Kota Malang Punya Papan Nama Jalan Unik, Paduan Desain Tugu dan Eropa

MALANGVOICE – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang terus melakukan inovasi di bidang lalu lintas jalan. Salah satu program terbaru, mengganti tiang dan papan nama jalan di 16 ruas jalan, dengan jumlah 32 tiang baru

Uniknya, tiang papan nama jalan yang baru ini didesain unik memadukan model Tugu Balai Kota Malang dan tiang model Eropa zaman dahulu. Tak hanya itu, nama jalan nama tempo dulu juga dicantumkan.

Kepala Dishub, Handi Priyanto, mengatakan, tiang yang diganti saat ini berada di jalan utama, seperti Jalan Ijen, Jalan Basuki Rahmat, dan sebagainya. “Karena keterbatasan anggaran kita programkan 31 tiang jalan dahulu,” kata Handi, Selasa (29/9) sore.

Handi menjelaskan, ide awal pemasangan tiang jalan saat dia berkunjung ke Yogyakarta dan Bandung. Di sana Handi melihat kondisi tiang sangat bagus dan represenatif. Lalu ide memperbaiki tiang nama jalan di Kota Malang yang sudah buram dan rusak terbesit

“Sekarang ini kondisi taman di Kota Malang sudah indah, pedestrian jalan sudah bagus, alangkah cantiknya bila nama jalan diperbarui, karena sudah bertahun-tahun tidak pernah disentuh,” beber dia.

Masyarakat Kota Malang, lanjut Handi, juga dimintai pendapat tentang model tiang, karena jika hanya berbentuk tiang lurus maka tidak ada nilai estetikanya.

“Ide akhirnya mengerucut pada desain Tugu Balai Kota Malang,” tandasnya.

Proses pemasangan tiang, saat ini tengah dilakukan di 16 ruas jalan utama seperti Jalan Ijen, dan sebagainya. “Tahun ini kita pasang 32 tiang dulu karena anggarannya kurang,” imbuhnya.

Dishub berharap, agar pemasangan tiang dan papan nama jalan ini tidak hanya pada jalan yang memiliki nama tempo dulu, melainkan semua jalan yang ada di Kota Malang.

BNN Kota Malang

Tim Paslon Minta DPS Dicek Ulang

Komisioner KPU saat rapat bersama LO Paslon Cabup dan Cawabup.

MALANGVOICE – Tim masing-masing pasangan Calin Bupati dan Wakil Bupati, meminta KPU agar mengecek ulang adanya pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Wakil Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor 2, Bambang Siswanto, meminta penyelenggara lebih mencermati dan mendeteksi kembali adanya pemilih ganda.

“Kehadiran kami lebih memberi masukan supaya lebih teliti dan dicek lebih lanjut,” katanya usai rapat bersama KPU, Selasa (29/9) sore.

Data yang diserahkan oleh tim Paslon nomor 2, menemukan adanya kecamatan yang tingkat pemilih gandanya mendekati angka 5000. Jika hal ini dibiarkan, otomatis potensi kecurangan sangat besar.

“Kami sudah serahkan semua berkas dan bukti-buktinya ke KPU, tinggal nunggu langkah selanjutnya,” jelasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU, Sofi Rahma Dewi, mengakui, sudah berkirim adanya laporan ini ke setiap panitia kecamatan. Agar supaya dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Menurutnya, selama ini pihaknya juga sudah mencoret data pemilih ganda. Tidak menutup kemungkinan, pasca DPT ditetapkan akan ada pencoretan data pemilih ganda.”Jika masih ditemukan pemilih ganda, kami akan coret. Namun, tidak berpengaruh pada DPT,” ungkapnya kepada MVoice.

Hari ini (Selasa,Red) sampai Rabu (30/9) besok, proses penetapan DPT ditingkat kecamatan.”Baru diketahui berapa pemilih ganda yang dicoret pasca penetapan ditingkat kabupaten,” urainya.

Disinggung soal temuan Tim Monitoring PDIP, terkait 16 warga terancam hilang hak pilihnya, ia menyebut belum melakukan pengeceka langsung.”Kami sudah koordinasi dengan panitia kecamatan, belum bisa dipastikan kebenarannya,” tandasnya.

BNN Kota Malang

ER Optimis Selesaikan RAPBD 2016 pada Oktober

Eddy Rumpoko (fathu/malangvoice)

MALANGVOICE – Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, berjanji menyelesaikan Rancangan APBD 2016 pada Oktober mendatang.

“Oktober final untuk RAPBD 2016, harapannya dari Pemerintah Pusat, semua program harus sudah berjalan pada Januari. Karenanya Oktober akan kami selesaikan,” ungkap Eddy optimis, usai menemui Ahmad Dhani, Selasa (29/9) sore ini.

Dikatakan, ia sudah menyampaikan secara langsung ke DPRD terkait penyelesaian RAPBD itu. Mengejar hal itu, tim yang bertugas menyusun harus bekerja keras, bahkan tanpa libur, biar cepat selesai.

Disinggung soal alokasi dana dari pemerintah pusat ke Kota Batu, lelaki yang akrab disapa ER itu menjawab santai. Ia pastikan tidak ada istilah mencuri dengar dana dari pemerintah pusat, karena Kota Batu masih bisa mandiri dengan APBD.

“Selama pemerintahan saya nggak akan curi dengar ke pusat. Kita sudah lakukan pencermatan sehingga PAD Kota Batu dapat meningkat,” tandasnya.

BNN Kota Malang

Harianto Janji Segera Dalami Kasus yang Belum Tuntas

MALANGVOICE – Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Harianto Rantesalu, berjanji segera mendalami kasus-kasus di Kota Malang yang belum tuntas. Hal itu diungkapkan usai pelantikan dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) di Aula Mapolres Malang Kota, Selasa (29/9).

“Langkah pertama, tentu saya akan melanjutkan tugas yang telah dijalankan AKP Adam Purbantoro selama ini,” ungkapnya.

Ia menegaskan, segala kebijakan terkait proses penyelidikan dan penyidikan akan langsung ia pantau. Polisi berdarah Toraja, Sulawesi Selatan, itu mengaku belum paham betul perkembangan situasi di Kota Malang.

Meski begitu, ia berjanji segera beradaptasi dengan segala unsur demi menjalankan tugas barunya. Sementara itu, pejabat sebelumnya, AKP Adam Purbantoro, mengakui banyak pekerjaan yang belum selesai.

Ia yakin, Harianto mampu melanjutkan tugasnya sebagai Kasat Reskrim. “Segala yang jadi atensi pimpinan segera saya limpahkan. Saya yakin beliau (Harianto) mampu melanjutkan karena sebelumnya juga menjabat Kasat Reskrim Polres Jombang,” tandasnya.

BNN Kota Malang

AKP Adam Purbantoro Kasatreskrim Polres Malang

Sertijab di lingkungan Polres Malang.

MALANGVOICE – AKP Adam Purbantoro resmi menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Malang, menggantikan AKP Wahyu Hidayat, yang pindah tugas sebagai Kasatreskrim Polres Jombang. Sertijab dilakukan di Halaman Mapolres Malang, sore ini.

Selain Kasatreskrim, posisi Kabag Sumda diisi Kompol Yuliati, sebelumnya menjabat Kabag Sumda Polres Malang Kota, bertukar tempat dengan Kompol Tutik Darmandari yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Sumda Polres Malang.

Sedangkan Kapolsek Pagak diisi AKP Farid Fatoni, menggantikan AKP Winarto yang dipromosikan ke Polda Jatim. Sementara, AKP Triwik Winarni mengisi jabatan Kapolsek Wonosari, setelah Kapolsek sebelumnya AKP Affan Junaedi meninggal dalam kecelakaan, beberapa waktu lalu.

Upacara diikuti seluruh jajaran anggota Polres Malang, dipimpin langsung Kapolres Malang, AKBP Yudo Nugroho Sugianto.

“Kapolsek Pagak dan Wonosari hari ini cuma dikukuhkan,” katanya.

Ia berpesan, dimanapun bekerja diharapkan tetap memberikan kontribusi terbaik bagi kesatuan, serta melayani masyarakat dengan maksimal.

“Selamat dan terima kasih atas pengabdian selama ini di Polres Malang, dan selamat datang bagi pejabat baru. Semoga mampu bekerja optimal untuk institusi,” pesannya.

BNN Kota Malang

Ahmad Dhani Diminta Majukan Musik di Kabupaten Malang

Eddy Rumpoko dan Dewanti Rumpoko saat foto bersama Ahmad Dhani di Balai Kota Batu (fathul/malangvoice)

MALANGVOICE – Ketua DPD PDIP Kabupaten Malang, Eddy Rumpoko, mengakui, musisi Ahmad Dhani akan mendukung pencalonan Dewanti Rumpoko untuk menjadi orang nomor satu di Kabupaten Malang.

Menurut Wali Kota Batu ini, Ahmad Dhani juga diminta membantu meningkatkan kehidupan bermusik di Kabupaten Malang, bila Dewi-Sri benar-benar diberi kepercayaan sebagai Bupati Malang.

“Kalau diberi amanah, ya nanti Ibu Dewanti bisa berbuat lebih banyak untuk Kabupaten Malang, termasuk salah satunya memajukan musik di sana,” ungkap lelaki yang akrab di sapa ER itu.

Dikatakan, persinggungan dengan Ahmad Dhani itu bisa menjadikan Kabupaten Malang lebih dikenal dalam kancah yang lebih luas. Apalagi Dhani termasuk sosok cukup berpengaruh di belantika musik tanah air.

“Inilah konsep kami untuk memajukan Malang. Kalau soal kampanye ya bukan hanya Mas Dhani, ada banyak artis yang nanti bisa kami undang saat Bu Dewanti kampanye,” tutup ER.

BNN Kota Malang

Ahmad Dhani Segera Bangun Resort dan Karaoke di Batu

Ahmad Dhani dan Mulan Jameela (fathul/malangvoice)

MALANGVOICE – Kota Wisata Batu benar-benar menarik minat musisi sekaligus artis papan atas, Ahmad Dhani. Dia pun berniat menanamkan modalnya. Dari bisik-bisik Ahmad Dhani dan Mulan Jameela, mereka akan membuat sebuah resort yang megah di Kota Batu.

“Saya nanti mau membuat resort di sini,” ucapnya singkat, memulai perbincangan. Usai membocorkan rahasia itu, Dhani disikut Mulan. “Katanya rahasia, kok dibocorkan?” kata Mulan kepada Dhani.

Namun Dhani melanjutkan, selain resort ia juga akan membangun karaoke ‘Masterpiece’ di Kota Batu, sebagai penunjang resortnya. Dhani optimis di Kota Wisata Batu konsumen akan membeludak, karena karaoke miliknya sudah dikenal.

“Ya nanti di bangun di kota lah, masa di pelosok,” lanjut Dhani, saat disinggung lokasi pembangunan resort dan karaoke miliknya.

Mulan Jameela sendiri enggan memberi keterangan apapun saat ditanya. Saat ini Ahmad Dhani dan keluarga sudah bertolak dari Balai Kota Batu menggunakan Alphard pinjaman dari Eddy Rumpoko.

BNN Kota Malang

Seluk-beluk Pulau Madura Dipamerkan di Unikama

Suasana pameran foto di Unikama (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Sebanyak 39 foto karya anggota Himpunan Mahasiswa Jurnalistik dan Fotografi (HMJF) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) dipamerkan di lobi Gedung Multikultural Unikama.

Foto-foto bertema ‘Hikayat Tanah Garam’ terus dipajang dalam pameran itu selama 4 hari, mulai Senin (28/9) hingga Kamis (1/10) mendatang. Selain itu, dua hari berikutnya, 2-3 Oktober, foto-foto itu diboyong ke Taman Trunojoyo dan pada 4 Oktober di Car Free Day Jalan Ijen, untuk kembali dipamerkan.

Ketua pelaksana pameran, Erwin Septiawan, mengatakan, 39 foto itu merupakan karya 8 fotografer anggota HMJF. Pada pameran kali ini, pihaknya sengaja hanya menampilkan karya yang terkait dengan Pulau Madura.

“Kami mengangkat seluk-beluk keindahan Madura yang juga terkenal dengan garamnya. Ini salah satu bukti bahwa Indonesia sebenarnya sangat kaya dengan kekayaan alam,” ungkap mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Unikama ini.

Objek foto yang di ambil, selain mengambil suasana alam Madura, sebagian besar mengabadikan keseharian masyarakat setempat dalam mengolah tambak penghasil garam. “Kami juga ingin menyampaikan pesan, betapa memprihatinkannya para petani garam kita karena hanya mendapat upah minim,” paparnya.

Salah seorang pengunjung, Ena Faroh Anillah, mengaku kagum melihat karya fotografer HMJF. Bahkan ia menilai, karya-karya itu layak diikutkan pameran pada skala yang lebih luas.

“Seharusnya teman-teman HMJF layak untuk pameran di luar, tak hanya di dalam kampus. Ini benar-benar karya yang indah,” tandasnya.

BNN Kota Malang

Dhani Kagumi Wisata Batu

Ahmad Dhani (fathul/malangvoice)

MALANGVOICE – Artis Ahmad Dhani paling suka dengan udara sejuk di Kota Batu. Karena itu Dhani mengaku sering kali bolak-balik Surabaya-Batu, untuk berwisata di Kota Batu.

“Yang bikin kangen di sini ya udaranya, sejuk dan nyaman. Kalau saya ke Surabaya pasti saya sempatkan mampir ke sini,” kata Dhani kepada wartawan, usai pertemuan dengan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko.

Kali ini pun Dhani bersama keluarga mengunjungi Kota Batu dan menghabiskan liburan di Museum Angkut dan Secret Zoo di Jatim Park 2. Ia mengaku kagum dengan kedua wisata itu, karena menyajikan sesuatu yang baru.

“Dibanding wisata di luar, Kota Batu memang yang terbaik. Jadi selain urusan bisnis, setelah ini kami bakalan sering kemari,” tambahnya.

Dikatakan, Kota Batu memang belum terkenal di kalangan artis di Jakarta. Karena itu dibutuhkan lebih untuk mempromosikan Kota Batu karena wisatanya sudah lumayan. “Kenalnya ya tetap Malang, jadi belum kenal Kota Batu,” tandasnya.

BNN Kota Malang

KPU: Pengadaan Stiker Gunakan Sisa Anggaran

Tulisan Wali Kota Batu nantinya akan ditutup menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang.

MALANGVOICE-Pengadaan stiker pengganti tulisan Wali Kota Batu menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang di spanduk Paslon nomor 2, Hj Dewanti Rumpoko-Hj Masrifah Hadi, menggunakan sisa anggaran lelang atribut kampanye.

Ketua KPU, Santoko, menyatakan, pihaknya masih melakukan survei pembuatan stiker tersebut. Besaran anggarannya pun belum dapat dipastikan.

Namun, bahan, model dan font dalam stiker nantinya sama dengan desain awal. Hal ini memenuhi unsur estetika selama Pilkada.

“Sesuai rekom Panwas, Kamis harus menutup dan mengganti tulisannya,” kata dia, beberapa menit lalu.

Sementara itu, Sekretaris KPU, Abdul Kodir, menilai, pihaknya perlu koordinasi dengan pejabat pengadaan di Pemda.

Selain itu, tim dari KPU sudah bergerak melakukan survei sebagai dasar pengajuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS).”Untuk pengadaan paling Penunjukan Langsung (PL), total stiker sebanyak 780 unit atau masing-masing desa/kelurahan terdapat dua spanduk,” jelasnya.

Cetakan stiker ini, lanjut dia, nantinya akan mengurangi sisa besaran anggaran yang ada. Hal ini berdampak pada atribut kampanye lainnya.

“Ini di luar RAB awal saat diajukan dalam APBD, tetapi keputusannya sudah seperti mau tidak mau harus dijalankan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, KPU memutuskan akan menutup tulisan Eali Kota Batu, diganti menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang.

BNN Kota Malang