Kejar Target, Sunset Policy II Digeber Hingga Pertengahan April

Evaluasi Pajak (anja)
Evaluasi Pajak (anja)

MALANGVOICE – Setelah dievaluasi, pendapatan asli daerah dari pajak yang dikelola BP2D (Badan Pelayanan Pajak Daerah) Kota Malang tahun 2017 belum optimal.

Kepala BP2D, Ir Ade Herawanto, mengatakan, berbeda dengan 2016 lalu, pada Februari 2017 ini pendapatan daerah dari Pajak Bumi dan Bangunan terdistribusi lambat.

“Kalau bahasa gaulnya, ‘lemot’,” tukas Ade, saat Evaluasi BP2D di Gedung B, Block Office Malang.

Dari total target Rp 56,8 miliar, perolehan pajak per-Februari 2017, ternyata masih mencapai Rp 2 miliar saja.

Dia juga menekankan kembali optimalisasi program terobosan Sunset Policy II. Dia menilai, implementasi Sunset Policy meraih sukses besar tahun 2016, karena berbarengan dengan Tax Amensty.

Selain itu, SPPT di tingkat kecamatan dan kelurahan masih terdistribusi 50-65 persen saja. Kali ini, BP2D mengimbau camat dan lurah agar mensukseskan program ini. Ade optimis, program bisa sukses hingga jatuh tempo bulan April mendatang.

Rayakan Ultah Arema, ASN Pemkot Batu Wajib Beratribut Arema

Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (tengah) saat melepas rombongan Aremania menuju Bogor, di Balai Kota Among Tani Batu. (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Rayakan 30 tahun hari jadi Arema, Jumat, 11 Agustus mendatang, Pemkot Batu mewajibkan seluruh karyawan atau ASN mengenakan jersey atau atribut lainnya tentang Arema. Momen tersebut juga dijadikan ajang untuk mendukung tim kebanggaan Malang Raya itu memenangi kompetisi Liga 1.

Wali Kota Batu Eddy Rumpoko mengimbau agar ASN khususnya di lingkungan Balai Kota Among Tani mengenakan atribut Arema. Tujuannya tidak lain mendukung tim sepak bola berjuluk singo edan itu di ulang tahunnya yang menginjak 30 tahun.

“Selain pakai atribut Arema, nanti akan dibikin acara di taman Balai Kota Among Tani bersama Aremania,” kata pria akrab disapa ER ini, ditemui MVoice beberapa waktu lalu.

Kabag Humas Kota Batu, Shanti Restuningsasih, menambahkan,
momen perayaan ulang tahun Arema sudah rutin dilakukan pihaknya dengan mengimbau ASN mengenakan atribut Arema. Harapannya klub kebanggan Malang Raya ini terus termotivasi untuk menang. Total ada sekitar 1.500 ASN atau karyawan bakal membirukan gedung Balai Kota Among Tani Batu.

“Aktifitas pelayanan masyarakat tetap berjalan, hanya saja yang beda kami memakai atribut serba Arema, mulai jersey sampai bendera sekalipun,” pungkas Shanti.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Bupati Tahu Kadisnya di OTT

Bupati Malang, Rendra Kresna. (tika)
Bupati Malang, Rendra Kresna. (tika)

MALANGVOICE – Kabar terkait salah satu kepala dinas yang tertangkap Polres Malang Kota dalam operasi tangkap tangan (OTT) sampai juga di telinga Bupati Malang, Rendra Kresna.

Dia membenarkan salah satu anak buahnya, Selasa (25/10) malam, ditangkap polisi.

Rendra mengaku ia belum tahu pasti alasan kepala dinasnya ditangkap. Pasalnya, saat ini dia sedang dinas ke Bandung.

“Saya diberitahu polisi bahwa Pak Suwandi ditangkap. Terkait pungutan ada orang luar mau masuk ke Kabupaten Malang,” jelas dia melalui sambungan telepon.

Dia menambahkan, urusan pidana tidak bisa didampingi Pemkab. Pihak dia menyerahkan penanganan kepada polisi.

“Kami siap mendukung dengan memberikan data yang dibutuhkan. Pemkab tunggu proses hukum yang berlaku dan sesuai aturan,” tegas dia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kepala dinas yang mengurusi urusan kepegawaian tertangkap petugas Polres Malang Kota dalam OTT.

“Ditangkapnya di salah satu hotel di Kota Malang. Si kepala dinas itu dipancing dan digerebek di sana,” urai salah satu sumber terpercaya MVoice yang tidak ingin identitasnya diketahui.

Armand Maulana – Nufi Wardhana Bakal Hibur Halalbihalal Pemkot Batu

(Disparta Kota Batu)
(Disparta Kota Batu)

MALANGVOICE – Pemerintah Kota Batu menggelar halalbihalal bertajuk Gebyar Ketupat 2018, Kamis (21/6). Dalam momen silaturahmi merayakan Idul Fitri 1439 Hijriyah itu bakal ada tamu istimewa Armand Maulana dan Nufi Wardhana.

Acara yang dipusatkan di Balai Kota Among Tani ini tidak hanya untuk pegawai di lingkungan Pemkot Batu. Masyarakat Kota Wisata Batu maupun wisatawan juga dipersilahkan ikut berpartisipasi. Acara yang dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB itu tidak ada tiket masuk alias gratis. Pelantun lagu Pintu Surga ini diagendakan bernyanyi sekitar 10 lagu.

“Gebyar Ketupat merupakan agenda silaturahmi tahunan usai lebaran Pemkot Batu. Sekaligus untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono, Selasa (19/6).

Imam menambahkan, pasca lebaran tahun ini memang bertepatan dengan liburan sekolah. Sehingga, menurutnya, masih banyak wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu. Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat dan wisatawan berbondong-bondong datang ke Balai Kota Among Tani.
Selain itu bisa jadi ajang silaturahmi antar masyarakat. Mulai dari ASN (aparat sipil negara), tokoh masyarakat tokoh agama, swasta, pengusaha dan masyarakat.

“Adanya kegiatan ini supaya elemen masyarakat bisa berkumpul bersama-sama menjalin silahturahmi. Semuanya akan berkumpul di sini,” tutup pria yang juga Staf Ahli Pemkot Batu ini.(Der/Aka)

Demam Berdarah, Dua Bersaudara Warga Madyopuro Meninggal Dunia

Rumah Duka

MALANGVOICE – Demam berdarah (DB) kembali menyerang Kota Malang. Dua bersaudara, Irfan Dwi F (13) dan Mohammad Rifky (17), warga Kelurahan Madyopuro, meninggal dunia dalam waktu berdekatan. Rifky meninggal pada 28 Desember, disusul adiknya, hari ini, 31 Desember.

Keluarga menduga keduanya terjangkit DB dalam waktu bersamaan, pasalnya Rifki pergi ke Denpasar pada 20 Desember malam, dan esok harinya merasa demam dan pusing di kepala. Putra pasangan Zainal Arifin (41) dan Tatik Mawarti (41) itu akhirnya dirawat dan meninggal dunia di Denpasar.

“Kalau adiknya, Irfan, sempat saya periksakan di klinik, terus dibawa pulang, setelah lima hari, demamnya semakin parah. Akhirnya saya larikan ke IGD RSSA,” kata Zainal.

Hasil pemeriksaan, DB yang menyerang Irfan sudah stadium tiga, jaringan organ dalam tubuhnya seperti otak, paru-paru, dan jantung, sudah diserang virus yang dibawa nyamuk berbahaya itu.

Dijelaskan, kondisi dua buah hatinya sangat memprihatinkan, karena trombositnya turun drastis. Awalnya, saat periksa pertama kali, trombosit sang kakak 16.000 dan sang adik 15.000. Saat diperiksakan lagi turun drastis menjadi 6.000 dan 5.000,” bebernya

“Menurut dokter, Demam Berdarah yang menyerang anak saya terbilang jarang terjadi. Tanda-tandanya memang berbeda dibanding dengan gejala Demam Berdarah pada umumnya,” tandasnya.

HUT ke-55 Pramuka, Anton: Generasi Cyber Harus Kreatif

Upacara HUT ke 55 Pramuka

MALANGVOICE – Wali Kota Malang, HM Anton, pagi ini memimpin upacara HUT ke-55 Pramuka di Halaman Balai Kota Malang. Ratusan peserta dari berbagai sekolah dan beberapa kepala SKPD hadir dalam upacara tersebut.

Pramuka3Anton dalam kesempatan itu menegaskan, jika Pramuka merupakan gerakan kepemudaan yang harus diperhatikan karena berkaitan dengan pembangunan karakter bangsa. “Pembangunan bangsa ada di tangan pemuda, karena itu sumber daya harus baik,” kata Anton.

Pramuka2

Ia menjelaskan, pada tahun 2045 mendatang atau tepat 100 tahun usia Republik Indonesia, generasi muda harus bisa menjadi pemimpin bangsa. Karena itu semua elemen termasuk Pramuka agar bisa menguatkan karakter dan meningkatkan sumber daya manusia yang unggul dan baik.

Pramuka4

“Kita juga sangat miris dengan masalah pemuda seperti konsumsi miras, narkoba dan kekerasan yang melibatkan kaum muda. Ini merupakan ancaman yang harus diantisipasi anggota organisasi kepemudaan termasuk Pramuka,” bebernya.

Karenanya, saat ini tidak saja dibutuhkan pendidikan formal, namun perlu pendidikan non formal salah satunya melalui gerakan Pramuka, sehingga para pemuda bisa berkembang dan menunjukkan sikap bela negara.

“Pramuka harus tetap kreatif di tengah generasi cyber yang saat ini identik dengan pemuda,” pungkasnya.

Gagal Rabi Alasan Deni Coba Bunuh Diri

Kanit Reskrim Polsek Sukun, Iptu Gunarsono. (deny)
Kanit Reskrim Polsek Sukun, Iptu Gunarsono. (deny)

MALANGVOICE – Percobaan bunuh diri yang dilakukan Deni Rica Putra, pria 32 tahun asal Jalan Tanjung, Sukun, Kota Malang, siang tadi ternyata memang didasari rasa depresi karena gagal menikah.

Hasil itu didapat dari penyelidikan polisi terhadap keluarga korban, salah satunya kakak Deni, Mahmud Yuwono. Kata Kanit Reskrim Polsek Sukun, Iptu Gunarsono, perilaku depresi Deni baru muncul usai pulang dari Kalimantan Timur.

Ia pulang dari Kalimantan beberapa bulan lalu setelah sukses berjualan sayur. Ternyata, di Kalimantan Deni menjalin hubungan dengan wanita yang dikabarkan siap dinikahi.

Namun, entah kenapa, hubungan itu kandas di tengah jalan. “Mungkin karena berbeda adat jadi pernikahan batal dan Deni pulang ke Malang,” katanya saat dihubungi beberapa menit lalu.

Setelah itu, masih dari pengakuan Mahmud, dijelaskan Gunarsono, korban beberapa hari lalu pernah mengutarakan niatnya mengakhiri hidup. Namun, digagalkan Mahmud.

“Dikiranya cuma ngomong biasa, ternyata beneran dilakukan siang tadi,” lanjutnya.

Kini, kondisi Deni masih dalam pemeriksaan kesehatan karena luka sayatan pisau di leher dan tangan sangat dalam sehingga butuh penanganan lanjutan di RS Saiful Anwar.

Formasi Guru Diminati Para Pendaftar CPNS di Kabupaten Malang

Kepala BKD Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah SH. M.Hum. (Toski D)
Kepala BKD Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah SH. M.Hum. (Toski D)

MALANGVOICE – Formasi guru rupanya paling diminati oleh masyarakat yang mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Malang. Hampir sebagian pedaftar membidik posisi sebagai PNS guru, disusul kemudian tenaga kesehatan.

Data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang menyebut, jumlah pendaftar CPNS yang masuk hampir mencapai sekitar 6.800 orang.

Kepala BKD, Nurman Ramdansyah, mengatakan sesuai jadwal dari Kemenpan RB, pendaftaran resmi ditutup pada Senin (15/10) pukul 23.59 WIB. Pihaknya kini sedang melakukan verifikasi terhadap pendaftar

“Verifikasi dilakukan sampai tanggal 23 Oktober nanti. Verifikasi itu menentukan apakah para pendaftar memenuhi syarat apa tidak. Untuk hasilnya tergantung pusat,” ungkapnya.

Kuota di Kabupaten Malang, lanjut Nurman, hanya ada 830 CPNS, yakni 135 CPND jalur khusus untuk GTT/ PTT kategori 2 (K2), 500 guru yang melalui jalur umum, 150 untuk tenaga kesehatan dan 45 untuk tenaga teknik.

Akan tetapi, tambah Nurman, BKD saat ini belum mengetahui informasi yang jelas mengenai kepastian waktu penyelenggaraan test.

“Masih belum pasti nanti nunggu keputusan pusat,” tandasnya.

Perlu diketahui, nantinya pelaksanaan tes digelar di wilayah Kota Malang yang diikuti 6 Kota/Kabupaten, antara lain Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Pasuruan.(Hmz/Aka<)/strong>

Dua Minggu Operasi Simpatik, Jumlah Pelanggar Turun Drastis

Polisi memproses pelanggar lalu lintas.

MALANGVOICE – Operasi Simpatik yang digelar sejak 1 – 21 Maret berhasil menjaring para pelanggar lalu lintas yang hobi menerobos rambu lalu lintas di wilayah Kabupaten Malang.

Kanit Patroli Satlantas Polres Malang, Iptu Budi Priyono mengatakan, operasi simpatik kali ini difokuskan pada jalur-jalur Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL). Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pengendara antara lain berhenti di letter S, larangan parkir, balik arah, maupun yang melawan arus.

“Termasuk yang tidak memakai helm atau tanpa surat langsung kita tilang,” kata dia.

Selain penilangan, di Operasi Simpatik juga dilakukan peneguran. Pada minggu pertama, jumlah pelanggaran yang berhasil dijaring mencapai kisaran 200 sementara di minggu kedua jumlah pelanggar turun drastis menjadi sekitar 70 pelanggar saja.

“Ada yang sekadar ditegur, ada pula yang proses tilang. Kalau nggak pakai sabuk pengaman atau lampu nggak nyala kita tegur. Pelanggaran lain langsung kita tilang,” tegasnya.

Dewan Bakal Klarifikasi Pemprov Jatim

Suasana hearing DPRD Kota Batu dengan Pemkot Batu, Senin (30/10). (Aziz Ramadani)
Suasana hearing DPRD Kota Batu dengan Pemkot Batu, Senin (30/10). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Usai hearing selama 1,5 jam, DPRD Kota Batu telah mengantongi kesimpulan. Bahwa ‘kegaduhan’ penebangan pohon perlu diklarifikasi kepada pihak Pemprov Jatim.

Kesimpulan sementara tersebut diperoleh setelah menggelar hearing dengan memanggil OPD terkait di internal Pemkot Batu, Senin (30/10). OPD yang dipanggil untuk dimintai keterangan yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bappeda dan Satpol PP Kota Batu. Satu OPD yang tidak hadir yakni dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tanpa keterangan jelas.

Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Suwandi mengatakan, hasil hearing ini mengerucut pada pihak yang mengeluarkan izin penebangan yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Pemprov Jatim. Ini setelah pihaknya menjaring keterangan setiap OPD yang memenuhi pemanggilan.

“Tapi dari OPD belum ada yang membawa dokumen salinan. Kami minta dokumen itu untuk bahan klarifikasi ke Pemprov Jatim,” kata Suwandi ditemui awak media usai hearing, Senin (30/10).

Agenda hearing, lanjut Suwandi, merupakan inisiatif pihaknya merespon keluhan dari masyarakat dan aktifis lingkungan. Disinggung kapan akan diagendakan bertemu dengan pihak Pemprov, Suwandi belum dapat memastikannya.

“Hasil hearing ini kami laporkan dulu ke pimpinan dewan. Jika sudah ada pentujuk pasti langsung kami datangi Pemprov untuk klarifikasi,” pungkas anggota legislatif Fraksi PAN ini.(Der/Aka)

Komunitas