak terlalu percaya pada orang yang baru dikenal.(Der/Aka)

Menanti Terwujudnya Kereta Gantung di Kota Batu!

Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko.(miski)
Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko.(miski)

MALANGVOICE – Kota Batu terbilang maju pesat sektor pariwisatanya dibanding daerah lain di Jawa Timur hingga skala nasional.

Tak heran bila tahun 2016 kemarin pemerintah menyebut kunjungan wisatawan berada di angka 4 juta. Naik drastis daripada tahun sebelumnya.

Tidak berhenti disitu, Pemkot Batu terus memacu sarana prasarana dan infrastruktur baru. Wacana pembangunan kereta gantung pun mencuat sejak beberapa tahun lalu.

Hadirnya transportasi di udara ini dinilai akam memikat wisataaan domestik dan mancanegara. Pemkot Batu pun optimistis tahun ini bisa direalisasikan.

Semula, rute kereta gantung di daerah Kecamatan Bumiaji. Namun, karena berbagai pertimbangan, akhirnya rute tersebut beralih, yakni rencananya dari Jalan Abdul Gani Atas atau sekitar Kusuma Agrowisata ke Desa Tlekung.

Belum tahu anggaram untuk pembangunan itu. Pemerintah memiliki tiga skema, yakni murni diserahkan ke investor, kerja sama investor dan pemerintah atau murni didanai APBD.

Saat dikonfirmasi progres rencana itu, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, mengakui masih konsentrasi pada perubahan konsep awal.

Menurutnya, kereta gantung nantinya akan mengedepankan keindahan alam, sehingga wisatawan dapat menikmatin keindahan Kota Batu dari atas.

“Nanti terkoneksi ke tempat wisata di Kota Batu. Ini juga bagian dari memperlancar akses wisatawan ke objek wisata,” ungkapnya.

Hari Anak Nasional, Dewanti Ajak Tingkatkan Potensi Anak

Dewanti Rumpoko tampak bercanda dengan siswa-siswi peserta perayaan HAN 2017, di halaman Balai Kota Among Tani, Kamis pagi (18/5). (Humas Pemkot Batu)

MALANGVOICE – Potensi anak menjadi perhatian Ketua Penggerak PKK Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Hal itu diungkapkan calon Walikota Batu terpilih periode 2017-2022 ini dalan peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Kamis pagi (18/5) di Balai Kota Among Tani.

Dewanti Rumpoko mengatakan, peringatan HAN kali ini perlu diingatkan kembali, khususnya kepada para orang tua dan guru agar terus menggali potensi anak-anak. Sebab, menurutnya, jangan sampai sebagai orang tua dan guru meremehkan potensi yang dimiliki oleh setiap anak-anak.

Potensi apapun itu adalah anugerah. “Karena setiap anak itu memiliki potensi yang luar biasa, maka harus terus di gali,” kata Dewanti dihadapan sekitar 2000 siswa, wali siswa dan para guru.

Perempuan juga menjabat Bunda PAUD Kota Batu ini menambahkan, hal yang tak kalah pentingnya ialah membimbing anak-anak agar memiliki moral agama. Karena, menurutnya, dasar agama merupakan hal yang penting untuk menumbuhkan watak dan sifat yang baik, kelak saat dewasa.

“Kita doakan anak-anak ini jadi pemimpin sukses,” tukasnya.

Suasana Balai Kota Among Tani pagi tadi mendadak ramai dipadati ribuan anak-anak sekolah, dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Kamis (18/5). Mulai dari TK, PAUD, hingga SMP.

Agenda yang dimulai sejak pukul 08.00 pagi ini dimeriahkan berbagai macam acara, mulai dari senam bersama, parade kostum atau cosplay, hingga permainan angklung.

Untuk penampilan cosplay dilakukan kru Museum Angkut JTP Grup. Saat senam bersama yang dipimpin oleh Dewanti Rumpoko, anak-anak TK/PAUD ini berlenggak-lenggok dengan semangat dan gembira.

Komunitas