Sujud: Dicopot, Berarti Ngajak Perang Warga Kabupaten Malang

Spanduk tiga paslon saat terpasang di sepanjang jalan di Kabupaten Malang.

MALANGVOICE – Ketua Tim Relawan pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dari PDIP, Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi, Sujud Pribadi, menilai, keberadaan foto dan tulisan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, sudah tepat.

Buktinya, lanjut dia, KPU tidak mempermasalahkan sejak awal materi atribut kampanye disetorkan.

Keberadaan foto dirinya bersama Wali Kota Batu, sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Malang.

“Jangan sampai ditutupi apalagi dicopot. Jika demikian, artinya ngajak perang,” jelasnya, saat dihubungi, beberapa menit lalu.

Pihaknya bersama warga Kabupaten Malang sudah siap perang melawan kebatilan dan kedzaliman.

“Selama ini kami sudah cukup sabar diperlakukan sewena-wena, lagian masalah foto cuma masalah kecil. Ada masalah besar justru dibiarkan,” ungkap mantan Bupati Malang dua periode itu.

Hal senada disampaikan Ketua Tim Pemenangan Dewi Sri, Hari Sasongko. Menurutnya, materi atribut kampanye sudah melalui seleksi KPU. Sebelum diturunkan, KPU harus bertanggung atas masalah ini.

“Tanyakan ke KPU, kalau memang tidak boleh seharusnya sejak awal, kenapa baru sekarang dipermasalahkan,” paparnya.