Teror Bom

“Gereja di Batu Akan Dilempar Bom”

Polisi saat berjaga di Gereja Gembala Baik.(Miski)
Polisi saat berjaga di Gereja Gembala Baik.(Miski)

MALANGVOICE – Ancaman teror bom melalui saluran telepon pertama kali diketahui petugas piket di Mapolres Batu.

Sekitar pukul 12.59 WIB, Sabtu (14/1), petugas menerima telepon. Penelepon misterius itu kemudian mengatakan salah satu gereja di Kota Batu akan dilempar bom.

“Setelah dapat telepon, petugas piket melapor dan petugas langsung gerak cepat,” kata Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata, beberapa menit lalu.

Baca juga: Tempat Peribatan di Kota Batu dapat Teror Bom?


Baca juga: Gereja Gembala Baik Dijaga Ketat Polisi


Baca juga: Romo Mikael Akui Ada Teror Bom, Tapi Bukan di Gereja Gembala Baik


Baca juga: Usai Penyisiran, Kapolres: Nihil Ada Bom di Gereja

Setelah dilakukan sterilisasi, pihaknya menempatkan personel untuk pengamanan lebih lanjut. Salah satunya di Gereja Katolik Gembala Baik.

“Peneror tidak menyebut gereja mana yang akan dilempar bom,” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut dia, tidak ditemukan adanya bom dan benda mencurigakan lainnya.

Brimob dan K-9 juga diterjunkan guna melakukan sterilisasi tempat peribatan.

“Kami belum bisa memastikan apakah peneror sama dengan beberapa waktu lalu. Masih diselidiki lebih lanjut,” jelas Leo.