Jelang Pilwali 2018 Kota Malang

Dinilai Serasi, Pasangan Anton – Gufron Mencuat

Para pengurus DPC PKB dan Demokrat Kota Malang bertemu di Baiduri Sepah Resto. (Muhammad Choirul)
Para pengurus DPC PKB dan Demokrat Kota Malang bertemu di Baiduri Sepah Resto. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Pertemuan antara para pengurus DPC PKB dan Partai Demokrat Kota Malang memunculkan spekulasi baru terkait bursa pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang. Hal ini tak lepas dari suasana penuh keceriaan yang mewarnai jalannya acara.

Sejak pertemuan dimulai, kedua pihak telah memberi sinyal tersirat untuk saling menjalin koalisi. “Kami sengaja memesan ruangan ini dengan dominasi warna biru, barangkali nanti jodohnya hijau ada di biru,” ungkap Ketua DPC PKB Kota Malang, HM Anton, di Baiduri Sepah Resto, Selasa (25/7), disambut tepuk tangan hadirin.

Ketua DPC Demokrat Kota Malang, Arif Dharmawan, membeberkan, pihaknya sudah memiliki nama untuk diusung maju Pilwali. Dia menegaskan, kader internal menjadi prioritas, meski nanti harus berkoalisi dengan partai lain.

Nama inilah yang diperkenalkan kepada bakal calon petahana, HM Anton. Namun, dia masih malu-malu menyebutkan identitas tersebut. Anton sendiri mengaku sudah tahu nama yang disodorkan untuk proyeksi mendampinginya.

“Tadi saya sudah dibisiki,” cetusnya kepada awak media, diikuti gelak tawa. Sementara itu, Arif menegaskan, calon yang diusungnya memenuhi sejumlah kriteria. “Kriteria tentu jelas, harus mumpuni sebagai pemimpin, punya pendukung, dan punya loyalitas ke partai,” urainya.

Sebelumnya, saat sesi foto bersama, Anton sempat bersalaman dengan Ketua DPC Demokrat Kabupaten Malang, Gufron Marzuqi. Momentum tersebut mendapat sorak sorai hadirin. “Sudah cocok, serasi,” seru hadirin.

Ditanya perihal ini, Arif Dharmawan juga belum menjawab tegas. Hanya saja, ketika awak media menanyakan kemungkinan Gufron maju, mengingat kapasitasnya sebagai Ketua DPC Demokrat Kabupaten Malang, Arif Dharmawan menegaskan hal itu tidak menjadi masalah.

“Saya kira Pak Gufron tidak masalah meski beliau menjabat di kabupaten, kalau ada kesempatan di kota kan bisa jadi. Beliau dengan Abah Anton juga sudah saling mengenal,” imbuhnya.

Merespon ini, Gufron menegaskan kesiapannya mengemban tugas partai. “Saya sebagai kader partai, siapa pun tentu kalau ditugaskan ya siap. Kalau diinginkan bersama-sama, maka kita akan sama-sama,” tandasnya.