Jelang Ramadan, Bulog Malang Salurkan MinyaKita ke Pasar Tradisional

MALANGVOICE- BULOG Malang bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) melakukan penyaluran Minyak Kita ke pasar-pasar tradisional di wilayah Malang Raya dan Pasuruan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menstabilkan harga minyak goreng menjelang Ramadan.

Pemimpin Cabang Bulog Malang, M. Nurjuliansyah Rachman, mengatakan stok MinyaKita yang dikelola Bulog Malang saat ini mencapai 136.404 liter. Dari jumlah tersebut, sebanyak 55.891 liter telah disalurkan ke berbagai wilayah.

Jelang Nataru, Pertamina dan Ombudsman Cek Distribusi LPG 3 Kg di Malang

“Distribusi MinyaKita kami lakukan bersama Diskoperindag ke pasar tradisional agar pasokan tetap terjaga dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, MinyaKita disalurkan dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter, sementara harga beli di tingkat pedagang ditetapkan Rp14.500 per liter.

Penyaluran dilakukan melalui sejumlah saluran, mulai dari pasar tradisional SP2KP, ritel modern, KDMP, hingga jaringan Rumah Pangan Kita (RPK). Untuk wilayah Kabupaten Malang, distribusi mencapai 7.392 liter dan Kota Malang sebanyak 840 liter.

Sementara itu, ke wilayah Kabupaten Pasuruan disalurkan sebanyak 7.992 liter dan Kota Pasuruan juga 7.992 liter. Adapun distribusi melalui RPK, ritel modern, dan KDMP di wilayah Malang Raya tercatat sebesar 31.675 liter.

“Dengan adanya distribusi Minyak Kita ini, kami berharap harga minyak goreng di pasaran bisa ditekan sehingga tetap stabil,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga Minyak Kita di sejumlah pasar SP2KP wilayah Malang dan Pasuruan masih stabil dan sesuai HET, yakni Rp15.700 per liter.

Penyaluran Minyak Kita ini merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat. Dalam regulasi tersebut, Bulog mendapat mandat menyalurkan 35 persen domestic market obligation (DMO) bersama ID Food dan Agrinas Palma.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, H. Taufikhul Ghony, SE, M.Si menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan di lapangan agar Minyak Kita dijual sesuai HET dan tepat sasaran.

“Kami akan terus memantau distribusi dan harga di pasar agar Minyak Kita dijual sesuai ketentuan dan tidak memberatkan masyarakat,” tegasnya.

Selain minyak goreng, Bulog Malang juga memastikan ketersediaan beras dalam kondisi aman menjelang Ramadan. Bulog terus melakukan penyerapan gabah petani, terutama memasuki musim panen raya, sebagai upaya menjaga ketahanan stok pangan.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait