Upacara Jalanidhi Puja

43 Sesaji Dilarung di Pantai Selatan

Larung sesaji Jolen (Tika)

MALANGVOICE – Upacara Jalanidhi Puja di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang juga diisi dengan larung sesaji, Sabtu (25/3).

Sesaji yang dilarung ini ditempatkan dalam jolen atau tandu. Persembahan ini berasal dari 43 pura yang ada di Malang Raya.

“Jolen itu dilarung sebagai persembahan kepada Sang Hyang Baruna,” kata Ketua Majelis Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Malang, Sutomo Adi Wijoyo.

Sebelumnya, acara Jalanidhi Puja dibuka dengan pengambilan air di Sumur Pitu Balekambang yang kemudian disucikan.

Dilanjutkan dengan tarian Nata Mudra Karana yang dibawakan sembilan penari sebagi simbol dewa di segala penjuru.

Kemudian dilanjutkan dengan ritual Mendak Toya Anyar Ngiring Ida Batara Pura Luhur Amerta Jati. Maknanya, menyucikan diri bagi seluruh umat Hindu yang menjalani ritual. Air itu dipercikkan ke seluruh umat.

Upacara ini sekaligus untuk meminta restu kepada Sang Hyang Baruna penguasa lautan, dan Sang Hyang Widi Penguasa Alam semesta.

Selain Jalanidhi Puja di Balekambang, rangkaian perayaan Nyepi juga digelar Senin (27/3) dengan agenda pawai ogoh-ogoh. Kemudian 29 Maret upacara Ngembak Geni di Candi Badut.