Bugenvil City Pilihan Tepat Melepas Penat di Pelukan Alam

MALANGVOICE- Bayangkan setelah seharian penat bekerja, Anda bisa melepas lelah di tempat yang udaranya sejuk, pemandangannya hijau, dan suasananya benar-benar terasa seperti alam. Itulah yang ditawarkan Bugenvil City, sebuah tempat rekreasi sekaligus penginapan yang berlokasi di Jalan Mbah Legi, Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Di sini, Anda tidak hanya bisa menginap di cottage yang nyaman, tetapi juga menikmati kuliner, mengadakan rapat, sekadar bersantai, atau bahkan melihat langsung kebun durian. Lokasinya sekitar 35 kilometer dari Kota Malang atau 18 kilometer dari Kota Batu, tepat di jalur menuju Kediri dan Jombang. Meski jaraknya cukup ditempuh, sesampainya di sana Anda akan merasa menemukan permata tersembuny yang benar-benar masih asri.

500 Personel Disiagakan Jelang Aksi Hari Buruh di Kota Malang

Salah satu wisatawan bahkan tak bisa menyembunyikan kekagumannya. Dalam ulasannya, ia menulis, “Cottage-nya bersih, bebek pekingnya enak, tempatnya luas buat meeting. Pemandangannya bagus, suasana alam banget, bikin betah lama-lama di situ. Gilaaa, ini cakep banget, mah! Bikin adem bawanya kalau ke sini.”

Bugenvil City sebenarnya adalah wajah baru dari Ngantang Park yang diluncurkan pada pertengahan 2025 oleh Bupati Malang, Sanusi. Meski berganti nama dan konsep, beberapa wahana favorit tetap dipertahankan, seperti Go Kart dan kolam renang yang dulu sudah sangat disukai pengunjung.

Hal yang membuat istimewa, hampir seluruh area sekarang ditumbuhi bunga bugenvil. Ada sekitar tujuh ribu jenis tanaman bugenvil yang tersebar indah. Manajer Operasional Bugenvil City, Hilda Arista Sari, menjelaskan, Bugenvil City punya penginapan lengkap, dan semua area tercover bunga bugenvil.

“Kami juga punya kolam renang dengan air panas. Uniknya, airnya tidak dipanaskan pakai mesin, melainkan langsung dari sumbernya dan dipanaskan dengan kayu bakar. Jadi, rasanya lebih alami,” imbuh dia.

Satu lagi yang bikin betah, di kawasan Bugenvil City terdapat sekitar 73 pohon durian, mulai dari durian lokal, musang king, hingga montong. Begini yang menarik, durian-durian itu tidak dijual, melainkan diberikan gratis kepada pengunjung saat panen. “Kemarin ada pohon durian yang berbuah dan waktu panen, semua buah langsung kami berikan kepada pengunjung,” tandas Hilda.o

Soal kuliner, jangan lewatkan menu andalannya yakni bebek peking. Banyak pengunjung yang datang khusus untuk mencicipinya. Tak hanya untuk liburan keluarga, Bugenvil City juga sering dipakai oleh komunitas atau instansi untuk mengadakan pertemuan di luar kantor. Dengan kapasitas 200 hingga 300 orang lebih, tempat ini sudah menyediakan perlengkapan meeting lengkap, termasuk elektronik dan menu makanan.

Melihat potensi besar ini, Kepala UPT Pengelola Prasarana Perhubungan Dishub Provinsi Jatim, Binsar Siregar, memberikan pandangannya. Menurutnya, Bugenvil City punya semua yang dicari wisatawan, lokasi yang bagus, udara sejuk, pemandangan memukau, hingga masakan yang enak. Namun, ia menekankan satu hal penting untuk masa depannya.

“Kita harus bisa membuat pengunjung merasa nyaman dan aman, termasuk akses keluar masuknya. Karena lokasi wisata ini berada di jalan utama yang ramai. Kalau aksesnya lancar, tidak bikin macet, orang pasti akan semakin senang datang. Sebaliknya, kalau akses bikin pusing, pengunjung juga bisa malas,” ujarnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait