HUT Pramuka di Batu Dirayakan Tingkat Kecamatan

Anggota Pramuka usai mengikuti upacara HUT Pramuka di Batu. (Fathul/MalangVoice).

MALANGVOICE– Hari Pramuka di Kota Batu hanya diperingati oleh Kecamatan Batu. Padahal pada tahun sebelumnya upacara dilaksanakan meriah di Stadion Brantas dengan Irup Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko.

Pada peringatan HUT Pramuka, Jumat (14/8) pagi tadi, hanya Kemacatan Batu yang menggelar upacara di halaman Kantor Dispora Kota Batu. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Camat Batu, Aries Setiawan.

Karena upacara tingkat kecamatan maka sambutan Arie Setiawan hanya ditujukan kepada anggota pramuka se-kecamatan Batu. Camat Aries berpesan agar peserta upacara memperkuat karakter kebangsaan dalam memperingati Hari Ulang Tahun Pramuka ke 54 tahun ini.
Pramuka sebagai wadah generasi muda, kata Aries Setiawan, sangat tepat digunakan untuk pembinaan akhlak dan mental guna mempersiapkan masa depan Indonesia.

“Ini adalah wadah kita memperkuat karakter kebangsaan, nilai-nilai indonesia, jiwa nasionalisme, kebersamaan, kepedulian, kesopanan,” ungkap Aries Setiawan kepada MVoice usai upacara.

Ia juga berpesan agar para guru lebih mengoptimalkan pembinaan kepada anak-anak pramuka karena di era sekarang banyak sekali tantangan.
Sementara itu, Ketua Kwartir Ranting Kecamatan Batu, Paryono menambahkan, bahwa baru tahun ini penyelenggaraan upacara HUT Pramuka dilaksanakan tepat pada tanggalnya. “Biasanya molor dan tergeser agenda lain,” tuturnya.-

Baru 80 Persen PSK Berhenti dari Profesinya

Kadinsos, Sri Pudji Lestari. (Miski/Malangvoice)

MALANGVOICE – Upaya penutupan lokalisasi di Kabupaten Malang, belum maksimal. Dari sekitar 270 pekerja seks komersial (PSK). baru 80 persen meninggalkan pekerjaan lamanya.

“Sebagian sudah sukses menjalankan usaha, seperti pabrik kerupuk dan kue, usahanya juga berkelompok,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malang, Sri Pudji Lestari.

Dijelaskan, pihaknya kesulitan mendeteksi keberadaan PSK eks lokalisasi. Namun, ia memastikan PSK yang mendapat pesangon semuanya sudah berhenti dan memulai hidup baru.

“Yang luar kota kami pulangkan ke tempat asalnya, warga lokal dilakukan pembinaan usaha,” jelasnya saat berbincang dengan MVoice.

Sementara, untuk penindakan dugaan adanya lokalisasi baru dan tempat mangkal PSK, ia menyerahkan sepenuhnya ke Satpol PP.

“Soal penindakan itu tugas Satpol PP, kami sekadar melakukan pembinaan, supaya tidak kembali jadi PSK,” pungkasnya.

Pemkab Malang memutuskan menutup lokalisasi yang tersebar di Kabupaten Malang, seperti Kromengan, Embong Miring Ngantang, dan Kalikudu Pujon.-

RSSA Tolak BPJS Korban Pendaki Semeru

MALANGVOICE – Survivor asal Deli Serdang Medan, M Randika yang mengalami patah tulang kaki kanannya karena tertimpa batu di Gunung Semeru, telah selesai dioperasi di RS dr Saiful Anwar Malang.

Namun, saat proses penyelesaian administrasi Randika mengalami kesulitan. Ini karena Randika tidak bisa menggunakan kartu BPJS yang dia miliki.

Ketua rombongan yang membawa dia ke Semeru, Hendri menyebut jika biaya perawatan Randika kurang lebih Rp 10 juta.

“BPJS menolak karena dia terlibat olahraga extrim, padahal rumah sakit sudah mengusahakan agar bisa pakai itu,” tutrnya kepada MVoice.

Saat ini, lanjut Hendri, keluarga Randika sudah datang ke RSSA Kota Malang untuk menyelesaikan tunggakan tersebut.

Tapi Hendri menyayangkan BPJS tidak bisa membantu Randika yang terkena musibah. “Seharusnya BPJS kan untuk membantu rakyat,” katanya.-

Hari ini Warga Malang Bisa Nikmati BBM Pertalite

BBM Pertalite di SPBU Sawojajar. (deny/malangvoice)

MALANGVOICE – BBM jenis baru, Pertalite sudah bisa dinikmati pengguna kendaraan bermotor di Malang, mulai Jumat (14/8) hari ini.

Produk Pertamina ini akan diuji cobakan di SPBU Sawojajar, Jalan Danau Toba. Pengawas SPBU, Yeni mengaku sudah mendapat kiriman bbm jenis baru tersebut.

“Satu truk berisi 8.000 liter sudah kami terima malam (Kamis, 13/4) tadi,” katanya saat ditemui MVoice, di tempat kerjanya.

Di Malang, Pertalite dijual dengan harga Rp 8.400 per liter, atau seribu rupiah lebih mahal dibanding Premium.

BBM jenis baru ini jumlah oktan atau RON (Research Octane Number) sebesar 90-91 dan Pertalite digadang kualitasnya lebih baik dibandingkan Premium yang hanya memiliki angka RON 88.-

Gus Ipul Puji Kesolidan FKPPI

Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifulloh Yusuf saat memberikan sambutan

MALANGVOICE – Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf menegaskan, FKPPI merupakan ormas yang sangat kuat dan solid di Indonesia.

Menurutnya, persatuan dan kesatuan yang ada saat ini sangat penting dalam membangun keutuhan bangsa.

“FKPPI ini adalah cerminan bagaimana kekuatan persatuan yang solid ini penting agar kesatuan negara bisa tercapai,” kata Syaifullah, saat memberi sambutan di acara halal bi halal GM FKPPI di Malang, Kamis (13/8) malam ini.

Ia mencontohkan, beberapa negara di Timur Tengah yang tengah dilanda konflik lantaran kurangnya persatuan dan kesatuan bangsa yang ada. “Padahal corak warganya sama dengan kita, karena itu kita perlu tingkatkan rasa kebersamaan,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini, membeberkan inti dari Pancasila adalah gotong royong. Dalam berbagai sendi kehidupan, gotong royong merupakan ruh bagi kebersamaan yang ada di Indonesia.

“Moto GM FKPPI solid, kuat dan militan sangat relevan untuk saat ini,” tegasnya.-

Kasdam Ingatkan FKPPI Ikut Jaga Ketahanan Pangan

Kasdam V Brawijaya, Brigjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau

MALANGVOICE – Kasdam V Brawijaya, Brigjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, mengimbau kepada GM FKPPI untuk mengantisipasi datangnya proxy war yang kini sudah merangsek ke Indonesia.

Hal ini diingatkan oleh Kasdam V, saat membacakan pidato Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Sumardi yang berhalangan hadir dalam acara halal bihalal GM FKPPI di Malang.

“Proxy war harus diantisipasi dengan pengaruh yang bisa dilakukan dalam bermasyarakat,” kutip Yoppiye.

Selain itu, Kodam V Brawijaya berharap keluarga besar GM FKPPI agar meningkatkan kerjasama dan aktif menangkap positif dalam masyarakat.

“Sukses dan tidaknya pembangunan bangsa adalah tugas dan tanggung jawab bersama,” bebernya.

GM FKPPI diminta untuk ikut ambil bagian dalam mengambil mindset, agar program ketahanan pangan bisa terwujud. “Kami berharap agar ketahanan pangan bisa dijalankan dengan baik,” pungkasnya.-

GM FKPPI Jawa Timur Terbaik di Indonesia

MALANGVOICE – Ketua Umum Generasi Muda (GM) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan TNI-Polri (FKPPI), Hans Silalahi mengatakan. keberadaan GM FKPPI di Jawa Timur patut dijadikan contoh tingkat nasional.

Pasalnya, selain solid dan militan serta kompak, GM FKPPI di Jawa Timur juga mencontohkan beberapa program yang baik.

“Jadi GM FKPPI di Jawa Timur ini adalah contoh yang baik, adanya apel pertama kali lahir di Jawa Timur,” kata Hans Silalahi, Kamis (13/8) malam ini.

Dijelaskan, model apel yang dicontohkan di Jawa Timur ini ternyata dicontoh oleh beberapa daerah lainnya. “Saat ini beberapa daerah sudah mengikuti model apel ini,” bebernya.

Selain itu, Hans juga menegaskan bahwa banyak putra-putri TNI-Polri yang saat ini menjabat di tingkat menteri. “Kami patut bangga dengan adanya hal ini, karena itu kita harus tetap bersatu,” pungkasnya.-

Bela Bangsa, FKPPI Harus Terdepan

Penasihat FKPPI, Gatot Suhardiyanto

MALANGVOICE – Generasi Muda (GM) Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan TNI-Polri (FKPPI) menggelar acara halal bi halal di Hotel Ijen Suite.

Hadir dalam acara ini beberapa tokoh dan petinggi FKPPI Jawa Timur, termasuk Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifulloh Yusuf.

Penasihat FKPPI, Gatot Suhardiyanto, dalam sambutannya mengatakan, putra-putri TNI-Polri harus berada di garis depan dalam membela TNI-Polri.

Dikatakannya, anggota FKKPI yang saat ini masuk di kepartaiam harus menjadi kekuatan dalam mengawal misi sosial politik. “Pembinaan kader yang ada di partai ini sangat penting, agar misi kita bisa tersampaikan,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Umum Generasi Muda (GM) FKPPI, Hans Silalahi, berharap organisasi ini solid dan tidak terpecah.

“Saya sangat bangga dengan pengurus di Jawa Timur, karena sangat solid dan kompak,” kata Hans Silalahi.

Wali Kota Harus Pertahankan Kota Layak Anak

Sekertaris Kemen PPPA, Wahyu Utomo

MALANGVOICE – Setelah mendapat penghargaan Kota Layak Anak, beberapa waktu lalu, Wali Kota Malang diharap bisa mempertahankan predikat itu.

Harapan itu disampaikan Sekertaris Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Wahyu Utomo, beberapa saat lalu. Menurutnya 31 indikator yang menjadi predikat Kota Layak Anak terus dipertahankan.

“Selain taman bermain, sekolah ramah anak juga harus tetap ada,” jelasnya, saat mengunjungi SMPN 19 Malang, (13/8).

Dia juga memaparkan, saat ini sekitar 30 persen anak mendapat perlakuan tidak baik. Karenanya perlu ada pemdampingan dari guru, terlebih orang tua.

“Satu dari 4 anak perempuan mengalami kekerasan, kami cegah itu dengan sekolah ramah anak, seperti di Kota Malang ini,” lanjutnya.

Wahyu juga memastikan, peran orang tua sangat penting demi melindungi anak agar terhindar dari tindak kekerasan.

Aplikasi Shining Batu Segera Meluncur di Android

Developer, Shendy Aditya Syamsudin, saat menunjukkan aplikasi androidnya kepada wartawan. (Fathul/MalangVoice)

MALANGVOICE – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu bakal punya aplikasi Android dan IOS berupa Mobile City, untuk memudahkan masyarakat yang ingin berwisata di Kota Batu.

Kerja sama dengan PT Gama Techno Indonesia dari Yogyakarta, aplikasi mobile itu diberi nama Shining Batu sebagaimana tagline Kota Wisata Batu.

“Aplikasi ini menyediakan beberapa fitur, seperti City Guide, Info Pariwisata, Hotel, Belanja, Kerajinan, dan Event,”kata Ketua Developer, Shendy Aditya Syamsudin kepada wartawan, Kamis (13/8).

Bukan hanya itu, Shendy mengklaim, aplikasi buatannya akan memuat satu fitur 360 derajat yang merupakan satu-satunya di Indonesia.

“Fitur ini nantinya akan membuat pengguna seolah-olah ada di lokasi, bisa melihat ke kanan, kiri, bahkan atas dan bawah. Ini unik sekali,”jelas Shendy.

Shendy yakin, dengan adanya aplikasi android ini, wisata Batu akan semakin jadi pilihan. Karena pemasaran dengan teknologi lebih tepat dibanding metode konvensional.

“Nanti juga akan ada Navigasi. Jadi akan ada rute dan pilihan jalan yang bebas macet, termasuk pilihan menggunakan transportasi,” tandasnya.

Mengenai kapan dimulainya aplikasi itu, Shendy mengatakan, masih menunggu dari pusat informasi Batu untuk menyediakan kontennya agar bisa segera diakses.

Komunitas